cover
Contact Name
-
Contact Email
dimas.stifar@gmail.com
Phone
+6224-6706147
Journal Mail Official
dimas.stifar@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang Jl. Sarwo Edhi Wibowo KM 1 Plamongansari, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal DiMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27235114     EISSN : 2808537X     DOI : https://doi.org/10.53359/dimas.v2i1
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Jurnal DiMas) merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu kefarmasian. Lingkup pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi penyuluhan, pelatihan, pemasaran, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 91 Documents
Pengabdian Masyarakat Pelatihan Pembuatan Secara Online Dan Pembagian Sabun Kopi Dan Hand sanitizer Wildan, Achmad; prasetyaningrum, Erna; Verdia M., Erlita; Suharsanti, Ririn; Sebtiana, Rika
Jurnal Dimas Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.545 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v2i1.13

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak kekayaan bahan alam berupa flora dan fauna. Obatyang berasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalampenyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat. Desa Kertosari Kabupaten Kendal adalah salah satu kotapenghasil kopi di Jawa Tengah. Pemanfaatan budi daya kopi disana hanya sebatas untuk pembuatan minuman.Kafein merupakan salah satu kandungan yang ada didalam kopi. Kafein merupakan senyawa alkaloid yangtermasuk jenis metilxanthine. Salah satu kandungan lain dari kopi adalah Klorogenik, dimana memiliki manfaatsebagai antioksidan. Sehingga kopi bisa dimanfaatkan untuk pembersih tubuh dengan bentuk sediaan Sabun.Sabun merupakan sediaan kosmetik perawatan kulit tubuh yang diaplikasikan ke tubuh untuk mengikat kotoranyang menempel pada tubuh, selain itu juga untuk mempercantik kulit seperti memperhalus kulit. MetodePengabdian yang digunakan adalah pelatihan secara daring melalui aplikasi Whatapps Groups (grup WA) danpembagian produk yang sudah jadi yang dibuat oleh group pengabdian. Proses pelatihan dilakukan melaluibeberapa tahap antara lain perkenalan tim pengabdian, dilanjutkan share video pembuatan sabun kopi danhandsanitizer, pemberian materi, tanya jawab dan penutup. Jalannya pelatihan secara online berlangsung baik,pemateri menyampaikan materi secara singkat namun mudah dipahami oleh para peserta pelatihan online, danpeserta aktif bertanya mengenai materi yang disampaikan.
Aplikasi Serbuk Kopi (Coffea sp.) Tempur Dalam Sediaan Masker Gel Peel Off Wulandari; Anggoro, A. Barry; Purwaningsih, Yuliana; Elisa, Novi; Salsa Dinurrosifa, Rahmawati; Indriyanti, Erwin; W. S., F.X. Sulistiyanto; Fitriani Puspitasari, Dewi; Eka Pratiwi, Arik Dian; Ramonah, Dewi
Jurnal Dimas Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.661 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v2i1.14

Abstract

Tempur merupakan desa penghasil kopi yang terkenal dengan sebutan “Kopi Tempur”. Kopi dari DesaTempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara baru sebatas dijadikan serbuk untuk minuman, padahal kopi dapatdijadikan berbagai produk-produk seperti pengharum ruangan, produk kosmetik dan lain-lain. Diversifikasi kopimenjadi produk kecantikan salah satunya yaitu masker gel peel off yang diharapkan dapat meningkatkan nilaiekonomis dari kopi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa. Metode pengabdian yang dilakukandengan cara survey lapangan, rapat koordinasi tim pengabdian dengan mitra, kemudian dilakukan penyuluhandan pelatihan pembuatan sediaan masker gel peel off dari serbuk kopi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26Agustus 2020 dengan diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari ibu-ibu PKK desa Tempur. Peserta pengabdianmampu membuat masker gel peel off berbahan dasar kopi dengan bentuk gel warna coklat transparan denganaroma kopi. Hasil testimoni peserta yang mencoba bahwa masker gel peel off kopi mencerahkan kulit. Hasilpengabdian tersebut diharapkan masyarakat mampu mengadopsi, menduplikasi masker gel peel off kopi sebagaiusaha untuk menambah ekonomi warga Desa Tempur Jepara.
Utilization of Coffee Dregs (Coffea sp) as Body Scrub Preparations in Tempur Village, Jepara Fitriani Puspitasari, Dewi; W.S., FX. Sulistiyanto; Indriyanti, Erwin; Eka Pratiwi, Arik Dian; Ramonah, Dewi; Wulandari; Purwaningsih, Yuliana; Barry Anggoro, Aloysius; Salsa Dinurrosifa, Rahmawati; Elisa, Novi
Jurnal Dimas Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.221 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v2i1.15

Abstract

Dalam menghadapi era modern yang berkembang pesat saat ini khususnya dalam pemanfaatan kopisebagai komoditas unggulan di desa Tempur Kabupaten Jepara, maka diperlukan suatu inovasi baru yangbertujuan meningkatkan nilai ekonomis dari produk kopi di desa tersebut. Selama ini, pemanfaatan kopi hanyasebagai produk minuman sehingga harus memiliki inovasi untuk mampu bersaing dengan produk dari tempat lain.Salah satu usaha untuk meningkatkkan nilai tambah produk kopi adalah memanfaatkan ampas kopi hasil seduhanuntuk dijadikan produk body scrub. Kopi banyak mengandung antioksidan sehingga baik untuk kesehatan kulit,begitu juga dengan sediaan body scrub yang mampu membantu menghaluskan serta mengangkat sel kulit matipada tubuh. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah metode surveilapangan, pelatihan, praktek, diskusi serta tanya jawab dengan sasaran warga desa khususnya ibu rumah tangga,para pemuda dan perangkat Desa Tempur yang ingin memaksimalkan potensi yang ada dengan cara membuatinovasi body scrub dari ampas kopi. Dengan diadakannya kegiatan pengabdian masyrakat melalui pelatihandalam membuat sediaan body scrub ampas kopi maka dapat menambah wawasan dan keterampilan warga desadalam mengolah produk kopi dalam bidang kosmetik sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah yangberdaya saing tinggi, penghasilan bagi masyarakat dan meningkatkan ekonomi warga.
Pelatihan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah pada Paguyuban Kader Puskesmas Bangun Galih, Tegal Eka Purwanto, Ungsari Rizki; Dwi Franyoto, Yuvianti; Mutmainah; Bagiana, I Kadek; Koes S., Aries
Jurnal Dimas Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.59 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v2i1.16

Abstract

Pengetahuan akan pengolahan limbah di masyarakat dilakukan untuk meminimalisir polusi lingkungan.Salah satu limbah yang cukup banyak di daerah Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal adalah limbah minyakjelantah, dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner baik tahu aci Tegal dan yanglainnya, ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut,tim pengabdian Stifar Yayasan Pharmasi Semarang tergugah untuk melaksanakan suatu pelatihan pemanfaatanlimbah minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan cair. Tim bekerja sama dengan Puskesmas Bangun Galih yangtelah memiliki Kelompok Paguyuban Kader yang terdiri dari kader Ibu Rumah Tangga, Bapak-Bapak yangberprofesi sebagai penjual gorengan perwakilan tiap desa dari seluruh kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2020. Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) pemaparan materitentang minyak jelantah dan pentingnya cuci tangan dengan sabun, 2) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 3)pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan cair, dan 4) evaluasi peragaanpembuatan sabun cuci tangan berbasis minyak jelantah dari para peserta pelatihan. Luaran yang dihasilkanberupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah, dan produk sabun cuci tangan. Secara keseluruhan kegiatanpelatihan pembuatan sabun cuci tangan berbasis minyak jelantah dan sosialisasi pentingnya cuci tangan dengansabun berjalan dengan sukses.
Pemberian Paket New Normal Dan Pelatihan Melalui Konten Youtube Di Kelurahan Colo Radix Rahardhian, Muhammad Ryan; Fuad Masduqi, Ahmad; Dian Advistasari, Yustisia; Wigati, Dyan; Wahyu Ariani, Lilies
Jurnal Dimas Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.857 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v2i1.17

Abstract

Pemanfaatan bahan obat alam bukanlah merupakan hal yang baru. Masyarakat dapat mengatasi masalahmasalahkesehatan yang dihadapinya dengan menggunakan bahan alam. Hal ini menunjukkan bahwa obat yangberasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraanupaya-upaya kesehatan masyarakat. Salah satu pemanfaatan bahan alam pada desa Colo, Dawe, Kudus adalahkopi. Pemanfaatan budidaya kopi disana hanya sebatas untuk pembuatan minuman. Kafein merupakan salah satukandungan yang ada didalam kopi. Kafein merupakan senyawa alkaloid yang termasuk jenis metilxanthine. Selainitu, kandungan lain dari kopi adalah clorogenik, dimana memiliki manfaat sebagai antioksidan sehingga kopi bisadimanfaatkan untuk terapi kulit dengan bentuk sediaan sabun padat. Dimasa pandemi COVID -19 ini, pencegahanpenyebaran virus sangatlah penting untuk dilakukan dengan melakukan protocol kesehatan diantaranya memakaimasker, mencuci tangan dengan sabun dan senantiasa menggunakan hand sanitizer. Dengan demikian pelatihanpembuatan paket new Normal bisa tetap dilakukan secara daring yakni salah satu caranya dengan membuatkonten youtube dan pembagian paket New Normal merupakan upaya yang bisa dilakukan untuk mencegahpenyebaran virus corona
Penyuluhan Bahaya Napza Dan Pembuatan Infused Water Di SMA IT Harapan Bunda Semarang Dwi Wulansari, Endang; Asri Elina, Alifah; Nanta Pratiwi, Anisa; Novita Meiliani, Chandra; Meydina Eka, Fabio; Khairunnisa
Jurnal Dimas Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.898 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v2i1.18

Abstract

NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) merupakan zat yang bila masuk ke dalam tubuh dapatmempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat otak, sehingga bila disalahgunakan akan menyebabkangangguan fisik, psikis dan fungsi sosial. Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaannarkoba adalah pada rentang umur 15-35 tahun atau generasi milenial. Menurut Badan Narkotika Nasional(BNN), penyalahgunaan NAPZA dikalangan siswa ditahun 2017 mencapai angka 3,38 juta orang. Usia remajamerupakan usia rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA karena sikap emosi dan mental mereka yang masihsangat labil sehingga mudah terpengaruh kedalam perilaku menyimpang. Mereka cenderung memiliki rasa ingintahu yang tinggi terhadap narkotika dan psikotropika yang menjadi salah satu pendorong bagi seseorang untukuntuk melakukan perbuatan menyimpang. Penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentangbahaya yang ditimbulkan dari penyalahgunaan NAPZA sehingga dapat mencegah penggunaan NAPZA dikalangansiswa. Selain itu, diharapkan para siswa mampu membuat infused water kombinasi lemon, strawberry dan daunmint yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Kegiatan penyuluhan dilakukan di SMA IT Harapan Bunda,Semarang. Kuesioner digunakan sebagai alat evaluasi untuk mendapatkan umpan balik tentang pelaksanaan danmanfaat kegiatan. Hasil penilaikan siswa terhadap pelaksanaan penyuluhan secara umum dinilai baik dalam halpengelolaan waktu kegiatan, penyaji, materi yang disampaikan, serta manfaat kegiatan.
Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan pada Remaja di Pondok Pesantren “SHOFA MARWA” Pakusari, Jember Wigati, Dyan; S, Lindawati; Anggitasari , Wima; Purwanti , Aliyah
Jurnal Dimas Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.98 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v3i1.19

Abstract

Infeksi virus corona menimbulkan gejala berupa gangguan pernafasan akut seperti sesak nafas, deman dan batuk bahkan pada kasus berat bisa berujung kematian. Penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang wajib untuk diterapkan semua masyarakat diantaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.Edukasi tentang pentingnya penerapan 4M secara kontinyu menjadi hal yang penting demi mencegah penularan dan menurunkan kasus infeksi virus corona. Edukasi dilakukan terhadap remaja di pondok pesantren SHofa Marwa dengan memberikan penyuluhan secara langsung disertai praktik cuci tangan yang benar. Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang sesuai. Kegiatan diawali dengan pemberian materi edukasi, diskusi interaktif dan selanjutnya dilakukan praktik cuci tangan yang benar. Secara garis besar acara berlangsung dengan tertib dan lancer. Dengan adanya edukasi berupa penyuluhan ini , para remaja di pondok pesantren tersebut menjadi lebih paham dan bisa menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian mereka sehingga bisa menjadi bagian dari usaha bersama untuk mencegah penularan dan menurunkan kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia.
Edukasi Pengobatan Hipertensi dan Pemanfaatan Tanaman Herbal di Kelurahan Plamongansari Semarang Diyah Ikasari, Endang; Narasukma Anggraeny, Ebta
Jurnal Dimas Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.651 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v3i1.20

Abstract

Salah satu tugas Apoteker adalah mengedukasi penggunaan obat kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan. Penggunaan obat jangka panjang perlu dilakukan edukasi untuk mempengaruhi perilaku dan memicu kepedulian masyarakat akan pentingnya kesehatan dan ketepatan penggunaan obat sehingga efek terapi yang diinginkan optimal. Hipertensi salah satu penyakit degeneratif yang harus menggunakan obat jangka panjang untuk mengontrol tekanan darah. Hasil riskerdas tahun 2018 prevelensi hipertensi provinsi jawa tengah berada diperingkat ke 13 di Indonesia, prevalensi hipertensi di Semarang menduduki peringkat nomer 3 dari 10 besar penyakit dengan jumlah 15.320 kasus. Hipertensi yaitu keadaan dimana meningkatnya tekanan darah sistolik (≥140 mmHg) dan/atau distolik (≥90 mmHg). Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan cara penyuluhan kepada masyarakat Plamongansari IV RT.4/RW.2, Kelurahan Plamongansari, Kecamatan Pedurungan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait penyakit hipertensi, pengobatan hipertensi menggunakan obat sintesis serta pemanfaatan tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan meliputi pembagian leaflet hipertensi, pemaparan materi terkait penyakit hipertensi, pengukuran tekanan darah secara gratis, pemberian toga sebagai simbolis, dan pembagian sembako. Pemaparan materi yang disampaikan kepada masyarakat menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Setelah pemaparan materi dibuka sesi tanya jawab dengan maksud untuk mengetahui tingkat kepahaman masyarakat terhadap materi yang sudah diberikan.
Kampanye Informasi Obat “Gema Cermat” Warga Desa Rowosari Semarang Narasukma A, Ebta; Martha C, Intan; Eka W. D., Ismawati; Aprilia, Nia
Jurnal Dimas Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.651 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v3i1.21

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan kegiatan yang terpadu dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah obat dan masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Pemberian penyuluhan kesehatan dan cek kesehatan merupakan salah satu bagian pelayanan kefarmasian yang dapat langsung dilihat dan dirasakan oleh masyarakat. Seiring dengan banyaknya masyarakat yang kurang memahami aturan penggunaan obat-obat khususnya pada saat sakit, maka dilakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) di Desa Rowosari Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Pelaksanaan program penyuluhan ini, kami menggunakan metode ceramah yaitu dengan memaparkan berbagai informasi tentang GEMA CERMAT, dilanjutkan dengan tanya jawab, cek tensi dan konseling gratis. Pemaparan “GEMA CERMAT” tentang pengertian GEMA CERMAT, tujuan GEMA CERMAT, penggolongan obat, penandaan kemasan obat, informasi pada kemasan obat, contoh kemasan obat, hal-hal yang perlu diperhatikan saat pengguaan obat, dan menyanyikan yel-yel “Tanya Lima O”. Hasil dari pengabdian masyarakat ini untuk masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan obat yang benar dan rasional, untuk peserta UKM PCC dapat merasakan secara langsung konseling dengan masyarakat.
Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Permen Kopi Colo Kelurahan Colo Kecamatan Dawe Kudus Ryan Radix Rahardhian, Muhammad; Fuad Masduqi, Ahmad; Dian Advistasari, Yustisia; Wahyu Ariani, Lilies
Jurnal Dimas Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1190.211 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v3i1.22

Abstract

Potensi kopi yang dimiliki Kecamatan Dawe Kudus, pihak Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus berupaya membantu memasarkan produk unggulan dari lereng Gunung Muria. Potensi yang dimiliki Kabupaten Kudus utamanya Desa Colo ini luar biasa. Kopi Muria juga tak kalah kualitasnya dengan kopi di daerah lain. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Ceramah dan tanya jawab dilakukan pada saat proses pelatihan teori di hari pertama. Metode demonstrasi pembuatan permen kopi colo (KOPICO) dilakukan dengan praktik dilakukan pada hari ke dua. Kegiatan ini melibatkan dosen dengan berbagi tugas sebagai fasilitator, Instruktur sebagai pendemonstrasi, Ibu lurah sebagai perwakilan masyrakatan untuk sambutan, serta ibu-ibu pkk sebagai peserta. Keunggulan pada permen kopi yang diformulasikan ini adalah terdiri dari ekstrak kopi, dan bahan-bahan pendukung lainnya mudah diperoleh, sedangkan keunikannya adalah permen alami ini berbentuk gel dan tidak membutuhkan tambahan apapun sehingga bisa langsung dimakan dan cara pembuatannya mudah. Pengabdian ini juga bertujuan mengangkat manfaat bahan alami kopi sebagai bahan dasar permen yang aman dan sehat. Luaran yang diharapkan dapat dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kader ibu-ibu PKK dan pengusaha kopi dalam membuat permen kopi serta publikasi artikel ilmiah pengabdian di jurnal nasional tidak terakreditasi.

Page 2 of 10 | Total Record : 91