cover
Contact Name
Tety Nur Cholifah
Contact Email
tetynurcholifah@gmail.com
Phone
+6285735620790
Journal Mail Official
jurnalprimed@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari No.2, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An
ISSN : 27761703     EISSN : 27764796     DOI : https://doi.org/10.33379/primed.v2i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An merupakan sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu sekolah dasar, inovasi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, inovasi pembelajaran, dan manajemen pembelajaran. Jurnal PRIMED diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Agustus
Articles 436 Documents
ANALISIS PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KELAS INKLUSI DI SDN KARUNDANG 1 KOTA SERANG Reva Dhiya; Ujang Jamaludin; Reksa Pribadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9391

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kelas inklusi yang memiliki tingkat keberagaman peserta didik lebih kompleks, termasuk kehadiran peserta didik berkebutuhan khusus. Praktik pembelajaran yang seragam berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan belajar yang beragam, sehingga diperlukan strategi yang adaptif dan adil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi pada kelas inklusi di SDN Karundang 1 Kota Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran disusun secara sistematis berdasarkan asesmen diagnostik awal dengan tetap mengacu pada capaian pembelajaran yang sama bagi seluruh peserta didik, namun memberikan diferensiasi pada proses dan produk sesuai kesiapan dan kebutuhan individu. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung fleksibel dengan penerapan variasi metode, media visual, pengelompokan belajar, serta bentuk tugas yang disesuaikan tanpa menurunkan standar kompetensi. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh melalui tes kognitif dan refleksi harian untuk memantau keterlibatan emosional dan perkembangan peserta didik. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya mendukung capaian akademik, tetapi juga membangun sikap toleransi dan kepedulian sosial di kelas inklusi. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi menjadi strategi penting dalam mewujudkan pendidikan yang adil, inklusif, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP PAB 5 PATUMBAK DALAM MEMBUAT BROS CLAY BERMOTIF TRADISIONAL SUMATERA UTARA Alfi Aulia Prandita; Mesra Mesra
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9394

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengalaman dan keterampilan siswa dalam pembelajaran praktik seni kriya, khususnya dalam penggunaan media clay serta pengenalan motif tradisional daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas VII SMP PAB 5 Patumbak dalam membuat bros berbahan clay bermotif tradisional Sumatera Utara, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui praktik, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang dipilih secara acak. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek desain motif, pembentukan bros, teknik pewarnaan, pemasangan jarum pin, dan keindahan secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 90,15. Siswa umumnya telah mampu mengembangkan desain motif secara kreatif, membentuk karya dengan cukup baik, serta mengaplikasikan warna secara harmonis, meskipun masih terdapat kendala pada ketelitian detail, teknik pewarnaan, dan pengalaman penggunaan media. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media clay dalam pembelajaran seni rupa efektif dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa sekaligus menjadi sarana pengenalan dan pelestarian motif tradisional daerah.
PENGARUH MEDIA ZEP QUIZ TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV Ririn Sufirah M; Muhammad Awal Nur; Sitti Rahmi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Zep Quiz terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran IPAS kelas IV SD Inpres 5/81 Bajoe Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu Pre-Experimental. Desain penelitian yang di gunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Inpres 581 Bajoe Kabupaten Bone dengan jumlah sampel sebanyak 16 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket minat belajar untuk mengukur minat belajar IPAS siswa sebelum dan sesudahpenggunaan media Zep Quiz. Teknik analisis menggunkan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa (a) tingkat minat belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Zep Quiz berada pada kategori sedang dengan nilai rata- rata pre-test sebesar 51, 38 sedangkan setelah penggunaan media Zep Quiz nilai rata- rata post-test sebesar 87,81;(b) terdapat pengaruh penggunaan media Zep Quiz terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV dengan adanya perbedaan yang signifikan antar niali pre- test dan post-test berdasarkan nilai thitung 12,790 > ttabel 2,131, sehingga hipotesis di terima, dapat disimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran Zep Quiz terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SD Inpres 5/81 Bajoe Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran Zep Quiz dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan minat belajar siswa serta menjadi referensi bagi guru, sekolah, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi yang lebih inovatif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI NEARPOD UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V Laelatul Munawaroh; M. Taufik; Firdaus Firdaus
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9401

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik pada mata pelajaran IPAS serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi oleh pendekatan Teacher-Centered Learning (TCL) dan penggunaan buku teks, sehingga keterlibatan peserta didik serta integrasi teknologi dalam pembelajaran belum berjalan secara maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan guru dalam proses pengembangan serta menganalisis kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Nearpod pada mata pelajaran IPAS kelas V di SDIT Mumtaz Al Bantani. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan guru dalam pengembangan media pembelajaran tercermin dari aspek rasa ingin tahu, kontribusi, dan motivasi. Selain itu, hasil uji validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran memperoleh kategori “Sangat Layak”berdasarkan penilaian ahli instrumen (100%), ahli media (96%), ahli materi (91%), ahli bahasa (90%), serta penilaian guru sebagai pengguna (100%).Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Nearpod dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V di sekolah dasar.
HUBUNGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP MINAT MEMBACA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Septia Putri Hartanti; Nurmayan Nurmayan; Wildansyah Lubis; Waliyul Maulana Siregar; Natalia Silalahi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan gerakan literasi sekolah terhadap minat membaca siswa Kelas V SDN 064998 Medan Marelan T.A 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis metode korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 064998 Medan Marelan yang berjumlah 56 siswa. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket dengan bentuk skala likert 1-4 dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menghitung persentase dan uji korelasi. melalui perhitungan analisis uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Gerakan Literasi Sekolah berada pada kategori sedang (68%), tingkat minat membaca siswa berada pada kategori sedang (61%), dan Gerakan Literasi Sekolah memiliki hubungan positif dengan minat membaca siswa hal ini diperoleh melalui perhitungan analisis uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikan sebesar (p-value) 0,000 < 0,05. Selain itu, antara variabel Gerakan Literasi Sekolah dan minat membaca siswa terjadi hubungan dalam kategori “sangat kuat” karena nilai (r = 0,893, p < 0,05) nilai tersebut berada di rentang antara 0,800 – 1,000. Sehingga dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu H₀ ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa terdapat Hubungan yang Signifikan antara Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Minat Membaca Siswa Kelas V SDN 064998 Medan Marelan T.A 2025/2026.
PENGARUH AKTIVITAS MENGGAMBAR TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA DINI Ela Stevani Martauli Manalu
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9460

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu distimulasi sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermakna. Salah satu kegiatan yang berpotensi besar dalam menumbuhkan kreativitas anak adalah aktivitas menggambar, karena dapat melatih kemampuan berpikir imajinatif, ekspresif, serta memperkuat rasa percaya diri anak dalam menuangkan ide secara visual. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  aktivitas menggambar terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Happy Holy Kids Krakatau Medan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan bentuk Pre-Experimental Designs. Desain penelitiannya yaitu One Group PretestPosttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di TK Happy Holy Kids yang berjumlah 30 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel. Maka sampel pada penelitian ini adalah seluruh anak di TK Happy Holy Kids yang berjumlah 30 anak. Instrumen penelitian/teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu lembar observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji prasayarat (uji normalitas dan homogenitas) dan uji hipotesis (paired sample t test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh aktivitas menggambar terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Happy Holy Kids Krakatau Medan. Dengan hasil uji paired sample t Test diatas diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Dan berdasarkan hasil uji statistik diketahui sebelum diberi perlakuan aktivitas menggambar menunjukkan rata-rata kreativitas anak sebesar 35. Sedangkan setelah diberikan perlakuan berupa aktivitas menggambar diperoleh nilai rata-rata sebesar 91,79.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA INTERAKTIF PROBA-BOX TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PELUANG DI KELAS IX SMP Dolli Akbar Nasution; Ivah Patrecya Mariana Sitanggang; Mardiah Br. Purba; Miftahul Jannah Nasution; Neltya Dwi Putri Sagala; Naomi Panggabean
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9476

Abstract

Penelitian ini dipicu oleh capaian akademik peserta didik yang masih minim pada topik peluang, di mana hambatan utamanya terletak pada sulitnya siswa membayangkan konsep ruang sampel serta peristiwa majemuk secara visual. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengukur sejauh mana keberhasilan penerapan media interaktif Proba-Box dalam memengaruhi hasil belajar siswa. Pendekatan kuantitatif diaplikasikan dalam penelitian ini dengan menggunakan model pre-experimental melalui desain one group pretest-posttest. Sebanyak 28 pelajar dari kelas IX-7 SMP Negeri 8 Medan ditetapkan sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur berupa tes obyektif pilihan ganda (untuk ujian awal dan akhir) serta lembar pengamatan aktivitas. Guna mengevaluasi progres belajar, data diolah melalui penghitungan N-Gain. Selain itu, uji Wilcoxon Signed Rank digunakan dalam pengujian hipotesis karena sebaran data yang didapat tidak mengikuti distribusi normal. Temuan riset memperlihatkan adanya lonjakan skor rata-rata siswa, yang semula hanya 26,07 saat pretest menjadi 60,36 pada tahap posttest. Perolehan rata-rata skor N-Gain adalah sebesar 0,484, yang mengindikasikan efektivitas pada klasifikasi menengah (sedang). Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan angka signifikansi di bawah 0,05, yang menegaskan adanya pengaruh berarti dari pemanfaatan media Proba-Box terhadap prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, dapat ditarik simpulan bahwa Proba-Box merupakan media interaktif yang manjur untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi peluang sekaligus mentransformasi konsep abstrak menjadi lebih nyata bagi mereka.
PENGEMBANGAN MEDIA MATH ESCAPE ROOM BERBASIS GENIALLY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA Sarah Azmiatul Husna Br Lubis; Karina Natasya Putri; Putri Cantika Sari Nasution; Siti Laila Karimah; Julius Lingga; M Alfarezi Lumban Gaol
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9479

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan kritis, namun materi permutasi dan kombinasi sering menimbulkan kesulitan bagi siswa karena lebih banyak menekankan hafalan rumus dibanding pemahaman konsep. Sementara kemampuan pemahaman konsep siswa terhadap materi permutasi dan kombinasi masih tergolong rendah. Penelitian bertujuan mengembangkan media pembelajaran Math Escape Room berbasis Genially yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE melalui tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi media dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan isi serta tampilan media. Uji coba terbatas dilaksanakan pada 22 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan menggunakan instrumen pre-test, post-test, observasi, dan angket respon. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran Math Escape Room berbasis Genially memperoleh kategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh guru dan siswa berada dalam kategori sangat praktis, dan hasil uji efektivitas tergolong cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, media pembelajaran Math Escape Room berbasis Genially dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif pada materi permutasi dan kombinasi di sekolah menengah atas untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Media ini dirancang untuk membantu guru dalam menyajikan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan teknologi pendidikan saat ini
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP CAHAYA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Noviana; Achmad Shabir; Muhammad Ikhsan Sukaria
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9480

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar memerlukan penerapan model pembelajaran yang efektif untukmeningkatkan pemahaman konsep peserta didik, khususnya pada materi cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Direct Instruction dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, serta interaksi antara kedua variabel tersebut pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain faktorial 2 × 2. Subjek penelitian terdiri atas 56 peserta didik kelas V SD Negeri 23 Jeppe’e yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep cahaya yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur (Two-Way ANOVA) setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), di mana peserta didik yang belajar menggunakan model Direct Instruction memiliki pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional; (2) kemampuan awal peserta didik berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep cahaya, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), di mana peserta didik dengan kemampuan awal tinggi memiliki pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan kemampuan awal rendah; dan (3) tidak terdapat interaksi yang signifikanantara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,170 (> 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas model Direct Instruction tidak bergantung pada tingkat kemampuan awal peserta didik.
PENGARUH MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS III MATERI VARIASI GERAK BERJALAN DAN BERLARI DI SEKOLAH DASAR Heliza Ayuningsi Sitorus; Khairul Usman; Winara Winara; Tiarnita Maria Sarjani Br. Siregar; jani Br. Siregar4, Fajar Sidik Siregar
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9488

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbasis media Kokami terhadap minat belajar siswa kelas III SD Swasta Advent Martoba Pematangsiantar pada pembelajaran PJOK materi variasi gerak dasar berjalan dan berlari. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one group pretest-posttest design. Subjek penelitian melibatkan 24 siswa kelas III yang diberikan perlakuan berupa penerapan model TGT berbasis media Kokami. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan yang disusun berdasarkan indikator perhatian, perasaan senang, keterlibatan, dan ketertarikan siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Data dianalisis melalui uji prasyarat berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar siswa meningkat dari 2,26 pada saat pretest menjadi 3,12 pada saat posttest dengan selisih peningkatan sebesar 0,86 poin. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar -7,538 dengan df = 23 dan nilai Sig. sebelum dan sesudah perlakuan. Minat belajar siswa meningkat dari kategori rendah dan sangat rendah menjadi kategori tinggi serta sangat tinggi. Penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbasis media Kokami berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran PJOK di sekolah dasar