cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
almufi.ajpkm@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.ajpkm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Halu Oleo, Ambaipua, Ranomeeto, Konawe Selatan
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Almufi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 28076834     EISSN : 28076990     DOI : 10.63821
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) diterbitkan oleh Yayasan Almubarak Fil Ilmi dengan peer-reviewed journal. Dalam AJPKM memuat artikel ilmiah dari berbagai bidang / disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel yang terpublikasi di AJPKM teridiri dari hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di AJPKM maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. AJPKM menerima Artikel atau naskah dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah baik pendekatan kuantitatif maupun kualitatif dengan format pengabdian kepada masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan di antaranya: Pendidikan Sosial Sains Hukum Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) terbit setiap bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 116 Documents
Pelatihan Kemampuan Siswa SMA Negeri 13 Banda Aceh Dalam Menulis Sebuah Karya Sastra Puisi Fitria, Anisa; Juliyani, Tiara; Pranata , Angga; Agusnisa, Intan; Sari, Fitria Puspita; Kasmi, Hendra; Nasution, Wahidah; Kustina, Rika; Rahmattullah, Rahmattullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.343

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan siswa dalam “Menulis Puisi”. Penulis dapat mengenalkan pembelajaran materi menulis secara spontan. Dari hasil kegiatan ini siswa dapat mengembangkan kreativitas dan imajinasinya yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah puisi, memberikan motivasi yang terdapat masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan sikap berani mengeluarkan ide atau gagasan mengenai suatu masalah yang akurat. Adapun tahapan maupun proses kreatif ada empat, yakni (1) persiapan, (2) inkubasi, (3) iluminasi, dan (4) verifikasi. Ini bisa dilakukan dengan pengayaan materi, mencari momen-momen puitik yang bisa menyentuh perasaan. Ide atau bahan penulisan bisa didapat dan digali dari mana saja. Kemunculannya bisa dilakukan dengan mengasah sensitivitas, pengalaman, imajinasi, dan bisa diperkaya dengan kegiatan membaca, mengamati, atau mencari momen-momen puitik. Upaya-upaya pengayaan bahasa perlu dilakukan, misalnya dengan pengayaan penguasaan kosakata, pengayaan bacaan-bacaan, terutama puisi, pengayaan dalam membentuk kata atau frase, dst.
Efektivitas Penggunaan Diksi Dalam Penulisan Puisi di SMA Negeri 1 Darussalam Massya, Tiara El; Agusnisa, Hasriaton; Amni, Dwi Yuli; Risalia, Aznifah; Amelia, Mila; Kustina, Rika; Kasmi, Rahmatullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.345

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penggunaan diksi dalam penulisan puisi oleh siswa SMA Negeri 1 Darussalam. Presentasi dan sesi praktik menghasilkan pemahaman yang mendalam tentang konsep diksi dan peningkatan signifikan dalam kualitas penulisan puisi siswa. Meskipun terdapat keterbatasan seperti waktu yang terbatas dan jumlah sampel yang kecil, pendidikan tentang diksi tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis siswa, tetapi juga mengembangkan apresiasi mereka terhadap keindahan bahasa dan sastra secara keseluruhan. Hasil ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan metode pengajaran puisi di sekolah-sekolah lain, dengan harapan dapat menghasilkan generasi penulis yang lebih kreatif dan mampu mengekspresikan ide-ide mereka dengan lebih baik melalui karya sastra.
Sarana Dan Prasarana Yang Memiliki Efek Terhadap Kemajuan Proses Belajar Mengajar Di Sekolah Pemanfaatan Penggunaan Aplikasi Media Putri, Adelia; Nadira, Anisa Putri; Agusmita, Dea; Fazira, Era; Oviana, Yuni; Nasution, Wahidah; Rahmattullah, Rahmattullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.346

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk meningkatkan kemampuan siswa serta mendesain pembelajaran yang tidak terpusat pada guru. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) di kelas VIIIB SMP Negeri 1 Latambaga. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 April 2015 s/d tanggal 28 Mei 2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Latambaga. Penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan prosedur penelitian: (a) Mengadakan perencanaan untuk melaksanakan proses pembelajaran, (b) Melaksanakan tindakan sesuai dengan perencanaan, (c) Mengadakan observasi terhadap siswa dan guru selama proses tindakan berlangsung, (d) Mengadakan evaluasi/tes pada siswa disetiap akhir siklus, (e) Melakukan refleksi dan menganalisis kekurangan dan kelemahan selama siklus I untuk merencanakan tindakan pada siklus II. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada tindakan siklus I, hasil belajar siswa meningkat dari skor rata-rata tes awal sebelum tindakan adalah 68,25 menjadi 77,71 atau dengan persentase ketuntasan 78,12% yaitu 25 dari 32 siswa memperoleh nilai ≥75, hal ini belum menunjukkan keberhasilan sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Pada tindakan siklus II hasil yang diperoleh adalah sebanyak 27 siswa mendapatkan nilai ≥75 dengan nilai rata-rata 83,15 atau dengan persentase 84,37%. Hal ini berarti bahwa hasil penelitian tindakan siklus I dan Siklus II dapat disimpulkan bahwa hasil siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Latambaga pada materi bangun ruang melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble dengan pendekatan CTL tersebut membawa efek terhadap peningkatan hasil belajar.
Penyuluhan Hukum Terkait Pencegahan Kenakalan Remaja melalui Penguatan Nilai-Nilai Pancasila di SMP Pelita Harapan Muyassar, Ya’Rakha; Dawi, Klara; Alkadrie, Sy Muhammad Ridho Rizki Maulufi; Arabbiyyah, Syarifah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.347

Abstract

Tujuan kegiatan penyuluhan hukum ini adalah untuk menambah pengetahuan siswa dan guru di SMP Pelita Harapan mengenai pencegahan kenakalan remaja melalui penguatan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan ini bertujuan agar siswa memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai dasar untuk menghindari perilaku kenakalan remaja. Metode penyuluhan dilakukan melalui presentasi materi dan sesi diskusi interaktif antara tim penyuluh hukum, pihak sekolah, dan siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan penerapan nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan remaja, serta memberikan strategi praktis dalam mengatasi kenakalan remaja. Saran yang diberikan adalah perlunya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan dan peningkatan peran serta semua pihak terkait dalam mendukung implementasi nilai-nilai tersebut.
Perlindungan Hukum Bagi Anak: Mencegah dan Menangani Kekerasan di Kalangan Pelajar SMP PGRI Tayan Hulu Marsalena, Weni Sentia; Utomo, Setyo; Alkadrie, Sy Muhammad Ridho Rizki Maulufi; Septinawati, Sri Ayu
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.364

Abstract

Program penyuluhan hukum bertema "Perlindungan Hukum Bagi Anak: Mencegah dan Menangani Kekerasan di Kalangan Pelajar SMP PGRI Tayan Hulu" berfokus pada isu pentingnya perlindungan hak anak dari tindak kekerasan. Kekerasan terhadap anak tidak hanya melanggar hak asasi manusia tetapi juga memberikan dampak yang serius terhadap pertumbuhan fisik, mental, dan emosional mereka. Dalam konteks hukum, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk dilindungi dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi, termasuk yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan penyuluhan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua terhadap isu-isu kekerasan terhadap anak. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis kekerasan yang sering terjadi, langkah-langkah pencegahan, serta mekanisme hukum yang dapat diakses untuk melindungi anak. Dengan memberikan informasi ini, diharapkan setiap pihak yang terlibat dalam lingkungan pendidikan dapat lebih tanggap terhadap potensi kekerasan dan aktif mengambil langkah preventif untuk mengatasinya. Melalui pendekatan edukatif, program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal. Dengan membangun pemahaman kolektif tentang pentingnya perlindungan anak, diharapkan terjadi perubahan positif dalam cara lingkungan sekolah menangani kekerasan. Selain itu, penyuluhan ini juga berupaya membentuk generasi muda yang lebih sadar hukum dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap hak dan kesejahteraan anak-anak di sekitarnya.
Implementasi Islam Washatiyyah dalam Pendidikan Karakter untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan di Era Digital Muyassar, Ya’ Rakha; Mastiurlani, Angelia Pratiwi; Dawi, Klara; Dawi, Muhayan; Setiawan, Agus
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.365

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru di Politeknik Aisyiyyah Pontianak mengenai pentingnya implementasi Islam Washatiyyah dalam pendidikan karakter sebagai langkah memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di era digital. Kegiatan ini bertujuan agar siswa memahami konsep moderasi Islam (washatiyyah) sebagai fondasi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, seperti toleransi, persatuan, dan tanggung jawab sosial, dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi dan sesi diskusi interaktif antara tim pelaksana, pihak sekolah, dan siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran dan penerapan nilai-nilai washatiyyah dan kebangsaan dalam keseharian siswa, sekaligus memberikan strategi praktis untuk menghadapi tantangan era digital. Saran yang diberikan adalah perlunya integrasi nilai-nilai Islam Washatiyyah dan kebangsaan dalam kurikulum pendidikan serta peningkatan peran aktif semua pihak terkait, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat, dalam mendukung implementasi nilai-nilai tersebut secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Kelas II Kendari Berbasis Pengembangan Usaha Tanaman Tomat Bahrun, Andi; Panga, La; Tamrin, Tamrin; Oge, La
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.368

Abstract

Lapas Lapas Kelas II Kendari memiliki sebidang lahan yang diperuntukan untuk dikelola oleh warga binaan yang bergabung pada Kelompok Tani Lapas Idaman Baruga. Lahan belum dimanfaatkan secara maksimal, sebagian lahan tidak dimanfaatkan, hasil tanaman termasuk tomat rendah dan menggunakan pupuk kimia serta saja karena pengetahuan dan keterampilan teknik budidaya masih sangat rendah. Disamping itu hasil buah tomat hanya bisa dikonsumsi atau dijual dalam bentuk buah segar dan tidak ada diolah menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah. Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Kelas II Kendari Berbasis Pengembangan Usaha Tanaman Tomat sangat diperlukan seperti bimbingan teknis budidaya, panen dan pascapanen dan proses pengolahan buah tomat menjadi produk tomat kering bergizi (TOMKERGIZ), pengemasan dan pemasaran sangat perlu dilakukan. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk memberdayakan warga binaan Lapas Kelas II Kendari sebagai upaya memberikan semangat dan motivasi serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya tanaman tomat dan pengolahan buah tomat menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan menguntungkan sehingga bisa menjadi modal usaha untuk mengembangkannya ketika kelak bebas menjalani tahanan. Keberhasilan kegiatan ini dapat memberikan kepercayaan diri dan motivasi bagi warga binaan karena ada peningkatan pengetahuan dan adanya keterampilan dalam budidaya tanaman, mengolah produk serta menejemen usaha sehingga diharapkan menjadi percontohan pembinaan warga binaan Lapas diseluruh Indonesia. Berdasarkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut 1) Warga binaan yang tergabung dalam kelompok tani Idaman Lapas Baruga sangat antusias k mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi produksi pupuk dan mulsa organik serta aplikasinya, budidaya tomat organik, pengolahan buah tomat menjadi produk olahan, penyimpanan dan pengemasaan serta pengelolaan kelompok dan pemasaran; 2) Inovasi teknologi yang diberikan adalah budidaya tanaman menggunakan pupuk kandang, biochar dan mulsa organik yang dapat dapat memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil tanaman tomat serta inovasi produk olahan buat tomat menjadi tomat kering bergizi (TOMKERGIZ) dengan kemasan produk yang baik; 3)Tingkat penerimaan dan penguasaan warga binaan petani terhadap materi yang diberikan dikategorikan baik sampai dengan sangat baik; 4)Pimpinan Lapas Kelas II Kendari sangat respon terhadap kegiatan program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan dan berharap agar dapat berkelanjutan dan agar jenis serta volume dapat ditingkatkan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta motivasi serta kepercayaan diri warga binaan jika kelak bebas dan kembali ditengah-tengah masyarakat.
Pendampingan dan Penguatan Masyarakat dalam Perencanaan Partisipatif di Kelurahan Bungkutoko Kota Kendari Brata, Joko Tri; Ruksanan, Ruksanan; Djauhar, Asri
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.370

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk pengembangan Perencanaan yang partisipatif dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan dan perencanaan dan pengembangan serta penguatan organisasi. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif untuk mengumpulkan data dan informasi dari masyarakat, dengan metode pelaksanaan Pemberdayaan kelompok dengan Proses pembelajaran orang dewasa. Hasil pendampingan adalah pelatihan anggota LPM dan ibu ibu kelompok UMKM di Kelurahan Bungkutoko dilakukan dengan memberikan pelatihan dan upaya peningkatan kemampuan anggota LPM ibu ibu rumah tangga yang mengusahakan produk olahan, dan memberikan bimtek Perencanaan dan kewiraushaan dan serta upaya pemasaran digital.
Pelatihan Kepemanduan Wisata Desa Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa Ratmaja, Lalu; Pattaray, Anas; Sirajudin, Sirajudin; Pidada, IAY Dewi; Jumraidin, Jumraidin
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.371

Abstract

Pulau Bungin adalah salah satu pulau kecil yang berada disebelah di teluk Alas Kabupaten Sumbawa. Destinasi wisata berbasis bahari merupakan unggulan daya tarik wisata pulau Bungin yang kerap kali dikunjungi oleh wisatawan. Permasalahan yang terjadi diantaranya pengembangan potensi wisata belum dilaksanakan dengan optimal pada potensi wisata selain snorkeling, mancing dan diving. Tujuan kegiatan pengabdian ini diantaranya memberikan pendampingan pada masyarakat dengan mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dijadikan daya tarik wisata sehingga lebih variasi dan memberikan dampak positif dalam perekonomian masyarakat. Pada kegiatan pendampingan ini melibatkan pokdarwis, perangkat desa dan anggota masyarakat Bungin. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi lokasi, situasi dan kondisi pulau Bungin, identifikasi permasalahan yang selanjutnya dijadikan Pemandu Wisata. Hasil pendampingan yang diperoleh yaitu meningkatnya pengetahuan peserta tentang potensi lokal yang ada di pulau Bungin, dan peserta pendampingan bias membuat Pemandu Wisata. Luaran kegiatan pendampingan ini adalah Pemandu Wisata bahari fullday tour Pulau Bungin.
Penyuluhan Hukum Pencatatan Perkawinan Bagi Administrasi Kependudukan di Kecamatan Kuala Mandor B Astono, Agustinus; Satria, Rahmad; Serah, Yenny Aman; Alkadrie, Sy Muhammad Ridho Rizki Maulufi; Sitorus, Angelia Pratiwi Mastiurlani Christina
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.372

Abstract

Pencatatan perkawinan memiliki peranan penting dalam menjamin kepastian hukum dan melindungi hak-hak keluarga di masyarakat. Kegiatan penyuluhan hukum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum masyarakat di Kecamatan Kuala Mandor B mengenai pentingnya pencatatan perkawinan serta dampak buruk yang dapat timbul dari perkawinan yang tidak tercatat secara resmi. Metode pelaksanaan penyuluhan mencakup pemberian materi presentasi dan diskusi interaktif yang melibatkan tim penyuluh hukum, instansi terkait, dan masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran hukum yang lebih baik, peningkatan ketertiban hukum, serta pengurangan praktik perkawinan di bawah tangan. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi peningkatan literasi hukum tentang pencatatan perkawinan melalui kerja sama antara akademisi, instansi terkait, dan masyarakat, penyederhanaan prosedur pencatatan perkawinan, serta keterlibatan aktif instansi pemerintah dalam memantau dan menindaklanjuti permasalahan yang terjadi di lapangan.

Page 8 of 12 | Total Record : 116