cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
proceedingssocial.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingssocial.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities
ISSN : -     EISSN : 2808103X     DOI : https://doi.org/10.30595/pssh.v2i.92
Core Subject : Social,
The Proceedings Series on Social Sciences & Humanities aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Business, Management & Accounting 2. Social Sciences (General)
Articles 1,067 Documents
Kekerasan dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye: Perspektif Johan Galtung Dewi, Ervidina Nastiti Karya; Taum, Yoseph Yapi; Purnomo, Christina Astrilinda
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1383

Abstract

Novel adalah sebuah karya sastra hasil kreativitas seorang pengarang berasal dari perpaduan imajinasi dengan realitas sekitar penulis tersebut, menghasilkan sebuah dunia baru yang memuat kehidupan para karakternya. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk-bentuk kekerasan yang terdapat dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dengan menggunakan perspektif teori kekerasan Johan Galtung. Mengadopsi pendekatan mimetik dari paradigma M.H. Abrams, penelitian ini mengeksplorasi representasi kekerasan langsung, struktural, dan budaya yang dihadirkan dalam teks novel tersebut. Model kekerasan Galtung memberikan kerangka konseptual yang memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika kekerasan, termasuk peran pelaku, korban, serta dampaknya terhadap hubungan sosial dan lingkungan. Dengan menggunakan teori kekerasan Galtung, makalah ini menunjukkan bahwa karya sastra tidak hanya mencerminkan realitas sosial, tetapi juga mampu menyampaikan kritik tajam terhadap struktur kekuasaan dan ketidakadilan yang terjadi dalam masyarakat. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye terdapat lapis-lapis kekerasan yang terdiri dari kekerasan langsung, struktural, dan budaya yang dialami tokoh-tokohnya. Pemahaman ini berkontribusi dalam mencegah kekerasan di masyarakat melalui analisis karya sastra yang mendalam terhadap akar penyebab dan dampak kekerasan.
Proses Simulacrum dan Hiperrealitas pada Film Agak Lain Karya Muhadkly Acho dalam Perspektif Jean Baudrillard Damayanti, Tri Esti; Taum, Yoseph Yapi; Purnomo, Christina Astrilinda
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1384

Abstract

Film sebagai media visual yang kuat, seringkali menyajikan realitas yang telah dikonstruksi dan dimanipulasi. Konsep simulacrum dan hiperrealitas yang dikemukakan oleh Jean Baudrillard menjadi relevan dalam memahami bagaimana film membentuk representasi realitas. Film Agak Laen, karya Muhadkly Acho, dipilih sebagai objek penelitian karena keberhasilannya dalam mengemas tema-tema kompleks seperti realitas, identitas, dan makna dalam format komedi yang menghibur. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep simulacra dan hiperrealitas merefleksikan konstruksi realitas dalam Film Agak Laen menggunakan teori Simulacra dan Hiperrealitas yang dikemukakan oleh Jean Baurillard. Penelitian ini juga mengkaji bagaimana ini mampu menggabungkan unsur komedi, horor, dan sosial secara harmonis, serta bagaimana film ini merepresentasikan keberagaman dan pluralisme masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Objek analisis utama adalah film Agak Laen. Data yang dianalisis meliputi dialog, adegan, dan simbol-simbol visual yang relevan dengan konsep simulacrum dan hiperrealitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru dalam pemahaman tentang representasi realitas dalam film Indonesia kontemporer. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memperkaya kajian tentang penerapan teori-teori sastra dan sosiologi dalam analisis film.
Intertekstualitas Novel Hati yang Damai Karya N. H Dini dengan Novel The Great Gatsby Karya F. Scott Fitzgerald: Perspektif Julia Kristeva Yurikoiki, Hanako; Adji, Susilawati Endah Peni; Purnomo, Christina Astrilinda
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1385

Abstract

Novel adalah karya imajinatif yang diciptakan penulis untuk mengaplikasikan dunia fiksi yang ia impikan. Novel sendiri juga dipengaruhi oleh unsur seperti kondisi sosial masyarakat, isu sensitif yang tabu, maupun yang lainnya. Kemunculan teks saat ini cenderung dipengaruhi oleh eksistensi teks yang sebelumnya pernah ada. Beberapa jenis teks merupakan penyerapan dan transformasi dari teks yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan antara alur cerita perselingkuhan pada novel Hati yang Damai dan The Great Gatsby dengan perspektif Julia Kristeva, yakni intertekstualitas. Penelitian ini mendeskripsikan alur, penokohan, dan latar pada unsur intrinsik, serta bentuk kajian intertekstualitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan objektif karena lebih menitikberatkan kajian pada aspek yang ada di dalam karya sastra. Metode studi pustaka dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kemiripan rangkaian dan akhir yang berujung dengan pertobatan dari kedua tokoh perempuan pada novel.
Analisis Teks Sindhenan dan Pupuh Pembangun dalam Bedhaya Semang Menurut Perspektif A. Teeuw Artasia, Grace Tania; Adji, Fransisca Tjandrasih; Purnomo, Christina Astrilinda
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1386

Abstract

Bedhaya Semang merupakan jenis tari Bedhaya paling tua dan sakral di Keraton Yogyakarta serta merupakan peninggalan dari Kerajaan Mataram. Dalam tari pusaka ini, iringan nyanyian berupa sindhenan merupakan salah satu aspek penting yang mendukung pemahaman makna dan alur tari tersebut. Tanpa iringan dari sindhenan, masyarakat awam akan kesulitan memahami esensi dari Tari Bedhaya Semang. Keberadaan tari ini juga dapat dirunut melalui pupuh atau puisi tradisional Jawa yang terdapat dalam Serat Nitik Sultan Agung, seperti pupuh Asmarandana dan pupuh Dhandhanggula. Kemudian, pupuh-pupuh pembangun dan sindhenan pada tari Bedhaya Semang memiliki keterikatan dan mengandung makna filosofis yang mendalam.Untuk mengetahui makna filosofis yang terdapat dalam tari pusaka tersebut, penelitian ini menggunakan metode etnografi dan deskriptif kualitatif, serta teori A. Teeuw yang membahas analisis kode bahasa, kode sastra, dan kode budaya dalam suatu karya sastra yang berupa sastra lisan. Hasil penelitian ini mencakup analisis kode bahasa yang menyoroti pemahaman makna dalam pemilihan kata, gaya penulisan, dan struktur kalimat. Selain itu, analisis kode sastra menghasilkan penjelasan konvensi, teknik yang digunakan dalam genre tertentu, serta estetika yang terkandung dalam tari ini melalui simbolisme, tema, dan karakterisasi. Terakhir, analisis kode budaya akan menghasilkan analisis konteks sosial, sejarah, dan nilai-nilai yang mempengaruhi Tari Bedhaya Semang.
Dekonstruksi Tokoh Rahwana dalam Cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad Setiyoningsih, Titi; Sumarwati; Andayani
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan oposisi biner tokoh rahwana, inkonsistensi logis tokoh Rahwana, dan konstruksi baru tokoh Rahwana dalam cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis isi cerita pendek dengan pendekatan dekonstruksi. Data penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, kalimat, paragraf, dan wacana dalm cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad. Tekni pengumpulan data yakni analisis dokumen cerpen Namamu Rahwana karya Artie Ahmad dengan teori dekonstruksi. Validitas data dengan triangulasi teori, data yang telah didapatkan dengan teori dekonstruksi dibandingkan dengan teori hasil penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini yakni tokoh Rahwana dalam cerita pendek Namamu Rahwana karya Artie Ahmad tidak lagi dianggap sebagai karakter yang sepenuhnya buruk dan jahat. Dalam cerita pendek tersebut terdapat dekonstruksi tentang karakter Rahwana. Dekonstruksi terhadap tokoh Rahwana ini menentang pandangan tradisional tokoh Rahwana yang selama ini didasarkan pada narasi klasik Ramayana. Rahwana, dalam cerpen ini, dihadirkan sebagai simbol cinta tulus seorang lelaki, hal ini mencerminkan bahwa dalam setiap tokoh antagonis, terdapat potensi untuk sisi baik.
Sastra sebagai Medium Konservasi Nilai Budaya Trianton, Teguh
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1388

Abstract

Artikel ini membahas peran sastra sebagai media pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan tinjauan literatur, penelitian ini mengungkapkan bagaimana karya sastra dapat menjadi media yang efektif untuk menjaga kelangsungan hidup dan relevansi nilai-nilai budaya dalam konteks masyarakat yang terus berubah. Analisis mendalam terhadap berbagai aspek sastra, mulai dari penciptaan hingga penafsiran, menunjukkan bahwa sastra tidak hanya merefleksikan nilai-nilai budaya, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dan mewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi mendatang.
Pemaknaan Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau Karya M. Aan Mansyur Melalui Semiotik Riffaterre Andalas, Maharani Intan; Dinasti, Aqilla Elza
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1389

Abstract

Indonesian poetry has undergone significant development to date with the publication of various poetry anthologies and recognition of poets' achievements in their works through literary awards. Nevertheless, a study of the award-winning poetry is still required to reveal its meaning. The significance of poetry is inseparable from the sign system. Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau by M. Aan Masyur is a poetry anthology that won two literary awards in 2021. The poet's expressions, ideas, and feelings are manifested through the signs in the anthology. This research aims to reveal the significance of Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau by M. Aan Masyur by using Riffaterre's semiotic theory. The research method is qualitative, with steps in data determination, data collection, data analysis, and drawing conclusions. From the research results, the significance of awareness of life, deep love, and the human inability to explain everything that shows God's greatness is obtained in this anthology's poems.
Nilai Profetik Novel Guru Aini sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Faizah, Umi; Turiyanti; Bagiya; Kadaryati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1390

Abstract

Fenomena siswa saat ini yang gemar pada gaya hidup hedonistik, kapitalistik, dan materialistik merupakan serangan dalam penanaman pendidikan karakter. Nilai profetik dalam novel dapat dijadikan solusi sebagai bahan ajar agar peserta didik dapat menjadi manusia yang memiliki etika yang baik serta beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., yang merupakan bagian dari penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai profetik dalam novel; (2) relevansi novel Guru Aini karya Andrea Hirata sebagai bahan ajar dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik baca catat. Teknik penyajian data dilakukan menggunakan teknik informal. Nilai profetik dalam novel meliputi humanisasi berupa sikap peduli terhadap sesama, tolong-menolong, rela berkorban, mengucapkan salam, dan kasih sayang, liberasi berupa sikap jujur, bekerja keras, rajin belajar, bertanggung jawab, dan pantang menyerah, serta transendensi berupa sikap bersyukur, beribadah, dan berdoa; (2) relevansi novel Guru Aini sebagai bahan ajar terdapat pada kurikulum merdeka fase F, yaitu pada materi teks novel dengan mengacu pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
Pola Penceritaan Kisah Asal-Usul Daerah Indonesia di Media Digital Youtube "Gromore Studio Series" Widyawati, Marta
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1391

Abstract

Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah media penyampaian cerita rakyat, tetapi juga pola-pola narasi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola-pola cerita rakyat khususnya kisah asal-usul daerah yang dihadirkan di Youtube “Gromore Studio Series”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berfokus pada etnografi audiovisual.. Data dianalisis dengan cara membandingkan struktur naratif cerita-cerita rakyat tersebut dengan menggunakan pendekatan semiotika. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan motif “Gromore Studio Series” dalam menyajikan cerita dari segi visual dan alur cerita. Unsur-unsur cerita dihadirkan dengan menyeimbangkan mitos lokal dan modern. Kehadiran film tentang kisah asal-usul daerah pada akun Gromore Studio Series secara naratif maupun elemen audio-visual berperan signifikan dalam melestarikan folklor Indonesia. Adaptasi cerita rakyat yang dilakukan yang menyasar berbagai wilayah di Indonesia dengan perpaduan modernisasi aspek visual ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan minat generasi di era digital terhadap nilai-nilai lokal, sastra, dan membangkitkan nasionalisme.
Puisi Era Kecerdasan Buatan Andrian, Setia Naka; Ripai, Ahmad
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1392

Abstract

Tantangan baru bagi para penulis puisi pada era kecerdasan buatan. Para penulis puisi berhadapan langsung dengan robot pencipta puisi yang dapat menulis secara cepat dalam hitungan beberapa detik saja. Dengan hanya memberikan perintah tertentu, sudah dengan mudah dapat memberikan permintaan yang diinginkan seseorang dalam proses penulisan puisi. Setelah sebelumnya proses penciptaan puisi dianggap cenderung lebih sederhana jika dibandingkan dengan prosa dan drama, kini selepas kelahiran mesin kecerdasan buatan tersebut proses penciptaan puisi tentu dianggap lebih mudah lagi. Bahkan, tidak jarang para guru di sekolah menganjurkan untuk menulis puisi menggunakan mesin kecerdasan buatan yang lebih dikenal dengan istilah Artificial Intelligence (AI) dengan beragam jenis aplikasi mesinnya. Dalam hal ini digunakan analisis konten sebagai sebuah metode yang berupaya menyuguhkan bagaimana analisis teks puisi yang dihasilkan oleh AI untuk mengidentifikasi pola, tema, dan gaya yang muncul atau yang dihasilkan. Teknik yang digunakan tersebut berupaya membantu memahami bagaimana karakteristik puisi yang dihasilkan oleh AI dan dihadapkan atau dibandingkan dengan puisi yang dibuat oleh manusia.

Page 77 of 107 | Total Record : 1067


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 (2025): The 1st UNSIQ International Symposium on Economics and Bussines (UISEB 2024) Vol. 21 (2025): Proceedings of the 4th 2024 UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025 Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024 Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural Vol. 17 (2024): Proceedings of Seminar International Legal Development in Twenty-First Century Era Vol. 16 (2024): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu Vol. 14 (2023): Proceedings of International Conference on Legal Studies (ICOLAS 2023) Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023 Vol. 8 (2023): Proceeding International Seminar 2022 E-Learning Implementation in Malaysia and Indon Vol. 12 (2023): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi Vol. 9 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century Vol. 7 (2022): Proceedings of the 3rd International Conference of Business, Accounting & Economics ( Vol. 6 (2022): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal Vol. 1 (2021): Proceedings of the Integration of Disaster Mitigation Learning in School More Issue