cover
Contact Name
Indra Fauzi Sabban
Contact Email
indra.fauzi@iik.ac.id
Phone
+6282225094691
Journal Mail Official
indra.fauzi@iik.ac.id
Editorial Address
Jalan. KH. Wahid Hasyim 65 Kediri Jawa Timur Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT
ISSN : -     EISSN : 27145735     DOI : -
JECC memiliki tujuan untuk dapat mendiseminasikan hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh instansi pendidikan maupun organisasi lainnya agar dapat menjadi bahan rujukan serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat. JECC berfokus pada bidang sebagai berikut: Pemberdayaan dan peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peningkatan nilai guna barang dan jasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Peningkatan Pengetahuan Serta Peran Aktif Ibu Hamil Dan Ibu Balita Dalam Upaya Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Desa Tawang Kediri Afif, Ahmad; Basma Rosandi Prakosa
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks di Indonesia, termasuk di Desa Tawang, Kediri. Rendahnya pemahaman ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan peran aktif ibu hamil serta ibu balita dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di Posyandu ILP Anggur, Dusun Dadapan, Desa Tawang, dengan melibatkan 17 responden melalui metode accidental sampling. Edukasi diberikan dalam bentuk ceramah, demonstrasi video pembuatan makanan tambahan (PMT) lokal berbahan ayam, tahu, dan daun kelor, pembagian buku saku GENTING, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor rata-rata pengetahuan ibu dari 77,6% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman tentang makanan yang sesuai untuk anak usia di bawah satu tahun (47% menjadi 100%). Temuan ini menegaskan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang, sekaligus mendorong perubahan perilaku dalam penyediaan makanan bergizi. Program serupa dianjurkan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya agar mampu menekan angka stunting secara lebih merata. Kata kunci: Stunting, ibu hamil, ibu balita, gizi seimbang.
Pengetahuan Tentang Pencegahan Diabetes Mellitus dengan Edukasi “CERDIGI”: Cerdas Gizi Cegah Diabetes Dini ERAWATI; Forman Novrinda Sidjabat
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi masyarakat di Desa Janti masih adanya masalah kecenderungan konsumsi gula sejak dini, kurangnya pengetahuan komplikasi dari makanan yang berlemak serta kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang. Edukasi yang dilaksanakan pada kegiatan ini adalah “CERDIGI” (Cerdas Gizi, Cegah Diabetes Dini). Tujuan dari program edukasi dan intervensi gizi “CERDIGI” (Cerdas Gizi, Cegah Diabetes Dini) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang guna mencegah diabetes mellitus secara dini. Pengabdian ini dilaksanakan di Dusun Grojogan Desa Janti Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan adalah pemberian leaflet CERDIGI beserta penjelasannya. Program kerja “CERDIGI” ini dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2025 pada pukul 08.00 – 12.00 WIB dengan sasaran 15 orang ibu yang mempunyai balita atau anak. Hasil pengabdian didapatkan besar orang tua memberikan respon positif, terlihat dari antusiasme mereka membaca leaflet dan beberapa di antaranya menanggapi serta menanyakan hal terkait kebiasaan makan anak. Kata Kunci: Edukasi, Pengetahuan, Diabetes Mellitus, CERDIGI (Cerdas Gizi Cegah Diabetes Dini)
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Herbal sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah istiqomah, nurul; Fita Sari
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan sering disebut sebagai silent killer. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan bahan herbal tradisional sebagai upaya pencegahan turut memperburuk kondisi ini. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Plaosan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal sereh, jahe, dan salam untuk pencegahan hipertensi. Metode yang digunakan meliputi perencanaan, penyuluhan, demonstrasi pembuatan jamu herbal, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan, dimana responden yang menjawab “ya” meningkat dari 69% menjadi 83%, sedangkan jawaban “tidak” menurun dari 29% menjadi 15%, dan “ragu-ragu” tetap 2%. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan praktis mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini relevan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung pencegahan hipertensi berbasis pemanfaatan tanaman obat tradisional. Kata Kunci: hipertensi, herbal, tradisional, edukasi, kesehatan
Implementasi Program BERANI (Bimbingan Anti Rokok dan Anti Bullying) sebagai Upaya Preventif Membangun Karakter Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Jajar Munawaroh, Siti; Shofi, Muh.; Dania Mava'Aza, Astari; Triningsih, Meyranda; Devita Argana Anggraeni; Laura Meilindasari; Rismaulina Aldelia Putri; Rizki Priatma Nugraha; Ayda Nur Rachmawati; Iqvan Maulana Rahmansyah; Rischa Parawansa Condro Yekti; Atya Desi Tri Ambarwati; Muhammad Atarigo Zhen; Raihan Fiqi Bagus Santoso; Adityana Dwi Yohanes; Farra Firdausa Dewinta Rajasa; Sherly Lutfita Maharani3; Alifya Rahmawati Mallanreng; Jihan Rona Widya Nafisa; Revika Putri Nandiana; Diva Nur Azima; Stella Ignacia Purnomo; 'Alaina Nurun Maulida Ahmad; Feby Wahyu Varameida; Jonas Loy Simanjorang; Sundus Alfin Mazaya
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok dan tindakan bullying merupakan dua permasalahan serius yang kerap muncul pada siswa sekolah dasar dan berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting agar anak-anak mampu membangun karakter sehat dan peduli sesama. Program pengabdian masyarakat melalui Edukasi BERANI (Bimbingan Anti Rokok dan Anti Bullying) dilaksanakan di SDN Jajar 2, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dengan peserta 24 siswa kelas VI. Kegiatan dilakukan pada 11–29 Agustus 2025 menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Materi meliputi bahaya rokok, strategi menolak ajakan merokok, pemahaman tentang bullying, serta pembentukan sikap peduli dan empati. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebesar 22,1% dengan rerata jawaban benar meningkat dari 67,9% pada pretest menjadi 90% pada posttest. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi, partisipasi aktif dalam diskusi, serta perubahan sikap yang lebih kritis terhadap perilaku merokok dan bullying. Evaluasi akhir menegaskan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan sikap positif siswa terhadap bahaya rokok dan perundungan. Dengan demikian, program Edukasi BERANI berkontribusi dalam membentuk lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak, serta mendukung Gerakan Sekolah Sehat melalui pembentukan generasi yang tangguh, sehat, dan berkarakter mulia.
Selawase Selawase (Sehat Lansia Wonorejo Sejahtera) untuk Peningkatan Pengetahuan Diabetes Melitus dan Kesehatan Rongga Mulut para Lanjut Usia Septommy, Catur; Dewi, Ayu; Febriyanti, Novia; Hutami, Nugraheni; Mufarika, Dwiana; Sari, Dinar; Attariq, Restu
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program peningkatan dan pemberdayaan sumber daya para lanjut usia (lansia) penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Jumlah lansia 337 di 3 dusun (Sukorejo, Bolorejo, dan Bolodewo) yang bekerja di bidang pertanian. Pertanian modern berperan penting dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesetaraan ekonomi, dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan PBB (SDGs). Pengembangan pertanian modern memerlukan pemantauan kesehatan para pekerja. Diabetes Melitus (DM) kini menjadi isu kesehatan masyarakat global yang sangat. Infeksi mulut dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke jaringan sekitarnya dan infeksi secara sistemik. Tujuan program ini adalah mengevaluasi pengetahuan masyarakat lansia tentang penyakit DM dan kesehatan rongga mulut para lansia dalam upaya mencegah terjadinya DM dan meningkatan kesehatan rongga mulut melalui program SELAWASE (Sehat Lansia Wonorejo Sejahtera). Program SELAWASE diikuti 80 sampel lansia dari total populasi 377 lansia Dusun Sukorejo, Bolorejo dan Bolodewo desa Wonorejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Wates. Penyuluhan dan diskusi dilakukan secara FGD sedangkan penilaian tingkat pengetahuan dilaksanakan sebelum dan setelah FGD. Rata-rata skor sebelum FGD sebesar 56,06 meningkat menjadi 88,28 setelah diskusi dengan uji beda signifikansi α<0,05. Pemberian edukasi kesehatan sangat berkesan pada lansia dan berperan dalam meningkatkan pengetahuan. Kata Kunci: Pengetahuan, Lansia, Wonorejo, Diabetes, Kesehatan Mulut
KENALI FAKTOR RESIKO INFEKSI BAKTERI TERHADAP WANITA DENGAN OBESITAS Imasari, Triffit; Erawati; Ermawati, Nita; Nela, Frieti Vega
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat, didefinisikan sebagai akumulasi lemak tubuh berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker, tetapi juga memiliki implikasi serius terhadap sistem kekebalan tubuh dan kerentanan terhadap infeksi. Disfungsi imun ini menjadikan individu dengan obesitas lebih rentan terhadap infeksi bakteri, baik yang didapat dari komunitas maupun nosokomial. Obesitas meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Selain itu, individu dengan obesitas juga lebih berisiko mengalami infeksi kulit dan jaringan lunak (seperti selulitis dan abses), pneumonia, serta infeksi luka pascaoperasi. Peningkatan risiko ini tidak hanya disebabkan oleh gangguan imunologis, tetapi juga faktor mekanis seperti lipatan kulit yang lembap dan kurangnya ventilasi di area intertriginosa, yang menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri. Tantangan dalam menjaga kebersihan pribadi secara optimal pada individu dengan obesitas juga dapat berkontribusi pada kerentanan ini. Tujuan sosialisasi adalah memberikan pengetahuan wanita obesitas dengan informasi yang relevan dan memberdayakan Masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga Kesehatan. Metode sosialisasi dihadiri 18 warga, dari hasil kuisioner yang dilakukan 15 warga masih kurang mengetahui dan 3 warga yang sudah baik pengetahuan tentang penyebab Faktor Resiko Infeksi Bakteri Terhadap Wanita Dengan Obesitas. Setelah dilakukan sosialisasi pengetahuan masyarakat Dusun Bajang Desa Semen Kabupaten Kediri mengalami peningkatan, yaitu 100%, dengan jumlah total warga 18 warga dan masyarakat dapat secara mandiri mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan yang efektif, seperti menjaga kebersihan diri, mengelola berat badan secara sehat.
Sosialisasi Warisan Pengobatan Alami “TOGA” sebagai Pendamping Kesehatan Keluarga hesturini, Rosa Juwita; Dyah Aryantini; Krisna Kharisma Pertiwi; Fita Sari; Briandini Dwi Astuti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang penelitian ini Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang dibudidayakan di pekarangan rumah atau lingkungan sekitar yang memiliki khasiat obat. Pemanfaatannya meliputi Pengobatan tradisional yaitu sebagai alternatif atau pendamping pengobatan modern. Penggunaan TOGA tidak terlepas dari permasalahan yaitu kurangnya pengetahuan, kesalahan identifikasi tanaman atau dosis berisiko yang dapat menyebabkan keracunan (misalnya daun saga yang mirip dengan tanaman beracun). Munculnya interaksi dengan obat kimia, budidaya tidak optimal sehingga tanaman terkontaminasi pestisida atau logam berat jika ditanam di lingkungan tercemar. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bandar Lor melalui sosialisasi Pemanfaatan TOGA. Metode: Sosialisasi/ pemaparan materi kepada masyarakat Desa Bandar Lor yang diawali dengan memberikan pretest kepada peserta, dilanjutkan dengan sosialisasi, tanya jawab dan diakhiri dengan postest. Hasil dan kesimpulan: Pemahaman masyarakat di Desa Bandar Lor, Kota Kediri mengenai pemanfaatan tanaman herbal atau ramuan jamu sebagai terapi pendamping hipertensi meningkat dari rata-rata 60% menjadi 84%.
Pengembangan GEMILANG (Gebrakan MPASI Generasi Emas, Cerdas, dan Bergizi) Berbasis Pangan Lokal Nganjuk untuk Mencegah Stunting Melalui Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Brownis Keju Gaplek “Gapchies”: MPASI, Gaplek, Stunting, Brownis Keju Gaplek Sari, Pety Merita; Elin Soya Nita; Yoanita Indra Kumala Dewi
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nganjuk. Salah satu faktor penyebab utama adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tidak adekuat dari segi gizi dan variasi. Di sisi lain, Nganjuk memiliki potensi besar pada komoditas pangan lokal, seperti gaplek, yang sering kali belum dimanfaatkan secara optimal untuk diversifikasi pangan bergizi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi berbasis kearifan lokal yang mudah diakses dan disukai anak-anak guna mendukung pemenuhan gizi optimal dan pencegahan stunting. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Nganjuk, khususnya ibu rumah tangga dalam mengembangkan produk MPASI inovatif dan bergizi tinggi, yaitu Brownis Keju Gaplek atau “Gapchies” sebagai bagian dari program GEMILANG. Metode: Metode pengabdian meliputi tiga tahap utama: 1) Penyuluhan dan Edukasi mengenai pentingnya gizi MPASI berbasis pangan lokal; 2) Pelatihan pembuatan Gapchies, 3) Pendampingan dan Monitoring keberlanjutan implementasi produk “Gapchies” dalam menu MPASI harian. Peserta utama adalah ibu rumah tangga yang mempunyai balita dan penghasil gaplek. Hasil Pengabdian: Pengabdian ini berhasil menghasilkan produk MPASI inovatif berupa Brownis Keju Gaplek (“Gapchies”). Terjadi peningkatan pengetahuan gizi MPASI dan keterampilan praktis dalam pengolahan pangan lokal. Kesimpulan: Pengembangan GEMILANG melalui inovasi produk “Gapchies” berbasis pangan lokal Nganjuk merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan variasi dan kualitas gizi MPASI. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat dan memberikan solusi praktis, ekonomis, dan bergizi dalam upaya kolektif pencegahan stunting di tingkat komunitas.
BROMA-GI (Bromelain Nanas untuk Gingiva): Edukasi Herbal Berbasis Potensi Lokal untuk Pencegahan Gingivitis Chasanah, Niswatun; Darmawan, Rahmad; Rahmawan , Dzanuar; Irawan , Rudi; Kristanto, Yanuar
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gingivitis merupakan peradangan jaringan gingiva yang masih sering terjadi akibat akumulasi plak dan rendahnya literasi masyarakat mengenai perawatan kesehatan gigi dan mulut. Kondisi ini memerlukan upaya preventif berbasis edukasi yang mudah dipahami dan memanfaatkan potensi lokal. Nanas (Ananas comosus) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti vitamin C, flavonoid, dan senyawa fenolik, dengan bromelain sebagai enzim proteolitik utama yang memiliki aktivitas antiinflamasi melalui modulasi mediator inflamasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan edukasi herbal berbasis potensi lokal melalui program BROMA-GI (Bromelain Nanas untuk Gingiva) sebagai upaya pencegahan gingivitis. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan interaktif dan diskusi, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada 25 peserta masyarakat dewasa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 48,8 sebelum edukasi menjadi 84,8 setelah edukasi, dengan selisih rata-rata 36 poin. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai kesehatan gingiva dan pemanfaatan nanas sebagai pendukung upaya preventif. Disimpulkan bahwa edukasi herbal berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan bromelain nanas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mendukung pencegahan gingivitis di tingkat masyarakat. Kata Kunci: bromelain, nanas, gingivitis, edukasi herbal, potensi lokal, pencegahan
Peningkatan pengetahuan tentang DBD pada peserta Posyandu Kamboja Kristyaningsih, Putri; Kumalasari, Dian; Rahmawati, Ika
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering terjadi di Indonesia dan memerlukan upaya pencegahan yang melibatkan peran aktif masyarakat, khususnya ibu sebagai pengelola kesehatan keluarga. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, penularan, serta upaya pencegahan DBD dapat meningkatkan risiko terjadinya kasus di lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu peserta posyandu tentang Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan dilaksanakan pada 40 orang peserta posyandu melalui metode penyuluhan kesehatan yang disampaikan secara langsung. Evaluasi pengetahuan dilakukan pada akhir kegiatan menggunakan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 32 orang (80%), sedangkan 8 orang (20%) memiliki pengetahuan cukup baik, dan tidak terdapat peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai DBD. Kegiatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan DBD di lingkungan keluarga dan masyarakat.