cover
Contact Name
Agus Junaidi
Contact Email
agus.asj@bsi.ac.id
Phone
+6221-231170
Journal Mail Official
jurnal.jpr@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No 98, Senen
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Public Relations (J-PR)
ISSN : -     EISSN : 27747670     DOI : https://doi.org/10.31294/jpr
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Public Relations (J-PR) pertama kali publikasi tahun 2020 dengan nomor ISSN (Elektonik): 2774-7670 yang diterbitkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Jurnal Public Relations (J-PR) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika. Jurnal Public Relations (J-PR) : Jurnal Public Relations (J-PR) diterbitkan dua kali setahun pada bulan April dan Oktober dalam bentuk elektronik. Redaksi menerima naskah berupa artikel ilmiah dan penelitian pada bidang: Public Relations, Corporate Communication dan Digital Media.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025" : 9 Documents clear
Pemasaran Media Sosial Instagram Dalam Meningkatkan Citra Merek Pada PT. BAYU BUANA TRAVEL Agustina, Susi; Burhanuddin, Radyta Achmad; Wahjono, Dani Siswardhani; Hilvania, Iche
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.8886

Abstract

PT. Bayu Buana Travel is a company engaged in the field of travel agents. Marketing international tour packages owned, using social media such as Instagram (@bayubuanatravel). The use of social media as a medium for marketing or promotion can reach a wide marketing network that cannot be reached offline. So that people can see various products of PT. Bayu Buana Travel easily. This study is to determine the use of social media as a medium for marketing products at the PT. Bayu Buana Travel Travel Agent. Using the qualitative research method because this method is expected to provide a holistic understanding in expressing a reality directly. Descriptive research is research that aims to describe a situation, event, and everything related to the object, explaining how social media is used to market or promote a product and what obstacles occur when promoting through social media. Data collection using observation and interviews with key informants from PT. Bayu Buana Travel. In marketing products through social media, PT. Bayu Buana Travel spreads information with entertainment, interaction, trendiness, customization, and word of mouth (WOM). The success rate of PT. Bayu Buana Travel has been quite successful in marketing products through Instagram social media or the NADIA service (Bayu Buana Digital Travel Assistant) to ask about international tour packages or purchase plane tickets, hotels, and so on so that the sales process continues.
Optimalisasi Media Digital dalam Pengembangan Keterampilan Komunikasi dan Penyiaran di Sekolah Vokasi (Studi Kasus SMK Letris Indonesia) Yopi, Muhamad; Armiwirayanti, Ni Putu; Juliastuti, Rina
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.9459

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi optimalisasi media digital dalam pengembangan keterampilan komunikasi dan penyiaran di SMK Letris Indonesia. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan untuk menganalisis pengalaman guru dan siswa dalam menerapkan media digital, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan tahapan adopsi media digital meliputi pengenalan, eksperimen, dan integrasi. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur dan literasi teknologi. Studi ini menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan, penguatan kebijakan sekolah, serta kolaborasi guru-siswa agar media digital menjadi instrumen efektif dalam pendidikan vokasi.
Etnosemiotika sebagai Metode Analisis Mikro terhadap Pembacaan Makna Tanda Elu, Stefanus Poto; A.M. Babys, Salomon; Pertiwi, Maria
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.9486

Abstract

Etnosemiotika merupakan sebuah model riset dalam ilmu sosial yang masih tergolong baru. Model riset etnosemiotika menggabungkan riset etnografi dan riset semiotika. Penggabungan dua konsep penelitian tersebut umum dikenal dengan model penelitian interdisipliner. Penelitian interdisipliner terus berkembang untuk memenuhi tuntutan zaman di mana sebuah fenomena rasanya tidak cukup lagi hanya dielaborasi dengan satu sudut pandang ilmu saja. Dibutuhkan perspektif dari disiplin ilmu lain agar uraian dan penjelasan tentang fenomena tersebut semakin komprehensif. Menggunakan pendekatan kualitatif, dengan kajian pustaka secara mendalam, peneliti menguraikan konsep dasar penelitian etnosemiotika dan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian etnosemiotika. Ini adalah bagian dari riset mikro yang digunakan untuk menemukan makna tanda dalam sebuah komunitas, baik secara budaya maupun hidup sehari-hari. Makna tersebut haruslah ditemukan dan diungkapkan sendiri oleh komunitas atau masyarakat yang menjadi objek penelitian. Peneliti hendaknya menghindari kencenderungan untuk melibatkan perspektifnya. Peneliti wajib memberi ruang yang luas kepada objek penelitiannya untuk mengemukakan makna-makna di balik tanda-tanda kebudayaan yang mereka hidupi.
Pemanfaatan AI dan Chatbot dalam Praktik Public Relations: Adaptasi Teknologi dan Etika Komunikasi Sad Tanti, Dewi; Septian, Rio; Leliana, Intan; Haikal, Achmad; Kusnadi, Eddy
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/10.31294/jpr.v6i1.9606

Abstract

  Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan chatbot telah membawa perubahan signifikan dalam praktik Public Relations (PR). Dalam konteks komunikasi strategis, chatbot tidak lagi sekadar alat bantu layanan pelanggan, melainkan telah menjadi perpanjangan tangan dari fungsi PR itu sendiri, termasuk dalam membangun relasi, menyebarkan informasi, hingga menangani isu krisis. Di sisi lain, kehadiran AI dalam ranah komunikasi juga memunculkan tantangan etis seperti transparansi, kepercayaan, dan potensi manipulasi informasi. Di Indonesia, penggunaan chatbot telah digunakan oleh berbagai institusi mulai dari layanan publik hingga perusahaan swasta. Namun, belum banyak kajian yang secara khusus membahas bagaimana pemanfaatan teknologi ini mempengaruhi praktik PR, serta bagaimana para praktisi mengadaptasinya dari sisi strategi komunikasi dan etika profesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana AI dan chatbot dimanfaatkan dalam strategi komunikasi organisasi, bagaimana adaptasi dilakukan oleh praktisi PR, serta menelaah isu-isu etika komunikasi yang muncul dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada dua perusahaan besar di Indonesia, yaitu Tokopedia dan Telkomsel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot telah menjadi bagian penting dalam membangun interaksi yang cepat dan efisien dengan publik. Praktisi PR menunjukkan adaptasi yang baik terhadap teknologi ini, namun masih dihadapkan pada tantangan etika seperti transparansi dan perlindungan data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pedoman etis dalam penggunaan AI untuk memastikan komunikasi yang bertanggung jawab dan membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Akomodasi Komunikasi dan Rekomendasi Model Early Warning System (EWS) pada Kasus Ujaran Kebencian Berbasis Etnis di Media Sosial Sarasati, Fitri; Jamalullail; Hamzah Ramadhan; Henry Sianipar; Tri Wahyuti
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/m9m5fd11

Abstract

This research analyzes the Toraja-Makassar ethnic conflict triggered by hate speech on social media and proposes a conflict prevention model based on the Early Warning System (EWS). Using Communication Accommodation Theory, research identifies forms of divergence in hate speech that widen social and cultural distances between ethnic groups. As a solution, the PRISMA EWS (Proactive Real-time Integrated Social Media Analysis Early Warning System) model is proposed which consists of four layers: monitoring-detection-analysis-response, analysis & assessment, warning system, and core system. This model is designed to detect early signs of conflict through social media analysis using machine learning, taking into account the local cultural context and involving various stakeholders. The research methodology used is qualitative with a comprehensive literature study approach to analyze the Toraja-Makassar ethnic conflict and develop a social media-based Early Warning System (EWS) model. The research results show that the PRISMA EWS model has the potential to be effective in preventing ethnic conflict on social media, although its implementation requires technological infrastructure support and intensive multi-stakeholder cooperation..
Transformasi Peran Relawan sebagai Komunikator e-WOM dalam Strategi Public Relations pada Acara Dakwah Islam Latuperissa, Anggie Ayu Astria
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.8369

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran relawan sebagai agen Electronic Word of Mouth (e-WOM) dalam meningkatkan strategi Public Relations (PR), dengan studi kasus acara "Connect 2.0 – Light Upon Light in Times of Hardship." Fokus utama penelitian ini adalah transformasi peran relawan dari tugas operasional menjadi komunikator proaktif di media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dan analisis konten media sosial, untuk menganalisis bagaimana relawan berperan dalam memperluas jangkauan acara, meningkatkan kesadaran merek, dan memperkuat citra acara. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi komunikasi berbasis e-WOM, yang didorong oleh relawan yang kredibel dan terlibat langsung, dapat meningkatkan visibilitas acara secara signifikan. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana relawan dapat secara efektif mendukung tujuan penjangkauan di lanskap digital. Selain itu, penelitian ini memperkaya literatur e-WOM dan menawarkan rekomendasi praktis bagi manajemen acara untuk memaksimalkan kontribusi relawan dalam upaya PR di era digital. Kata kunci: relawan acara, electronic word of mouth (eWOM), media sosial, Public Relations (PR), komunikasi.
Strategi Social Media Marketing Restoran Tanpa Sertifikat Halal Dalam Membangun Kepercayaan Konsumen Melalui Instagram Chininta Rizka Angelia; Juliadi, Rismi; Masri Gasa, Frederik
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.8641

Abstract

The halalness of food and beverage products is a major concern for most consumers in Indonesia. Restaurants with halal certificates tend to be more in demand by Muslim and non-Muslim consumers, because their cleanliness and halalness are guaranteed. Restaurants without halal certificates use social media as a marketing tool to overcome the obstacles of halal status and increase their competitiveness. This study aims to analyze the marketing strategy of restaurants without halal certificates builds consumer trust through Instagram. This study uses the concept of Social Media Marketing, a qualitative approach and a case study method. Data collection was conducted through in-depth interviews with the BOGA Group Managers. The results of the study show that even though it does not have a halal certificate, the restaurant implements information transparency, attractive visual content, and active interaction with consumers on Instagram. The main message to be conveyed is "Leten is The Best Paradise Dynasty with no pork no lard". The contents uploaded to the page @leten.byparadisedynasty are also strengthened by the use of ads, KOL, and foodies, to create traffic on Instagram. Leten is able to overcome the challenges of halal issues without sacrificing public trust.  
Krisis Kepercayaan Publik: Fenomena #Kaburajadulu Dan Peran Humas Pemerintah Dalam Merespons Cancel Culture Irhamdhika, Gema; El Hidayah, Nur Iman; Yogi Ariska; Dito Anjasmoro Ningtyas; Sari, Acih
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.8663

Abstract

Kepercayaan publik terhadap pemerintah mengalami tantangan serius di era digital, terutama dengan munculnya fenomena seperti #KaburAjaDulu yang mencerminkan eskapisme sekaligus kritik terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat. Fenomena ini diperburuk oleh budaya cancel culture, di mana pejabat atau institusi pemerintah mendapat tekanan publik akibat tindakan atau pernyataan yang kontroversial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis pola komunikasi pemerintah dalam merespons dinamika opini publik. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pakar komunikasi dan analisis media sosial guna memahami keterkaitan antara krisis kepercayaan dan efektivitas strategi komunikasi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya transparansi, respons lambat, dan kegagalan dalam membangun narasi yang kredibel memperparah krisis kepercayaan publik. Peran humas pemerintah menjadi semakin krusial dalam mengelola krisis komunikasi, memastikan keterbukaan informasi, serta membangun dialog yang lebih efektif dengan masyarakat. Strategi komunikasi yang adaptif, responsif, dan berbasis data diperlukan untuk meredam dampak negatif cancel culture dan membangun kembali kredibilitas pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas humas pemerintah dalam mengelola komunikasi krisis, pemanfaatan teknologi analisis media sosial untuk memahami sentimen publik, serta penguatan regulasi terkait keterbukaan informasi. Dengan pendekatan komunikasi yang lebih proaktif dan berbasis transparansi, pemerintah dapat lebih efektif dalam menangani krisis kepercayaan hubungan masyarakat.
Strategi Komunikasi Humas UIN Raden Intan Lampung dalam Meningkatkan Citra Kampus UIN sebagai Green Campus di Indonesia Kharisma, Dita; Romli, Khomsahrial; Nasoetion, Nadya Amalia
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.8727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strategi Komunikasi Humas UIN Raden Intan Lampung dalam Meningkatkan Citra Kampus UIN sebagai Green Campus di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik purposive sampling dengan mendapatkan informan yang memiliki pengetahuan mendalam ataupun keterlibatan langsung dengan strategi komunikasi Green Campus. Penelitian ini menggunakan model empat langkah strategi Humas milik Cutlip, Center, dan Broom sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Humas UIN Raden Intan Lampung meliputi Defining the Problem, identifikasi rendahnya kesadaran dan partisipasi civitas akademika, serta kurangnya kolaborasi dengan pihak eksternal. Planning and Programming, implementasi program unggulan Tabungan Sampah Raden Intan Lampung. Taking and communicatin, pemanfaatan media sosial dalam membangun kesadaran tentang Green Campus melalui konten-konten yang mudah dicerna dan menarik. Evaluating the program, evaluasi keberhasilan program kelestarian lingkungan yang telah diterapkan di UIN Raden Intan Lampung bisa dilihat dari indikator-indikator yang telah ditetapkan oleh UI GreenMetric. Keberhasilan strategi ini ditunjukkan dengan peringkat ke-9 di Indonesia, peringkat ke-71 di dunia, dan menjadi top 1 PTKIN sebagai kampus berkelanjutan menurut UI GreenMetric. Sehingga penelitian ini memberikan model strategi komunikasi yang komprehensif bagi institusi pendidikan tinggi dalam membangun citra kampus berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9