cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,063 Documents
Teknologi bagi Guru-Guru PART di Gereja GMIT Hosana Sungkaen Pabala, Poho; Natonis, Dina Antoneta; Rohi, Agustinus Pade; Mau, Irmawati; Seran, Aplonia; Luik, Lady A.
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2367

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan kualitas pembelajaran Sekolah Minggu serta penguatan kapasitas guru-guru PART dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan membangun karakter iman anak di era digital. Dengan pemanfaatan IPTEK yang tepat dalam pelatihan ini, diharapkan Guru Sekolah Minggu di GMIT Hosana Sungkaen akan lebih mampu menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, interaktif, dan relevan, serta lebih siap untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Learning dan Capacity Building, yaitu metode pelatihan yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta dalam proses belajar serta pengembangan kapasitas individu dan kelembagaan secara bertahap dan kontekstual. Metode ini dipilih karena sesuai dengan karakteristik guru-guru PAR yang berasal dari latar belakang non-formal dan membutuhkan pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan PKM ini mengangkat tema tentang Desain Pembelajaran Sekolah Minggu Berbasis Teknologi. Adapun hasil dari kegiatan ini yaitu guru-guru PART dapat memahami dan mengerti bagaimana menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan membangun karakter iman anak di era digital, menghasilkan media pembelajaran yang kreatif dan edukatif guna menjawab kebutuhan anak-anak PART.
Pendampingan Orang Tua dan Tokoh Masyarakat untuk Pencegahan Kenakalan Remaja di Desa Gunung Kaya, Kabupaten Lahat Mujiburrahman, Mujiburrahman; Burhayan, Burhayan; Selly, Grees; Syafaat, Fachri; Fahriza, Nur Dianti; Nurhaliza, Titania; Valentina, Maisitoh; Bustomi, Erwin Ahmad; Hidayat, Sukma; Pramuja, M. Hafis; Mulyadi, Enos; Khairunnisah, Suci Aldira; Sujarwo, Sujarwo; Kamil, M. Ilham Nur Rohim Rizky; Hertati, Dulia; Romadhon, Jumhari; Nuraini, Siti; Minarni, Ida
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2371

Abstract

Kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan sosial yang memerlukan perhatian serius di Desa Gunung Kaya, Kabupaten Lahat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam upaya pencegahan melalui penyuluhan hukum, pembinaan karakter, serta penguatan kegiatan keagamaan dan karang taruna. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, observasi, dan wawancara terhadap 24 peserta yang terdiri dari orang tua, remaja, dan perwakilan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh positif, komunikasi efektif, dan pengawasan konstruktif. Remaja juga menunjukkan perubahan sikap, terutama dalam memahami risiko perilaku menyimpang seperti narkoba, judi online, dan konsumsi alkohol. Kegiatan ini turut memperkuat peran tokoh masyarakat dan aparat desa dalam membangun kontrol sosial serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perkembangan remaja. Secara keseluruhan, pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan keluarga serta masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja. Keberlanjutan program dan pendampingan rutin direkomendasikan untuk menjaga konsistensi perubahan perilaku serta memperkuat sinergi antar pihak terkait.
Penerapan Afirmasi Diri (Self Affirmation) untuk Meningkatkan Harga Diri (Self-Esteem) Anak Kelas 5 SD di RPTRA Pandawa, Jakarta Barat Syarif, Shavira Hasanah Putri A.; Primavitri, Karelina; Nichlah, Naila Hullatun; Uranus, Hanna Christina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2372

Abstract

Anak usia 11–12 tahun berada pada fase formal operasional, di mana kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang, sehingga self-esteem menjadi aspek penting dalam membentuk sikap dan kepercayaan diri. Self-esteem yang rendah dapat menimbulkan perasaan pesimis, tidak percaya diri, tidak berharga, serta ketidakmampuan memenuhi harapan. Kondisi ini menjadi perhatian, sehingga diperlukan program pendampingan yang mampu membantu anak membangun pandangan positif terhadap diri sendiri. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan solusi melalui penerapan self affirmation dengan teknik star affirmation, yaitu menuliskan kalimat positif pada kertas berbentuk bintang sebagai media penguatan diri. Program ini dilaksanakan selama lima pertemuan dengan melibatkan 10 siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Proses kegiatan mencakup sesi edukasi mengenai afirmasi, pendampingan praktik afirmasi, serta sesi refleksi untuk menggali pengalaman dan perubahan diri. Data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) digunakan sebagai bahan evaluasi proses kegiatan. Program ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam aktivitas afirmasi, tumbuhnya keberanian mengekspresikan diri, serta terciptanya suasana interaksi yang lebih positif. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan self-esteem, sehingga kegiatan ini berpotensi berkelanjutan sebagai program pendampingan rutin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa.
Pelatihan Pengenalan Flowgorithm sebagai Solusi Inovatif untuk Mendekomposisi Abstraksi Algoritma untuk Guru MGMP Informatika SMA Kota Padang Sonatha, Yance; Azmi, Meri; Rayendra, Rayendra; Rasyidah, Rasyidah; Suryani, Ade Irma
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2378

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut penguasaan keterampilan berpikir komputasional, di mana pemahaman algoritma menjadi fondasi kritis. Namun, pembelajaran algoritma di tingkat sekolah menengah sering terkendala oleh sifatnya yang abstrak. Observasi awal terhadap Guru MGMP Informatika Kota Padang menunjukkan 56% dari 25 responden belum pernah menggunakan alat bantu visual untuk pengajaran algoritma. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui introduksi dan pelatihan Flowgorithm, sebuah perangkat lunak untuk memvisualisasikan algoritma dalam bentuk flowchart interaktif. Metode pelaksanaan mencakup tahap perencanaan, pendahuluan (pre-test), pelatihan (12 Agustus 2025), pendampingan intensif, dan evaluasi (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang signifikan. Sebanyak 96% peserta mengalami peningkatan pemahaman konsep algoritma, 92% peserta menjadi terampil menggunakan Flowgorithm, dan 92% lainnya melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengajar. Analisis mengungkap bahwa pendekatan "learning by doing", relevansi materi dengan kurikulum, dan antarmuka Flowgorithm yang user-friendly menjadi faktor kunci keberhasilan. Disimpulkan bahwa Flowgorithm efektif sebagai media transisi dari konsep algoritma abstrak ke implementasi nyata, sehingga direkomendasikan untuk diadopsi secara lebih luas dan didukung dengan pelatihan lanjutan.
Edukasi Partisipatif Pencegahan Stunting dan Wasting untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita di Desa Rumpet, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh Rahayuningsih, Sri Intan; Mariana, Inda; Tiara, Anita; Septiana, Nenty; Hasrati Nizami, Nevi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2382

Abstract

Stunting dan wasting merupakan masalah berisiko tinggi terjadi pada balita di Desa Rumpet Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. kurangnya tingkat pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang stunting dan wasting serta terbatasnya monitoring terhadap pertumbuhan balita, dapat menjadi penyebab risiko ini meningkat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran melakukan monitoring pertumbuhan anak, serta mendorong perilaku kunjungan posyandu secara rutin. Metode yang digunakan mencakup pra kegiatan (observasi dan pre-test), kegiatan inti (edukasi partisipatif dengan audiovisual, diskusi dan simulasi kasus), serta pasca kegiatan (post-test dan wawancara reflektif). Sasaran kegiatan adalah 27 ibu balita. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kategori baik dari 37 % menjadi 59 %. Kegiatan memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku peningkatan minat kunjungan posyandu dan meningkatnya kesadaran untuk memantau pertumbuhan balita. Edukasi dan monitoring yang berkesinambungan sangat penting untuk upaya pencegahan stunting dan wasting.
Program Pendampingan Desain Pintu Rekayasa (Engineering Door) Bergaya Masjid Nabawi untuk Peningkatan Fungsi dan Estetika Masjid Al-Furqon Semarang, Jawa Tengah Andadari, Tri Susetyo; Mandaka, Mutiawati; Nuzuluddin, Taufiq Rizza
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2387

Abstract

Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan perancangan engineering door bergaya Masjid Nabawi bagi Masjid Al-Furqon di Semarang. Kondisi awal masjid menunjukkan penggunaan pintu konvensional yang jauh dari pemahaman teknis tentang sistem engineering door. Melalui pendekatan desain adaptif, tim pendampingan menerapkan prinsip rekayasa material, mekanisme hardware modern, serta estetika simbolik khas arsitektur Nabawi. Proses pendampingan dimulai dari tahap survey awal, perancangan konseptual, proses pengembangan detail, diskusi partisipatif dan finalisasi desain. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya menghasilkan output berupa gambar desain pintu masjid dan rencana anggaran biaya, namun juga meningkatkan pemahaman mitra terhadap sistem pintu rekayasa, meningkatkan estetika lingkungan ibadah, dan memberdayakan produsen lokal melalui kolaborasi desain adaptif.
Penerapan Geofiltrat Machinery untuk Peningkatan Kualitas Air Sungai Melalui Pemberdayaan Organisasi Kepemudaan Desa Koto Lubuk Jambi, Kuantan Singingi, Riau Aulia Ramadhani, Tita; Mairizki, Fitri; Alfath Marvin, Daffa; Habie Prasetyo, Farhan; Vio Kamil, Muhammad; Huzaifah Yuhendri, Anasthasya
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2388

Abstract

Masyarakat desa Koto Lubuk Jambi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau masih bergantung pada air sungai Kuantan sebagai sumber utama kebutuhan domestik, walaupun kualitas air sungai mengalami penurunan akibat aktivitas antropogenik di wilayah hulu. Sementara itu, organisasi kepemudaan desa sebagai mitra pengabdian belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menerapkan teknologi pengolahan air bersih secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam penerapan teknologi filtrasi air sederhana berbasis geomaterial. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahapan. Tahap bersiap meliputi survei dan analisis kebutuhan mitra serta perencanaan program. Tahap beraksi meliputi  sosialisasi dan penyuluhan serta pelatihan dan praktik pembuatan alat Geofiltrat Machinery. Tahap bermakna meliputi evaluasi keberhasilan dan efektifitas kegiatan melalui pre-test, post-test dan kuisioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 49,37 pada pre-test menjadi 88,75 pada post-test atau meningkat sebesar 79,7%, dengan indeks kepuasan sebesar 93,62%. Tahap berdaya berfokus pada keberlanjutan program melalui pendampingan mitra dan pembentukan kelompok masyarakat agar teknologi filtrasi dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam merancang serta menerapkan teknologi filtrasi berbasis geomaterial sebagai alternatif solusi penyediaan air bersih.
Pendampingan Edukasi Gizi dan Demonstrasi MPASI Berbahan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita di Kota Padang, Sumatera Barat Helmizar, Helmizar; Azrimaidaliza, Azrimaidaliza; Putri, Yosi Irene; Zain, Gilang Ramadhan; Febmahanelal, Angel; Sari, Sri Rahma; Ariyasra, Utami
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2389

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 21,6% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak pada masa dewasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu hamil serta orang tua balita melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan MPASI berbahan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, meliputi pendampingan edukasi gizi, pelatihan pembuatan MPASI lokal, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan terhadap 45 ibu hamil dan 52 balita di Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang jelas pada pemahaman peserta terhadap gizi seimbang, di mana mayoritas mulai menerapkan menu MPASI berbahan lokal yang lebih variatif dan bergizi. Perbaikan juga tampak pada praktik pemberian MPASI dan pola konsumsi rumah tangga. Pada balita, terjadi pergeseran status gizi ke arah lebih baik, ditandai meningkatnya proporsi gizi normal setelah intervensi. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya literasi gizi keluarga, penguatan pemanfaatan pangan lokal, serta kontribusi terhadap pencegahan stunting melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Ibu dan Kader dalam Stimulasi dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita melalui Pendekatan Edukatif-Partisipatif di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah Fajrin, Rafika; Martanti, Listyaning Eko; Wahyuni, Sri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2393

Abstract

Permasalahan mitra pada kegiatan ini adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan kader serta ibu balita dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses skrining. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan ibu balita dalam stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui tahapan pelatihan, demonstrasi alat ukur, praktik skrining pertumbuhan menggunakan Z-score dan perkembangan menggunakan KPSP, serta pemanfaatan aplikasi IPIN sebagai alat bantu digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 72,5 pada pretest menjadi 84 pada posttest, serta peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan pengukuran dan interpretasi hasil tumbuh kembang anak. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya kemandirian kader dan ibu balita dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan berbasis teknologi sederhana.
Sosialisasi Bonus Demografi dan Transformasi Digital sebagai Upaya Penguatan Literasi Konstitusional Siswa SMK Ma'arif Sukaslamet Asyrofuddin, Muhammad Isa; Al Munawar, Kholil; Dewanti, Tri Mustika; Hizbullah, Diva; Setiawan, Rizal Ahmaludin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2394

Abstract

Siswa SMK Ma'arif Sukaslamet menghadapi tiga permasalahan utama dalam menghadapi bonus demografi Indonesia menuju 2045: (1) rendahnya pemahaman tentang konsep bonus demografi; (2) literasi digital yang terbatas pada penggunaan konsumtif media sosial; serta (3) minimnya literasi konstitusional. Solusi yang ditawarkan adalah pelaksanaan sosialisasi interaktif berbasis metode partisipatif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juni 2025 dengan melibatkan 30 siswa kelas 10-11 melalui ceramah interaktif menggunakan PowerPoint, diskusi partisipatif, ice breaking, dan evaluasi observasi partisipatif. Hasil observasi menunjukkan peningkatan terukur: jumlah siswa aktif bertanya meningkat dari 1-2 siswa (3,3%-6,7%) menjadi 5 siswa (16,7%); kualitas pertanyaan berevolusi dari klarifikasi dasar menjadi pertanyaan kritis dan aplikatif; serta 3 dari 5 siswa mampu mengaitkan materi dengan konteks lokal seperti pengangguran lulusan SMK. Dampak nyata meliputi peningkatan kesadaran siswa terhadap peran mereka sebagai generasi produktif dan pemahaman bahwa transformasi digital mencakup tata kelola pemerintahan dan ekonomi kreatif. Pihak sekolah menyatakan apresiasi dan mengusulkan kegiatan lanjutan. Meskipun evaluasi berbasis observasi tanpa pre-test/post-test, kegiatan ini berhasil memberikan fondasi awal literasi konstitusional bagi kesiapan siswa menghadapi era digital.

Page 97 of 107 | Total Record : 1063