cover
Contact Name
Ade Cahya
Contact Email
ade@htp.ac.id
Phone
+6276133815
Journal Mail Official
jom@htp.ac.id
Editorial Address
Jl.Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
ISSN : -     EISSN : 27761339     DOI : https://doi.org/10.25311/kesmas
Jurnal Media Kesmas is an open-access journal and peer-reviewed that publishes either original articles or reviews. This journal focuses on epidemiology environment health promoting health reproductive health occupational health and safety health policy and administration community nursing community midwifery
Articles 125 Documents
Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Peran Jumantik Terhadap Kejadian DBD Di Kelurahan Labuhbaru Barat Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki : The Relationship between Environmental Sanitation and the Role of Jumantik on the Incidence of DHF in the Labuhbaru Barat Village, the Working Area of ​​the Payung Sekaki Health Center nadhiyas, nadhiyasahira; Yulianto, Beny; Rasyid, Zulmeliza
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.650

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yang ditandai dengan demam mendadak 2 sampai dengan 7 hari tanpa penyebab yang jelas, lemah/lesu, gelisah, nyeri ulu hati, disertai tanda perdarahan di kulit berupa bintik perdarahan (petechiae, lebam (echymosis) atau ruam (pura-pura). Kadang-kadang mimisan, berak darah, muntah darah, kesadaran menurun atau renjatan (Shock).  Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan peran jumantik terhadap kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Kelurahan LabuhBaru Barat Kota Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif desain penelitian secara case Control. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Kelurahan Labuhbaru Barat pada Bulan Maret 2021- April 2021. Populasi (1 : 2) terdiri dari 34 Kasus dan 68 Kontrol. Pengambilan sample  teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dengan cara menyebar kuesioner dan Observasi. Analisis yang digunakan Univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%, α( alpha) <0,05 dan Proporsi Ods Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara Peran Jumantik (p= 0,038) OR= 2.889, kawat kassa (p=0,035) OR =7.105 TPA (p= 0,042)OR= 2.648 dengan kejadian DBD. Saran meningkatkan mutu pelayanan di bidang informasi dan penyuluhan, untuk Stikes dapat menambah bahan bacaan tentang lingkungan, bagi Masyarakat untuk lebih peduli dan memperhatikan kegiatan pemberantasan DBD agar dapat mengurangi angka DBD di puskesmas Payung Sekaki.   Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease caused by thevirus dengue and transmitted by the Aedes aegypti mosquito, which is characterized by a sudden fever of 2 to 7 days without a clear cause, weakness/lethargy, restlessness, heartburn, accompanied by signs of bleeding. on the skin in the form of bleeding spots (petechiae, bruising ( echymosis ) or rash ( faking). Sometimes nosebleeds, defecation of blood, vomiting blood, decreased consciousness or shock ( shock ). The aim of the study was to determine the relationship between environmental sanitation and the role of jumantics on The incidence of dengue fever in the Payung Sekaki Public Health Center, LabuhBaru Barat Village, Pekanbaru City. This type of research is quantitative, the research design is case control. The study was carried out in the Payung Sekaki Health Center Work Area, Labuhbaru Barat Village, March 2021-April 2021. : 2) with a sample of 102 consisting of 34 cases and 68 controls.sampling technique PurposiveSampling. Collecting data by distributing questionnaires and observations. The analysis used was Univariate and bivariate withTest Chi-Square with 95% confidence level, (alpha) <0.05 and Proportion of Ods Ratio. The results showed that there was a relationship between the role of Jumantik (p = 0.038) OR = 2.889, wire gauze (p = 0.035) OR = 7.105 TPA (p = 0.042) OR = 2.648 with the incidence of DHF. Suggestions to improve the quality of services in the field of information and counseling, for Stikes to add reading material about the environment, for the community to be more concerned and pay attention to DHF eradication activities in order to reduce the number of DHF in Payung Sekaki Public Health Center  
ANALISIS PENERAPAN “PERMIT TO WORK” DALAM UPAYA MENCEGAH KECELAKAAN KERJA PADA PT. X TAHUN 2021: ANALYSIS OF THE APPLICATION OF “PERMIT TO WORK” IN EFFORT TO PREVENT ACCIDENT AT WORK PT. X YEAR 2021 Novarisandy, Gilang; Muhamadiah, Muhamadiah; Alamsyah, Agus; amin, makomulamin; Edigan, Firman
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.483

Abstract

Permit to work merupakan suatu mekaniskme untuk mengidentifikasi, mengkomunikasikan, mengurangi serta mengendalikan bahaya terkait pekerjaan yang memiliki potensi buruk terhadap kesehatan, lingkungan, dan keselamatan. Permit to work bertujuan untuk mengurangi kecelakaan kerja yang mungkin bisa terjadi dengan syarat pekerja harus mematuhi prosedur yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. PT. X telah melaksanakan Permit to work, namun dalam pelaksanaannya dilapangan masih terdapat kesenjangan dimana pernah terdapat pekerja yang menyalahi aturan yang telah di tetapkan, salah satunya seperti melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan tahapan pada SMK3 (sistem manajemen keselamatan Kesehatan kerja). Disamping itu terdapat pula pekerja yang mengalami cidera seperti terbentur, terpeleset, tergores, terkilir, hingga terjatuh. penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Permit to work atau izin kerja dalam upaya mencegah kecelakaan kerja demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan selamat di PT. X. jenis penelitian ini menggunakan metode observasi dengan pendekatan kualitatif analitik. instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist, pedoman wawancara, serta penelusuran dokumen. informan pada penelitian ini yaitu HSE Cordinator, HSE Officer, Permit Aprrover, dan pekerja. hasil penelitian yang dilakukan pada tahap perencanaan permit didapati bahwasannya masih ditemukan kendala dilapangan seperti tidak melakukan bump test, tidak melakukan gas testing, dan adanya perubahan rencana kerja. pada tahap pelaksanaan permit, perusahaan telah melakukan pengawasan dan pemantauan permit, serta pelaksanaan pekerjaan. pada tahap penyelesaian terdapat juga kendala dilapangan, ditemukannya dokumen permit yang tidak ditutup. PT. X sebaiknya, Permit to work dibuat lebih simpel dan efektif, serta melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana permit tersebut berjalan. Permit to work is a mechanism to identify , communicate , reduce and control risk related work that has the bad potential on health , environment , and safety. Permit to work aims to reduce workplace accidents that could possibly happen, on the condition worker has to abide by a procedure has been set by the company. PT. X has implemented Permit to work, However in practice there were still gaps. Ever there were workers breaking the regulation that has been made, One of them was performs the work which is not in accordance with the stages of SMK 3 (Work health safety management system). Besides that, there were also workers who suffered wounds, like hit , slipped , scratched , dislocated , until fell to ground. This study aim to analyze Permit to work in order to prevent accidents at work to create a safe working environment in PT. X. This research methods used was observation with a qualitative analytic approach. Research instruments used were a checklist form , interview guidelines, and the search for documents. The research informants were HSE Cordinator, HSE Officer, Permit Aprrover, and workers. The results of this research conducted at the phase of planning permit, there were still found obstacles such as didn't did bump test, didn't did gas testing, and that there were some changes the work plan. On the implementation phase of permit, the company has done supervision and monitoring of permit, as well as the implementation of a job. In finishing phase there were also obstacles, found documents that were not closed. Pt .Sertco quality duri should, made Permit to work more simple and effective , and evaluate To understand the extent of permit had gone
ANALISIS PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT LANCANG KUNING PEKANBARU TAHUN 2021: ANALYSIS OF MEDICAL RECORD PROCESSING AT LANCANG HOSPITAL YELLOW PEKANBARU YEAR 2021 dewi, dewi gita; candra, leon; Gumayesty, yeyen; ulfa, Henny Maria; Harnani, Yessi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.502

Abstract

Rekam medis adalah penunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan dirumah sakit.Unit rekam medis di Rumah Sakit Lancang Kuning ditemukannya Pengolahan Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Lancang Kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran assembling, koding,indexing, pelaporanrumah sakit, peyimpanan, retensi dan Pemusnahan berkas rekam medis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan Pendekatan Studi Dokumentasi.Metode pengambilan data diperoleh dari hasil wawancara mendalam.Lokasi dan waktu penelitian adalah di Rumah Sakit Lancang Kuning pada Bulan Juli sampai Agustus 2021. Subjek penelitian ini adalah kepala unit rekam medis dan staff rekam medis yang berjumlah 5 Informan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulanbahwa Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Rumah Sakit Lancang Kuning belum  cukup mereka merangkap ke semua bidang mulai dari assembling, coding, indexing, pelaporan, penyimpanan, retensi dan pemusnahan. Kosongnya lembar diagnosa menjadi hambatan dalam penyusunan berkas rekam medis. Dalam pengkodingan dilakukan  oleh casmic terkadang terjadi kesalahan dalam memahami tulisan dokter. Pelaporan rumah sakit yang dilakukan secara teratur dan ruang penyimpnanan berkas rekam medis sempit sehingga menyulitkan petugas untuk menemukan berkas rekam medis. Sebaiknya Rumh Sakit meningkatkan standar Rekam Medis dan Menambah Sumber Daya Manusia yang ada di Rumah Sakit Lancang Kuning Medical records are supporting the achievement of orderly administration in thethe framework of efforts to improve health services in hospitals. UnitMedical records at Lancang Kuning Hospital found ProcessingMedical Record File at Lancang Kuning Hospital. This researchaims to determine the role of assembling, coding, indexing,hospital reporting, storage, retention and destruction of filesmedical records. This type of research is a qualitative research withDocumentation Study Approach. The data collection method was obtained fromresults of in-depth interviews. The location and time of the research is inLancang Kuning Hospital in July to August 2021.The subjects of this study were the head of the medical record unit and the record staffmedical personnel, totaling 5 informants. Based on this research obtainedconclusion that the human resources owned by the HospitalIt's not enough Yellow presumptuous they are concurrent to all fields startingfrom assembling, coding, indexing, reporting, storage, retention andextermination. The blank diagnosis sheet becomes a bottleneck inpreparation of medical record files. In the coding done bycasmic sometimes there is an error in understanding the doctor's writing.Hospital reporting carried out on a regular basis and roommedical record file storage is narrow making it difficultofficers to find medical record files. Better Hospitalimprove the standard of Medical Records and Increase ResourcesHumans in Lancang Kuning Hospital.
Analisis Perilaku Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Kuantan Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi: Behavioral Analysis of Health Protocols During Community Times during the Covid-19 Pandemic Working Area of Teluk Kuantan Public Health Center, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency witri, witri awalisni; Septiani, Winda; Maharani, Riri; Syukaisih, Syukaisih; Alhidayati, Alhidayati
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.503

Abstract

Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Teluk Kuantan Kecamatan Kuantan Tengah belum mematuhi protokol kesehatan, sejalan dengan peningkatan jumlah kasus COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perilaku kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan mode deskriptif dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Teluk Kuantan Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi pada bulan Maret 2021. Informan utama penelitian ini yaitu masyarakat, informan pendukung yaitu tenaga kesehatan dan staf kantor kecamatan. Analisis data menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian diperoleh bahwa masyarakat sudah memiliki masker namun dalam penerapannya masih sulit dikarenakan masker mudah membuat sesak nafas sehingga tidak dipakai dengan tepat. Masyarakat merasa kesulitan melakukan social distancing dan masih menghadiri tempat ramai tanpa menerapkan protokol kesehatan. Perilaku masyarakat dalam mencuci tangan masih kurang, dimana masih terdapat masyarakat yang mencuci tangan tanpa sabun dan tidak menggunakan hand sanitizer.Aktivitas fisik yang dilakukan informan yaitu bekerja di kebun dan berolahraga. Ketika melakukan aktivitas fisik informan tidak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker. Masyarakat diharapkan menambah pengetahuan terkait pencegahan covid-19 dan menerapkannya serta menaati peraturan yang telah dibuat terkait protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan covid-19. The community has an important role in breaking the chain oftransmissions transmission of COVID-19 so as not to cause newsources oftransmission. The community in the working area of the TelukKuantan Health Center, Central Kuantan District, has not complied withthe health protocols, in line with the increasing number of COVID-19cases. The purpose of this study was to analyze health behavior duringthe Covid-19 pandemic. This research is a qualitative research with adescriptive modeapproach carried out in the working area of the TelukKuantan Public Health Center, Kuantan Tengah District, KuantanSingingi Regency in March 2021. The main informants of this researchare the community, supporting informants are health workers and subdistrict office staff. Data analysis using data triangulation method. Theresults showed that people already had masks but in their application itwas still difficult because masks easily made shortness of breath so theywere not used properly. People find it difficult to do social distancing andstill attend crowded places without implementing health protocols.People's behaviorin washing hands is still lacking, where there are stillpeople who wash their hands without soap and do not use handsanitizer. Physical activitiescarried out by informants are working in thegarden and exercising. Whendoing physical activities, the informants didnot apply health protocols such as wearing masks. The public isexpected to increase their knowledge regarding the prevention ofCOVID-19 and implement it and obey the regulations that have beenmade regarding health protocols to break the chain of transmission ofCovid-19.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kenaikan Berat Badan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Melur Kota Pekanbaru Tahun 2021: Factors Related with Weight Gain in Family Planning Acceptors at Melur Health Center Pekanbaru City 2021 ifa, mazdalifa; Yunita, Jasrida; Widodo, M. Dedi; Yanthi, Dami; Alamsyah, Agus
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.505

Abstract

ABSTRAKDi Puskesmas Melur Kota Pekanbaru terdapat kasus 10 orang ibu yangmenggunakan kontrasepsi 6 diantaranya mengalami kenaikan berat badan. Tujuan daripenelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhiKenaikan Berat Badan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Melur Kota Pekanbaru Tahun2021. Penelitian ini berjenis kuantitatif analitik observasional dengan desain StudiPenampang Analitik (Analytic Cross-sectional). Teknik pengambilan sampel dalampenelitian ini menggunakan simple random sampling.Analisis data yang digunakanmenggunakan analisis Univariat dan Bivariat, yaitu menggunakan perhitungan StatistikDeskriptif, Uji Chi-Square, dan Uji Regresi Logistik.Dari hasil penelitian ini diperoleh hasilvariable aktivitas fisik mempunyai nilai P Value 0.015 < 0,05 sehingga ada hubungan yangbermakna antara kenaikan Berat badan dengan aktivitas fisik akseptor KB. Nilai POR hubunganaktivitas fisik akseptor KB yang memiliki aktivitas fisik sedang dengan kenaikan berat badanadalah 3,415 (CI 95% 1,073-10,868). Hal ini berarti akseptor KB dengan aktivitas sedangmemiliki resiko kenaikan berat badan 3,4 kali dibandingkan dengan akseptor KB yangmempunyai aktivitas fisik tinggi.Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Kenaikan Berat Badan, AkseptorKBABSTRACTAt the Melur Health Center in Pekanbaru City, there were cases of 10 mothers whoused contraception, 6 of whom experienced weight gain. The purpose of this study is tofind out what factors affect the weight gain of family planning acceptors at the MelurHealth Center Pekanbaru City in 2021. This research is an observational quantitativeanalytic study with an analytical cross-sectional design. The sampling technique in thisstudy used simple random sampling. Logistics Regression. From the results of thisstudy, the results of the physical activity variable had a P Value of 0.015 <0.05 so thatthere was a significant relationship between weight gain and physical activity of familyplanning acceptors. The POR value of the relationship between physical activity offamily planning acceptors who had moderate physical activity with weight gain was3.415 (95% CI 1.073-10.868). This means that family planning acceptors with moderateactivity have a 3.4 times risk of weight gain compared to family planning acceptors whohave high physical activity.Keywords : Physical Activity, KB’s acceptors, Weight Gain,
ANALISIS INDIKATOR KEDISIPLINAN PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARU TAHUN 2021: ANALYSIS OF NURSE DISCIPLINE INDICATORS ON THE INPATIENT ROOM AT ERIA BUNDA MOTHER CHILD HOSPITAL PEKANBARU IN 2021 Aisafira Sari Anhelma, Aisafira Sari Anhelma; Arnawilis, Arnawilis; Wahyudi, Arief; Misbahuddin, Misbahuddin; Raviola, Raviola
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.520

Abstract

Kedisiplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma social yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisindikator kedisiplinan perawat di ruang rawat inap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dengan metode wawancara dan observasi lapangan dimana penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Eria Bunda Pekanbaru pada bulan Juni-Agustus 2021.Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang bekerja di RSIA Eria Bunda di antaranya 5 Perawat, 1 Kepala ruang rawat dan 1 Staff  HRD. Variabel dalam penelitianini yaituteladan pimpinan, balas jasa, pengawasan melekat, sanksi hukuman, dan ketegasan. Hasil penelitian bahwa secara kualitas maupun kuantitas sudah baik. Pimpinan telah menunjukkan kedisiplinan dalam bekerja dan memberikan contoh yang baik agar perawat mampu bersikap disiplin terhadap aturan-aturan Rumah Sakit, balas jasa yang diterima oleh pegawai tidak mempengaruhi kedisiplinan perawat. Pengawasan melekat yang dilakukan pimpinan di Rumah Sakit sudah bagus tetapi perlu ditingkatkan.Sanksi hukum yang ada di Rumah Sakit sudah cukup baik, sehingga pelanggaran aturan oleh perawat sedikit dan juga ada hukuman berat yang diberikan pimpinan kepada perawat yang melanggar peraturan. Pimpinan sudah memiliki ketegasan yang baik namun masih ada perawat di Rumah Sakit yang beperilaku tidak disiplin meski pimpinan sudah memberikan sanksi hukum bagi perawat yang melakukan pelanggaran aturan Rumah Sakit yang ditetapkan. Discipline is a person's awareness and willingness to obeyall applicable company regulations and social norms.The purpose of this study is to analyze the disciplinary indicatorsnurse in the inpatient room. This research is a researchqualitative with a descriptive approach that aims toget information by interview and observation methodthe field where this research was carried out in the Home Inpatient RoomSick of Mother and Child Eria Bunda Pekanbaru in June-August2021. The informants in this study amounted to 7 people who worked inRSIA Eria Bunda of which 5Nurse, 1 head of the ward and 1 HRD staff. Variable inThis research is an example of leadership, remuneration, supervisionattachment, punitive sanctions, and firmness. The results of the study thatboth in quality and quantity are good. The leadership hasdemonstrate discipline in work and set a good examplegood so that nurses are able to be disciplined against the rulesHospital, the remuneration received by the employee is notaffect nurse discipline. The inherent supervisioncarried out by the leadership at the hospital is good but necessaryimproved. The existing legal sanctions in the hospital are good enough,so that the violation of the rules by nurses is few and also theresevere punishment given by the leadership to nurses whobreak the rules. Leaders already have firmnessgood but there are still nurses in the hospital who behave notdiscipline even though the leader has given legal sanctions to nurses
FAKTOR RISIKO KEJADIAN GASTRITIS PADA PASIEN DI UPT PUSKESMAS SUNGAI SALAK KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR: RISK FACTORS OF GASTRITIS IN PATIENTS AT UPT HEALTH CENTER SUNGAI SALAK, TEMPULING DISTRICT, INDRAGIRI HILIR Febriana, Dina; Gloria Purba, Christine Vita; Priwahyuni, Yuyun; Susanti, Nurvi; Rasyid, Zulmeliza
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.540

Abstract

Gastritis yang biasa disebut dengan "maag" adalah peradangan pada dinding lambung, terutama selaput lendir lambung. Pada tahun 2019 terjadi peningkatan angka kejadian gastritis sebanyak 1,4 % dan bulan januari hingga oktober terdapat 6,1 % kasus gastritis di UPT Puskesmas Sungai Salak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian gastritis pada pasien di UPT Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2018-2020. Metode penelitian ini adalah Kuantitatif dengan jenis penelitian Analitik Observasional. Desain Penelitian ini adalah kasus kontrol. Penelitian ini dilakukan di UPT Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir dari bulan Juli-Agustus 2021. Populasi pada penelitian ini terdiri dari populasi kasus dan populasi kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel kasus dan sampel kontrol sebanyak 75 orang dengan perbandingan 1:1 sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 150. Teknik sampling yang digunakan adalah kuota sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Pengolahan data penelitian ini menggunakan komputerisasi. Dari hasil penelitian didapatkan faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gastritis yaitu stress (P value = 0,002, OR= 0,298), pola makan (P value = 0,000, OR= 3,895) dan konsumsi kopi (P value = 0,003, OR= 2,287). Disarankan untuk dapat berkooordinasi dalam mempromosikan kesehatan yang intensif tentang edukasi mengontrol diri agar tidak stress, penyuluhan terkait pola makan sehari-hari kemudian melakukan penyuluhan tentang dampak dari mengkonsumsi kopi berlebihan. Gastritis, commonly referred to as "ulcer," is inflammation of the stomach lining, particularly the gastric mucosa. In 2019 there was a 1.4% increase in the incidence of gastritis and from January to October there were 6.1% cases of gastritis. This study aims to determine the risk factors for gastritis in patients in Sungai Salak Health Center UPT, Tempuling District, Indragiri Hilir Regency in 2018-2020. This research method is quantitative with the type of observational analytical research. Design This study was a case-control. This study was conducted at UPT Sungai Salak Public Health Center, Tempuling District, Indragiri Hilir Regency from July-August 2021. The population in this study consisted of a case population and a control population. The sample in this study was a case sample and a control sample of 75 subjects with a ratio of 1:1, so that the total sample size was 150. The sampling technique used was quota sampling. The data collection tool uses a questionnaire with the interview method. The data analysis used was univariate and bivariate using the chi-square test. Process this research data using automation. The results of the study showed that the risk factors associated with the occurrence of gastritis stress (P-value = 0.002, OR = 0.298), diet (P-value = 0.000, OR = 3.895) and coffee consumption (P-value =0.003 , OR = 2.287). It is recommended that when promoting intensive health, coordination on stress-free self-control education, counseling regarding daily eating patterns, and then counseling on the impact of excessive coffee drinking is recommended
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PETUGAS KHUSUS LABORATORIUM COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MANDAU DURI TAHUN 2021: RISK MANAGEMENT ANALYSIS FOR COVID-19 LABORATORY SPECIAL OFFICERS AT MANDAU DURI GENERAL HOSPITAL IN 2021 vanesa , vanesa geri hutahuruk; Natassa, Jihan; amin, makomulamin; Raviola, Raviola; Edigan, Firman
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.552

Abstract

Manajemen risiko adalah suatu upaya mengelola risiko K3 untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan secara komprehensif, terencana dan terstruktur dalam suatu kesisteman yang baik. Adapun masalah yang terdapat di RSUD Mandau duri adalah tidak terlaksananya program K3 di laboratorium serta kurangnya kesadaran petugas dalam penggunaan Apd. Maka dari itu, Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis identifikasi bahaya, evaluasi, dan pengendalian risiko di laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dengan metode wawancara dan observasi lapangan dimana penelitian ini dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Mandau Duri pada bulan September 2021. Informan penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari Kepala Laboratorium, Kepala K3 Rumah Sakit, dan 3 Petugas Laboratorium. Variabel penelitian ini yaitu, identifikasi bahaya, analisa risiko, evaluasi risiko, dan pengendalian risiko. Hasil penelitian bahwa identifikasi bahaya, pada petugas laboratorium  belum cukup baik, belum terlaksananya program-program K3 di laboratorium, dan juga dari segi penggunaan APD pada petugas sebaiknya diperhatikan kembali agar tidak terpapar dari COVID-19. Analisa risiko sudah cukup baik karena tingkat keparahan kecelakaan kerja jarang terjadi, namun dilihat dari Risk Matrix dengan teknik kualitatif di dapat kan hasil bahwa kategori risikonya adalah extreme dan high. Evaluasi Risiko sudah baik karena para petugas Laboratorium saling mengingatkan satu sama lain dalam menggunakan APD lengkap sesuai SOP. Pengendalian Risiko kurang baik karena pihak Rumah Sakit sudah menyediakan APD, tetapi masih ada petugas yang belum taat menggunakannya, padahal para petugas. Risk management is an effort to manage 3 risk to prevent unwantedaccidents in a comprehensive, planned and structured manner in a goodsystem. The problems found in RSUD Mandau hospital are notimplementation of the K3 program in the laboratory and the lack ofawareness of officers in the use of PPE. Therefore, the purpose of thisstudy is to analyze hazard identification, evaluation, and risk control in thelaboratory.This study is a qualitative study of a descriptive nature, whichaims to obtain information with interview methods and field observationswhere this study was conducted at the Laboratory of Mandau DuriRegional General Hospital in September 2021. There were 5 Informantsof this study which consisting of the Head of Laboratory, Head of K3Hospital, and 3 Laboratory Officers. The variables of this study are,hazard identification, risk analysis, risk evaluation, and risk control. Theresults of the study that the identification of hazards, in laboratory workershas not been good enough, has not been implemented OHC programs inthe laboratory, and also in terms of the use of PPE in officers should beconsidered again so as not to be exposed from COVID-19. Risk analysisis good enough because the severity of work accidents is rare, butjudging from the Risk Matrix with qualitative techniques, it can result thatthe risk category is extreme and high. Risk Evaluation is good becauselaboratory officers remind each other in using complete PPE according toSOP. Risk Control is not good because the Hospital has provided PPE,but there are still officers who have not obeyed it, even though theofficers.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Ujungbatu Timur Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu: Factors Associated with Smoking Behavior in Adolescents During the Covid-19 Pandemic In East Ujungbatu Village, Ujungbatu District, Rokan Hulu Regency nurfebriani, dinda; Amalia, Risa; Syukaisih, Syukaisih; Maharani, Riri; Alhidayati, Alhidayati
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.585

Abstract

Perilaku merokok masih dilakukan oleh banyak orang terutama di masapandemi COVID-19 ini, walaupun bahaya merokok sering ditulis di suratsurat kabar, majalah dan media masa lain, bahkan dibungkus rokok itusendiri. Kabupaten Rokan Hulu yang prevalensi merokok pada usia 13-18tahun sebesar 23,1%, dimana di usia remaja ini sangat rentan untukmencoba-coba merokok hingga menjadi ketagihan merokok. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganperilaku merokok pada remaja di masa pandemi COVID-19 di DesaUjungbatu Timur Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu tahun2021. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Waktupenelitian dari bulan Juli-Agustus tahun 2021. Populasi penelitian yaituseluruh remaja yang ada di Desa Ujungbatu Timur Kecamatan UjungbatuKabupaten Rokan Hulu berjumlah 2.325 orang dan sampel penelitian yaitu188 responden. Teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling.Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square(α=0,05). Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikanantara pengetahuan (ρ =0,001 ˂α=0,05), sikap (ρ =0,042 ˂α=0,05), mediainformasi (ρ =0,005 ˂α=0,05), peran teman sebaya (ρ =0,009 ˂α=0,05),dan peran orang tua (ρ =0,007 ˂α=0,05) dengan perilaku merokok padaremaja di masa pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitiankesimpulannya terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, mediainformasi, peran teman sebaya dan peran orang tua dengan perilakumerokok pada remaja di masa pandemi COVID-19. Maka saran untukremaja perokok diharapkan rajin membaca referensi terkait bahayamerokok sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah polapikirnya menjadi lebih baik. Selain itu mengubah kebiasaan merokokberkumpul bersama teman dengan kegiatan positif seperti kegiatanolahraga dengan mematuhi protokol kesehatan.   Smoking behavior is still carried out by many people, especially inThis COVID-19 pandemic, although the dangers of smoking are often written about in newspapers, magazines and other mass media, they are even wrapped in cigarettesalone. Rokan Hulu Regency where the prevalence of smoking is at the age of 13-18years by 23.1%, which at this age is very vulnerable totrying to smoke to become addicted to smoking. This researchaims to determine the factors associated withsmoking behavior in adolescents during the COVID-19 pandemic in the villageEast Ujungbatu, Ujungbatu District, Rokan Hulu Regency in2021. Type of quantitative research with cross sectional design. Timeresearch from July-August 2021. The research population isall teenagers in Ujungbatu Timur Village, Ujungbatu DistrictRokan Hulu Regency is 2,325 people and the research sample is188 respondents. Accidental Sampling sampling technique.Data analysis was carried out univariate and bivariate with chi-square test(α=0.05). The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationshipbetween knowledge (ρ = 0.001 = 0.05), attitude (ρ = 0.042 = 0.05), mediainformation (ρ =0.005 =0.05), peer roles (ρ =0.009 =0.05),and the role of parents (ρ = 0.007 = 0.05) with smoking behavior atyouth during the COVID-19 pandemic. Based on research resultsIn conclusion, there is a relationship between knowledge, attitudes, mediainformation, the role of peers and the role of parents with behaviorsmoking among teenagers during the COVID-19 pandemic. Then suggestions forTeenage smokers are expected to be diligent in reading references related to dangerssmoking so as to increase knowledge and change patternshe thought for the better. In addition to changing smoking habitsgather with friends with positive activities such asexercise by adhering to health protocols.
Determinan Vaksinasi Campak pada Baduta di Kelurahan Kuala Lahang Kabupaten Indragiri Hilir: Measless Vaccination Determinations in Baduta of Kuala Lahang Sub District of Indragiri Hilir Regency ayudiah , ayudiah nanda firdaus; Susanti, Nurvi; Natassa, Jihan; Gloria Purba, Christine Vita; Alamsyah, Agus
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.591

Abstract

Vaksinasi campak adalah proses memasukkan antigen yang yang dapatmerangsang sistem kekebalan tubuh manusia yang berfungsi untuk mengenali danmelawan virus campak. Cakupan imunisasi campak di wilayah kerja PuskesmasKuala Lahang belum mencapai target nasional pada tahun 2020 yaitu hanyasebesar 64% sedangkan target nasional ialah 95%. Tujuan penelitian ini adalahsecara umum untuk menggambarkan dan menganalisis determinan vaksinasicampak pada baduta di Kelurahan Kuala Lahang Kabupaten Indragiri Hilir tahun2021. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kuala Lahang Kecamatan GaungKabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengandesain Cross Sectional. Metode penelitian ini dengan menggunakan kuesionerkepada 89 responden secara Total Sampling. Hasil penelitian ini menunjukanbahwa adanya hubungan pengetahuan dengan dan efek samping dengan vaksinasicampak pada baduta. Nilai pengetahuan ( p value= 0,000, POR CI 95% = 0,990)dan efek samping ( p value = 0,000, POR CI 95% = 0,898). Dari hasil penelitianini dapat disimpulkan pengetahuan dan efek samping merupakan faktor yangberhubungan dengan vaksinasi campak pada baduta di Kelurahan Kuala LahangKabupaten Indragiri Hilir.   A vaccination against measles is the process of inserting an antigen that triggers a human immune system that can recognize and combat the measles virus. The scope of immunization of measles in the work region of Kuala Lahang’s central labor force has not reached its national target by 2020, a mere 64% while a national target is 95%. The aim of the study is generally to describe and analyze the measles vaccination determinations in baduta in Kuala Lahang sub district in 2021. The study is conducted in Kuala Lahang sub district, gaung district of lower Indragiri Hilir districts. This type of research is a quantitative analtic with a sectional design. This study method using a questionnaire to 89 total sampling responders. This study suggests that there is a link between knowledge and side effects with vaccinating measles in baduta. Value of knowledge (p value= 0,000, POR CI 95% = 0.990) and side effects (p value= 0,000, POR CI 95% = 0.898). The results of this research can be deduced that knowledge and side effects are a factor related to the recent measles vaccination in baduta in Kuala Lahang sub district of Indragiri Hilir regencys.

Page 12 of 13 | Total Record : 125