cover
Contact Name
Fadil Abdillah Arifin
Contact Email
fadilabdillaharifin@umi.ac.id
Phone
+628123036161
Journal Mail Official
sinnunmaxillofacial.fkgumi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Padjonga Dg. Ngalle No. 27 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sinnun Maxillofacial Journal
ISSN : 2715260X     EISSN : 27145646     DOI : https://doi.org/10.33096/smj.v3i02.18
Core Subject : Health, Science,
Sinnun Maxillofacial Journal is a publication of scientific work in the field ofdentistry in a broad sense such as peridodontic, pedodontic, conservative, dental material, oral biology, oral surgery and maxillofacial, prosthodontic, orthodontic, dental radiolgy, dental medicine and community dentistry. In addition, the Journal was first established since 2019 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Dentistry UniversitAS Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Sinnun Maxillofacial Journal published on April and October with E-ISSN 2714-5646. This journal has also collaborated with Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Makassar in terms of assisting the advancement of dental health and disseminating research results.
Articles 80 Documents
Hubungan Prevalensi Stomatitis terhadap Perbedaan Trimester Kehamilan dengan Usia Ibu Hamil di Kecamatan Semampir Surabaya Parmasari, Wahyuni Dyah; Ruth, Mieke Sylvia Margaretha Amiatun; Utomo, Haryono
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i01.181

Abstract

Pendahuluan: Stomatitis merupakan radang yang terjadi pada mukosa yang biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan yang agak cekung. Stomatitis yang berulang pada rongga mulut disebut Reccurent Apthous Stomatitis (RAS). Pada umumnya penyakit stomatitis banyak menyerang wanita, khususnya pada masa kehamilan ditemukan kadar hormon progresteron yang lebih rendah dari normal. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan prevalensi kejadian stomatitis terhadap perbedaan trimester kehamilan dan usia ibu hamil di kecamatan Semampir Surabaya, Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan observasional analitik. Pengambilan data dilakukan secara total sampling dengan jumlah 94 ibu hamil, dikelompokkan dalam 3 grup yaitu trimester I, II dan III. Data diambil dari rekam medis, kemudian data dianalisa menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: Hasil penelitian didapatkan didapatkan nilai koefisien korelasi menunjukkan nilai sebesar 0,980, signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 sehingga ada hubungan ibu hamil tersebut didapatkan Trimester I pada kelompok rentang usia 31-35 tahun, sebanyak 1 orang. Trimester II didapatkan rentang usia 36-40 tahun sebanyak 1 orang. Sedangkan Trimester III didapatkan 4 orang, dengan distribusi 25-30 tahun 2 orang, 31-35 tahun 1 orang dan 41-45 tahun 1 orang. Kesimpulan: Dari studi diatas menunjukkan ada hubungan prevalensi stomatitis terhadap perbedaan trimester kehamilan dengan usia ibu hamil di kecamatan Semampir Surabaya.
Pengaruh Media Poster Berbasis Ardunino Mega Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Selviani, Yusrini; Ilmianti, Ilmianti; Pertiwisari, Amanah; Muslihi, Muhammad Takdir
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i01.183

Abstract

Pendahuluan: Perilaku rendah anak-anak Indonesia dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat diatasi melalui penyuluhan yang menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Salah satu media yang efektif adalah poster edukasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang memanfaatkan arduino mega untuk meningkatkan interaktivitas penyampaian informasi kesehatan, Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media poster berbasis ardunino mega terhadap tingkat Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak usia 7-9 tahun. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel merupakan siswa yang berusia 7-9 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan menggunakan skala Guttmaan. Hasil: Berdasarkan hasil uji non parametrik Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil nilai pre-tes dan nilai post-test (p-value < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan media poster berbasis ardunino mega terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut.
Hubungan Antara Persepsi Estetika Mikro Dan Mini Dengan Psikososial Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Mulawarman Dinda Faratika, Sari; Muthiah, Nisa; Rokhim, Saiful
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i01.185

Abstract

Pendahuluan: Keindahan berkaitan erat dengan estetika penampilan. Estetika wajah bagian mulut dapat menentukan persepsi pada diri sendiri dan memengaruhi kepercayaan diri dalam interaksi sosial. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara persepsi estetika mikro dan mini dengan psikososial pada mahasiswa kedokteran gigi Universitas Mulawarman berdasarkan tipe kepribadian. Bahan dan Metode: Sebanyak 61 responden diberikan kuesioner persepsi estetika mikro dan mini Goldstein untuk mengukur persepsi estetika, Psychosocial Impact of Dental Aesthetics Questionnaire (PIDAQ) untuk mengukur psikososial, dan Eysenck Personality Questionnaire Revised (EPQ-R) short scale untuk mengetahui tipe kepribadian. Hasil: Persepsi estetika mikro dan mini mahasiswa kedokteran gigi Universitas Mulawarman menunjukkan hasil 59% dalam kategori negatif, psikososial mahasiswa kedokteran gigi Universitas Mulawarman 59% dalam kategori sedang, dan tipe kepribadian ekstrovert lebih banyak ditemukan pada mahasiswa kedokteran gigi Universitas Mulawarman sebesar 63,9%. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara persepsi estetika mikro dan mini dengan psikososial pada mahasiswa kedokteran gigi Universitas Mulawarman berdasarkan tipe kepribadian (p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara persepsi estetika mikro dan mini dengan psikososial pada mahasiswa kedokteran gigi Universitas Mulawarman berdasarkan tipe kepribadian.
Vakuolisasi Sitoplasma Sel Epitel Mukosa Mulut sebagai Parameter Perubahan Seluler pada Perokok Luthfiyah, Syifa; Trisfilha, Pretty; Sudiono, Janti
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.191

Abstract

Pendahuluan: Merokok merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit dan dapat menyebabkan kematian akibat kandungan zat karsinogenik yang dapat merusak DNA serta menimbulkan efek sitotoksik. Salah satu parameter yang dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan DNA adalah vakuolisasi sitoplasma. Tujuan Penelitian: Menganalisis perbedaan jumlah sel epitel mukosa mulut yang mengalami vakuolisasi sitoplasma antara perokok dan non-perokok, serta membandingkan pengaruh jenis rokok yang digunakan. Bahan dan Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 60 responden, terdiri atas 30 perokok dan 30 non-perokok. Pemeriksaan sel dilakukan menggunakan sitologi eksfoliatif dengan pewarnaan Papanicolaou. Data dianalisis secara statistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna jumlah sel dengan vakuolisasi sitoplasma antara kelompok perokok dan non-perokok (p < 0,05). Namun, tidak ditemukan perbedaan bermakna dalam jumlah sel dengan vakuolisasi sitoplasma antara perokok rokok putih, rokok kretek, rokok elektrik, maupun kombinasi rokok konvensional dan elektrik (p > 0,05). Kesimpulan: Merokok berhubungan dengan peningkatan vakuolisasi sitoplasma pada sel epitel mukosa mulut, yang menandakan adanya kerusakan sel akibat paparan asap rokok. Semua jenis rokok yang digunakan memiliki potensi serupa dalam menimbulkan efek sitotoksisitas pada mukosa mulut.
Daya Hambat Produk Komersial Obat Kumur Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Porphyromonas gingivalis ATCC 33277 Widyastuti, Ratih; Saputri, Sabrina; Deviyanti, Sinta
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.195

Abstract

Pendahuluan: Periodontitis merupakan peradangan pada jaringan pendukung gigi (jaringan periodontal) yang dapat menyebabkan kerusakan progresif pada gingiva, ligamen periodontal dan tulang alveolar. Porphyromonas gingivalis sebagai bakteri anaerob obligat gram negatif yang sering ditemukan pada biofilm di  sulcus subgingiva, merupakan salah satu patogen utama penyebab periodontitis. Penggunaan obat kumur chlorhexidine 0,2% sebagai terapi penunjang untuk perawatan periodontitis masih terkendala efek samping sehingga perlu dicari alternatif dari bahan alami. Data penelitian terkait penggunaan produk komersial obat kumur yang  mengandung bahan alami jahe (Zingiber officinale) untuk menghambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis masih sangat terbatas. Tujuan Penelitian: menganalisis daya hambat produk komersial obat kumur jahe (Zingiber officinale) terhadap pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis ATCC 33277. Bahan dan Metode:penelitian true experimental laboratorium secara in vitro dengan desain post test only with control group menggunakan metode difusi kertas cakram. Kelompok perlakuan, yaitu produk komersial obat kumur jahe (Zingiber officinale) dengan obat kumur chlorhexidine 0,2%  sebagai kelompok kontrol positif. Hasil: rerata diameter zona hambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis ATCC 33277 oleh produk  komersial obat kumur  herbal jahe (Zingiber officinale)  dan chlorhexidine 0,2% secara berurutan adalah 1,25 mm dan 3,16 mm. Analisis independent T-test menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) daya hambat bakteri Porphyromonas gingivalis antara produk komersial obat kumur herbal jahe (Zingiber officinale) dengan chlorhexidine 0,2%. Kesimpulan: produk komersial obat kumur herbal jahe (Zingiber officinale) terbukti memiliki daya hambat pertumbuhan bakteri porphyromonas gingivalis ATCC 33277 namun lebih rendah signifikan  bila dibandingkan dengan chlorhexidine 0,2% sebagai kontrol positif.
Analisis Hubungan Antara Tingkat Ketidakteraturan Gigi dan Bentuk Rugae Palatina Menggunakan Model Studi Gigi Permanen Berjejal Kurniawati, Sari; Silviana, Nur Masita; Fidya, Fidya; Zulfa, Salma Hanifatuz
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.196

Abstract

Pendahuluan: Gigi berjejal merupakan suatu kondisi ketidakteraturan gigi geligi yang disebabkan oleh ketidakharmonisan ukuran lengkung rahang dan gigi, yang termasuk dalam malrelasi umum pada pasien kedokteran gigi. Bentuk rugae palatina juga dapat dipengaruhi oleh genetik, ras, posisi lidah, pergerakan gigi, dan kebiasaan buruk. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat ketidakteraturan gigi pada model studi gigi permanen berjejal terhadap bentuk rugae palatina. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan model studi gigi permanen rahang atas sebanyak 50 model studi. Tingkat ketidakteraturan gigi permanen berjejal dinilai menggunakan Maxillary Irregularity Index dan dikategorikan menjadi ideal, mild, moderate, severe, dan extreme. Sedangkan bentuk rugae palatina dianalisis sesuai dengan klasifikasi bentuk oleh Thomas dan Kotze (1983) yang terdiri dari sirkular, lurus, bergelombang, kurva, dan unifikasi. Pemilihan bentuk rugae palatina diambil yang dominan. Kemudian data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk rugae palatina dengan prevalensi terbanyak yaitu lurus diikuti dengan bergelombang, unifikasi, kurva, dan sirkuler. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai P-Value/Sig. 0,911 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapathubungan tingkat ketidakteraturan gigi pada model studi gigi permanen berjejal terhadap bentuk rugae palatina.
Implementasi Permainan Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Menyikat Gigi pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Darmawan, Winda Sari; Yandi, Satria; Surya, Leny Sang
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.198

Abstract

Pendahuluan: Setiap tahun, jumlah masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia meningkat, terutama karena praktik kebersihan gigi yang buruk. Menggunakan teknik yang tepat saat menyikat gigi adalah cara yang baik untuk meningkatkan kebersihan gigi. Tujuan Penelitian: Melalui penggunaan permainan ular tangga yang dimodifikasi, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V SDN 10 Sungai Sapih Padang tentang teknik menyikat gigi yang benar. Bahan dan Metode: Purposive sampling digunakan untuk memilih 21 siswa sebagai sampel dalam penelitian ini, dengan desain pre-test post-test satu kelompok. Kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi media yang melibatkan permainan ular tangga digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil: Berdasarkan temuan, sebagian besar siswa (71,4%) memiliki pengetahuan yang cukup sebelum intervensi, tetapi jumlah ini meningkat secara signifikan setelah intervensi, dengan 85,7% siswa memiliki pemahaman yang baik. Peningkatan pengetahuan yang signifikan ditunjukkan dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) yang diperoleh dari analisis statistik dengan menggunakan uji Marginal Homogeneity. Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa permainan ular tangga merupakan cara yang baik untuk membantu anak-anak belajar cara mencuci gigi dengan benar.
Gambaran Pengetahuan Tenaga Kesehatan, Tenaga Medis, dan Tenaga Pendukung Kesehatan tentang Pengelolaan Limbah Medis di RSGM UMY Hanan, Siti Jauza; Kusumastiwi, Rr. Pipiet Okti
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.200

Abstract

Pendahuluan: Limbah medis merupakan isu penting karena berpotensi menimbulkan risiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Fasilitas pelayanan kesehatan wajib mengelola limbah medis secara tepat dengan pengetahuan yang memadai untuk meminimalkan dampak pencemaran dan risiko kesehatan. Tujuan Penelitian: Tujuan Penelitian: mengetahui gambaran pengetahuan tenaga kesehatan, tenaga medis, dan tenaga pendukung kesehatan tentang pengelolaan limbah medis di RSGM UMY. Bahan dan Metode: Sebanyak 96 responden penelitian yang terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga medis, dan tenaga pendukung kesehatan diberikan kuesioner tentang pengelolaan limbah medis. Hasil pengisian kuesioner disajikan dalam bentuk persentase dan dianalisis secara deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Rata-rata persentase pengetahuan responden tertinggi yaitu pada kelompok usia 31-35 tahun sebesar 71,60%, pada jenis kelamin perempuan sebesar 69,64%, pada lama bekerja >3 tahun sebesar 69,23%, pada pendidikan terakhir S2/Spesialis/S3 sebesar 69,91%, dan pada kelompok responden yang pernah melakukan pelatihan sebesar 70,51%. Rata- rata persentase pengetahuan dari 96 responden yaitu sebesar 69,07% dengan rata-rata persentase tertinggi yaitu pada kelompok tenaga medis sebesar 69,66%. Kesimpulan: Pengetahuan pengelolaan limbah medis diantara tiga kategori tenaga kerja, tenaga medis memiliki rata-rata persentase pengetahuan tertinggi.
Kualitas Hidup Lansia Pengguna dan Bukan Pengguna Gigi Tiruan di Desa Gondanglegi Kabupaten Malang Fatima, Fatima; Balbeid, Merlya; Wardani, Sinta Candra; Stephani, Elisabeth Angelia
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.205

Abstract

Pendahuluan : Kehilangan gigi terbukti berdampak negatif terhadap kualitas hidup dan mengganggu aktivitas kerja individu, khususnya lansia. Penggunaan gigi tiruan merupakan salah satu cara yang paling tepat dalam mengatasi kehilangan gigi dan berpengaruh dalam meningkatkan kualitas hidup penggunanya. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia pengguna dan bukan pengguna gigi tiruan di Desa Gondanglegi, Kabupaten Malang. Bahan dan Metode : Penelitian ini masuk dalam kategori penelitian deskriptif kuantitatif yang menerapkan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Gondanglegi, Kabupaten Malang pada lansia dengan jumlah subjek 50 responden. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner indeks GOHAI secara langsung. Hasil : Terdapat 41 responden yang tidak menggunakan gigi tiruan dengan rata-rata indeks GOHAI 1,82 dengan kategori cukup, namun dari dimensi nyeri dan ketidaknyamanan dalam kategori kurang. 9 responden yang menggunakan gigi tiruan dengan rata-rata indeks GOHAI 2,31 dengan kategori cukup dan pada dimensi aspek psikososial masuk dalam kategori baik. Hasil uji Independent t-Test untuk menguji perbedaan kualitas hidup lansia pengguna dan bukan pengguna gigi tiruan diperoleh nilai p = 0, 000 (a<0,05). Kesimpulan : Didapatkan perbedaan yang signifikan antara kualitas hidup pada lansia pengguna dan bukan pengguna gigi tiruan.
Karakterisasi Kekerasan Mikro Berdasarkan Variasi Ketebalan Resin Komposit Bulk-Fill dengan Polimerisasi Light Emitting Diode Hatta, Ridhayani; Tari, Tari; Aisyah, Medinda; Arsista, Dede; Oktayani, Runi; Muslim, Ichwanul
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i02.219

Abstract

Pendahuluan: Resin komposit bulk-fill menjadi salah satu material restoratif yang banyak digunakan karena kemudahan aplikasi dalam lapisan tebal dan waktu kerja yang lebih efisien. Namun demikian, perbedaan ketebalan lapisan resin dapat memengaruhi efektivitas polimerisasi, yang pada akhirnya berdampak pada kekerasan mikro sebagai salah satu indikator keberhasilan restorasi. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis karakteristik kekerasan mikro resin komposit bulk-fill pada berbagai ketebalan setelah dilakukan polimerisasi menggunakan light emitting diode(LED). Bahan dan Metode: Sampel resin komposit bulk-fill dibuat dalam beberapa variasi ketebalan (2,4 dan 6 mm), kemudian dilakukan penyinaran LED dengan intensitas cahaya 1000mW/cm², pada jarak 2 mm selama 20 detik. Total 9 spesimen dilakukan pengukuran kekerasan mikro menggunakan Vickers microhardness test dengan beban uji 100gram selama 15 detik. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA one-way, dengan nilai p<0,05. Hasil: Adanya penurunan nilai kekerasan mikro seiring bertambahnya ketebalan resin (2 mm = 60,63; 4 mm = 42,6; 6 mm = 38,3), dengan perbedaan yang signifikan (p=0,032). Temuan ini menegaskan bahwa meskipun resin komposit bulk-filldirancang untuk aplikasi dalam lapisan tebal, efektivitas polimerisasi tetap dipengaruhi oleh variasi ketebalan dan intensitas penyinaran LED. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketebalan resin komposit bulk-fill berpengaruh signifikan terhadap nilai kekerasan mikro setelah dilakukan polimerisasi menggunakan LED curing. Peningkatan ketebalan resin komposit bulk-fill terbukti menyebabkan penurunan nilai kekerasan mikro secara bermakna.