cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 190 Documents
Pelatihan Pembuatan POC Berbasis Tanaman Lokal untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Rahmawasiah Rahmawasiah; I Nyoman Arnama; Andi Safitri Sacita; Muhammad Naim
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.695

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan pupuk organik cair berbasis tanaman lokal sebagai alternatif pupuk kimia. Melalui program ini diharapkan siswa dapat mengetahui dan membuat pupuk organik dengan memanfaatkan tanaman yang ada di lingkungan sekitar. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan bahan seperti daun gamal, sayuran, dan buah-buahan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan lebih dari 80% mampu membuat POC secara mandiri dengan kualitas baik. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melihat kemampuan siswa membuat pupuk organik cair dari berbagai jenis tanaman. Kegiatan ini efektif dalam mendukung penerapan pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan pengurangan ketergantungan pada pupuk sintetis.
Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Buku Teks Pelajaran Bahasa dan Budaya Makassar Kembong Daeng; Ilma Rahim; Nur Hasbi; Rahmi Mardatillah
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.719

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui buku teks pelajaran bahasa dan budaya Makassar. Kegiatan pengabdian dan desiminasi dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan model Participatory Action Research (PAR). Subjek kegiatan adalah guru mata pelajaran Bahasa dan Budaya Makassar di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan identifikasi kebutuhan, pelaksanaan workshop, pendampingan implementasi pembelajaran, evaluasi, serta refleksi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket evaluasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa workshop mampu meningkatkan pemahaman guru mengenai implementasi Kurikulum Merdeka berbasis budaya lokal. Hasil survei menunjukkan bahwa 66,7% peserta sangat setuju dan 37,0% setuju bahwa materi workshop relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Selain itu, 58,3% peserta sangat setuju dan 41,7% setuju bahwa materi mendukung pengembangan pembelajaran bahasa Makassar. Workshop juga membantu guru dalam memanfaatkan buku teks bahasa dan budaya Makassar sebagai media pembelajaran kontekstual dan penguatan literasi budaya. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan pembelajaran bahasa daerah, pelestarian budaya lokal, dan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis kearifan lokal di sekolah.
Optimalisasi Digital Marketing bagi UMKM Binaan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan melalui Pelatihan Desain Visual, Konten Video, dan Pemanfaatan Artificial Intelligence Novri Suhermi; Muhammad Mashuri; Wibawati Wibawati; Muhammad Ahsan; Diaz Fitra Aksioma; Rahmatin Nur Amalia; Calista Rana Rachmanda; Farah Diva Arya Putri; Zelika Anindita Rachman; Sandrina Putri Ashiilah; Raissa Azalia Gavra Kyla Az Zahra
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.729

Abstract

Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan pola pemasaran yang semakin berbasis media digital. UMKM binaan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan memiliki potensi produk yang beragam, tetapi masih memerlukan penguatan kapasitas dalam memanfaatkan platform digital, desain visual, foto produk, video pendek, dan artificial intelligence (AI) sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital marketing bagi UMKM binaan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan agar mampu menyusun strategi promosi yang lebih menarik, terukur, dan sesuai dengan karakter konsumen digital. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan partisipatif yang terdiri atas pemaparan konsep digital marketing, pengenalan tools digital marketing, praktik pembuatan desain foto dan video produk, pemanfaatan AI untuk penyusunan ide konten dan caption, serta praktik penyusunan video pemasaran produk. Materi pelatihan menekankan penggunaan platform dan aplikasi yang mudah diakses oleh pelaku UMKM, seperti Instagram, TikTok, Facebook, Google Maps, Canva, CapCut, serta AI generatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu memberikan kerangka praktis bagi peserta dalam memahami perbedaan pemasaran tradisional dan digital, menentukan target audiens, membuat desain promosi, menyusun caption persuasif, serta memproduksi konten video pendek dengan struktur hook, nilai produk, dan call to action. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian UMKM dalam mengelola promosi digital secara konsisten dan berkelanjutan.
Pengembangan Teknologi Produksi Keripik Laut Rendah Minyak Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Penghidupan dan Ketahanan Iklim Pesisir di Luwu Utara, Sulawesi Selatan Kurniati Tajuddin; Chalik Mawardi; Thitin Binalopa; Ehlisa Ehlisa; ST. Khaeratul Mukarramah; Rahman Syam
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.754

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi produksi keripik rumput laut rendah minyak berbasis komunitas di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Masyarakat pesisir Luwu Utara telah lama membudidayakan rumput laut jenis Eucheuma Cottonii sebagai mata pencaharian utama, namun pengolahan bernilai tambah masih sangat terbatas, sehingga pendapatan masyarakat tetap rendah dan rentan terhadap fluktuasi harga komoditas. Program ini memperkenalkan teknologi penggorengan vakum (vacuum frying) berskala komunitas yang dikombinasikan dengan penguatan kapasitas masyarakat secara komprehensif, meliputi pelatihan teknologi pengolahan, pengendalian mutu produk, pengemasan dan pelabelan, manajemen usaha, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil memproduksi keripik rumput laut dengan kadar minyak rata-rata 12,3 ± 1,8% (b/b), jauh lebih rendah dibandingkan keripik hasil penggorengan konvensional (28,7 ± 2,3%). Kualitas sensoris produk dinilai lebih unggul dengan masa simpan mencapai 60 hari. Pendapatan rumah tangga meningkat sekitar 45% dibandingkan penjualan rumput laut kering mentah. Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri yang signifikan dalam mengelola usaha pengolahan berbasis teknologi. Program ini berkontribusi pada penguatan ketahanan iklim pesisir melalui diversifikasi sumber pendapatan, mengurangi ketergantungan pada komoditas tunggal, dan membangun kapasitas adaptif masyarakat terhadap gangguan iklim. Model program ini dapat direplikasi di komunitas pesisir budidaya rumput laut lainnya di Indonesia bagian timur.
Peningkatan Keterampilan Kerajinan Anyaman Rakki’ bagi Warga Jemaat Kasimpo Rachel Rachel; Linerda Tulaktondok; Selvi Panggua
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.763

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis warga Jemaat Kasimpo dalam membuat kerajinan anyaman rakki’ berbahan dasar lidi. Secara khusus, kegiatan ini diarahkan untuk membantu peserta mengenali bahan lidi yang layak pakai, memahami teknik dasar anyaman, membentuk pola rakki’, merapikan produk, serta melihat peluang pemanfaatan rakki’ sebagai produk rumah tangga dan produk kreatif bernilai ekonomi. Permasalahan mitra meliputi belum meratanya keterampilan warga dalam mengolah lidi, belum adanya pelatihan terarah tentang pembuatan rakki’, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi bahan lokal sebagai kegiatan produktif. Kegiatan dilaksanakan di Jemaat Kasimpo dengan melibatkan 22 peserta. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan mitra, persiapan bahan dan alat, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, evaluasi hasil karya, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami tahapan pembuatan rakki’, mempraktikkan teknik dasar anyaman, menghasilkan produk sederhana, dan menunjukkan minat untuk mengembangkan keterampilan tersebut. Dampak kegiatan bagi mitra terlihat pada meningkatnya keterampilan praktis, tumbuhnya kepercayaan diri peserta, terbentuknya kerja sama antarwarga, dan munculnya peluang kegiatan produktif berbasis potensi lokal.
Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Fun Learning dengan Media Flashcard di Pekon Pujodadi Pringsewu Dewi Suryanti; Dian Windriani; Retno Anggraini; Sitti Suharni; Muhammad Fadli; Refdi Akmal; Gita Hilmi Prakoso; Ani Novitasari; Rio Eka Nugraha; Mc. Fulvia. Hy; Helidatasa Utami
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.766

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung, dengan fokus pada pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa Sekolah Dasar (SD) menggunakan metode fun learning berbasis media flashcard. Program ini memiliki dua dimensi utama: pertama, memperkenalkan bahasa Inggris kepada anak-anak SD secara menyenangkan sehingga menumbuhkan minat dan motivasi belajar; kedua, menjadi wahana bagi mahasiswa Program Studi Bispro Politeknik Negeri Lampung (Polinela) untuk mengembangkan kompetensi profesional dan kepekaan sosial mereka di bawah bimbingan dosen sebagai fasilitator. Metode pelaksanaan mencakup observasi lokasi, perancangan media flashcard, pelaksanaan sesi pembelajaran interaktif, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa SD dalam belajar bahasa Inggris, serta peningkatan kemampuan mahasiswa dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan berkomunikasi dengan masyarakat. PKM ini menegaskan bahwa program pengabdian dapat berfungsi ganda sebagai layanan masyarakat sekaligus laboratorium pembelajaran nyata bagi mahasiswa
Peningkatan Nilai Tambah Kelapa melalui Produksi Santan Higienis dan Bermutu bagi Kelompok Tani Bonto Pengka, Desa Karassing, Kabupaten Bulukumba A.Hermina Julyaningsih; Febriana Intan Permata Hati; Ibnu Mansyur Hamdani; Andi Nur Faidah Rahman
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.772

Abstract

Kelapa dalam merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat dan menjadi salah satu hasil pertanian unggulan di Kabupaten Bulukumba. Tanaman ini memiliki keunggulan karena dapat diproduksi secara berkelanjutan sepanjang tahun sehingga ketersediaannya relatif terjaga di pasar. Salah satu kelompok yang mengusahakan komoditas tersebut adalah Kelompok Tani Bonto Pengka di Kabupaten Bulukumba, yang menjadikan kelapa dalam sebagai komoditas utama selain kakao dan jagung. Kelompok tani ini mampu menghasilkan sekitar 4 ton kelapa dalam setiap musim panen. Namun demikian, nilai ekonomi yang diterima petani sering kali tidak optimal karena harga jual kelapa sangat dipengaruhi oleh fluktuasi pasar dan ditentukan oleh tengkulak. Pada saat harga mengalami penurunan, kelapa hanya dihargai sekitar Rp2.000 per buah, jauh lebih rendah dibandingkan harga normal yang berkisar antara Rp5.000–Rp6.000 per buah. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan pendapatan petani dan mengurangi keuntungan usaha tani. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan nilai tambah melalui pengolahan kelapa menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan menjualnya dalam bentuk buah segar. Salah satu produk olahan yang berpotensi dikembangkan adalah santan siap pakai karena memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi dan dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar. Pelaksanaan program ini memberikan kontribusi berupa penyaluran alat produksi santan siap pakai dan meningkatkan pemahaman anggota kelompok tani mengenai teknologi pengolahan kelapa menjadi santan bermutu. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran anggota kelompok tani Bonto Pengka terkait pentingnya pengolahan kelapa dalam meningkatkan nilai jual kelapa. Selain itu, peserta juga memahami bagaimana teknik dan metode pembuatan santan siap pakai yang bermutu dan higienis serta strategi pemasaran kelapa dan santan ketika menghadapi fluktuasi harga kelapa di pasaran.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Hayati Cair Berbasis Bahan Organik Lokal sebagai Inovasi Pendukung Pertanian Organik di Batulaya Farm Lukman Amir; Baso Manguntungi; Melati Paramitha Puteri; Musrifah Tahar; Nurul Maghfirah Sukri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.775

Abstract

Sistem pertanian konvensional yang bergantung pada penggunaan input kimia secara berlebihan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan mengancam keberlanjutan produksi pertanian. Pertanian organik menjadi salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan, namun penerapannya masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan ketersediaan pupuk hayati yang dapat diproduksi secara mandiri oleh pelaku usaha tani. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas Batulaya Farm sebagai sentra pertanian organik dan agrowisata edukatif melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk hayati cair berbasis bahan organik lokal. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan, praktik langsung pembuatan pupuk hayati cair, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan secara luring di Batulaya Farm, Kabupaten Polewali Mandar, dengan melibatkan pengelola, masyarakat, dosen, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait prinsip dasar mikrobiologi tanah, formulasi, serta aplikasi pupuk hayati cair. Mitra juga mampu memproduksi pupuk hayati cair secara mandiri dengan karakteristik fermentasi yang stabil dan siap diaplikasikan pada sistem pertanian organik maupun hidroponik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian mitra, mendukung keberlanjutan pertanian organik, serta memperkuat peran Batulaya Farm sebagai pusat edukasi pertanian berbasis bioteknologi.
Sosialisasi Batas Etis Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Pengerjaan Tugas Sekolah bagi Siswa SMA Negeri 5 Luwu Abdullah Syukur; Nirsal Nirsal; Sastrio Manurun Siatu; Safna Safna; Epa Palentin; Alya Nurafni; Indah Ramadhani; Elsa Elsa
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.609

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan kemudahan bagi siswa dalam memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas sekolah. Namun, penggunaan AI yang tidak disertai pemahaman etika berpotensi menimbulkan pelanggaran integritas akademik, plagiarisme, serta ketergantungan terhadap teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai batas etis penggunaan AI dalam pengerjaan tugas sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2026 di SMA Negeri 5 Luwu dengan melibatkan 29 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan AI, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan AI sebagai alat bantu pembelajaran, pentingnya verifikasi informasi, serta penerapan prinsip kejujuran akademik dalam penggunaan AI. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya budaya penggunaan teknologi yang bertanggung jawab di lingkungan sekolah.
Penerapan Sains dan Teknologi Geospasial Berbasis Partisipatif Multi Stakeholder dalam Pembentukan dan Penguatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kawasan Latimojong Kabupaten Luwu Iriansa Iriansa; Ichwan Muis; Andi Jumardi; Masluki; Aryadi Nurfalaq; Abdul Rais; Baso Ali; Andre Ardyansa; Iksan Fauzan; Nilam Sari Zulkifli
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.801

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana melalui pembentukan dan penguatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di kawasan Pegunungan Latimojong, Kecamatan Lantimojong, Kabupaten Luwu, yang memiliki tingkat kerawanan tanah longsor dan banjir bandang yang tinggi. Kegiatan mengintegrasikan teknologi geospasial dengan pendekatan partisipatif multi stakeholder denga mitra kegiatan, yaitu Pusat Studi Pemetaan dan Bencana Universitas Cokroaminoto Palopo, PT. Masmindo Dwi Area, BPBD, Dinas Sosial, PMI Kabupaten Luwu, dan Pemerintah Desa di Kecamatan Lantimojong sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Metode pelaksanaan mengadopsi kerangka pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (CBDRR) dalam lima tahap: pengkajian risiko, penguatan kapasitas, pelembagaan, implementasi infrastruktur kesiapsiagaan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Pemetaan partisipatif berbasis drone menghasilkan peta titik kerawanan longsor, peta risiko, jalur evakuasi, dan titik kumpul, yang ditindaklanjuti dengan sistem monitoring bencana berbasis WebGIS (puspena.com). Hasil kegiatan meliputi terbentuknya kelembagaan relawan DESTANA, terpasangnya rambu jalur evakuasi dan titik kumpul, tersusunnya Buku Saku DESTANA, serta meningkatnya kapasitas masyarakat yang teruji melalui simulasi kedaruratan lintas lembaga. Sinergi peran para pihak terbukti efektif membangun kesiapsiagaan desa dan dapat direplikasi pada desa-desa lain di kawasan Latimojong