cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
proceedingssocial.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingssocial.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities
ISSN : -     EISSN : 2808103X     DOI : https://doi.org/10.30595/pssh.v2i.92
Core Subject : Social,
The Proceedings Series on Social Sciences & Humanities aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Business, Management & Accounting 2. Social Sciences (General)
Articles 1,156 Documents
Dekonstruksi Tokoh Rahwana dalam Cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad Setiyoningsih, Titi; Sumarwati; Andayani
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan oposisi biner tokoh rahwana, inkonsistensi logis tokoh Rahwana, dan konstruksi baru tokoh Rahwana dalam cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis isi cerita pendek dengan pendekatan dekonstruksi. Data penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, kalimat, paragraf, dan wacana dalm cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad. Tekni pengumpulan data yakni analisis dokumen cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad dengan teori dekonstruksi. Validitas data dengan triangulasi teori, data yang telah didapatkan dengan teori dekonstruksi dibandingkan dengan teori hasil penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini yakni tokoh Rahwana dalam cerita pendek Namamu Rahwana karya Artie Ahmad tidak lagi dianggap sebagai karakter yang sepenuhnya buruk dan jahat. Dalam cerita pendek tersebut terdapat dekonstruksi tentang karakter Rahwana. Dekonstruksi terhadap tokoh Rahwana ini menentang pandangan tradisional tokoh Rahwana yang selama ini didasarkan pada narasi klasik Ramayana. Rahwana, dalam cerpen ini, dihadirkan sebagai simbol cinta tulus seorang lelaki, hal ini mencerminkan bahwa dalam setiap tokoh antagonis, terdapat potensi untuk sisi baik.
Sastra sebagai Medium Konservasi Nilai Budaya Trianton, Teguh
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1388

Abstract

Artikel ini membahas peran sastra sebagai media pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan tinjauan literatur, penelitian ini mengungkapkan bagaimana karya sastra dapat menjadi media yang efektif untuk menjaga kelangsungan hidup dan relevansi nilai-nilai budaya dalam konteks masyarakat yang terus berubah. Analisis mendalam terhadap berbagai aspek sastra, mulai dari penciptaan hingga penafsiran, menunjukkan bahwa sastra tidak hanya merefleksikan nilai-nilai budaya, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dan mewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi mendatang.
Pemaknaan Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau Karya M. Aan Mansyur Melalui Semiotik Riffaterre Andalas, Maharani Intan; Dinasti, Aqilla Elza
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1389

Abstract

Indonesian poetry has undergone significant development to date with the publication of various poetry anthologies and recognition of poets' achievements in their works through literary awards. Nevertheless, a study of the award-winning poetry is still required to reveal its meaning. The significance of poetry is inseparable from the sign system. Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau by M. Aan Masyur is a poetry anthology that won two literary awards in 2021. The poet's expressions, ideas, and feelings are manifested through the signs in the anthology. This research aims to reveal the significance of Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau by M. Aan Masyur by using Riffaterre's semiotic theory. The research method is qualitative, with steps in data determination, data collection, data analysis, and drawing conclusions. From the research results, the significance of awareness of life, deep love, and the human inability to explain everything that shows God's greatness is obtained in this anthology's poems.
Nilai Profetik Novel Guru Aini sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Faizah, Umi; Turiyanti; Bagiya; Kadaryati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1390

Abstract

Fenomena siswa saat ini yang gemar pada gaya hidup hedonistik, kapitalistik, dan materialistik merupakan serangan dalam penanaman pendidikan karakter. Nilai profetik dalam novel dapat dijadikan solusi sebagai bahan ajar agar peserta didik dapat menjadi manusia yang memiliki etika yang baik serta beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., yang merupakan bagian dari penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai profetik dalam novel; (2) relevansi novel Guru Aini karya Andrea Hirata sebagai bahan ajar dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik baca catat. Teknik penyajian data dilakukan menggunakan teknik informal. Nilai profetik dalam novel meliputi humanisasi berupa sikap peduli terhadap sesama, tolong-menolong, rela berkorban, mengucapkan salam, dan kasih sayang, liberasi berupa sikap jujur, bekerja keras, rajin belajar, bertanggung jawab, dan pantang menyerah, serta transendensi berupa sikap bersyukur, beribadah, dan berdoa; (2) relevansi novel Guru Aini sebagai bahan ajar terdapat pada kurikulum merdeka fase F, yaitu pada materi teks novel dengan mengacu pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
Pola Penceritaan Kisah Asal-Usul Daerah Indonesia di Media Digital Youtube "Gromore Studio Series" Widyawati, Marta
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1391

Abstract

Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah media penyampaian cerita rakyat, tetapi juga pola-pola narasi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola-pola cerita rakyat khususnya kisah asal-usul daerah yang dihadirkan di Youtube “Gromore Studio Series”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berfokus pada etnografi audiovisual.. Data dianalisis dengan cara membandingkan struktur naratif cerita-cerita rakyat tersebut dengan menggunakan pendekatan semiotika. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan motif “Gromore Studio Series” dalam menyajikan cerita dari segi visual dan alur cerita. Unsur-unsur cerita dihadirkan dengan menyeimbangkan mitos lokal dan modern. Kehadiran film tentang kisah asal-usul daerah pada akun Gromore Studio Series secara naratif maupun elemen audio-visual berperan signifikan dalam melestarikan folklor Indonesia. Adaptasi cerita rakyat yang dilakukan yang menyasar berbagai wilayah di Indonesia dengan perpaduan modernisasi aspek visual ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan minat generasi di era digital terhadap nilai-nilai lokal, sastra, dan membangkitkan nasionalisme.
Puisi Era Kecerdasan Buatan Andrian, Setia Naka; Ripai, Ahmad
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1392

Abstract

Tantangan baru bagi para penulis puisi pada era kecerdasan buatan. Para penulis puisi berhadapan langsung dengan robot pencipta puisi yang dapat menulis secara cepat dalam hitungan beberapa detik saja. Dengan hanya memberikan perintah tertentu, sudah dengan mudah dapat memberikan permintaan yang diinginkan seseorang dalam proses penulisan puisi. Setelah sebelumnya proses penciptaan puisi dianggap cenderung lebih sederhana jika dibandingkan dengan prosa dan drama, kini selepas kelahiran mesin kecerdasan buatan tersebut proses penciptaan puisi tentu dianggap lebih mudah lagi. Bahkan, tidak jarang para guru di sekolah menganjurkan untuk menulis puisi menggunakan mesin kecerdasan buatan yang lebih dikenal dengan istilah Artificial Intelligence (AI) dengan beragam jenis aplikasi mesinnya. Dalam hal ini digunakan analisis konten sebagai sebuah metode yang berupaya menyuguhkan bagaimana analisis teks puisi yang dihasilkan oleh AI untuk mengidentifikasi pola, tema, dan gaya yang muncul atau yang dihasilkan. Teknik yang digunakan tersebut berupaya membantu memahami bagaimana karakteristik puisi yang dihasilkan oleh AI dan dihadapkan atau dibandingkan dengan puisi yang dibuat oleh manusia.
Tataran Semantik Makna pada Puisi Duka Hutan Payau Segara Anakan Karya Sutarno Jayadhiatma Syifaa, Nayif Akmala
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1394

Abstract

Puisi adalah salah satu variasi sastra yang memiliki daya tarik tersendiri oleh berbagai kalangan di masyarakat dewasa maupun remaja. Tidak hanya itu saja, beberapa orang pun juga memiliki ketertarikan untuk memproduksi sebuah puisi. Dalam hal bahasa, puisi memiliki bahasa yang bebas, tidak terikat oleh regulasi khusus. Banyaknya penggunaan bahasa yang mengandung majas dan kias membuat kita terkadang sulit untuk memahami makna yang terkandung di balik kata-kata indah dalam puisi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna yang terkandung dalam puisi jika dilihat dengan menggunakan analisis tataran semantik yang memfokuskan pada analisa makna leksikal, makna gramatikal, makna referensial, dan makna kias, serta dampak yang ditimbulkannya pada pemahaman kita tentang hubungan antara manusia dan lingkungan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Yang mana hasil pembahasan akan mendeskipsikan bahwa puisi ini dapat dianalisis menggunakan kajian tataran Semantik serta Puisi ini juga menceritakan tentang keadaan kondisi alam yang sedang tidak baik-baik saja. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi ini menunjukkan keprihatinan yang mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh tindakan manusia. Bahasa yang kaya menunjukkan gambaran alam dan keadaan lingkungan. Ini memberikan gambaran yang kuat tentang bagaimana tindakan manusia memengaruhi ekosistem. Hasilnya menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dan tindakan kolektif sangat penting untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam. Penemuan ini juga menunjukkan betapa pentingnya karya sastra untuk mempengaruhi cara orang melihat dan bertindak terhadap lingkungan.
Analisis Gaya Belajar untuk Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah Boarding School Zam-Zam Nurhayati, Ika; Sriyanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1395

Abstract

Setiap siswa berbeda dan memiliki karakternya masing-masing. Mengidentifikasi sifat-sifat siswa, seperti bakat bawaan, latar belakang sosial budaya, dan preferensi belajar, tidak diragukan lagi dapat bervariasi. Guru harus fokus pada pemahaman mereka tentang karakter siswa sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Studi ini merupakan riaet kualitatif deskriptif yang memakai teknik pengisian kuesioner dan observasi. Siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Boarding School Zam-Zam Cilongok adalah topik studi, dan studi ini memakai pendekatan sampel bertujuan untuk mengidentifikasi mereka. Gaya belajar siswa kelas VIII adalah 27,46% visual, 16,06% auditori, dan 46,11% kinestetik, sesuai dengan temuan studi, sementara beberapa anak memiliki perpaduan dari tipe-tipe belajar tersebut. Para pengajar bisa mengadaptasi pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan setiap siswa dan membantu mereka merasa lebih nyaman saat belajar karena setiap siswa memiliki gaya belajar yang unik. Inisiatif ini dimasukkan ke dalam pembelajaran individual untuk memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa.
Pemanfaatan Audio Visual Berwawasan Kearifan Lokal sebagai Media Menulis Teks Cerpen Berdasarkan Struktur Teks (Studi Kasus pada Siswa Kelas IX E SMP Negeri 1 Rawalo) Murniasih; Kuntoro
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan berbagai kesulitan yang dihadapi siswa dalam menulis teks cerpen berdasarkan struktur teks. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang diterapkan adalah teknik analisis deskriptif, yang dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik data melalui prosedur analisis serta hasil tes tertulis. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXE di SMP Negeri 1 Rawalo. Adapun kesulitan yang dihadapi siswa meliputi kurangnya latihan menulis karangan, kesulitan dalam menentukan topik, kesulitan mengembangkan kerangka tulisan sesuai dengan pola struktur, serta kesulitan menyusun peristiwa menjadi alur yang runtut. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam menciptakan konflik dari peristiwa yang dipilih dan menyusun kalimat efektif saat menulis karangan. Kesulitan-kesulitan tersebut sering ditemukan dalam proses menulis, baik karya fiksi maupun nonfiksi. Hal ini menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menulis teks cerpen disebabkan oleh lemahnya penguasaan struktur kalimat dan belum optimalnya pemanfaatan media audio visual berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran.
Ritual “Perlon” Peringatan Kematian pada Masyarakat Penghayat Kepercayaan “Persatuan Resik Kubur Jero Tengah” Studi Sastra Lisan di Desa Pekuncen, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap Asmoro, Shoni
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1397

Abstract

Banyak sekali kelompok masyarakat Indonesia yang masih memiliki dan menganut budaya dalam bentuk adat istiadat yang unik dan diwariskan secara turun temurun. Salah satu yang masih dilestarikan adalah budaya dari produk lisan yang selanjutnya kita kenal sebagai sastra lisan. Contoh tradisi ritual perlon peringatan kematian pada masyarakat penghayat kepercayaan “Persatuan Resik Kubur Jero Tengah” di Desa Pekuncen, Kroya Cilacap. Dalam tradisi tersebut terdapat aktivitas berlisan yang menurut hemat peneliti dimungkinkan termasuk dalam sastra lisan. Dengan demikian perlu dikaji lebih empirik dengan tujuan untuk mengetahui wujud sastra lisan dalam tradisi tersebut. Adapun pendekatanya adalah diskriptif kualitatif karena data bukan berupa angka, pembahasanya akan dijabarkan secara diskriptif, yaitu penjabaran tentang ritual perlon peringatan kematian yang terdapat aktivitas sastra lisan karena diwariskan secara turun temurun. Adapun wujudnya yaitu berbentuk orasi tradisional, nyanyian tradisional dan pembacaan mantra.

Page 76 of 116 | Total Record : 1156


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and Vol. 31 (2026): UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 22 (2025): The 1st UNSIQ International Symposium on Economics and Bussines (UISEB 2024) Vol. 21 (2025): Proceedings of the 4th 2024 UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025 Vol. 29 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ketenagakerjaan "Hukum Ketenagakerjaan dan Agenda Pemb Vol. 28 (2025): Proceedings of International Conference of Local Wisdom and Community Engagement (IC Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024 Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural Vol. 17 (2024): Proceedings of Seminar International Legal Development in Twenty-First Century Era Vol. 16 (2024): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu Vol. 14 (2023): Proceedings of International Conference on Legal Studies (ICOLAS 2023) Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023 Vol. 8 (2023): Proceeding International Seminar 2022 E-Learning Implementation in Malaysia and Indon Vol. 12 (2023): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi Vol. 9 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century Vol. 7 (2022): Proceedings of the 3rd International Conference of Business, Accounting & Economics ( Vol. 6 (2022): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal Vol. 1 (2021): Proceedings of the Integration of Disaster Mitigation Learning in School More Issue