cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MANAJEMEN PARIWISATA DESA WAY TEBING CEPA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sari, Pipit Novila; Isabella, Astrid Aprica; Nurahman, Dwi; Nurhartanto, Adhi; Nurhadi, Satrio; Siregar, Anasta Aulia; Alyonni, Alvin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i4.744

Abstract

Taman Baru Village is a village located in Kalianda District, South Lampung Regency, Lampung Province, Indonesia. This village has an area of about 1.13 square km and a population of about 2,500 people. Taman Baru Village is known as a village that has quite good tourism potential, especially in terms of natural tourism. In this village there are beautiful beaches and waterfalls that are interesting to visit. In addition, in Taman Baru village there are also several other tourist attractions such as Tourist Parks and Recreational Parks. Taman Baru Village also has quite good transportation access and can be easily reached from the surrounding cities. The implementation of community service is carried out by counseling first and then assisting the practice of the counseling. The availability of experts from Lecturers of Mitra Indonesia University, and assistants from students, participants (community), local officials so that this community service activity is carried out. The benefits obtained from this Community Service activity include being able to educate the community to carry out tourism village management that can be integrated so that the exploration of tourist villages becomes harmonious in tourism management and local residents. Overall, the implementation of this PKM has succeeded in having a significant positive impact on Way Tebing Cepa Village. In addition to developing tourism and improving the local economy, this program has also succeeded in increasing the capacity of village human resources, so that they are better prepared and able to manage and advance their tourism potential. This program also shows the importance of collaboration between students, lecturers, villagers, and other related parties in achieving the desired goals.ABSTRAKDesa Taman Baru adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia. Desa ini memiliki luas wilayah sekitar 1.13 km persegi dan penduduk sekitar 2.500 jiwa. Desa Taman Baru dikenal sebagai desa yang memiliki potensi pariwisata yang cukup baik, khususnya dalam hal wisata alam. Di desa ini terdapat pantai yang indah dan air terjun yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu, di desa Taman Baru juga terdapat beberapa tempat wisata lainnya seperti Taman Wisata dan Taman Rekreasi. Desa Taman Baru juga memiliki akses transportasi yang cukup baik dan dapat dijangkau dengan mudah dari kotakota sekitarnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang pertama yaitu penyuluhan dengan pemberian materi seputar pengelolaan SDM yang baik dalam meningkatkan perkembangan wisata Desa Way Tebing Cepa oleh tim PkM Universitas Mitra Indonesia, setelah itu dilakukan sesi tanya jawab kepada peserta. Terlaksananya kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini didukung oleh ketersediaan tenaga ahli dari para Dosen Universitas Mitra Indonesia, tenaga pembantu dari Mahasiswa, peserta (masyarakat), Pejabat setempat sehingga kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain dapat mengedukasi masyarakat untuk melakukan pengelolaan desa wisata yang dapat terintegrasi sehingga eksplorasi desa wisata menjadi harmoni dalam pengelolaan wisata dan penduduk setempat. Secara keseluruhan, pelaksanaan PKM ini berhasil memberikan dampak positif yang signifikan bagi Desa Way Tebing Cepa. Selain mengembangkan pariwisata dan meningkatkan ekonomi lokal, program ini juga berhasil meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa, sehingga mereka lebih siap dan mampu dalam mengelola dan memajukan potensi pariwisata yang dimiliki. Program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, warga desa, serta pihak-pihak terkait lainnya dalam mencapai tujuan yang diinginkan.
Implementasi Transformasi Digital Sebagai Pendorong Efektivitas Green Marketing Untuk UMKM Desa Jayagiri Lembang Harto, Budi; Rukmana, Arief Yanto; Sulistianingsih, Sulistianingsih; Parlina, Lina; Reniawati, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.793

Abstract

In Jayagiri Village, Lembang, MSMEs face key issues. One of them is how to effectively implement green marketing in the digital era, which limits their ability to support sustainable development. Given the current lack of knowledge, it is important to understand the components that influence the integration of digital transformation with green marketing. An analytical descriptive qualitative method was used in this PKM activity. The 22 MSME owners in Jayagiri Village participated in this PKM activity through in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), field observations, training and mentoring. The results show that MSMEs can adopt digital technology and implement effective green marketing strategies with proper guidance and training. In addition, this PKM activity found that incorporating digital technology into green marketing strategies allows MSMEs to optimise resources, reach a wider market, and increase sustainable brand awareness. These findings are crucial for the development of strategies that enable MSMEs to survive and thrive in a technology- and sustainability-driven economy.ABSTRAKDi Desa Jayagiri, Lembang, UMKM menghadapi masalah utama. Salah satunya adalah bagaimana menerapkan green marketing secara efektif di era digital, yang membatasi kemampuan mereka untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Mengingat kurangnya pengetahuan saat ini, penting untuk memahami komponen yang mempengaruhi integrasi transformasi digital dengan green marketing. Metode kualitatif deskriptif analitis digunakan dalam kegiatan PKM ini. Para pemilik UMKM sebanyak 22 orang di Desa Jayagiri berpartisipasi dalam kegiatan PKM ini melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi lapangan, pelatihan dan mentoring. Hasilnya menunjukkan bahwa UMKM dapat mengadopsi teknologi digital dan menerapkan strategi pemasaran hijau yang efektif dengan mendapatkan bimbingan dan pelatihan yang tepat. Selain itu, kegiatan PKM ini menemukan bahwa memasukkan teknologi digital ke dalam strategi green marketing memungkinkan UMKM untuk mengoptimalkan sumber daya, menjangkau pasar yang lebih luas, dan meningkatkan kesadaran merek yang berkelanjutan. Penemuan ini sangat penting untuk pengembangan strategi yang memungkinkan UMKM untuk bertahan dan berkembang dalam ekonomi yang didorong oleh teknologi dan keberlanjutan.
Pendampingan Pembuatan Frozen Food “Chireng Bumbu Rujak” Pada Kelompok Ibu-Ibu PKK Kec. Cempaka, Kota Banjarbaru Riris Ambarwati; Azahraty Azahraty; Yudi Permana; Teguh Wicaksono
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i3.799

Abstract

The purpose of this Community Service is to provide assistance in making frozen food frozen food. It is expected to be a solution that can contribute to the fulfillment of healthy and safe food for consumption and can be an additional income or income for the PKK Women's group in Cempaka Banjarbaru Subdistrict. Assistance in making frozen food products “Chireng Bumbu Rujak” with participants who are all PKK Women's Groups, housewives are expected to improve in other processing techniques and be developed into an alternative for healthy snacks and also become an income for the household. Participants were given an understanding of making processed products that can be easily reached with available materials that are not difficult to find in the market. This assistance is expected to contribute to the understanding of housewives to make healthy food and easy to make, but it can also open up household business opportunities to provide more income.ABSTRAKTujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan Pembuatan Makanan beku frozen food. Diharapkan menjadi solusi yang dapat memberikan kontribusi untuk pemenuhan pangan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi dan bisa menjadi penghasilan atau pendapatan tambahan bagi kelompok Ibu-Ibu PKK  Kec. Cempaka Banjarbaru. Pendampingan dalam pembuatan produk frozen food “Chireng Bumbu Rujak” dengan peserta yang secara keseluruhan adalah Kelompok Ibu-Ibu PKK, ibu rumah tangga diharapkan dapat meningkatkan dalam teknik pengolahan lain dan dikembangkan menjadi salah satu alternatif untuk panganan sehat dan juga menjadi pendapatan untuk rumah tangga. Peserta diberikan pemahaman mengenai pembuatan produk olahan yang dapat dijangkau dengan mudah dengan bahan yang tersedia pun tidak sulit untuk dicari dipasaran. Pendampingan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman ibu rumah tangga untuk membuat pangan sehat dan mudah dalam pembuatannya, selain itu pula dapat membuka peluang usaha rumah tangga agar memberikan pendapatan lebih.
PENINGKATAN KAPASITAS BENCANA BANJIR DESA TANGUH BENCANA DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN DEMPET KABUPATEN DEMAK Sriyono Sriyono; Andi Irwan Benardi; Saptono Putro; M. Nurropik; Joshua Vincent Gerar Yametis; Jaka Putra Rahmajati
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i4.759

Abstract

The Disaster Resilient Village Program in Sidomulyo Village successfully enhanced the community's capacity to face flood disasters. Through situation mapping, stunting education, evacuation route assistance, and an early warning system, this program demonstrated increased community awareness and preparedness. As a result, awareness of flood risks increased from 45% to 75%, stunting prevalence decreased from 35% to 25%, and evacuation effectiveness significantly improved. Additionally, the implementation of the early warning system successfully reduced the community's response time to flood hazards. This study supports previous findings emphasizing the importance of empowerment and active community participation in disaster mitigation. However, further research is needed to provide a long-term overview of the program's effectiveness and examine the correlation between various types of disasters and their impacts on socio-economic resilience. Longitudinal studies and participatory approaches involving the community at every research stage are recommended to ensure the sustainability and relevance of disaster mitigation programs. Thus, this program is expected to serve as a model for other villages in Demak Regency and surrounding areas.ABSTRAKProgram Desa Tangguh Bencana di Desa Sidomulyo berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Melalui pemetaan keadaan, edukasi stunting, pendampingan jalur evakuasi, dan sistem peringatan dini, program ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat. Hasilnya, tingkat kesadaran tentang risiko banjir meningkat dari 45% menjadi 75%, prevalensi stunting menurun dari 35% menjadi 25%, dan efektivitas evakuasi meningkat signifikan. Selain itu, implementasi sistem peringatan dini berhasil mengurangi waktu respon masyarakat terhadap bahaya banjir. Studi ini mendukung temuan sebelumnya yang menekankan pentingnya pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi bencana. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memberikan gambaran jangka panjang tentang efektivitas program ini dan mengkaji keterkaitan antara berbagai jenis bencana dan dampaknya terhadap ketahanan sosial-ekonomi. Penelitian longitudinal dan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahap penelitian dianjurkan untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi program mitigasi bencana. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain di Kabupaten Demak dan wilayah sekitarnya.
Penyuluhan dan Pendampingan Cara Pengolahan Pangan Yang Baik Pada KWT Sari Melati Mustaufik Mustaufik; Ulfah Nurdiani; Kunandar Prasetyo; Wahyu Adhi Saputro; Fitri Amalinda Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.840

Abstract

Business groups that have products must prioritize hygiene and sanitation of their production locations. This will be in line with the quality of the products produced so that the implementation of good food processing methods is the key. One of the KWTs that has a product is KWT Sari Melati with its carrot stick product. Lack of understanding of KWT Sari Melati members regarding good food processing methods. This community service activity aims to provide counseling and assistance on good food processing methods at KWT Sari Melati. This service uses the counseling and assistance method for KWT Sari Melati members. Of course, this community service activity begins with five stages from the preparation stage to the final evaluation stage. Based on the results of community service activities, KWT Sari Melati members already know exactly how to process food properly and correctly. The implementation and practice of good processing have also been carried out. This indicator can be seen from the carrot stick products produced which have better quality than before. KWT Sari Melati only needs to improve good food processing methods in terms of hygiene and sanitation of its production site.ABSTRAKKelompok usaha yang memiliki produk harus mementingkan kehigenisan dan sanitasi lokasi produksinya. Hal ini akan selaras dengan kualitas produk yang dihasilkan sehingga penerapan cara pengolahan pangan yang baik menjadi kuncinya. Salah satu KWT yang memiliki produk yaitu KWT Sari Melati dengan produk stik wortelnya. Kurangnya pemahaman anggota KWT Sari Melati mengenai cara pengolahan pangan yang baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan cara pengolahan pangan yang baik pada KWT Sari Melati. Pengabdian ini menggunakan metode       penyuluhan dan pendampingan kepada anggota KWT Sari Melati. Tentunya kegiatan pengabdian ini dimulai dengan lima tahapan dari tahapan persiapan hingga tahapan akhir evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat anggota KWT Sari Melati sudah mengetahui secara tepat bagaimana cara pengolahan pangan yang baik dan benar. Penerapan dan praktik pengolahan yang baik juga sudah dilakukan. Indikator ini terlihat dari produk stik wortel yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya. KWT Sari Melati hanya perlu meningkatkan cara pengolahan pangan yang baik dari segi kehigenisan dan sanitasi tempat produksinya.
Pendampingan Pemberian Label Halal Untuk Meningkatkan Daya Saing dan Kepercayaan Konsumen Produk UMKM Desa Sumber Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar nurul farida; Tri kurniastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.778

Abstract

The purpose of community service through mentoring halal labeling of MSME products is to provide knowledge to business owners about the benefits of giving halal logos on product packaging and business banners that can increase competitiveness and consumer confidence. This service was carried out by conducting FGDs and direct assistance to 11 MSMEs in Sumber Village. The partner's problems are (1) Sumber village MSME products have been halal-certified, but have not been included in the product label (2) lack of understanding of the benefits of giving halal labels to products and business banners. The solution is by providing assistance in providing halal labeling on product packaging and at the location of business banners. The inclusion of halal labels on product packaging and at the location of business banners is expected to increase consumer purchases that these products provide health and safety protection for Muslims, increase competitiveness, and consumer confidenceABSTRAKTujuan dari pengabdian masyarakat melalui pendampingan pemberian label halal pada produk UMKM yaitu untuk memberikan pengetahuan para pelaku usaha manfaat pemberian logo halal pada kemasan produk dan Banner tempat usaha dapat meningkatkan daya saing dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Pengabdian ini dilakukan dengan cara melakukan FGD dan pendampingan langsung kepada UMKM desa sumber sebanyak 11 UMKM. Permasalahan mitra adalah (1) produk UMKM desa Sumber sudah tersertifikasi halal tapi belum di cantumkan dalam label produk (2) kurangnya pemahaman tentang manfaat pemberian label halal pada produk dan Banner tempat usaha. Solusinya yaitu dengan cara memberikan pendampingan pemberian label halal pada kemasan produk dan Banner lokasi tempat usaha. Pencantuman label halal pada kemasan produk dan Banner tempat usaha diharapkan mampu meningkatkan pembelian konsumen bahwa produk tersebut memberikan perlindungan kesehatan dan keamanan bagi umat muslim, meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen.
Pembuatan Dokumen Studi Kelayakan Pengelolaan Ekonomi Kawasan Industri Kecamatan Maluk Kerja Sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat riswan ludfi ludfi; Adi Susetyo Dermawan; Dewi Yuniar; Akhmad Yafiz Syam
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i2.798

Abstract

This dedication aiming for social community to provide socialization and assistance in technical, spatial and socio-economic analysis in providing knowledge on how to make investments and economic returns in the management of industrial areas in Maluk sub-district, West Nusa Tenggara. This service has long-term goals related to the development of industrial areas and the assessment of their socio-economic potential. The first method used in this activity is to calculate the building layout to produce the investment value. Second, conducting investment studies. Third, Conducting socio-economic studies. The results of this activity are to produce a feasibility analysis study and the potential for socio-economic values for the Maluk sub-district community located around the Industrial area. In the long term, Maluk sub-district has quite large economic potential both in terms of investment returns and socio-economics.ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan bantuan analisis teknik, tata ruang dan sosial ekonomi dalam memberikan pengetahuan tentang bagaimana melakukan investasi dan pengembalian ekonomis pada pengelolaan Kawasan industri di Kecamatan Maluk, Nusa Tenggara Barat. Pengabdian ini memiliki tujuan jangka panjang terkait pembangunan kawasan industri serta pengkajian potensi sosial ekonominya. Metode pertama yang digunakan pada kegiatan ini berupa menghitung tata bangun sehingga dihasilkan nilai investasinya. Kedua, melakukan kajian investasi. Ketiga, Melakukan kajian sosial ekonomi. Hasil dari kegiatan ini adalah menghasilkan studi analisis kelayakan serta potensi nilai-nilai sosial ekonomi terhadap masyarakat kecamatan Maluk yang berada di sekitar kawasan Industri tersebut. Kesimpulan dalam jangka panjang kecamatan Maluk memiliki potensi ekonomi yang cukup besar baik dari sisi keuntungan tingkat pengembalian investasi serta sosial ekonomi.
Pelatihan Mitigasi Bencana Gunung Merapi terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Sleman Benardi, Andi Irwan; Gerar Yametis, Joshua Vincent; Azzahra, Muzakia; Fakhirah, Faustine Gilda; Budianto, Satrio Bagus; Andresheva, Satria
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i4.758

Abstract

Using a combination of socialization, education, and simulation with the Volcanic Eruption Replica Media, the research successfully improved students' understanding and readiness to face natural disaster potentials. Evaluation results showed significant improvements in student participation, understanding of disaster preparedness, and proficiency in disaster mitigation simulations. This indicates the effectiveness of educational approaches in preparing school communities for disaster threats in vulnerable areas. The initiative underscores the importance of integrating disaster mitigation education into school curricula, especially in disaster-prone regions.ABSTRAKGunung Merapi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Melalui pendekatan sosialisasi, penyuluhan, dan simulasi menggunakan Media Replica Volcanic Eruption, penelitian ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa dalam memahami dan menghadapi potensi bencana alam. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, pemahaman terhadap persiapan menghadapi bencana, serta kemampuan dalam melakukan simulasi mitigasi bencana. Hal ini mengindikasikan efektivitas pendekatan edukatif dalam mempersiapkan komunitas sekolah terhadap ancaman bencana di wilayah rawan. Kegiatan ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan mitigasi bencana dalam kurikulum sekolah, khususnya di daerah yang rentan terhadap bencana alam.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pendampingan Pembuatan NIB di Kabupaten Lumajang Rumawi, Rumawi; Nofiyanti, Maya; Azwilda, Nafila Ainul; Putri, Dahnia Azaria Diva; Afrianty, Yussy; Sholichah, Chasilatus; Aisyah, Nabila Nur; Aini, Kuratul; Amalia, Fitri; Hidayah, Syifa Aulia; Sulviana, Hanifah; Zubair, Tsaniatul Jinan; Sari, Putri Novita; Anshorulloh, Uday; Rosi, Bahrur
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.802

Abstract

The Business Identification Number (NIB) is an essential identity for MSME actors, enhancing product appeal and facilitating licensing. NIB serves as a key element for entrepreneurs, as registering for this number simplifies the licensing process and strengthens the position of MSMEs in the national economy, thereby increasing their income. Additionally, NIB accelerates the licensing process, as business owners are required to register their enterprises through the Online Single Submission (OSS) system. Before the community service program, MSME actors in Sentul Village primarily engaged in selling without the desire to grow. This study aims to raise awareness about NIB through the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The methods used include surveys, assistance in online NIB registration via the OSS system, and socialization. The results indicate the issuance of 12 NIBs, an increase in community knowledge regarding the importance of NIB, and a growing interest in legally registering businesses. This activity contributes to the more sustainable development of enterprises in Sentul Village.ABSTRAKBanyaknya pelaku UMKM yang memiliki usaha di Desa Sentul sebagai mata pencaharian namun mereka minim pengetahuan terkait perizinan dalam berusaha. Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas penting bagi pelaku UMKM, yang meningkatkan daya tarik produk dan mempermudah perizinan.NIB merupakan kunci utama bagi pelaku usaha, tujuan mendaftarkan nomor induk berusaha mempermudah proses perizinan dan memperkuat posisi UMKM dalam ekonomi nasional sehingga pendapatan UMKM dapat meningkat dari sebelumnya  selain NIB dapat mempercepat proses perizinan berusaha, karena pemilik usaha wajib mendaftarkan usahanya melalui sistem Online Single Submission (OSS). Sebelum pengabdian, pelaku UMKM di Desa Sentul hanya berjualan tanpa keinginan untuk berkembang. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang NIB melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan meliputi survei, pendampingan pembuatan NIB secara online melalui sistem OSS, dan sosialisasi. Hasil menunjukkan penerbitan 12 NIB, peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya NIB, serta minat yang meningkat untuk mendaftarkan usaha secara legal. Kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan di Desa Sentul.
Pelatihan Branding dan Pemasaran Online untuk UMKM Lokal Desa Sindangkasih, Konawe Selatan Panjaitan, Feliks Anggia Binsar Kristian; Juharsah, Juharsah; Pujiati, Tri; Damau, Unika Oktaviani; Putri, Triwulandari Nehru; Ittaqulah, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.805

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sindangkasih Village, South Konawe Regency, possess significant potential but face challenges in market access, capital, product quality, branding, and online marketing. This community engagement initiative aimed to empower MSMEs through branding and online marketing training. The methods employed included needs assessment, training material development, training implementation, and impact evaluation. The results of the initiative demonstrated a significant increase in MSMEs' knowledge and skills related to branding and online marketing. Training participants exhibited high enthusiasm and were able to apply the material in practice. This training had a positive impact on MSMEs, including increased self-confidence, entrepreneurial motivation, and business networks. Overall, this initiative successfully empowered MSMEs in Sindangkasih Village by enhancing their branding and online marketing capacities, contributing to local economic development.ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sindangkasih, Kabupaten Konawe Selatan, memiliki potensi besar namun menghadapi tantangan dalam akses pasar, permodalan, kualitas produk, branding, dan pemasaran online. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan UMKM melalui pelatihan branding dan pemasaran online. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kebutuhan, pengembangan materi pelatihan, implementasi pelatihan, dan evaluasi dampak. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan UMKM terkait branding dan pemasaran online. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengaplikasikan materi dalam praktik. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap UMKM, termasuk peningkatan kepercayaan diri, motivasi berwirausaha, dan jaringan bisnis. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil memberdayakan UMKM di Desa Sindangkasih melalui peningkatan kapasitas branding dan pemasaran online, berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue