cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
jkip.almatani@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
jkip.almatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaharudin Nst, Komplek UIR, Pekanbaru-Riau, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 27745074     EISSN : 27750531     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles 581 Documents
Optimalisasi Potensi Tanaman Andaliman Sebagai Produk Sachet Bernilai Ekonomi Di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan Tamba, Noni Tiurmayanti; Siagian, Lasma; Pardede, Sanggam
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tanaman andaliman sebagai bahan dasar produk pangan inovatif serta merancang produk andaliman dalam bentuk sachet yang praktis, ekonomis, dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya di Desa Hutajulu, Kec, Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, Disseminate. Instrumen yang digunakan yaitu uji validasi produk oleh ahli gizi, dosen pembimbing dan melakukan uji kelayakan produk kepada panelis (UMKM BPK) masyarakat skala luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk andaliman sachet memiliki kualitas yang baik ditinjau dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Proses produksi melalui pemilihan bahan baku, pengeringan, dan penghalusan menghasilkan bubuk andaliman bertekstur halus dengan warna kecokelatan serta cita rasa khas yang tetap terjaga. Hasil validasi oleh dosen dan ahli gizi memperoleh skor 5,00 dengan kategori sangat layak. Selain itu, uji panelis yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM menunjukkan tingkat penerimaan sebesar 79% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, produk andaliman sachet berpotensi dikembangkan sebagai bumbu praktis berbasis kearifan lokal yang bernilai ekonomis dan memiliki peluang untuk diproduksi serta dipasarkan secara lebih luas.
Strategi Pemasaran Inovatif Dalam Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar Di Desa Papande Kecamatan Muara Sinaga, Natasya; Sinaga, Dearlina; Siahaan, Mian
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2353

Abstract

Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar di Desa Papande Kecamatan Muara. Tenun ulos merupakan warisan budaya Batak yang memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi tinggi, namun menghadapi tantangan seperti persaingan dengan produk modern, keterbatasan pemasaran, dan fluktuasi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran yang inovatif agar usaha dapat berkembang dan bersaing.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen. Data kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memahami strategi pemasaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi segmentasi pasar berdasarkan kebutuhan adat, diferensiasi produk melalui pengembangan motif dan desain ulos, serta pemanfaatan pemasaran digital melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan promosi, jumlah pesanan, dan jangkauan pasar.Namun, terdapat kendala seperti kondisi geografis desa yang terpencil yang mempengaruhi distribusi produk. Kesimpulannya, strategi pemasaran inovatif yang diterapkan mampu mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing produk ulos di pasar.
Pengaruh Model Microlearning Berbasis Aplikasi Mobile Quizizz Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Medan Meldalena Hutasoit; Frince S, Monalisa; Sitorus, Pontas Jamaluddin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa tanpa menggunakan model Microlearning berbasis aplikasi mobile Quizizz, mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan model tersebut, serta mengetahui pengaruh model Microlearning berbasis aplikasi mobile Quizizz terhadap kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan dengan sampel dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Microlearning berbasis aplikasi mobile Quizizz, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh nilai t hitung = 5,80 dan t tabel = 1,994, sehingga t hitung > t tabel dan H₀ ditolak serta Hₐ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Microlearning berbasis aplikasi mobile Quizizz berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan.
Optimalisasi Manajemen Mutu Terpadu Melalui Penguatan Keterlibatan Karyawan: Analisis Strategik Di SMA Negeri 7 Balikpapan Wahyuni, Tri; Ardiansyah, Sulfi; Azainil, Azainil; Komariyah, Laili
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dengan memfokuskan pada variabel keterlibatan karyawan (employee engagement) di SMA Negeri 7 Balikpapan.1 Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan sebagai karyawan merupakan pilar utama dalam memastikan keberlanjutan mutu di lembaga pendidikan menengah.2 Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi dimensi semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penghayatan (absorption) dalam hubungannya dengan kebijakan mutu sekolah.3 Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, analisis dokumen organisasi, serta survei internal keterlibatan karyawan.4 Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 7 Balikpapan mengintegrasikan prinsip MMT melalui budaya kerja "REGALIS", fokus pelanggan (siswa/orang tua) dan manajemen berbasis data atau fakta .6 Analisis data survei menunjukkan tingkat keterlibatan karyawan yang sangat tinggi , terutama pada saat interaksi edukatif dengan siswa.5 Pola manajemen partisipatif melalui rapat koordinasi dan optimalisasi Komunitas Belajar Guru terbukti efektif dalam menyelaraskan tugas individu dengan tujuan strategis sekolahi.3 Meskipun beban administratif yang berulang menjadi tantangan, penerapan otomatisasi teknologi informasi bersama dengan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu proses administratif secara signifikan.8 Penelitian merekomendasikan penguatan sarana dan prasarana digital guna menjaga stabilitas energi mental personel dalam memberikan layanan pendidikan prima.
Implementasi Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Inpres Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan Yaung, Ludia; Kurniawan, Diki; Gultom, Monika; Tanta, C.; Waromi, Juliana; Masreng, Robert
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD INPRES Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan Teknik, sedangkan Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner telah diimplementasikan dengan cukup baik. Dalam kepemimpinan visioner akan meningkatkan kinerja jika (1) proses penyusunan visi yang melibatkan guru, visi yang ditentukan sesuai dengan kondisi sekolah dan tingkat kepercayaan warga sekolah yang tinggi dalam mewujudkan visi, sehingga meningkatkan kinerja guru, (2) penyampaian visi dilakukan di rapat rutin dan melalui pengumuman tertulis, ada kesesuian antara visi dan kebijakan, dan warga sekolah memiliki pemahaman terhadap visi, sehingga dapat meningkatkan kinerja guru, (3) kemampuan memotivasi guru, mendorong kerja sama guru, dan pembagian tugas dan tanggung jawab guru secara efektif, sehinngga dapat meningkatkan kinerja guru, (4) kemampuan mendorong kesadaran kolektif, memberikan arahan strategis dan memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi antar guru, sehingga meningkatkan kinerja guru, (5) Faktor pendukung implementasi kepemimpinan visioner meliputi kemampuan mengarahkan, memberikan motivasi, dan memfasilitasi kerja sama guru, kerja sama atau kolaborasi antar guru, dan memiliki komitmen pada visi. Sedangkan faktor penghambat meliputi usaha dalam mengimplementasikan visi secara efektif, fasilitas yang belum memadai, menjaga konsistensi pelaksanaan, kurangnya pelatihan, dan perbedaan kesiapan dalam menerima perubahan pada guru, serta (6) Implementasi kepemimpinan visioner berdampak pada peningkatan pembuatan RPP atau modul ajar, peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab guru, adanya keterlibatan guru dalam program sekolah, serta terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan menegaskan bahwa kepemimpinan visioner kepala sekolah yang diimplementasikan secara kontekstual dan adaptif mampu menjadi strategi terwujudnya peningkatan kinerja guru, terutama pada satuan pendidikan dasar di wilayah 3T seperti Papua Pegunungan.
Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja (Studi Kasus Pada PKBM Imanuel Jibama Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan) Kogoya, Lesman; Tanta, C.; Masreng, Robert; Kusdiyanto, Kusdiyanto; Albaiti, Albaiti; Waromi, Juliana
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2361

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengelolaan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kebutuhan Pasar Kerja (Studi Kasus Pada PKBM Imanuel Jibama Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan). Tujuan penelitian untuk menganalisis perencanaan program pendidikan, pelaksanaan proses pembelajaran, pengelolaan tenaga pendidik, pengelolaan sarana prasarana, serta evaluasi hasil belajar warga belajar serta faktor pendukung dan penghambat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan sebanyak 8 yaitu Kepala Sekolah/Ketua, Tenaga pendidik/Tutor 1 orang, Tenaga kependidikan 2 orang, Koordinator program pendidikan kesetaraan 1 orang dan 3 orang peserta warga bepalajar. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi melalui keabsahan data dan dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh pengelolaan pendidikan kesetaraan berbasis kebutuhan pasar kerja pada tahap perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pendidikan masyarakat serta kondisi lingkungan setempat. Namun lebih berorientasi pada pemenuhan standar program pendidikan kesetaraan secara administratif dan belum sepenuhnya berbasis pada analisis kebutuhan pasar kerja secara sistematis. Pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan mengacu pada kurikulum pendidikan kesetaraan yang lebih menekankan pada pencapaian kompetensi akademik, sementara integrasi pembelajaran berbasis keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja masih belum optimal. Pengelolaan tenaga pendidik menunjukkan komitmen dalam melaksanakan pembelajaran serta membimbing warga belajar selama proses pendidikan berlangsung. Namun pengembangan kompetensi tutor dalam melaksanakan pembelajaran berbasis keterampilan kerja masih terbatas karena minimnya kesempatan pelatihan dan pengembangan profesional bagi tutor. Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di PKBM Imanuel Jibama masih menghadapi berbagai keterbatasan. Fasilitas pembelajaran yang tersedia masih terbatas pada sarana dasar seperti ruang belajar dan buku pelajaran. Evaluasi hasil belajar warga belajar dilaksanakan melalui berbagai bentuk penilaian, seperti penilaian tugas, ujian, dan evaluasi akhir pembelajaran sesuai dengan ketentuan program pendidikan kesetaraan namun lebih berfokus pada pencapaian kompetensi akademik, sementara evaluasi terhadap penguasaan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masih belum menjadi bagian utama dalam sistem penilaian. Faktor pendukung komitmen tutor dalam melaksanakan pembelajaran, dukungan masyarakat terhadap program pendidikan, serta adanya koordinasi antara pengelola PKBM, tutor, dan tenaga kependidikan. Faktor penghambat keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, keterbatasan kompetensi tutor dalam mengembangkan pembelajaran berbasis keterampilan kerja, minimnya program pelatihan keterampilan bagi warga belajar, serta terbatasnya kemitraan antara PKBM dengan dunia usaha dan dunia kerja.
Implementasi Manajemen Pembelajaran Berbasis Literasi Dasar Pada Program Sekolah Sepanjang Hari Di SD YPPK ST. Michael Hepuba Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Yikwa, Yunus; Wahyudin, Urip; Irianto, Petrus; Tanta, C.; Mataputun, Yulius; Gultom, Monika
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2362

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen pembelajaran berbasis literasi dasar dalam program sekolah sepanjang hari di SD YPPK St. Michael Hepuba, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Tujuannya adalah menganalisis aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat program. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan sembilan informan, yaitu kepala sekolah, guru, komite, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan berdasarkan kondisi kemampuan membaca siswa, disusun secara kolaboratif, dan terintegrasi dalam kurikulum serta dokumen resmi sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan tim literasi dengan pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak. Pelaksanaan program diwujudkan melalui pembiasaan membaca, integrasi literasi dalam pembelajaran, serta pemanfaatan fasilitas baca. Evaluasi dilakukan melalui supervisi dan refleksi, meskipun belum menggunakan instrumen baku. Faktor pendukung meliputi komitmen dan kolaborasi, sedangkan hambatan berupa keterbatasan sarana dan kondisi sosial ekonomi. Program ini berdampak positif terhadap kemampuan membaca, pemahaman, dan partisipasi belajar siswa.
Analisis Pendekatan Materi Soft Skill Pada Program Keahlian Akuntansi Dan Keuangan Lembaga Dalam Meningkatkan Standart Kompetensi Lulusan Di SMK Negeri 1 Sibolga Simbolon, Tanna; Pardede, Sanggam; Siagian, Lasma
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan materi soft skill pada Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMK Negeri 1 Sibolga sebagai upaya meningkatkan standar kompetensi lulusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi, yang melibatkan guru program keahlian serta siswa kelas XII sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan soft skill telah diterapkan melalui berbagai strategi pembelajaran yang berfokus pada lima sub-indikator, yaitu komunikasi efektif, kerja sama, pemecahan masalah, kepemimpinan, dan manajemen waktu. Setiap indikator dikembangkan melalui diskusi, presentasi, proyek kelompok, studi kasus, dan penugasan terstruktur. Temuan ini sejalan dengan teori serta penelitian terdahulu yang menegaskan pentingnya soft skill dalam pendidikan vokasional. Secara keseluruhan, penerapan materi soft skill memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan lulusan.
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Bilangan Melalui Media Counting Box Pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Marisa, Agus; Damri, Damri; Tsaputra, Antoni; Arnez, Gaby
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2368

Abstract

This study was based on the low ability of second-grade students with mild intellectual disabilities at SLBN 02 Pariaman in adding numbers 1 to 10, which resulted in limitations in their daily activities. This study aims to improve addition skills through the use of box counting media. The method used is Single Subject Research (SSR) with an A-B design. The subject of the study was a child with mild intellectual disabilities. Data collection techniques were carried out through observation and testing, while data analysis used a visual analysis approach by comparing data between conditions and within conditions. The results of the study showed a significant increase in addition skills after intervention using box counting media, as evidenced by an increase in scores in the intervention phase compared to the baseline phase. In the baseline phase (A), which was carried out for 4 sessions, the results achieved were 0%. Furthermore, in the intervention phase (B), which was carried out for 8 sessions, the results increased gradually from 45%, 50%, 55%, 65%, 85% to reach 100% for the final 3 meetings. Thus, counting cubes has been shown to improve children with mild intellectual disabilities' addition skills from 1 to 10. Therefore, this tool can be recommended as an alternative mathematics learning tool for children with special needs and elementary school students.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Di SMA Hasyim Asy’ari 1 Pucuk Firmansyah, Muhamad Haikal; Sun'iyah, Siti Lathifatus; Saefrudin, Saefrudin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2388

Abstract

Pendidikan yang berkualitas adalah dasar yang sangat penting untuk pembangunan bangsa dan berpengaruh langsung pada kualitas sumber daya manusia. Namun, berbagai permasalahan masih terjadi di lingkungan sekolah SMA Hasyim asy’ari 1 Pucuk, termasuk bullying verbal maupun bullying fisik. Sebagaimana bullying adalah suatu bentuk perilaku tercela yang diwujudkan dengan perlakuan secara tidak sopan dan perlakuan kekerasan atau paksaan untuk mempengaruhi orang lain, yang dilakukan secara berulang-ulang. Maka dari itu pentingnya peran guru pendidikan agam Islam dalam mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya bullying di lingkungan sekolah SMA Hasyim asy’ari 1 Pucuk, serta bentuk-bentuk nya, dan peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor terjadinya bullying: Faktor keluarga, faktor teman sebaya, faktor individu. 2) Bentuk bullying verbal: Memanggil nama orang tua sebagai bentuk ejekan dan ejekan fisik, bentuk bullying fisik: Mendorong, memukul fisik, bentuk bullying sosial: menyebarkan rumor dan mengucilkan, bentuk bullying media sosial/cyberbullying: menyebarkan foto, dan memberikan komentar jahat pada media sosial. 3) Peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying di lingkungan sekolah: Meningkatkan pembelajaran keagamaan yang komprehensif, serta pembinaan karakter dan moral, dan juga melibatan siswa dalam kegiatan sekolah.