cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+628177776163
Journal Mail Official
intanmaulina1509@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sugeng. Komp. Griya Makmur 7. No D29. Deli Serdang.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 2798365X     DOI : 10.47709/educendikia
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan multi-disiplin ilmu, baik pembelajaran dalam jaringan juga luar jaringan, merdeka belajar, pengembangan metode belajar pembelajaran terkini yang merujuk pada semua tingkat usia dan yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan, sistem sekolah juga strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti mandiri.
Articles 760 Documents
Gambaran Telur Cacing Gelang (Ascaris Lumbricoides) pada Usia 0-75 Tahun dengan Dugaan Ascariasis Hutauruk, Deswidya S; Nababan, Roserica; Aritonang, Elsida; Tarigan, Sri Wahyuni; Friani, Sri Rahma
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 03 (2023): Artikel Riset Edisi Desember 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i03.3506

Abstract

Penyakit ascariasis (kecacingan) menjadi salah satu penyakit paling umum dan paling banyak diderita masyaraat beriklim tropis ataupun sub-tropis dan penyakit ini dapat menyerang semua usia. Kasus penyakit ini banyak ditemukan pada anak usia prasekolah dan usia sekolah dasar dan tidak menutup kemungkinan juga dapat terjadi pada orang dewasa hingga lansia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif metode pengumpulan data eksperimen semu untuk memperoleh gambaran Ascaris lumbricoides pada pasien usia 0-75 tahun dengan dugaan Ascariasis yang terinfeksi Ascaris lumbricoides di rumah sakit Efarina Pematangsiantar. Untuk mendeteksi keberadaan Ascaris lumbricoides pada tinja usia balita sampai lansia digunakan untuk memeriksa telur cacing Ascaris lumbricoides adalah metode KATO-KATZ. Dari hasil 65 sampel feses pemeriksaan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides dilaboratorium dengan dugaan ascariasis ditemukan 32 sampel (49,23%) ditemukan positif keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides dan 33 sampel (50,77%) negatif tidak ditemukan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides. Pada pasien laki-laki sebanyak 36 responden (55,38%) dimana 17 responden positif ditemukan telur cacing (53,12%) dan 19 responden negatif (57,58%). Pada pasien perempuan sebanyak 29 responden (44,62%) dimana 15 responden positif ditemukan telur cacing (46,88%) dan 14 responden negatif (42,42%). Dari 65 pasien uisa 0-75 tahun dengan dugaan Ascariasis terdapat 32 pasien positif ditemukan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides dan 33 pasien negatif ditemukan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides. Berdasarkan jenis kelamin, pada pasien usia 0-75 tahun dengan dugaan Ascariasis terinfeksi Ascaris lumbricoides yaitu lebih banyak dialami oleh laki-laki yaitu 36 orang (55,38%).
Analisis Kebutuhan Pengelolaan Tenaga Administrasi Madrasah Arfanaldy, Sehan Rifky
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3561

Abstract

Pengelolaan tenaga administrasi di madrasah menjadi aspek kunci dalam menentukan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pelayanan pendidikan. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah mengalami perkembangan signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, termasuk madrasah. Peneliti di lapangan telah menemukan adanya ketidaksesuaian jumlah tenaga administrasi sekolah dengan peraturan yang berlaku. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan analisis data yang digunakan dengan motode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan administrasi yang dilakukan oleh tenaga administrasi di MTs Al Hidayah terdapat 6 bagian, dengan jumlah tenaga administrasi sekolah 6 orang. Adapun keenam urusan tersebut yang pertama adalah urusan administrasi sarana dan prasarana, kedua urusan administrasi umum, ketiga urusan administrasi kesiswaan, keempat urusan administrasi kepegawaian, kelima urusan administrasi kearsipan dan yang keenam urusan administrasi layanan khusus terutama pada bagian operator emis, hal ini tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah. Jadi dapat diambil kesimpulan yakni ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan tenaga admnistrasi sekolah antara lain: penempatan posisi yang tepat, pembinaan dan pengembangan kompetensi, pengawasan, dan evaluasi kinerja.
Pengaruh Manajemen Kurikulum dan Profesionalisme Guru terhadap Mutu Lulusan Sekolah Fukhara, Wilda; Prasetyo, Muhammad Anggung Manumanoso
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3677

Abstract

Problematika mutu lulusan menjadi hal krusial yang harus diselesaikan. Identifikasi faktor yang berpengaruh terhadap. Mutu lulusan diantaranya aspek kurikulum dan profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh manajemen kurikulum, profesionalisme guru terhadap mutu lulusan. Penelitian berjenis kuantitatif dengan teknik survey deskriptif. Penelitian menggunakan SEM dengan teknik analisis data analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian berasal dari SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Lhokseumawe. Kedua sekolah menjadi contoh sekolah unggul dengan status akreditasi “A” sehingga bersifat homogen. Sampel berjumlah 102 orang. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan manajemen kurikulum dan profesionalisme guru terhadap mutu lulusan pada SMA Negeri di Kota Lhokseumawe. Analisis terhadap hasil penelitian memaparkan bahwa manajemen kurikulum berpengaruh secara signifikan terhadap mutu sekolah dengan fokus kebijakan peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam hal ini keberadaan guru yang profesional berperan fundamental dalam membentuk peserta didik yang kompetitif dan kompeten. Penelitian berimplikasi terhadap perubahan kebijakan dimana sekolah saat ini memiliki skala prioritas peningkatan profesionalisme guru dan inovasi terhadap kurikulum sekolah.
Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Pematangsiantar Sidauruk, Sondang Meinita; Silalahi, Mastiur Verawaty; Pasaribu, Sunggul
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3768

Abstract

Dalam proses pembelajaran terjadi proses pemindahan informasi dari sumber pesan ke penerima pesan, dan prosesnya seringkali terhambat dikarenakan kurangnya pemanfaatan media saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media Powerpoint interaktif sebagai media pembelajaran, mengetahui pengaruh penggunaan media Powerpoint interaktif dan mengetahui respon siswa terhadap penerapan media Powerpoint interaktif pada materi sistem ekskresi manusia. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan memakai instrumen berupa tes dan angket dan dianalisis dengan uji statistik parametrik. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Hasil uji kelayakan media dari validator ahli materi 94%, ahli media 85% dan ahli bahasa 93% dengan kategori sangat layak. (2) Rata-rata peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media Powerpoint interaktif dari 41,8% menjadi 79,8%. Dapat dilihat pada uji t nilai Sig.(2-tailed) 0,000<0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. (3) Hasil respon siswa diperoleh persentase keseluruhan sebesar 86,88% dan respon siswa baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media Powerpoint interaktif terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Powtoon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Hasugian, Ronita; Siagian, Gunaria; Silaban, Winarto
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media powtoon sebagai media pembelajaran, mengetahui pengaruh penggunaan media powtoon dan mengetahui respon siswa terhadap pengembangan powtoon dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi khususnya pada materi sistem ekskresi manusia. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa angket dan tes dianalisis dengan uji statistik parametrik. Pengambilan sampel dipilih secara acak dua kelas yaitu kelas XI PMIA 5 dan XI PMIA 6 di SMA Negeri 4 Pematangsiantar. Teknik pengambilan sampel digunakan dengan cara “simple random sampling”, sebanyak 36 orang siswa di kelas XI PMIA 5 sebagai kelas eksperimen menggunakan media powtoon dan sebanyak 36 orang siswa kelas XI PMIA 6 sebagai kelas kontrol tidak menggunakan media powtoon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan model pengembangan ADDIE. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Hasil uji kelayakan media pembelajaran powtoon oleh validator ahli materi 78%, ahli desain 84%, ahli bahasa 100%  diperoleh persentase rata-rata 87,3% mendapat kategori sangat layak. (2) Hasil respon siswa terhadap media pembelajaran menggunakan powtoon  dengan persentase nilai rata-rata 88,5% mendapat kategori sangat layak sedangkan respon guru biologi memperoleh persentase nilai rata-rata nilai 93% mendapat kategori sangat layak. (3) Rata-rata hasil belajar siswa meningkat setelah menggunakan media powtoon dari 42,77% menjadi 78,75% dan respon siswa baik. Dapat dilihat pada uji t nilai Sig.(2-tailed) 0,000<0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengaruh media powtoon terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia baik.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Canva pada Mata Pelajaran TIK Kelas VII MTs Al-Hidayah Yuliana, Dyan; Suparto, Arico Ayani; Syukria, Sheilla
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3791

Abstract

Salah satu hal yang penting dalam proses pembelajaran yaitu media yang digunakan dalam pembelajaran. Dengan adanya pengembangan media pembelajaran audio visual dapat membantu dan mempermudah interaksi antara pendidik dengan peserta didik serta membantu proses belajar lebih optimal. Mengingat pentingnya penggunaan media audio visual dalam kegiatan pembelajaran, maka peneliti mengembangkan media audio visual dengan Canva pada materi Microsoft Word kelas VII di MTs Al-Hidayah Gebang Utara Desa Semambung, Kecamatan Jati Banteng. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kelayakan produk berupa media audio visual yang dikembangkan dengan Canva pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya observasi, wawancara, angket uji kelayakan, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala Likert untuk mengetahui persentase kelayakan media audio visual dengan Canva. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penilaian oleh ahli media terhadap tingkat kelayakan media audio visual dengan Canva adalah 86% (layak), penilaian dari ahli materi sebesar 92,3% (sangat layak), dan hasil ujicoba terhadap user (peserta didik) sebesar 82,75% (baik), sehingga media audio visual berbasis Canva pada materi Microsoft Word layak digunakan dalam Pelajaran TIK kelas VII.
Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Penggunaan Media Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Proses Pembelajaran Hidayat, Asep Saepul; Saiful Mutaqin, Ganjar; Hermawati, Meti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3794

Abstract

Penguatan kompetensi pedagogik guru dalam penggunaan media TIK pada proses pembelajaran, merupakan suatu kebutuhan dalam upaya peningkatan mutu lulusan, terdapat 3 hal sasaran yang pentng pada fokus kajian ini, yakni: (1) penguatan kompetensi pedagogik guru; (2) keterampilan guru dalam penggunaan media TIK; dan (3) kreativitas guru dalam pengembangan model dan mutu proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa upaya yang dapat dilakukan dalam proses penguatan kompetensi pedagogik guru dalam penggunaan media TIK pada proses pembelajaran, yakni: (1) upaya mandiri yang dilakukan guru; dan (2) peran kepala sekolah sebagai manajer. Indikator keberhasilan dalam penguatan kompetensi pedagogik guru dalam penerapan media TIK pada proses pembelajaran, dibagi menjadi 4 unsur, yakni (1) Penguatan kompetensi pedagogik guru; (2) Keterampilan guru dalam penggunaan media TIK; (3) Kreativitas guru dalam pengembangan model pembelajaran; dan (4) Kualitas proses belajar peserta didik.
Implementasi Pendekatan Kooperatif dan Kolaboratif Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa Sekolah Dasar Ervilia, Santi; Fauzi, Amin
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3837

Abstract

Pandemi covid-19 yang telah usai menyebabkan adanya penurunan antusias atau semangat belajar peserta didik. Pada tahun 2022 pemerintah meluncurkan sebuah kurikulum baru yang dinamakan Kurikulum Merdeka. Pada kurikulum tersebut terdapat adanya pembelajaran yang didasarkan pada gaya belajar peserta didik atau dikenal dengan nama pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang berfokus pada implementasi pendekataan kooperatif tipe numbered head together dan kolaboratif berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan antusias atau semangat belajar siswa pada pelaksanaan pembelajaraan kooperatif yang dilakukan bersamaan dengan pembelajaraan berdiferensiasi. Peserta didik dibagi kedalm 3 kelompok sesuai gaya belajar mereka yaitu visual, kinestetik, serta membaca dan menulis. Kelompok peserta didik dengan gaya belajar visual diberikan tugas melalui media gambar-gambar. Kelompok peserta didik dengan gaya kinestetik diberikan tugas melalui kegiatan mengamati interaksi sosial secara langsung dilingkungan sekolah. Sedangkan Kelompok peserta didik dengan gaya belajar membaca dan menulis diberi tugas melalui media buku (teks bacaan) yang kemudian mereka diarahkan untuk menulis ulang dengan tulisan yang ringkas dan Bahasa mereka masing-masing. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya keserasian dan saling menguatkan antara pendekatan kooperatif tipe numbered head together dengan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka kususnya pada mata pelajaran IPAS yang telah dilakukan di SD Negeri 6 Bandar Jaya.
Pengaruh Manajemen Pembelajaran dan Layanan Pendidikan terhadap Peningkatan Mutu Lulusan Yuliyanti, Yuliyanti; Supardi, Supardi; Muin, Abdul
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan tingkat ketercapaian manajemen pembelajaran 2) mendeskripsikan tingkat ketercapaian layanan pendidikan 3) mendeskripsikan tingkat mutu lulusan 4) mendeskripsikan tingkat ketercapaian manajemen pembelajaran terhadap peningkatan mutu lulusan 5) mendeskripsikan tingkat ketercapaian layanan pendidikan terhadap peningkatan mutu lulusan 6) mendeskripsikan tingkat ketercapaian pengaruh manajemen pembelajaran terhadap peningkatan mutu lulusan. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Lebak dan SMAN 1 Panggaranagn. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi dan korelasi. Hasil penelitian ini mendapati : Satu, tingkat ketercapaian manajemen pembelajaran secara keselurahan mencapai 93% kategori sangat tinggi, Kedua, tingkat ketercapaian layanan pendidikan secara keseluruhan mencapai 88,20%  termasuk kategori sangat tinggi, Ketiga, tingkat ketercapaian mutu lulusan secara keseluruhan mencapai 89,20 % kategori sangat tinggi, Keempat, Pengaruh anatara manajemen pembelajaran guru dengan mutu lulusan adalah signifikan dan Pengaruh termasuk kategori tinggi. Nilai koefisien determinasi menunjukkan pengaruh manajemen pembelajaran guru terhadap mutu lulusan sebasar 58,6 persen. Sisanya sebesar 41,4 persen mutu lulusan dipengruhi oleh variabel-variabel lainnya, Kelima, Pengaruh anatara layanan pendidikan dengan mutu lulusan adalah signifikan dan pengaruh termasuk kategori tinggi. Nilai koefisien determinasi menunjukkan pengaruh layanan pendidikan terhadap mutu lulusan sebasar 68,9 persen. Sisanya sebesar 41,1 persen mutu lulusan dipengruhi oleh variabel-variabel lainnya, Keenam, pengaruh anatara manajemen pembelajaran guru dan layanan Pendidikan dengan mutu lulusan adalah signifikan dan pengaruh termasuk kategori tinggi. Nilai koefisien determinasi menunjukkan pengaruh manajemen pembelajaran guru dan layanan Pendidikan secara Bersama-sama terhadap mutu lulusan sebasar 73,6 persedn. Sisanya sebesar 22,4 persen mutu lulusan dipengruhi oleh variabel-variabel lainnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together (NHT) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SD Negeri 097805 Rambung Merah Sinaga, Fitriani; Sirait, Esti Marlina; Sitio, Hetdy
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.3873

Abstract

Salah satu masalah utama adalah tingkat kualitas pendidikan yang belum merata di seluruh wilayah, dengan perbedaan signifikan antara sekolah di perkotaan dan pedesaan.Infrastruktur pendidikan yang kurang memadai, kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas, dan tingkat kelulusan yang rendah menjadi masalah serius. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar Matematika Siswa Kelas V. Jenis penelitian Pre-Eksperimental dengan desain penelitian one-group pre-test post-test Design. Hasil penelitian yaitu nilai mean dari N-Gain score sebesar 0,6417 dengan kategori sedang dan memiliki efektivitas sedang dan nilai mean dari N-Gain persen atau nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 64,17% dengan kategori tafsiran keefektivannya cukup efektif, serta peningkatan hasil belajar siswa melalui nilai pre-test dengan nilai rata-rata 42,82% meningkat menjadi 79,56% pada nilai post-test yaitu setelah diterapkannya model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Dapat disimpulkan Model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berpengaruh secara positif terhadap hasil belajar Matematika siswa Kata kunci: Hasil Belajar, Numbered Head Together, Matematika