cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+6287859957880
Journal Mail Official
peka-fb@ukwms.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Univeristas Katolik Widya Mandala Surabaya Ruang Jurnal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Gedung Benedictus, Lantai 6 Jalan Dinoyo 42-44 Kota Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Peka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28291131     DOI : https://doi.org/10.33508/peka
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is peer reviewed journal published by Widya Mandala Surabaya Catholic University. PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat receives rigorous articles and contains the original of research paper. It covers the results of newest research and focuses on the issue related to the results of Community Service activities from all diciplines. Therefore, PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat accepts the articles from Indonesia authors and other countries. PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat only accepts high-quality unpublished manuscripts with strict plagiarism screening.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
BAGAIMANA MENJADI UMKM YANG PRODUKTIF PADA WARGA UMKM RW 02 DAN RW 03 KELURAHAN MEDOKAN SEMAMPIR KECAMATAN SUKOLILO SURABAYA F. Nagel, P. Julius; Lindawati, Tuty; Muljani, Ninuk; Marsela, Niken Dwi; Monica, Marshela Sheren; Wardani, Mutiara Kusuma
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i2.4764

Abstract

Pandemi Covid-19 faktanya memang mempengaruhi sektor perekonomian, tak terkecuali usaha kecil menengah (UMKM). Di balik menurunnya pendapatan UMKM selama hampir dua bulan terakhir, namun para pelaku usaha tetap harus bertahan. Untuk memperpanjang 'usia' usaha, pelaku usaha harus memainkan strategi bisnisnya. Berikut beberapa cara atau ciri kunci sukses UMKM bertahan di tengah pandemi Covid-19.1. Lakukan Analisis SWOT. 2. Inovasi Promosi. 3. Gabung Komunitas. 4. Perencanaan Anggaran.5. Cek Persediaan Barang.Permasalahan yang ada pada warga RW 02 dan RW 03 Kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Surabaya adalah warga belum pernah memainkan strategi bisnisnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini agar warga RW 02 dan RW 03 Kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Surabaya dapat memahami strategi bisnis agar UMKM tetap produksi di tengah pandemi. Sehingga tim ABDIMAS mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka, melalui diskusi interaktif mengenai strategi bisnis, dan juga dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan dalam mengembangkan usaha kecil yang dijalankan dan bauran pemasaran khususnya menentukan harga jual produk UMKM. Harga adalah komponen yang sangat penting dari definisi bauran pemasaran. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dikemas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, pelatihan, dan pembinaan secara berkelanjutan, dengan berbagai macam kegiatan dalam hal ini warga RW 02 dan RW 03 Kelurahan Medokan Semampir Kecamatan Sukolilo Surabaya diberi kesempatan untuk dapat merencanakan dan menentukan persaingan bisnis, teori, contoh, dan jenisnya.
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PUPUK KANDANG DAN PENCATATAN KEUANGAN PADA KWT MAWAR Rachmawati, Dyna; Joewono, Andrew; Murdiyanto, Danang; Anggorowati, Adriana Anteng
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i2.4960

Abstract

Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh kelompok wanita tani (KWT) Mawar yaitu (1) peningkatan kapasitas produksi, dan (2) pencatatan keuangan. KWT Mawar mempunyai kegiatan utama menanam sawi. Saat ini, KWT Mawar berupaya untuk memenuhi pupuk tanaman sawi dengan memproduksi sendiri. Kotoran kambing yang menjadi bahan utama pupuk kandang diperoleh secara gratis dari peternak kambing. Kotoran kambing tersebut dihancurkan dengan tenaga manusia, sehingga hasil produksinya hanya mencapai 75 kg per bulan. Padahal kebutuhan pupuk sebesar 250 kg per bulan. Metode pelaksanaan abdimas ini adalah pembuatan mesin komposter elektrik, pelatihan penggunaan mesin komposter elektrik, dan pendampingan untuk pencatatan keuangan. Pembuatan komposter elektrik didasarkan dari hasil penelitian salah satu anggota Tim Abdimas. Mesin komposter elektrik ini dapat mempercepat dan meningkatkan kapasitas produksi pupuk menjadi sebesar 900 kg. Kelebihan produksi tersebut dijual ke anggota KWT Mawar dan non anggota. Penjualan ini memberikan konsekuensi logis bagi pengurus KWT Mawar untuk mengadministrasikan pencatatan keuangan secara akuntabel. Solusi atas permasalahan ke-2 adalah pendampingan penetapan harga pokok produksi dan pencatatan keuangan sederhana berbasiskan MS Excel. Penetapan harga pokok produksi menggunakan konsep target costing. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa biaya produksi untuk kemasan pupuk 5 kg sebesar Rp 11.560. Harga jual ditetapkan sebesar harga pasar Rp 13.000 untuk kemasan 5 kg. Ini memberikan tambahan penghasilan sebesar Rp 187.200. Pencatatan keuangan sederhana berbasiskan MS Excel mengakomodir kebutuhan pengurus KWT dalam mencatat dana titipan anggota dari hasil penjualan sawi. Dana titipan ini akan dibagikan ke para anggota pada saat bulan Ramadhan.     
WORKSHOP DAN PELATIHAN YASANTI DALAM REGENERASI DAN PENGEMBANGAN ADVOKASI KELOMPOK DAMPINGAN Setyowati, Endah
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v7i1.5506

Abstract

ABSTRAKProgram PkM  ini merupakan peningkatan kapasitas bagi YASANTI. Dengan menggunakan Lokakarya Pemecahan Masalah mengenai strategi advokasi isu kaderisasi bagi staf organisasi YASANTI dan warga binaan, lokakarya dan pelatihan ini dirancang untuk pembelajaran orang dewasa yang memiliki beberapa karakteristik, seperti Sistem Non-Perbankan, elektif, dan partisipatif. Kesemuanya bertujuan untuk menciptakan pembelajaran demokratis. Perencanaan program dilakukan dengan menggunakan Learning Needs Resources Assessment (LNRA). Pelatihan juga menggunakan modul yang disesuaikan dengan kebutuhan YASANTI.Kata Kunci: YASANTI, Workshop Pemecahan Masalah, Unit Mata Kuliah Humaniora, Universitas Kristen Duta Wacana (MKH UKDW) ABSTRACTThis Community Service Program is capacity building for YASANTI. By using Problem Solving Workshop on the issue of t regeneration advocacy strategies for organization staff of YASANTI and the residents they support, this workshop and training is designed for adult learning which has some characteristics, such as Non-banking System, electives, and participatory.  All of them aim to create democratic learning. Planning for the program is carried out using the Learning Needs Resources Assessment (LNRA). The training also uses customized modules according to YASANTI's needs.Keywords:  YASANTI, Problem Solving Workshop, Unit Mata Kuliah Humaniora, Universitas Kristen Duta Wacana (MKH UKDW)
PELATIHAN PENERAPAN DIGITAL MARKETING UNTUK UMKM DI DESA WATUWUNGKUK, PROBOLINGGO Widodo, Mentari Septynaputri
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v7i1.5567

Abstract

Digital marketing kini merupakan cara baru yang digunakan oleh Perusahaan untuk menjangkau konsumen. Digital marketing juga merupakan salah satu strategi  yang dapat membangun, menciptakan dan mengkomunikasikan value perusahaan secara online melalui platform digital. Kemampuan terkait digital marketing ini juga tentunya sangat diperlukan bagi UMKM yang ada di Indonesia, guna meningkatkan daya saing mereka agar bisa bersaing dengan kompetitornya. Salah satu desa yang sangat memerlukan pelatihan terkait digital marketing adalah Desa Watuwungkuk, Probolinggo. Watuwungkuk adalah desa yang berada di kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia. Desa ini merupakan desa penghasil bawang merah. Dimana kebanyakan penduduk desa ini adalah pengusaha bawang goreng. Pengadian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 7-8 Desember 2023. Metode dalam pelatihan ini dibagi menjadi 4 bagian, yaitu yang pertama menjelaskan mengenai pentingnya penerapan digital marketing dan jenis jenisnya, kemudan tahap kedua mempraktekkan langsung terkait digital marketing melalui Instagram, tiktok dll. Kemudian mempraktekkan mengenai langkah langkah dalam memanfaatkan salah satu fitur Instagram, tiktok dan shopee. Kemudian tahap yang terakhir yaitu melakukan diskusi terkait aktivitas digital marketing yang telah dipraktekkan serta kendala yang dihadapi
PELATIHAN PEMBUATAN KUE BROWNIES UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI DESA BETRO SIDOARJO Sianto, Martinus Edy; Dewi, Dian Retno Sari; Gunawan, Ivan; Mulyana, Ig. Jaka; Mulyono, Julius; Trihastuti, Dian; Santoso, Hadi; Yuliati, Yuliati; Lestariningsih, Diana; Gunadhi, Albert; Herman, Herman
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i2.4892

Abstract

Ketahanan pangan adalah salah satu issue yang besar di Indonesia, terutama di masa setelah pandemi COVID-19, perang dan perubahan iklim dimana bahan baku makanan menjadi langka. Indonesia termasuk negara yang bergantung kepada bahan baku tepung gandum yang diimpor dari luar negeri untuk membuat mie dan berbagai macam variasi kue. Sementara, Indonesia mempunyai banyak sumber pangan seperti umbi-umbian. Indonesia mempunyai berbagai macam umbi-umbian seperti suweg, porang, talas, uwi, gembili, gembolo, ganyung, dan garut yang ketersediaanya sangat berlimpah. Oleh karena itu, tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Industri Elektro dan Kimia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) tergerak untuk memberikan penyuluhan kepada komunitas di Desa Betro yang tidak beruntung namun memiliki banyak sumber umbi-umbian. Dalam pelaksanaannya, pertama, tim menyediakan pelatihan pembuatan tepung dari umbi. Kedua, tim juga mengajarkan bagaimana cara membuat kue brownies menggunakan tepung umbi. Tim juga mengajarkan bagaimana menghitung harga pokok produksi dan profit. Akhirnya, tim buka order dan melalui media sosial. Hasil yang didapatkan setelah kegiatan ini adalah, Komunitas Desa Betro, Sedati, Sidoarjo mengetahui cara penepungan, pembuatan brownies, perhitungan harga pokok produksi dan menjualnya. Dengan kegiatan ini diharapkan, tim dapat berkontribusi dengan menaikkan taraf ekonomi komunitas Desa Betro, Sedati, Sidoarjo
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODEL BISNIS CANVAS SEBAGAI STRATEGI KEMANDIRIAN PENDANAAN DI YAYASAN SOS DESA TARUNA Dwijayanti, S, Patricia Febrina; Rahardjo, Hartono; Widyaningdyah, Agnes Utari; Nugraheni, Bernadetta Diana; Sofian, Sofian
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i2.5173

Abstract

Yayasan SOS atau lebih dikenal dengan SOS Children’s Villages merupakan organisasi nir laba yang mempunyai komitmen untuk memberikan kepada anak-anak hak pengasuhan orang tua dan kebutuhan utama mereka yaitu keluarga dan rumah yang dipenuhi dengan kasih sayang. Pengurus villages mendapatkan mandat dari yayasan SOS untuk dapat secara mandiri dalam membiayai operasional village-nya. Hal ini dikarenakan adanya instruksi dari yayasan SOS pusat bahwa mulai tahun 2020 terjadi pengurangan donasi, selain itu juga agar village dapat menjadi mandiri. Village Semarang mempunyai beberapa potensi untuk mendapatkan dana secara mandiri melalui pemberdayaan aset-asetnya. Pengurus village di Semarang masih mempunyai keraguan untuk menggunakan aset-nya secara komersial. Keraguan pada individu pengurus village ini dapat menghambat kemandirian dalam memperoleh dana. Namun demikian, di satu sisi pengurus village di Semarang menyadari pentingnya pengelolaan aset untuk menuju kemandirian dana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) pada village Semarang berfokus pada lokakarya penyusunan business plan dengan model bisnis canvas atas pemanfaatan aset. Business plan dibutuhkan untuk membantu pengurus dalam mengidentifikasikan studi kelayakan atas pemanfaatan aset secara komersial. Hal ini bertujuan untuk mengurangi keraguan pengurus akan adanya risiko atas pemanfaatan aset tersebut. Hasil PkM ini memberikan luaran berupa business plan dengan model bisnis canvas yang dapat dilaksanakan pada tahun 2020.
PELATIHAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KETERIKATAN PADA ORGANISASI UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS PENGURUS LSM BIINMAFO DI SURABAYA Yuniarto, Antonius; Runtu, Julius; Tulasi, Daniel; Wulani, Fenika; Muljani, Ninuk
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v7i1.5300

Abstract

Tujuan kegiatan abdimas ini adalah untuk memberikan pelatihan penguatan kemampuan pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) BIINMAFO dalam menjalankan perilaku pemimpin yang transformasional dan meningkatkan keterikatan para anggotanya pada organisasi. BIINMAFO merupakan singkatan dari Biboki, Insana, dan Meomafo. Ketiganya merupakan kerajaan kecil di kabupaten Timur, Tengah dan Utara (TTU). LSM ini beranggotakan warga Flores, Sumba, Timor, dan Alor yang menjadi karyawan migran di Surabaya. Kepemimpinan transformasional dan keterikatan pada organisasi merupakan faktor penting suatu organisasi agar bisa bertahan bahkan berkembang di era globalisasi. Dilatarbelakangi oleh permasalahan tata laksana organisasi dan kepemimpinan yang dihadapi pengurus BIINMAFO, kegiatan abdimas ini diselenggarakan. Prioritas pelatihan ini diberikan kepada para pengurus inti BIINMAFO. Melalui pelatihan ini diharapkan  para  peserta latih beroleh pencerahan, pemahaman dan peneguhan tentang arti penting peningkatan penguatan kemampuan kepemimpinan transformasional dan membangun keterikatan anggotanya pada organisasi
PENDAMPINGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU SEMAU NUSA TENGGARA TIMUR Natonis, Sari Angriany; Gie, Emilia; Nenabu, Junita Cestilia; Purba, Arjuna
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v7i1.5629

Abstract

Pulau Semau sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang berdaya saing di Provinsi Nusa Tenggara Timur, namun masyarakat di Pulau Semau cenderung pasif terhadap potensi pariwisata yang dimiliki, hal ini terlihat dari masih jarangnya masyarakat local yang terlibat dalam penyediaan jasa maupun produk untuk ditawarkan kepada pengunjung. Hal ini juga disebabkan karena karena lemahnya kemampuan pelaku usaha dari masyarakat lokal dalam mengelola dan mengembangkan produk dan jasa, baik dari sisi manajemen maupun kualitas produknya. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan untuk pengembangan sektor pariwisata di Pulau Semau diharapkan dapat membantu peningkatan kapasitas masyarakat terutama sebagai aktor utama dalam pengelolaan potensi wisata di Pulau Semau. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi sadar wisata dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat keterlibatan mereka dalam pengelolaan potensi wisata yang dimiliki oleh desa mereka. Kemudian diberikan sosialisasi dan praktik pengolahan produk wisata berbasis kearifan local, serta sosialisasi tentang marketing, packaging, dan labeling produk sebagai buah tangan bagi wisatawan.
PENDAMPINGAN LOMBA DRUMBAND DALAM KEGIATAN MBKM BELA NEGARA DI KOTA SALATIGA Elisabeth, Esra; Siwi, Kristanjung Raka; Wulandari, Fitri; Setyawan, Rafli
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i2.5146

Abstract

This Community Service Activity (PkM) aims to contribute by providing assistance and support for the city-level drum band competition in Salatiga at State Elementary School 03 Mangunsari. The PkM activity is carried out in two stages: the drum band training preparation phase and the drum band competition support phase. The drum band training preparation took place from September 4 to September 18, 2023, at the school, while the drum band competition support phase was conducted on September 23, 2023, at Kridanggo Stadium Salatiga. In the first phase, the author, together with the coach and teachers, assisted the training sessions for the competition participants in musical performance and dance movement formations. The authors also contributed to creating attributes and drum band equipment such as fans, flags, and others. In the second phase, the authors, along with the committee, organized the makeup and costumes for the competition participants, found a suitable area for the drum band participants around the stadium, provided refreshments, and actively accompanied the participants during the street parade. The activity was concluded with documentation to capture the success of the event. The authors suggest that the development of this activity can involve a broader scope, not limited to mere assistance but also incorporating drum band training. This step is taken considering that the authors have acquired previous knowledge and skills that can be applied to provide more structured and sustainable training.
UKWMS’ COMMUNITY ENGAGEMENT FOR DEVELOPMENT: PROMOTING ECONOMIC GROWTH THROUGH PRODUCT DEVELOPMENT AND DIGITAL MARKETING AT PUHSARANG KEDIRI Yuniarto, Antonius; Mawasti, Alpi; Memarista, Gesti; Agung, Deatri Arumsari; Setyawan, Annisa Alfa; Kristanto, Visi Saujaningati; Jonathan, Nicholas
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i2.5245

Abstract

In the era of globalization, the level of competition for Small and Medium Enterprises is getting tighter, exacerbated by the severe situation of the Covid-19 pandemic, making it difficult for MSMEs to market the products they produce. CED UKWMS 2023 is a form of community activity held in Puhsarang Kediri aimed at increasing the capabilities of MSME partners to grow and develop. The CED will be conducted on July 20-28, 2023, involving 27 participants from 3 countries: the Philippines, Malaysia, and Indonesia. The series of activities carried out at CED in the form of service learning projects focus on product development activities and online markets. The output produced from is in the form of packaging prototype designs, logo designs, stickers, banners. In addition, the output of digital marketing development is in the form of creating social media accounts such as Instagram as a marketing medium for MSME products. In general, CED this time has provided solutions to the problems of MSME partners related to product development and online/digital markets.