cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
IMPLEMENTASI PENGHIJAUAN DI UPT SPF SD NEGERI GUNUNGSARI 2 Ridwan, Andi; Silatul Rahmi; Hasyim; Muhammad Ishak; Muhammad Kamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5937

Abstract

Program implementasi penghijauan di UPT SPF SD Negeri Gunungsari 2 dilaksanakan dengan melibatkan guru, siswa, serta tim Kampus Mengajar Berdampak Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu pembersihan lingkungan sekolah dan penanaman tanaman hias pada area yang telah disiapkan. Tujuan utama dari program ini adalah menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, menciptakan area sekolah yang lebih hijau, serta meningkatkan kenyamanan dan kesehatan lingkungan belajar. Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan kegiatan, diperoleh bahwa siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mengalami peningkatan sikap peduli lingkungan melalui keterlibatan langsung dalam menjaga dan merawat tanaman di sekolah. Dengan demikian, kegiatan penghijauan dinilai efektif sebagai langkah pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa sejak usia sekolah dasar.
EVALUASI GERAKAN MORAL BERSIH DALAM IMPLEMENTASI GCG DI MIXUE BANYUANYAR SOLO Nany, Magdalena; Wahyudi, Sabda; Akyuwen, Roberto; Sakti Labeti, Uri Christian
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5941

Abstract

Tata kelola yang baik merupakan salah satu kunci sukses usaha untuk tumbuh dalam jangka panjang. Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan oleh pengelola usaha dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG), adalah melalui Gerakan Moral Bersih Transparan dan Profesional (BTP). Sebagai usaha franchise yang baru beroperasi selama 2 tahun, pengelola Mixue Banyuanyar Solo perlu sekali menegakkan penerapan gerakan moral bersih yang mengandung nilai integritas, kredibilitas, kejujuran dan anti korupsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Meski tidak ada kebijakan etika tertulis khusus di level gerai (seperti Banyuanyar Solo), outlet ini tetap menegakkan etika dan integritas melalui kepatuhan pada SOP pusat, audit dan kontrol rutin. Mixue Banyuanyar Solo belum memiliki kebijakan tertulis lokal yang jelas tentang larangan korupsi, kolusi, dan nepotisme, namun memiliki mekanisme pengawasan yang efektif secara operasional. Teknologi pengawasan digital secanggih apa pun tetap memiliki kelemahan dan keterbatasan. Oleh karena itu, karyawan dan franchisee yang berintegritas serta berperilaku bersih merupakan pilar utama yang akan menopang keberhasilan Mixue di masa depan
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS SMP MELALUI PELATIHAN DEEP LEARNING DAN TEKNOLOGI DIGITAL Henny Dwi Iswati; Sumarniningsih; Nur Chakim; Yuri Lolita; Silfia Asning Tias; Rizki Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5942

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan digital guru bahasa Inggris SMP di Surabaya melalui integrasi prinsip deep learning dan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Analisis kebutuhan awal menunjukkan bahwa para guru menghadapi tantangan dalam memahami konsep deep learning, merancang kegiatan pembelajaran yang bermakna, menerapkan asesmen autentik, serta menggunakan perangkat digital secara percaya diri. Program ini dilaksanakan melalui lokakarya kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru terhadap tahapan deep learning, kerangka pembelajaran Joyful–Mindful–Meaningful, serta pemanfaatan platform digital seperti Canva, Padlet, dan berbagai perangkat AI. Para guru berhasil menghasilkan aktivitas pembelajaran berbasis deep learning serta perangkat pembelajaran yang mencerminkan kegiatan belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan reflektif. Program ini juga mendorong terbangunnya kolaborasi profesional antar-guru serta meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memberdayakan guru untuk merancang pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan didukung oleh teknologi digital.
EDUKASI PENYAKIT DEGENERATIF DAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS DESA PABUARAN Apriyani, Dinar Nur; Adityatama, Firman; Salsabilla, Indah Putri; Prakoso, Marsekal Agung
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5950

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) semakin meningkat dan menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan hiperurisemia merupakan penyakit degeneratif yang banyak dijumpai, namun kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat Edukasi Penyakit Degeneratif dan Layanan Kesehatan Gratis Desa Pabuaran dilaksanakan di Desa Pabuaran, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit degeneratif serta pentingnya pemeriksaan kesehatan dasar. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, koordinasi dengan perangkat desa, penyusunan materi edukasi, serta kegiatan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, kolesterol, asam urat, gula darah, edukasi kesehatan, dan pemberian terapi sederhana. Sebanyak 22 warga mengikuti pemeriksaan dengan hasil prevalensi hipertensi sebesar 59,1%, kolesterol tinggi 45,5%, hiperurisemia 36,4%, dan hiperglikemia 4,5%. Hasil tersebut menunjukkan tingginya risiko penyakit degeneratif bahkan pada kelompok usia produktif. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini serta penerapan pola hidup sehat. Sosialisasi berkelanjutan dan pemeriksaan kesehatan rutin direkomendasikan untuk menekan angka kejadian penyakit degeneratif serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
PEMANFAATAN LIMBAH TAHU MENJADI OLAHAN PRODUK TEPAT GUNA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA SENTRA INDUSTRI TAHU DI JOMBANG Raisya; Noor Rohmah Mayasari; Hanna Nurjanah; Afifah Rahmawati; Tsania Rifana; Galuh Impala Bidari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5963

Abstract

Pengelolaan limbah tahu yang kurang optimal di sentra industri tahu Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Jombang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, padahal limbah ampas tahu memiliki nilai gizi dan peluang ekonomi yang besar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mitra melalui pemanfaatan limbah ampas tahu menjadi produk pangan bernilai tambah serta meningkatkan pemahaman mengenai praktik produksi yang baik. Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan utama, yaitu uji coba pembuatan produk skala laboratorium, penyusunan media pelatihan, sosialisasi program, pelatihan GMP, dan transfer teknologi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya tiga produk inovatif berbasis ampas tahu (brownies, kerupuk, cookies), tersedianya media pelatihan berupa PPT dan video tutorial, serta meningkatnya pengetahuan mitra terkait pengolahan pangan dan higienitas produksi. Pelatihan GMP juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pentingnya sanitasi dan keamanan pangan, meskipun perubahan perilaku masih memerlukan pendampingan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah tahu menjadi produk bernilai jual dan mendukung ketahanan pangan lokal.
PENURUNAN ANGKA STUNTING MELALUI PEMANFAATAN OLAHAN IKAN LELE YANG MURAH DAN BERGIZI SERTA PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA DI KABUPATEN MOJOKERTO Indrarini, Rachma; Mauren Gita Miranti; Nanda Fadhilah Witris Salamy
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5969

Abstract

Stunting merupakan permasalahan serius di Kabupaten Mojokerto yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya asupan gizi anak akibat keterbatasan ekonomi dan kurangnya literasi gizi keluarga. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menurunkan angka stunting melalui pemanfaatan ikan lele sebagai sumber pangan bergizi dan murah, serta peningkatan literasi pengelolaan keuangan keluarga. Kegiatan dilakukan secara kolaboratif bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui tahapan observasi, desain edukasi, pelatihan pengolahan ikan lele, workshop kesehatan, serta pelatihan manajemen keuangan keluarga. Evaluasi dilakukan dengan pretest–posttest literasi keuangan dan pemantauan status gizi anak. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan ibu terkait pengelolaan keuangan serta peningkatan berat badan anak setelah dua minggu intervensi konsumsi olahan ikan lele, meskipun tinggi badan belum menunjukkan perubahan berarti. Program ini menegaskan pentingnya integrasi edukasi gizi dengan literasi keuangan sebagai strategi praktis untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
OPTIMALISASI KEBUGARAN LANSIA MELALUI SOSIALISASI TEKNIK MASSAGE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN CIDERA DAN RELAKSASI Via Diah Rohmana; Rendhitya Prima Putra; Nurma Kusnun Kodriyah; Widi Hidayanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5976

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia menuntut adanya intervensi promotif dan preventif untuk menjaga kesegasehatan, kebugaran, serta kualitas hidup Lansia di Dsn Krajan, Desa Dermosari, Tugu, Trenggalek, menunjukkan berbagai permasalahan seperti nyeri otot, keterbatasan mobilitas, dan rendahnya pemahaman mengenai teknik pemeliharaan kebugaran, termasuk pemanfaatan massage sebagai upaya pemulihan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia serta pendampingnya melalui pelatihan teknik dasar massage, khususnya effleurage, yang aman dan sesuai dengan kebutuhan fisiologis lansia. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif pada setiap tahapan, mulai dari identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknik, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam menerapkan teknik massage dengan benar. Sosialisasi dan pelatihan berbasis praktik berhasil memberikan perubahan positif pada literasi kesehatan lansia, terlihat dari meningkatnya ketepatan gerakan, tekanan, dan ritme pijatan setelah pelatihan. Pendampingan lanjutan memperkuat kemampuan aplikatif peserta dalam menerapkan teknik effleurage secara aman dalam kegiatan sehari-hari. Program ini memberikan dampak jangka pendek berupa peningkatan keterampilan dan jangka panjang berupa potensi penerapan mandiri di lingkungan komunitas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu memberikan kontribusi strategis dalam mendukung kebugaran dan kualitas hidup lansia, serta membuka peluang pengembangan program serupa di masa mendatang.
PENCEGAHAN LOW BACK PAIN SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PADA LANSIA DI DESA LEMPONG JENAWI Hadad Akbar, Muhammad Thoriq; Resi Intan Penatari; Ayu Fatmah; Indra Pratama; Naufal Ariesta Zildjian; Sofia Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5979

Abstract

Nyeri punggung bawah (Low Back Pain) merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang sering dialami oleh lansia akibat proses penuaan, penurunan fungsi tubuh, serta aktivitas sehari-hari yang kurang tepat. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kemandirian lansia, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dalam pencegahan LBP. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan metode penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, dan demonstrasi latihan peregangan sederhana. Sasaran kegiatan adalah 30 orang lansia berusia 60–75 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman lansia mengenai penyebab, faktor risiko, serta upaya pencegahan LBP, yang ditunjukkan melalui kemampuan menjawab pertanyaan dan partisipasi aktif dalam praktik peregangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan promotif dan preventif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan lansia dalam menjaga kesehatan tulang belakang, sehingga berpotensi menurunkan risiko terjadinya LBP dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI UNTUK PENGETAHUAN OBAT BAHAN ALAM PADA SISWA SMK NUSAPUTERA 2 SEMARANG Suwarni, Sri; Rizky Ardian Hartanto Sawal; Ferika Indrasari; Agustina Putri Pitarisa; Muhammad Ikhsan; M Fatchur Rochman
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5982

Abstract

Permasalahan dalam masyarakat terkait penggunaan obat dari bahan alam yang belum dimanfaatkan secara maksimal mendorong adanya upaya untuk mulai digunakan, terutama oleh kalangan remaja. Saat ini, remaja sangat akrab dengan teknologi, sehingga mudah diajak mengakses sistem informasi yang berisi data obat bahan alam hasil penelitian ilmiah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Nusaputera 2 Semarang dalam menggunakan sistem informasi untuk memperoleh pengetahuan tentang obat bahan alam. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan 63 siswa SMK Nusaputera 2 di Aula dengan pemberian tes awal dan tes akhir. Edukasi diadakan secara aktif melalui penyuluhan, praktik langsung akses sistem informasi, serta diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, ditandai dengan kenaikan persentase jawaban benar dari 55,00% pada tes awal menjadi 85,00% pada tes akhir, atau naik sebesar 30%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan menggunakan sistem informasi di kalangan siswa. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk sikap kritis dan penggunaan informasi obat bahan alam yang aman, tepat, serta didasarkan pada sumber yang dapat dipercaya.
EKONOMI SIRKULAR DARI DESA: EDUKASI DAN INOVASI TALENTA MUDA DALAM PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN Budi Santosa , Nuruddin Priya; Budiana Kurniawati, Susilaningtyas; Dwanita Widodo, Zandra; Cahyani, Meilan Ardita; Viona, Afrenia Inka; Saputro , Ridho Deco
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5985

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan rendahnya produktivitas ekonomi masyarakat. Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, merupakan salah satu desa semi-urban dengan aktivitas pertanian dan rumah tangga yang cukup tinggi, namun belum memiliki sistem pengelolaan limbah terpadu. Kondisi ini mendorong perlunya model pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular, yang mengintegrasikan edukasi, inovasi teknologi, dan partisipasi talenta muda desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah pertanian dan rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus menumbuhkan kewirausahaan hijau melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif kolaboratif, mencakup tiga tahapan utama: (1) identifikasi kebutuhan mitra dan potensi lokal, (2) pelatihan interaktif melalui sesi tatap muka, diskusi kelompok, dan praktik langsung, serta (3) evaluasi partisipatif dan replikasi hasil. Dua mitra utama terlibat aktif dalam kegiatan ini, yaitu Kelompok Tani Subur Makmur dan Karang Taruna Indonesia Desa Kepatihan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap keterampilan teknis dan kesadaran ekologis masyarakat. Tingkat penguasaan pengelolaan limbah organik meningkat dari 35% menjadi 75%, sementara diversifikasi produk berbasis limbah naik dari 15% menjadi 55%. Produk yang dihasilkan meliputi pupuk organik, pakan ternak pelet, pupuk cair, serta kerajinan daur ulang (eco-craft). Selain itu, muncul unit usaha baru seperti Bank Sampah Karang Taruna dan Subur Makmur Green Product, yang berperan dalam memperkuat ekonomi sirkular desa. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil membangun model pemberdayaan berbasis ekonomi hijau yang memadukan edukasi, inovasi teknologi, dan kepemimpinan talenta muda desa. Model ekonomi sirkular dari desa ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menurunkan timbulan limbah secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut dapat direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa sebagai strategi menuju pembangunan desa hijau berdaya saing dan berketahanan lingkungan.