cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,063 Documents
Edukasi Kesehatan Rumah Tangga tentang Penggunaan Pembersih Lantai Berbahan Benzalkonium Klorida sebagai Antibakteri di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat Maharani, Sherin Anindhia; Susilawati, Anissa; Andini, Risty; Prabu, Ginanjar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2228

Abstract

Kebersihan lantai rumah tangga yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri patogen dan penyakit berbasis lingkungan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi masyarakat mengenai praktik kebersihan lantai yang benar dan penggunaan pembersih yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam menjaga kebersihan lantai melalui penggunaan pembersih berbahan benzalkonium klorida sebagai agen antibakteri. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Juni 2025 di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan 30 rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi penggunaan pembersih lantai, pembagian leaflet edukatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 55% menjadi 85%, disertai perubahan perilaku positif dalam praktik kebersihan rumah tangga. Peserta menjadi lebih memahami pentingnya dosis, waktu kontak pembersih, serta perhatian terhadap area lembap yang berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi kesehatan domestik. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukasi berbasis komunitas yang sederhana namun terstruktur dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan dan praktik kebersihan rumah tangga. Kegiatan serupa penting untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan di tingkat masyarakat.
Pelestarian Identitas Budaya Sidoarjo melalui Workshop Pembuatan Udeng Pacul Gowang Bersama Komunitas Kabut Malam Fikri, M. Andi; Almanfaluti, Istian Kriya; Rizki, Muhammad Alvan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2249

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melestarikan identitas budaya Sidoarjo melalui workshop pembuatan udeng Pacul Gowang bersama Komunitas Kabut Malam. Udeng Pacul Gowang sebagai penutup kepala tradisional memiliki makna filosofis yang kian terpinggirkan di tengah arus globalisasi. Kegiatan ini bertujuan memberikan transfer pengetahuan dan keterampilan sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan tahapan observasi awal, penyusunan modul, pelaksanaan workshop, evaluasi, serta dokumentasi. Instrumen evaluasi berupa lembar observasi, kuesioner, dan wawancara reflektif digunakan untuk mengukur pencapaian keterampilan dan kesadaran budaya peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterampilan, di mana 90% peserta mampu membuat udeng Pacul Gowang secara mandiri setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai filosofis udeng sebagai simbol identitas kultural masyarakat Sidoarjo. Workshop juga menghasilkan dokumentasi digital yang dapat dijadikan arsip budaya serta media promosi. Implikasi kegiatan ini meliputi penguatan identitas lokal, peluang ekonomi kreatif, dan dukungan kebijakan berbasis budaya. serta penerapan pendekatan partisipatif yang menjadikan komunitas sebagai aktor utama. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkaya strategi pelestarian budaya, tetapi juga memberikan kontribusi praktis dalam menghubungkan tradisi dengan kreativitas kontemporer.
Penguatan Kapasitas Bumdes Desa Salam melalui Transfer Pengetahuan Desain Grafis dan Produk untuk Inisiasi Desa Wisata Linarti, Utaminingsih; Jamilatun, Siti; Zahrotun, Lisna
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2259

Abstract

BUMDes Pratama, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang belum memiliki wawasan pengetahuan yang banyak mengenai pengelolaan usaha berbasis wisata, lingkungan maupun usaha berbasis sosial masyarakat yang diharapkan mampu mengoptimalkan perannya di Desa Salam sebagai unit pengelola usaha desa. Pendampingan pengelolaan usaha berbasis pada suatu potensi, terutama pengolahan sampah dan inisiasi desa wisata sangat diperlukan. Pengetahuan tentang desain grafis, desain produk dan media sosial diharapkan dapat mendukung terwujudnya desa wisata tersebut. Saat ini, BUMDes Pratama juga belum banyak memiliki pengetahuan dan praktek tentang desain grafis dan desain produk. Media sosial sebagai sarana promosi juga perlu diberikan untuk mendukung aktivitas rintisan desa wisata. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan transfer pengetahuan tentang desain grafis, desain produk serta media sosial guna mendukung terwujudnya usaha desa wisata. Metode yang diguakan dalam PkM ini adalah partisipatif. Langkah-langkah solusi yaitu: 1) Persiapan dan Koordinasi, 2) Persiapan bahan materi dan modul, 3) Pelaksanaan penyuluhan, 4)Pengukuran Level Pengetahuan, dan 5) Pendampingan dan Evaluasi. Terdapat tujuh kriteria pengukuran peningaktan level pengetahuan. Hasil PkM mampu meningkatkan level pengetahuan untuk kriteria pemahaman tentang desain grafis dan desain produk serta kegunaan keduanya dalam rintisan usaha. Rata-rata peningkatan level pengetahuan sebesar 80,95%.
Pemanfaatan Mesin Padder dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Produksi Batik di UMKM Batik Cahaya Baru, Kabupaten Semarang Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni; Oktaviana Trisna Dewi, Anita; Suwardi, Suwardi; Monika, Dina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2263

Abstract

UMKM Batik Cahaya Baru di Kabupaten Semarang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi kain batik, khususnya dalam proses pewarnaan kain batik. Pada UMKM ini proses pewarnaannya masih manual sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dan tenaga kerja yang intensif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi batik di UMKM Batik Cahaya Baru melalui pemanfaatan mesin padder untuk pewarnaan kain. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan edukasi pemanfatan mesin padder dan pelatihan pengoperasian mesin padder dengan baik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan mesin padder dapat meningkatkan efisiensi waktu produksi sebesar 75% serta efisiensi penggunaan larutan pewarna kain batik sebesar 33,33%. Kegiatan ini menunjukkan urgensi pemanfaatan mesin padder sebagai inovasi yang mampu mempercepat proses produksi, mengurangi pemborosan bahan pewarna dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM Batik Cahaya Baru.
Pendampingan Pokdarwis Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam Peningkatan Promosi dan Layanan Pemesanan Paket Wisata Berbasis Sistem Informasi Digital Sutisna, Herlan; Firdaus, Reyhan Andrea; Hikmah, Agung Baitul; Warnilah, Ai Ilah; Fatah, Haerul; Kurniasih, Nisa; Nabila, Mega Selsa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2267

Abstract

Pariwisata desa merupakan salah satu strategi pengembangan ekonomi lokal yang berbasis pada potensi alam, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Pariwisata desa di Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki potensi besar, bahkan telah meraih Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 kategori Digital & Kreatif , namun kendala efisiensi layanan dan penyampaian informasi timbul karena proses pemesanan paket wisata masih dilakukan secara manual melalui pesan singkat (WhatsApp). Kondisi ini menyebabkan proses yang tidak terstruktur, rawan miskomunikasi, layanan yang lambat, serta pencatatan data pengunjung dan transaksi yang terpisah di Microsoft Excel, sehingga Pokdarwis kesulitan mengukur data kunjungan secara akurat dan melakukan evaluasi berbasis data. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk mendampingi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan, promosi, dan implementasi sistem informasi pemesanan paket wisata berbasis web yang dirancang untuk mengintegrasikan manajemen tiga jenis paket wisata utama dan mengakomodasi pembayaran daring (online) yang komprehensif melalui E-Wallet, Virtual Account, dan QRIS. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyuluhan strategi Digital Marketing , pelatihan aplikasi teknis, dan evaluasi yang melibatkan Uji Coba Pengguna (User Acceptance Test/UAT) serta pengumpulan umpan balik melalui kuesioner.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini mempermudah dan memfasilitasi alur pemesanan secara digital dan terstruktur. Tingkat penguasaan fitur dasar sistem oleh anggota Pokdarwis mencapai 85% selama pelatihan end-to-end (pemesanan hingga konfirmasi pembayaran). Dampak yang dirasakan mitra adalah peningkatan efisiensi pelayanan wisatawan, dengan waktu konfirmasi pemesanan terpangkas drastis dari rata-rata 30-60 menit menjadi hanya 5-10 menit per transaksi, berkat adanya otomatisasi konfirmasi dan manajemen data transaksi, pengunjung, serta laporan yang kini terpusat pada satu dashboard. Implementasi sistem ini juga mendorong kemandirian Pokdarwis dalam promosi dan pengelolaan digital, serta Pokdarwis telah berkomitmen untuk menjadikan sistem ini sebagai Standar Operasional Utama (SOP) dalam melayani wisatawan.
Pelatihan Senam Ringan untuk Kebugaran Para Pengurus RT dan RW Sekedusunan Tamelang Timur dan Tamelang Barat Desa Margasari Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat Syafei, Muhammad Mury; Ulya, Neng; Hidayat, Abdul Salam; Ishak, Muchamad; Antika, Rindy; Asfa Dewi, Riana; Rayndu, Dyor
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2289

Abstract

Kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup, terutama bagi para pengurus RT dan RW yang setiap hari terlibat langsung dalam urusan masyarakat. Tugas mereka tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kemanusiaan yang menuntut tenaga, kesabaran, dan ketahanan fisik. Padatnya aktivitas sering membuat mereka kekurangan waktu untuk berolahraga, padahal aktivitas fisik yang teratur sangat dibutuhkan agar tubuh tetap bugar dan pikiran tetap jernih. Tanpa olahraga, kelelahan dapat menumpuk dan risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung meningkat. Salah satu solusi sederhana dan efektif adalah melakukan senam ringan. Gerakannya mudah, tidak memerlukan alat, dan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di lingkungan tempat tinggal sendiri. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Sekedusunan Tamelang Timur dan Tamelang Barat, Desa Margasari, sebanyak 28 pengurus RT dan RW ikut ambil bagian. Kegiatan ini mencakup sosialisasi kesehatan, demonstrasi gerakan, serta latihan bersama. Hasilnya, para peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya olahraga, kemampuan melakukan gerakan dengan benar, serta motivasi untuk menjadikan senam sebagai kebiasaan rutin yang menyehatkan dan mempererat kebersamaan warga.
Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Kelompok Usaha Wanita Melati melalui Pelatihan Pengolahan Nugget Ayam di Desa Tatelu Warukapas Minahasa Utara Komansilan, Sylvia; Koapaha, Teltje; Sakul, Sjaloom
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2292

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran Kelompok Usaha Wanita Melati di Desa Tatelu Warukapas, Kabupaten Minahasa Utara. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk olahan daging ayam serta rendahnya kemampuan promosi dan pemasaran produk. Melalui program ini, dilakukan pelatihan teknis pengolahan nugget ayam berbasis bahan lokal dengan memperhatikan aspek keamanan pangan, efisiensi produksi, dan peningkatan mutu produk. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan pengemasan, pelabelan, serta pelatihan strategi pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, praktik produksi, pendampingan..Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 62% sebelum pelatihan menjadi 91% setelah pelatihan, serta peningkatan keterampilan praktik pembuatan nugget ayam sebesar 85% berdasarkan penilaian observasi. Selain itu, sebanyak 80% peserta mulai mampu melakukan pengemasan dan pemasaran produk secara mandiri melalui platform digital lokal.Hasil Kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis mitra dalam produksi nugget sesuai standart mutu pangan serta meningkatnya kesadaran terhadap aspek manajemen dan pemasaran produk. Program ini berdampak pada peningkatan kemandirian ekonomi anggota kelompok serta memperkuat partisipasi masyarakat dlam pengembangan industri pangan rumahan yang berkelanjutan.
Penguatan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas melalui Pertanian Inklusif Berbasis Greenhouse dan Sistem Wick Hidroponik di Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Luthfiana, Della Nanda; Nanda, Lintia Putri; Nadia, Nadia; Audsyta, Natasha; Lutfia, Hana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2293

Abstract

Pemberdayaan masyarakat disabilitas menjadi aspek penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial yang inklusif, khususnya di Kelompok Bina Siwi, yang berlokasi di Desa Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Kelompok ini menghadapi tantangan besar terkait kemandirian ekonomi anggotanya, yang sebagian besar merupakan penyandang disabilitas. Salah satu program pemberdayaan yang dilakukan adalah revitalisasi pertanian inklusif berbasis Green House dan teknologi Wick Hidroponik, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan budidaya pertanian serta mengoptimalkan pengelolaan lahan terbatas. Program ini meliputi pelatihan budidaya tanaman organik, penerapan teknologi hidroponik, dan pelatihan pemasaran hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada produktivitas panen, yang meningkat 50% dari 5 kg per siklus menjadi 8 kg per siklus. Selain itu, anggota kelompok memperoleh keterampilan dalam pengemasan dan pemasaran produk dengan lebih profesional. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup anggota, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas melalui pemasaran yang lebih efektif. Model pemberdayaan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk kelompok disabilitas di Indonesia, memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial mereka.
Peningkatan Pengetahuan dan Penurunan Kadar Kolesterol melalui Penyuluhan Kesehatan bagi Pekerja Usia Produktif di PT. X Kota Batam: Peningkatan Pengetahuan dan Penurunan Kadar Kolesterol melalui Penyuluhan Kesehatan bagi Pekerja Usia Produktif di PT. Giken Precision Indonesia Kota Batam Maulina, Diina; Krismadies, Krismadies; Wijaya, Juhanda Kartika; Sarbiah, Andi; Rahmani, Ardhi Arsala
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2295

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman pekerja usia produktif mengenai risiko kolesterol tinggi serta mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat melalui pendekatan penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di PT. X Kota Batam dan diawali dengan asesmen kebutuhan mitra untuk mengidentifikasi kebiasaan makan, aktivitas fisik, serta tingkat literasi kesehatan pekerja. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, penyajian materi edukatif, refleksi perilaku, dan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap faktor risiko kolesterol, serta munculnya komitmen untuk menerapkan pola makan seimbang dan aktivitas fisik sederhana di lingkungan kerja. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat partisipasi pekerja dalam upaya menciptakan budaya kerja sehat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan komunitas kerja sehat dan dapat dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan di perusahaan.
Penguatan Kedaulatan Pangan melalui Edukasi dan Implementasi Pengendalian Hama Terpadu di Desa Sempu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur: Ceramah, Diskusi Interaktif, dan Pendampingan Digital Triwidodo, Hermanu; Sugiana, Fenny Aulia; Budiarto, Tri; Pendong, Lexi Majesty; Cintaning, Anis Bias; Monica, Eva; Rahmawati, Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2316

Abstract

Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri adalah salah satu desa yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani, membentuk sikap dan perilaku yang mendukung penerapan pengendalian hama terpadu serta memanfaatkan platform Digitani sebagai sarana informasi dan panduan teknis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab secara luring maupun daring. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18 Juni–9 Agustus 2025 melibatkan 45 peserta yang terdiri dari masyarakat dan kelompok tani Desa Sempu. Hasil diskusi menunjukkan masalah utama yang dihadapi, yaitu serangan penyakit dan hama pada komoditas unggulan, yakni nanas, cabai, dan tomat. Selain itu, penggunaan pestisida tanpa panduan teknis, ketiadaan rotasi bahan aktif, serta ketidakakuratan identifikasi organisme pengganggu tanaman. Melalui program penyuluhan pengabdian ini, petani memperoleh pengetahuan tentang identifikasi hama dan penyakit, penggunaan pestisida yang tepat, pemanfaatan agens hayati, dan teknologi digital untuk konsultasi pertanian. Output yang diperoleh, yaitu adanya peningkatan minimal 50% pengetahuan, kemandirian petani, dan produktivitas pertanian masyarakat di Desa Sempu yang mendukung ketahanan pangan lokal. Hal tersebut dapat dilihat dari terbentuknya kebiasaan baru untuk rotasi bahan aktif, melakukan konsultasi berbasis Digitani, dan berkurangnya aplikasi pestisida kombinasi yang berisiko.

Page 95 of 107 | Total Record : 1063