cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
jurnalalkhidma@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
jurnalalkhidma@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIQ AMUNTAI Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28077903     DOI : https://doi.org/10.35931/ak
Al Khidma adalah jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) STIQ Amuntai. Jurnal Al Khidma memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Edukasi Label Pangan Pilihan Lebih Sehat Untuk Mewujudkan Gizi Seimbang di MAN 2 Kota Bogor Ramadhan, Muhammad Fajar; Dianah, Rosyda; Rahma, Salma Faudziyah; Sari, Astri Viidila; Nurrizqyah, Alya; Salsabella, Arsabella Alisa; Defina, Nathasya Sarah; Andiani, Cindy Oktavia
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4632

Abstract

Indonesia saat ini mendapatkan tantangan bonus demografi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah usia produktif. Permasalahan ini kerap dijumlah pada remaja terutama dalam kesehatan gizi. Dalam menghadapi permasalahan tersebut perlu adanya  memaksimalkan kesehatan gizi pada remaja. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan sumber daya manusia yang cerdas, kuat, dan unggul. Maka dari itu, Nutrihealer hadir dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja terhadap kesehatan gizi yang lebih optimal. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah melihat informasi gizi pada label kemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas pemberian pendidikan gizi pada remaja MAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa siswa berusia 16-18 tahun dari XII Fisika 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  p value < 0,05 yang menunjukkan bahwa memberikan pendidikan gizi efektif dan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa. Hal tersebut terbukti dari rata-rata pre-test 57,33 meningkatkan pada post-test menjadi 69,00. Disarankan ketika pemberian pendidikan gizi dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan remaja perempuan dan remaja laki-laki berbasis kesetaraan gender agar memiliki hak yang sama dalam peningkatan kesehatan serta memaksimalkan penggunaan media maupun metode pemberian materi pendidikan gizi untuk menciptakan perilaku remaja yang positif dalam kesehatan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peternakan Kambing Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Umat Buddha di Vihara Dhammapanna Kabupaten Temanggung Mugiyo, Mugiyo; Marjianto, Marjianto; Putranto, Dwiyono; Novianti, Novianti; Setyaningsih, Ratna; Wulan, Ayuning; Wihardiyani, Wihardiyani
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4626

Abstract

Ternak kambing merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil tetapi memberikan manfaat yang besar, selain menghasilkan daging dan susu, feses kambing juga dapat dijadikan bahan pupuk berkualitas tinggi. Ternak kambing juga dapat dibudidaya secara kerakyatan karena tidak memerlukan lahan yang luas, biaya produksi relatif rendah, pemeliharaan yang sederhana, serta produksi dan panen tidak membutuhkan waktu lama. Sebagian umat Buddha di Vihara Dhammapanna Dusun Krajan bermata pencaharian sebagai petani. Namun, penghasilan sebagai petani tidak menentu karena bersifat musiman dan bergantung pada kondisi cuaca. Kemampuan ekonomi mempengaruhi kesejahteraan umat, sehingga perlu adanya kegiatan untuk meningkatkan perekonomian.  Sosialisasi perekonomian umat Buddha dan pemberdayaan masyarakat melalui peternakan kambing mampu memberikan hasil yang positif. Diperolehnya pengetahuan mengenai budidaya ternak kambing dan kesehatannya. Salah satu keberhasilan dari program ini adalah Salah satu penerima kambing berhasil mengembangbiakkan kambingnya dan menghasilkan 1 ekor anak kambing. Selain itu, kambing juga tampak tumbuh dan berkembang dengan baik. Akan tetapi terdapat beberapa hal yang dievaluasi terkait tentang kendala pemeliharaan ternak kambing dan perkembangan ternak kambing. Adapun kendala dalam pemeliharaan ternak kambing yaitu keterbatasan lahan yang menyebabkan beberapa kambing ditempatkan dalam satu kandang. Letak kandang kambing ada yang di dalam dan di luar rumah. Semua penerima menggunakan model kandang lemprak dengan berasalaskan jerami. Permasalahan yang muncul dalam pengelolaan peternakan kambing, yaitu adanya kambing yang mengalami penyakit mata (pink eye). Oleh karena itu, diperlukan pemberian obat dan pemeriksaan secara rutin.
Sosialisasi Pentingnya Identitas Visual Sebagai Branding Untuk Membangun Citra Positif Produk Lokal Ciptadi, Prahenusa Wahyu; Jati, Gema Kharisma; Hastono, Tri
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4438

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi Pentingnya Identitas Visual sebagai Branding untuk Membangun Citra Positif Produk Lokal” dilaksanakan pada 4 September 2024 di Pedukuhan Dengokan, Srigading, Sanden, Bantul. Program ini melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dadi Makmur, yang aktif memproduksi makanan lokal seperti sambal teri, keripik pisang, dan olahan jahe. Meskipun produknya berkualitas dan cukup dikenal di pasar lokal, ternyata banyak yang tidak mengetahui produk tersebut merupakan produk dari KWT. Sehingga identitas suatu produk murni diperlukan, salah satunya berupa logo. Selain itu, dengan adanya identitas visual, diharapkan semakin memperluas jangkauan pasar produk KWT tersebut. Kegiatan ini, proses pengabdian terdiri dari empat tahap, yaotu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penutup. Sebelum tahap pelaksanaan, peserta diberikan pre-test terlebih dahulu. Dalam tahap pelaksanaan, terdapat tiga sesi utama. Sesi pertama memperkenalkan konsep identitas visual, mencakup elemen logo, warna, dan tipografi melalui presentasi visual dan contoh kasus. Sesi kedua berfokus pada studi kasus dan diskusi tentang branding, menganalisis keberhasilan produk lain dalam membangun citra positif melalui desain. Diskusi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai strategi branding yang efektif untuk diterapkan pada produk KWT. Sesi ketiga berupa workshop praktis menggunakan platform Canva, di mana peserta mempraktikkan pembuatan logo dan elemen visual lainnya. Peserta mendapatkan panduan langsung dari pemateri, yang juga memberikan umpan balik konstruktif untuk menyempurnakan hasil desain. Hasil desain peserta menjadi langkah awal untuk penguatan branding produk lokal KWT. Di sesi penutup, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, diikuti oleh post-test yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai branding dan identitas visual. Hasil program ini diharapkan dapat membantu KWT Dadi Makmur meningkatkan citra produk mereka, menjangkau pasar yang lebih luas, dan mendorong daya saing di era digital.
Penguatan Akhlak Mahmudah pada Kegiatan Silaturahmi Alam Al Awfiya Bagi Komunitas Pecinta Alam Ngabala Cimahi Bandung Irfan, Ahmad; Karimah, Ummah; Setiady, Dicky; Faqih, Abdulloh
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4639

Abstract

Masalah krisis akhlak menjadi sebuah masalah yang sangat menjangkit manusia. Masalah tersebut tidak hanya menjangkit para pemuda saja, tetapi juga setiap kalangan. Masalah krisis akhlak pun tidak hanya tentangan hubungan sosial ataupun hubungan dengan Allah, tetapi juga hubungan dengan alam sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan saling bertukar pikiran mengenai peranan akhlak dalam menjadi standar moral dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, kolaborasi dalam setiap sektor masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam pendidikan. Hal itu dilakukan dalam rangka mengisi lini dalam masyarakat dengan hal-hal yang positif dalam rangka mencapai tujuan-tujuan dalam pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Penelitian pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan berkolaborasi dengan dua lembaga komunitas masyarakat, yaitu Lembaga Studi Islam Al Awfiya dan Komunitas Ngariung Balad Alam (Ngabala). Pengabdian ini dilakukan dengan membawa konsep alam, yaitu dilakukan dengan kegiatan camping langsung di daerah Curug Layung, Jawa Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan forum group discussion, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya untuk para pemuda memahami perbedaan konsep etika, moral, dan akhlak sebagai idealitas hidup, khususnya konsep akhlak dengan idealitas absolutnya mampu untuk bertahan dalam era postmodernism ini dengan tantangan-tantangan moralitas yang hadir. Selain itu konsep akhlak tidak hanya berkaitan seputar hubungan antar manusia atau dengan Allah saja, tetapi hubungan dengan alam menjadi hal penting untuk diperhatikan dan termasuk kepada perintah Allah. Pengabdian ini memberikan dampak positif dengan mengelaborasikan konsep alam dan pendidikan Islam dengan rangkaian kegiatan lainnya, peserta pengabdian masyarakat menjadi merasa lebih tertarik karena variasi kegiatannya.
Edukasi Pemanfaatan Fitur Iklan Produk Shopee Untuk Meningkatkan Visibilitas Produk Seller di Era Pasar Digital Anggraini, Dinda Putri Veri; Khoirotunnisa, Fani
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4452

Abstract

Peningkatan teknologi digital membawa kemudahan dalam bertransaksi di dunia bisnis. Para penjual tradisional sedikit demi sedikit mulai beralih ke penjualan digital melalui berbagai aplikasi belanja online yang mempermudah mereka dalam memasarkan produk mereka. Meskipun begitu, hal ini juga menjadi tantangan bagi mereka karena banyak dari mereka masih belum bisa memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia secara optimal pada aplikasi belanja online yang mereka gunakan, khususnya fitur iklan produk pada aplikasi belanja online Shopee. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pemanfaatan fitur iklan produk pada platform belanja online Shopee beserta dengan cara mengevaluasi kinerja iklan agar dapat bekerja dengan optimal. Sehingga nilai visibilitas produk mereka dapat bersaing dengan produk lain yang serupa dan tepat sasaran kepada calon pembeli. Target kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada masyarakat umum, khususnya bagi para penjual atau seller Shopee dan atau masyarakat yang ingin berjualan di aplikasi E-commerce Shopee. Metode pengabdian ini dilakukan dengan mengadakan kegiatan seminar secara online melalui aplikasi zoom yang terbagi menjadi tiga tahapan yaitu perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Untuk melihat perkembangan pemahaman peserta dari kegiatan ini, maka para peserta diwajibkan untuk mengisi kuisioner untuk pengumpulan data pre-test dan post-test. Kegiatan ini terlaksana dengan baik, lancar, dan sesuai dengan yang telah direncanakan oleh penyelenggara. Kemudian berdasarkan data yang telah diolah, peserta yang hadir dalam kegiatan ini mengalami peningkatan pemahaman terkait pemanfaatan fitur iklan Shopee beserta dengan cara mengevaluasi kinerja iklan produk shopee.
Memperkuat Kesadaran Beragama Untuk Mendorong Toleransi dan Harmoni di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Kanaan Bontang Barat Darwis, Darwis; Muliyandari, Atika; Setiawan, Agus; Wardhana, Kautsar Eka; Saparuddin, Muhammad; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Memperkuat Kesadaran Beragama untuk Mendorong Toleransi dan Harmoni di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Kanaan Bontang Barat. Kampung Moderasi Beragama dipilih sebagai lokasi penelitian karena keberagamannya serta tantangan yang muncul dalam menjaga toleransi dan harmoni antar umat beragama. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan kajian dokumen. Responden meliputi tokoh agama, masyarakat lokal, serta pihak pemerintah setempat yang terlibat dalam program PkM. Hasil PkM menunjukkan bahwa meskipun masyarakat secara umum menunjukkan toleransi yang baik, beberapa isu tetap mengemuka, seperti kedekatan fisik antara masjid dan gereja yang dapat memicu ketegangan sosial. Selain itu, penggunaan pengeras suara azan sering kali menimbulkan keluhan dari warga non-Muslim di sekitar, yang mengindikasikan perlunya pengelolaan suara yang lebih baik. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap konsep moderasi beragama juga menjadi kendala dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Program-program pendidikan lintas agama dan forum dialog terbuka sangat diperlukan untuk membangun kesadaran bersama. Keterbatasan infrastruktur, seperti ruang pertemuan lintas agama yang memadai dan teknologi untuk mengatur kebisingan azan, menjadi tantangan yang perlu diatasi. Di sisi lain, resistensi dari kelompok konservatif menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis dialog dan edukasi yang melibatkan tokoh agama. Dengan upaya kolektif dari semua pihak, isu-isu ini dapat ditangani, sehingga toleransi dan harmoni dapat lebih ditingkatkan. Meskipun terdapat tantangan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesadaran beragama melalui program PKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan toleransi dan menciptakan harmoni di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Kanaan, Bontang Barat. Upaya ini dapat dijadikan model untuk wilayah lain dalam membangun kehidupan sosial yang lebih inklusif dan damai.
Festival Anak Shaleh Sebagai Sarana Pembinaan Karakter Islami di Desa Pao Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Munawarah, Fikratul; Jannah, Miftahul; Haq’e, Abdul; Hardi, Hardi; Alda, Alda; Ismail, Ismail; Karadona, Rosika Indri
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4905

Abstract

Festval Anak Shaleh merupakan kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk membina dan membentuk karakter Islami pada anak-anak sejak dini. Festival ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri melalui berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif, seperti tilawah Al-Qur’an, azan, serta keterampilan ibadah lainnya. Selain itu, festival ini juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan anak terhadap agama, memperkuat nilai-nilai moral, serta melatih keterampilan sosial, sportivitas, dan rasa percaya diri. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan berbasis edukasi, anak-anak tidak hanya diajak untuk memahami ajaran Islam secara teoritis, tetapi juga untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Festival Anak Shaleh juga melibatkan peran aktif orang tua, guru, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembinaan karakter Islami anak. Keberadaan festival ini memberikan dampak positif dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Festival Anak Shaleh berkontribusi dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan spiritual yang kuat. Dengan demikian, festival ini menjadi inspirasi bagi komunitas dalam membentuk lingkungan yang Islami, harmonis, dan penuh kebersamaan.
Pelatihan Augmented Reality Bagi Guru PAI Untuk Memperkuat Pemahaman Konsep Keislaman Siswa MI Al-Ihsan Kalikejambon Mindaudah, Mindaudah; Firman, Firman; Sari, Shinta; Sa'diyah, Chalimatus
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.5147

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran guna memperkuat pemahaman konsep keislaman pada siswa MI Al-Ihsan Kalikejambon, Tembelang, Jombang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan identifikasi kebutuhan dan perancangan materi pelatihan. Tahap pelaksanaan meliputi pemaparan konsep dasar AR, praktik penggunaan aplikasi AR, serta pendampingan dalam menyusun media pembelajaran berbasis AR. Tahap evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner untuk menilai pemahaman dan keterampilan guru setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep AR dan kemampuan mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran PAI. Guru mampu membuat media interaktif yang relevan dengan materi keislaman seperti rukun iman, rukun Islam, dan sejarah Islam. Selain itu, siswa menunjukkan ketertarikan dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses belajar. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tingkat MI serta mendorong guru untuk lebih kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Pelatihan Praktik Pengurusan Jenazah Untuk Meningkatkan Pemahaman Fiqih di Desa Pao Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Azis, Abdul; Yusuf, Muhammad Faried; Takdir, Andi; Syafar, Syahrul; Rizqiyyah, Hindun; Rohani, Eva Sri; Junaedi, Junaedi; Karadona, Rosika Indri
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4903

Abstract

Pengurusan jenazah merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan bermasyarakat yang mencerminkan nilai-nilai religius, sosial, dan budaya. Dalam islam, pengurusan jenazah menjadi kewajiban fardhu kifayah bagi umat muslim, yang berarti harus dilaksanakan oleh sebagian anggota masyarakat agar terlepas dari dosa kolektif. Proses pengurusan jenazah meliputi beberapa tahapan, mulai dari memandikan, mengafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai tuntunan syariat islam. Setiap tahap memiliki tata cara dan adab yang harus diperhatikan untuk menjaga kehormatan jenazah serta memenuhi ketentuan agama. Selain aspek teknis, pengurusan jenazah juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang memperkuat ikatan antarsesama. Di tengah perkembangan zaman, penting untuk menjaga tradisi ini agar tetap berjalan sesuai ajaran agama, namun tetap mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan, terutama dalam situasi khusus seperti pandemi. Pendidikan dan pelatihan tentang pengurusan jenazah menjadi penting untuk memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang benar dan mampu melaksanakan tugas ini dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Pelatihan Jurnalistik dalam Meningkatkan Kompetensi Mengkomunikasikan Informasi Pada Anggota PCM Juwiring Klaten Santoso, Budi
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.5029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Juwiring Klaten dalam mengkomunikasikan informasi melalui media massa. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana anggota PCM dapat memanfaatkan media massa untuk membagikan informasi dakwah dan kegiatan organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) kepada tiga responden, yaitu seorang anggota PCM, pengurus PCM, dan tokoh PCM. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kemampuan jurnalistik dan pemanfaatan media massa oleh anggota PCM Juwiring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan anggota PCM dalam mengkomunikasikan informasi melalui media massa masih terbatas. Sebagian besar anggota belum memiliki keterampilan jurnalistik yang memadai, seperti dalam menulis berita, feature, atau opini. Meskipun anggota pengurus PCM mulai menyadari pentingnya media sosial untuk dakwah, mereka masih menghadapi kesulitan dalam menyusun konten yang informatif dan menarik. Di sisi lain, tokoh PCM yang lebih berpengalaman menekankan pentingnya keterampilan komunikasi dalam dakwah dan menyarankan agar lebih banyak kader dilatih dalam penulisan jurnalistik dan pengelolaan media massa. Pembahasan menunjukkan bahwa meskipun ada kesadaran mengenai pentingnya media dalam dakwah, keterbatasan keterampilan teknis dan sumber daya menjadi tantangan utama dalam pengoptimalan media massa untuk tujuan dakwah.

Page 6 of 11 | Total Record : 106