cover
Contact Name
Tety Nur Cholifah
Contact Email
tetynurcholifah@gmail.com
Phone
+6285735620790
Journal Mail Official
jurnalprimed@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari No.2, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An
ISSN : 27761703     EISSN : 27764796     DOI : https://doi.org/10.33379/primed.v2i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An merupakan sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu sekolah dasar, inovasi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, inovasi pembelajaran, dan manajemen pembelajaran. Jurnal PRIMED diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Agustus
Articles 436 Documents
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DAN PELAYAN DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SMP SWASTA PRIMA TEMBUNG Wahyu Nurul Ilmy; Maymunah Pos Pos; Shyaillah Fadillah; Seri Wahyuni; Agum Budianto, M.Pd.; Fatharisa Azzahrawani
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gaya kepemimpinan demokratis dan pelayan dalam pengelolaan manajemen pendidikan di SMP Swasta Prima Tembung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dandokumentasi terhadap kepala sekolah sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan prinsip kepemimpinan demokratis melalui pelibatan guru dan tenaga kependidikan dalam proses pengambilan keputusan serta membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan partisipatif. Sementara itu, nilai-nilai kepemimpinan pelayan tampak dari sikap empati, perhatian, dan dukungan kepala sekolah terhadap kesejahteraan guru serta pengembangan profesional mereka. Penerapan kedua gaya kepemimpinan ini menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, meningkatkan kinerja guru, serta berdampak positif terhadap mutu pembelajaran. Meskipun demikian, keterlibatan masyarakat dan orang tua masih menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan melalui komunikasi dan kolaborasi berkelanjutan. Dengan demikian, perpaduan antara kepemimpinan demokratis dan pelayan menjadi strategi efektif dalam meningkatkan mutu manajemen pendidikan berbasis partisipasi dan pelayanan di sekolah swasta.
STRATEGI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENGOPTIMALKAN KINERJA TENAGA PENDIDIK DAN MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Nur Kholilah; Putri Maharani; Rafly Ahmadizenad; Fatimah Az Zahra; Agum Budianto; Grance Cristin Tektonik Zai
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dengan rinci pendekatan manajerial yang diadopsi oleh kepala sekolah guna meningkatkan performa para pendidik dan menjelaskan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di SD Negeri 064976 Medan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah sebagai fokus utama, sementara guru dan tenaga pendidikan berfungsi sebagai informan tambahan. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yang mencakup proses reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi manajerial secara terencana melalui kegiatan perencanaan program, pembinaan berkelanjutan terhadap guru, pelaksanaan supervisi akademik, serta pemberian motivasi dan penghargaan untuk mendorong kinerja para pendidik. Kepala sekolah juga berhasil menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif dan partisipatif, yang pada gilirannya meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab guru dalam menyampaikan pembelajaran. Pendekatan ini memiliki efek signifikan terhadap peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi manajerial yang efektif dari kepala sekolah merupakan elemen krusial dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik di sekolah dasar.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR Sry Nurliani Br Tarigan Tarigan; Gloria Saragih; Paskah Valerius Sagala; Regina Yolanda Naibaho; Elmaria Situmeang; Agum Budianto
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8515

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkankualitas pendidikan di sekolah dasar. Kepala sekolah memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin pendidikan yang berperan dalam mengarahkan, membina, memotivasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 066056 Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan yang menekankan kedisiplinan, keteladanan, serta budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) bagi seluruh warga sekolah. Kepemimpinan yang diterapkan bersifat demokratis, di mana kepala sekolah berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif guru dalam merancang danmelaksanakan program sekolah berdasarkan prinsip kerja sama dan gotong royong. Selain itu, kepala sekolahmemfasilitasi pengembangan profesional guru melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, workshop, dan seminar. Upaya lainnya dilakukan melalui penguatan kolaborasi antara guru senior dan guru junior, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran digital, pengoperasian aplikasi pembelajaran, serta penyusunan laporan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dan berbasis keteladanan berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru.
PENERAPAN ASISTENSI LABORATORIUM IPA MELALUI PHET DAN PPT INTERAKTIF PADA MATERI ENERGI DI SEKOLAH DASAR Puji Dwi Seftiani; Arizkylia Yoka Putri; Durinta Puspasari; Fasih Bintang Ilhami
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8627

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang hanya berfokus pada teori tidak lagi memadai untuk menumbuhkan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program Asistensi Laboratorium IPA di SDN Tenggilis Mejoyo 1 Surabaya dengan fokus pada penerapan media interaktif PhET Simulation dan PowerPoint interaktif dalam pembelajaran materi bentuk dan perubahan energi kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait asistensi mengajar dan inovasi media pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PhET Simulation sebagai laboratorium virtual mampu membantu siswa memahami konsep energi secara visual dan konkret melalui pengalaman belajar interaktif. Sementara itu, PowerPoint interaktif berperan dalam memperkuat penyajian materi dan meningkatkan keterlibatan siswa melalui tampilan multimedia yang menarik. Kombinasi kedua media ini menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, sekaligus meningkatkan pemahaman konseptual dan motivasi belajar siswa. Selain memberikan dampak positif bagi siswa, kegiatan asistensi laboratorium juga memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa dalam merancang pembelajaran inovatif berbasis teknologi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi program asistensi laboratorium IPA dengan media PhET dan PowerPoint interaktif efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, terutama pada kondisi keterbatasan fasilitas laboratorium.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR Irma Armita Apriani; Lala Jelita Ananda
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dari multimedia pembelajaran interaktif berbantuan Canva pada mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar pada materi Bab 6 Indonesiaku Kaya Raya Topik C: Indonesiaku Kaya Alamnya. Keterbatasan media pembelajaran digital pada pembelajaran IPAS menjadi pendorong penelitian ini dilakukan. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini melibatkan dua kelas yaitu kelas V B dan V A dengan jumlah 45 siswa, dua guru kelas V dan beberapa validator ahli. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan materi 91% dengan kategori sangat layak dan kelayakan desain 96% dengan kategori sangat layak. Kepraktisan multimedia bagi guru kelas V B mendapatkan persentase 92% dan bagi guru kelas V A mendapat persentase 93%, keduanya termasuk dalam kategori sangat praktis. Sedangkan persentase kepraktisan multimedia bagi siswa kelas V B dan V A mendapat 88% dengan kategori sangat praktis. Dari segi keefektifan pada kedua kelas V diperoleh skor N-Gain sebesar 58% dengan kategori efektif. Berdasarkan hasil validasi ahli, praktikalitas dan efektifitas multimedia pembelajaran interaktif berbantuan Canva dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FLIPBOOK BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN DI KELAS V MIS AL KAROMAH BERASTAGI Khairiah Nur; Halimatussakdiah Halimatussakdiah
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9188

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis pantun siswa kelas V di MIS Al Karomah Berastagi, di mana hanya 7 dari 24 siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal. Permasalahan utama bersumber pada keterbatasan bahan ajar yang masih bersifat konvensional serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan kontekstual bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar flipbook digital yang mengintegrasikan kearifan lokal guna meningkatkan keterampilan menulis pantun, serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk tersebut dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap sistematis, yaitu: Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian melibatkan 22 siswa kelas V MIS Al Karomah Berastagi. Instrumen pengumpulan data mencakup lembar observasi, wawancara, angket validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bahan ajar dinyatakan "Sangat Layak" berdasarkan penilaian ahli materi dengan skor 92% dan ahli desain sebesar 92%. (2) Produk dikategorikan "Sangat Praktis" melalui persentase respons guru sebesar 93% dan rata-rata respons siswa mencapai 91%. (3) Penggunaan flipbook terbukti "Efektif" dalam meningkatkan hasil belajar, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata dari 68 menjadi 86. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 0,50 dengan kategori "Sedang". Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar flipbook bermuatan kearifan lokal sangat layak, praktis, dan efektif digunakan untuk mengoptimalkan pembelajaran menulis pantun di kelas V sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TIPE CARD SORT: EFEKTIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV Fadilla Tussyah Raini; Yusra Nasution; Nurmayani Nurmayani; Husna Parluhutan Tambunan; Putra Afriadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9232

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas IV di SDN 104202 Bandar Setia. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, belum optimalnya penerapan model pembelajaran yang mendorong keaktifan siswa, serta terbatasnya sumber belajar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Active Learning tipe Card Sort terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN 104202 Bandar Setia. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain two-group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 52 siswa kelas IV yangseluruhnya dijadikan sampel dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen (26 siswa) dan kelas kontrol (26 siswa). Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada kelas yang menerapkan model Active Learning tipe Card Sort lebih tinggi dibandingkan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Active Learning tipe Card Sort berpengaruh signifikan terhadap hasil belajarIPS siswa kelas IV SDN 104202 Bandar Setia.
PENGARUH IMPLEMENTASI BEST PRACTICE DALAM MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENYERAP NILAI-NILAI KARAKTER KELAS V SDN 025281 BINJAI UTARA Cindy Kartika Sari; Fahrur Rozi; Erlinda Simanungkalit; Fajar Sidik Siregar; Sri Mustika Aulia
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9233

Abstract

 Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa, khususnyadalam menanamkan sikap disiplin diri dan tanggung jawab di lingkungan sekolah. Namun, masih ditemukan rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mengaitkan materi dengan kehidupan nyata serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi best practice dalam model pembelajaranCTL (Contextual Teaching and Learning) terhadap kemampuan siswa dalam menyerap disiplin diri pada siswa kelas V SD Negeri 025281 Binjai Utara.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi experimental design). Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang merupakan seluruh siswa kelas V di SD Negeri 025281 Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan siswa dalam menyerap nilai-nilai karakter antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimen sebesar 45,87, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 37,67. Setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimenmeningkat menjadi 81,53, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 61,50. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL berbasis best practice berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menyerap nilai-nilai karakter dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN LKPD BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rinta Damayanti; Rien Anitra; Zulfahita Zulfahita
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9359

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang menarik dan mampu mempengaruhi kemampuan numerasi siswa adalah model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis masalah terhadap kemampuan numerasi siswa kelas V SDN 27 Singkawang, (2) besar pengaruh model pembelajaran tersebut terhadap kemampuan numerasi siswa, serta (3) ketercapaian Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) kemampuan numerasi siswa setelah diterapkan model pembelajaran CTL berbantuan LKPD berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain post-test only. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 27 Singkawang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dan uji homogenitas varians. Pengujian hipotesis pertama menggunakan Independent Sample t-test, hipotesis kedua menggunakan effect size, dan hipotesis ketiga menggunakan one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan LKPD berbasis masalah terhadap kemampuan numerasi siswa kelas V SDN 27 Singkawang, karena hasil uji statistik menunjukkan nilai Sig. = 0,006 < 0,05, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima; (2) besar pengaruh yang dihasilkan berada pada kategori tinggi, dengan nilai effect size (Cohen’s d) sebesar  1,824; dan (3) kemampuan numerasi siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model CTL berbantuan LKPD berbasis masalah memiliki rata-rata nilai 82,1, yang berarti lebih tinggi dari KKTP 60. Secara statistik terbukti telah melampaui batas ketuntasan yang ditetapkan sekolah.
STATEGI PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI BERBASIS TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DI SDN TEMBONG 2 KOTA SERANG Siti Nurafiah; Reksa Adya Pribadi; Lili Fajrudin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9365

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi peserta didik yang beragam menuntut guru menerapkan pembelajaran yangsesuai dengan tingkat kemampuan belajar siswa. Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan pendekatan TaRL pada pembelajaran literasi dan numerasi di kelas V SDN Tembong 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menerapkan TaRL dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian hasil belajar. Pada tahap persiapan, guru melaksanakan asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan peserta didik dan menyusun perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan belajar. Pada tahap pelaksanaan, guru mengelompokkan peserta didik berdasarkan tingkat kemampuan serta menerapkan aktivitas pembelajaran yang terdiferensiasi. Pada tahap penilaian, guru menggunakan asesmen formatif dan sumatif untuk memantau perkembangan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan TaRL membantu guru menyelenggarakan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didiksehingga mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran literasi dan numerasi. Oleh karena itu, guru disarankan mengoptimalkan pelaksanaan asesmen diagnostik dan penerapan TaRL secara berkelanjutan agar pembelajaran semakin efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.