cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 451 Documents
Pengaruh Edukasi Sadari terhadap Peningkatan Pengetahuan dalam Upaya Deteksi Dini Ca Mamae pada Remaja Putri Rohmi Rohmi; Murniati Murniati; Nurliah Nurliah; Fara Khansa Azizah
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1161

Abstract

Berdasarkan WHO (World Healt Organization), penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor dua sesudah penyakit kardiovaskuler, setiap tahun terdapat 7 juta penderita kanker payudara serta 5 juta orang meninggal disebabkan kanker payudara. Prevalensi Kejadian kanker payudara meningkat dari tahun ke tahun serta terjadi hampir di seluruh dunia. Data Global Cancer Observatory menyebutkan bahwa ada 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian semakin tinggi menjadi 9,6 juta setiap tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan rancangan Randomized Control Trial (RCT). Variabel bebas pada penelitian ini adalah edukasi secara tata muka serta edukasi melalui whats aps group. Tehnik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi di SMKN Ngargoyoso Karangnayar sebanyak 178 siswi, dan sampel yang dipergunakan sebanyak 114 siswi. Analisa data memakai uji beda Mann Whitney serta Wilcoxon. Penelitian ini didominasi siswi berusia 18 tahun, di kelas XII, mendapatkan informasi melalui internet, tidak terdapat perbedaan pengetahuan pada kelompok intervensi (p=0,358) serta kelompok kontrol (p=0,347) setelah dilakukan intervensi, tetapi ada perbedaan pengetahuan antara kelompok kontrol serta kelompok internensi dengan nilai p=0,000 < 0,05 dan nilai N-Gain = 40,98. Edukasi melalui Wa Group dinilai tidak efektif terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri sebagai Upaya deteksi dini terhadap Ca mamae.
Literature Review: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pasien Stroke Iskemik Adilla Dwi Nur Yadika; Fitria Saftarina; Reni Zuraida; Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani; Susianti Susianti
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1166

Abstract

Stroke adalah gangguan sirkulasi darah otak yang menyebabkan kecacatan dan kematian terbanyak kedua di seluruh dunia, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien stroke iskemik. Literature review ini menggunakan database Google Scholar, Pubmed dan EBSCO. Kata kunci yang digunakan adalah  “ischemic stroke” dan “quality of life”. Pencarian difokuskan pada artikel yang terbit tahun 2015-2025, hasil penelitian atau systematic review dan dapat diakses secara lengkap. Artikel yang tidak memenuhi syarat tidak dilakukan analisis. Hasil penelusuran mendapatkan 352 artikel dan sebanyak 32 artikel yang memenuhi syarat. Analisis dilakukan dengan membuat ringkasan, menganalisis hasil penelitian dan membuat interpretasi berdasarkan tema yang ditentukan. Hasil analisis mendapatkan beberapa faktor yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien stroke iskemik, yaitu usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, status pernikahan, komorbiditas, status serangan, lama waktu pasca stroke, dan dukungan keluarga. Individu dengan usia lebih dari sama dengan enam puluh tahun, berjenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan rendah, tidak bekerja, tidak menikah atau tidak memiliki pasangan, memiliki komorbiditas, mengalami serangan berulang, menderita stroke iskemik lebih dari sama dengan enam bulan, dan memperoleh dukungan keluarga yang kurang baik dapat memiliki kualitas hidup yang buruk.
Long-Term Visual Outcomes in Infectious and Non-Infectious Uveitis: A Systematic Review Nabila Maharani Ahmadi Putri; Christie July Prawatya
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1186

Abstract

Uveitis is a heterogeneous group of intraocular inflammatory diseases and remains a significant cause of long-term visual impairment in both pediatric and adult populations. Visual outcomes vary widely depending on disease etiology and the development of vision-threatening ocular complications. This systematic review aimed to compare long-term visual outcomes and ocular complications in patients with infectious and non-infectious uveitis. A systematic literature search was conducted in PubMed, the Cochrane Library, Scopus, Google Scholar, and PROSPERO for studies published between January 2015 and 2025, in accordance with PRISMA 2020 guidelines. A total of 847 records were identified55 duplicates were removed, 792 records were screened, 49 full-text articles were assessed for eligibility and 14 studies were included in the qualitative synthesis. Eligible studies included pediatric and adult patients with anterior, intermediate, posterior, or panuveitis reporting at least one long-term visual outcome, including best-corrected visual acuity (BCVA), severe visual impairment or blindness, or vision-threatening ocular complications. Study selection and data extraction were performed independently by two reviewers. Due to substantial heterogeneity, findings were synthesized using a qualitative narrative approach. Fourteen studies met the inclusion criteria. Non-infectious uveitis was more frequently reported than infectious uveitis across included studies. Long-term visual outcomes were commonly reported using BCVA measures, and cataract, glaucoma or ocular hypertension, and macular complications were the most frequently described long-term sequelae in both etiologic groups. Direct quantitative comparisons were limited by heterogeneity in study design, outcome definitions, and follow-up duration. Long-term visual outcomes in uveitis vary by etiology and are frequently influenced by vision-threatening complications. These findings highlight the importance of accurate etiologic classification and long-term follow-up in both pediatric and adult patients to reduce visual morbidity.
Faktor-Faktor Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang Berpengaruh terhadap Fungsi Paru Petani Pengguna Pestisida: Literatur Review Rohayati Rohayati; Fitria Saftarina; Jhons Fatriyadi; Sutarto Sutarto; Betta Kurniawan
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1197

Abstract

Penggunaan pestisida merupakan praktik yang umum dilakukan oleh petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mengendalikan organisme pengganggu tanaman, termasuk pada komoditas jagung yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan nasional. Namun, paparan pestisida dalam jangka pendek maupun jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang mempengaruhi fungsi paru pada petani pengguna pestisida melalui metode literature review dengan pendekatan naratif. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir yaitu tahun 2021-2025. Pencarian literatur dilakukan menggunakan kombinasi kata kunci dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, antara lain: “pesticide exposure”, “lung function”, “respiratory disorders”, “farmers”, “petani”, “fungsi paru”, “paparan pestisida”. dan diakses melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Artikel yang didapatkan sebanyak 385 artikel dan 8 artikel yang ditelaah dengan membuat ringkasan dan melakukan analisis hasil penelitian. Hasil telaah menunjukkan bahwa gangguan pernapasan seperti batuk kronis, sesak napas, serta penurunan fungsi paru yang ditandai dengan rendahnya nilai FVC, FEV1, dan PEFR banyak ditemukan pada petani yang terpapar pestisida. Faktor-faktor yang berpengaruh meliputi usia, kebiasaan merokok, masa dan jam kerja, frekuensi serta durasi penyemprotan, jenis dan intensitas paparan pestisida, serta rendahnya penggunaan APD dan praktik kerja yang tidak aman. Selain itu, personal hygiene yang buruk setelah penyemprotan turut memperburuk risiko gangguan paru.
Efektifitas Media Leaflet “Gizi Baduta” terhadap Pengetahuan Ibu Balita dalam Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI untuk Balita Usia 6-24 Bulan Fara Khansa Azizah; Hendra Dwi Kurniawan; Rohmi Rohmi
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1205

Abstract

Permasalahan gizi anak usia dini menjadi tantangan kesehatan masyarakat global dengan dampak jangka panjang. Laporan UNICEF–WHO–World Bank Joint Child Malnutrition Estimates 2025 menunjukkan sekitar 148 juta anak balita di dunia mengalami stunting dan 45 juta wasting, menandakan dunia belum berada pada jalur pencapaian target SDGs. Usia 6–23 bulan merupakan periode kritis MP-ASI karena kebutuhan gizi meningkat sementara kapasitas konsumsi terbatas. Di Indonesia, prevalensi stunting masih mencapai 19,8% pada tahun 2024. Pengetahuan ibu berperan penting dalam praktik MP-ASI, namun bukti efektivitas media leaflet terstandardisasi masih terbatas, sehingga penelitian ini relevan secara ilmiah dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian menggunakan quasi experimental design pretest–posttest with control group, serta menggunakan uji analisis Paired Sample T-Test. Jumlah sampel 50 Dengan tahap Pretest, Intervensi, Post test. Tujuan : mengevaluasi efektivitas penggunaan media leaflet "Gizi Baduta" terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk anak usia 6–24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan ditandai dengan nilai Sig. 0.00 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat keefektivitasanLeaflet “Gizi Baduta” terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam praktik pemberian makanan pendamping ASI. Penggunaan Leaflet “Gizi Baduta” efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita 6-24 bulan dalam praktik pemberian MP-ASI.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Keperawatan terhadap Kinerja dan Kepuasan Kerja Perawat: A Systematic Review Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sarwoko Sarwoko; Titik Anggraeni; Herbasuki Herbasuki
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1209

Abstract

Kinerja dan kepuasan kerja perawat merupakan indikator penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan. Salah satu faktor organisasi yang berperan besar dalam memengaruhi kedua luaran tersebut adalah gaya kepemimpinan keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan keperawatan terhadap kinerja dan kepuasan kerja perawat melalui pendekatan systematic review. Penelusuran literatur dilakukan pada lima basis data internasional, yaitu Scopus, PubMed, ScienceDirect, SAGE, dan Wiley Online Library. Proses seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian artikel dibatasi pada publikasi berbahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan dalam 5–7 tahun terakhir : 2018 – 2025 untuk memastikan kebaruan bukti ilmiah. Kata kunci dan Boolean operator yang digunakan antara lain: (“nursing leadership” OR “leadership style”) AND (“nurse performance” OR “job performance”) AND (“job satisfaction” OR “work satisfaction”) Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif dan tematik, serta dinilai kualitas metodologisnya menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Dari proses seleksi diperoleh empat artikel dengan kualitas metodologis tinggi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, servant, dan autentik berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja perawat serta faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kepuasan kerja, seperti kualitas kehidupan kerja, keterlibatan kerja, dan kesiapan kerja. Kepemimpinan transformasional merupakan gaya yang paling konsisten memberikan dampak positif, baik secara langsung maupun melalui mekanisme pemberdayaan dan keterlibatan kerja. Gaya kepemimpinan keperawatan yang berorientasi pada pemberdayaan dan dukungan memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja perawat.
Literature Review: Perbandingan Obesitas Berdasarkan Indeks Massa Tubuh dan Obesitas Sentral terhadap Risiko Penyakit Metabolik dan Kardiovaskular Muhammad Haekal Rabbani; Anggi Setiorini; Risti Graharti; Evi Kurniawaty
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1226

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan berperan penting sebagai faktor risiko terjadinya penyakit metabolik dan kardiovaskular. Penilaian obesitas secara klinis umumnya menggunakan indeks massa tubuh (IMT), namun indikator ini memiliki keterbatasan dalam menggambarkan distribusi lemak tubuh. Sebaliknya, obesitas sentral yang diukur melalui lingkar perut atau rasio lingkar pinggang-pinggul mencerminkan akumulasi lemak viseral yang lebih erat kaitannya dengan gangguan metabolik dan kardiovaskular. Oleh karena itu, literature review ini bertujuan untuk membandingkan peran obesitas berdasarkan IMT dan obesitas sentral terhadap risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan penelusuran artikel ilmiah melalui basis data PubMed dan Google Scholar. Artikel yang disertakan dibatasi pada publikasi sepuluh tahun terakhir, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas hubungan antara indikator obesitas dan risiko penyakit metabolik maupun kardiovaskular pada populasi dewasa. Jurnal nasional dan internasional didapatkan 380 artikel dan 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi kemudian dianalisis secara komprehensif. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa obesitas sentral memiliki hubungan yang lebih kuat dan konsisten dengan risiko sindrom metabolik, diabetes melitus tipe 2, dislipidemia, hipertensi, serta penyakit kardiovaskular dibandingkan obesitas berdasarkan IMT. Beberapa studi melaporkan bahwa individu dengan IMT normal tetapi memiliki obesitas sentral tetap menunjukkan peningkatan risiko kardiometabolik yang signifikan. Hal ini berkaitan dengan peran lemak viseral dalam memicu resistensi insulin, inflamasi kronik, dan disfungsi endotel. Dapat disimpulkan bahwa obesitas sentral merupakan prediktor risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular yang lebih sensitif dibandingkan obesitas berdasarkan IMT. Oleh karena itu, penggunaan indikator obesitas sentral perlu dipertimbangkan secara rutin dalam praktik klinis untuk deteksi dini dan pencegahan penyakit metabolik serta kardiovaskular.
Literature Review: Efek Kafein terhadap Tekanan Darah Zelinda Imroatus Soleha; Dian Isti Angraini; Intan Kusumaningtyas
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1227

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam perubahan tekanan darah adalah konsumsi kafein, terutama melalui kopi yang saat ini semakin populer di berbagai kelompok usia. Namun, hasil penelitian mengenai efek kafein terhadap tekanan darah menunjukkan temuan yang bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis bukti ilmiah mengenai efek kafein terhadap tekanan darah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel melalui database Google Scholar dan PubMed. Artikel yang disertakan merupakan penelitian asli (research articles), tersedia dalam teks lengkap, bersifat open access, dan dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian meliputi “kafein”, “tekanan darah”, dan “hipertensi”.  Pencarian mendapatkan 3680 artikel dan 8 artikel yang memenuhi syarat. Proses seleksi dilakukan secara sistematis mengikuti alur PRISMA dan menghasilkan sepuluh artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsumsi kafein secara akut atau dalam dosis tinggi cenderung meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolik, sedangkan konsumsi kafein secara habitual atau dalam dosis rendah hingga sedang menunjukkan respons yang lebih adaptif dan pada beberapa penelitian tidak berhubungan dengan peningkatan tekanan darah. Variasi hasil dipengaruhi oleh dosis kafein, pola konsumsi, status hipertensi, serta karakteristik individu. Kesimpulannya, hubungan antara kafein dan tekanan darah bersifat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, sehingga diperlukan pendekatan yang hati-hati dalam interpretasi hasil dan rekomendasi konsumsi kafein.
The Effect of Prenatal Gentle Yoga on Sleep Duration of Primigravida Pregnant Women Oktaviana Manda Putri; Evita Widyawati; Poppy Farasari; Friska Oktaviana
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1233

Abstract

Sleep disturbances are common complaints among primigravida pregnant women due to physical, hormonal, and psychological changes during pregnancy. Inadequate sleep duration may negatively affect maternal health and fetal well-being, highlighting the need for safe and effective non-pharmacological interventions. This study aimed to examine the effect of prenatal gentle yoga on sleep duration among primigravida pregnant women in Tulungagung. A quantitative study with a one-group pretest–posttest design was conducted. The sample consisted of 53 primigravida pregnant women in the second and third trimesters who participated in a prenatal gentle yoga program, selected using a total sampling technique. Sleep duration was measured before and after the intervention using a questionnaire adapted from the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), which has been previously validated and demonstrated good reliability with a Cronbach’s alpha coefficient of >0.70. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that prior to the intervention, most participants had a sleep duration of less than five hours per night, whereas after receiving prenatal gentle yoga, nearly all participants experienced an increase in sleep duration to more than seven hours per night. Statistical analysis revealed a significant difference in sleep duration before and after the intervention (p < 0.05). In conclusion, prenatal gentle yoga has a significant effect on increasing sleep duration among primigravida pregnant women.
Pengaruh Edukasi Berbasis Android “E-Detik” terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan Ana Sundari; Mimi Ruspita; Budi Astyandini
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1242

Abstract

Tingkat kematian maternal masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut Badan Kesehatan dunia (WHO), mengenali tanda bahaya kehamilan adalah kunci dalam mendeteksi komplikasi lebih awal yang dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang memadai mengenai tanda bahaya kehamilan masih menjadi rintangan utama dalam upaya mencegah komplikasi maternal. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah menyediakan edukasi berbasis kesehatan mobile (mHealth), terutama melalui platform Android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi Berbasis Android “E-Detik” terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest and posttest dengan sampel ibu hamil di wilayah Kelurahan Bandengan Kendal dengan tehnik nonprobability sampling, sejumlah 50 ibu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan hasil uji validitas sebesar 0,522 dan uji reliabilitas 0,685dan analisa data dengan Uji Wilcoxon pada variabel pengetahuan dan uji t-test pada variabel sikap. Terdapat pengaruh Edukasi Berbasis Android “E-Detik”terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan (p-value sebesar 0,000 < α (0.05)), nilai mean pengetahuan 12.28 menjadi 22.06 dan peningkatan sikap ibu hamil dengan p-value sebesar 0,00 < α (0.05), mean pada variable sikap 35.20 menjadi 49.547.  Edukasi berbasis android E-DETIK terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tenang tanda bahaya kehamilan.