cover
Contact Name
Khaeruddin
Contact Email
erukhaeruddin@gmail.com
Phone
+6281356770857
Journal Mail Official
erukhaeruddin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Teuku Umar No.8 Kel. Biringere, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, Prov. Sulawesi Selatan
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tarjih Tropical Livestock Journal
ISSN : -     EISSN : 27983080     DOI : https://doi.org/10.47030/trolija.v1i2
Core Subject : Health, Agriculture,
Tarjih Tropical Livestock Journal menerima artikel dari hasil penelitian (original research article) maupun artikel telaah (review article) dari para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang Peternakan. Ruang Lingkup Jurnal terdiri dari: 1. Nutrisi ternak 2. Produksi ternak 3. Lingkungan ternak 4. Fisiologi ternak 5. Teknologi Hasil Ternak 6. Teknologi reproduksi ternak 7. Teknologi limbah ternak 8. Genetika dan pemuliaan ternak 9. Sosial ekonomi Peternakan
Articles 67 Documents
Uji Kualitas Fisik Es Krim dengan Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Yusmaniar, Yusmaniar; Faridah, Rajmi; Hermawansyah, Hermawansyah
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v3i2.691

Abstract

Perkembangan penerapan bunga telang (Clitoria ternatea L.)  pada pengolahan makanan belum banyak dimanfaatkan. Upaya yang mungkin dilakukan adalah penggunaan bunga telang sebagai pewarna biru alami dalam produksi es krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung bunga telang  terhadap nilai fisik (overrun dan resistensi pelelehan) es krim.  Penelitaian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (0%, 5%,10% dan 15% penambahan tepung bunga telang) dan 3 kali ulangan. Parameter yang diukur yaitu overrun dan resistensi pelelehanHasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bunga telang pada es krim berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap overrun dan resistensi pelelehan. Nilai overrun dan resitensi tertinggi pada perlakuan yaitu pada penambahan 15% tepung bunga telang. Kesimpulan penelitian ini yaitu peningkatan konsentrasi penambahan tepung bunga telang dalam pembuatan es krim menyebabkan overrum es krim bunga telang meningkat dan memperlambat daya lelehnya.
Kadar Kolesterol dan Nilai Nutrisi Bakso Daging Sapi Bali dengan Penambahan Tepung Rebung Nurfaida, Nurfaida; Khaeruddin, Khaeruddin
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v3i2.700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai level tepung rebung terhadap kadar kolesterol dan kandungan nutrisi bakso daging sapi Bali. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu level tepung rebung (0%, 10% dan 20%) dan faktor kedua yaitu lama penyimpanan bakso (0, 7 dan 14 hari). Parameter yang diamati yaitu kadar kolesterol, kalium, protein, lemak dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level tepung rebung berpengaruh nyata terhadap kadar kolesterol, kalium, protein, lemak dan serat kasar bakso. Sedangkan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kadar kalium, protein, lemak dan serat kasar bakso. Kadar kolesterol terendah (330.26 mg/100 g bakso) terdapat pada perlakuan 20% tepung rebung. Penambahan level tepung rebung meningkatkan kadar kalium, protein, serat kasar dan menurunkan kadar lemak pada bakso. Semakin lama penyimpanan menyebabkan peningkatan kadar kalium dan serat kasar serta  penurunan kadar protein.
Faktor yang Berpengaruh terhadap Usaha Ternak Kambing di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah Junaedi, Junaedi; Irwansyah, Irwansyah; Suparman, Suparman; Amin, Muhammad
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.759

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan usaha peternakan, karena mempunyai lahan yang masih luas dengan ketersediaan hijauan melimpah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk  identifikasi dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ternak Kambing di  Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Parameter yang diamati yaitu lama beternak/pengalaman beternak kambing, jumlah ternak kambing awal usaha, jumlah ternak mati per tahun, jumlah ternak kambing yang lahir per tahun, jumlah ternak kambing terjual per tahun. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu jumlah peternak dengan pengalaman beternak 5-15 tahun memiliki persentase tertinggi (69.5%),  peternal yang memiliki ternak awal hanya kurang dari 2 ekor 1,5% sedangkan yang memiliki ternak awal usaha lebih dari 4 ekor sebanyak 53%, jumlah ternak yang tidak mati selama setahun sebanyak 49,5% dan kematian ternak 1-5 sebanyak 45,5 %, peternak yang memiliki ternak lahir 6-15 ekor sebanyak 92,5%, sebanyak 83,5% tidak dilakukan pembelian ternak oleh peternak, persentase ternak terjual yang dimiliki oleh peternak berada pada kategori sedang (sebanyak 84,5%) dengan jumlah 6-15 ekor per tahun.
Penambahan Tepung Daun Talas (Colocasia esculenta. L) dalam Ransum Terhadap Konversi Pakan dan Efisiensi Pakan Itik Mojosari Akbar, Akbar; Semaun, Rahmawati; Irmayani, Irmayani
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun talas (Colocasia esculenta L.) dalam ransum terhadap bobot karkas dan persentase karkas itik Mojosari. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0: (kontrol) tanpa perlakuan, P1 : pakan ternak itik + 1 % tepung daun talas, P2 : pakan ternak itik + 3 % tepung daun talas, P3 : pakan ternak itik + 5 % tepung daun talas. Berdasarkan hasil yang didapat maka diketahui bahwa penambahan tepung daun talas pada pakan menunjukkan berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap bobot karkas dan persentase karkas itik Mojosari. Adapun perlakuan terbaik pada perlakuan P3 dengan penambahan tepung daun talas 5 %.
Nilai Organoleptik Bakso Daging Sapi dengan Penambahan Berbagai Level Tepung Rebung dan Waktu Penyimpanan yang Berbeda Nurfaida, Nurfaida; Nursani, Nursani; Herni, Herni; Lestari, Rika Hari
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.769

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung rebung terhadap nilai organoleptik bakso daging sapi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan. Daging sapi Bali Longissimus dorsi digunakan dalam pembuatan bakso, dengan mencampurkan tepung tapioka dan bumbu-bumbu. Faktor Pertama yaitu tepung rebung (level tepung rebung 0 %, 10% dan 20%) dan faktor kedua yaitu lama penyimpanan bakso (0, 7 dan 14 hari). Parameter yang diamati yaitu nilai organoleptik berupa kekenyalan, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menyatakan bahwa penambahan tepung rebung tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap nilai organoleptik kekenyalan, rasa dan tekstur bakso, sedangkan lama penyimpanan bakso tidak berpengaruh (P>0,05)  terhadap kekenyalan dan rasa, namun berpengaruh (P<0.05) terhadap tekstur. Penyimpanan 7 hari menyebabkan peningkatan skor tekstur bakso menjadi  agak halus. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan tepung rebung tidak berpengaruh terhadap nilai organoleptik bakso.
Respon Fisiologis Berbagai Bangsa Sapi Potong di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Hermawansyah, Hermawansyah; Syamsidar, Syamsidar; Fattah, Abdul Hakim; Khaeruddin, Khaeruddin; Nurfiana, Rika; Budianto, Rachmat
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bangsa sapi potong terhadap respon fisiologis di 3 desa Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Sapi yang digunakan sebagai sampel penelitian yaitu 10 ekor sapi peranakan Limousin, 10 ekor sapi peranakan Simmental dan 10 ekor sapi Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan (bangsa sapi) dan 10 kali ulangan (individu sapi). Parameter yang diamati yaitu suhu rektal, frekuensi pernafasan, denyut nadi dan heat tolerance coefficient (HTC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pernafasan paling rendah pada sapi Bali (17.1-19.6 kali/menit) dan paling tinggi pada sapi peranakan Limousin (34.7-37.6 kali/menit), frekuensi denyut nadi lebih rendah pada sapi Bali (61.4-62.4 kali/menit) jika dibandingkan peranakan Limousin dan Simental (67.2-68.7 kali/menit) sedangkan suhu rektal hampir tidak ada perbedaan pada ketiga jenis sapi kecuali di Desa Lemo dengan kisaran 37.7-37.93 °C. Nilai HTC pada sapi peranakan Simmental lebih tinggi (2.49-2.63) dibandingkan sapi Bali (1.71-1.83). Kesimpulan penelitian ini adalah jenis sapi potong berpengaruh terhadap frekuensi pernafasan, denyut nadi dan HTC namun relatif tidak berpengaruh terhadap suhu rektal kecuali di Desa Lemo.
Pertumbuhan dan Morfologi Tubuh Hasil Persilangan Ayam Kampung dengan Ayam Petelur Menggunakan Teknologi Inseminasi Buatan Junaedi, Junaedi; Amin, Muhammad
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i1.784

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan persilangan ayam petelur dengan ayam Kampung yang memiliki laju pertumbuhan yang optimal dengan mengidentifikasi ciri-ciri morfologi unggul ayam persilangan. Metode penelitian ini meliputi pengambilan semen pejantan ayam petelur, pengenceran semen, pelaksanaan inseminasi buatan (IB). Prosedur pemeliharaan ayam hasil IB yaitu melakukan pemeliharan ayam dari DOC umur 0-9 minggu. Parameter penelitian meliputi bobot badan dan ukuran dimensi tubuh berdasarkan umur. Hasil penelitian menunjukkan bobot DOC ayam hasil persilangan yaitu 32.5 g. Pada umur 5 minggu hasil persilangan ayam petelur dengan ayam Kampung mencapai bobot 263.78 g. Rataan tinggi pundak, panjang badan, lebar dada, lingkar dada dan bobot badan ayam hasil persilangan ayam petelur dan ayam kampung mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan umur ayam.
Uji Kualitas Pupuk Organik Cair (POC) berbahan Dasar Jeroan Ayam Menggunakan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Limbah Buah sebagai Dekomposer Afa, Musadia; Irwansyah, Irwansyah; Junaedi, Junaedi
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perubahan warna, aroma, pH, dan suhu selama proses fermentasi dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar jeroan ayam dengan bantuan mikroorganisme lokal (MOL) sebagai dekomposer. Bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu jeroan ayam segar (usus ayam) sebagai bahan dasar POC, larutan MOL yang dibuat dari fermentasi bahan organik menggunakan limbah buah nanas (kulit nanas) dan limbah pisang (kulit pisang yang masak). Parameter yang diamati yaitu Perubahan warna, aroma, pH, dan suhu dari hasil akhir pembuatan POC. Hasil penelitian ini yaitu pH awal larutan fermentasi POC berada pada angka 6,5. pH mengalami penurunan secara bertahap selama fermentasi, mencapai pH 5,0 pada hari ke-21. Perubahan warna selama proses fermentasi POC dari merah kecoklatan (hari ke-0) menjadi hitam pekat pada hari ke-15 hingga akhir fermentasi. Aroma awal menunjukkan bau amis yang kuat hingga hari ke-21, bau asam mulai menurun. Suhu larutan cenderung meningkat di awal fermentasi hingga mencapai puncaknya pada 33,45 °C pada hari ke-9. Pada hari ke-21, suhu menurun dan stabil 28,25 °C. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa POC berbahan dasar jeroan ayam yang difermentasi menggunakan MOL dari limbah buah mencapai kondisi optimal setelah 21 hari fermentasi, dengan perubahan warna, aroma, pH, dan suhu yang menunjukkan proses dekomposisi yang baik dan fermentasi yang stabil.
Peningkatan Agribisnis Peternakan Kambing di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara Melalui Sistem Pemasaran Berbasis Media Sosial WhatsApp dan Facebook Suparman, Suparman; Irwansyah, Irwansyah; Amin, Muhtar; Junaedi, Junaedi; Kasmin, Muhammad Obi; Nursalam, Nursalam; Mushafaat, La Ode
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial, khususnya WhatsApp dan Facebook, dalam meningkatkan agribisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan 50 peternak kambing sebagai sampel yang telah memanfaatkan atau berencana memanfaatkan media sosial dalam pemasaran. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp dan Facebook berperan penting dalam pemasaran produk peternakan. WhatsApp digunakan oleh 45% peternak sebagai sarana utama pemasaran karena kemudahan akses dan sifat komunikatif yang cepat, sementara Facebook digunakan oleh 34% peternak dan memiliki keunggulan dalam memperluas jangkauan pasar melalui fitur grup dan promosi visual. Kombinasi penggunaan kedua platform memberikan hasil terbaik, dengan peningkatan jangkauan pasar sebesar 42%, penjualan sebesar 35%, dan pendapatan sebesar 43%. Di sisi lain, peternak yang tidak menggunakan media sosial mencatat capaian paling rendah, dengan jangkauan pasar hanya 1%. Selain itu, tantangan yang dihadapi peternak dalam memanfaatkan media sosial, terutama Facebook, meliputi keterbatasan pemahaman teknis dan akses digital. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan media sosial, terutama kombinasi WhatsApp dan Facebook, memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemasaran, pengembangan agribisnis, dan pendapatan peternak kambing.
Pengaruh Ukuran Ovarium Sapi Bali terhadap Kualitas Oosit Mutmainnah, Mutmainnah; Jamili, Muhammad Arsan; Ananda, Suci; Mappanganro, Rasyidah; Lestari, Ayu
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.838

Abstract

Ovarium sebagai organ reproduksi utama pada sapi betina, berfungsi menghasilkan oosit yang penting dalam proses reproduksi. Kualitas oosit yang dihasilkan oleh ovarium sangat dipengaruhi oleh kondisi fisiologis dan ukuran ovarium itu sendiri. Pemahaman mengenai hubungan antara ukuran ovarium dan kualitas oosit sangat penting untuk meningkatkan efisiensi reproduksi pada sapi Bali. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran ovarium sapi Bali terhadap kualitas oosit. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor kemudian mengelompokkan masing-masing faktor menjadi 3 kelompok dengan 9 ulangan. Faktor yang dilihat yaitu ukuran ovarium dan berat ovarium yaitu ovarium dengan volume ≤30 mm3, ovarium dengan volume 31-49 mm3 dan ovarium dengan volume ≥50 mm3. Analisis data menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ukuran ovarium sapi Bali berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas oosit, ukuran ovarium sapi Bali yang optimal menghasilkan oosit ovarium dengan volume 31- 49 mm3 yaitu sebanyak 27 oosit atau 61,3% dari total ovarium yang dikoleksi.