cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 520 Documents
PENGARUH MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP AKHLAQ SISWA Muh Irfan Ali; Hanafiah Hanafiah; Faiz Karim Fatkhullah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2674

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) plays a strategic role in shaping students’ character, particularly in boarding schools that integrate classroom learning with guidance in the dormitories. This study aims to analyze the management of Islamic Religious Education, including planning, implementation, and assessment, as well as its impact on the development of students’ character at SMP Terpadu Baiturrahman and SMP YPI Boarding School in Bandung Regency. The study employs a qualitative approach using a multi-site case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving school principals, PAI teachers, dormitory supervisors, and students, and were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing with triangulation to ensure data validity. The results of the study indicate that PAI management is implemented systematically through the strengthening of the religious curriculum, the cultivation of religious practices, the enforcement of rules and regulations, and continuous character development. It is concluded that planned and consistent PAI management contributes positively to the formation of students’ moral character, as reflected in discipline, responsibility, politeness, and adherence to Islamic values. ABSTRAKPendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak siswa, terutama pada sekolah berbasis boarding school yang mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dan pembinaan di asrama. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen Pendidikan Agama Islam yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian serta pengaruhnya terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP Terpadu Baiturrahman dan SMP YPI Boarding School Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus multisitus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru PAI, pembina asrama, dan siswa, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen PAI dilaksanakan secara sistematis melalui penguatan kurikulum keagamaan, pembiasaan ibadah, penerapan tata tertib, dan pembinaan karakter secara berkelanjutan. Disimpulkan bahwa manajemen PAI yang terencana dan konsisten berkontribusi positif terhadap pembentukan akhlak siswa, yang tercermin dalam kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, dan kepatuhan terhadap nilai-nilai Islam.
PENGARUH PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA BAHASA INGGRIS SISWA SD KELAS I Fatma Dewani Harahap
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i2.2943

Abstract

Learning a language requires mastery of four skills, one of which is speaking. To improve students' speaking skills, teachers must encourage them to be bold and able to express their opinions. This classroom action research aims to improve students' speaking skills using the Picture and Picture model in first-grade students at Medan Estate Elementary School 106162. The study aimed to determine whether the implementation of the Picture and Picture learning model can improve students' reading outcomes in English learning in first-grade students at Medan Estate Elementary School 106162. The research used a classroom action research (CAR) model with two cycles. The study was conducted on 20 first-grade students at Medan Estate Elementary School 106162. After two cycles of research, it was concluded that: 1) Students' reading outcomes in English learning in first-grade students at Medan Estate Elementary School 106162 improved from cycle one to cycle two. 2) Applying the Picture and Picture learning model during learning can improve students' reading outcomes, according to two observers, from cycle one to cycle two.  ABSTRAKDalam mempelajari bahasa dituntut untuk menguasai empat kemampuan salah satunya yang harus dikuasai oleh siswa adalah kemampuan berbicara. Agar kemampuan berbicara siswa dapat meningkat maka, adanya dorongan dari guru agar siswa berani dan mampu mengungkapkan pendapat mereka. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan model picture and picture pada kelas I SD Negeri 106162 Medan Estate. Penelitian bertujuan  untuk  mengetahui  apakah  penerapan  model  pembelajaran Picture  and  Picture dapat  meningkatkan hasil belajar membaca siswa pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas I 106162 Medan Estate. Jenis penelitian  yang  digunakan  adalah  penelitian tindakan  kelas  (PTK) yang  dilakukan  dengan  2  silkus. Penelitian dilakukan pada siswa kelas I SD 106162 Medan Estate dengan jumlah 20 siswa. Setelah penelitian berlangsung selama  dua  siklus  dapat  disimpulkan  bahwa;  1)  Hasil  belajar membaca  siswa  pada  mata  pembelajaran  bahasa  Inggris  di kelas I SD 106162 Medan Estate meningkat dari siklus I ke siklus 2) Dengan menerapkan model pembelajaran Picture  and  Picture selama  pembelajaran dapat  meningkatkan  hasil membaca  siswa  menurut  dua pengamat dari siklus I ke siklus II.
STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK GENERASI MUSLIM ETIS DI TENGAH ARUS DIGITALISASI rizqi muyasharoh; Siti Maspuah Fitrianingsih; Abdussyukur Abdussyukur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2846

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the behavioral patterns and interactions of the Muslim generation. While technology facilitates access to Islamic information, it has also sparked an ethical crisis in the digital space. This situation underscores the importance of Islamic education as a strategic tool in shaping character grounded in moral and spiritual values. This study aims to analyze the role and strategies of Islamic education in shaping an ethical Muslim generation amidst the tide of digitalization. The method used is qualitative research with a library research approach through the analysis of various relevant scientific literature sources. The findings indicate that Islamic religious education plays a crucial role in internalizing moral values such as honesty, responsibility, and digital ethics through the integration of Islamic digital literacy, the utilization of technology based on the TPACK framework, the cultivation of digital spirituality, and the development of a curriculum responsive to contemporary developments. Furthermore, the success of these strategies is significantly influenced by the teacher’s role as a role model, as well as support from families, the community, and government policies. Thus, Islamic education functions not only as a means of knowledge transfer but also as a transformative force in shaping an adaptive, critical, and principled Muslim generation in the digital age.  ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola perilaku dan interaksi generasi Muslim, teknologi memudahkan akses informasi keislaman, namun menimbulkan krisis etika di ruang digital. kondisi ini menegaskan pentingnya pendidikan Islam sebagai sarana strategis dalam membentuk karakter yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi pendidikan Islam dalam membentuk generasi Muslim yang etis di tengah arus digitalisasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam menginternalisasi nilai-nilai akhlak seperti kejujuran, tanggung jawab, dan etika digital melalui integrasi literasi digital Islami, pemanfaatan teknologi berbasis kerangka TPACK, pembiasaan spiritual digital, serta pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, keberhasilan strategi tersebut sangat dipengaruhi oleh peran guru sebagai teladan, serta dukungan keluarga, masyarakat, dan kebijakan pemerintah. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai kekuatan transformasi dalam membentuk generasi Muslim yang adaptif, kritis, dan berintegritas di era digital.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI (Studi kasus di SDN Karang Asih 08 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi) Rahmat Azid Muslim; Hanafiah Hanafiah; Faiz Karim Fatkhullah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2675

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in shaping students’ moral character at the elementary school level as the initial phase of character development; however, its implementation in public elementary schools still faces challenges in consistently integrating moral values into the learning process. This study aims to describe the implementation of PAI instruction, analyze the outcomes of its implementation, and identify the supporting and inhibiting factors in the development of students’ moral character at SDN Karang Asih 08 Cikarang Utara, Bekasi Regency. The study employs a qualitative approach using the case study method. Data were collected through non-participatory observation, structured interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and verification. The results indicate that PAI instruction has been conducted in accordance with the curriculum and lesson plans, utilizing various teaching methods. This implementation has positively contributed to students’ religiosity and compliance with school rules, although the internalization of moral values has not yet been fully and consistently reflected in their daily behavior. This study concludes that PAI instruction plays a crucial role in shaping students’ moral character; however, it requires strengthening the integration of moral values as well as sustained synergy among schools, families, and the community. ABSTRAKPendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk akhlak siswa pada jenjang sekolah dasar sebagai fase awal pembentukan karakter, namun implementasinya di sekolah dasar negeri masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai akhlak secara konsisten dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran PAI, menganalisis hasil implementasinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pembentukan akhlak siswa di SDN Karang Asih 08 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI telah dilaksanakan sesuai kurikulum dan perencanaan pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai metode pembelajaran. Implementasi tersebut berkontribusi positif terhadap religiusitas dan kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah, meskipun internalisasi nilai akhlak belum sepenuhnya tercermin secara konsisten dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI berperan penting dalam pembentukan akhlak siswa, namun memerlukan penguatan integrasi nilai akhlak serta sinergi berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
ASESMEN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Siti Maspuah Fitrianingsih; Aji Joko
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.3040

Abstract

Rapid advances in digital technology are driving a fundamental transformation in learning assessment practices across various levels of education. This study aims to comprehensively and evidence-based map the trends, forms, challenges, and opportunities in the implementation of technology-based assessment. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) reporting framework. The search was conducted exclusively in the Web of Science database using a combination of nine search strings related to digital assessment, limited to the period 2016–2026. Of the 209 articles identified, 24 final articles were selected through a multi-stage screening process based on strict inclusion and exclusion criteria. The review results revealed seven main themes: (1) digital competency assessment, (2) technology-based formative assessment, (3) electronic summative assessment, (4) authentic digital assessment, (5) teacher readiness and adaptation, (6) institutional policy transformation, and (7) digital inclusion. Digital assessment has been shown to improve efficiency, flexibility, and the quality of feedback. However, a number of significant challenges remain, including the digital divide, the complexity of academic integrity in the AI era, and variations in educator readiness. This study concludes that the success of assessment transformation requires a holistic framework that synergistically integrates pedagogical, technical, ethical, and policy dimensions, accompanied by sustained investment in teacher capacity building and inclusive digital infrastructure. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital yang pesat mendorong transformasi fundamental dalam praktik penilaian pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini bertujuan memetakan tren perkembangan, bentuk, tantangan, dan peluang implementasi asesmen berbasis teknologi (technology-based assessment) secara komprehensif dan berbasis bukti. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka pelaporan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian dilakukan secara eksklusif pada database Web of Science menggunakan kombinasi sembilan string pencarian terkait asesmen digital, dibatasi pada periode 2016–2026. Dari 209 artikel teridentifikasi, sebanyak 24 artikel final dipilih melalui proses seleksi berlapis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasil kajian mengungkap tujuh tema utama: (1) penilaian kompetensi digital, (2) penilaian formatif berbasis teknologi, (3) penilaian sumatif elektronik, (4) penilaian otentik digital, (5) kesiapan dan adaptasi guru, (6) transformasi kebijakan institusional, dan (7) inklusi digital. Asesmen digital terbukti meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan kualitas umpan balik. Namun, sejumlah tantangan signifikan tetap ada, meliputi kesenjangan digital, kompleksitas integritas akademik di era AI, dan variabilitas kesiapan tenaga pendidik. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi penilaian memerlukan kerangka kerja holistik yang mengintegrasikan dimensi pedagogis, teknis, etis, dan kebijakan secara sinergis, disertai investasi berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas guru dan infrastruktur digital yang inklusif.
DETEKSI DINI RISIKO AUTISM SPECTRUM DISORDER PADA ANAK MELALUI SKRINING M-CHAT di SLB ATHALLAH SUNGAI RUMBAI Rahmi Mufa Rananta; Rahmatrisilvia Rahmatrisilvia
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2825

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) is a developmental disorder that affects children's communication, social interaction, and behavior, making early identification essential to support appropriate intervention. This study aimed to identify ASD risk indicators in a child through screening using the Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT). A descriptive research design was employed, with data collected through interviews with the child's parent using the 23-item M-CHAT instrument. The participant was a 7-year-5-month-old child enrolled at Athallah Special School (SLB) Sungai Rumbai. The findings revealed several ASD risk indicators, including limited eye contact, poor response to name, limited nonverbal communication, and mild repetitive behaviors, indicating a moderate-risk category (medium risk). These findings suggest that the child requires further assessment by qualified professionals to confirm the diagnosis and determine appropriate interventions. The study also highlights the importance of early ASD screening in special education settings. ABSTRAKAutism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan yang memengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku anak sehingga deteksi dini diperlukan untuk mendukung pemberian intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi indikator risiko ASD pada anak melalui skrining menggunakan instrumen Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada orang tua menggunakan 23 item pertanyaan M-CHAT pada seorang anak berusia 7 tahun 5 bulan di SLB Athallah Sungai Rumbai. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa indikator risiko, meliputi keterbatasan kontak mata, kurangnya respons terhadap panggilan nama, keterbatasan komunikasi nonverbal, dan perilaku repetitif ringan yang mengarah pada kategori risiko sedang (medium risk). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa anak memerlukan asesmen lanjutan oleh tenaga profesional untuk memastikan diagnosis dan menentukan intervensi yang sesuai, serta menegaskan pentingnya skrining dini di lingkungan pendidikan khusus.
PENDIDIKAN NILAI GOTONG ROYONG MELALUI KELUARGA: INTERNALISASI BUDAYA ESA TULU FALI ESA PADA REMAJA Meryana Micselen Doko; Itron Johanis Lette; Dorkas Y.A. Kale; Daud Yefkanius Nassa; Fadil Mas'ud
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.1649

Abstract

The value of gotong royong as Indonesia’s cultural heritage is increasingly challenged by globalization and rapid technological development, which have fostered individualistic attitudes among adolescents. Consequently, the family plays a strategic role in strengthening character education based on local cultural values. This study aimed to analyze the role of families in internalizing gotong royong values rooted in the Esa Tulu Fali Esa culture among adolescents. A descriptive qualitative approach was employed using in-depth interviews, participant observation, and documentation involving parents, traditional leaders, community leaders, village officials, and adolescents in Pilasue Village, Rote Ndao Regency. The findings reveal that families function as educators, moral guides, and agents of habituation by providing role models, involving adolescents in socio-cultural activities, and reinforcing cultural and spiritual values. The main challenges include modernization, digital technology, and limited environmental support. The study concludes that stronger collaboration among families, schools, and communities is essential to sustain local culture-based character education and preserve the value of gotong royong among younger generations. ABSTRAKNilai gotong royong sebagai warisan budaya Indonesia menghadapi tantangan akibat globalisasi dan perkembangan teknologi yang mendorong tumbuhnya budaya individualistik di kalangan remaja, sehingga keluarga memiliki peran strategis dalam pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan keluarga dalam menginternalisasikan nilai gotong royong berbasis budaya Esa Tulu Fali Esa pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat desa, dan remaja di Desa Pilasue, Kabupaten Rote Ndao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai pendidik, pembimbing moral, dan agen pembiasaan melalui keteladanan, pelibatan remaja dalam aktivitas sosial budaya, serta pemberian nasihat berbasis nilai budaya dan spiritual. Kendala utama berasal dari modernisasi, teknologi digital, dan terbatasnya dukungan lingkungan. Disimpulkan bahwa sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal.
EFEKTIVITAS APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI KELAS 7 MTS DARUL ISTIQAMAH AL MARKAZ AL ISLAMY KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Hilyatul Auliya
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2367

Abstract

This study aims to examine the Arabic language learning process using the Canva application, measure its effectiveness, identify supporting and inhibiting factors, and analyze its impact in students’ psychological aspects. The study was conducted with 28 seventh-grade students at MTs Darul Istiqamah Al Markaz Al Islamy, Sinjai Regency, in the 2022/2023 academic year, using a Mixed Methods approach with data collection techniques including observation, interviews, documentation, questionnaires, and tests. The results show that te learning process ran well with enthusiastic student responses, and the Canva application proved effective as a learning mediuam, evidenced by 75% of students achieving scores above the Minimum Competency (KKM) with an average score og 79,8. Supporting factors included student interest, adequate school facilities, and teacher creativity, while inhibiting factors included the lack of educational verification for Canva and students’ limited access outside the classroom. Pshychologically, the use of Canva increased students’ intrinsic motivation, self-confidence, and learning engagement, thereby supporting a more optimal Arabic language learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengkaji proses pembelajaran bahasa Arab menggunakan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran, mengukur efektivitasnya, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap aspek psikologis peserta didik, khususnya minat, motivasi, dan keterlibatan belajar. Penelitian ini dilakukan pada 28 peserta didik kelas VII MTs Darul Istiqamah Al Markaz Al Islamy Kabupaten Sinjai tahun ajaran 2022/2023, menggunakan pendekatan Mixed Methods dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung baik dengan respons peserta didi yang antusias, dan aplikasi Canva terbukti efektif sebagai media pembelajaran bahasa Arab, dibuktikan oleh 75% peserta didik yang mencapai nilai di atas KKM dengan rata-rata 79,8. Faktor pendukung meliputi ketertarikan peserta didik, ketersediaan fasilitas sekolah, serta kreativitas guru, sementara faktor penghambat meliputi belum adanya verifikasi Canva untuk pendidikan dan keterbatasan akses peserta didik di luar kelas. Secara psikologis, penggunaan Canva meningkatkan motivasi intrinsik, rasa percaya diri, dan keterlibatan belajar peserta didik, sehingga mendukung proses pembelajaran bahasa Arab secara lebih optimal.
PENDEKATAN TERAPI RELASIONAL STEPHEN A. MITCHELL BERBASIS KASIH KRISTUS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK ANAK INKLUSIF DI YAYASAN HOUSE OF FAITH Eras Manno; Ruth Anna Marietta Sianturi; Romika Romika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.3070

Abstract

The management of inclusive children has largely focused on physical-mechanistic approaches, often overlooking the emotional and relational dimensions that contribute to psychomotor development. This study aimed to analyze the implementation of Stephen A. Mitchell’s relational therapy approach based on Christ’s love in improving the psychomotor abilities of inclusive children at the House of Faith Foundation. This qualitative study employed a case study design using observations, interviews with parents and therapists, and documentation, with data analyzed through triangulation. The findings revealed that warm relationships, unconditional acceptance, and Agape love created a sense of security, reduced anxiety and muscle rigidity, and improved both gross and fine motor skills as well as children’s independence. The study concludes that Christ-centered relational therapy effectively enhances psychomotor development while strengthening self-esteem, self-confidence, and the emotional stability of inclusive children. ABSTRAKPendekatan penanganan anak inklusif masih didominasi aspek fisik-mekanistik sehingga sering mengabaikan dimensi emosional dan relasional yang berperan dalam perkembangan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan terapi relasional Stephen A. Mitchell berbasis Kasih Kristus dalam meningkatkan kemampuan psikomotorik anak inklusif di Yayasan House of Faith. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi, wawancara dengan orang tua dan guru terapi, serta dokumentasi yang dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang hangat, penerimaan tanpa syarat, dan kasih (Agape) menciptakan rasa aman, mengurangi kecemasan dan rigiditas otot, serta meningkatkan kemampuan motorik kasar, motorik halus, dan kemandirian anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi relasional berbasis Kasih Kristus efektif mendukung perkembangan psikomotorik sekaligus memperkuat harga diri, kepercayaan diri, dan kestabilan emosional anak inklusif.
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MEDAN Eka Fransiska Pardede
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2946

Abstract

This study aims to determine the effect of the Learning Cycle learning model on poetry writing skills. This research is quantitative research using an experimental method with a Two Group Posttest research design. The population of this study consisted of 315 tenth-grade students of SMA Negeri 2 Medan. The sampling technique used was random sampling, with class X-2 as the control class and class X-3 as the experimental class. Data were collected through observation, documentation, interviews, and tests. The data analysis techniques included normality test, homogeneity test, and hypothesis testing. Based on the normality test results, the data from both the control and experimental classes were normally distributed. The homogeneity test proved that the research samples were homogeneous. Furthermore, the hypothesis test results showed that t-count t-table, which was 2.06 1.66, indicating that the null hypothesis (H?) was rejected and the alternative hypothesis (H?) was accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant effect of using the Learning Cycle learning model on the poetry writing skills of tenth-grade students at SMA Negeri 2 Medan. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle terhadap kemampuan menulis puisi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, metode eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Two Group Posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Medan berjumlah 315 siswa. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling dengan sampel yaitu kelas X-2 sebagai kelas kontrol dan kelas X-3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara dan tes. Teknik analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji normalitas kelas kontrol dan ekperimen diperoleh data berdistribusi normal. Uji homogenitas membuktikan bahwa sampel penelitian bersifat homogen. Serta hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung ttabel, yaitu 2,06 1,66 sehingga (Ho) ditolak dan (H?) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan model pembelajaran Learning Cycle terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 2 Medan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue