cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 233 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI DAN MINAT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DPIB Sitio, Meta Maliana; Sitanggang, Nathanael
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.7960

Abstract

ABSTRACT Students’ learning outcomes in the Road and Bridge Construction component at vocational high schools (SMK) have not yet reached an optimal level. This condition is presumed to be related to the limited variation in instructional models used as well as differences in students’ learning interests. This study was conducted to examine the effects of implementing the SAVI learning model and Direct Instruction, students’ levels of learning interest, and the interaction between these two variables on the learning outcomes of Grade XI DPIB students at SMK Negeri 2 Medan. The study employed a quasi-experimental approach using a 2×2 factorial design and involved a comparison group that was administered both a pretest and a posttest. The research subjects were Grade XI DPIB students in the 2025/2026 academic year, selected through purposive sampling. Learning outcome data were collected through tests, while learning interest was measured using a questionnaire. Data analysis began with prerequisite testing, including tests of normality and homogeneity, followed by a two-way analysis of variance (ANOVA) at a significance level of 0.05. The results indicated that the data were normally distributed and homogeneous. Hypothesis testing showed that the calculated F value exceeded the critical F value, indicating significant differences in learning outcomes between students taught using the SAVI model and those taught using Direct Instruction. Significant differences in learning outcomes were also found when viewed in terms of students’ levels of learning interest, and an interaction was identified between the instructional model and students’ learning interest. The findings reveal that the implementation of the SAVI learning model yields more optimal results for students with high learning interest, whereas the Direct Instruction model demonstrates greater effectiveness for students with lower levels of learning interest. Therefore, alignment between the instructional model and students’ learning interest characteristics plays an important role in improving learning achievement. ABSTRAK Hasil belajar siswa pada elemen Konstruksi Jalan dan Jembatan di SMK belum optimal, hal ini diduga berkaitan dengan pemilihan model pembelajaran yang kurang variatif serta perbedaan minat belajar siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran SAVI dan Direct Instruction, tingkat minat belajar siswa, serta interaksi antara kedua variabel tersebut terhadap hasil belajar siswa kelas XI DPIB di SMK Negeri 2 Medan. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuasi eksperimental, menerapkan rancangan faktorial 2×2, serta melibatkan kelompok pembanding yang diberikan tes awal dan tes akhir. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI DPIB tahun ajaran 2025/2026 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data hasil belajar diperoleh melalui tes, sedangkan minat belajar diukur menggunakan angket. Tahap analisis data dimulai dengan pengujian prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas, selanjutnya dilakukan analisis varians dua arah (ANAVA) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil pengujian hipotesis memperlihatkan bahwa nilai F hitung melampaui F tabel, sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang bermakna pada hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SAVI dan Direct Instruction, terdapat perbedaan capaian belajar ditinjau dari tingkat minat belajar, serta ditemukan interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar siswa. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI memberikan hasil yang lebih optimal pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, sementara model Direct Instruction menunjukkan efektivitas yang lebih besar pada siswa dengan tingkat minat belajar rendah. Oleh karena itu, kesesuaian antara model pembelajaran dan karakteristik minat belajar siswa berperan penting dalam upaya meningkatkan capaian hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS X DPIB Saragih, Kesia Trinita; Sitanggang, Nathanael
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.7961

Abstract

ABSTRACT The implementation of appropriate learning models contributes to the achievement of student learning outcomes, particularly when viewed in relation to differences in learning motivation levels. This study aims to analyze the effect of implementing the Inquiry learning model and students learning motivation levels on learning outcomes, as well as to examine the interaction between these two variables in the subject Basic Principles of Design Modeling and Building Information for tenth grade DPIB students at SMK Negeri 2 Medan. This study employed a quasi experimental method with a 2 × 2 factorial design, which included the administration of a pretest, the learning process, and a posttest. The research sample consisted of two classes: class X DPIB 1, comprising 36 students as the experimental group that applied the Inquiry learning model, and class X DPIB 2 with the same number of students as the control group that used the Direct Instruction model. The research instruments included a learning outcomes test and a learning motivation questionnaire, both of which had been tested for validity and reliability. The homogeneity test indicated that the data were derived from a homogeneous population. Data analysis using two way ANOVA revealed differences in learning outcomes influenced by the learning model and learning motivation level, as well as an interaction between the two variables. Students with high learning motivation achieved more optimal learning outcomes when the Inquiry model was applied, whereas students with low learning motivation tended to obtain better results through the Direct Instruction model. These findings are expected to serve as a basis for teachers in adjusting the selection of learning models according to students learning motivation characteristics. ABSTRAK Penerapan model pembelajaran yang tepat berkontribusi terhadap pencapaian hasil belajar siswa, terutama jika ditinjau berdasarkan perbedaan tingkat motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Inquiry dan tingkat motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa, serta mengkaji adanya interaksi antara kedua variabel tersebut pada mata pelajaran Dasar-Dasar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan siswa kelas X DPIB di SMK Negeri 2 Medan. Penelitian ini menerapkan metode kuasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2 × 2 yang mencakup pelaksanaan pretest, proses pembelajaran, dan posttest. Sampel penelitian melibatkan dua kelas, yaitu kelas X DPIB 1 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelompok eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Inquiry, serta kelas X DPIB 2 dengan jumlah siswa yang sama sebagai kelompok kontrol yang menggunakan model Direct Instruction. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes untuk mengukur hasil belajar serta angket motivasi belajar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Uji homogenitas menunjukkan data berasal dari populasi homogen. Hasil pengolahan data melalui ANAVA dua jalur menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang dipengaruhi oleh model pembelajaran dan tingkat motivasi belajar, serta adanya interaksi antara kedua variabel tersebut. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi menunjukkan capaian hasil belajar yang lebih optimal ketika diterapkan model Inquiry, sementara siswa dengan motivasi belajar rendah cenderung memperoleh hasil yang lebih baik melalui model Direct Instruction. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi guru dalam menyesuaikan pemilihan model pembelajaran dengan karakteristik motivasi belajar siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PERSONALIZED SYSTEM OF INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR DPIB SMK NEGERI 5 MEDAN Siallagan, Sihat; Napitupulu, Efendi
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8175

Abstract

ABSTRACT The findings indicate that teachers still predominantly apply conventional learning models; therefore, a personalized, student-centered learning model aligned with the Merdeka Curriculum is needed to improve students’ understanding and accuracy in technical drawing components. This study aimed to examine the effect of the Personalized System of Instruction (PSI) learning model on the learning outcomes of Grade X students in the Design Modeling and Building Information (DPIB) specialization at SMK Negeri 5 Medan. The study employed a quasi-experimental method using a Control Group Pretest–Posttest design, involving two groups: Class X DPIB 1 as the experimental group and Class X DPIB 2 as the control group. The research procedures included instrument testing, validity, difficulty index, discrimination power, and reliability, administration of pre-tests and post-tests, and data analysis through normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using the t-test. The results showed that the implementation of the PSI model had a positive and significant effect on students’ learning outcomes, as indicated by a significance value of 0.000 < 0.05, with the experimental group’s average learning outcomes being 12.50% higher than those of the control group. The conclusion of this study is that the Personalized System of Instruction model is effective and feasible for improving students’ learning outcomes in technical drawing for Grade X DPIB students at SMK Negeri 5 Medan. ABSTRAK Adanya temuan bahwa guru masih menerapkan model pembelajaran konvensional, sehingga diperlukan model pembelajaran berbasis personal yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan pemahaman dan ketelitian siswa pada elemen gambar teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Personalized System of Instruction (PSI) terhadap hasil belajar siswa kelas X Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 5 Medan. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Control Group Pretest–Posttest, melibatkan dua kelompok, yaitu kelas X DPIB 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X DPIB 2 sebagai kelompok kontrol. Tahapan penelitian meliputi uji instrumen yaitu validitas, indeks kesukaran, daya beda, dan reliabilitas, pelaksanaan pre-test dan post-test, serta analisis data melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PSI memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, di mana rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi sebesar 12,50% dibandingkan kelompok kontrol. Simpulan penelitian ini adalah bahwa model Personalized System of Instruction efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada elemen gambar teknik kelas X DPIB di SMK Negeri 5 Medan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA INDONESIA Rama, Rizki Hanantri Ramadhan; Zaenuri, Zaenuri; Walid, Walid
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8200

Abstract

ABSTRACT Mathematics learning in Indonesia faces challenges in developing students’ critical thinking skills, especially in the digital era and post-pandemic period that demand the use of technology in learning. This study aims to describe the results of research related to e-learning-based mathematics learning to improve students' critical thinking skills in Indonesia. The method used in this study is a Systematic Literature Review (SLR) with an article search using the Harzing's Publish or Perish application from the Google Scholar database. The articles reviewed consisted of 20 national and international articles indexed by SINTA published in 2020-2025. The results show that research related to e-learning-based mathematics learning to improve critical thinking skills has received quite good attention in recent years, as indicated by the research trend that continues to increase in the period 2020-2025. The majority of studies were conducted at the junior high school level with the most frequently used materials being trigonometry, statistics, and flat-sided solids. The literature review is dominated by Java and Bali islands using quantitative research methods. Most studies use the Problem Based Learning (PBL) model and comic e-learning media, and e-learning-based mathematics learning can be used effectively to improve students' critical thinking skills in Indonesia. ABSTRAK Pembelajaran matematika di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama di era digital dan pasca pandemi yang menuntut pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian terkait pembelajaran matematika berbasis e-learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian artikel menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish dari database Google Scholar. Artikel yang dikaji terdiri dari 20 artikel nasional dan internasional terindeks SINTA yang dipublikasi pada tahun 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian terkait pembelajaran matematika berbasis e-learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mendapat perhatian yang cukup baik pada beberapa tahun terakhir ditunjukkan dengan tren penelitian yang terus meningkat pada periode 2020-2025. Mayoritas penelitian dilakukan pada jenjang SMP dengan materi yang paling banyak digunakan adalah trigonometri, statistika, dan bangun ruang sisi datar. Kajian literatur didominasi Pulau Jawa dan Bali dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian paling banyak menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan media e-learning komik, serta pembelajaran matematika berbasis e-learning dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia.
THE IMPACT OF SYNTAX MASTERY ON STUDENTS’ WRITING ACCURACY Amru, Aisyah; Wulandari, Nadia; Sakinah, Nasywa; Sari, Izzati Amirah; Ismahani, Siti
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.8299

Abstract

This study investigates the effect of students’ syntax mastery on writing accuracy in English as a Foreign Language (EFL). Writing accuracy is closely related to the correct application of syntactic rules, including sentence structure, word order, and grammatical relationships. An experimental research design was employed involving ten first-semester EFL students. Data were collected through a syntax mastery test and a writing task designed to measure students’ accuracy in constructing grammatical sentences. Pre-test and post-test scores were analyzed to examine the relationship between syntax mastery and writing performance. The results indicate that students with higher levels of syntax mastery achieved significantly better writing accuracy compared to those with lower mastery. These students demonstrated greater ability to produce grammatically correct and well-structured sentences. The findings underscore the importance of syntax instruction in enhancing EFL learners’ writing accuracy. Consequently, the integration of syntax-focused teaching strategies is recommended to support the development of accurate writing skills in EFL classroom contexts. ABSTRAK Penelitian ini menyelidiki pengaruh penguasaan sintaksis siswa terhadap akurasi menulis dalam konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Akurasi menulis sangat berkaitan dengan penerapan aturan sintaksis yang benar, termasuk struktur kalimat, urutan kata, dan hubungan gramatikal. Desain penelitian eksperimen digunakan dengan melibatkan sepuluh mahasiswa EFL semester pertama. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan sintaksis dan tugas menulis yang dirancang untuk mengukur akurasi siswa dalam membangun kalimat yang gramatikal. Skor pre-test dan post-test dianalisis untuk mengkaji hubungan antara penguasaan sintaksis dan performa menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat penguasaan sintaksis yang lebih tinggi memperoleh akurasi menulis yang secara signifikan lebih baik dibandingkan siswa dengan penguasaan rendah. Siswa tersebut menunjukkan kemampuan lebih besar dalam menghasilkan kalimat yang gramatikal dan tersusun dengan baik. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran sintaksis dalam meningkatkan akurasi menulis siswa EFL. Oleh karena itu, integrasi strategi pengajaran yang berfokus pada sintaksis direkomendasikan untuk mendukung pengembangan keterampilan menulis yang akurat dalam konteks kelas EFL.
LEARNING A WRITING POETRY THROUGH PRAGMATIC ANALYSIS Prasetyo, Dodi Erwin; Hadi, Abdul
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.8301

Abstract

ABSTRACT Writing is a language skill that is developed through continuous practice, including in poetry writing. However, in instructional practice, poetry writing activities tend to focus mainly on aesthetic aspects of language and have not widely incorporated more contextual linguistic approaches, particularly pragmatic analysis. In addition, scholarly studies integrating poetry writing with a pragmatic perspective remain relatively limited. Therefore, this study aims to explore poetry writing through a pragmatic analysis approach and to examine its contribution to the development of students’ critical thinking and writing skills. This research employs a qualitative approach using a library research method by systematically reviewing textbooks, journal articles, and previous studies relevant to poetry writing and pragmatics. The research stages include collecting relevant literature, analyzing the concepts of writing and poetry, examining pragmatic contexts, and synthesizing the relationship between pragmatics and the poetry writing process. The findings indicate that integrating pragmatic analysis into poetry writing instruction has the potential to enhance students’ ability to generate and develop ideas, understand contextual meanings, and foster critical language awareness. The main conclusion of this study emphasizes that a pragmatic approach can serve as a strategic alternative in poetry writing instruction, with pedagogical implications highlighting the need for collaboration between educators and curriculum developers, as well as opportunities for further research examining the relationship among pragmatics, poetry, and learners’ levels of language proficiency. ABSTRAK Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang bersifat terlatih dan memerlukan proses pembiasaan yang berkelanjutan, termasuk dalam penulisan puisi. Namun, dalam praktik pembelajaran, kegiatan menulis puisi masih cenderung terbatas pada aspek estetika bahasa dan belum banyak memanfaatkan pendekatan linguistik yang lebih kontekstual, khususnya analisis pragmatik. Selain itu, kajian ilmiah yang mengintegrasikan penulisan puisi dengan perspektif pragmatik masih relatif jarang ditemukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penulisan puisi melalui pendekatan analisis pragmatik serta mengkaji kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan menulis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, melalui penelaahan sistematis terhadap buku teks, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penulisan puisi dan pragmatik. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan sumber pustaka, analisis konsep menulis dan puisi, kajian konteks pragmatik, serta sintesis hubungan antara pragmatik dan proses penulisan puisi. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi analisis pragmatik dalam pembelajaran menulis puisi berpotensi meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan dan mengembangkan ide, memahami konteks makna, serta menumbuhkan kepekaan berbahasa secara kritis. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan pragmatik dapat menjadi alternatif strategis dalam pembelajaran menulis puisi, dengan implikasi pedagogik berupa perlunya kolaborasi antara pendidik dan pengembang kurikulum, serta peluang penelitian lanjutan yang mengkaji hubungan pragmatik, puisi, dan tingkat kebahasaan peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KOMIK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Mahmudah, Muhlisatul; MT, A. Mujib; Fauzen, Muhammad Anis
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8351

Abstract

This study aims to improve the learning interest in mathematics of seventh-grade students at SMP Islam Plus Miftahul Warisin through the implementation of a comic-assisted Problem Based Learning (PBL) model. The initial problem identified was the low level of students’ learning interest, indicated by a lack of active participation, feelings of boredom during lessons, and difficulties in performing mathematical calculations. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 20 seventh-grade students. Data collection techniques included observation, learning interest questionnaires, and documentation. The results showed a gradual improvement in students’ learning interest after the implementation of the comic-assisted PBL model. The number of students categorized as having low learning interest decreased from 15 students in the pre-cycle stage to 9 students in Cycle II, while the number of students in the interested and moderately interested categories increased. Therefore, the application of the comic-assisted Problem Based Learning model proved effective in enhancing students’ learning interest in mathematics learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas VII SMP Islam Plus Miftahul Warisin melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media komik. Permasalahan awal yang ditemukan adalah rendahnya minat belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya keaktifan, rasa bosan dalam pembelajaran, serta kesulitan siswa dalam melakukan perhitungan matematika. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket minat belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa setelah penerapan model PBL berbantuan komik. Jumlah siswa yang berada pada kategori kurang berminat mengalami penurunan dari 15 siswa pada pra-siklus menjadi 9 siswa pada siklus II, sedangkan jumlah siswa yang berminat dan cukup berminat mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan komik efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran matematika.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI 3D DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ELEMEN DASAR-DASAR TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN SISWA KELAS X TKP Manihuruk, Enca Elfrando; Siregar, Syafiatun
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8383

Abstract

ABSTRACT To improve learning outcomes and the effectiveness of learning activities that previously did not meet the Classical Mastery Criteria, it is necessary to use more innovative instructional media that can better support students' understanding. This study aims to determine the improvement of student learning outcomes through the application of 3D animation video learning media with the Problem Based Learning (PBL) learning model on the basic elements of Construction and Housing Engineering of class X TKP SMK Negeri 2 Medan in the 2025/2026 Academic Year. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR), which was carried out in two cycles, with each cycle consisting of the planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 35 tenth-grade students at SMK Negeri 2 Medan. The instruments used included a learning achievement test and an observation sheet. The results indicate that applying 3D animation video media based on the PBL model can significantly improve student learning outcomes. In the first cycle, the average student score reached the sufficient category for the Minimum Completion Criteria at 75.4, but the CCC of 62.9% had not yet been achieved. After revisions and improvements in the second cycle, the average score increased to 83.85, and classical completeness reached 91.4%, surpassing the required 85% CCC standard. Based on these findings, it can be concluded that using 3D animation video learning media integrated with the Problem Based Learning model is effective in improving learning outcomes in the basic elements of Construction and Housing Engineering for class X TKP students at SMK Negeri 2 Medan. ABSTRAK Untuk meningkatkan hasil belajar dan efektivitas kegiatan belajar yang sebelumnya belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Klasikal, diperlukan penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif dan mampu mendukung pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran video animasi 3D dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada elemen dasar-dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan kelas X TKP SMK Negeri 2 Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas X SMK Negeri 2 Medan. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media video animasi 3D berbasis model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai kategori cukup untuk Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu 75,4 tetapi belum tuntas untuk Kriteria Ketuntasan Klasikal (KKK) yaitu 62,9%. Setelah perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi lebih baik yaitu 83,85 dan telah tuntas KKK yaitu 91,4% dari 85% standar KKK yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi 3D dengan model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada elemen dasar-dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan kelas X TKP SMK Negeri 2 Medan.
STUDI LITERATUR: IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN MENGATASI KEHILANGAN BELAJAR Khoeron, Nur; Ariefuddin, Fahmy; Setiaji, Agus; Abdillah, Fuad
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8448

Abstract

The transformation of the 21st-century education landscape has become increasingly evident following the COVID-19 pandemic, which resulted in significant learning loss across educational levels. This situation prompted governments to undertake comprehensive evaluations and formulate adaptive policies aimed at learning recovery. Within this context, innovative approaches to teaching and curriculum development are essential, particularly in alignment with the Freedom of Learning policy and the accelerated integration of educational technology, which emphasizes activity-based learning. This study aims to examine and identify forms of top-down curriculum innovation implemented in educational institutions. A descriptive analytical method was employed to portray the characteristics, conditions, and dynamics of curriculum implementation based on the collected data. The research was conducted through a literature review involving books and scholarly journal articles, complemented by data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The findings reveal several implementation aspects that warrant further exploration; however, the study also encountered limitations, including teachers’ limited willingness to participate as respondents and uneven curriculum implementation across regions in Indonesia, which constrained the availability of empirical literature. This study contributes to a conceptual understanding of curriculum innovation and its implementation, particularly in the context of post-pandemic educational recovery and as a critical reflection on centrally driven education policies. ABSTRAKPerubahan lanskap pendidikan abad ke-21 semakin menguat setelah terjadinya pandemi COVID-19 yang berdampak pada melemahnya capaian belajar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus merumuskan kebijakan pemulihan pembelajaran yang adaptif. Dalam konteks ini, dibutuhkan inovasi pembelajaran dan kurikulum yang mampu menjawab tantangan learning loss, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan percepatan pemanfaatan teknologi pendidikan yang mengarah pada pembelajaran berbasis aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi kurikulum yang bersifat top-down yang diimplementasikan pada satuan pendidikan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan fokus pada pemaparan karakteristik, kondisi, dan dinamika implementasi kurikulum berdasarkan data yang diperoleh. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnal ilmiah, serta didukung oleh teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan adanya sejumlah aspek implementasi kurikulum yang relevan untuk dikaji lebih lanjut, meskipun penelitian ini menghadapi kendala berupa keterbatasan partisipasi responden guru serta ketimpangan implementasi kurikulum di berbagai wilayah Indonesia yang berdampak pada keterbatasan sumber literatur empiris. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memahami inovasi kurikulum dan dinamika implementasinya, khususnya dalam upaya pemulihan pendidikan pascapandemi dan sebagai refleksi atas kebijakan pendidikan nasional yang bersifat sentralistik.
REVITALISASI PEMBELAJARAN PPKN: PJBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANALITIS MAHASISWA Bariyah, Khoirotul; Sari, Dyta Agnes Layung; Mukhlisin, Muh. Irfan
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8472

Abstract

Civics Education (PPKn) often faces stagnation due to the dominance of conventional verbalistic methods, implying low student cognitive engagement. This study aims to revitalize the learning process through the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model to improve students' critical and analytical thinking skills. Using a qualitative approach with a descriptive design, this study involved lecturers and sixth-semester students of the Civics Education Study Program at Universitas Wisnuwardhana Malang as research subjects. Data collection was carried out through triangulation techniques covering in-depth interviews, observations, and documentation. The results showed that the application of PjBL successfully transformed the learning paradigm from teacher-centered to student-centered. Despite time management constraints at the initiation stage, students showed a significant increase in enthusiasm, independence, and Higher Order Thinking Skills. This is indicated by students' ability to formulate problems, synthesize information, and produce innovative and precise project solutions. It is concluded that PjBL is effective as a strategic instrument to sharpen critical reasoning, increase self-efficacy, and strengthen students' collaborative competence in facing professional world challenges. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sering kali dihadapkan pada stagnasi akibat dominasi metode konvensional yang verbalistik, sehingga berimplikasi pada rendahnya keterlibatan kognitif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi proses pembelajaran tersebut melalui implementasi model Project-Based Learning (PjBL) guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, penelitian ini melibatkan dosen dan mahasiswa semester VI Program Studi PPKn di Universitas Wisnuwardhana Malang sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yang meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berhasil mentransformasi paradigma pembelajaran dari berpusat pada dosen menjadi berpusat pada mahasiswa. Meskipun terdapat kendala manajemen waktu pada tahap inisiasi, mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme, kemandirian, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Hal ini terindikasi dari kemampuan mahasiswa dalam memformulasi masalah, menyintesis informasi, serta menghasilkan solusi proyek yang inovatif dan presisi. Disimpulkan bahwa PjBL efektif sebagai instrumen strategis untuk menajamkan daya nalar kritis, meningkatkan efikasi diri, serta memperkuat kompetensi kolaboratif mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan dunia profesional.