cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
EDUKASI DAN PELATIHAN RENANG BAGI ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN MOTORIK DAN KESELAMATAN AIR Vera Septi Sistiasih; Satrio Sakti Rumpoko; Sunjoyo; Muchhamad Sholeh
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5824

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan renang bagi siswa sekolah dasar sebagai sarana pengembangan kemampuan motorik dan peningkatan kesadaran terhadap keselamatan air. Program dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta, dengan melibatkan 35 siswa yang terdiri dari putra dan putri kelas IV dan V. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktik langsung, meliputi tahapan edukasi keselamatan air, pelatihan teknik dasar renang (mengapung, meluncur, dan koordinasi gerak), serta permainan air berbasis pembelajaran motorik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik dasar dan rasa percaya diri siswa di air. Sebelum kegiatan, hanya 20% peserta yang mampu mengapung dengan benar, sedangkan setelah pelatihan meningkat menjadi 85%. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap prinsip keselamatan air seperti pentingnya pemanasan, penggunaan alat bantu, dan etika beraktivitas di kolam renang. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik anak sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya water safety awareness sejak dini. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan jasmani maupun kegiatan ekstrakurikuler sekolah dasar.
TEKS MULTIMODAL DAN RUANG DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN DAN ASESMEN TINGKAT SD DI KABUPATEN ACEH BARAT Sitompul, Siti Jahria; Kesha, Cut Nabilla; Marlizar, Desi; Pratama, Agus; Aripin, Nurasma
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5829

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa serta meluruskan pemahaman para guru dan siswa terkait literasi dan numerasi. Melalui acara workshop ini, para guru yang merupakan utusan dari sekolah masing-masing di wilayah Intervensi Aceh Barat mendapatkan pemahaman terkait literasi dan numerasi serta media yang tepat digunakan dalam melaksanakan proses pembelajaran untuk menarik minat dan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Pemberian Materi penggunaan teks multimodal dan ruang digital untuk pembelajaran dan asesmen dalam workshop ini membuat para guru sebagai peserta memahami urgennya penggunaan media ini untuk meningkatkan minat belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran sebagaimana mestinya. Hal ini terlihat dari respon serta tanggapan aktif dari para peserta ketika mengikuti kegiatan workshop.
DESA AKTIF: MEMBANGUN KOMUNITAS SEHAT MELALUI PENGEMBANGAN PROGRAM OLAHRAGA DAN KEBUGARAN DI TINGKAT DESA Himawan Santoso, Indra; Sujarwanto; Mokhamad Nur Bawono; I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5839

Abstract

This community service program was conducted in Bejijong Village, Mojokerto Regency, with the aim of increasing community participation in sports activities and empowering youth through structured physical activities. The program included coordination with village officials and youth organizations, the implementation of the “Ayo Gerak” movement, group exercise sessions, sports games, special group activities, and health and sports workshops. This initiative aligns with Indonesia’s Asta Cita agenda, particularly the goals of improving human resource quality, enhancing productivity, and strengthening community-driven development at the village level. Furthermore, the program supports the achievement of key Sustainable Development Goals (SDGs), including SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), and SDG 17 (Partnerships for the Goals). A participatory, community-based approach was applied, utilizing the revitalized sports facilities available in the village. The results indicate a significant increase in community enthusiasm, the development of active lifestyle habits, and improved awareness of the importance of physical activity for both physical and mental health. The program also strengthened collaboration between the village government, the university team, and the local community in developing a sustainable sports ecosystem. Overall, this initiative contributes meaningfully to the creation of an active, healthy, and productive village environment.
INOVASI TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN PRESTASI OLAHRAGA: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK OPTIMALISASI POTENSI ATLET DAN PENINGKATAN KEBUGARAN Himawan, Indra; Gigih Siantoro; Lutfhi Abdil Khuddus; Andri Suyoko
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5840

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelatih, guru PJOK, dan masyarakat dalam pembinaan olahraga berbasis teknologi di Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, workshop, praktik lapangan, dan pendampingan yang melibatkan kemitraan dengan sekolah serta klub olahraga setempat. Materi mencakup pengenalan sport science, teknik pelatihan, manajemen tim, serta penggunaan aplikasi dan perangkat teknologi untuk analisis performa atlet. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola program latihan, menggunakan teknologi olahraga sederhana, dan melakukan evaluasi performa atlet secara lebih objektif. Program ini selaras dengan arah pembangunan Indonesia melalui Asta Cita, khususnya agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 4 (Quality Education). Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam mendukung pembinaan olahraga yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ekosistem pembinaan atlet di wilayah Bawean.
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS BRANDING DAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI LOKAL: STUDI KASUS PKK WIYUNG, SURABAYA Fitriah Dwi Susilowati; Ahmad Ajib Ridlwan; Khusnul Fikriyah; Yan Putra Timur; Muhammad Widyarta Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5841

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan branding dan optimalisasi digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era transformasi digital. Artikel ini membahas strategi pemberdayaan UMKM berbasis branding dan digital marketing yang diterapkan kepada kelompok UMKM PKK Wiyung, Surabaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas literasi digital, kemampuan pemasaran daring, serta penguatan identitas produk lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory action research (PAR) dengan pendekatan capacity building dan digital branding workshop. Hasil menunjukkan bahwa melalui pelatihan branding, pengelolaan media sosial, dan pendampingan pembuatan konten digital, pelaku UMKM PKK Wiyung mengalami peningkatan signifikan dalam hal kesadaran merek (brand awareness), peningkatan volume penjualan, serta perluasan jangkauan pasar. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan masyarakat. Artikel ini menegaskan bahwa pemberdayaan berbasis branding dan digital marketing merupakan strategi efektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal di era ekonomi digital.
PEMBERDAYAAN BANK SAMPAH DAN APOTEK HIDUP UNTUK CEGAH STUNTING DI DESA JAYAKARTA Winny Lian Seventeen; Okka Adittio Putra; Ariel Siswantoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5842

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bengkulu Tengah yang memiliki prevalensi 23,2% pada tahun 2024. Desa Jayakarta ditetapkan sebagai lokus audit kasus stunting dengan permasalahan utama berupa rendahnya kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga dan belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan keluarga. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran keluarga dalam menciptakan lingkungan sehat melalui dua intervensi: (1) pembentukan bank sampah berbasis bambu dan (2) pemanfaatan lahan kosong sebagai apotek hidup. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan partisipatif, disertai monitoring dan evaluasi dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua program tidak berkelanjutan. Bank sampah tidak dimanfaatkan oleh warga karena mayoritas masyarakat lebih berfokus pada pekerjaan di perkebunan, sedangkan apotek hidup beralih fungsi menjadi lahan penanaman sayuran yang lebih sesuai dengan kebutuhan pangan harian. Temuan ilmiah yang diperoleh adalah bahwa keberhasilan pengabdian tidak ditentukan oleh penyediaan sarana fisik semata, melainkan oleh kesesuaian intervensi dengan konteks sosial-ekonomi masyarakat. Dengan demikian, meskipun tujuan awal pencegahan stunting melalui lingkungan sehat belum tercapai optimal, kegiatan ini memberikan wawasan penting mengenai perlunya desain program yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. Program lanjutan disarankan untuk mengembangkan kebun gizi keluarga dan mengintegrasikan bank sampah dengan insentif ekonomi agar lebih berkelanjutan.
PENYULUHAN INOVASI PRODUK OLAHAN BERBAHAN DASAR LELE, STRATEGI PEMASARAN, DAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA GUNA PENINGKATAN PENDAPATAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DIKECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Indah Fitria; Ade Titin Sumarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5843

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan. Salah satu penyebab utama stunting adalah kurangnya asupan gizi yang memadai, termasuk asupan protein, kalsium, dan asam lemak omega-3. Ikan, khususnya ikan lele, merupakan sumber pangan yang kaya akan nutrisi tersebut dan mudah diakses oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah tentang pentingnya mengonsumsi ikan, khususnya ikan lele, sebagai upaya preventif terhadap stunting. Melalui sosialisasi dan edukasi gizi, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan manfaat konsumsi ikan lele secara rutin bagi pertumbuhan anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap konsumsi ikan lele, yang berpotensi mendukung penurunan angka stunting di wilayah tersebut serta peningkatan pendapatan melalui UMKM olahan produk ikan lele.
PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI MELALUI EDUKASI GIZI DAN PENDAMPINGAN ORANG TUA Teguh Santosa; Rendra Agung Prabowo; Wisnu Mahardika; Rika Yuni Ambarsari; Sasmito, Luncana Faridhoh; Nico Ponco
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5844

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi anak usia dini di Indonesia, termasuk di daerah pedesaan di mana kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan. Pendekatan Zielzielorientierte Projektplanung (ZOPP) digunakan, yang melibatkan guru PAUD/TK Islam NURUL IMAN, kader posyandu KARANGAYAR, dan orang tua secara aktif dalam menemukan masalah, merencanakan, melaksanakan, berpikir, dan menilai. Untuk mencapai tujuan ini, pre-test dan post-test pengetahuan gizi dilakukan, berat badan dan tinggi badan anak dipantau, dan praktik pemberian makan langsung di rumah diamati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua, yaitu dari 58% menjadi 89%, dan perubahan perilaku oleh 79% orang tua dalam menerapkan menu seimbang setiap hari. Selain itu, 40% anak mengalami peningkatan berat badan dan 63% anak mengalami peningkatan tinggi badan selama periode pendampingan. Selain itu, program ini mendorong kerja sama yang baik antara guru, orang tua, dan kader kesehatan dalam melacak perkembangan anak. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan literasi orang tua tentang gizi makanan dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak usia dini sebagai cara pencegahan untuk mengurangi risiko stunting. Dengan menyesuaikannya dengan kebutuhan lokal dan dukungan lintas sektor, program ini harus direplikasi di wilayah lain.
PEMETAAN PARTISIPATIF DALAM MENGUATKAN WISATA BERBASIS KOMUNITAS PADA KELOMPOK SADAR WISATA BUKIT INGGIL, DESA TLEMANG, KABUPATEN LAMONGAN Kunto Wibisono, Haryo; Rosdiana, Weni; Utami, Dian Arlupi; Isbandono, Prasetyo; Pratama Juliyanto, Andra; Rosa, Nabila Septia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5848

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan proses pengabdian kepada masyarakat untuk mengoptimalkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Inggil, Desa Tlemang, Kabupaten Lamongan dengan media pemetaan partisipatif. Desa Tlemang memiliki potensi wisata seperti Mendhak Sanggring dan Mbah Terik, namun masih memiliki tantangan antara lain kapasitas sumber daya manusia dalam lembaga Pokdarwis dan terbatasnya kegunaan peta wisata di kalangan pengelola Pokdarwis. Melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal, kegiatan ini mengaktivasi keterlibatan warga dalam identifikasi potensi wisata, ekonomi, dan sumber daya budaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan Pokdarwis dalam pemanfaatan peta wisata dan tatakelola jejaring kelembagaan lokal. Keberadaan pemetaan partisipatif diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepemilikan warga terhadap tempat wisata dan strategi pengembangan desa wisata berbasis komunitas.
UPAYA PENCEGAHAN OBESITAS DAN PERILAKU SEDENTARY PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI PERMAINAN DAN AKTIVITAS FISIK DI SD IT AR-RAHMAN MAKASSAR Wahyudin; Amin, Andi Nurzakiah; Samsiana; Nur Inayah Ismaniar; Muhammadong
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5867

Abstract

Obesitas dan perilaku sedentary pada anak telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di sekolah dasar, karena meningkatnya waktu layar dan berkurangnya aktivitas fisik. Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi dan dampak permainan terstruktur dan aktivitas fisik yang berorientasi pada kerja tim sebagai tindakan pencegahan terhadap obesitas dan perilaku sedentary di SD IT AR-Rahman Makassar. Program keterlibatan masyarakat dilakukan selama enam minggu, dengan tiga sesi 60 menit per minggu, menggabungkan kegiatan berbasis kelas dan luar ruangan. Data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan untuk mengevaluasi tingkat aktivitas fisik, waktu sedentary, indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, dan keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan pengurangan rata-rata waktu sedentary harian sebesar 1,4 jam dan peningkatan langkah harian sebesar 1.700 langkah. Perbaikan sederhana diamati pada IMT (?0,2 kg/m²) dan lingkar pinggang (?1 cm). Siswa menunjukkan motivasi tinggi, kerja sama tim, dan kesenangan selama program. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang terstruktur, relevan secara budaya, dan partisipatif dapat secara efektif mendorong gaya hidup aktif dan menumbuhkan perilaku sehat di kalangan anak-anak sekolah dasar. Sekolah disarankan untuk mengadopsi pendekatan serupa guna mengintegrasikan aktivitas fisik yang menyenangkan ke dalam rutinitas sehari-hari, yang akan meningkatkan kesehatan fisik dan keterampilan sosial. Program ini menyediakan model praktis dan dapat direplikasi untuk mengatasi obesitas dan perilaku sedentari pada anak di lingkungan sekolah..