cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 555 Documents
Community Assistance in Cultivating IoT-Based Hydroponic Plants as an Effort to Improve Food Security in Baruyu Lasara Village, Batu Islands Fauzi, Rahmad; Zendrato, Walsyukurniat; Historis Manao, Leonardus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2401

Abstract

The community assistance program for hydroponic cultivation based on the Internet of Things (IoT) was implemented in Baruyu Lasara Village, Tello Island, South Nias Regency. This initiative aimed to strengthen food security in coastal areas with limited agricultural land and freshwater resources. Using a participatory approach, the program involved socialization, technical training, implementation of an IoT-based Nutrient Film Technique (NFT) hydroponic system, and agricultural entrepreneurship mentoring. The results demonstrated a notable improvement in the community’s capability to independently manage hydroponic systems, achieving a 90% growth success rate for pakcoy and a 60% increase in water-use efficiency compared to conventional farming methods. Participants’ knowledge levels increased by 80%, and a hydroponic farmer group was established to ensure program sustainability. The initiative had positive impacts on local economic resilience, social collaboration, technological literacy, and environmental sustainability. Overall, the program successfully enhanced food self-sufficiency and served as an effective model for applying modern agricultural technologies in small island regions.
Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari : Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari emi, elmi; ulma sintia; Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2406

Abstract

Penggunaan obat tradisional di Indonesia semakin meningkat seiring berkembangnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami yang lebih aman dan mudah diperoleh. Obat tradisional berasal dari tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif dengan potensi farmakologis, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis obat tradisional beserta metode pengolahan yang tepat sehingga dapat meningkatkan efektivitas terapeutik dan keamanan penggunaannya. Metode pengolahan yang dikaji meliputi simplisia, perebusan (decocta), seduhan (infusa), ekstraksi etanol, serta pengolahan menjadi bentuk modern seperti serbuk instan, kapsul, dan salep herbal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemilihan bagian tanaman, teknik pengeringan, ukuran partikel, serta jenis pelarut sangat mempengaruhi kandungan senyawa aktif yang dihasilkan. Selain itu, standarisasi proses pengolahan terbukti penting untuk menjaga konsistensi mutu dan stabilitas produk herbal. Dengan pemahaman yang tepat mengenai karakteristik tanaman obat dan teknik pengolahannya, obat tradisional berpotensi menjadi terapi komplementer yang efektif, aman, serta mendukung pengembangan fitofarmaka di Indonesia.
Penerapan Model Pintar Memilih Jajanan Yang Sehat (PMJS) Bagi Siswa di SDIT Darul Hasan Kota Padangsidimpuan Sebagai Upaya Pencegahan Kasus Cuci Darah Anak Nasution, Dina Rahmi Solihad; Silitonga, Yusnita Wahyuni; Hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2419

Abstract

Children, with their curiosity and tendency to follow their peers, often pay little attention to the cleanliness or quality of the food they consume. This habit, if left unchecked, can have a negative impact on long-term health, one of the worst impacts that can arise is the case of dialysis, which is currently experiencing an increase in cases in children. The purpose of this activity is to correct children's bad snacking habits and to improve children's health which has recently given rise to dialysis cases by implementing the PMJS (Pintar Memilih Jajanan Yang Sehat; Smart Choosing Healthy Snacks) model. The implementation began with socialization to SDIT Darul Hasan Grade 4 pupils regarding daily balanced nutrition patterns. The second activity was the implementation of training on selecting snacks according to the PMJS model that has been explained in the socialization stage. Next is the mentoring and evaluation of the implementation of PMJS and ends with the sustainability of the program by ensuring that sufficient knowledge has been provided as the expected end result. From the results of this community service activity, a positive impact was obtained in the form of increased pupil knowledge of healthy snacks and more selective when buying snacks.
PENYULUHAN PHBS TENTANG JAJANAN SEHAT DI SD NEGERI 100614 PINTU PADANG I Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2421

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mau serta mampu mempraktikan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Salah Satu indicator PHBS Di Sekolah adalah mengkonsumsi jajanan sehat. Jajanan sehat merupakan jajanan yang terhindar dari cemaran biologis ataupun kimia dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Mengkonsumsi jajanan sehat memberikan dampak positif bagi tubuh seperti menambah asupan energi, nutrisi dan vitamin. Selain memberikan dampak positif, jajanan juga memberikan dampak negatif seperti jajanan tidak sehat. Jajanan tidak sehat itu adalah Makanan cepat saji. Jajanan yang saat ini sering dikonsumsi oleh siswa SD merupakan jenis jajanan yang merupakan makanan cepat saji atau fast food. Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan dengan cara memberikan materi menggunakan media leaflet. Pelaksanaan di lakukan di SD Negeri 100614 Pintu Padang I . Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para anak- anak terlihat antusias dan diharapkan kegiatan penyuluhan ini selain koordinasi dengan kepala sekolah , diperlukan koordinasi dengan Puskesmas setempat untuk menyebar luaskan informasi dan menyakinkan seseorang agar munculnya kesadaran dalam meningkatkan status kesehatan dan mencegahnya penyakit pada anak agar responden yang datang bisa lebih banyak lagi dan penyampaian informasi kesehatan ini dapat lebih menyebar luas lagi.
TUNTAS: Tumbuh Sehat Tanpa Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Dawuhan, Kabupaten Purbalingga Suryanto, Suryanto; Hamidya, Syifa Ula; Harwanti, Siti; Susiawan, Lieza Dwiansari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2424

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang cukup serius di Indonesia, termasuk di Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, dimana tercatat 3 balita mengalami kondisi tersebut. Faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi yang seimbang, keterbatasan ekonomi, dan lingkungan yang kurang mendukung juga turut berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan program TUNTAS (Tumbuh Sehat Tanpa Stunting) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat melalui program peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan edukasi gizi, demonstrasi memasak dengan bahan lokal, serta kunjungan rumah kepada anak yang terdampak stunting. Program ini mencakup tiga tahap yaitu penyuluhan dan demo masak bagi kader dan ibu balita, demo masak dengan menggunakan bahan lokal, dan pemantauan langsung ke rumah anak yang stunting. Dari pelaksanaan kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan antusiasme masyarakat terkait pemahaman terhadap pentingnya gizi seimbang dan kesadaran akan faktor risiko stunting di lingkungan keluarga yang diharapkan dapat mendorong pola pengasuhan dan pemberian makan yang lebih tepat.
Penguatan Pelayanan Kesehatan Darurat Penderita Diabetes melalui Integrasi Emergency Response Kit dan Kader Siaga Desa di Desa Tandihat Tahun 2025 antoni, adi; Abdullah AA; Alprida harahap; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2442

Abstract

Kondisi bencana dan situasi kedaruratan sering memperburuk status kesehatan penderita penyakit kronis, termasuk diabetes melitus. Stres, keterbatasan akses pelayanan kesehatan, serta terganggunya ketersediaan obat berpotensi meningkatkan kadar glukosa darah dan risiko komplikasi akut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan darurat bagi penderita diabetes melalui integrasi Emergency Response Kit dan pemberdayaan Kader Siaga Desa di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Desember 2025, dan dihadiri oleh seluruh warga pengungsi di Desa Tandihat. Metode yang digunakan meliputi skrining kadar glukosa darah, pemberian intervensi farmakologis bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat, serta edukasi kesehatan yang menekankan pengelolaan stres dan aspek spiritual. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat 15 orang dengan kadar glukosa darah >200 mg/dl yang selanjutnya mendapatkan intervensi obat antidiabetes dan edukasi komprehensif. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi layanan darurat, pendekatan komunitas, dan intervensi psikososial–spiritual efektif dalam mendukung pengendalian glukosa darah pada penderita diabetes dalam situasi kedaruratan.
Edukasi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Ibu Hamil dalam kegiatan Posyandu di Desa Baruas wilayah kerja Puskesmas Batunadua Simamora, Febrina Angraini; Manurung, Dina Mariana; Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Nurelilasari; Harahap, Mei Adelina; Lola Pebrianthy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2444

Abstract

Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan kongenital yang terjadi sejak masa perkembangan janin dan berkontribusi terhadap tingginya morbiditas serta mortalitas bayi. Upaya pencegahan PJB perlu dilakukan secara promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan perempuan usia subur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan PJB pada janin melalui edukasi kesehatan yang dilaksanakan pada kegiatan Posyandu di Desa Baruas, wilayah kerja Puskesmas Batunadua. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian media edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Aufa Royhan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus aplikasi pembelajaran mahasiswa di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko PJB, pentingnya perencanaan kehamilan sehat, dan kepatuhan terhadap pemeriksaan antenatal. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis Posyandu efektif sebagai strategi pencegahan PJB pada janin dan mendukung penguatan peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.
PENYULUHAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DI KALANGAN SISWA MUDA KOLABORASI INTERNASIONAL STIKES BULELENG DENGAN WINDESHEIM UNIVERSITY BELANDA DI SMKN 1 KUBUTAMBAHAN ANTARIKSAWAN, I WAYAN; Gede Budi Widiarta; Ni Made Karlina Sumiari Tangkas; Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Kadek Yudi Aryawan; Ni Luh Seri Astuti; Ni Putu Ika Novita Gunawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2445

Abstract

Remaja merupakan kelompok berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS akibat keterbatasan pengetahuan dan tingginya perilaku berisiko. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV/AIDS setelah mengikuti seminar edukasi di SMK N 1 Kubutambahan. Desain yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional pada 38 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa seminar “Seminar on HIV/ADIS Preventions Among Young Age Students in Kubutambahan State Vocational High School” yang membahas pengertian HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, dan pengurangan stigma. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner posttest dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase dan kategori. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebesar 93,95% dengan kategori sangat baik, yang menggambarkan bahwa seminar efektif meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan ini mendukung pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS berbasis sekolah sebagai upaya preventif di kalangan remaja.
PENYULUHAN TENTANG PENGGUNAAN KURMA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Elvipson Sinaga; Khairunnisa Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2451

Abstract

Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu kondisi tidak menular yang sangat umum di Indonesia. Menggunakan pangan fungsional seperti kurma (Phoenix dactylifera L.), yang kaya akan kalium, magnesium, serat, dan antioksidan, merupakan salah satu cara untuk mengatasi hipertensi, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi kurma dalam menurunkan tekanan darah. Peserta dari masyarakat yang memiliki riwayat atau berisiko hipertensi berpartisipasi dalam pendekatan implementasi, yang meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet, di Puskesmas Sibolangit. Tes pra dan pasca digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan, dan hasilnya dikaji secara deskriptif. Berdasarkan temuan, skor pengetahuan rata-rata peserta meningkat dari 60,5 pada tes pra menjadi 85,7 pada tes pasca, dan mereka juga menyatakan keinginan yang lebih besar untuk memasukkan kurma ke dalam pola makan seimbang. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kesadaran tentang cara menyajikan kurma untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan dosis yang dibutuhkan. Sebagai sarana untuk mempromosikan edukasi gizi berbasis pangan lokal, kegiatan ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Singkatnya, kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan kurma dapat ditingkatkan dalam upaya mencegah dan mengelola hipertensi.
Alih Pengetahuan Dasar-Dasar Teater Sebagai Media Refleksi Sosial Berbasis Edukasi Seni Ibrahim Mufiq Defito; Candra Sinuraya; Hanny Juliany Dani; Erwin Ardianto Halim; Daniel Zifa Armadi; Wanda Yuniartiningsih; Yehuda Njuah Sectio Cibro; Evelyn Gabriella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2453

Abstract

Fenomena kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana sering menimbulkan tekanan psikologis dan kehilangan arah bagi individu. Seni pertunjukan, khususnya teater interaktif, memiliki potensi sebagai medium reflektif dan edukatif untuk membantu masyarakat memahami dinamika tersebut. Permasalahan Pengabdian ini adanya kebutuhan masyarakat terhadap dasar-dasar teater sebagai sarana reflektif untuk bersosialisasi. Solusinya dirancang dalam bentuk pementasan teater interaktif yang dipadukan dengan permainan sederhana guna memperkenalkan seni teater sekaligus menciptakan ruang partisipatif. Tujuannya agar penonton terlibat secara langsung dalam alur cerita bertema “hidup yang tak selalu mulus,” sehingga mendorong keterlibatan emosional, komunikasi dua arah, dan pengalaman estetis yang mendalam. Metode partisipatif diterapkan melalui pengenalan dasar-dasar teater, improvisasi, dan diskusi reflektif setelah pertunjukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta yang hadir memperoleh wawasan baru dalam memaknai realitas kehidupan serta mengapresiasi seni teater sebagai sarana pembelajaran sosial yang menyenangkan. Respon positif dari peserta menegaskan bahwa pendekatan seni interaktif dapat menjadi media efektif dalam membangun kesadaran sosial dan memberikan edukasi seni di tengah masyarakat. Dengan demikian, teater interaktif berkontribusi bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai sarana edukasi budaya yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan sosial.