cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Pengembangan Kewirausahaan Kreatif Melalui Youtuber: Studi Pada Mahasiswa dan Generasi Z Utomo, Mohammad Nur; Cahyaningrum, Widyastuti; Islami, Rahmi Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1171

Abstract

The community service program "Development of YouTuber-Based Entrepreneurship for Students and Generation Z" aims to equip the younger generation with skills and understanding of the potential of digital platforms, especially YouTube. This program includes outreach activities, workshops, mentoring, content development and network collaboration.  Participants gain knowledge about how to utilize social media such as YouTube, Instagram, TikTok and Facebook to develop business. They are also trained in technical skills for creating video content, from shooting to editing. Participants were 30 students on 10 October 2024 at the economics faculty of the University of Borneo, Tarakan. Workshop, namely technical training in creating video content, including shooting, editing and creative strategies. Digital marketing strategies and personal branding are important materials for building a loyal audience and increasing competitiveness. This program emphasizes the principles of creativity, courage, innovation and adaptability as the basis for participants to develop as competent content creators. Mentoring activities involve experienced practitioners, providing practical insights and direction relevant to the digital world. As a result, this program has had a positive impact, helping participants understand opportunities in the digital world to develop sustainable entrepreneurship. It is hoped that this program will continue to develop with wider coverage and updated material for greater benefits.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat "Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Pekerja Seni 'YouTuber' pada Mahasiswa dan Generasi Z" bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan dan pemahaman tentang potensi platform digital, khususnya YouTube. Program ini mencakup kegiatan penyuluhan, workshop, mentoring, pengembangan konten, dan kolaborasi jaringan.  Peserta memperoleh pengetahuan tentang cara memanfaatkan media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook untuk mengembangkan bisnis. Mereka juga dilatih keterampilan teknis pembuatan konten video, dari pengambilan gambar hingga pengeditan. Peserta sebanyak 30 mahasiswa pada 10 oktober 2024 di fakultas ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Workshop yaitu dengan Pelatihan teknis pembuatan konten video, termasuk pengambilan gambar, pengeditan, dan strategi kreatif. Strategi pemasaran digital dan personal branding menjadi materi penting untuk membangun audiens yang loyal dan meningkatkan daya saing. Program ini menekankan prinsip kreatif, berani, inovatif, dan adaptif sebagai landasan peserta untuk berkembang sebagai content creator kompeten. Kegiatan mentoring melibatkan praktisi berpengalaman, memberikan wawasan praktis dan arahan relevan dengan dunia digital. Hasilnya, Peserta memahami cara memanfaatkan platform digital, seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook, untuk mendukung pengembangan usaha berbasis seni dan kreativitas.
Peningkatan Wirausaha di Desa Kertawangi dengan Mengenal Karakteristik Generasi Z Wulansari, Puspita; Yuliandhari, Willy Sri; Asalam, Ardan Gani; Sudarmaji, Harrys
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1175

Abstract

The Community Service Program in Kertawangi Village aims to introduce the characteristics of Generation Z in order to enhance the potential of the youth in Kertawangi Village to support the entrepreneurship programs promoted by the local government. This collaboration is carried out with the Community Learning Activity Center (PKBM) Bina Terampil Mandiri (BTM), an institution that has long played a role in the development of the local community. In this activity, there were 28 participants consisting of Generation Z youth from Kertawangi Village. The program included outreach to provide knowledge about the characteristics of Generation Z and why these young people in Kertawangi Village should understand their characteristics. It is hoped that by recognizing their traits, they will be motivated and empowered to engage in entrepreneurship, which they are currently pursuing. Evaluations show that 80% of participants support the continuation of this program in the futureABSTRAKProgram pengabdian Masyarakat di Desa Kertawangi bertujuan untuk mengenalkan karakteristik Generasi Z dalam rangka meningkatkan potensi kalangan muda di Desa Kertawangi untuk mendukung program kewirausahaan yang digalakkan oleh pemerintah setempat. Kerjasama dilakukan dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Terampil Mandiri (BTM), sebuah lembaga yang telah lama berperan dalam pengembangan masyarakat setempat. Pada kegiatan ini peserta berjumlah 28 orang yang terdiri para generasi Z yang merupakan pemuda di Desa Kertawangi.  Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan memberikan pengetahuan mengenai karakteristik generasi Z kenapa para pemuda gen Z di Desa Kertawangi sehingga dengan mereka mengenal karakteristik mereka, maka diharapkan dapat meningkatkan dan mendorong motivasi dan kemampuan mereka dalam melakukan wirausaha yang saat ini telah mereka lakukan. Evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta mendukung keberlanjutan kegiatan ini ke depannya.
Metode Cerita dan Menyanyi sebagai Pembelajaran Ibadah Amaliyah di TPA Al Barokah Siman Ponorogo Kurniawan, Bekti Galih; Muslih, Mohammad Kholid; Al Manaanu, Yusuf; Tifani, M. Akhlis Azamuddin; Arif, Achmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1193

Abstract

The proficiency in practical worship (ibadah amaliyah) encompasses the understanding and implementation of worship according to the teachings of the Qur'an and Hadith. In practice, this method faces several challenges, such as difficulties in crafting relevant story materials, effectively combining storytelling and singing, and addressing the varying abilities of children to understand and memorize worship content. This community service is carried out through partner analysis, socialization, and the implementation of activities in three stages (preparation, core implementation, and evaluation), followed by program evaluation. The results indicate that the storytelling and singing method is effective in enhancing children's understanding and memorization of prayers and worship procedures. The children became more enthusiastic and focused during the lessons, and they were able to better memorize prayers and understand the steps of worship. The program evaluation also revealed positive impacts on teaching in TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an), as well as increased motivation for children to perform worship at home. This community service contributes to the development of enjoyable and effective religious learning methods that can be applied in other TPAs to improve children's proficiency in practical worship.ABSTRAKKecakapan ibadah amaliyah meliputi pemahaman dan pelaksanaan ibadah sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Hadis. Dalam praktiknya, metode ini menghadapi beberapa tantangan, seperti kesulitan dalam menyusun materi cerita yang relevan, mengkombinasikan cerita dan menyanyi secara efektif, serta mengatasi perbedaan kemampuan anak dalam memahami dan menghafal materi ibadah. Pengabdian ini dilaksanakan melalui analisis mitra, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan dalam tiga tahap (persiapan, pelaksanaan inti, dan evaluasi), serta evaluasi program. Hasilnya menunjukkan bahwa metode cerita dan menyanyi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hafalan doa serta tata cara ibadah pada anak-anak. Anak-anak menjadi lebih antusias dan fokus selama pembelajaran, dan mereka dapat menghafal doa serta mengerti langkah-langkah ibadah dengan lebih baik. Evaluasi program juga mengungkapkan dampak positif terhadap pengajaran di TPA, serta peningkatan motivasi anak untuk beribadah di rumah. Pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran agama yang menyenangkan dan efektif, yang dapat diterapkan di TPA lain untuk meningkatkan kecakapan ibadah amaliyah anak-anak.
Peningkatan Nilai Tambah Budidaya Jamur Tiram Pada Usaha Petani Semesta Jamur di Cempaka (Membuat Olahan Jamur Tiram Menjadi Bakso) Ambarwati, Riris; Firdaus, Firdaus; Herawati, Ana Sofia; Lusiana, Herlina; Fajrianti, Illisa; Mursanto, Mursanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.1235

Abstract

Oyster mushrooms are a type of woody mushroom that has a higher nutritional content compared to other types of woody mushrooms. Some nutrients contained in oyster mushrooms, such as protein, fat, phosphorus, iron, thiamin, and riboflavin, are higher than other types of mushrooms, and contain 18 types of amino acids needed by the human body without containing cholesterol (Djarijah, 2001). Although rich in nutrients, oyster mushrooms have a relatively short shelf life. This causes the selling price of oyster mushrooms to tend to be low if not sold immediately. Gunung Kupang Village is a transmigration village from the island of Java where the majority of the people who live there or their ancestors come from Java, where their descendants were born as banjar people of South Kalimantan. In Gunung Kupang village, it is located in the RT area. The results of our survey and research found that there is an oyster mushroom MSME entrepreneur “UD Jamur Semesta” where the business was formed in groups. After the formation of the group, each member decided to develop their respective oyster mushroom cultivation with individual businesses. UD Jamur Semesta has 8 employees, all of whom are family members who can still be productive together to run their business. However, the business has not been maximized in its sales, which still receives orders from word of mouth, local residents who buy at home and packaging is still using ordinary plastic, purchase of at least 1 kg. And there is no processing that makes added value for universal mushroom farmers. This Community Service activity is at the Mushroom Universe Farmer business, in Gunung Kupang Village, Cempaka District, Banjarbaru City. The purpose of this activity is to increase knowledge in the human resources of the universe farmer business, in terms of oyster needles and their benefits and being able to become one of the business ideas and increase the added value of oyster mushroom cultivation (making processed oyster mushrooms into meatballs).ABSTRAKJamur tiram merupakan jenis jamur kayu yang memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur kayu lainnya. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam jamur tiram, seperti protein, lemak, fosfor, besi, thiamin, dan riboflavin, lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur lainnya, serta mengandung 18 jenis asam amino yang diperlukan oleh tubuh manusia tanpa mengandung kolesterol (Djarijah, 2001). Meskipun kaya akan kandungan gizi, jamur tiram memiliki masa simpan yang relatif singkat. Hal ini menyebabkan harga jual jamur tiram cenderung rendah jika tidak segera terjual. Desa Gunung Kupang adalah desa transmigrasi dari pulau jawa dimana mayoritas yang tinggal disana masyarakatnya atau nenek moyangnya berasal dari jawa, dimana keturunannya lahir sebagai orang banjar kalsel. Di desa gunung kupang letaknya di wilayah RT. 30 hasil survei dan research kami menemukan ada pengusaha UMKM Jamur tiram “UD Jamur Semesta” dimana yang diawali terbentuk usahanya berkelompok. Setelah terbentuknya kelompok dari setiap anggota memutuskan untuk mengembangkan budidaya jamur tiramnya masing-masing dengan usaha perorangan. UD Jamur Semesta mempunyai 8 karyawan dimana dari 8 orang pekerja tersebut semua dari anggota keluarga yang masih bisa produktif bersama-sama untuk menjalankan usahanya. Namun usaha tersebut belum maksimal dalam penjualannya, yaitu masih menerima pesanan dari mulut ke mulut, warga sekitar yang membeli ke rumah dan pembungkusan kemasan masih menggunakan plastik biasa, pembelian minimal 1 kg. Dan belum ada pengolahan yang menjadikan nilai tambah bagi petani semesta jamur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pada usaha Petani Semesta Jamur, di Desa Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Tujuan dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan pada SDM usaha petani semesta, dalam mengenai jarum tiram dan manfaatnya serta mampu menjadi salah satu ide usaha dan meningkatkan nilai tambah budi daya jamur tiram (membuat olahan jamur tiram menjadi bakso).
Penguatan Integritas Penyelia Halal Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Bersertifikasi Halal di Kabupaten Semarang Afifah, Hasna; Fittria, Anis
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1052

Abstract

The Halal Product Assurance Agency (BPJPH) launched several programs to increase halal certification in Indonesia. One of them is the Free Halal Certification (SEHATI) program. The SEHATI program is a free halal certification for Micro and Small Enterprises (MSEs) whose process is easy and simple. The halal certification process is assisted by Halal Production Process Assistance (P3H) which comes from the general public who have participated in the Training of Trainer (ToT). One of the important elements in SEHATI's halal certification is the existence of an internal auditor or called a halal supervisor in MSMEs. In Law Number 33 of 2014 Article 1 number 13 it is explained that a halal supervisor is an individual who has responsibility for the halal product process in a business. The difficulty of maintaining the integrity of halal supervisors in the halal production process is a problem in itself, this is because the internal auditor is appointed by the business owner himself, so it is possible that there are frauds that occur in the halal production process. This method of community service is Asset Based Community Development (ABCD). Strategies and activities carried out by service members are carried out, field assessments, Focus Group Discussion (FGD) and Training activities, and Internal Auditor Assistance activities. The changes in these service activities are, increasing the understanding of the integrity of internal auditors in Micro and Small Business Actors (MSEs), increasing the understanding of sharia insights and food safety for internal auditors in Micro and Small Business Actors (MSEs), and the formation of an internal auditor association (halal supervisors) in Semarang Regency.ABSTRAKBadan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) meluncurkan beberapa program untuk peningkatan sertifikasi halal di Indonesia. Salah satunya program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI). Program SEHATI merupakan sertifikasi halal gratis untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang prosesnya mudah dan sederhana. Proses sertifikasi halal dibantu oleh Pendampingan Proses Produksi Halal (P3H) yang berasal dari masyarakat umum yang telah mengikuti Training of Trainer (ToT). Salah satu elemen penting dalam sertifikasi halal SEHATI adalah adanya auditor internal atau disebut dengan penyelia halal dalam UMKM. Dalam UU Nomor 33 tahun 2014 Pasal 1 angka 13 dijelaskan bahwa penyelia halal merupakan individu yang memiliki tanggung jawab dalam proses produk halal di sebuah usaha. Sulitnya menjaga integritas penyelia halal dalam proses produksi halal menjadi permasalahan tersendiri, hal tersebut karena auditor internalnya diangkat oleh pemilik usaha sendiri, sehingga dimungkinkan ada kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam proses produksi halal. Metode dalam pengabdian masyarakat ini adalah Asset Based Community Development (ABCD). Dilakukan strategi dan kegiatan yang dilakukan oleh pengabdi, assesment lapangan, kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) dan Pelatihan, serta kegiatan Pendampingan Auditor Internal. Adapun perubahan kegiatan pengabdian ini adalah, meningkatnya pemahaman integritas auditor internal pada Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), meningkatnya Pemahaman wawasan syariah dan keamanan makanan bagi auditor internal pada Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), dan terbentuknya perkumpulan auditor internal (penyelia halal) di Kabupaten Semarang.
Pendampingan dan Pelatihan Penentuan Harga Jual Pada UMKM Toko Fanstam Store dan Toko Batoh Coffee Raganata, Assa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1226

Abstract

MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) play a crucial role in the Indonesian economy, contributing more than 60% to the Gross Domestic Product (GDP) and absorbing over 97% of the workforce. However, many MSME owners face challenges in setting product prices, which is essential for business sustainability and competitiveness in the market. This community service activity aims to provide education on pricing strategies in e-commerce to Fanstam Store and Batoh Coffee in Sleman Regency. The method used in this service is mentoring and explanations to enhance participants' understanding of pricing through e-commerce platforms. The results of the activity indicate that the program successfully improved participants' understanding of product pricing and increased the human resource capacity of both stores. With better skills in calculating competitive selling prices, it is hoped that Fanstam Store and Batoh Coffee can enhance their sales and business sustainability in the digital era.ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini berperan penting dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Namun, banyak pelaku UMKM menghadapi tantangan dalam penetapan harga jual produk, yang sangat penting untuk keberlangsungan usaha dan daya saing di pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penentuan harga jual di e-commerce kepada Toko Fanstam Store dan Toko Batoh Coffee di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan dan penjelasan untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait penentuan harga jual melalui platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang penentuan harga jual barang, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di kedua toko. Dengan kemampuan yang lebih baik dalam menghitung harga jual yang kompetitif, diharapkan Toko Fanstam Store dan Toko Batoh Coffee dapat meningkatkan penjualan dan keberlanjutan bisnis mereka di era digital.
Pengolahan dan Pemasaran Produk Pangan Lokal dalam Upaya Penanganan Stunting di Desa Lamajang, Kabupaten Bandung Suryawardani, Bethani; Raharjo, Tito Pandu; Sunantri, Yudy
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1153

Abstract

Lamajang Village is a village located in Pangalengan District, Bandung Regency, West Java, which has a high stunting rate problem faced by the community in Lamajang Village. Stunting is characterized by stunted height at the age of Toddlers (Infants Under Five Years) due to chronic malnutrition. One of the factors that influences the occurrence of stunting is inappropriate and unhealthy breast milk substitutes (MPASI). The selection and presentation of food for children must be appropriate to avoid stunting in children, especially those under 2 years of age. Based on the problems faced by target partners in Lamajang Village, the alternative community service solutions that our group offers are: (1) Providing a high-nutrition menu workshop in an effort to deal with stunting in Lamajang Village; (2) Providing marketing training for nutritious food products from the results of the workshop that will be held; (3) Providing alternative innovations in nutritious food menus that are arranged into a stunting menu recipe book. Community service activities will be carried out on Thursday, December 5, 2024 in the Lamajang Village Hall, Bandung Regency. The training and workshop activities were attended by 40 (forty) participants consisting of PKK mothers, Posyandu cadres and parents of children under 2 years of age. The results of this community service activity are in the form of training and workshops on handling stunting and producing an alternative MPASI menu book to prevent stunting cases. The implementation of this workshop was felt to be very beneficial for the community in Lamajang Village and residents were satisfied with the results of the participant satisfaction survey that had been given.ABSTRAKDesa Lamajang ialah desa yang terletak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung Jawa Barat yang memiliki permasalahan angka stunting yang tinggi yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Lamajang. Stunting ditandai dengan tinggi badan yang terhambat pada usia BALITA (Bayi Di Bawah Lima Tahun) akibat dari kekurangan gizi yang kronis. Salah satu faktor yang mempengaruhi pada kejadian stunting adalah makanan pengganti ASI (MPASI) yang kurang tepat dan kurang sehat. Pemilihan dan penyajian makanan untuk anak-anak harus tepat untuk menghindari stunting pada anak khususnya di bawah 2 tahun. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi mitra sasar di Desa Lamajang, maka alternatif solusi pengabdian masyarakat yang kelompok kami tawarkan yaitu: (1) Memberikan workshop menu bergizi tinggi dalam upaya penanganan stunting di Desa Lamajang; (2) Memberikan pelatihan pemasaran produk makanan bergizi dari hasil workshop yang akan dilaksanakan; (3) Memberikan alternatif inovasi menu-menu makanan bergizi yang disusun ke dalam buku resep menu stunting. Kegiatan pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada Kamis, 5 Desember 2024 di Aula Desa Lamajang, Kabupaten Bandung. Kegiatan pelatihan dan workshop diikuti oleh 40 (empat puluh) orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, Kader Posyandu dan Orang Tua anak-anak dengan usia di bawah 2 tahun. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berupa pelatihan dan workshop penanganan stunting serta menghasilkan buku menu alternatif MPASI untuk mencegah kasus stunting. Pelaksanaan workshop ini dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Lamajang dan warga puas dari hasil survei kepuasan peserta yang telah diberikan. 
Edukasi QRIS terhadap Masyarakat di desa Long Kenipe: Meningkatkan Pemahaman dan Penggunaan Teknologi Pembayaran Digital Islami, Rahmi Nur; Hasanah, Nurjannatul; purnomo, Suseno hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1158

Abstract

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) is a digital payment standard initiated by Bank Indonesia to facilitate non-cash transactions quickly, safely and efficiently. This article aims to describe the community education process regarding QRIS through community service programs. The methods used include counseling, direct training, and assistance in using QRIS. The results of the activity show an increase in public understanding and awareness of the use of QRIS, especially among MSMEs and households. This article concludes that QRIS education has a significant impact in encouraging financial inclusion and digitalization of the community's economy.ABSTRAKQRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan standar pembayaran digital yang diinisiasi oleh Bank Indonesia untuk memudahkan transaksi non-tunai secara cepat, aman, dan efisien. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses edukasi masyarakat terkait QRIS melalui program pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, dan pendampingan penggunaan QRIS. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan QRIS, khususnya di kalangan UMKM dan rumah tangga. Artikel ini menyimpulkan bahwa edukasi QRIS memiliki dampak signifikan dalam mendorong inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi masyarakat.
Edukasi Kesehatan serta Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Tekanan Darah untuk Masyarakat Septiana, Rita; Ishariyanto, Riski
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1206

Abstract

The prevalence of hypertension and diabetes mellitus based on the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) was stilled categorized as high. Both were chronic diseases related to unhealthy lifestyle choices. This community service activity aims to assist the public in early health detection through blood pressure and blood sugar testing, as well as provide education on hypertension and diabetes mellitus. The method used involved providing health education and offering free blood pressure and blood sugar testing to participants. Blood pressure were measured using a digital sphygmomanometer, while blood sugar levels were tested using a strip test at the fingertip. The community service activity took place at Apotek Wonorejo, located in Plupuh District, Sragen Regency. The participants of this event were 24 people who came to purchase medicine in the pharmacy on Saturday, November 16, 2024, between 09:00 AM until 1:00 PM. Based on the results of the blood pressure examination, 79.2% of participants had blood pressure below 140/90 mmHg, while the blood sugar test results showed that 87.7% of participants had a random blood sugar level below 200 mg/dL. This indicates that the majority of participants had normal blood pressure and blood sugar levels. This free health check activity had successfully contributed to early health detection in the community. Interviews conducted at the end of the education session revealed that the activity had provided valuable knowledge related to hypertension and diabetes mellitus.ABSTRAKPrevalensi penyakit hipertensi dan diabetes melitus berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 masih termasuk dalam kategori tinggi. Keduanya merupakan penyakit kronis yang berkaitan dengan buruknya gaya hidup seseorang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat melakukan deteksi dini kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah serta memberi edukasi terkait hipertensi dan diabetes melitus.  Metode yang digunakan adalah dengan memberikan edukasi kesehatan serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah secara gratis kepada peserta. Tekanan darah diukur menggunakan Sphygmomanometer Digital, gula darah di ukur dengan strip uji pada ujung jari. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Apotek Wonorejo yang terletak di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian adalah 24 orang yang datang membeli obat datangi Apotek pada hari sabtu, 16 November 2024 pukul 09:00-13:00. Berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah peserta pengabdian didapatkan sebanyak 79,2% peserta memiliki tekanan dibawah 140/90 mmHg, sedangkan hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan 87,7% peserta memiliki kadar gula darah sewaktu kurang dari 200 mm/dL, sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta pengabdian memiliki tekanan darah dan kadar gula darah dalam batas normal. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini telah membantu deteksi dini kesehatan masyarakat. Hasil wawancara diakhir sesi pemberian edukasi menunjukkan bahwa kegiatan ini telah memberikan sumbangan pengetahuan terkait penyakit hipertensi dan diabetes melitus.
Praktik Inovatif: Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran di SMP Negeri 1 Rantau Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi; Dewi, Lazaro Kumala
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1221

Abstract

Utilizing technology is an essential skill for educators, including in developing learning media. However, the gap in teachers' ability to use technology in learning is still a significant challenge. This community service activity aims to support improving teachers' ability to develop innovative learning media. The method used is participatory action research (PAR), oriented towards empowering the partner community, in this case, teachers at SMP Negeri 1 Rantau. Based on a survey involving 28 teachers regarding the needs of learning media types, 71% of the respondents chose Canva-based media as a topic to be learned. Furthermore, an assessment of teachers' initial abilities in developing Canva-based learning media was conducted, which included 10 indicators of media mastery. Based on the results of the initial ability assessment, there were four indicators with an average of 1.64 which fell into the category of less and 2.70 overall average value. So training is given to teachers to improve teacher competence at SMP Negeri 1 Rantau in developing Canva-based learning media. After attending the training, the average teacher ability increased to 3.47, which is in the very good category. This shows that community service activities have succeeded in improving teachers' skills to develop learning media using Canva.ABSTRAKPenguasaan teknologi menjadi keterampilan esensial bagi para pendidik, termasuk dalam mengembangkan media pembelajaran. Namun, kesenjangan pada kemampuan guru untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran masih menjadi tantangan yang signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR), yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat mitra, dalam hal ini guru di SMP Negeri 1 Rantau. Berdasarkan survei yang melibatkan 28 guru mengenai kebutuhan jenis media pembelajaran, sebanyak 71% dari responden memilih media berbasis Canva sebagai topik yang ingin dipelajari. Selanjutnya, dilakukan asesmen terhadap kemampuan awal guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis canva, yang mencakup 10 indikator penguasaan media. Berdasarkan hasil asesmen kemampuan awal terdapat empat indikator dengan rata-rata 1,64 yang masuk kategori kurang dan 2,70 nilai rata-rata secara keseluruhan. Sehingga diberikan pelatihan kepada guru untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP Negeri 1 Rantau dalam pengembangan media pembelajaran berbasis Canva. Setelah mengikuti pelatihan, rata-rata kemampuan guru meningkat menjadi 3,47, yang masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan kemampuan guru untuk mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan Canva.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue