cover
Contact Name
Lilin Ika Nur Indahsari
Contact Email
lilinika.nurindahsari@iain-palangkaraya.ac.id
Phone
+6285730925556
Journal Mail Official
jurnalmipa@iain-palangkaraya.ac.id
Editorial Address
Jl. G. Obos, Kompleks Islamic Center, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP)
ISSN : 27767531     EISSN : 27756580     DOI : https://doi.org/10.23971/jpsp
Core Subject : Science, Education,
The Journal publishes scientific articles in Indonesian language which are the research results in the field of Biology, (Ecology, Microbiology, Zoology, Botany, Systematics, Molecular, Bioinformatics), Physics (Material physics, Instrumentation, Astrophysics, Computing), Biology Education, Physical Education, Chemistry Education, Mathematics Education and Science / Science Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2025)" : 10 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan E-Gallery Padilah, Moh Ali Yusuf; Ria Yulia Gloria; Novianti Muspiroh
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.8876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penerapan  model Project Based Learning (PjBL) berbantuan  E-Gallery. Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI di SMAN 01 Sumber, kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental berbentuk pretest-posttest control group. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes pretest dan posttest yang di analisis melalui serangkaian uji instrumen, uji prasyarat, dan uji hipotesis menggunakan SPSS Statistic 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata nilai N-Gain pada kelas eksperimen dan pada kelas kontrol. Rata-rata nilai N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,73 dengan kategori tinggi, sedangkan rata- rata nilai N-Gain pada kelas kontrol sebesar 0,65 dengan kategori sedang. Melalui uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U menunjukan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang signifikan dengan nilai sig sebesar 0,025, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan project based learning (PjBL) berbantuan E-Gallery dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Getaran, Gelombang, dan Bunyi Melalui Model Pembelajaran Self-Organized Learning Environments (SOLE) Berbantuan PhET Dewi, Erlis Ratna; Qomaria, Nur; Wulandari, Ana Yuniasti Retno; Rakhmawan, Aditya; Fikriyah, Aida
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.8901

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi getaran, gelombang, dan bunyi melalui model pembelajaran SOLE berbantuan PhET. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Darul Ulum Al-Cholily Bojonegoro dengan subjek penelitian siswa kelas VIII B sebanyak 16 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebanyak 17 siswa sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dalam bentuk nonequivalent control group design. Untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan Uji N-Gain Score. Berdasarkan hasil uji N-Gain Score dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model pembelajaran SOLE berbantuan PhET pada materi getaran, gelombang, dan bunyi sebesar 0,58 dengan kategori sedang.   Dengan demikian, model pembelajaran SOLE berbantuan PhET efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Inventarisasi Tumbuhan Paku pada Biotop Terdedah dan Ternaung di Kawasan Habaring Hurung Palangka Raya Ayatusa'adah, Ayatusa'adah; Jumrodah, Jumrodah; Meiana, Nurma Alya; Hasanah, Uswatun; Gunawan, Gunawan; Awaluddin, Annisa Maharani
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.8943

Abstract

Kawasan Habaring Hurung merupakan bagian wilayah Taman Nasional Sebangau Kalimantan Tengah. Pada kawasan hutan Habaring Hurung terdapat lokasi ternaung dan terdedah akibat kebakaran hutan. Perbedaan naungan pada lokasi tersebut mengakibatkan perbedaan spesies yang tumbuh di kedua lokasi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi tumbuhan paku yang hidup di biotop terdedah dan biotop ternaung di kawasan Habaring Hurung Palangka Raya. Penelitian ini dilakukan pada Mei 2024. Penentuan lokasi pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 22 plot berukuran 10 x 10m yang terdiri dari 11 plot lingkungan ternaung dan 11 plot dilingkungan terdedah.Tumbuhan paku yang didapatkan kemudian diidentifikasi menggunakan buku referensi dan media internet dengan membandingkan ciri morfologinyan. Hasil penelitian menujukkan di hutan Habaring Hurung terdapat 4 Ordo, 4 Famili dan 4 genus tumbuhan paku dengan 7 spesies berbeda. Terdapat 4 jenis paku yang berada di biotop ternaung yaitu Stenochlaena palustris, Gleichenia linearis, Nephrolepis bisserata, Nephrolepsis falcata dan 5 jenis tumbuhan paku pada biotop terdedah yaitu, Stenochlaena palustris, Pteris vittata L, Pteris semipinnata L, Nephrolepis exaltata Schoot, Nephrolepsis falcata. Jenis tumbuhan paku Stenochlaena palustris dan Nephrolepsis falcata terdapat dikedua biotop ternaung dan terdedah. Tumbuhan paku memiliki kemampuan hidup di biotop ternaung maupun terdedah tergantung dari toleransi faktor abiotik dan biotik masing-masing jenis. Tumbuhan paku dengan manfaat sebagai sayuran dan tanaman hias dapat di budidayakan dan dikembangkan potensinya agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Kajian Etnobotani Famili Zingiberaceae yang Dimanfaatkan oleh Masyarakat Desa Raut Muara Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Syamswisna, Syamswisna
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9374

Abstract

Kajian etnobotani ini bertujuan untuk mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan dari Famili Zingiberaceae oleh masyarakat Desa Raut Muara, Kabupaten Sanggau. Metode  penelitian yang digunakan adalah  metode deskriptif, melakukan observasi ke tempat penelitian secara langsung dan melakukan wawancara pada informan. Informan adalah ibu-ibu PKK, pengobat tradisional dan masyarakat yang menggunakan tumbuhan Famili Zingiberacea  yang berdomisili di Desa Raut Muara. Data dikumpulkan dengan cara triangulasi yaitu mewawancarai informan, melakukan observasi, dan dokumentasi, dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024. Tujuh spesies tumbuhan didapatkan dari Famili Zingiberaceae  yaitu Kunyit (Curcuma domestica Val.), Kencur  (Kaempferia galanga L.), jahe putih (Zingiber officinale Rosc.), Jahe merah (Zingiber officinale Roxb. Var. Rubra), Entemu (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), Temu kunci (Boesenbergia rotunda. L dan Lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd.) memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, baik sebagai bahan obat tradisional, bumbu masakan, maupun dalam upacara adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tumbuhan memiliki beragam manfaat, terutama dalam pengobatan tradisional, di antaranya untuk mengatasi gangguan pencernaan, peradangan, batuk, dan sebagai obat penyakit kulit. Kunyit dan Lengkuas, misalnya, sering digunakan dalam ramuan obat untuk mengatasi batuk dan pilek, sementara Cekur dan Laih bedayau dikenal sebagai bahan untuk memperbaiki stamina tubuh. Pemanfaatan tumbuhan ini menunjukkan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan perlu dilestarikan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian tanaman obat tradisional dan kearifan lokal masyarakat Desa Raut Muara.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) untuk Melatih Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Kelas X SMA Adibah, Almas Maulatin Nurisya; Rofi'ah, Ndzani Latifatur; Norra, Bunga Ihda
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9469

Abstract

Kurangnya variasi sumber belajar yang mampu melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) sering kali menjadi hambatan dalam optimalisasi pembelajaran biologi di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model Search, Solve, Create and Share (SSCS) pada materi Keanekaragaman hayati dan Virus untuk melatih HOTS, mendeskripsikan validitas kelayakan penggunaan modul pembelajaran serta mendeskripsikan respon siswa setelah menggunakan modul pembelajaran yang telah dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian berupa Research and Development (R&D), dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Subjek penelitian ini berjumlah 36 siswa pada kelas X-B di SMA Negeri 2 Rembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis model SSCS pada materi keanekaragaman hayati dan virus berhasil dikembangkan untuk melatih HOTS siswa kelas X SMA. Modul pembelajaran ini dinilai sangat berkualitas oleh para ahli (materi, media, metodologi) dan praktisi lapangan yang berturut-turut memiliki persentase sebesar 80,25%, 80,60%, 89,33%, dan 88,33% serta penilaian oleh ahli soal HOTS dinyatakan telah memenuhi kriteria HOTS. Selain itu, peserta didik juga memberikan tanggapan positif dengan persentase nilai sebesar 85,89% dalam kategori sangat layak digunakan. Berdasarkan interpretasi kriteria kelayakan, maka modul pembelajaran yang dikembangkan sangat layak untuk dijadikan sumber belajar biologi kelas X SMA. Modul berbasis model SSCS ini merupakan inovasi baru dalam pendidikan yang dirancang untuk melatih HOTS siswa dengan efektivitas yang teruji terbukti lebih baik daripada metode sebelumnya dalam meningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Topik Pengukuran Berbantuan 3D Application Scratch untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pramesthi, Febri; Riki Perdana
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9630

Abstract

Keterampilan berpikir kritis sangat penting dalam pelajaran fisika karena memungkinkan siswa untuk menganalisis data eksperimen dan membangun pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep fisika yang abstrak. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengembangkan media pembelajran fisika pada topik pengukuran berbasis aplikasi Scratch untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Penilaian dilakukan melalui uji kelayakan yang diisi oleh lima mahasiswa calon guru fisika. Hasil uji kelayakan produk berupa media pembelajaran dari aspek desain komunikasi visual dengan presentase 93%; aspek rekayasa perangkat lunak sebesar 91%; aspek kualitas media pembelajaran sebesar 90%; dan aspek kemampuan berpikir kritis sebesar 93%. Diperoleh skor presentase rata-rata dari seluruh aspek sebesar 91,75%. Berdasarkan hasil uji validasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran fisika berbasis Scratch untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa termasuk dalam kategori sangat layak, sehingga media pembelajaran sangat layak diuji atau diterapkan ke sekolah.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Dividend and Divisor Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD Kelas VI Handayani, Viola; Hasan, Nurfadilah; Lutfia, Fariha Nadhira; Aulia, Sabrina Shafa; Zahra, Friseza Nayla Aribah; Nurista, Annisa Salsabila; Alindra, Afridha Laily
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9674

Abstract

Model Probel Based Learning (PBL) adalah model pembelajaran yang menitikberatkan kepada siswa sebagai pembelajar serta menghadapkan mereka pada permasalahan yang otentik atau relevan yang akan dipecahkan dengan menggunakan seluruh pengetahuan yang dimilikinya atau dari sumber-sumber lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Dividend and Divisor terhadap Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD Kelas VI di SDN 3 Nagrikaler. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan menggunakan desain penelitian one group pre-test dan post-test. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari pelaksanaan tes awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan, dan dilanjutkan dengan tes akhir (post-test). Data yang dianalisis yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Inferensia. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji Inferensia pada kemampuan memecahkan masalah matematis dalam bentuk soal cerita diperoleh Tolak H0, karena p-value (sig.) < 0,05 dengan taraf signifikansi 5%. Maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dalam bentuk soal cerita pada siswa SDN 3 Nagrikaler tahun pelajaran 2024/2025
Pengembangan Sikap Ilmiah Abad 21 Melalui Lembar Kerja Berbasis Teori Pembelajaran Sosial pada Materi Listrik Statis Septaria, Kiki; Fatharani, Atika; Supardi, Zainul Arifin Imam; Suyono, Suyono; Madha Alya Regita
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9758

Abstract

Pentingnya penelitian ini terletak pada upaya mengembangkan sikap ilmiah abad ke-21 yang relevan untuk pendidikan modern, terutama dalam pembelajaran IPA, dengan mengintegrasikan teori pembelajaran sosial dalam lembar kerja berbasis listrik statis. Penelitian ini berangkat dari celah pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional, sehingga peserta didik kesulitan menghubungkan teori dengan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis teori pembelajaran sosial untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan sikap ilmiah. Dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, penelitian ini melibatkan validasi ahli, uji coba awal, dan implementasi pada 45 peserta didik kelas VIII dan IX. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep listrik statis dari rata-rata pretest 58 menjadi posttest 80, serta peningkatan kemampuan peserta didik dalam melakukan observasi, analisis data, dan menyusun kesimpulan berbasis bukti. Implikasi penelitian ini mencakup potensi penerapan LKPD untuk memperkuat literasi ilmiah peserta didik secara lebih luas, sekaligus mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 melalui pembelajaran berbasis aktivitas yang inovatif dan inklusif.
Perbedaan Konsumsi Oksigen (O2) pada Proses Respirasi Tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae Fitri, Dwi Rini Kurnia; Putri, Zulgusma Aulia; Rianza, Alfitra; Nasution, Dwi Suci Ramadani; Marta, Fhatya Mulyana; Selvia, Gusti Ayu; Putri, Intan Kurnia
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9845

Abstract

Respirasi adalah salah satu proses metabolisme (katabolisme), reaksi ini menggunakan oksigen untuk memecah senyawa-senyawa yang kompleks menjadi molekul-molekul sederhana seperti yang digunakan sel sebagai energi untuk bertahan hidup. Angiospermae adalah tumbuhan dengan biji tertutup dan biasanya menghasilkan bunga dan buah, sedangkan Gymnospermae adalah tumbuhan dengan biji terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju respirasi, pengaruh lingkungan terhadap laju respirasi, peran struktur daun pada laju respirasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju respirasi tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae.. Alat yang diperlukan untuk kegiatan ini ada timbang analitik, respirometer, beaker glass, pipet tetes, jarum suntik, dan tisu. Bahan yang diperlukan KOH, vaselin, meltilen blue, Oryza sativa, Mimosa pudica, Cycas rumphii, Pinus merkusii. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat kali ulangan percobaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui perbedaan konsumsi oksigen dalam proses respirasi antara tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae. Hasil yang didapatkan rata-rata laju respirasi tumbuhan Gymnospermae 0,33 sedangkan Angiospermae 0,45. Kesimpulan penelitian ini adalah tumbuhan Gymnospermae memiliki laju respirasi yang rendah dibandingkan dengan tumbuhan Angiospermae.
Hubungan antara Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa dengan Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan PhET Colorado Sinaga, Artha Christina; Aristo Hardinata
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9977

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dengan penerapan Problem-Based Learning yang didukung PhET Colorado pada materi Gaya di kelas VII SMP Negeri 37 Medan T.A 2024/2025. Sampel terdiri dari 30 peserta didik yang diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson Product Moment. Data rata-rata hasil belajar siswa setelah diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET Colorado pada materi Gaya adalah 84. Data rata-rata persentase akhir keterampilan proses sains kelas eksperimen adalah 79,41%. Bedasarkan uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson Product Moment diperoleh bahwa terdapat hubungan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,690 berada dalam kategori tinggi, menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan proses sains siswa sejalan dengan peningkatan hasil belajar mereka. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dengan penerapan Problem-Based Learning yang didukung PhET Colorado pada materi Gaya di kelas VII SMP Negeri 37 Medan T.A 2024/2025. Sampel terdiri dari 30 peserta didik yang diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson Product Moment. Data rata-rata hasil belajar siswa setelah diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET Colorado pada materi Gaya adalah 84. Data rata-rata persentase akhir keterampilan proses sains kelas eksperimen adalah 79,41%. Bedasarkan uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson Product Moment diperoleh bahwa terdapat hubungan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,690 berada dalam kategori tinggi, menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan proses sains siswa sejalan dengan peningkatan hasil belajar mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 10