cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,609 Documents
Evaluasi Kepuasan Pengunjung terhadap Produk Jajanan dan Makanan Kekinian pada Bazar Kewirausahaan Kampus: Evaluation of Visitor Satisfaction with Contemporary Snack and Food Products at the Campus Entrepreneurship Bazaar Nurlaila Ramadhan; Caroline Glorya Manurung; Femy Geria Rohimah; Widya Florensia Tarigan; Primanita Sholihah Rosmana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengunjung terhadap produk jajanan dan makanan kekinian pada kegiatan Bazar Kewirausahaan Kampus, dengan fokus pada salah satu kelompok usaha mahasiswa yang berpartisipasi, yaitu JAJANTRIP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik accidental sampling yang melibatkan 20 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1–4 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung berada pada kategori baik hingga sangat baik. Aspek dengan nilai tertinggi meliputi pelayanan, kepraktisan, higienitas, dan harga, sedangkan aspek kemasan memperoleh nilai rata-rata terendah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk jajanan dan makanan kekinian yang diteliti dinilai layak, diminati, dan berpotensi untuk terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan mahasiswa.
Edukasi Kebijakan Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Remaja Di Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi: Health Policy Education to Improve Adolescents’ Understanding in Kinovaro District, Sigi Regency Nurfianti; Veby Andriani; Sherllia Sofyana; Chisi Rahyani; Ririn R Asali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10030

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan akibat keterbatasan pemahaman dan kepatuhan terhadap kebijakan kesehatan. Edukasi kebijakan kesehatan menjadi upaya promotif dan preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja terhadap kebijakan kesehatan melalui pendekatan edukasi partisipatif di Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan sasaran remaja usia 12–18 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Kegiatan edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan tanya jawab dengan materi meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kawasan tanpa rokok, gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, dan kesehatan mental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, diskusi, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap tujuan dan manfaat kebijakan kesehatan, serta perubahan cara pandang remaja yang sebelumnya menganggap kebijakan kesehatan sebagai aturan yang membatasi menjadi upaya perlindungan dan pencegahan. Kegiatan ini juga mendorong sikap positif dan partisipasi aktif remaja dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih sehat. Edukasi kebijakan kesehatan berbasis partisipatif terbukti efektifi sebagai strategi peningkatan literasi kesehatan remaja dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Hak Asuh Anak Dalam Perkawinan Beda Agama Di Indonesia: Child Custody Rights in Interfaith Marriages in Indonesia Maria Alberta Liza Quintarti; Diana Pujiningsih; Kalijunjung Hasibuan; Taupiq; Mubarik
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10047

Abstract

Perkawinan beda agama merupakan fenomena sosial yang terus berkembang di Indonesia dan menimbulkan berbagai implikasi hukum, khususnya terkait penentuan hak asuh anak setelah terjadinya perceraian. Perbedaan agama antara kedua orang tua sering kali memicu konflik normatif dan praktik hukum, mengingat sistem hukum perkawinan di Indonesia masih mensyaratkan kesesuaian agama sebagai dasar sahnya perkawinan. Kondisi ini berdampak pada ketidakpastian hukum dalam menentukan hak dan kewajiban orang tua terhadap anak, terutama dalam aspek pengasuhan, pendidikan, dan pembentukan identitas keagamaan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hak asuh anak dalam konteks perkawinan beda agama dengan menelaah aspek hukum normatif, putusan pengadilan, serta faktor sosial yang memengaruhi pertimbangan hakim. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan dukungan data empiris melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Perlindungan Anak telah memberikan landasan hukum umum, belum terdapat pengaturan khusus yang secara eksplisit mengatur hak asuh anak dalam perkawinan beda agama. Dalam praktik peradilan, hakim cenderung mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (best interest of the child) dengan mempertimbangkan aspek psikologis, kesejahteraan, dan lingkungan sosial anak, tanpa semata-mata mendasarkan putusan pada perbedaan agama orang tua. Namun demikian, faktor konflik agama dan tekanan sosial masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan hak asuh secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan pendekatan multidisipliner guna menjamin perlindungan hak anak secara optimal dalam konteks perkawinan beda agama.
Analisis Pelayanan Kesehatan UKS Di Sekolah Al- Farabi Sumatera Utara: Analysis of UKS Health Services at Al-Farabi School, North Sumatra Della Putri; Putri Suci Ramadhani Sirait; Subhan Misran; Sukma Ramadini; Widia Indah Utami; Wasiyem
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10060

Abstract

Permasalahan kesehatan remaja di lingkungan sekolah, seperti rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat serta keterbatasan edukasi kesehatan, masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan kesehatan, melalui UKS di SMA Al-Farabi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di SMA Al-Farabi yang berlokasi di Gang Mawar, Tanjung Selamat, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Informan penelitian berjumlah tiga orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari pengurus dan anggota UKS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan UKS di SMA Al-Farabi masih belum optimal, terutama dalam fungsi promotif dan preventif. UKS cenderung berfokus pada penanganan keluhan kesehatan ringan, sementara upaya pencegahan dan edukasi kesehatan belum berjalan maksimal. Selain itu, kerja sama antara sekolah, puskesmas, dan orang tua belum terintegrasi secara optimal.
ANALISIS PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DI PUSKESMAS DESA LALANG KOTA MEDAN Zahra, Alya Az
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10061

Abstract

Menurut Permenkes Nomor 6 Tahun 2024 Standar Pelayanan Minimal Penderita Diabetes Melitus mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar, pemerintah kabupaten/kota wajib memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar pada seluruh penderita Diabetes Melitus sebagai upaya pencegahan sekunder di wilayah kerja dalam kurun waktu 1 tahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana pelaksanaan Standar Pelayan Minimal (SPM) Pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Desa Lalang. Jenis Penelitian Kualitatif dengan informan penelitian sebanyak 6 orang. Teknik penentuan informan purposif sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, telaah dokumen, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian SPM DM di wilayah Puskesmas Desa Lalang sudah mengacu kepada Permekes RI Nomor 6 Tahun 2024, namun masih ada beberapa indikator yang belum terpenuhi seperti, tidak tersedianya brosur di lingkungan kerja Puskesmas Desa Lalang, masih ada tenaga kerja kesehatan yang memiliki beban kerja ganda, dan kurangnya pemantauan rutin pemeriksaan terhadap pasien. Pelayanan kesehatan SPM DM perlu diperbaiki dari segi ketersediaan barang dan tenaga kesehatan. Diharapkan dilakukannya pemeriksaan nilai kerja kepada petugas kesehatan agar tidak ada lagi yang memiliki beban kerja ganda, serta menyediakan media promosi yang sudah habis untuk dicetak kembali dan dipastikan untuk mengedukasikannya kepada penderita DM ini dilingkungan kerja Puskesmas Desa Lalang
Hubungan Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat: The Relationship Between Workload and Work Fatigue in Workers at Community Health Centers in West Medan District Tia Zahra Khairunnisa; Yulia Khairina Ashar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10062

Abstract

Kelelahan menjadi tantangan utama bagi petugas kesehatan, karena akumulasi kelelahan dapat meningkatkan risiko kesalahan dalam pekerjaan dan membahayakan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja pada Tenaga Kerja di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian ini 84 responden. Analisa data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pada 84 tenaga kesehatan di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat menunjukkan bahwa sebanyak 16 responden memiliki beban kerja ringan, 40 responden beban kerja sedang, dan 28 responden beban kerja berat. Dari aspek kelelahan kerja, terdapat 20 responden dengan kategori kurang lelah, 43 responden lelah, dan 21 responden sangat lelah. Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan (p = 0,000 < 0,05).
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Safety Riding Sepeda Motor Siswa/I MAN 2 Langsa: Analysis of Factors Related to Motorcycle Safety Riding Behavior of Students at MAN 2 Langsa Daffa Dhiba Oesraini; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10065

Abstract

Perilaku Safety Riding menjadi faktor utama Kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan para pengguna jalan, sehingga perilaku Safety Riding yang melibatkan transportasi darat belakangan ini menjadi perhatian yang serius. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku Safety Riding sepeda motor siswa/i MAN 2 Langsa. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian ini 96 responden. Analisa data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan jenis kelamin (p-value= 0,024 < 0,05), hubungan tingkat stress (p-value= 0,001 < 0,05), hubungan kepemilikan SIM (p-value= 0,004 < 0,05), hubungan peran teman sebaya (p-value= 0,000 < 0,05). Disarankan disarankan agar siswa laki-laki dan perempuan lebih meningkatkan sikap kehati-hatian saat berkendara, siswa/i mengelola stres dengan baik sebelum mengendarai kendaraan, siswa yang sudah cukup usia sebaiknya segera mengurus SIM secara resmi, siswa hendaknya lebih selektif dalam bergaul dan tidak mudah terpengaruh ajakan negative.
Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM) dan Kendala yang Dihadapi Pelaku Usaha (Studi Kasus pada Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Malang): Preparation of Financial Reports Based on Micro, Small, and Medium Enterprises Financial Accounting Standards (SAK EMKM) and Obstacles Faced by Business Actors (Case Study of Micro, Small, and Medium Enterprises in Malang City) Aditya Rizki; Suprapti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penyusunan laporan keuangan, menganalisis kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap responden di lima kecamatan di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh UMKM responden tidak melakukan pencatatan maupun penyusunan laporan keuangan formal, baik berupa laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, maupun catatan atas laporan keuangan. Praktik pengelolaan keuangan masih bersifat sederhana, tidak sistematis, dan hanya mengandalkan ingatan atau perkiraan lisan tanpa dukungan dokumen tertulis. Kendala utama yang ditemukan meliputi rendahnya literasi keuangan dan pengetahuan akuntansi akibat latar belakang pendidikan, serta adanya persepsi bahwa laporan keuangan adalah hal yang rumit dan kurang penting dibandingkan aktivitas operasional harian. Peneliti melakukan rekonstruksi laporan keuangan berdasarkan data wawancara untuk menunjukkan bahwa SAK EMKM sebenarnya dapat diterapkan secara sederhana jika pelaku usaha mendapatkan pendampingan dan pelatihan yang tepat.
Gambar Pengetahuan Ibu Hamil Trimester 3 Tentang Manfaat Pijat Oksitosin Dalam Meningkatkan Produksi ASI: Image Knowledge of Pregnant Women in Their Third Trimester About the Benefits of Oxytocin Massage in Increasing Breast Milk Production Ni Made Ayu Santhi Nareswari; N.L.G Puspita Yanti; I Gede Juanamasta
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10083

Abstract

Cakupan pemberian ASI yang masih rendah dari capaian target global maupun nasional. Capaian global dengan 44% dari 50% capaian target, nasional 65% dari 80% capaian target dan Kota Madya Denpasar 70,2% dari 80% capaian target. Intervensi yang dapat dilakukan untuk memproduksi ASI dengan cara pijat oksitosin. Pijat oksitosin bertujuan merangsang pengeluaran hormon oksitosin, sehingga dapat membantu melancarkan produksi ASI dan pemberian ASI secara optimal. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi gambaran karakteristik ibu dan mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu hamil trimester 3 tentang manfaat pijat oksitosin dalam meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester 3 di UPTD Puskesmas 1 Denpasar Utara, jumlah sampel penelitian ini adalah 49 ibu hamil trimester 3, yang diambil dengan teknik accidental sampling, pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang sudah uji validitas & reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil trimester 3 tentang manfaat pijat oksitosin dalam meningkatkan produksi ASI sebagian besar dengan tingkat pengetahuan kurang, yaitu 31 orang (63,3%) dan sebagian kecil ibu berpengetahuan baik 5 orang (10,2%). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya sebagian besar ibu dengan usia reproduktif 20-35 tahun, paritas nulipara, pendidikan SMA, dan pekerjaan ibu rumah tangga. Faktor terjadinya pengetahuan kurang dikarenakan pada usia reproduktif rentan kurang informasi, paritas nulipara belum pengalaman dari kelahiran sebelumnya, pendidikan SMA kurangnya kemampuan literasi kesehatan dan akses terhadap sumber informasi ilmiah seperti pijat oksitosin, serta pekerjaan ibu rumah tangga memiliki interaksi sosial yang terbatas di luar lingkungan sehingga minimnya pengetahuan tentang edukasi kesehatan
Vape Berbasis Etomidate-Ketamin Dan Isu Ketidakpastian Hukum Dalam Klasifikasi Narkoba Berdasarkan Regulasi Terbaru: Etomidate-Ketamine-Based Vapes and the Issue of Legal Uncertainty in Drug Classification Under the Latest Regulations Syamsudin; Rospita Adelina Siregar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10090

Abstract

Penyalahgunaan rokok elektronik (vape) sebagai media konsumsi zat psikoaktif menimbulkan tekanan baru pada sistem penggolongan narkotika Indonesia. Artikel ini menganalisis implikasi yuridis terhadap liquid vape yang diduga mengandung etomidate dan ketamin dalam kerangka penggolongan narkotika serta relevansi Permenkes No. 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. Dengan metode yuridis-normatif yang diperkuat sinyal empiris terbatas, kajian menunjukkan adanya celah penegakan ketika zat belum tercantum dalam lampiran penggolongan (lex certa), sehingga instrumen penanganan cenderung bergeser ke rezim kesehatan/obat. Permenkes 15/2025 menyediakan jalur pembaruan daftar yang lebih adaptif, tetapi untuk zat berkhasiat medis diperlukan penilaian risiko cepat dan safeguard layanan kesehatan. Rekomendasi utama meliputi system early warning lintas lembaga, harmonisasi penggolongan narkotika/psikotropika dengan pengawasan farmasi, dan penindakan proporsional yang memprioritaskan jaringan distribusi ilegal.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue