cover
Contact Name
Parmono
Contact Email
prodi_tekbang_fptk@upi.edu
Phone
+6285899422646
Journal Mail Official
prodi_tekbang_fptk@upi.edu
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Pendidikan Indonesia JL. Setiabudhi No. 229 Bandung, 40154 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : 28079450     EISSN : 28084284     DOI : https://doi.org/10.17509/jptb
The Journal of Building Engineering Education (JPTB) is a six monthly journal that contains manuscripts in the fields of education, building construction and entrepreneurship. The scope of JPTB is in the form of research results and analytical critical studies in the fields of Vocational Education, Building Construction and Entrepreneurship. Articles published in this journal are addressed to the editors office. Complete information for article loading and article writing instructions are available in each issue. Articles that will enter through the selection process for bestari partners or editors. This journal is published regularly twice a year, in April and November.
Articles 55 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android pada Materi Dynamic Block Dalam Autocad Elemen Desain Pemodelan Bangunan XI DPIB di SMK Aini, Zahrotun Nurul; Wahyuni, Indah
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v3i2.63739

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media belajar berbasis android pada material dynamic block di AutoCAD serta untuk mengeksplorasi validitas media belajar yang telah dikembangkan yang ditinjau dari validasi ahli material, ahli media, evaluasi pengguna, tes kompatibilitas, dan tes efisiensi kinerja. Penelitian ini menggunakan dan pengembangan (RD) jenis yang menggunakan prosedur pengembangan Waterfall. Data tersebut adalah validasi materi, validasi media dan evaluasi pengguna menggunakan skala Likert 4. Sementara tes kompatibilitas dan efisiensi kinerja menggunakan skala Guttman. Hasilnya sebagai berikut: (1) Tingkat analisis adalah bahwa ada berbagai masalah dalam belajar elemen desain model bangunan sehingga media pembelajaran yang dibutuhkan sesuai den gan kemajuan teknologi dapat membantu proses belajar. Software yang digunakan adalah Google Site dan Appsgeyser. Spesifikasi perangkat minimum adalah android 5.1 dengan setidaknya 768 MB RAM. (2) Tahap desain menghasilkan desain aplikasi menggunakan Unified Modeling Language (UML) termasuk diagram kasus penggunaan, diagram aktivitas, dan diagram urutan serta desain Grafis User Interface (GUI). Sementara desain video adalah flowchart dan storyboard. (3) Fase kode program menghasilkan aplikasi android berdasarkan desain UML dan GUI. Tahap pengujian validasi bahan memperoleh persentase 82,29% dengan kategori yang memenuhi syarat, validasi media mencapai persentasi 93,75% dengan kategori yang memenuhi kriteria, peringkat pengguna mendapatkan persentasan 87,78% dengan kategori yang memenuhi kriteria, tes kompatibilitas koeksistensi, dan penguasaan pada berbagai perangkat mencapai persentasan 100% dengan kategori dan penguji efisiensi kinerja mencapai waktu tanggapan rata-rata 5,2 detik pada kategori yang puas.
Penerapan Pembelajaran Model Cooperative Learning pada Elemen Estimasi Biaya Konstruksi dan Perumahan Rifqi, Muhammad; Herman, Nanang Dalil; Purwanto, Dedi
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.73933

Abstract

Memilih model dan media pembelajaran yang tepat merupakan aspek krusial bagi guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Model Cooperative Learning serta media video merupakan fokus pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bagaimana penerapan pembelajaran model Cooperative Learning (CL) dengan bantuan media video; (2) mengevaluasi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran model CL dengan dukungan media video. Penelitian ini dilakukan pada mata pelajaran elemen estimasi biaya konstruksi dan perumahan materi penjadwalan proyek konstruksi dan penyusunan kurva-S. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 32 siswa kelas XI TKP 1 SMKN Cibinong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan perangkat pembelajaran (modul ajar), lembar observasi, tes hasil belajar, serta dokumentasi. Teknik analisis data mencakup analisis keterlaksanaan pembelajaran serta analisis hasil belajar, yang terdiri dari analisis deskriptif hasil belajar, uji N-Gain, dan uji Wilcoxon. Temuan penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut: (1) Berdasarkan rata-rata nilai lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, penerapan model pembelajaran CL dengan dukungan media video pada elemen estimasi biaya konstruksi dan perumahan di SMKN Cibinong dilaksanakan dengan sangat baik; (2) Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa penerapan model CL yang dibantu media video mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TKP 1 SMKN Cibinong pada elemen estimasi biaya konstruksi dan perumahan dengan kategori peningkatan yang tinggi.
Pengaruh Kerjasama Tim terhadap Kinerja Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Projek Kreatif Kewirausahaan di SMK Amwaly, Silvi Tazkiyya; Sudjani, Sudjani; Rahayu, Sri
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.75744

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan untuk mempersiapkan siswa untuk memiliki keterampilan teknis. Namun, tingginya angka pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan industri dan kualifikasi lulusan yang disebabkan karena kinerja belajar siswa yang belum optimal. Sekolah Menengah Kejuruan perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara keterampilan teknis dan keterampilan interpersonal, seperti kerjasama tim. Penelitian ini mengkaji pengaruh kerjasama tim terhadap kinerja belajar siswa di SMK PU Negeri Bandung, khususnya pada keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur kerjasama tim, mengukur kinerja belajar siswa, dan mengetahui seberapa besar pengaruh kerjasama tim terhadap kinerja belajar siswa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif asosiatif dengan mengedarkan kuesioner kepada 103 siswa yang diambil sebagai sampel menggunakan metode sampling jenuh, yang melibatkan seluruh populasi yang ada. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui kuesioner. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode statistik deskriptif dan regresi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tingkat kerjasama tim di antara siswa berada dalam kategori "Sedang" dengan skor 45,63%, sementara kinerja belajar berada pada kategori ”Sedang” dengan skor 41%, dan kerjasama tim memengaruhi kinerja belajar sebesar 0,698 atau setara dengan 69,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan tingkat kerjasama tim berbanding lurus dengan peningkatan kinerja belajar siswa.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Resiliensi dalam Menghadapi Dunia Kerja Yasmin, Nuramalia; Mardiani, Mardiani
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.75755

Abstract

Kecerdasan emosional memiliki kontribusi yang signifikan dalam pembentukan resiliensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya karena lulusan SMK sering kali dihadapkan pada tantangan yang kompleks di dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan emosional dan resiliensi siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui metode asosiatif dan deskriptif. Dalam penelitian ini, populasi yang diteliti berjumlah 69 siswa, dengan sampel sebanyak 44 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang khusus untuk mengukur tingkat kecerdasan emosional dan resiliensi. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan uji normalitas dan uji kecenderungan. Analisis korelasi produk momen Pearson diterapkan untuk mengetahui kekuatan hubungan antara kedua variabel. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa berada pada tingkat yang cukup baik, menandakan bahwa mereka mempunyai kemampuan untuk mengendalikan diri dan mengungkapkan emosi positif. Sementara itu, resiliensi dalam menghadapi dunia kerja juga berada pada tingkat yang baik, yang berarti mereka memiliki ketahanan yang memadai untuk menghadapi tantangan di masa depan. Terdapat hubungan kuat dan penting antara kecerdasan emosional dengan resiliensi dalam menghadapi dunia kerja. Sebagai rekomendasi, diusulkan untuk mengimplementasikan aktivitas yang memanfaatkan teknologi terkini, sehingga siswa dapat lebih matang secara emosional dalam menghadapi dunia kerja
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AIR (Auditory,Intellectualy, Repetition) TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR DASAR DPIB SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN DESAIN PEMODELAN INFORMASI BANGUNAN (DPIB) SMK Manurung, Gloria Vanesca; Mulyana, Rachmat
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.75533

Abstract

Penelitian ini melihat pengaruh dari metode pengajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) terhadap hasil belajar siswa dalam elemen Dasar-Dasar DPIB pada Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di salah satu SMK di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah quasi-experiment, dengan dua kelompok siswa: satu kelompok dengan model Direct Learning, sementara kelompok lainnya menggunakan model AIR dengan populasi siswa kelas X dari Program Keahlian DPIB di SMK,sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling untuk membentuk kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian adalah tes hasil belajar yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya, bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa setelah melalui proses pengajaran dengan model masing-masing. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pencapaian belajar siswa menggunakan model AIR lebih unggul daripada kelompok dengan model Direct Learning, dengan rata-rata nilai 81,25 untuk model AIR dan 61,93 untuk model Direct Learning. Pengaruh signifikan dari model AIR ini terbukti melalui uji-t satu pihak, di mana nilai thitung sebesar 6,44 lebih besar daripada ttabel 1,670.Model AIR berhasil meningkatkan interaksi dan komunikasi antar siswa secara signifikan, yang berdampak positif pada hasil belajar. Sebaliknya, model Direct Learning lebih cenderung menyebabkan siswa pasif, dengan keterlibatan yang minim dalam proses pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh pendektan yang berfokus satu arah dari guru ke siswa sehingga mengurangi kesempatan bagi siswa berpartisipasi secara aktif dan kritis dalam proses pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF INDEX CARD MATCH TERHADAP PENCAPAIAN BELAJAR DALAM PELAJARAN DASAR-DASAR DPIB Harahap, Siti Maulidinah; Wijaya, Kinanti
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.75502

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif Index Card Match (ICM) atas pencapaian belajar dalam pelajaran Dasar - Dasar DPIB di salah satu SMK di Kabupaten Deli Serdang. Model ICM diterapkan dalam desain penelitian Quasi-Eksperimental untuk mengevaluasi perubahan yang terjadi antara variabel pre-test dan post-test yang dilakukan pada penerapan model, dengan menekankan kepada aspek kognitif siswa. Instrumen tes yang digunakan terdiri dari 40 soal yang sebelumnya diuji coba pada siswa kelas XI DPIB 1, menghasilkan 36 soal yang terbukti valid sementara 4 soal lainnya dianggap tidak valid. Melalui analisis tingkat kesulitan, soal-soal tersebut dikelompokkan berdasarkan tingkat kesulitan mudah, sedang, hingga sulit, sedangkan daya pembeda soal diklasifikasikan menjadi baik, cukup, dan sangat baik. Penelitian ini membuktikan bahwa siswa yang menerapkan pembelajaran dengan Kooperatif Tipe Index Card Match memperoleh pencapaian belajar kognitif dengan rata-rata 88,06, dengan demikian hal ini lebih dibandingkan siswa yang diberikan pembelajaran melalui model instruksi langsung, yang rata-ratanya 61,94. Mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan, analisis statistik lanjutan menggunakan uji-t menemukan nilai t sebesar 2,54, yang melebihi nilai ttabel sebesar 1,670. Dengan demikian, pencapaian belajar kognitif siswa kelas X di jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan pada elemen Statika Bangunan di mata pelajaran Dasar-Dasar DPIB melalui penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match menunjukkan peningkatan.
Analisa Perbandingan Bekisting Semi Sistem (Knockdown) Dengan Bekisting Konvensional Berdasarkan RAB Maulana, Bagus Fajar; Abadiyah, Siti; Safitri, Rully Angraeni
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.80552

Abstract

Dalam pembangunan suatu gedung kantor menggunakan penerapan cetakan beton atau bekisting. Perancangan sistem bekisting merupakan kewajiban penuh kontraktor agar risiko dalam pekerjaan ini dapat diminimalkan. Awalnya, tahapan pengecoran beton dikerjakan secara konvensional dengan memanfaatkan perangkat dan bahan yang sederhana serta gampang didapatkan. Bekisting konvensional merupakan sistem bekisting yang bagian-bagiannya dirancang dan dirakit di lokasi proyek (in-site). Seiring dengan perkembangan industri konstruksi di Indonesia, penerapan metode yang lebih efisien semakin dibutuhkan oleh para pelaku di bidang ini. Saat ini, bekisting prefabrikasi semakin banyak digunakan dalam proyek-proyek berskala besar dan diproduksi oleh berbagai produsen dengan beragam brand. Bekisting prefabrikasi adalah sistem bekisting dimana bagian-bagiannya diproduksi terlebih dahulu di lokasi fabrikasi dalam jumlah besar, sehingga di lapangan hanya perlu dirakit dan digabungkan. Salah satu jenis bekisting prefabrikasi yang dikaji adalah bekisting semi-sistem (knockdown), yang dirancang agar lebih fleksibel dan mudah dipasang ulang sesuai kebutuhan proyek. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efisiensi biaya antara bekisting konvensional dan bekisting semi-sistem (knockdown) dalam proyek konstruksi berskala besar. Dalam penelitian ini, digunakan metode kuantitatif dengan analisis data sekunder dari dokumen proyek, melibatkan perhitungan estimasi biaya untuk kedua jenis bekisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formwork semi-sistem memiliki keunggulan efisiensi waktu dan biaya, meskipun penggunaannya bergantung pada skala proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan metode formwork perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek untuk mencapai hasil yang optimal.
Pengembangan E-Book dalam Mata Kuliah Manajemen Kontruksi pada Program Studi Teknik Sipil S1 Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Yogyakarta Fauzie, Makhin; Wibowo, Dian Eksana
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v4i2.76473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis berbagai referensi guna mendukung pengembangan materi pembelajaran pada mata kuliah Manajemen Konstruksi, dengan fokus pada menemukan sumber yang relevan dan berkualitas; (2) Merencanakan serta mengaplikasikan modul pembelajaran yang komunikatif dan sesuai kebutuhan peserta didik, dengan menciptakan modul yang menarik, mudah dipahami, dan memadukan berbagai jenis media; (3) Meningkatkan aksesibilitas dan keterampilan penggunaan teknologi bagi peserta didik, serta mengatasi hambatan- hambatan yang mungkin muncul, termasuk pelatihan teknologi dan penyediaan akses yang mudah. Penelitian ini merupakan jenis research and development dengan subjek mahasiswa Teknik Sipil S1 Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Melalui metode survei menggunakan angket, penelitian ini memperoleh data tentang kemudahan penggunaan E-book lalu diolah menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Sampel yang diambil sebagai responden sebanyak 30 mahasiswa dan 2 validator dengan menggunakan teknik instrument dan kuisioner. Hasil penelitiannya adalah untuk skor dari validator media 93%, validator materi 80%, dan pengguna 92%
Community Involvement in Bandung River Cleanup for Flood Control Baehaqi, Ahmad; Alicia, Nadira Putri
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v5i1.87067

Abstract

Rapid urban growth worldwide, including in Indonesia, has led to serious environmental challenges, particularly the decline in river quality due to widespread pollution. This condition has turned vital waterways into “garbage dumps,” negatively affecting urban ecosystems, tourism development, and public safety. In Bandung, poor river and drainage systems worsen these problems, leading to frequent floods and economic losses. Addressing these challenges requires effective urban river management through comprehensive and collaborative efforts involving government, the private sector, and local communities. A case study design involved 46 community members and volunteers along the Cikapundung River from October to November 2023. Primary data was collected via structured questionnaires, supplemented by secondary data and field observations. Data analysis using Excel described community understanding and participation levels. Survey results showed high community understanding of river cleanliness urgency (71% strongly agreeing). Participation effectively raised awareness (73.9% strongly agreeing on significance), and participants reported high satisfaction (67.4% strongly agree) and motivation (80.4% strongly agree). Crucially, 73.95% of respondents linked cleanup efforts to flood risk reduction. These findings suggest community participation is a valuable model for environmental awareness and flood mitigation. The study concludes that sustained community engagement in urban river management is pivotal for environmental sustainability and effective flood mitigation.
The Influence of Self-esteem and Self-efficacy on Motivation in Completing Tasks among Students of Vocational School 1 Cilaku Cianjur Wulansari, Siti; Meirawan, Danny; Purwanto, Dedy
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v5i1.87057

Abstract

Self-esteem can be defined as an individual's evaluation of themselves. Self-efficacy is an individual's belief in their ability to complete tasks and overcome problems. Ideally, if students have high levels of self-esteem and self-efficacy, they will also have high motivation to complete tasks. This research was conducted to understand the levels of self-esteem, self-efficacy, and motivation in task completion. Additionally, it aims to determine the influence of self-esteem and self-efficacy on motivation in task completion. The approach used is quantitative with associative and descriptive methods, and the data collection methods used are surveys and observations. The population involved consists of students from the Building Modeling and Information Design (DPIB) program at Vocational School 1 Cilaku Cianjur in Phase F. The sample size of the study is 55 students. Based on the data analysis results, it was found: (1) students at Vocational School 1 Cilaku Cianjur have a moderate level of self-esteem, (2) students at Vocational School 1 Cilaku Cianjur have a moderate level of self-efficacy, (3) the level of motivation in completing tasks among students at Vocational School 1 Cilaku Cianjur is at a moderate level, (4) there is a significant influence of self-esteem on the motivation to complete tasks among students at Vocational School 1 Cilaku Cianjur, (5) there is a significant influence of self-efficacy on the motivation to complete tasks among students at vocational school 1 Cilaku Cianjur, and (6) self-esteem and self-efficacy significantly affect students' motivation to complete tasks at Vocational School 1 Cilaku Cianjur