cover
Contact Name
Nursan
Contact Email
mnursan@yahoo.co.id
Phone
+6281915849785
Journal Mail Official
jurnal.agroteksos@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No 62 Mataram, NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agroteksos
Published by Universitas Mataram
ISSN : 08528268     EISSN : 26854368     DOI : https://doi.org/10.29303/agroteksos
Agroteksos merupakan jurnal pertama yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Agroteksos terdaftar di LIPI dengan p-ISSN (p-ISSN No. 0852-8268) pada 25 Mei 2007, dan e-ISSN (e-ISSN No. 2685-4368) pada 19 Juli 2019, Agroteksos menerbitkan minimal 6 artikel dalam satu edisi yang terbit 3 kali dalam setahun. Untuk peningkatan kualitas, Agroteksos telah menggunakan sistem jurnal online OJS 3. Agroteksos adalah Jurnal Ilmiah Pertanian yang memuat tulisan-tulisan hasil penelitian dan gagasan ilmiah di bidang Ilmu Pertanian, yang meliputi aspek Agronomi (termasuk kajian Pemuliaan, Produksi dan Perlindungan Tanaman, dan Ilmu Tanah), Teknologi dan Sosial Ekonomi Pertanian ( Agroteksos). Agroteksos diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram tiga kali dalam setahun (April, Agustus, dan Desember). Redaksi menerima artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris, baik dari universitas maupun luar universitas, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 480 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA BAHARI LABUHAN KERTASARI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Anton, Anton; Rirahman, Fiqri; Rakhman, Amry; Supriastuti, Eko
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1115

Abstract

Pengembangan Desa Wisata Bahari menjadi salah satu upaya mempercepat pembangunan pedesaan dengan memperhatikan keterkaitan aktivitas yang akan dikembangkan. Selain itu, dapat menunjang pembangunan wilayah pesisir pantai karena mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mampu menyerap tenaga kerja yang produktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi dan merumuskan strategi pengembangan Desa Wisata Bahari Labuhan Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitaf dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labuhan Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat yang dipilih secara purposive sampling dengan pertimbangan desa yang ditetapkan sebagai desa Wisata Bahari. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kondisi Desa Wisata Bahari Labuhan Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat dan merumuskan strategi pengembangannya adalah dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Desa Wisata Bahari Labuhan Kertasari memiliki kondisi yang mendukung antara lain budidaya rumput laut, perikanan, pulau-pulau kecil, pantai pasir putih, ketersediaan sarana dan prasarana wisata, kondisi budaya, dan ketersediaan akses informasi dan lembaga pengelola wisata. Adapun beberapa strategi yang perlu dilakukan adalah (1) Meningkatkan promosi Desa Wisata Bahari dan produk yang dihasilkan melalui berbagai media baik online maupun offline untuk memudahkan wisatawan yang datang; (2) Meningkatkan investasi dalam rangka pengembangan Desa Wisata Bahari; dan (3) Mengoptimalkan peran SDM dan lembaga pengelola pariwisata di Desa Wisata Bahari.
PERILAKU HARIAN, SOSIAL DAN HIERARKI ALPHA MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI SEPANJANG JALUR WISATA OI MARAI TAMAN NASIONAL TAMBORA Anisa, Fiska; Syahputra, Maiser; Webliana, Kornelia
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1185

Abstract

Monyet ekor panjang adalah salah satu jenis satwa liar yang dapat ditemukan di kawasan hutan sekunder, hutan mangrove, pesisir pantai dan hutan di pinggiran sungai dengan ketinggian kurang lebih 2.000 meter di atas permukaan laut. Salah Satu kawasan hutan di Indonesia yang menjadi habitat bagi monyet ekor panjang yaitu Taman Nasional Tambora. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian, sosial dan hierarki monyet ekor panjang di kawasan wisata Oi Marai Taman Nasional Tambora. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitaif dan mengguunakan metode focal animal sampling. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku alpha monyet ekor panjang di sepanjang jalur wisata Oi Marai terdiri dari perilaku harian yaitu perilaku foreging 22%, perilaku istirahat 34%, perilaku bergerak 24%, perilaku investigatif 2%, perilaku autogrooming 3%, perilaku sosial alpha monyet ekor panjang terdiri dari allogrooming sebesar 1% dan interaksi 0% dan perilaku hierarki alpha monyet ekor panjang terdiri dari agonistik 5%, perilaku seksual 5% dan perilaku calling 4%. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan upaya pelestarian dan konservasi monyet ekor panjang di wilayah Taman Nasional Tambora dan menambah literasi data terkait monyet ekor panjang.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PERAN ISTRI PETANI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA DUMAGIN A KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Bansaleng, Yessikah Feiby; Paputungan, Hardiana F.; Panayi, Yunarsi; Gobel, Hasna Van
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1172

Abstract

The urgency of this research is to determine the influence of the level of education and the role of farmer's wives on increasing family income in Dumagin A Village, South Bolaang Mongondow Regency, to increase understanding of the level of education, roles, ideas and contributions of farmer's wives in supporting family income and also to find out the conditions economics and understand the dual role of farmer's wives in depth because education is very important in creating an increase in family income. In this research, the influence of the level of education and the role of the wife is very important in creating changes to increase family income, so as to be able to solve problems related to Basic Research for Affirmation Beginner Lecturer researchers in the focus areas of Social Humanities, Education, Arts and Culture. The method in this research was carried out in several stages, totaling 4 (four) stages. The first stage is the preliminary study stage. At this preliminary study stage, the researcher made observations and looked for information related to the initial observation of the problem of education level and its relation to family income. The second stage, namely the data collection stage, was carried out by conducting interviews with respondents. The third stage is the data processing stage. In this stage the researcher processes data from interviews from respondents. The fourth stage is the conclusion stage. The data analysis technique used in this research is to analyze the level of education and the role of farmers' wives in increasing family income. The level of education greatly influences the role of farmers' wives in improving the family, both education levels from elementary school (SD), junior high school (SMP) and senior high school (SMA/SMK) even to undergraduate level (S1). The data obtained were analyzed without statistical tests by calculating the amount of money obtained from a farmer's wife's level of education and activities and the total income of the farmer's family multiplied by one hundred percent. Based on the results of research and discussion regarding the role of farmer's wives in increasing family income in Dumagin A Village, South Bolaang Mongondow Regency The following conclusion can be drawn: The influence of education level and the role of farmers' wives in increasing their household income in Dumagin A Village, South Bolaang Mongondow Regency has a very significant influence on family income. Either directly or indirectly. Based on research results, the level of education starts from elementary school, middle school, the role of the farmer's wife in Dumagin A Village, namely the economic role in the bureaucratic role, while the economic role is that the farmer's wife opens a stall and sells agricultural products. Meanwhile, the role in the bureaucracy is that the farmer's wife works as an ASN/Honorer. the income of farmers' wives is 19% with the average income of farmers' wives being IDR. 830,000 which is 19% of the entire workforce and education level.
PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN KELOMPOK TANI REBAN LESTARI DESA BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Qauliyah, Nurul; Setiawan, Budhy; Valentino, Niechi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1177

Abstract

Social capital is considered a determinant of the success of community forest management. This research aims to determine the role of social capital in the sustainability of community forest management in the Reban Lestari farmer group. The respondents in this study were 67 members of the Reban Lestari forest farmer group. The level of social capital was analyzed using an equation between values ​​with 3 classes (low, medium and high) and to analyze the role of social capital in sustainable forest management, descriptive analysis was used. The research results show that social capital plays an important role in encouraging the development of community participation in sustainable forest management based on mutual trust, togetherness and proactive action.
RESPON TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) TERHADAP PERBEDAAN KONSENTRASI GANDASIL D DAN JENIS SUMBU SECARA HIDROPONIK Pambudi, Setyo; Ritawati, Sri; Roidelindho, Kiki; Romdhonah, Yayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1203

Abstract

The increasing demand for vegetables is not matched by the expansion of agricultural land, hydroponic farming systems is a perfect solution to solve this problem. Using Gandasil D fertilizer can help plants to imporve the quality of production, especially in the leaf part. This research aims to determine the response of red amaranth (Amaranthus tricolor L.) to the different concentrations of Gandasil D fertilizer and wick types in hydroponic system using the wick system method. The experimental design used in this study was a Factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of two factors. The first factor was the concentration of Gandasil D fertilizer, there were four levels of concentration: 0 g/L, 2 g/L, 3 g/L, and 4 g/L. The second factors was the type of wick, which consisted of three levels: stove wick, flannel wick, and wool wick. The results is Gandasil D fertilizer at 2 g/L significantly increased plant height at 21 and 28 Days After Sowing (DAS), measuring (12,94 cm) and (18,53 cm). The application of Gandasil D fertilzer at 4 g/L produced the highest results for fresh and dry weight at (13,80 grams) and (9,58 grams).
ANALISIS EFISIENSI SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI UBIKAYU DI DESA TUMPAK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Hidayanti, Anna Apriana; Usman, Abdullah; Tanaya, I Gusti Lanang Parta; Febrilia, Baiq Rika Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1217

Abstract

Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi pertanian ubi kayu dan Kabupaten Lombok Tengah merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang mempunyai wilayah pertanian lahan kering terluas di Pulau Lombok.Tanaman ubi kayu umumnya dikembangkan didaerah lahan kering sebagai tanaman alternatif apabila tanaman padi Luas panen, produksi dan produktivitas ubi kayu di Kabupaten Lombok Tengah lima tahun terakhir secara umum berfluktuasi dengan kecenderungan menurun, sehingga pendapatan petani ubi kayu pun otomatis menurun sehingga. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor (output) yang mempengaruh tingkat pendapatan (input) usahatani ubikayu dengan Metode Cobb Douglass dan Untuk mengetahui tingkat efisiensi usaha tani ubi kayu . Desa Tumpak adalah Desa dengan luas panen dan produksi ubi kayu terbanyak dibandingkan desa yang lain. Responden dalam penelitian inni ditetapkan sebanyak 40 responden yang dilakukan secara sensus. Berdasarkan hasil analisis penelitian maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Perolehan R/C Ratio usahatani ubi kayu sebesar 2,02. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani ubi kayu layak diusahakan karena hasil analisis R/C Ratio menunjukkan nilai lebih besar dari satu (R/C Ratio > 1) kemudian variabel yang memiliki pengaruh negatif terhadap pendapatan usahatani ubi kayu di di Desa Tumpak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah adalah biata pestisida, biaya tenaga kerja dan tanggungan. Variabel yang memiliki pengaruh yang signifikan adalah terhadap pendapatan usahatani ubi kayu di di Desa Tumpak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah adalah luas lahan dan biaya tenaga kerja
APLIKASI INTERVAL PENYIRAMAN DAN KONSENTRASI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN DARI AKAR RUMPUT GAJAH TERHADAP HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Rismansyah, Firza Nur; Saylendra, Andree; Roidelindho, Kiki; Fatmawaty, Andi Apriany
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1220

Abstract

Produksi bawang merah mengalami fluktuasi akibat pemberian nutrisi kurang optimal. Pupuk PGPR mampu meningkatkan nutrisi dari proses yang dilakukan oleh bakteri perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval penyiraman dan konsentrasi pemacu pertumbuhan tanaman dari akar rumput gajah terhadap hasil bawang merah. Kajian merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 taraf interval penyiraman PGPR: 1 minggu sekali (P1), 2 minggu sekali (P2), 3 minggu sekali (P3) dan 4 taraf konsentrasi PGPR akar rumput gajah: 0 ml/1.000 ml air (G0), 10 ml/1.000 ml air (G2), 20 ml/1.000 ml air (G2), 30 ml/1.000 ml air (G3). Hasil penelitian menunjukkan interval penyiraman PGPR 2 minggu sekali (P2) memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, panjang akar, serta bobot basah umbi per rumpun. Perlakuan konsentrasi PGPR akar rumput gajah 20 ml/1.000 ml air (G­2) memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter tinggi tanaman, panjang akar, serta bobot basah umbi per rumpun. Terdapat pengaruh interaksi antara kombinasi interval penyiraman dan konsentrasi PGPR akar rumput gajah terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun pada, panjang akar, dan bobot basah umbi.
MANGROVE FOREST ECOTOURISM MANAGEMENT AND DEVELOPMENT EFFORTS IN SOUTH LEMBAR VILLAGE, WEST LOMBOK REGENCY Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Husni, Syarif; Yusuf, M.; Nursan, Muhammad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1175

Abstract

The existence of mangrove forest ecotourism has a positive impact on the development of Lembar Selatan Village. Therefore, it is necessary to make efforts to manage and develop ecotourism so that the resources owned can be maximally utilized by the surrounding community. This utilization certainly aims to preserve nature and improve the welfare of the community. The purpose of this study was to determine the management and development efforts that have been carried out by the community and the government in the mangrove forest ecotourism area in Lembar Selatan Village. The research method was carried out with a descriptive qualitative approach. The sampling method was carried out purposively and the number of respondents was 4 respondents. The results showed that the community and related governments have made several management efforts including hygiene management, asset management, financial management and promotional activities. While development efforts made include: development of area, infrastructure, and ecotourism management.
PERKEMBANGAN KELEMBAGAAN PETANI TERHADAP BANTUAN PEMERINTAH Irawan, Deni; Dewi, Rika Andriati Sukma; Rijal, Moh. Samsul; Fiddin, Aji Nasrul
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1250

Abstract

Penguatan kelembagaan organisasi petani berperan krusial dalam meningkatkan efektivitas program bantuan pemerintah di sektor pertanian, terutama bagi petani skala kecil di negara berkembang. Penelitian ini mengeksplorasi dinamika perkembangan kelembagaan petani serta strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan dukungan pemerintah guna memperkuat ketahanan pertanian di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh hasil yang komprehensif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan survei lapangan. Penelitian ini berfokus pada kelembagaan petani di desa Bunut Baok (Kecamatan Praya) dan desa Kateng (Kecamatan Praya Barat), dengan sasaran utama kelompok tani dan koperasi petani sebagai organisasi penting dalam pengadaan sarana produksi, pemasaran, serta pengelolaan usaha tani. Bantuan yang diberikan pemerintah, terutama pupuk subsidi, memainkan peran penting dalam mendukung produktivitas pertanian kelompok tani. Namun, untuk meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan kelembagaan, dibutuhkan dukungan lebih lanjut dalam bentuk alat-alat pertanian, teknologi, serta pelatihan yang intensif. Proses pengajuan bantuan yang lebih mudah juga akan membantu mempercepat penguatan kelembagaan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETERNAK AYAM RAS PEDAGING (BROILER) DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Ayu, Candra; Setiawan, Rifani Nur Sindy; Hidayanti, Anna Apriana
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1166

Abstract

Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pengembangan usaha ternak ayam ras pedaging (broiler) terbesar di Provinsi NTB sehingga banyak masyarakat yang beralih profesi dari petani menjadi peternak ayam dan membuat usaha ini menjadi salah satu sektor utama dalam pemenuhan prekonomian masyarakat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan peternak serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif dengan mengolah data primer yang diambil pada periode Mei 2024. Penentuan responden menggunakan teknik proportional random sampling sejumlah 39 orang peternak ayam dari Desa Kawo dan Desa Teruwai yang menggunakan metode slovin dalam penentuan jumlah respondennya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh rata-rata nilai pendapatan dari usaha ternak ayam ras pedaging (broiler) untuk satu kali proses produksi dari kandang jenis Open House dan Close House adalah senilai Rp. 52.757.764. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dari usaha ternak ayam ras pedaging (broiler) secara signifikan antara lain modal, luas kandang, dan jumlah populasi ternak. Ketiga hal tersebut sangat mempengaruhi jumlah pendapatan peternak. Sedangkan lamanya pengalaman beternak tidak berpengaruh secara signifikan, hal ini menunjukan bahwa lamanya pengalaman melakukan usaha ternak ayam ras pedaging (broiler) tidak mempengaruhi hasil pendapatan yang diperoleh peternak

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025 Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025 Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025 Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024 Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024 Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024 Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023 Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023 Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023 Vol 32 No 3 (2022): Jurnal Agroteksos Desember 2022 Vol 32 No 2 (2022): Jurnal Agroteksos Agustus 2022 Vol 32 No 1 (2022): Jurnal Agroteksos April 2022 Vol 31 No 1 (2021): Jurnal Agroteksos April 2021 Vol 31 No 3 (2021): Jurnal Agroteksos Desember 2021 Vol 31 No 2 (2021): Jurnal Agroteksos Agustus 2021 Vol 30 No 2 (2020): Jurnal Agroteksos Agustus 2020 Vol 30 No 3 (2020): Jurnal Agroteksos Desember 2020 Vol 30 No 1 (2020): Jurnal Agroteksos April 2020 Vol 29 No 3 (2019): Jurnal Agroteksos Desember 2019 Vol 29 No 2 (2019): Jurnal Agroteksos Agustus 2019 Vol 29 No 1 (2019): Jurnal Agroteksos April 2019 Vol 28 No 2 (2018): Jurnal Agroteksos Agustus 2018 Vol 24 No 3 (2014): jurnal Agroteksos 3 Desember 2014 Vol 13 No 3 (2003): Jurnal Agroteksos 3 Oktober 2003 Vol 28 No 3 (2018): Jurnal Agroteksos Desember 2018 Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Agroteksos April 2018 Vol 13 No 4 (2003): Jurnal Agroteksos januari 2003 Vol 7 No 3 (1997): JURNAL ILMIAH AGROTEKSOS 1997 Vol 26 No 2 (2016): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2016 Vol 26 No 1 (2016): jurnal agroteksos 1 April 2016 Vol 26 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 3 Desember 2015 Vol 25 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2015 Vol 25 No 1 (2015): jurnal agroteksos 1 April 2015 More Issue