cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Pendidikan dan Peningkatan Kompetensi Pengurus, Pengawas, Karyawan dan Anggota Koperasi Esti Setya Warga Hidup Sembada Salsabiila, Salmaa; Utomo, Rochmad Bayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1053

Abstract

This community service activity aims to provide education and insights on cooperative financial reporting and cooperative taxation to the Esti Setya Warga Hidup Sembada Savings and Loan Cooperative in Sleman Regency. The method used in this community service is an approach to enhancing understanding of specific issues, packaged in educational activities and competency development for the management, supervisors, employees, and members of the Esti Setya Warga Hidup Sembada Cooperative. The results of this community service demonstrate a successful improvement in understanding and capacity building among the cooperative's human resources.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan dalam memberikan edukasi dan wawasan tentang pelaporan keuangan koperasi dan perpajakan koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam Esti Setya Warga Hidup Sembada di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini metode peningkatan pemahaman terhadap suatu masalah yang dikemas dalam kegiatan pendidikan dan peningkatan kompetensi pengurus, pengawas, karyawan dan anggota Koperasi Esti Setya Warga Hidup Sembada. Hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah berhasil meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia yang ada didalam koperasi tersebut.
Sosialisasi Tentang Low Back Pain dan Angkat-Angkut Ergonomis Pada Gapoktan Sukomulyo, Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar Intifada, Winda Suryani; Labibah, Salma Marwaa; Ridwan, Muhammad Azam; Suseno, Wahyu Tri; Caesario, Ferry Aditya; Fatmawati, Nurul; Andwina, Asabila Kus; Rachmanda, Asysyifa; Istiqomah, Aiysah Nur; Firhan, Juanita; Aprilia, Nazuwa; Puspitasari, Renata Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1064

Abstract

Low back pain is a pain in the lower back caused by problems with the spine, muscles, nerves, and other structures around it. Some of the factors contributing to it include poor posture, sitting for long periods, bending while working, lifting heavy loads improperly, abnormal spinal conditions, and degenerative diseases. The goal of this outreach activity is to determine the effect of education on the risk of low back pain on the knowledge of members of the Joint Farmers Group (Gapoktan). The method used is the material presentation and the distribution of pre-test and post-test questionnaires. The results of the questionnaires from 35 respondents showed that most of them did not know low back pain before the outreach. After receiving 30 minutes of education, their understanding improved, as reflected in the increase in scores between the pre-test and post-test.ABSTRAKLow back pain adalah rasa nyeri pada punggung bagian bawah yang disebabkan oleh masalah pada tulang belakang, otot, syaraf, dan struktur lainnya pada area sekitarnya. Beberapa faktor penyebabnya antara lain posisi tubuh yang buruk, duduk terlalu lama, membungkuk saat bekerja, mengangkat beban secara tidak ergonomis, kondisi tulang belakang yang tidak normal, dan penyakit degeneratif. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai risiko low back pain terhadap pengetahuan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Metode yang digunakan adalah pemaparan materi dan pemberian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kuesioner dari 35 responden menunjukkan bahwa sebagian besar belum memiliki pengetahuan tentang low back pain sebelum penyuluhan. Setelah mendapatkan edukasi selama 30 menit, pemahaman mereka meningkat, yang tercermin dari peningkatan skor antara pre-test dan post-test.
Pendampingan Penanaman Nilai Budaya dan Seni Jawa Pada Anak Transmigran di Sanggar Belajar Ndeso Berdaya Desa Margotani II Saputra, Ardi; Septiani, Yiyin; Andriani, Dian Sri; Helmi, Henny; Septiyanda, Dwi; Pitayati, Puspa Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1102

Abstract

The community service program, Mentoring the Instillation of Javanese Cultural and Art Values in Transmigrant Children at the Sanggar Berdaya Desa Margotani II, aims to overcome the declining understanding of Javanese culture and art among transmigrant children. This activity involved 26 transmigrant children who were Sanggar Berdaya Desa Margotani II students. This activity was carried out using the lecture, question and answer, and direct practice methods with participants. The stages of this activity include the presentation of material using the lecture method on the history of the transmigration program, the variety of Javanese culture and art, traditional games, and tourism. The next stage is a question and answer session with participants to strengthen their knowledge and understanding. The community service team also handed over technological innovation aids to the community through the Kawruh Basa Jawa book and a mini Saron musical instrument used during the practice. The next activity was the practice of reading and writing Javanese script, the practice of traditional Javanese dance, and traditional Javanese games. The results of this program showed an increase in participants' knowledge and enthusiasm for Javanese culture and art. It can be concluded that this program contributes to the sustainability of Javanese cultural and arts learning for future generations, while also demonstrating the potential of community-based learning centres in building cultural resilience and strengthening social cohesion in transmigrant environments. to increase cultural appreciation, preserving Javanese cultural heritage, and enhance social harmony in transmigrant communities.ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pendampingan Penanaman Nilai Budaya dan Seni Jawa pada Anak Transmigran di Sanggar Belajar Ndeso Berdaya, Desa Margotani II bertujuan untuk mengatasi menurunnya pemahaman budaya dan seni Jawa pada anak-anak transmigran. Kegiatan ini melibatkan 26 anak transmigran yang merupakan warga belajar Sanggar Berdaya Desa Margotani II. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung dengan peserta. Tahapan kegiatan ini meliputi pemaparan materi dengan metode ceramah tentang sejarah program transmigrasi, ragam budaya dan kesenian Jawa, permainan tradisional serta kepariwisataan. Tahapan selanjutnya adalah tanya jawab kepada peserta untuk memperkuat pengetahuan dan pemahamannya. Tim pengabdian juga menyerahkan alat bantu inovasi teknologi kepada masyarakat berupa buku Kawruh Basa Jawa dan alat musik saron mini yang digunakan pada saat praktik. Kegiatan selanjutnya adalah praktik membaca dan menulis aksara Jawa, praktik seni tari tradisional Jawa, dan permainan tradisional Jawa. Hasil program ini menunjukkan bertambahnya pengetahuan dan antusiasme peserta terhadap budaya dan seni Jawa. Dapat disimpulkan, program ini memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan pembelajaran budaya dan seni Jawa bagi generasi mendatang, sekaligus menunjukkan potensi sanggar belajar berbasis komunitas dalam membangun ketahanan budaya dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan transmigran. untuk meningkatkan apresiasi budaya, melestarikan warisan budaya Jawa, serta memperkuat harmoni sosial di komunitas transmigran.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Jawa Batu Hulu Langat Selongor Malaysia Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif Kurniawan, Bayu; Fathurachman, Chadyan; Sudrajat, Rahmat; Wibawa, Bayu Arie; Nada, Noora Qotrun; Prabowo, Heri; Dwijayanti, Alina Indra Sakti; Mustofa, Faizal Gani; Mukaromah, Nisfiyatul; Kayat, Diana Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1088

Abstract

Javanese village communities face challenges in economic, educational, and technological aspects. The gap with urban communities is evident in terms of income, education, and use of technology. Villages in Malaysia rely heavily on traditional sectors, such as agriculture, which makes them vulnerable to economic downturns. In addition, their skills are not always relevant to the modern workforce, and limited market access limits local economic development. Some of the proposed solutions to address these challenges include economic empowerment through entrepreneurship and digitalization training, vocational skills development, and strengthening marketing networks. This program is expected to improve community competency in digital marketing technology and e-commerce, enable local products to reach wider markets, and open up new business opportunities in the village. This program also uses a collaborative approach involving local governments, educational institutions, and e-commerce communities to support the success of the program. To increase productivity, appropriate technology will be introduced in the fields of agriculture, animal husbandry, packaging, and financial management, which are expected to help village communities achieve their economic desires. Overall, this activity has succeeded in creating an ecosystem that supports sustainable community empowerment. Solid collaboration between the community, program implementers, and other stakeholders is the main key to the success of this activity. By continuing to run the desired program, it is hoped that the people of Kampung Jawa Hulu Langat will be able to achieve a better level of prosperity and high competitiveness in the future.ABSTRAKMasyarakat kampung jawa menghadapi tantangan dalam aspek ekonomi, pendidikan, dan teknologi. Ketimpangan dengan masyarakat perkotaan tampak dalam hal pendapatan, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi. Desa-desa di Malaysia sangat bergantung pada sektor-sektor tradisional, seperti pertanian, yang membuat mereka rentan terhadap fluktuasi ekonomi. Selain itu, keterampilan mereka tidak selalu relevan dengan dunia kerja modern, dan keterbatasan akses pasar membatasi perkembangan ekonomi lokal. Beberapa solusi yang diusulkan untuk mengatasi tantangan ini meliputi pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi, pengembangan keterampilan vokasional, serta penguatan jaringan pemasaran. Program ini diharapkan meningkatkan kompetensi masyarakat dalam teknologi pemasaran digital dan e-commerce, memungkinkan produk lokal menjangkau pasar lebih luas, dan membuka peluang usaha baru di desa. Target luaran mencakup peningkatan penggunaan platform digital dan pendapatan masyarakat, serta terbentuknya usaha mikro. Metode pelaksanaan melibatkan sosialisasi, pelatihan digital dan vokasional, pendampingan usaha, serta evaluasi dan monitoring untuk memastikan efektivitas program. Program ini juga menggunakan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas e-commerce untuk mendukung keberhasilan program. Untuk meningkatkan produktivitas, teknologi tepat guna akan diperkenalkan dalam bidang pertanian, peternakan, pengemasan, dan pengelolaan keuangan, yang diharapkan membantu masyarakat desa mencapai keberlanjutan ekonomi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan ekosistem yang mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kolaborasi yang solid antara masyarakat, pihak pelaksana program, dan pemangku kepentingan lainnya merupakan kunci utama dalam keberhasilan kegiatan ini. Dengan terus menjaga keberlanjutan program, diharapkan masyarakat Kampung Jawa Hulu Langat mampu mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih baik dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Pemanfaatan Kotoran Sapi di Dusun Wonorejo dalam Meningkatkan Produksi Pertanian Anjar, Agus; Rahman, Reza Syaiful; Pranata, Aldi; Amalya, Siti; Pratama, Reza Fifki; Syahfitri, Yulia; Utami, Khalila
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1162

Abstract

The background of this service is that there is a lot of cow dung in Wonorejo Hamlet that is not managed properly, even just piled up in the pen. The use of cow dung as organic fertilizer in the Wonorejo Hamlet environment aims to improve the economy and soil fertility in the village. The method used to achieve the targeted results by involving 6 students with the target community being Wonorejo Hamlet which has 73 Heads of Families with 13 cows. In carrying out this service, the team conducted observations to find out the problems in the community environment, continued with the division of tasks and technical implementation of the service. The results of this service are that the community knows about good farming methods by utilizing the existing cow dung so that it provides fertility to the soil and increases the income of residents. By means of fermentation through stockpiling for two weeks, it can be used for oil palm and vegetable plants.ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan kotoran sapi di Dusun Wonorejo yang tidak terkelola dengan baik, bahkan hanya menumpuk di kandang. Pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk organik di lingkungan Dusun Wonorejo bertujuan meningkatkan perekonomian dan kesuburan tanah yang ada di Desa tersebut. Metode yang digunakan agar mencapai hasil yang di targetkan dengan melibatkan mahasiswa sebanyak 6 orang dengan target masyarakatnya adalah Dusun Wonorejo yang berjumlah 73 Kepala Keluarga dengan jumlah ternak sebanyak 13 ekor sapi dan di laksanakan pada bulan November 2024. Dalam pelaksanaan pengabdian ini tim melakukan observasi guna mendapatkan permasalahan yang ada di lingkungan warga, di lanjutkan dengan pembagian tugas dan teknis pelaksanaan pengabdian. Hasil dari pengabdian ini masyarakat menjadi mengetahui tentang cara bertani yang baik dengan pemanfaatan kotoran sapi yang ada sehingga memberikan kesuburan pada tanah dan menambah pendapatan warga.  
Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Melalui Gerakan Literasi di UPTD SMP Negeri 5 Kupang Leban, Novansius Putra Cu; Akhwan, Maria Elisabet; Tanggela, Hesti Nofita; More, Maria Trisna; Anyi, Putri Chayani; Rohi, Enasely Mega Wenyi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1198

Abstract

The ability to read literacy is a basic aspect that students must have which is used to absorb various sources of information received. The school literacy movement is the ability to access, understand and use things intelligently through various activities, including reading, looking and listening. This research aims to get an overview of the results of the student reading literacy movement and its influence on improving students' reading abilities at UPTD SMP Negeri 5 Kupang. Literacy movement activities are carried out using observatiosn and interviews methods. Media used to support literacy movement activities such as printed books, story books and other reading books. The objects of the research are students who are classified as having low reading literacy abilities. The results of this activity show that the implementation of the school literacy guidance program has a significant positive influence on students' interest in reading, there is an increase in overall interest in reading among students who are the objects of research after active participation in reading activities through literacy guidance at school.ABSTRAKKemampuan literasi membaca adalah aspek dasar yang harus dimiliki oleh siswa yang digunakan untuk menyerap berbagai sumber informasi yang diterima Gerakan literasi sekolah adalah kemampuan mengakses, memahami dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran hasil gerakan literasi membaca siswa serta pengaruhnya terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa di UPTD SMP Negeri 5 Kupang. Kegiatan gerakan literasi dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Media yang digunakan untuk mendukung kegiatan gerakan literasi seperti, buku-buku cetak, buku cerita dan buku bacaan lainnya. Objek dalam penelitian adalah siswa yang tergolong kemampuan literasi membaca rendah. Hasil kegiatan ini menunjukan implementasi program bimbingan literasi sekolah memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat membaca siswa, adanya peningkatan minat membaca secara keseluruhan di antara siswa yang menjadi objek penelitian setelah partisipasi aktif dalam kegiatan membaca melalui bimbingan literasi di sekolah.
Pembinaan Sanggar Sastra di SD Negeri 76/IX Mendalo Darat Untuk Meningkatkan Kemampuan Apresiasi Sastra dan Kreatifitas Siswa Wulandari, Sovia; Suryani, Irma; Wilyanti, Liza Septa; Triandana, Anggi; Resiyani, Wulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1101

Abstract

Learning about literary appreciation in elementary schools is an important lesson to increase students' creativity. The problem currently faced is that students' lack of interest in writing literature makes students not creative and productive. The problem of students' lack of interest at SD Negeri 76/IX Mendalo Darat in writing literature means that students are unable to take part in various creative writing competitions. One way to overcome this problem is by holding a literary studio at SD Negeri 76 Mendalo Darat as an extracurricular activity. The guidance provided uses methods of socialization, teaching, training and mentoring students in literary appreciation activities. The results obtained from this service activity are that students are skilled in receptive literary appreciation, namely reading literary works and some students are skilled in writing literature, and some are skilled in performing literature, such as telling stories, reading poetry, and playing drama. Literary works written by students are collected in the form of children's poetry anthologies and collections of children's stories.ABSTRAKPembelajaran apresiasi sastra di sekolah dasar merupakan pembelajaran yang penting untuk meningkatkan kreatifitas siswa. Permasalahan yang dihadapi sekarang ini yaitu kurangnya minat siswa dalam menulis sastra membuat siswa tidak kreatif dan produktif. Masalah kurangnya minat siswa SD Negeri 76/IX Mendalo Darat dalam menulis sastra membuat siswa tidak bisa mengikuti berbagai lomba tulisan kreatif. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mengadakan pembinaan sanggar sastra di SD Negeri 76 Mendalo Darat sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pembinaan yang diberikan menggunakan metode sosialisasi, pengajaran, pelatihan, dan pembimbingan siswa dalam kegiatan apresiasi sastra. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini ialah siswa terampil dalam apresiasi sastra yang bersifat reseptif yaitu membaca karya sastra dan sebagian siswa terampil dalam menulis sastra, dan sebagian lagi terampil dalam mementaskan sastra, seperti berdongeng, membaca puisi, dan bermain drama. Karya sastra yang telah ditulis oleh siswa dikumpulkan dalam bentuk buku antologi puisi anak dan kumpulan cerita anak.
Pelatihan Kelas Interaktif Berbasis TIK Bagi Guru di SMPN 12 Yogyakarta Prasetio, Adhi; Sary, Fetty Poerwita; Dudija, Nidya
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1123

Abstract

Along with the development of information and communication technology (ICT), the challenges in the world of education are increasingly complex, where teachers are not only required to master teaching materials, but also must be able to utilize technology effectively in interactive learning processes. The purpose of this activity is to improve teacher competence in organizing interactive classes by utilizing technology. The existing problem is that teachers who are the target of community service still have difficulty in integrating ICT into their learning process due to lack of knowledge about educational software, interactive learning applications, inability to design interactive classes, and limited access to relevant digital resources. As a solution, a training workshop was conducted which included theoretical sessions on the concept of ICT in education as well as practical sessions involving exercises in the use of software and learning applications. The results obtained showed a significant increase in the assessment results before and after the training. From these results, it can be generally concluded that the implementation of the training has provided results as expected where there is an increase in the participants' understanding of the interactive learning process. These results are important because they show that the interactive learning process based on ICT can improve the participants' understanding by experiencing the interactive learning experience directly.ABSTRAKSeiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tantangan dalam dunia menjadi pendidikan semakin kompleks, di mana guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi ajar, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran yang interaktif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyelenggarakan kelas yang interaktif dengan memanfaatkan teknologi. Permasalahan yang ada adalah guru yang menjadi target pengabdian masyarakat masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran mereka akibat kurangnya pengetahuan tentang perangkat lunak pendidikan, aplikasi pembelajaran interaktif, ketidakmampuan dalam merancang kelas interaktif, dan keterbatasan akses terhadap sumber daya digital yang relevan. Sebagai solusinya, dilakukan lokakarya pelatihan yang mencakup sesi teoritis tentang konsep TIK dalam pendidikan serta sesi praktis yang melibatkan latihan penggunaan perangkat lunak dan aplikasi pembelajaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil penilaian sebelum dan sesudah pelatihan. Dari hasil tersebut, maka secara umum dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan sudah memberikan hasil yang sesuai harapan di mana  terdapat peningkatan pemahaman para peserta mengenai proses pembelajaran interaktif. Hasil ini penting karena menunjukkan bahwa proses belajar interaktif berbasis TIK dapat meningkatkan pemahaman para peserta dengan merasakan langsung pengalaman belajar interaktif.
Pergaulan Positif Dalam Perspektif Alkitab Waruwu, Nofedin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1246

Abstract

The Community Service Program (Pengabdian Kepada Masyarakat or PKM) with the theme "Positive Fellowship from a Biblical Perspective" was conducted by Sekolah Tinggi Teologi Bethel The Way Jakarta. The program aimed to instill an understanding among students about the importance of building healthy, positive relationships based on biblical values. This activity targeted junior and senior high school students at Technosa School and employed methods such as material presentations, interactive discussions, positive fellowship simulations, and personal reflections. The materials emphasized principles of love, honesty, integrity, and the importance of setting boundaries in relationships. The results of the program showed an improvement in students' understanding of the importance of healthy and positive relationships, as well as an increased awareness of applying biblical values in daily life. The impact of this activity was evident in the more harmonious relationships among students, a more supportive social environment, and improved communication skills. This program is expected to be sustained through curriculum integration, mentorship, and collaboration with church communities and other schools.ABSTRAKKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema "Pergaulan Positif dalam Perspektif Alkitab" dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Teologi Bethel The Way Jakarta, dengan tujuan membentuk pemahaman siswa mengenai pentingnya membangun relasi yang sehat, positif, dan berlandaskan nilai-nilai Alkitab. Kegiatan ini menyasar siswa SMP dan SMA Technosa School, dengan metode yang meliputi sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, simulasi pergaulan positif, dan refleksi pribadi. Materi yang disampaikan menekankan prinsip-prinsip kasih, kejujuran, integritas, serta pentingnya menjaga batasan dalam pergaulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya pergaulan yang sehat dan positif, serta kesadaran untuk menerapkan nilai-nilai Alkitab dalam kehidupan sehari-hari. Dampak dari kegiatan ini terlihat pada hubungan antar siswa yang lebih harmonis, suasana pergaulan yang lebih mendukung, dan keterampilan komunikasi yang lebih baik. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui integrasi ke dalam kurikulum, pendampingan oleh mentor, serta kolaborasi dengan komunitas gereja dan sekolah lainnya.
Strategi Pemasaran Berbasis Komunitas: Meningkatkan Perekonomian Desa Melalui Gerabah Plumpungrejo Prasetyo, Andreas Recki; Agrina, Camelia Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1213

Abstract

This community service activity aims to optimize the marketing of Plumpungrejo Village's pottery products by strengthening managerial capacity and effective marketing strategies. Plumpungrejo Village, one of the Brilliant 2023 Villages, has excellent potential in high-quality pottery products that reflect traditional art. However, the village faces challenges in marketing, such as limited capital, market access, and digital marketing capabilities. This activity includes training for BUMDes Artha Mulya managers and MSME players, including an understanding of the Business Model Canvas (BMC), SWOT analysis, and implementation of the 7P strategy. The mentoring and training methods were conducted through in-depth interviews with relevant parties and data collection using primary and secondary data. As a result, participants were able to formulate strategies that included product diversification, expansion of distribution through marketplaces and social media, and strengthening creative promotions such as the "Proud of Local Products" campaign. This activity shows that an applicative training-based approach can improve the competitiveness of pottery products, expand market reach, and support the economic sustainability of village communities.ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran produk gerabah Desa Plumpungrejo melalui penguatan kapasitas manajerial dan strategi pemasaran yang efektif. Desa Plumpungrejo, salah satu Desa Brilian 2023, memiliki potensi besar dalam produk gerabah berkualitas tinggi yang mencerminkan seni tradisional. Namun, desa ini menghadapi tantangan dalam pemasaran, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan kemampuan pemasaran digital. Kegiatan ini mencakup pelatihan untuk pengelola BUMDes Artha Mulya dan pelaku UMKM, termasuk pemahaman tentang Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT, dan penerapan strategi 7P. Metode pendampingan dan pelatihan dilakukan secara indepth interview dengan pihak terkait, pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasilnya, peserta mampu merumuskan strategi yang mencakup diversifikasi produk, perluasan distribusi melalui marketplace dan media sosial, serta penguatan promosi kreatif seperti kampanye "Bangga Produk Lokal." Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pelatihan aplikatif dapat meningkatkan daya saing produk gerabah, memperluas jangkauan pasar, dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue