cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DUSUN TANJUNG BURUNG DESA SUNGAI NIBUNG KECAMATAN TELUK PAKEDAI KABUPATEN KUBURAYA Nopianti, Putri; Rahayu, Sri; Kurniadi, Bambang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.71194

Abstract

Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai memiliki hutan mangrove yang cukup luas dengan hutan mangrove yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindungi, laguna dan muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap garam.  Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui Struktur Komunitas Mangrove di Dusun Tanjung Burung Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Pengambilan sampel mangrove dilakukan bertahap disetiap stasiun. Terdapat 3 stasiun pengambilan sampel, pada setiap stasiun terdapat 5 transek dengan jarak antar transek adalah ±10 meter dan masing-masing transek diletakkan 5 buah plot berukuran 10 x 10 m ² untuk pohon 5 x 5 m ² untuk pancang dan 2 x 2 m ² untuk semai. Dari Penelitian ini diperoleh spesies mangrove yaitu sebanyak 12 spesies. Nilai indeks keanekaragaman pada tingkat pohon, pancang dan semai  adalah H"™=2,25-2,16 sehingga dalam semua tingkatan masuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Nilai keseragaman jenis pada tingkat pohon, pancang dan semai sebesar E=0,87-0,90 semua tingkatan ini masuk dalam kategori sebaran sedang. Hasil perhitungan indeks dominansi pada tingkat pohon,pancang dan semai  sebesar C=0,120-0,138.    
Kinerja Karyawan Panen pada PT. Satria Multi Sukses (SMS) di Kabupaten Landak Veronika, Yohana; Kurniati, Dewi; Suharyani, Anita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.87487

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja karyawan panen pada PT. Satra Multi Sukses (SMS) di Desa Agak Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak dan menganalisis hubungan karakteristik usia, pendidikan, pengalaman terhadap kinerja karyawan panen. Penelitian ini dilakukan di PT. Satria Multi Sukses (SMS) di Desa Punyanget Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan panen pada PT. Satria Multi Sukses di Desa Punyanget Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat yang berjumlah 54 orang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia, pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan panen di    PT. Satria Multi Sukses. Hubungan antara usia dan pendidikan terhadap kinerja karyawan panen di PT. Satria Multi Sukses bernilai negatif yang artinya semakin rendah usia dan pendidikan karyawan panen maka semakin besar kinerja karyawan yang dihasilkan. Sedangkan pengalaman kerja bernilai positif yang artinya semakin lama pengalaman kerja karyawan panen maka semakin besar kinerja karyawan yang dihasilkan
IDENTIFIKASI STATUS HARA N, P, K TANAH DI AREAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA AMBARANG KECAMATAN NGABANG KABUPATEN LANDAK Monica, Natalia Agnes; Suswati, Denah; Riduansyah, Riduansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.85222

Abstract

Kesuburan tanah adalah suatu keadaan dimana tata air, udara dan unsur hara dalam keadaan cukup seimbang dan tersedia sesuai kebutuhan tanaman, baik fisik, kimia dan biologi tanah, seperti mampu menyediakan unsur hara essensial dalam jumlah dan proporsi yang seimbang untuk pertumbuhan. Tujuan penelitian: Identifikasi status hara N, P, K tanah di areal perkebunan kelapa sawit rakyat. Memberi saran umum pemupukan dan pengapuran untuk peningkatan kesuburan tanah di Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.   Metode yang dilakukan dalam penelitian ini dengan cara sistem diagonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua lahan A, B, C dan D mempunyai pH tanah masam, N-total rendah, Kalium (K-dd) tanah tinggi, Kalsium (Ca-dd) sangat rendah, Magnesium (Mg-dd) rendah, KTK rendah dan KB sangat rendah. Lahan A mempunyai C-organik rendah, sedangkan lahan B, C dan D mempunyai C-organik sedang.   Lahan A mempunyai P-tersedia sangat rendah, lahan B, C mempunyai P-tersedia sedang dan lahan D mempunyai P-tersedia rendah. Lahan A, B dan D mempunyai kejenuhan Al yang sangat tinggi sedangkan lahan C mempunyai kejenuhan Al yang tinggi. Lahan A dan B mempunyai tekstur tanah lempung liat berdebu sedangkan lahan C dan D mempunyai tekstur tanah lempung berliat.   Semua lahan penelitian A, B, C dan D mempunyai bobot isi yang tinggi.
PENGARUH JADAM LIQUID FERTILIZER DARI LIMBAH TERUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG PADA TANAH ALUVIAL Kharisma, Nazza; Budi, Setia; Purwaningsih, Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.86395

Abstract

Tanaman terung merupakan komoditas yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Terung banyak dibudidayakan oleh petani secara konvensional dengan input anorganik seperti pupuk. Hal ini dapat mengancam keberlanjutan pertanian sehingga diperlukan alternatif untuk menggantikan pupuk anorganik tersebut, yaitu dengan menerapkan pertanian organik menggunakan Jadam Liquid Fertilizer (JLF). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi JLF dari limbah terung yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil terung pada tanah aluvial. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, yaitu "Konsentrasi JLF dari Limbah Terung" (j) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan. Percobaan diulang sebanyak 5 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 8 tanaman. Variabel penelitian yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah cabang (buah), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah buah (buah), berat buah per tanaman (g), bobot buah per buah (g), panjang buah (cm), dan diameter buah (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa JLF dengan konsentrasi 20% merupakan konsentrasi yang efisien terhadap variabel jumlah cabang. JLF dengan konsentrasi 10% merupakan konsentrasi yang efisien terhadap seluruh variabel hasil tanaman yaitu jumlah buah, berat buah per tanaman, bobot buah per buah, panjang buah, dan diameter buah.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK AB MIX DAN PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN WALET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY SECARA HIDROPONIK Wusono, Nyoman; Basuni, Basuni; Pramulya, Muhammad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.88280

Abstract

Budidaya pakcoy secara hidroponik di hadapkan dengan   masalah input produksi yang mahal seperti nutrisi AB mix yang ada di pasaran input   produksi   yang   mahal   seperti   nutrisi   AB   mix   yang   ada   di   pasaran.   Maka   dari   itu   perlu   adanya   pupuk   organik   cair   sebagai   subtitusi   alternatif   yang   dikombinasikan   dengan   nutrisi   AB   mix   hidroponik.   Pupuk   organik   yang   di   maksud   adalah   kotoran   walet,   dimana   di   daerah   Kalimantan   Barat   peternak   walet   cukup   banyak   diharapkan   kotoran   walet   tersebut   bisa   menunjang   pertumbuhan   dan   hasil   sawi   pakcoy.   Pengkombinasian   antara   konsentrasi   nutrisi   AB   mix   dengan   pupuk   organik   cair   kotoran   walet   perlu   dilakukan   untuk   mengurangi   penggunaan   AB   mix   yang   berlebihan.   Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   apakah   pupuk   organik   cair   kotoran   walet   dapat   mensubtitusi   sebagian   dari   konsentrasi   pupuk   AB   mix   terhadap   pertumbuhan   dan   hasil   tanaman   sawi   pakcoy   secara   hidroponik. Penelitian   ini   dilaksanakan   pada   bulan Mei   "“   Juni   2024   di Kecamatan   Pontianak   Selatan,   Kota   Pontianak.   Rancangan   yang   akan   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah   Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL)   yang   terdiri   dari   4   taraf   perlakukan   tanpa   ulangan,   setiap   perlakuan   terdapat   20   sampel   tanaman   sehingga   total   terdapat   80   tanaman   yang   diamati.   Perlakuan   yang   dimaksud   adalah   P1=   AB   mix   1300   ppm   +   tanpa   POC   kotoran   walet;   P2=   AB   mix   975   ppm   +   325   ppm   POC   kotoran   walet;   P3=   AB   mix   650   ppm   +   650   ppm   POC   kotoran   walet;   P4=   AB   mix   325   ppm   +   975   ppm   POC   kotoran   walet. Variabel   pengamatan   meliputi:   tinggi   tanaman,   jumlah   daun,   panjang   akar,   berat   segar   bagian   atas   tanaman   dan   berat   kering   bagian   atas   tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan kombinasi AB Mix dan POC kotoran walet berbeda nyata dengan perlakuan AB Mix tanpa POC dapat disimpulkan bahwa   POC   kotoran   walet   tidak   dapat   mensubtitusi   pupuk   AB   Mix   terhadap   pertumbuhan   dan   hasil   tanaman   sawi   pakcoy   secara   hidroponik
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK KANDANG DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI LAHAN PASANG SURUT Pramesti, Refyani; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.81110

Abstract

Kubis bunga termasuk spesies Brassica oleracea merupakan jenis tanaman sayuran yang dikonsumsi banyak masyarakat di Kalimantan Barat. Tujuan penelitian adalah mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang dan kapur yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada sistem budidaya jenuh air di lahan pasang-surut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor tunggal. Perlakuan yang dimaksud: A= pupuk kandang kambing 20 ton + kapur 1 ton/ha, B= pupuk kandang ayam 20 ton + kapur 1 ton/ha, C= pupuk kandang kambing 10 ton + kapur 2 ton/ha, D= pupuk kandang ayam 10 ton + kapur 2 ton/ha, E= pupuk kandang ayam 10 ton + kapur 1 ton/ha, F= pupuk kandang kambing 10 ton + kapur 1 ton/ha. Variabel yang diamati: jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar krop, dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan pemberian komposisi dosis pupuk kandang dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 2 MST, 4 MST, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman, kombinasi dosis pupuk kandang dan kapur meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan kombinasi pupuk kandang ayam 10 ton/ha dan kapur 1 ton/ha merupakan dosis paling efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem budidaya jenuh air di lahan pasang-surut.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA TANAH GAMBUT Mikola, Nada; Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci; Arief, Feira Budiarsyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.87654

Abstract

Luasan lahan Gambut di Kalimantan Barat mencapai 1.729.653 ha sehingga memiliki potensi cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai lahan budidaya pertanian. Tanah Gambut memiliki beberapa kendala diantaranya permeabilitas tinggi, pH rendah, ketersediaan unsur N dan K rendah, sehingga kurang optimal bagi budidaya tanaman bawang merah. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman di lahan Gambut adalah dengan penggunaan pupuk kandang ayam. Penelitian merupakan percobaan yang disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan terdiri dari satu faktor yaitu Pukan Ayam (P). Percobaan P0 (kontrol), P1 (600 g/polybag), P2 (1200 g/polybag), P3 (1800 g/polybag), P4 (2400 g/polybag), masing-masing dari perlakuan tersebut diulang sebanyak 5 kali. Setiap unit perlakuan terdiri dari 5 polybag sehingga total 25 polybag. Pengaruh perlakuan terhadap parameter pengamatan dianalisis dengan ragam (ANOVA) uji F. Berdasarkan penelitian hasil terbaik P4 (2400 g) pupuk kandang ayam berpengaruh nyata dalam meningkatkan pH 45,01%,   C-organik 3,27%, nitrogen-total tanah 4,28%, fosfor tanah 22,24 %, K-dd tanah 3,4 %, tinggi tanaman 47,7 % dan berat umbi/polybag 2,98% tanaman bawang merah di tanah gambut.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA AIR TERJUN RIAM BEGIHAM DESA BUNGKANG KECAMATAN SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU Godut, Chrystina Ellia; Padmarsari2, FX Widadi; Hadinata, Fitra Wira
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.88729

Abstract

 Sanggau Regency has ecotourism potential, one of which is the Riam Begiham Waterfall, located in Bungkang Village, Sekayam District. Research on the Riam Begiham Waterfall has been studied by previous researchers, however, it has not yet produced a strategy for developing the Riam Begiham Waterfall. Therefore, the researcher intends to carry out an analysis of ecotourism development strategies at Riam Begiham Waterfall, with the aim of knowing the internal and external factors that exist at Riam Begiham Waterfall and making an appropriate development strategy plan for ecotourism development at Riam Begiham Waterfall. This research was carried out during the month September-October 2024 at Riam Begiham Waterfall, Sekayam District, Sanggau Regency. The data taken is in the form of internal and external factors, then data analysis is carried out to find out internal and external factors and the right strategy for developing Riam Begiham Waterfall. Based on the results of the analysis of internal and external factors, it was found that the position of Riam Begiham Waterfall is in quadrant I, which means there is significant strategic potential for the development of Riam Begiham Waterfall. The strategy that can be proposed is Strength- Opportunity (SO).
PENGARUH PEMBERIAN SLUDGE KELAPA SAWIT DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING DI MAIN NURSERY Rahmadi, Nopiandito Fredi; Anggorowati, Dini; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.77596

Abstract

Kelapa sawit ( Elaeis guineensis Jacq .) merupakan komoditi tanaman industri penting penghasil minyak. Bahan organik yang terdapat dalam sludge akan memperbaiki sifat fisik dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Mikroba yang ada pada pupuk hayati bermanfaat sebagai bahan pengurai yang dapat membantu menyediakan unsur hara. Oleh karena itu penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui interaksi lumpur dan pupuk hayati serta mengetahui dosis terbaik lumpur dan konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit di pembibitan utama . Penelitian dilaksanakan di lahan Pertanian yang terletak di Jl. Sungai Raya Dalam Ujung, Desa Punggur. Penelitian ini berlangsung dari 12 April hingga 5 Juli 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Petak Terbagi (RPT). Perlakuan terdiri dari 2 faktor:   lumpur sebagai Petak Utama (MP) dan pupuk hayati sebagai Sub Petak (SP) yang masing-masing memiliki 3 taraf perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi CoStat. Variabel yang diamati yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertambahan luas daun, pertambahan diameter batang, pertambahan berat kering akar, pertambahan berat kering tajuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan lumpur dan pupuk hayati tidak saling mempengaruhi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah PMK di pembibitan utama . Dosis pemberian sludge dan pupuk hayati yang efektif yaitu 12 ton/ha dan 4cc /l larutan terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah PMK di main nurser .
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM, PUPUK HAYATI, DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KUBIS BUNGA DI LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Anggreini, Dwita; Basuni, Basuni; Wasi'an, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i4.83859

Abstract

Penggunaan pupuk kandang, pupuk hayati, dan kapur dalam budidaya tanaman kubis bunga pada lahan pasang surut sulfat masam mempunyai peran penting bagi perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang ayam, pupuk hayati, dan kapur, serta untuk melihat respon dari dua varietas kubis bunga. Lokasi penelitian dilaksanakan di Golden River Camp yang berlokasi di Jl. Kalimas Tengah, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung mulai bulan Juli-November 2023. Rancangan penelitian menggunakan Split Blok terdiri dari 2 faktor perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama varietas yaitu kubis bunga (Larissa dan Snow White sebagai petak utama (V) dan faktor kedua sebagai sub petak yaitu : pukan ayam; pukan ayam + kapur; pukan ayam + bioboost; pukan ayam + kapur + bioboost. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, berat segar, berat kering, luas daun, muncul bunga, berat krop, dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Larissa dan kombinasi pupuk kandang ayam + Bioboost memberikan hasil terbaik pada kubis bunga di lahan pasang surut sulfat masam dengan sistem budidaya udara jenuh.