cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Wiwin Winarti; Sofyan Iskandar; Effy Mulyasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.96736

Abstract

Pembelajaran matematika menurut NCTM bertujuan agar siswa dapat memiliki dan mengembangkan kemampuan-kemampuan matematis, namun fakta yang ada dilapangan tidaklah sesuai dengan tujuan dari pembelajaran matematika dari NCTM. Berdasarkan hasil pengamatan pada saat pelaksanaan pembelajaran di salah satu sekolah dasar di Purwakarta, diperoleh fakta bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah matematika masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV di sekolah dasar dan seberapa besar peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas eksperimen setelah menggunakan model problem based learning. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah  quasi  exsperimental. Salah satu bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilakukan disalah satu sekolah di Purwakarta. Hasil penelitian ini (1) model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan nilai rata-rata posstest kelas eksperimen diperoleh 61,93 sedangkan kelas kontrol 38,29, (2) peningkatan kemampuan pemecahan matematika setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol berdasarkan uji peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika nilai P- Value (sig 2₋tailed) yang diperoleh sebesar 0,000.
Penerapan Model Open Ended Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Siswa Kelas V Ayu Azimatul Maghfiroh; Suhartono Suhartono; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85648

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model open ended learning; menganalisis penerapan model open ended learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis; menganalisis penerapan model open ended learning untuk meningkatkan hasil belajar; mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model open ended learning. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada penerapan model open ended learning terdapat enam langkah yakni (a) orientasi, (b) penyajian masalah terbuka, (c) penyelesaian masalah terbuka secara individu, (d) diskusi kelompok tentang masalah terbuka, (e) presentasi hasil diskusi kelompok, (f) penutup. Hasil berpikir kritis matematika pada siklus I = 79.4%, siklus II = 85.2%, dan siklus III = 87.3%. Hasil belajar matematika pada siklus I = 76%, siklus II = 88%, dan siklus III = 92%. Kendala pada penerapan open ended learning dapat diatasi dengan solusi guru diharapkan memberi motivasi, bimbingan serta apresiasi kepada siswa. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model open ended learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika tentang pecahan pada siswa kelas V SD Negeri Kradenan tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika Materi Pecahan pada Siswa Kelas III SD Negeri I Klapasawit Tahun Ajaran 2023/2024 Diah Rahma Sulistiani; Ngatman Ngatman; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah penerapan model NHT dengan media konkret dan meningkatkan pembelajaran Matematika materi pecahan. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari guru, peserta didik kelas III SDN 1 Klapasawit. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian penerapan model NHT dengan media konkret untuk meningkatkan pembelajaran Matematika materi pecahan melalui langkah-langkah (1) penyampaian tujuan dan menyiapkan peserta didik; (2) menyampaikan materi pembelajaran; (3) pemberian kuis individu; (4) pembuatan kelompok dan penomoran; (5) pengajuan pertayaan; (6) berpikir bersama (head together); (7) pemberian jawaban; (8) kesimpulan. Persentase rata-rata hasil belajar siklus I = 82,8%, siklus II = 88,4%, siklus III = 96,2%. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model NHT dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran Matematika materi pecahan.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Sarifa Nurhalisa; Roisatun Nisaa; Rizma Amalia; Fanny Septiany Rahayu
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102109

Abstract

Materi keberagaman merupakan salah satu materi penting yang diajarkan pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Pembelajaran keberagaman bertujuan untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, toleransi, dan kebersamaan di tengah perbedaan yang ada. Namun dalam pelaksanaannya di kelas, keterlibatan siswa terhadap materi keberagaman masih tergolong rendah terlihat dari hasil belajar siswa. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada materi keberagaman melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dilihat dari perbedaan hasil belajar setiap siklus, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dari siklus I ke siklus II. Model PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, aktif berdiskusi, dan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, model PBL efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keberagaman.
Penerapan Strategi Menulis Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Siswa Kelas II Alsafina Maratus Sholikhah; Moh Salimi; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85447

Abstract

Penelitian ini merupakan penilitan tidakan kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung melalui penggunaan metode menulis terbimbing dengan media flash card pada siswa kelas II SD Negeri Jemur Kebumen, (2) mendeskripsikan ke efektifan penggunaan strategi menulis terbimbing dengan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan menulis tegak bersambung pada siswa kelas II SD Negeri Jemur Kebumen, (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan strategi menulis terbimbing dengan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan menulis tegak bersambung pada siswa kelas II SD Negeri Jemur Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes. Validasi data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) peningkatan keterampilan menulis tegak bersambung siswa pada siklus I = 64,84%, siklus II = 76,59%, dan siklus III = 85,59%. (2) penerapan strategi menulis terbimbing dengan media flashcard efektif meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa (3) kendala yang terjadi yaitu dalam melakukan bimbingan guru membutuhkan waktu yang lama karena jumlah siswa yang tergolong tidak sedikit. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan strategi menulis terbimbing dengan media flashcard dapat meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa kelas II SD Negeri Jemur Kebumen tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan Media Papan Waktu untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Hasil Belajar Matematika Materi Satuan Waktu pada Siswa Kelas III SD Negeri Tulusrejo Tahun Ajaran 2023/2024 Lailatul Arja; Ngatman Ngatman; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86039

Abstract

Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model STAD dengan media papan waktu; (2) meningkatkan kerja sama siswa kelas III SD Negeri Tulusrejo; (3) meningkatkan hasil belajar Matematika materi satuan waktu; (4) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model STAD dengan media papan waktu. Subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas III SD Negeri Tulusrejo yang terdiri atas 3 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah penerapan model STAD dengan media papan waktu yaitu penjelasan materi dengan media papan waktu, pembagian kelompok, pemberian tugas, pemberian kuis, evaluasi belajar, kesimpulan, pemberian reward. Persentase observasi kerja sama siswa siklus I = 73,75%, siklus II = 84,04%, siklus III = 88,85%. Ketuntasan hasil belajar siswa siklus I = 55%, siklus II = 75%, siklus III = 90%. Kedala dan solusi penerapan model STAD dengan media papan waktu yaitu siswa kurang aktif saat diminta menanggapi presentasi kelompok lain dan siswa tidak memperhatikan ketika guru memberi petunjuk cara mengerjakan kuis. Adapun solusi dari kendala tersebut yaitu guru memberi semangat dan apresiasi berupa tepuk salut dan membuat kesepakatan bahwa penjelasan kuis hanya satu kali. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model STAD dengan media papan waktu dapat meningkatkan kerja sama dan hasil belajar Matematika materi satuan waktu pada siswa kelas III SD Negeri Tulusrejo tahun ajaran 2023/2024. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam Peningkatan Hasil Belajar PPKN pada Kelas III Sekolah Dasar Damarjati Panggalih; Moh Salimi; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89021

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya aktivitas belajar karena guru banyak menggunakan metode ceramah sehingga siswa pasif dan kurang memperhatikan dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar PPKn materi pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Subjek penelitian ini adalah guru serta siswa kelas III SD Negeri 2 Bayem yang berjumlah 20 siswa. Data yang digunakan merupakan data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan tes. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan evaluasi. Validitas data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar PPKn dengan menerapkan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yaitu tingkat ketuntasan siswa pada siklus I = 77,5% dan meningkat pada siklus II = 92,5%.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Demokratis dengan Minat Belajar Siswa Kelas V Alfian Zainul Akmal; Tri Saptuti Susiani; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara pola asuh orang tua demokratis dengan minat belajar siswa kelas V di SDN Gugus Jend. Sudirman, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Sampel penelitian terdiri dari 158 siswa kelas V dari lima sekolah dasar di Gugus Jend. Sudirman. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui angket yang berisi pertanyaan terkait pola asuh orang tua demokratis dan minat belajar siswa. Validitas data menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil perhitungan dan analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua demokratis dengan minat belajar siswa kelas V SDN Gugus Jend. Sudirman, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. Nilai rhitung sebesar 0,638 lebih besar dari rtabel 0,1562 pada taraf signifikansi 0,05, yang berarti Ha diterima. Koefisien korelasi antara pola asuh orang tua demokratis dan minat belajar siswa kelas V di SDN Gugus Jend. Sudirman, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap sebesar 0,638. Ini termasuk dalam kategori kuat, menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara pola asuh orang tua demokratis dengan minat belajar siswa.
Peran Wayang dalam Dongeng Fabel sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Denis Alfian; Fathur Rokhman; Wagiran Wagiran; Hartono Hartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media wayang kartun dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi dongeng fabel di kelas V SDN 6 Arjawinangun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media wayang kartun mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam memahami unsur-unsur intrinsik dongeng fabel, seperti tokoh, latar, alur, dan amanat. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif selama proses pembelajaran. Guru juga merasa terbantu dengan kehadiran media ini karena dapat menyampaikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Media wayang kartun tidak hanya memperkuat daya tarik visual, tetapi juga mampu membangun suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Hal ini mendukung teori belajar visual dan teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman konkret. Dengan demikian, penggunaan media wayang kartun merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi dongeng fabel di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan media serupa dalam pembelajaran lain guna menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna, kreatif, dan menyenangkan.
KOMDA: Game Edukasi Adaptif Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Pada Materi Komunikasi Data Kelas XI SMKN 1 Labang Ella Fransiska; Medika Risnasari; Laili Cahyani; Mochammad Yasir
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.95575

Abstract

Pembelajaran adaptif merupakan pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan diri dengan kemampuan dan kebutuhan siswa masing-masing. Pembelajaran adaptif berdasarkan gaya belajar merupakan pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan dengan gaya belajar siswa. Pendidikan di SMKN 1 Labang perlu mengoptimalkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis game edukasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game edukasi adaptif berdasarkan gaya belajar dengan fitur berupa tes gaya belajar dan permainan adaptif berdasarkan gaya belajar. Model penelitian menggunakan Game Development Life Cycle (GDLC) yang terdiri dari enam fase: initiation, pre-production, production, testing, beta, dan release. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi adaptif ini memperoleh skor validitas sebesar 86% dari ahli media dan 93% dari ahli materi, sehingga dinyatakan valid. Uji kelayakan pengguna memperoleh skor 82% pada uji kelompok besar. Media game edukasi adaptif ini mendapat kelayakan media sebagai alat pembelajaran. Dengan demikian, game edukasi adaptif ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di SMKN 1 Labang.