cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,609 Documents
Dekriminalisasi Dan Rekriminalisasi Dalam KUHP Baru: Analisis Terhadap Prinsip Ultimum Remedium: Decriminalization and Recriminalization in the New Criminal Code: An Analysis of the Ultimum Remedium Principle Eko Budi Sariyono; Makkah HM; Iwan Rasiwan; Johannes Triestanto; Nopiana Mozin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dekriminalisasi dan rekriminalisasi yang terjadi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru Indonesia serta keterkaitannya dengan prinsip ultimum remedium. KUHP Baru yang mulai berlaku pada awal 2026 membawa sejumlah perubahan signifikan dalam hukum pidana nasional, termasuk penghapusan beberapa delik lama yang dianggap tidak relevan dengan nilai sosial modern dan pengaturan pidana baru untuk mengantisipasi tantangan hukum kontemporer. Penelitian ini memfokuskan pada bagaimana KUHP Baru menegaskan bahwa pidana merupakan upaya terakhir (ultimum remedium) yang diterapkan setelah mekanisme non-penal, seperti sanksi administratif, penyelesaian restoratif, atau mediasi, dinilai tidak memadai untuk menangani suatu perbuatan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan studi pustaka terhadap KUHP Baru, literatur hukum nasional, serta artikel ilmiah yang membahas prinsip ultimum remedium dan reformasi KUHP. Analisis dilakukan dengan pendekatan konseptual dan komparatif untuk menelaah keseimbangan antara dekriminalisasi perbuatan yang tidak membahayakan masyarakat dan rek­ri­mi­na­li­sa­si delik baru yang dianggap penting bagi kepentingan publik, keadilan sosial, dan perlindungan hak asasi manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa KUHP Baru berupaya menjaga keseimbangan antara pembatasan over-kriminalisasi dan pemenuhan kebutuhan hukum yang dinamis, sekaligus menegaskan bahwa pidana harus digunakan secara proporsional dan selektif. Dinamika antara penghapusan delik kuno dan pengaturan delik baru ini memberikan implikasi signifikan terhadap penerapan prinsip ultimum remedium, menuntut aparat penegak hukum untuk lebih cermat dalam memilih langkah pidana sebagai upaya terakhir.
Analisis Penerapan SOP Dusting dan Dampaknya terhadap Efisiensi Operasional Departemen Housekeeping di Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi: Analysis of the Implementation of SOP Dusting and Its Impact on Operational Efficiency in the Housekeeping Department at Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi Sonya; Aidil Alfin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10142

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Penerapan SOP Dusting dan Dampaknya terhadap Efisiensi Operasional Departemen Housekeeping di Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan prosedur dusting dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) serta dampaknya terhadap efisiensi operasional Departemen Housekeeping. Dusting merupakan kegiatan penting dalam menjaga standar kebersihan kamar dan area publik hotel, namun pelaksanaannya di lapangan belum sepenuhnya sesuai dengan SOP yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan supervisor dan staf housekeeping, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SOP dusting telah disusun secara sistematis, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu kerja, kurangnya pengawasan dan pelatihan, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Kendala tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi operasional, meningkatnya pekerjaan ulang (rework), keluhan tamu, serta penurunan produktivitas kerja staf.
Strategi Customer-Based Brand Equity dan Positioning Berbasis Keberlanjutan pada Gedung Bersertifikasi WELL: Studi Kasus PT XYZ: Customer-Based Brand Equity Strategy and Sustainability-Based Positioning in WELL-Certified Buildings: A Case Study of PT XYZ Ferin Tiara Utami
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10143

Abstract

Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam industri properti kini mengalami pergeseran menuju human-centered sustainability melalui standar WELL Building Standard, yang menitikberatkan pada kesehatan dan kesejahteraan penghuni bangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi branding dan positioning berbasis keberlanjutan yang diterapkan PT XYZ pada gedung perkantoran bersertifikasi WELL serta kontribusinya terhadap customer-based brand equity (CBBE). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan wawancara mendalam terhadap pihak internal perusahaan serta observasi lapangan terhadap fasilitas WELL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi WELL berperan signifikan dalam memperkuat ekuitas merek berbasis konsumen melalui peningkatan brand awareness, pembentukan brand image yang positif dan diferensiatif, serta penguatan brand trust dan loyalitas penyewa.
Analisis Yuridis Mekanisme Perda tentang APBD tahun 2026 pada DPRD Kabupaten Buton: Studi kuliah kerja Lapangan: Legal Analysis of the Mechanism of Local Regulations on the 2026 Regional Budget at the Buton Regency DPRD: Fieldwork Study Veti Vera; Aryopangestu Syafrul Abas; Feni Rahmawati; Laode Muhammad Afrizal Safrin; Syarif; La Gurusi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10144

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen keuangan tahunan pemerintah daerah yang mendukung otonomi daerah, ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) berdasarkan prinsip desentralisasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memainkan peran sentral dalam pengawasan, pembahasan, dan persetujuan APBD melalui mekanisme Perda, yang mencakup fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan untuk memastikan keselarasan dengan aspirasi masyarakat. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019, menjadi dasar hukum utama yang mengatur tahapan pembentukan Perda, termasuk perencanaan melalui Prolegda, penyusunan rancangan, pembahasan bersama DPRD dan Kepala Daerah, penetapan, serta pengundangan, dengan penekanan pada prinsip hierarki peraturan, partisipasi masyarakat, dan keterbukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahapan mekanisme pembentukan Perda tentang APBD Tahun 2026 di DPRD Kabupaten Buton dari aspek yuridis dan studi lapangan, serta mengisi kesenjangan pengetahuan terkait analisis yuridis mendalam yang terintegrasi dengan observasi empiris untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi tunggal, menggabungkan elemen fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman pelaku melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di Gedung DPRD Kabupaten Buton, Kecamatan Pasarwajo. Populasi meliputi anggota DPRD, pejabat Bappeda, BPKAD, serta stakeholder terkait, dengan analisis data tematik kualitatif yang didukung oleh peraturan perundang-undangan dan Tata Tertib DPRD Kabupaten Buton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan mekanisme pembentukan Perda APBD telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan hukum, berdasarkan wawancara dengan bagian persidangan dan observasi partisipatif selama 3 sidang paripurna serta 2 diskusi komisi. Jadwal acara dimulai dari Rancangan KUA-PPAS sebagai tahap perencanaan hingga persetujuan penetapan Raperda APBD Tahun 2026, dengan kepatuhan terhadap batas waktu penetapan sebelum 31 Desember sesuai Pasal 239 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Temuan empiris mengonfirmasi integrasi prinsip proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan keterbukaan, tanpa hambatan signifikan yang melanggar hukum. Proses ini berjalan efisien, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta mengurangi risiko dominasi eksekutif seperti yang disoroti dalam penelitian terdahulu. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa mekanisme pembentukan Perda APBD di DPRD Kabupaten Buton telah sesuai dengan peraturan hukum, berkontribusi pada penguatan akuntabilitas dan transparansi sebagai fondasi otonomi daerah.
Analisis Pengendalian Persediaan Dengan Metode Always Better Control (ABC), Economic order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) Pada CV Green Floral: Inventory Control Analysis Using the Always Better Control (ABC), Economic Order Quantity (EOQ), and Reorder Point (ROP) Methods at CV Green Floral Sherly Adelia; Budi Santoso
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10145

Abstract

Persediaan barang dagang menjadi bagian yang krusial bagi sebuah usaha karena merupakan aset yang paling diperlukan untuk kegiatan operasional, sehingga diperlukan manajemen persediaan untuk mengelola dan mengklasifikasikan barang berdasarkan nilai persediaan. Skripsi ini menggunakan metode penelitian analisis kuantitatif deskriptif dengan data kuantitatif yang bersumber dari Laporan Persediaan dan Laporan Penjualan, dengan tujuan untuk mengetahui pengendalian persediaan tanaman hias menggunakan metode ABC (Always Better Control), Safety Stock, dan ROP (Reorder Point) di CV Green Floral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 jenis tanaman hias siap jual, 4 jenis termasuk dalam kelompok A (Always) dengan kontribusi investasi persediaan tertinggi sebesar 81,37%, kelompok B (Better) terdiri dari 19 jenis tanaman hias (34,01%) dengan kontribusi investasi sebesar 15,38%, dan kelompok C (Control) mencakup 33 jenis tanaman hias (59,07%) dengan kontribusi investasi terendah sebesar 3,25%. Untuk pengelolaan persediaan yang efektif, setiap jenis tanaman memerlukan safety stock, ROP, dan EOQ yang sesuai, dengan safety stock berkisar antara 3 hingga 10 unit, ROP antara 5 hingga 16 unit, dan EOQ antara 5 hingga 8 unit, sehingga manajemen persediaan dapat dioptimalkan untuk menjaga ketersediaan tanaman sekaligus mengelola biaya secara efisien.
Peranan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengendalian Internal Penjualan Pada PT. Arta Boga Cemerlang Kota Malang: The Role of Sales Accounting Information Systems in Improving the Effectiveness of Internal Control over Sales at PT Arta Boga Cemerlang, Malang City Margaretha Theresia Lorenzha Pukan; Sihwahjoeni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi penjualan, peranannya dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh PT. Arta Boga Cemerlang Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, di mana informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Arta Boga Cemerlang telah menerapkan sistem penjualan yang terstruktur dengan pemisahan tugas yang jelas antara bagian admin, kasir, keuangan, piutang, dan pimpinan. Sistem informasi akuntansi penjualan berperan penting dalam memastikan transaksi dicatat secara akurat dan tepat waktu, sehingga meningkatkan efektivitas pengendalian internal melalui dokumen pendukung yang lengkap dan otorisasi yang berjenjang. Namun, masih ditemukan beberapa hambatan seperti keterlambatan pencatatan transaksi, potensi rangkap fungsi pada kondisi tertentu, dan ketergantungan yang tinggi pada salesman dalam pengisian dokumen. Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan peningkatan pengawasan terhadap aktivitas salesman dan penguatan pemisahan tugas guna mengoptimalkan sistem pengendalian internal perusahaan.
A Semantic and Pragmatic Research Journal on Bruno Mars’ Album: Jurnal Penelitian Semantik dan Pragmatik tentang Album Bruno Mars Alfarizi Nasocha; Faizal Aliffiyan Nugroho
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10149

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis makna konseptual metafora yang terdapat dalam lirik lagu album debut Bruno Mars, *Doo-Wops & Hooligans* (2010). Metafora, sebagai bentuk bahasa kiasan, sangat penting dalam memperkaya makna dan kedalaman emosional lirik lagu. Album ini mengeksplorasi berbagai tema seperti cinta, patah hati, dan ambisi, dan diperkirakan mengandung beragam ekspresi metaforis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan Teori Metafora Konseptual (CMT) yang diusulkan oleh Lakoff dan Johnson. Data yang dikumpulkan mencakup semua lirik dari album *Doo-Wops & Hooligans*. Proses analisis terdiri dari tiga tahap: (1) mengidentifikasi frasa dan kalimat yang mengandung metafora, (2) mengklasifikasikan metafora tersebut ke dalam jenis-jenis seperti struktural, orientasional, atau ontologis, dan (3) menafsirkan makna konseptual yang disampaikan melalui metafora tersebut. Hasil menunjukkan bahwa terdapat sejumlah besar metafora yang digunakan dalam lirik. Metafora-metafora ini sering menyampaikan ide-ide seperti “Cinta adalah Perang” (seperti dalam ‘Grenade’), “Cinta adalah Perjalanan” atau “Cinta adalah Cahaya/Kegelapan,” dan “Emosi adalah Benda Fisik” (seperti hati yang rapuh). Metafora-metafora ini melampaui pilihan gaya semata dan berfungsi untuk membuat ide-ide abstrak seperti emosi dan hubungan menjadi lebih konkret dan dapat dipahami oleh audiens. ABSTRACT This research seeks to identify, classify, and examine the conceptual meanings of metaphors present in the song lyrics of Bruno Mars' debut album, *Doo-Wops & Hooligans* (2010). Metaphors, as a form of figurative language, are essential in enhancing the meaning and emotional depth of song lyrics. The album explores various themes such as love, heartbreak, and ambition, and is anticipated to include a wide range of metaphorical expressions. The study utilizes a qualitative descriptive method based on the Conceptual Metaphor Theory (CMT) proposed by Lakoff and Johnson. The data collected includes all the lyrics from the *Doo-Wops & Hooligans* album. The analysis process consists of three stages: (1) identifying phrases and sentences that contain metaphors, (2) categorizing these metaphors into types such as structural, orientational, or ontological, and (3) interpreting the conceptual meanings conveyed through these metaphors. The results show that a considerable number of metaphors are used within the lyrics. These metaphors often convey ideas such as "Love is War" (as seen in "Grenade"), "Love is a Journey" or "Love is Light/Darkness," and "Emotions are Physical Objects" (such as a fragile heart). These metaphors go beyond mere stylistic choices and serve to make abstract ideas like emotions and relationships more tangible and relatable to the audience.
BUDAYA KELUARGA DAN DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SMP SE-KECAMATAN SUGAPA, KABUPATEN INTAN JAYA, PAPUA TENGAH Karpus Belau; Yulia Prihatni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10152

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya keluarga dan dukungan orang tua terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa SMP se-Kecamatan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel ditentukan melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket budaya keluarga dan dukungan orang tua serta dokumentasi nilai prestasi belajar IPA. Analisis data menggunakan regresi berganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keluarga dan dukungan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar IPA, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga berbasis nilai budaya lokal dalam mendukung keberhasilan pembelajaran IPA di SMP. Se-Kecamatan Sugapa,Kabupaten Intan Jaya-Papua Tengah. ABSTRACT This study aims to analyze the influence of family culture and parental support on students’ achievement in Natural Science (IPA) at junior high schools in Sugapa District, Intan Jaya Regency, Central Papua. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The sample was selected using proportional random sampling. Data were collected through questionnaires on family culture and parental support, as well as documentation of students’ IPA achievement scores. Data analysis was conducted using multiple regression analysis at a significance level of 0.05. The results indicate that family culture and parental support have a positive and significant effect on students’ achievement in Natural Science, both partially and simultaneously. These findings highlight the importance of strengthening family involvement based on local cultural values to support effective science learning in junior high schools.
ANALISIS YURIDIS NORMATIF KLAUSUL FORCE MAJEURE DALAM PERJANJIAN BISNIS DI INDONESIA Sudjai, Didit Darmawan, Muhammad Zufar Afifudin, Gusti Ananda Syalum Saputra, Triyono Meidi Rahman,
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10170

Abstract

Klausul force majeure merupakan salah satu elemen fundamental dalam perjanjian bisnis karena berfungsi mengatur kondisi luar biasa yang berada di luar kendali para pihak dan berpotensi menghambat atau menggugurkan pelaksanaan kewajiban kontraktual. Dalam praktik hukum di Indonesia, pengaturan mengenai force majeure masih bersifat umum karena Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) tidak memberikan definisi eksplisit mengenai konsep tersebut, melainkan hanya mengatur akibat hukumnya. Kondisi ini menyebabkan penerapan klausul force majeure sangat bergantung pada perumusan kontrak serta penafsiran hukum dalam praktik penyelesaian sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klausul force majeure dalam perjanjian bisnis di Indonesia dari perspektif yuridis normatif, dengan menelaah dasar hukum, penerapan, serta implikasi hukumnya terhadap kepastian dan keadilan kontraktual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, melalui kajian terhadap KUHPerdata, doktrin hukum, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul force majeure memiliki landasan hukum yang kuat dalam Pasal 1244–1245 serta Pasal 1444–1445 KUHPerdata, yang memberikan pembebasan tanggung jawab bagi pihak yang tidak dapat memenuhi prestasi akibat keadaan di luar kendalinya. Klausul ini berfungsi sebagai instrumen perlindungan hukum sekaligus penyeimbang antara asas pacta sunt servanda dan prinsip keadilan kontraktual. Oleh karena itu, perumusan klausul force majeure yang jelas, proporsional, dan berlandaskan itikad baik menjadi sangat penting untuk meminimalkan potensi sengketa serta menjamin kepastian hukum bagi para pihak dalam perjanjian bisnis.
Pengaruh Penambahan Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap Daya Terima Bolu Kukus Jessy Diana Ghello, Jennilien Merinda Ghello
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10174

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh substitusi tepung terigu dengan tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap sifat fisik, kimia, dan daya terima bolu kukus. Tepung biji nangka sebagai sumber pangan lokal memiliki kandungan gizi yang baik, khususnya kalsium. Variasi substitusi tepung biji nangka yaitu 0%, 10%, 20%, dan 30% diterapkan dalam formulasi bolu kukus, dan karakteristik produk dianalisis secara fisik dan sensoris. Hasil menunjukkan adanya perubahan signifikan pada beberapa sifat bolu kukus dengan penambahan tepung biji nangka, namun produk tetap diterima konsumen. Penambahan tepung biji nangka berpotensi meningkatkan nilai gizi bolu serta menjadi alternatif bahan baku lokal yang mendukung diversifikasi pangan dan pemanfaatan limbah pertanian.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue