cover
Contact Name
Muh Nadzirin Anshari Nur
Contact Email
nadzirin@uho.ac.id
Phone
+6281355027386
Journal Mail Official
muzakum.uho@gmail.com
Editorial Address
Gedung Vokasi UHO, JL. HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Kendari Sulawesi Tenggara 93231
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 26862921     DOI : -
Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dengan ISSN : 2686-2921 dikelola oleh Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat. JPMIT terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu pada bulan Oktober dan April. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil dari pengabdian pada masyarakat. Situs Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 10 Documents clear
Peningkatkan Softskill Statistika Dasar Pamong Belajardi Sanggar Kegiatan Belajar Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Makkulau Makkulau; Gusti Ngurah Adhi Wibawa; Agusrawati Agusrawati; Andi Tenri Ampa; Bahriddin Abapihi; Hartini Hartini; Lestari Daswan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26429

Abstract

elatihan Statistika Dasar ini untuk meningkatkan Softskill Pamong Belajar di SKB Ranoometo Kabupaten Konawe Selatan terutama pada masa pandemic Covid-19. Permasalahan yang ditemukan d i Pamong Belajar SKB Ranomeeto, yaitu mengalami kesulitan untuk pengkajian program untuk menyelesaikan permasalahan yang diperoleh atau didapat di masyarakat. Pamong Belajar kesulitan untukmenentukan metode atau analisis apa yang cocok untuk menyelesaikan problem yang diperoleh di lapangan. Hasil program kemitraan masyarakat ini berupa materi konsep Statistika Dasar dan pengolahan data serta interpretasinya yang mudah dipelajari dan digunakan oleh Pamong Belajar khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kemampuan analisis dan keterampilan m e m a h a m i tentang konsep dasar Statistika, pengolahan data, serta interpretasinya diharapkan mampu meningkatkan motivasi Pamong Belajar SKB Ranomeeto melakukan penelitian. Mereka perlu pendamping dari akademisi. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah membuat MoU antara Universitas Halu Oleo dengan SKB Ranomeeto. Hal lain yang dapat dilakukan adalah menjadikan SKB Ranomeeto sebagai salah tempat mahasiswa Program Studi D3 Statistika untuk melakukan Kuliah Kerja Profesi (KKP). Di samping itu, Pamong Belajar SKB Ranomeeto p e r l u b e l a j a r d a n m e m a h a m i tentang konsep dasar Statistika Dasar, pengolahan data, serta interpretasinya. Juga perlu dilakukan pendampingan dan tutorial untuk transfer Ipteks penggunaan konsep Statistika Dasar kepada mereka Pamong Belajar SKB Ranomeeto.
Promosi Dan Pemasaran Hasil Pertanian Skala Rumah Tangga Di Masa Pandemi Covid 19 Awaluddin Hamzah; Iskandar Iskandar; Ilma Sarimustaqiyma Rianse; Salahuddin Salahuddin; Muhammad Aswar Limi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.24036

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on various aspects of human life, including agriculture. Although affected, agricultural land can be a solution to the crisis. Food and economic security are very basic problems for households in the life of urban communities. The problem faced by the community in promoting and marketing household-scale agricultural products during the COVID-19 pandemic in Mokoau Village, Kambu District, Kendari City, is the lack of knowledge and skills in making promotional materials and marketing household-scale agricultural products by utilizing information technology and digital-based communication (internet); lack of knowledge and skills in implementing strategies for promotion and marketing of household-scale agricultural products by utilizing digital-based information and communication technology (internet). Based on the results of the implementation of this thematic KKN integrated community service activity, it can be concluded that the community can understand the importance of promoting digital-based horticultural agricultural products during the Covid-19 pandemic. The public is able to know and apply marketing techniques using internet media during the Covid-19 pandemic. The community is able to produce promotional video content for horticultural products and upload it on YouTube media. There is a new motivation from the community in utilizing unused land around settlements for horticultural farming development land. Community participation to take advantage of thematic KKN activities is still relatively low, due to various obstacles and their respective activities. People are increasingly aware of increasing their ability to take advantage of advances in information technology as an important medium for the success of marketing horticultural agricultural products.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kandang dari Limbah Peternakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari Nur Santy Asminaya; Fitrianingsih Fitrianingsih; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Restu Libriani; Nurhayu Nurhayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26565

Abstract

Kecamatan Poasia merupakan salah satu Kecamatan di Kota Kendari dengan potensi dan karakteristik wilayah sebagai cluster pertanian (tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan). Kelurahan Anggoeya sebagai salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Poasia dengan luas wilayah 26,59%, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dengan pola integrasi antara tanaman pangan dengan ternak. Rata-rata petani tidak semata-mata menanam tanaman pangan, namun juga memiliki ternak, baik sapi, kambing , maupun unggas. Limbah kotoran ternak yang dihasilkan dari kegiatan peternakan belum termanfaatkan dengan baik sehingga memperburuk sanitasi kebun. Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Bina Desa tahun 2021 dilakukan guna memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan masyarakat petani untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kandang. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan, serta pelatihan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini, masyarakat tani yang ada di Kelurahan Anggoeya telah terampil dalam mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kandang. Harapannya pupuk kandang yang dihasilkan dapat digunakan untuk menyuburkan lahan perkebunan, selain itu pendampingan perlu terus dilakukan agar pupuk yang dihasilkan nantinya dapat dikomersialisasikan.
Pemanfaatan Pekarangan Kelompok Dasawisma Dengan Introduksi Budidaya Hidroponik Azhar Bafadal; Teguh Wijayanto; Sitti Aida A. Taridala; Hadi Sudarmo; Zohorman Zohorman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.22352

Abstract

Mitra dalam kegiatan Program Kemitraaan Masyarakat (PKM) ini adalah kelompok dasawisma Rambutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok dasawisma dalam hal teknik budidaya hidroponik dan pemahaman pemasaran produk hidroponik, membuka wawasan anggota kelompok dasawisma dalam dalam hal pemanfaatan pekarangan secara produktif melalui wirausaha hidroponik untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan menyeleggarakan pelatihan dan bimbingan teknis di dalam ruangan dan di luar ruangan. Pelatihan tersebut menyangkut konsep berwirausaha, teknik budidaya hidroponik yang dimulai dari transfer pengetahuan di dalam kelas. Selain itu dilakukan juga bimbingan teknis pembuatan perangkat dan perakitan instalasi hidroponik yang dilaksanakan di luar ruangan sehingga lebih memudahkan peserta pelatihan dalam memahami materi yang diberikan di dalam ruangan. Setelah instalasi dibuat maka dilakukan uji coba penanaman. Kondisi tanaman yang dipanen menunjukkan hasil pada kisaran 75% dari potensi yang dapat dicapai. Peserta dapat mengikuti dengan baik materi pelatihan dan bimbingan teknis perakitan instalasi serta praktek budidaya hidroponik. Peserta pelatihan telah memahami pentingnya pemanfaatan pekarangan yang ditunjukkan dengan kesediaan untuk menanam kembali tanaman hidroponik setelah panen perdana. Kata kunci : hidroponik, kemitraan, dasawisma
Bimbingan Teknis Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi Dan Pupuk Organik Cair Berbasis Bahan Baku Lokal Di Desa Alebo Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Natsir Sandiah; La Ode Arsad Sani; Andi Murlina; Fuji Astuty Auza; Syamsuddin Syamsuddin; Rusli Badaruddin; Takdir Saili; La Ode Nafiu; Wa Laili Salido
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26566

Abstract

Pengembangan sistem pakan berbasis sumberdaya lokal menjadi pilar yang mendukung perkembangan produksi peternakan di Indonesia yang berkelanjutan, efisien dan kompetitif. Hasil sisa, hasil samping dan limbah berbagai jenis tanaman merupakan sumber bahan baku pakan alternatif yang potensial. Limbah pertanian seperti jerami banyak digunakan sebagai pakan ternak tetapi belum melalui teknologi pengolahan pakan, sedangkan limbah ternak berupa feses digunakan sebagai pupuk tanpa proses pengolahan serta urin hanya dibuang. Dengan demikian diperlukan konsep integrasi pertanian dan peternakan dalam rangka pelaksanaan zero waste farming. Program bina desa ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat tani-ternak dalam pembuatan pakan ternak dan pupuk organik cair biokultur dan biourin menggunakan feses dan urin sapi dalam mewujudkan zero waste farming sistem. Penggunaan bahan baku limbah dan bahan baku lokal yang telah diolah terlebih dahulu menggunakan teknik pengolahan memadai serta analisis kandungan nutrien pakan, diharapkan dapat meningkatkan utilitas dari limbah itu sendiri dan dapat menjadi solusi program pemanfaatan limbah dan pengembangan pakan. K
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Peningkatan Dan Pemeliharaan Irigasi Di Desa Lupia Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna Ahmad Syarif Sukri; La Welendo; Maskur Kimsan; Nasrul Nasrul; Fitriah Fitriah; Ridwan Syah Nuhun; Baso Mursidi; Adris A. Putra; Siti Nurjanah Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26428

Abstract

The Lupia Village irrigation network was formed in 1981 through farmer groups from the results of non-governmental organizations. Currently the government has given attention and assistance both through the village fund budget and central government funding assistance, however, there is still a need for program sustainability from related parties. The results of the identification were carried out, namely that there were still few people who did not understand about the more effective use of irrigation water, so that there was always a crop failure where other plots of rice fields had excess water while the farthest plots did not get water. The area of land used by the community is currently around + 35 hectares, but the available land and the potential to be used as rice fields are around + 90 hectares, so that what has not been functioned as rice fields is about + 55 hectares. Seeing this condition, it is very potential to be developed to be able to increase the production of rice fields in Lupia Village, from this potential, the Lecturer of the Faculty of Engineering, Halu Oleo University as part of the Tridarma of Higher Education, carries out community service activities through the transfer of knowledge so that the community can develop, increase production, and improve community welfare, especially the residents of Lupia Village, Kabangka District, Muna Regency. The methods used are socialization, technical guidance, training on procedures for implementing technical irrigation canal development so that water is not wasted and can be fully utilized by farming communities. The expected result is that the community can increase the yield of lowland rice production. Seeing the potential of Lupia Village in Kabangka District, it is hoped that the program can be carried out continuously so that it can increase income and a better standard of living for its people.
Pembuatan Google Form Sebagai Salah Satu Instrumen Pembelajaran Siswa Pada SMP Negeri 2 Dan SMP Negeri 3 Watopute Kabupaten Muna Agusrawati Agusrawati; Gusti Ngurah Adhi Wibawa; Irma Yahya; Iskandar Pattih; Ruslan Ruslan; Hamirul Hadin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26567

Abstract

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, maka guru merupakan salah satu pengajar professional yang dituntut mengembangkan diri secara berkelanjutan. Salah satu upaya berkelanjutan ini adalah melalui perbaikan metode pembelajaran kelas, perbaikan metode pembelajaran dengan menggunakan media digital yang akan membantu guru dalam melaksanakan tugas secara kuantitatif dan kualitatif melalui penggunaan media google form. Pengabdian ini akan membahas bagaimana membuat google form secara konkrit dalam melalukan proses pembelajaran, bukan hanya tindakan kelas dengan penekananpadakonsep.Pembahasan diawali dengan menjelaskan manfaat dan fungsi google form, kemudian dilanjutkan dengan bagaimana membuat google form. Kemudian selanjutnya adalah bagaimana penggunaannya, sampai pada bagaimana agar siswa juga mampu mengetahui kegunaan google form tersebut. Pada akhir pelatihan akan disebutkan bagian rekomendasi yang memuat hal- hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan google form dalam proses pembelajaran. Target luaran kegiatan PKMI ini adalah peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan media digital berupa google form terutama bagi sekolah-sekolah yang masih jauh dari jangkauan pengetabuan digital secara emperis, artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional.
Budidaya Ubi Jalar Kaya Antosianin Model Pot Karung Vertikultur Muhidin Muhidin; Dewi Nurhayati Yusuf; Sitti Leomo; Arsy Aysyah Anas; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia Corina Rakian; Waode Nuraida; Dedi Erawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.27315

Abstract

The sweet potato (Ipomoea batatas L). has significant potential as a source of carbohydrates in Indonesia The purple hue of sweet potatoes is a result of natural pigments known as anthocyanins. As antioxidants and free radical scavengers, anthocyanin chemicals have a crucial role in combating aging, cancer, and degenerative disorders. In addition, anthocyanins possess anti-mutagenic and anti-carcinogenic properties, as well as the capacity to prevent liver function abnormalities, act as antihypertensives, and reduce blood sugar levels. Given the numerous benefits of anthocyanin content, the presence of anthocyanin compounds as a source of natural antioxidants in purple sweet potatoes is highly intriguing. Alongside the growing public knowledge of healthy living, consumer food preferences are also altering. Foods that are beginning to be in high demand among consumers have an appealing appearance and flavor, as well as specialized physiological benefits for the human body. The presence of anthocyanin compounds in purple sweet potato makes this type of food very attractive to be processed into foods with functional value. On the one hand, with the increasingly limited land area, the potential for developing agricultural products, including sweet potatoes, is also increasingly limited. Meanwhile, on the other hand, the yard business model owned by households is not utilized optimally. Therefore, in providing healthy food and functional food based on anthocyanin-rich sweet potatoes, it is necessary to develop and revitalize yard land by vertically developing sweet potatoes in sacks. In addition to increase the availability of functional, healthy food, this activity is also a revitalization of the use of yardland.  
Pengolahan Data Statistika dengan Menggunakan SPSS Bagi Guru Sekolah Menengah di Kota Kendari pada Masa Pandemi Covid-19 Irma Yahya; Makkulau Makkulau; Iskandar Pattih; Lilis Laome; Juharsah Juharsah; Amirullah Amirullah; Muhammad Zakaria Umar; Muh Nadzirin Anshari Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.14823

Abstract

Animo  guru  khususn y a   Guru  SMA/SMK/MA  dan  SMP/sederajat  di  Kota  Kendari  untuk membuat karya tulis sangatlah minim, ini dikarenakan kesulitan guru   dalam menulis karya ilmiah. Ini disebabkan karena kesibukan sehari-hari mengajar   di luar jam mengajar, serta kendala pemahaman software antara lain SPSS beserta praktik/operasi dan interpretasinya sebagai salah satu software yang banyak digunakan untuk membantu pengolah data mereka. Kesulitan lain dari mereka adalah menentukan metode atau analisis apa yang cocok untuk menyelesaikan problem yang diperoleh di lapangan. Kemampuan analisis dan keterampilan menggunakan software SPSS diharapkan mampu meningkatkan motivasi guru melakukan penelitian. Oleh karena itu, maka Guru Sekolah Menengah perlu pendampingan yang bisa membantu mengarahkan dan mengopersikan pengolahan data mereka. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah membuat MoU antara Universitas Halu Oleo dengan Sekolah Menengah di Kota Kendari, sehingga ada peluang untuk berdiskusi  dan  berkolaborasi  antara  Universitas  Halu  Oleo  dan  Sekolah  Menengah  di  Kota Kendari.  Di sampingitu, Guru Sekolah Menengah di Kota Kendari pada Masa Pandemi Covid-19 ini perlu  belajar dan memahami lebih banyak lagi tentang konsep dasar Statistika, pengolahan data, serta interpretasinya. Juga perlu dilakukan pendampingan dantutorial menggunakan SPSS. Hasil program kemitraan masyarakat ini berupa materi petunjuk menggunakan SPSS, pengolahan data dengan SPSS, serta interpretasi dari output SPSS tersebut. Oleh karena itu, diharapkan Guru Sekolah Menengah di Kota Kendari perlu belajar lebih banyak bengan mempelajari buku statistika   dan buku penuntun penggunaan SPSS yang banyak dijual di took buku.  Dari hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan, telihat antusias peserta yang positif, baik dalam bentuk bertanya maupun pada saat praktek.  
Budidaya Padi Beras Merah Skala Rumah Tangga Berbasis Usaha Pekarangan Gusti R. Sadimantara; Muhidin Muhidin; Dewi Nurhayati Yusuf; Dedi Erawan; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia Corina Rakian; Waode Nuraida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.27314

Abstract

Brown rice (Oryza sativa) is a highly nutritious staple food that contains anthocyanins in addition to carbohydrates, fat, protein, fiber, and minerals. Anthocyanins serve as antioxidants, playing a crucial role in plant and human health. Efforts to improve rice production, particularly upland rice production, are always coupled with efforts to increase production of brown rice. The majority of brown rice is produced from upland rice. There has been no effort to manufacture brown rice before today. Therefore, efforts to expand upland rice production with native cultivars are inextricably linked to efforts to boost upland rice output of red rice. Upland rice is brown rice consumed without going through a grinding process or the process of removing the bran and bran from the endosperm of the rice. Rice is only ground into broken rice so that the husk is still attached to the endosperm and has high nutritional value. Strong body immunity and excellent health levels are needed. One of them is by consuming healthy food that is available locally and has become a daily food menu, it only needs to increase production and processing efforts so that it is always healthy. Upland brown rice can be planted as an intercrop to maximize land use for plantation crops, so it has the potential to be developed in Southeast Sulawesi because there is still a lot of unused land or land that has not been used optimally. Therefore, in the context of providing healthy food and functional food based on upland red rice, which farming families can reach, and close to the location of the farmers' livelihoods, it is necessary to increase brown rice production through the introduction of brown rice cultivation technology as a garden plant and also as a family medicinal plant.

Page 1 of 1 | Total Record : 10