cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@gmail.com
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
jpom.upgris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Raya No.40, Sambirejo, Kec. Gayamsari, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28081358     DOI : https://doi.org/10.26877/jpom
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi Bidang ilmu Olahraga, Rekreasi, dan Kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
PKM Pola Hidup Sehat Melalui Aktivitas Olahraga Bulutangkis Warga Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Pandu Kresnapati; Agus Wiyanto; Ibnu Fatkhu Royana; Danang Aji Setyawan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.15426

Abstract

ABSTRACTThe majority of the people in Warulor village have a livelihood as labourers, artisans making batik and farmers whose people pay little attention to their physical fitness. In the current weather conditions, many residents of the Warulor village are sick like cough and it is easy for their immune system to decrease. A healthy lifestyle is no longer cared for by society. This can be overcome by exercising, eating regularly, maintaining cleanliness and getting enough rest, implementing health protocols is an element in a healthy lifestyle to maintain immunity. The solution offered by the service is to provide socialization regarding healthy lifestyles by maintaining health with badminton sports that can be done by community members both in the afternoon and at night so that they do not interfere with work activities and can still maintain their health. The output target that can be achieved later is that the people in Warulor village can understand the important role of maintaining health by exercising so that they can create a healthy lifestyle so that they are protected from various viruses. Continue to implement health protocols for the Warulor village community independently in their respective homes so that health and immunity are increasingly maintained.ABSTRAKWarga masyarakat desa warulor mayoritas bermata pencaharian buruh, pengrajin kesenian membuat batik dan petani yang masyarakatnya kurang memperhatikan kebugaran tubuhnya. Pada keadaan cuaca seperti sekarang ini sehingga banyak warga masyarakat desa warulor yang sakit seperti batuk, flu dan mudah untuk menurun daya tahan tubuhnya. Pola hidup sehat sudah tidak dipedulikan oleh masyarakat. Hal tersebut dapat di atasi dengan berolahraga, makan teratur, menjaga kebersihan dan istirahat yang cukup, menerapkan protokol kesehatan merupakan unsur dalam pola hidup sehat untuk menjaga imunitas. Solusi yang ditawarkan pengabdi adalah dengan memberikan sosialisasi mengenai pola hidup sehat dengan menjaga Kesehatan dengan olahraga bulutangkis yang dapat dilakukan oleh warga masyarakat baik di sore hari maupun di malam hari sehingga tidak mengganggu aktifitas kerja dan tetap masih bisa menjaga kesehatannya. Target luaran yang nantinya dapat tercapai adalah masyarakat di desa warulor bisa mengetahui peran pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga sehingga dapat menciptakan pola hidup sehat sehingga terhindar dari berbagai macam virus. Tetap menerapkan protokol kesehatan untuk masyarakat desa warulor secara mandiri di rumah masing-masing agar kesehatan dan imunitas semakin terjaga.
Coaching Clinic Teknik Dasar Sepakbola Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Andriadi Andriadi; Dedy Putranto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.14223

Abstract

ABSTRACTAbstract contains a brief description of the partner’s problem and the objective of  community services, the methods and results. It primarily focuses on the results. It should be written in English and Bahasa Indonesia. The abstract’s length should be a minimum of 150 words and a maximum of 300 words in a single space, and be confined within single paragraph. The left and right margins of the paragraph should be narrower than the main text. The first line of the abstract is not indented, but the keywords that directly follow the paragraph should be italicized and indented. Use past tense in English abstract, with the exception of conclusions or recommendation. Define all the abbreviations or acronyms. Keywords can be 3-5 of single words or phrases that illustrate the problem and or the contents. No period after the keywordsABSTRAKLatar belakang kegiatan Pengabdian ini bahwa siswa di SMP N 2 Riau Silip belum mengetahui tentang model latihan coaching clinic sepakbola dan juga belum terorganisir pola latihan yang baik sehingga siswa melaksanakan latihan hanya sebatas hobi tanpa adanya bimbingan dari seorang ahli maupun pelatih. Coaching Clinic sepakbola merupakan salah satu program yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang benar kepada para pemain sehingga dapat meningkatkan keterampilan bermain sepakbola. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa demonstrasi dan latihan. Peserta yang mengikuti kegiatan merupakan siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola yang berjumlah 30 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa di SMP N 2 Riau silip merasa antusias dan senang selama mengikuti kegiatan yang dilakukan dari awal hingga akhir. Selain itu para siswa juga semakin memahami tentang cara melakukan teknik dasar sepakbola seperti menggiring bola, mengoper dan mendangan ke gawang dengan benar.   
Pelatihan Aktivitas Fisik dengan tujuan Pencegahan Penyakit Persendian Wahyana Mujari Wahid; Nur Fadly Alamsyah; Arimbi Arimbi; Haeril Haeril
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.15412

Abstract

ABSTRACTJoint disease is the occurrence of pain in the joints followed by a feeling of stiffness, redness and swelling which is not caused by a collision or accident (Ministry of Health, Republic of Indonesia, 2018). Basic health research (Riskesdas) shows that the prevalence of joint disease nationally reaches 7.30%. This data shows that joint disease is a disease that knows no age. The data shows that joint disease can attack a person from the age of 15 years. The purpose of this service is to provide education to the public about the risks faced when a person rarely does physical activityThe method of community service is carried out by socializing and training "mini training" with physical activity that can prevent the risk of degenerative diseases, especially joint diseases. The target participants for this service are 20 people who are members of the Indonesian Sports Health and Achievement Potential Development (P3KORIN). The results of this training are then for participants to increase their knowledge about the management of degenerative diseases, especially joint diseases and can directly carry out physical activity treatments to the community in an effort to prevent the risk of joint disease. In conclusion, at this time our concern should not only focus on infectious diseases caused by viruses and bacteria but also must focus on non-communicable diseases or degenerative diseases which are more caused by unhealthy patterns and lifestyles but have the same risks. to death. Therefore, it is important to continue to educate the public about degenerative diseases, their risks and prevention.ABSTRAKRiset kesehatan dasar (Riskesdas) menunjukkan hasil bahwa prevalensi penyakit persendian secara nasional mencapai 7,30% (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Data ini menunjukkan bahwa penyakit persendian merupakan salah satu penyakit yang tidak mengenal usia, pada data tersebut menunjukkan hasil bahwa penyakit persendian dapat menyerang seseorang sejak usia 15 Tahun. Sedangkan provinsi Sulawesi Selatan termasuk provinsi yang mempunyai prevalensi cukup tinggi yaitu sebesar 6,39%.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang resiko yang dihadapai ketika seseorang jarang melakukan aktifitas fisikMetode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan sosialisasi serta pelatihan “mini training” dengan aktivitas fisik yang dapat mencegah resiko penyakit degeneratif khususnya penyakit persendian. Target peserta pengabdian ini adalah 20 orang yang tergabung dalam LSM Pengembangan Potensi Prestasi dan Kesehatan Olahraga Indonesi (P3KORIN). Hasil dari pelatihan ini kemudian bagi peserta menambah pengetahuannya tentang manajemen penyakit degeneratif khususnya penyakit persendian serta dapat secara langsung melakukan treatmen aktivitas fisik kepada masyarkat dalam upaya pencegahan resiko penyakit persendian. Kesimpulannya, saat ini kekhawatiran kita tidak boleh hanya terfokus pada penyakit-penyakit menular yang disebabkan oleh terjangkitnya virus dan bakteri tetapi juga harus berfokus pada penyakit-penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif yang lebih disebabkan oleh pola dan gaya hidup tidak sehat tetapi memiliki resiko yang sama sampai pada kematian. Oleh karena itu penting untuk terus mengedukasi masyarakat tentang penyakit degeneratif, resiko serta pencegahannya. Sehingga dari pengabdian ini akan bertambah lagi orang-orang yang dapat memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit persendian dan penyakit degeneratif secara umum.
Optimalisasi Potensi Wisata Melalui Edusport Tourism di Telaga Ngrejek Gunung Kidul untuk Mewujudkan Desa Wisata Nurhadi Santoso; Ratna Kumala Setyaningrum; Masri Masri; Agus Wiyanto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.15939

Abstract

The purpose of this community service is to raise awareness among the community regarding the existing potential of Ngrejek Lake and to optimize the tourism management by the youth organization (karang taruna) and the community empowerment group (Pokdasawisma), through providing assistance in terms of Edu-Sport Tourism and promoting the "overflowing market" as part of the enchantment of the tourism that can be managed by the local residents. The implementation method involves delivering materials about community-based tourism (Pokdarwis) and Edu-Sport Tourism. The delivery pattern of the materials is more focused on presentation, discussion, and question and answer sessions, with the aim of developing Ngrejek Lake as a recreational area and Edu-Sport Tourism destination for the local community. The primary subjects of this target are the 23 members of the youth organization and the 7 village officials. Prior to the material delivery, a pretest is conducted, followed by a post-test after the implementation, specifically assessing the development of Ngrejek Lake as a recreational area and Edu-Sport Tourism destination. The pretest results show that the average understanding of the village officials regarding tourism village development is 49.43, and the average post-test result is 55.14. Similarly, the pretest results for the youth organization members show an average understanding of 51.35, with an average post-test result of 54.96. The comprehension of tourism village development has improved for both the village officials and the youth organization members in the efforts to develop Ngrejek Lake as a recreational area and Edu-Sport Tourism destination.ABSTRAKTujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi yang ada di Telaga Ngrejek, serta untuk mengoptimalkan pengelolaan wisata oleh karang taruna dan Pokdasawisma dengan memberikan pendampingan mengenai Edu-Sport Tourism juga sosialisasi pasar tumpah sebagai bagian dari pesona wisata yang bisa dikelola olah warga. Metode pelaksanaan berupa penyampaian materi tentang Pokdarwis, dan Edu-Sport Tourism. Pola penyampaian materi lebih bersifat pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab dalam pengembangan Telaga Ngrejek sebagai tempat rekreasi dan Edu-Sport Tourism bagi warga masyarakat. Subjek sasaran pertama ini karang taruna yang berjumlah 23 orang dan perangkat desa ada 7 orang. Sebelum pelaksanaan penyampaian materi dilakukan pretest dan sesudah pelaksanaan dilakukan postest tentang pengembangan Telaga Ngrejek untuk tempat rekreasi dan Edu-Sport Tourism. Hasil pretest pemahaman desa wisata pegawai perangkat desa dengan rerata 49,43 dan rerata postestnya 55,14. Sedangakan hasil pretest pemahaman desa wisata karang taruna dengan rerata 51.35 dan rerata postestnya 54.96. Pemahanan pengembangan desa wisata baik pegawai perangkat desa dan karang taruna meningkat dalam upaya pengembangan Telaga Ngrejek menjadi tempat rekerasi dan Edu-Sport Tourism.
Pelatihan Gerak Dasar Pada Olahraga Tradisional di SD Negeri Binaan Khusus Dumai Timur Apriani, Leni; Fatmawati, Fatmawati; Alpen, Joni; Ardisty, Aryuni Khiran; Hudah, Maftukin; Maliki, Osa; Pradipta, Galih Dwi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.16109

Abstract

 This study aims to have its own uniqueness and cultural elements. For a society, traditional games can affect a person's self-development because it includes the development of the soul, nature and culture of the social life of young people in the future in order to describe how the use of traditional games in developing gross motor skills in early childhood is efficient or not when used in learn how to teach. This service activity was carried out at the Special Guidance Elementary School in East Dumai. The development of gross motor skills should be in line with the rules put forward by experts. Likewise with the hulahop game which makes students develop their gross motor skills because the game is in accordance with the gross motor rules that should exist in children. The use of Hulahop games to develop children's gross motor skills is very efficient and suitable for use in developing these aspects.ABSTRAKPengabdian ini bertujuan mempunyai keunikan dan unsur kebudayaan yang tersendiri. Bagi sesebuah masyarakat, permainan tradisional dapat mempengaruhi perkembangan diri seseorang kerana ia meliputi perkembangan jiwa, sifat dan kebudayaan hidup sosial anak muda pada masa akan datang guna mendeskripsikan bagaimanakah penggunaan permainan tradisional dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia dini, apakah efisien atau tidak bila digunakan dalam belajar mengajar. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di SD Negeri Binaan Khusus Dumai Timur.  Pengembangan kemampuan motorik kasar hendaknya sejalan dengan kaidah yang dikemukakan para ahli. Begitu pula dengan permainan hulahop yang membuat peserta didik berkembang kemampuan motorik kasarnya dikarenakan permainannya yang sesuai dengan kaidah-kaidah motorik kasar yang seharusnya ada pada diri anakpenggunaan permainan Hulahop guna mengembangkan kemampuan motorik kasar anak sangatlah efisien dan cocok digunakan dalam menggembangkan aspek tersebut.
Pelatihan Status Gizi pada Atlet Sepak Bola SSB Elang Muda Sigi Agusman, Muhammad; Sianto, Moh. Ifkhal; D. Kandupi, Ardiansyah; Rifandi, Arief Raditya; Sukrawan, Nyoman; Suhendra, Tesa Alex
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.17874

Abstract

Pelatihan ini mencakup gambaran umum kebugaran jasmani, aspek-aspek kebugaran jasmani, bentuk tes Status Gizi, bentuk program Status Gizi dan pemahaman terhadap Status Gizi. Dalam kegiatan pengabdian ini, mitra menghadapi permasalahan seperti rendahnya pemahaman masyarakat tentang bentuk Status Gizi dan Status Gizi itu sendiri. Target dari kegiatan ini adalah meningkatkan Status Gizi pada atlet sepak bola SSB Elang Muda dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Status Gizi. Luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan penerapan IPTEK di masyarakat, perbaikan tata nilai masyarakat, dan artikel. Metode yang digunakan untuk mendukung tercapainya solusi dan target yang ingin dicapai adalah sosialisasi dan pelatihan terhadap mitra pengabdian agar dapat membimbing masyarakat dan atlet dalam menerapkan konsep yang telah diberikan dan pada akhirnya bisa meningkatkan Status Gizi. Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, dalam kegiatan ini dimendapati bahwa pelatihan ini sangat berguna dan efektif bagi para atlet. Pelatihan ini memberikan pengaruh positif yang kami lihat dari hasil observasi yang teliti dan wawancara yang mendalam yang kami lakukan.
PkM Pemberdayaan Masyarakat dan Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat: Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan yang Sehat dan Bermakna Aksir, Muh. Ilham; Juhanis, Juhanis; Sudirman, Akbar; Haeril, Haeril; Hasmyati, Hasmyati
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.17342

Abstract

Changes in people's lifestyles are challenges and opportunities in efforts to improve quality of life and sustainability. People tend to shift to simpler, more sustainable and healthier lifestyles. Modern lifestyle changes, including unhealthy diets, lack of physical activity, and exposure to unhealthy environments, have led to an increase in non-communicable diseases such as obesity, diabetes, cardiovascular disease, and respiratory diseases. This condition indicates the need to change lifestyle to become healthier and more sustainable. Some problems occur due to lack of public awareness and understanding, limited infrastructure and access, social and economic disparities, program sustainability, and unstable behavior changes. In an effort to overcome the problems that have been raised, the solutions that will be implemented are continuous outreach and education, strengthening infrastructure and access, community empowerment, cultural and local context-based approaches, capacity development of partners and workforce, sustainability plans, and monitoring and evaluation. routine. Furthermore, community service activities are carried out using workshop and socialization methods with the results of increasing community awareness, changing lifestyles, increasing the level of community health, community empowerment, reducing environmental impacts, increasing social welfare, increasing community involvement, disseminating knowledge and experience, and quality of life.
Peran Mahasiswa FIKK UNM Dalam Pemberdayaan Komunitas Melalui Media Promosi Kesehatan Reproduksi Amin, Andi Nurzakiah; Azniah, Azniah; Haeril, Haeril; Rahman, Abdul; Mappanyukki, Andi Atssam
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19148

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek kesehatan yang penting dalam mempengaruhi kesejahteraan fisik, mental dan sosial seseorang. Media promosi kesehatan yang dikembangkan berfokus pada penyebaran informasi yang akurat dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi, dengan pendekatan yang interaktif dan berbasis teknologi. Video yang dikembangkan oleh masing-masing mahasiswa memiliki topik dan tema yang saat ini menjadi isu terkait kesehatan reproduksi dengan tagline yang disesuaikan agar informasi tersebut menjadi menarik. Media promosi yang dibuat dalam bentuk video kemudian disebr melalui media sosial dan media massa sehingga mudah diakses oleh khalayak khususnya komunitas yang resisten. Kesimpulannya adalah pengembangan media promosi kesehatan reproduksi ini berhasil secara efektif dalam meningkatkan pastisipasi mahasiswa dalam pemberdayaan komunitas, serta memberikan konstribusi positif terhadap peningkatan kesehatan reproduksi dikalangan masyarakat.
Pelayanan General Fitness Test Atlet Kota Sukabumi Berbantu E-Form Untuk Percepatan Proses Analisis Data Bakhri, Rafdlal Saeful; Latif, Moch; Ramadhan, Chairul Umam; Faisal, Rival
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.18721

Abstract

Atlet Kota Sukabumi yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) tahun 2022 perlu diketahuin status kondisi fisik sebagai parameter menuju event PORPROV. Kondisi fisik merupakan aspek yang penting bagi seorang atlet dalam menunjang pencapaian prestasi suatu cabang olaharaga. Khususnya dalam aspek kondisi fisik harus berdasarkan data yang diperoleh berdasarkan ilmu keolahragaan. Akan tetapi pelaksanaan general fitness test, khususnya di Kota Sukabumi masih menghadapi beberapa kendala, yaitu: pemilihan item tes yang sesuai hingga pengolahan dan analisis data hasil tes. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu melaksanakan general fitness test yang sesuai dan memberikan kemudahan pengolahan dan analisis data hasil tes dengan dukungan E-Form General Fitness Test. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Service-Learning. Terdapat beberapa item tes kondisi fisik yang digunakan, yaitu: a). Daya tahan: Bleep Test, b). Kelincahan: Illinois Test, c). Kekuatan otot: Push up, Sit up, Vertical jump, d). Fleksibilitas: Hip and Trunk, dan e). Body composition untuk beberapa orang atlet. Setelah data hasil tes terkumpul, pengolahan dan analisis data dibantu dengan E-Form General Fitness Test App. Luaran yang dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan kemudahan dalam pengolahan dan analisis data hasil tes fisik. Dalam waktu yang singkat data hasil tes menjadi sebuah informasi yang disajikan dalam bentuk tabel hasil analisis data berdasarkan kriteria setiap item tes yang digunakan.
Pelatihan Pentingnya Endurance Dalam Meningkatkan Kinerja Pelatih Olahraga di SKO Kota Kupang Runesi, Salmon; Louk, Michael Johannes Hadiwijaya; Boleng, Lukas Maria; Fufu, Ronald Dwi Ardian; Siagian, Fera Ratna Dewi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.16820

Abstract

Praktisi atau pelatih olahraga merupakan tugas utama dalam proses pembaharuan dalam menjawab kebutuhan akan kuantitas serta kualitas sumber daya manusia yang mampu berperan secara aktif dalam menumbuhkan peradaban masyarakat. Para pelatih, khususnya para pelatih klub-klub olahraga di pulau jambu adalah evaluasi ketahananuntuk para atlet. Para pelatih hanya mengetahui cara menajamkan daya tahan, akan tetapi mereka (para pelatih) tidak mengetahui acuan bahwa adanya tes dan pengukuran terkait daya tahan pada atlet.Setelah melakukan pelatihan pada masyarakat berdampak pada pemahaman dan penguasaan daya tahan/kebugaran serta penggunaaan tes dan pengukuran daya tahan.

Page 6 of 14 | Total Record : 140