cover
Contact Name
Bagdawansyah Alqadri
Contact Email
bagda_alqadri@unram.ac.id
Phone
+6281343826656
Journal Mail Official
juridiksiam_fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Lt. 1 Gedung E PIPS FKIP Universitas MataramJalan Majapahit No.62 Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23554622     EISSN : 26229021     DOI : https://doi.org/10.29303/juridiksiam
Core Subject : Education, Social,
Telaah teori mutakhir dan hasil penelitian dan pengembangan tentang Kurikulum, Bahan Ajar, Metode/Model, Media, dan Evaluasi Pembelajaran Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora serta hasil telaah teori mutahir dan hasil penelitian substansi ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
Articles 119 Documents
NILAI MAJA PADA BUDAYA RIMPU DALAM MEMBANGUN KEADABAN WARGANEGARA DI DESA MARIA KECAMATAN WAWO KABUPATEN BIMA SETIABUDI, IKHSIR SETIABUDI; Herianto , Edy; Basariah; Yuliatin
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 10 No. 2 (2023): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap daerah memiliki nilai serta budaya yang berbeda-beda. Masyarakat Bima (Suku Mbojo) mengenal akan malu yang dijadikan sebagai pegangan hidup yang disebut maja labo dahu. Selain itu juga mengenal akan budaya rimpu sebagai suatu busana atau cara berpakaian perempuaan Bima yang dipergunakan untuk menutup aurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai maja pada budaya rimpu dalam membangun keadaban warganegara di Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, yang mencakup pelaksanaan budaya rimpu, nilai maja pada budaya rimpu, implikasi nilai maja pada budaya rimpu terhadap keadaban warganegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan budaya rimpu di Desa Maria masih tetap dilaksanakan. Rimpu mpida dilaksanakan saat tertentu seperti pawai budaya, memasuki situs uma lengge, menyambut tamu-tamu penting dan acara penting lainnya. Rimpu colo juga dilaksanakan pada saat tertentu serta dalam kehidupan sehari-hari seperti saat dirumah dan juga saat disawah atau ladang. Nilai maja pada budaya rimpu itu yaitu maja kepada Allah dan maja kepada sesama manusia. Implikasi nilai maja pada budaya rimpu terhadap keadaban warganegara di Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima berupa tanggung jawab individu, disiplin diri, integritas, kesabaran dan konsistensi.
Pola Pelestarian Hutan Mangrove dan Dampak Bagi Masyarakat di Dusun Poton Bako Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Jaelani, Abd. Kadir; Syafruddin, Syafruddin; Suud, Suud
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 10 No. 2 (2023): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v10i2.428

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna: mengetahui Pola Pelestarian Hutan Mangrove dan Dampak Bagi Masyarakat di Dusun Poton Bako Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang diterapkan pada penelitian ini yakni, wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menerangkan bahwasanya (1) Pola Pelestarian Hutan Mangrove di Dusun Poton Desa Jerowarau yaitu Pola Pengembangan Ekowisata Mangrove (pengelola bersama dengan masyarakat membersihkan hutan mangrove dari sampah yang menumpuk di kawasan hutan mangrove untuk dikembangkan menjadi wisata mangrove), Pola Rehabilitasi Ekosistem Mangrove (pengelola melakukan pembuatan areal pembibitan skala kecil untuk membuat stok bibit mangrove untuk di tanam kembali), Pola Konservasi Ekosistem Mangrove (pengelola membentuk anggota Pokmaswas dengan tujuan sebagai pengawas untuk mencegah terjadinya penebangan pohon mangrove secara liar). (2) Dampak Pelestarian Hutan Mangrove Bagi Masyarakat di Dusun Poton Bako yaitu Dampak Positif (menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat dusun poton bako; meningkatkan penghasilan prekonomian masyarakat dengan dikeloanya hutan mangrove menjadi tempat wisata dan tempat penjualan produk umkm seperti kopi mangrove, minatur sampan/perahu dan baju khas wisata bale mangrove; hasil tangkapan nelayan dusun poton bako meningkat dan apabila cuaca tidak mendukung untuk melaut masyarakat nelayan bisa untuk mencari udang, ikan dan kepiting di kawasan hutan mangrove; mayarakat mendapatkan edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi meningkat untuk menjaga kawasan hutan mangrove; kawasan pesisir pantai dusun poton bako terhindar dari abrasi dan mencegah instrusi air laut ke darat.Kata Kunci: Pola Pelestarian; Dampak Pengelolaan; Hutan Mangrove
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN PPKn Di SMP NEGERI 6 MATARAM UUM ZUMIARTININGRUM; Mohammad Ismail; Rispawati
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 1 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan pembelajaran penemuan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Populasi pada penelitian ini yaitu semua kelas VII di SMP Negeri 6 Mataram. Sampel penelitian yaitu kelas VII A dan VII B setelah dilakukan penyepadanan kelas. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan nonequivalen control group desigen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes bentuk pilihan ganda yang telah memenuhi persyaratan uji instrumen penelitian. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis menggunakan T-test menunjukan bahwa thitung hasil belajar siswa 6,958 < dari ttabel sebesar 51,460 pada taraf signifikan 0.05 adalah 2,003. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan pembelajaran penemuan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn.  Kata kunci: Pembelajaran Penemuan; Discovery learning; Hasil Belajar
Pola kerja sama dan pembagian hasil pemilik ternak dan Pengkadas (buruh ternak) di Desa Bunkate Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Komala Sari, Suhadak; Syafruddin; Nursaptini
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi dan menganalisis pola kerja sama Pemilik ternak dan Pengkadas (buruh ternak) dan 2) mengidentifikasi dan menganalisis pola pembagian hasil Pemilik ternak dengan Pengkadas (buruh ternak) di Desa Bunkate Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan model Mile dan Huberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.  Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola kerja sama antara Pemilik ternak dan Pengkadas (buruh ternak) dilakukan dengan 3 (tiga) pola yaitu, 1) Kerukunan (Tolerance), 2) Tawar menawar (Bargaining), dan 3) Patungan (Joint Venture). Adapun pola pembagian hasil dilakukan dengan 2 (dua) pola yaitu, 1) pola pembagian hasil Revenue Sharing dan 2) pola pembagian hasil Profit Sharing.   Kata Kunci: Pola Kerja Sama; Pembagian Hasil; Pengkadas (buruh ternak)  
Bubus Kaluq-aluq Sebagai Alternatif Pengobatan Tradisional Untuk Amar (penyakit) Bayi di Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur Soleha, Siti; Hamidsyukrie; Masyhuri
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 1 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk amar (Penyakit) bayi yang dapat diobati dengan bubus kaluq-aluq, (2) bahan-bahan yang digunakan belian dalam pembuatan bubus kaluq-aluq untuk amar (penyakit) bayi, (3) cara belian dalam pembuatan bubus kaluq-aluq untuk amar (penyakit) bayi, (4) cara penggunaan bubus kaluq-aluq untuk amar (penyakit) bayi. Penelitian ini, diteliti dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode etnografi. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah model Miles dan Hubberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk amar (penyakit) bayi adalah amar grenggeng (gizi buruk), amar godek (lanugo), dan amar kao (diare). (2) bahan yang digunakan belian dalam pembuatan bubus kaluq-aluq yaitu beras, biang kunyit, kencur, adas, daun jarak, bikan, daun beringin, daun jonjoq, daun kemangi, tunas pisang yang baru tumbuh, dan air bekas peraq api. (3) cara pembuatan bubus kaluq-aluq adalah dengan menggilas bubus potek dan bubus koning secara bertahap, pemberian mantra oleh belian, membentuk kedua bubus secara terpisah kemudian dijemur, dan  terakhir pembuatan sembeq oleh belian. (4) cara penggunaan bubus kaluq-aluq untuk amar (penyakit) bayi adalah mencampurkan air dengan bubus kaluq-aluq di mangkok, kemudian minumkan dan balurkan ke seluruh tubuh bayi, lalu diberikan sembeq.   Kata Kunci: pengobatan tradisional, bubus kaluq-aluq, amar (penyakit) bayi
Nilai-nilai Metafisik Tradisi Bebubus Batu di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Sopiandi, Nurkholis Majdi; Hamidsyukrie; Suud
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 1 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian bertujuan dalam mengetahui proses tradisi Bebubus Batu dan nilai-nilai metafisik dalam tradisi Bebubus Batu. Dalam melakukan penelitian pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Jenis data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan skunder dan sumb er data yang digunakan adalah subjek dan informan. Teknik yang digunakan mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian menggunakan teknik analisa kualitatif dengan model Miles dan Huberman dan menggunakan prosedur reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kegiatan tradisi Bebubus Batu yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan kegiatan akhir/penutup. Adapun nilai-nilai metafisik dalam tradisi Bebubus Batu yaitu, 1) ritual dipercaya untuk meminta kepada Tuhan untuk dijauhkan dari tolak bala dan mendapatkan panen yang melimpah, 2) makam batu nya dipercaya sebagai tempat bersemayamnya putri anjani; 3) nilai kerjasama dan saling tolong menolong antar masyarakat. Kata kunci: Nilai-nilai metafisik; Tradisi; Bebubus batu
Kompetensi Guru Sosiologi Tersertifikasi Dalam Proses Pembelajaran Daring dan Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMAN 6 Mataram Bariah, Baiq Siti Lauhil; Hairil Wadi; Suud
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 1 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru sosiologi tersertifikasi dalam proses pembelajaran daring dan luring pada masa pandemi covid-19 di SMAN 6 Mataram; (2) persamaan dan perbedaan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru sosiologi tersertifikasi dalam proses pembelajaran daring dan luring pada masa pandemi covid-19 di SMAN 6 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data seperti wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan: (1) guru sosiologi tersertifikasi SMAN 6 Mataram memiliki kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional  yang baik dalam proses pembelajaran daring dan luring pada masa pandemi covid-19; (2) terdapat persamaan dan perbedaan yang ditemukan pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru sosiologi tersertfikasi dalam proses pembelajaran daring dan luring pada masa pandemi covid-19 di SMAN 6 Mataram. Kata kunci: kompetensi guru; proses pembelajaran; daring dan luring.  
Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Yang Kecanduan Bermain Game Online Free Fire Di Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah Gusnanda, Wili; Masyhuri; Muhammad Ilyas
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 1 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui pola asuh orang tua pada anak yang kecanduan bermain game online free fire dan 2) mengetahui dampak kecanduan bermain game online free fire pada anak. Di dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Proses pengadaan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun didalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) ditemukan 2 pola asuh orangtua pada anak kecanduan bermain game online Free Fire ; yaitu:Pola asuh permisif,dan Pola asuh demokratis, dan (2) terdapat 2 dampak dari anak kecanduan bermain game online Free Fire  yaitu; Dampak negatif,dan Dampak Positif. Kata Kunci : Pola Asuh; Kecanduan Game Online; dampak positif; dampak negative  
Strategi Pemberdayaan Komunitas Lombok Influencer Dalam Meningkatkan Digital Marketing di Kota Mataram Putri, Rohin Novia Maydi; Syafruddin; Malik, Imam; Suud
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan besar bagi kemajuan hidup manusia. Penggunaan media digital dalam perkembangan teknologi lebih efektif dan efisien berbasis komunitas terutama dalam melakukan pemasaran secara online (digital marketing). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui dan mengidentifikasi program pemberdayaan komunitas Lombok Influencer, (2) mengetahui dan menganalisis strategi pemberdayaan komunitas Lombok Influencer dalam meningkatkan digital marketing di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa program pemberdayaan komunitas Lombok Influencer, yaitu: Program pelatihan keterampilan berupa pelatihan keterampilan komunikasi, pelatihan keterampilan teknik membangun start-up, dan pelatihan keterampilan editing video konten marketing, Program penghargaan dan pengakuan berupa acara awarding night influencer. Kemudian strategi pemberdayaan komunitas Lombok Influencer, yaitu: (1) membangun hubungan yang kuat dan autentik berupa interaksi aktif antara manajemen dan anggota komunitas, (2) sediakan sumber daya dan dukungan berupa pemberian pelatihan keterampilan, menyediakan website komunitas, berkolaborasi dengan pelaku usaha, dan program penghargaan komunitas, (3) memfasilitasi konten yang kreatif berupa kebebasan membuat konsep konten, dan pemberian proyek digital marketing berkelompok, (4) pemberian insentif berupa penyediaan rate card komunitas dalam pemberian komisi, (5) monitoring kinerja berupa pengawasan progres kinerja anggota, (6) memberikan pengakuan publik berupa mempromosikan konten digital marketing anggota komunitas di sosial media. Kata Kunci: Strategi Pemberdayaan; Komunitas Lombok Influencer; Digital Marketing.
NILAI SOLIDARITAS SOSIAL DAN RELIGI DALAM TRADISI BEGAWE MUSIM KEMBALIT DI DESA SAKRA KECAMATAN SAKRA LOMBOK TIMUR insani, trisna; Syafruddin; Suud; Suryanti, NI Made Novi
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan dalam tradisi begawe musim kembalit dan mengidentifikasi serta  menganalisis nilai solidaritas sosial dan religi dalam Tradisi Begawe Musim Kembalit. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data dari Spradly dengan analisis domain, analisis taksonomi, komponensial dan analisis tema budaya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada 3 tahapan yang dilakukan dalam proses Tradisi Begawe Musim Kembalit yaitu: (1) Persiapan, dimana akan dilakukan musyawarah masyarakat terutama tokoh adat, pemerintah desa untuk sama-sama menyepakati hari pelaksanaan tradisi; mengumpulkan banjar; memasak bersama; membuat jajanan; menyusun isian dulang dengan yang sudah masyarakat persiapkan sebelumnya. (2) Pelaksanaan, yaitu prosesi ponggok dulang; sorong serah dulang; zikir bersama dan Pepaosan. (3) Penutup, dengan makan bersama dan pameran kesenian tradisional khas sasak berupa peresean, tarian-tarian, dan pameran artefak lainnya. Nilai solidaritas dalam tradisi begawe musim kembalit dilihat dari beberapa indikator yang ditemukan dalam prosesi yaitu (1) kesadaran kolektif yang kuat ditandai dengan masyarakat melakukan persiapan begawe hingga selesai secara  bersama-sama tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. (2) hukum represif dominan ditandai dengan masyarakat melaksanakan tradisi berdasarkan hasil musyawarah yang sudah disepakati bersama. (3) pembagian kerja rendah ditandai dengan masyarakat saling tolong menolong dan bahu membahu dalam melakukan persiapan,pelaksanaan dan penutupan tradisi.  (4) konsensus terhadap pola normatif penting ditandai dengan adanya pemberian sanksi sosial terhadap masyarakat yang berlaku onar selama tradisi berlangsung.  Kemudian nilai religi yang ditemukan  dalam Tradisi Begawe Musim Kembalit yaitu  (1) Sistem Keyakinan yang ditandai dengan adanya kepercayaan masyarakat pada saat melaksanakan tradisi akan mendapatkan kesejahteraan dari tuhan yang maha esa selama musim kembalit berlangsung  (3) Ritus dan Upacara yang ditandai dengan prosesi zikir dan pepaosan yang merupakan cara meminta keberkahan,pertolongan serta rizki yang cukup di musim kembalit  (4) Peralatan Ritus dan Upacara yang ditandai dengan adanya peralatan khusus untuk pepaosan berupa air dalam wadah penginang kuning,tembakau,kapur dan sirih, jarum, benang dan lain sebagainya. Kata Kunci: Proses Tradisi; Nilai Solidaritas; Nilai Religi

Page 11 of 12 | Total Record : 119