cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG KANTOR TUJUH LANTAI DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN DI PONTIANAK Muhadzdzib, Rahmat Ihsan; Lestyowati, Yoke; Aryanto, Aryanto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.100787

Abstract

Kalimantan merupakan pulau yang relatif aman dari bencana alam gempa bumi, untuk mengetahui apakah rancangan suatu Gedung bertingkat dengan material beton bertulang yang ada pada Provinsi Kalimantan Barat khusunya Kota Pontianak dapat dirancang dengan ketahanan terhadap gempa dengan KDS C dengan kondisi tanah gambut di Pontianak dengan metode sistem rangka pemikul momen khusus. Penulisan studi ini menggunakan metode studi Pustaka dan bantuan program analisis struktur dengan acuan SNI terbaru. Berdasarkan perhitungan untuk desain elemen struktur yang mana digunakan spesifikasi mutu beton 30 MPa dan mutu baja 420 MPa masing-masing adalah sebagai berikut. Pelat lantai yang digunakan memiliki tebal 10 cm. Balok dirancang sebanyak 3 jenis yaitu B1 dengan dimensi 40/60, B2 dengan dimensi 30/50, dan B3 dengan dimensi 20/40. Kolom yang digunakan sebesar 60/60. Fondasi yang digunakan merupakan fondasi dalam dengan square pile sebagai tiang pancang dengan jumlah bervariasi dari 2,4 hingga 6 dan kedalaman yang direncanakan hingga menyentuh tanah keras yaitu sedalam 30 m.
KARAKTERISTIK SIFAT FISIS TANAH PADA STABILISASI KAPUR DENGAN BAHAN TAMBAH ABU SERABUT KELAPA Nabilla, Aisyah; Rustamaji, R.M; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104900

Abstract

Stabilisasi merupakan suatu tindakan dimana sifat-sifat teknis tanah akan diperbaiki. Tujuan dari stabilitas tanah itu sendiri ialah guna meningkatkan kualitas tanah sampai dapat memenuhi persyaratan teknis tertentu. Oleh karena perlu dilakukan peninjauan kembali beberapa sifat fisik serta mekanis tanah, yang dalam penelitian ini berupa tanah lempung lunak, agar dapat mengetahui perilaku dari jenis tanah tersebut dan kapasitas beban yang dapat diterima. Tanah yang digunakan untuk pengujian pada penelitian ini berasal dari quarry Desa Paniraman, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Bahan stabilisasi yang digunakan yaitu kapur 5% ditambah abu serabut kelapa dengan menggunakan variasi 5%, 10%, dan 20% dari berat sampel. Pengujian yang akan dilakukan yaitu meninjau sifat fisis seperti uji kadar air, uji berat volume, uji berat jenis, uji Atterberg limits, uji analisa saringan, uji hydrometer dengan curing time 0 ,7, dan 14 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji kadar air, berat jenis, berat volume, batas-batas atterberg, analisa saringan dan hidrometer cenderung mengalami penurunan. Adapun hasil tanah campuran yang dibuat jika diklasifikasikan berdasarkan sistem AASHTO, termasuk ke dalam kelompok A-4. Sedangkan jika ditinjau dengan klasifikasi USCS, tanah campuran tersebut termasuk kelompok ML.
PERHITUNGAN HARGA SATUAN PEKERJAAN PENGECORAN BETON K-175 DENGAN MENGGUNAKAN METODE AKTUAL Abdillah, Agung; Lusiana, Lusiana; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.103951

Abstract

Diketahui bahwa setiap pekerjaan proyek memerlukan perhitungan analisis harga, baik untuk upah, bahan dan alat. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga satuan pekerjaan pengecoran beton ready mix pada pembangunan GOR Bulutangkis di jalan Petani dengan menggunakan Metode Aktual dan membandingkannya dengan metode AHSP. Metode aktual mengacu pada harga aktual yang terjadi di lapangan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data harga satuan dasar dari proyek studi kasus. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai koefisien tenaga kerja dan upah pada metode aktual. Berdasarkan hasil analisa, diketahui bahwa nilai koefisien tenaga kerja pekerjaan pengecoran beton dengan metode aktual per-m³ diperoleh pekerja 0,182 OH; tukang batu 0,052 OH; mandor 0,026 OH; dan bahan 1,005 m³. Kemudian dianalisia harga satuan pekerjaan pengecoran beton dengan menggunakan koefisien tenaga kerja metode aktual dengan harga aktual dan dengan harga satuan dasar upah dan bahan Perwa Kota Pontianak Tahun 2023. Hasil perhitungan analisis harga satuan pekerjaan diperoleh harga satuan pekerjaan pengecoran beton per-m3 dengan metode aktual dengan menggunakan harga aktual adalah sebesar Rp 1.095.042,55, sedangkan harga satuan pekerjaan pengecoran beton per-m3 dengan metode aktual menggunakan harga dasar upah dan bahan peraturan walikota Kota Pontianak tahun 2023 adalah sebesar Rp 1,222,468.62. Kata Kunci: Harga Satuan Dasar, Koefisien, Metode AHSP, Metode Aktual
ANALISIS BRONJONG AKIBAT GEMPA DENGAN METODE MONONOBE - OKABE Pungkas, Kwenz Narashida; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104892

Abstract

Ruas Jalan Simpang Tanjung-Aruk di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat merupakan jalan nasional yang memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah. Pada segmen ini terjadi kelongsoran lereng yang telah mencapai badan jalan sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Oleh sebab itu diperlukan perkuatan, adapun perkuatan dalam kasus longsor lereng adalah salah satunya perkuatan dinding penahan tanah. Dinding Penahan Tanah merupakan struktur yang berfungsi menahan beban dan massa tanah pada permukaan yang berbeda elevasi dengan tujuan mendapatkan kestabilan secara global. Bronjong merupakan salah satu jenis dinding penahan tanah yang mengandalkan bobot sendirinya sebagai stabilitas. Adapun gaya-gaya yang bekerja pada kondisi statis merupakan tekanan tanah aktif dan pasif. Beban gempa merupakan beban dinamis dimana beban bergerak/bergetar dengan nilai yang meningkat atau tidak tetap. Merancang dinding penahan tanah tipe bronjong perlu di kontrol stabilitas eksternalnya. Adapun stabilitas eksternal dinding penahan tanah tipe bronjong yaitu kontrol terhadap guling, geser, daya dukung dan stabilitas global. Kontrol stabilitas global dapat dianalisa menggunakan program plaxis 2023.2
SIFAT MEKANIS TANAH LANAU BERLEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN KAPUR DAN ABU SERABUT KELAPA Alpiona, Nadia; Rustamaji, R. M; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan campuran abu sisa pembakaran serabut kelapa pada stabilisasi tanah menggunakan kapur pada tanah lanau berlempung terhadap sifat mekanisnya. Variasi campuran yang digunakan meliputi tanah asli, tanah dengan penambahan 5% kapur dengan penambahan abu serabut kelapa sebesar masing-masing 5%, 10%, dan 20%. Pengujian sifat mekanis tanah meliputi uji pemadatan tanah, uji CBR soaked dan unsoaked, uji UCS, uji geser langsung, dengan variasi masa pemeraman 0,7,14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran optimum diperoleh pada variasi tanah + 5% kapur + 5% abu serabut kelapa, dengan nilai MDD sebesar 1,748 gr/cm³ dan OMC sebesar 17%. Nilai CBR soaked dan unsoaked masing-masing mencapai 88,013% dan 102,702%, nilai UCS tertinggi sebesar 11,401 kg/cm², serta nilai kohesi sebesar 0,508 kg/cm² dan sudut geser dalam sebesar 68,246° pada masa pemeraman 14 hari. Peningkatan masa pemeraman memberikan pengaruh positif terhadap seluruh parameter mekanis tanah, sedangkan penambahan abu serabut kelapa sebesar 10% dan 20% menyebabkan penurunan sifat mekanis akibat kelebihan abu yang tidak bereaksi secara efektif dan meningkatkan porositas tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kapur dan abu serabut kelapa pada kadar optimum berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan stabilisasi tanah lanau berlempung.
EVALUASI DAYA DUKUNG AKSIAL DAN LATERAL PADA FONDASI SPUN PILE Sari, Indah Wulan; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104816

Abstract

Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar merupakan suatu langkah strategis dalam pengembangan infrastruktur transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fondasi spun pile dalam menahan beban aksial dan lateral, dengan studi kasus pada proyek jembatan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa fondasi yang digunakan memenuhi persyaratan daya dukung dan deformasi berdasarkan standar SNI 8460:2017. Pada penelitian ini digunakan data sekunder seperti hasil uji Standard Penetration Test (SPT), uji laboratorium, Pile Driving Analyzer (PDA), Laterally Load Test (LLT), dan gambar kerja. Analisis dilakukan dengan metode statis, dinamis, dan aplikasi berupa APILE dan LPILE. Daya dukung aksial paling kecil pada tiang P2-B3 menggunakan Metode Mayerhof (1976) dengan diameter 1 m dan panjang 31,5 m sebesar 178,130 ton. Daya dukung lateral terkecil pada tiang P2-B5 menggunakan Metode Evans & Duncan (1982) dengan diameter 1 m dan panjang 21 m sebesar 4,141 ton (freehead) dan 9,466 ton (fixedhead). Penurunan total pada P2 sebesar 0,039 meter dan defleksi yang terjadi sebesar 7,381 mm (freehead) dan 2,910 mm (fixedhead). Fondasi spun pile pada proyek ini memenuhi persyaratan berdasarkan SNI 8460:2017. Hasil analisis dengan menggunakan program APILE dan LPILE menunjukkan konsistensi dengan metode empiris dan uji lapangan.
PEMETAAN ZONASI DATA GEOTEKNIK BERDASARKAN HASIL UJI CPT ATAU SONDIR DI KOTA PONTIANAK DAN KABUPATEN KUBU RAYA Firdaus, Firdaus; Bachtiar, Vivi; Rustamaji, R. M.
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun zonasi data geoteknik berdasarkan hasil pengujian Cone Penetration Test (CPT) serta menganalisis variasi konsistensi dan deskripsi tanah terhadap kedalaman di daerah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Data berupa hasil uji CPT dari 170 titik sondir yang tersebar di enam kecamatan dengan kedalaman analisis hingga 24 meter. Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan SketchUp Pro, sedangkan pemetaan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis dengan ArcGIS 10.8 melalui metode interpolasi Spline with Barrier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedalaman 4–8 meter, lapisan tanah umumnya didominasi konsistensi “very soft” hingga “soft” dengan deskripsi tanah berupa “Sensitive Fine Grained to Organic Material to Clay”, “Silty Clay to Clay”, dan “Clayey Silt to Silty Clay”. Pada kedalaman 12 meter, konsistensi tanah masih didominasi “soft” dengan peralihan lokal menuju “medium stiff”, sementara deskripsi tanah tetap didominasi material berbutir halus. Selanjutnya, pada kedalaman 18–20 meter, konsistensi tanah meningkat menjadi “medium stiff” hingga “very stiff” dengan deskripsi tanah berupa “Sensitive Fine Grained to Organic Material to Clay”, “Silty Clay to Clay”, dan “Clayey Silt to Silty Clay” serta sisipan lokal “Sandy Silt to Clayey Silt”. Pada kedalaman 24 meter, lapisan tanah umumnya memiliki konsistensi “stiff” hingga “very stiff” dengan deskripsi tanah berupa lanau berlempung hingga lempung berlanau. Kata kunci: Cone Penetration Test (CPT), Deskripsi Tanah, Konsistensi Tanah, Sistem Informasi Geografis, Zonasi Geoteknik.
EVALUASI DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN METODE EQUIVALENT ACCIDENT NUMBER DAN UPPER CONTROL LIMIT (PADA : RUAS JALAN PROVINSI NANGA PINOH - ELLA HILIR, KABUPATEN MELAWI, KALIMANTAN BARAT) Oktaviani, Mutia; Kadarini, Siti Nurlaily; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.105129

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan persoalan dalam bidang transportasi yang menimbulkan kerugian baik secara material dan nonmaterial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi lokasi rawan kecelakaan (black site) pada ruas Jalan Provinsi Nanga Pinoh–Ella Hilir, Kabupaten Melawi, dengan memanfaatkan metode Equivalent Accident Number (EAN) dan Upper Control Limit (UCL). Data kecelakaan tahun 2020–2024 sebanyak 54 kasus kejadian diperoleh dari Polres Kabupaten Melawi, sedangkan informasi mengenai kondisi jalan dikumpulkan melalui survei lapangan terhadap kondisi geometrik jalan, marka, rambu, dan lingkungan tepi jalan sepanjang 10 km yang kemudian dibagi menjadi 10 segmen. Hasil analisis menunjukkan bahwa segmen 10 memiliki nilai EAN sebesar 152, melebihi nilai UCL sebesar 87,040 sehingga diklasifikasikan sebagai daerah rawan kecelakaan. Karakteristik kecelakaan didominasi oleh korban luka ringan (50 orang), dengan waktu kejadian tertinggi pada pukul 12.00–17.59 (20 kejadian), serta jenis tabrakan terbanyak yaitu tabrakan depan–depan (14 kejadian). Rekomendasi penanganan meliputi pemasangan rambu lalu lintas, pengecatan ulang marka jalan, serta peningkatan perbaikan dan perawatan perlengkapan jalan untuk meningkatkan keamanan lalu lintas.
PENGARUH PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP DEBIT BANJIR PADA SUB DAS SIBAU KAPUAS HULU Amandha, Aryo Eka; Herawati, Henny; Yulianto, Eko
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104436

Abstract

Perubahan tutupan lahan merupakan faktor penting yang memengaruhi besarnya debit banjir pada suatu DAS. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tutupan lahan tahun 2002, 2012, dan 2022 di Sub DAS Sibau, Kapuas Hulu, serta menilai pengaruhnya terhadap koefisien pengaliran (C) dan debit banjir rencana. Data yang digunakan meliputi peta tutupan lahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta data curah hujan harian maksimum periode 2010–2023 dari Pos Hujan Putussibau. Nilai C dihitung menggunakan metode U.S. Forest Service, sedangkan estimasi debit puncak banjir pada kala ulang 2–100 tahun menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik Snyder-Alexeyev. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai C mengalami perubahan, yaitu 0,189 pada tahun 2002, turun menjadi 0,174 pada 2012, dan naik kembali menjadi 0,176 pada 2022. Perubahan ini berkaitan dengan alih fungsi hutan lahan kering primer menjadi pertanian campur semak dan lahan terbangun. Debit puncak banjir cenderung meningkat seiring kenaikan nilai C. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan tata guna lahan memengaruhi respon hidrologi Sub DAS Sibau dan penting untuk dasar mitigasi banjir serta perencanaan ruang di Kapuas Hulu.
PEMETAAN ZONASI GEOTEKNIK KONSISTENSI DAN DESKRIPSI TANAH BERDASARKAN HASIL PENGUJIAN SPT (STANDARD PENETRATION TEST) DI KOTA PONTIANAK DAN KABUPATEN KUBU RAYA Kasuwa, Jimmy Giant Patria; Bachtiar, Vivi; Rustamaji, R. M.
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104896

Abstract

Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya didominasi oleh konsistensi lunak hingga sangat lunak yang berpotensi menimbulkan permasalahan geoteknik dalam perencanaan fondasi sehingga diperlukan pemetaan zonasi kondisi tanah yang representatif sebagai data awal perencanaan konstruksi. Dalam penelitian ini pemetaan dilakukan dengan menggunakan hasil dari pengujian Standard Penetration Test (SPT) dengan menganalisis sebaran konsistensi dan deskripsi tanah terhadap kedalaman tertentu. Data-data yang didapat kemudian diolah menggunakan metode interpolasi Spline with Barrier. Selain melakukan analisis terhadap sebaran konsistensi dan deskripsi tanah, dalam penelitian ini juga dilakukan pemodelan potongan melintang dan potongan memanjang dari titik-titik yang telah ditentukan untuk mengetahui pola sebaran konsistensi dan deskripsi tanah secara lebih detail untuk kedalaman 0 – 35 m. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil akhir bahwa pada kedalaman 0 - 20 m, kategori konsistensi didominasi oleh konsistensi Sangat Lunak hingga Lunak, dengan jenis tanah utama berupa Organic Material - Silty Clay. Pada kedalaman 20 - 35 m konsistensi tanah mulai meningkat menjadi sangat kaku hingga keras dengan jenis tanah berupa pasir halus hingga sedang di beberapa lokasi.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue