cover
Contact Name
Adhan Kholis
Contact Email
adhank74@gmail.com
Phone
+6281334853428
Journal Mail Official
joned.fip@unu-jogja.ac.id
Editorial Address
RT 033/RW 010 Gang Jamingan Muja Muju Umbulharjo II 1067 Yogyakarta, 55165
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Nusantara Education
ISSN : -     EISSN : 2807436X     DOI : 10.57176
Core Subject : Education,
JONED: Journal of Nusantara Education is a peer-reviewed open-access journal published by the Faculty of Education, Universitas Nahdaltul Ulama Yogyakarta. It publishes manuscripts of research in relation to educational science, language education, language teaching and learning, early childhood education, primary education, secondary education, and higher education. Submitted papers can be written in English, Bahasa Indonesia or other international languages for the initial review stage by editors and further review process by our reviewers. Journal of Nusantara Education publishes its issues biannually, in September and March.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 73 Documents
The Teachers’ Effective English Listening Comprehension Strategies for Senior High School Students Rahayu, Arum Putri
Journal of Nusantara Education Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v3i2.96

Abstract

The purpose of this study was to find out how teachers at MA Ma'arif Jogorogo applied strategies to teach aspects of listening. The teachers were selected through purposive sampling, which involved the selection of samples based on specific criteria. Based on the purposive sampling method, two teachers were selected as research samples. A qualitative descriptive research approach was used to examine three aspects of teachers' strategies: their interpretation of teaching strategies, their actual teaching methods, and their assessment of students' listening comprehension. Data collection involved semi-structured interviews to gain in-depth insights from the respondents. Data analysis used interactive analysis models from Miles and Huberman. The research revealed that teachers' interpretations of strategies were closely interrelated with other skills, impacting learning outcomes significantly. Additionally, the use of different strategies facilitated students to more easily understand the material discussed. Furthermore, the use of different strategies could lead to varying results. Moreover, the use of audio-visual media allowed students to directly hear the sound and focus on the content in question, followed by group discussions and quizzes that encouraged direct and spontaneous student responses. Finally, teachers assessed students' work through various exercises, such as summarizing the material, identifying main ideas, making presentations, and engaging in question and answer sessions. _________________________________________________________________________________________ Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru di MA Ma'arif Jogorogo menerapkan strategi untuk mengajar aspek mendengarkan. Para guru dipilih melalui cara purposive sampling, yaitu pemilihan sampel dengan kriteria-kriteria yang telah disebutkan. Berdasarkan metode purposive sampling tersebut didapatkan dua orang guru sebagai sampel penelitian. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menguji tiga aspek strategi guru: interpretasi mereka terhadap strategi pengajaran, metode pengajaran mereka yang sebenarnya, dan penilaian mereka terhadap pemahaman mendengarkan siswa. Pengumpulan data melibatkan wawancara semi-terstruktur untuk mendapatkan wawasan mendalam dari para responden. Analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles and Huberman. Penelitian ini mengungkapkan bahwa interpretasi guru terhadap strategi saling terkait erat dengan keterampilan lain, berdampak pada hasil pembelajaran secara signifikan. Selain itu, penggunaan strategi yangnberbeda juga memfasilitasi para siswa agar lebih mudah dalam memahami materi yang didiskusikan. Selain itu, penggunaan strategi yang berbeda dapat menyebabkan hasil yang bervariasi. Selanjutnya, penggunaan media audio visual memungkinkan siswa untuk langsung mendengar suara dan fokus pada konten yang dimaksud, diikuti dengan diskusi kelompok dan kuis yang mendorong tanggapan siswa secara langsung dan spontan. Akhirnya, guru menilai pekerjaan siswa melalui berbagai latihan, seperti meringkas materi, mengidentifikasi ide-ide utama, melakukan presentasi, dan terlibat dalam sesi tanya jawab
A Comprehensive Analysis of Integrating TikTok for Enhancing EFL Students’ Speaking Skills Asyrofi, Shiddiq; Wati, Ning Setio
Journal of Nusantara Education Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v3i2.98

Abstract

Mastering speaking skills is crucial for students to effectively communicate and access necessary information. Effective communication is a fundamental aspect of education and life in general, enabling individuals to express themselves clearly, engage in meaningful interactions, and convey information accurately. The research aims to investigate why TikTok is chosen as a medium for teaching speaking and assess its impact on student's speaking abilities. We conducted qualitative research. Thematic analysis was used in this research. Eight participants were involved in the study. In collecting the data, semi-structured was employed. The present study found three main findings. The first is the desire to use TikTok as media in learning English speaking. The second is a realization of using TikTok as media in learning English speaking. Thirdly, the positive impact of using TikTok to enhance their confidence in learning English speaking. Therefore, students exhibited increased confidence and comfort in expressing themselves through the application. The enjoyable nature of TikTok, coupled with its popularity among young people, contributes to its effectiveness as an innovative tool for teaching speaking skills. A suggestive suggestion for further study is the applicability of similar social media tools in language education across diverse contexts and student populations. Understanding how different groups respond to such tools can provide a more comprehensive understanding of their effectiveness. ___________________________________________________________________________________________ Menguasai keterampilan berbicara sangat penting bagi siswa untuk berkomunikasi secara efektif dan mengakses informasi yang diperlukan. Komunikasi yang efektif merupakan aspek mendasar dalam pendidikan dan kehidupan secara umum, yang memungkinkan individu mengekspresikan diri dengan jelas, terlibat dalam interaksi yang bermakna, dan menyampaikan informasi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki mengapa TikTok dipilih sebagai media pengajaran berbicara dan menilai dampaknya terhadap kemampuan berbicara siswa. Kami melakukan penelitian kualitatif. Analisis tematik digunakan dalam penelitian ini. Delapan peserta dilibatkan dalam penelitian ini. Dalam pengumpulan data digunakan metode semi terstruktur. Penelitian ini menemukan tiga temuan utama. Yang pertama adalah keinginan untuk menggunakan TikTok sebagai media dalam belajar berbicara bahasa Inggris. Yang kedua adalah realisasi penggunaan TikTok sebagai media dalam pembelajaran berbicara bahasa Inggris. Ketiga, dampak positif penggunaan TikTok untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam belajar berbicara bahasa Inggris. Oleh karena itu, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kenyamanan dalam mengekspresikan diri melalui aplikasi. Sifat TikTok yang menyenangkan, ditambah dengan popularitasnya di kalangan anak muda, berkontribusi terhadap efektivitasnya sebagai alat inovatif untuk mengajarkan keterampilan berbicara. Saran yang disarankan untuk penelitian lebih lanjut adalah penerapan alat media sosial serupa dalam pendidikan bahasa di beragam konteks dan populasi siswa. Memahami bagaimana berbagai kelompok merespons alat-alat tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas alat-alat tersebut.
Improving Students' Writing Skill in Writing Descriptive Text using Brainstorming Plus Webbing Techniques Dhananjaya, Putu Aditya; Karima, Festi Himatu; Egar, Ngasbun
Journal of Nusantara Education Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v3i2.100

Abstract

Improving students' writing skills is the most important thing in their academic journey, yet it often poses some difficulties. This research was aimed to explore into this critical area, specifically focusing on improving students' ability in writing descriptive text. Moreover, it seeks to determine the effectiveness of applying either one or two writing techniques in order to achieve this objective.The study was conducted among 25 students in the VIII H class at SMP Negeri 29 Semarang. To measure the impact of different writing techniques, pre-tests and post-tests were conducted as research instrument. The control group were instructed to utilize the brainstorming technique exclusively, while the experimental group were treated by receiving instruction using both brainstorming and webbing techniques. Upon analysis of the collected data, the results showed a significant difference in students' achievement in writing descriptive text between the two groups. Specifically, the t-test value was calculated of 8.47 meaning that it surpassed the critical t-table value of 2.069 at a 5%. This differences underscores the acceptance of the alternative hypothesis (Ha), indicating the efficiency of the brainstorming plus webbing techniques in developing some improvements in students' descriptive writing skills compared to just utilizing brainstorming alone. These findings hold deep implications for academical practices aimed at improving students' writing abilities. By explaining the effectiveness of utilizing multiple teaching strategies, this research not only contributes to the academic conversation on effective teaching techniques but also provides valuable insights for educators seeking to level up their teaching approaches for the benefit of their students' academic development. _______________________________________________________________________________________ Meningkatkan kemampuan menulis siswa merupakan hal yang sangat penting dalam tahapan  akademis mereka, namun sering kali merupakan tantangan yang signifikan. Dalam penelitian ini, kami berusaha untuk menelusuri ruang lingkup ini, dengan fokus khusus pada meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat dan menyusun teks deskriptif. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas dari penggunaan satu atau dua teknik menulis dalam mencapai tujuan ini. Studi ini dilakukan dengan mengajak 25 siswa yang terdaftar di kelas VIII H di SMP Negeri 29 Semarang. Untuk menilai dampak pendekatan pengajaran yang berbeda, pre-test dan post-test dijadikan sebagai alat untuk mengukur nilai kemampuan siswa selama penelitian berlangsung. Kelompok kontrol atau control group menjalani pembelajaran hanya dengan menggunakan teknik brainstorming saja, sementara kelompok eksperimen atau experimental group menerima pembelajaran yang menggunakan pengabungan dari teknik brainstorming dan webbing. Setelah menganalisis data yang terkumpul dari pre-test dan post-test, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam pencapaian siswa dalam menulis teks deskripsi antara kedua kelompok. Temuan ini memiliki implikasi yang mendalam bagi praktik pengajaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan menulis siswa. Dengan menjelaskan efektivitas penggunaan berbagai strategi pengajaran, penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi pada diskusi ilmiah tentang metodologi pengajaran yang efektif tetapi juga memberikan wawasan berharga bagi pendidik yang ingin mengoptimalkan pendekatan pengajaran mereka demi kemajuan akademis siswa mereka.
Students’ Perspective Towards the Important of English in Islamic Religious Education Department Rohmawati, Cucum; Fajri, Dede Rohadi; Hasanudin, Taufik
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.109

Abstract

Bahasa Inggris mempunyai peran penting dalam berbagai macam aspek. Termasuk dalam aspek pendidikan, yang mana dunia pendidikan saat ini harus mengikuti perkembangan zaman yang semakin berkembang, salah satunya adalah pembelajaran bahasa Inggris bagi mahasiswa PAI dengan tujuan agar peserta didik dapat memahami pendidikan agama islam secara luas. Sebab penguasaan Bahasa Inggris berpengaruh pada kesiapan mental peserta didik agar dapat bersaing dan siap dalam menghadapi arus globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, yaitu kegiatan memahami suatu fenomena yang dijadikan objek penelitian dengan cara mendeskripsikan konteks alamiahnya. Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data dan melibatkan mahasiswa padad jurusan PAI di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai informan. Hasil penelitian ini mnemukan bahwa mahasiswa jurusan PAI memiliki persepsi positif terkait pentingnya mempelajari Bahasa Inggris di Jurusan Pendidikan Agama Islam. Pembelajaran Bahasa Inggris di Jurusan PAI dianggap mampu memberikan motivasi kepada Mahasiswa untuk lebih mendalami embelajaran Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari Hal ini dibuktikan dengan respon kritis mahasiswa dalam menghubungkan pemahaman keagamaannya dengan realitas kehidupan sehari-hari.  Namun di sisi lain, penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran Bahasa Inggris dijurusan PAI oleh sebagian kecil informan dianggap belum menarik minat mahasiswa untuk mempelajari dan belum memberikan banyak kontribusi dalam upaya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan menghubungkannya dengan disiplin keilmuan terkait. ____________________________________________________________________________________ English has an important role in various aspects, including educational aspect, where the world of education needed to keep up with the sophisticated era, where one of them is learning English for Islamic Religious students to make students understand about Islamic religious education broadly. Because the mastery of English affects students' mental readiness so they can compete and be ready to deal with the flow of globalization. This research used a qualitative approach. It used to investigate the phenomenon used as the object of research by describing its natural context. Interviews were used as a data collection technique and involved 50 students Islamic Religious Education in UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten as the informants. Data analysis included tracking, organizing, solution and synthesis, pattern search. The results found that the students of Islamic Religious Education in UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten had positive perceptions regarding the importance of studying English. The students said that that learning English Islamic Religious Education could make them able to provide motivation to study English more deeply in everyday life. It was proven by students' critical responses in connecting their religious understanding with the reality of everyday life. Besides that, the research showed that the English language learning process in the Islamic Religious Education department was considered by a small number of informants to have not attracted students' interest in studying it, and they assumed that it has not contributed much in improving their English language skills and connecting them with related scientific disciplines.
The Correlation among Personality Traits, Reading Motivation, and Reading Achievement at Higher Education Muhanif, Slamet; Sabarun; Syahid, Abdul
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.111

Abstract

Membaca merupakan sebuah kemampuan dasar penting yang  diperlukan dalam berbagai aspek, terutama dalam pendidikan. Kemampuan membaca dapat ukur melalui prestasi membaca dan studi-studi  menunjukan bahwa bermacam-macam factor dan mempengaruhinya. Akan tetapi, hanya sedikit studi yang menginvestigasi hubungan antara ciri-ciri kepribadian, motivasi membaca dan prestasi membaca dalam satu penelitian, terutama di Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengecek apakah ada hubungan antara antara ciri-ciri kepribadian, motivasi membaca dan prestasi membaca. Empat puluh Sembilan mahasiswa semester enam jurusan bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya berpartisipasi dalam penelitian ini. Partisipan dipilih menggunakan teknik sampling acak berstrata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain regresi berganda. Peneliti mendapatkan data dengan angket dan tes. Angket yang digunakan adalah Motivation for reading questionnaire (MRQ) yang diadaptasi dari Huang & Reynolds (2022) dan Big Five Inventory 2 (BFI2) yang diadaptasi dari Soto & John (2017b), dan tes diadopsi dari TOEFL IBT Barron (2016). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan regresi linear berganda pada perangkat lunak JASP. Hasil dari analisis memaparkan bahwa ciri-ciri kepribadian kenegatifan emosi dan motivasi intrinsik berkorelasi secara negative dan signifikan dengan  prestasi membaca. Baik kenegatifan emosi dan motivasi intrinsic secara bersama-sama berkontribusi 15 persen terhadap varian prestasi membaca. Secara terpisah, Kenegatifan emosi merupakan prediktor yang signifikan pada prestasi membaca sedangkan motivasi intrinsik merupakan prediktor yang tidak signifikan terhadap prestasi membaca ___________________________________________________________________________________ Reading is an essential basic skill needed in various aspects, especially in education. The reading skill can be measured using reading achievement, and studies show that numerous factors can influence it. However, only a few studies have investigated the relationship between reading and personality traits toward achievement in a single study, especially in Central Kalimantan. This study aimed to check whether there is a relationship among personality traits, reading motivation, and reading achievement. Forty-nine students in the sixth semester of the English Department of the State Islamic Institute of Palangka Raya participated in this study. The participants are taken using a stratified random sampling technique. This study used a quantitative method with a multiple regression design. The researcher obtained the data through questionnaires and a test. The questionnaires are the motivation for the reading questionnaire (MRQ) adapted from Huang & Reynolds (2022) and the Big Five Inventory 2 (BFI-2) adapted from Soto & John (2017b), and the test adopted from Barons TOEFL IBT (2016). The data was analyzed using multiple linear regression on the software JASP. The analysis revealed that negative emotionality and intrinsic motivation correlated negatively and significantly with reading achievement. Both negative emotionality and intrinsic motivation contribute 15 percent to the variance of reading achievement simultaneously. Partially, negative emotionality was a significant predictor of reading achievement even intrinsic motivation was not a significant predictor for reading achievement .          
Analysis of Financial Management of PAUD Institutions: Case Study at TK Batik PBBI Yogyakarta Mala, Lilik Sofwatul; Rohmah, Lailatu; Munastiwi, Erni
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.116

Abstract

Manajemen keuangan sekolah merupakan keahlian suatu lembaga sekolah dalam merancang kegiatan secara terstruktur seperti merencanakan, melaksanakan, melaporkan dan mempertanggungjawabkan kegiatan keuangan pendidikan agar berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen keuangan pada lembaga sekolah di TK Batik PBBI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, bendahara dan wali kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat langkah-langkah dalam manajemen keuangan sekolah yaitu dalam perencanaan keuangan sekolah dilakukan pada setiap awal tahun ajaran baru yaitu dilakukan dengan cara mengadakan rapat internal untuk melakukan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepala sekolah, bendahara sekolah dan wali kelas, memilih kegiatan dalam perencanaan tersebut sesuai kalender akademik dan mempertimbangkan dana yang akan digunakan setelah dilakukan kesepakatan maka kepala sekolah akan memberitahukan kepada orang tua siswa dan menyusun RAPBS. Pelaksanaan manajemen keuangan sekolah terdapat dua bagian yaitu penerimaan dana dan pengeluaran dana. Langkah-langkah pembukuan pengelolaan keuangan di TK Batik PBBI Yogyakarta berupa pembukuan yang sederhana, lengkap dan mudah dipahami sehingga nantinya akan memudahkan dalam pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sekolah. Langkah selanjutnya yaitu laporan pertanggungjawaban dilakukan dalam dua tahap pelaksanaan yaitu setiap bulan dan akhir tahun ajaran, laporan dan pertanggungjawaban terkait BOP berada di bawah pengawasan Kementerian Agama, sedangkan terkait tunjangan anak berada di bawah naungan paguyuban pedagang batik kota Yogyakarta. ______________________________________________________________________________________ School financial management is the expertise of a school institution in designing activities in a structured manner such as planning, implementing, reporting and being accountable for educational financial activities so that they run effectively and efficiently. The aim of this research is to determine financial management in school institutions at TK Batik PBBI Yogyakarta. The research uses descriptive qualitative research. The research subjects were the principal, treasurer and class teacher. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The results of the research show that there are steps in school financial management, namely in school financial planning carried out at the beginning of each new school year, which is carried out by holding internal meetings to hold joint deliberations attended by the principal, school treasurer and class teachers, selecting activities in the planning according to the academic calendar and Considering the funds that will be used after the agreement is taken, the school principal will notify the student's parents and prepare the RAPBS. The implementation of school financial management has two divisions, namely receipt of funds and expenditure of funds. The steps for financial management bookkeeping at the Batik PBBI Yogyakarta Kindergarten school are in the form of simple, complete and easy to understand bookkeeping so that later it will make it easier to report and account for school financial management. The next step is that accountability reports are carried out in two implementation stages, namely every month and at the end of the school year, reports and accountability related to BOP is under the supervision of the Ministry of Religion, while related to child support is under the auspices of the batik traders' association in the city of Yogyakarta.
The Grammatical Errors in Translating Indonesian into English of the English Study Program Students Isu, Rudolof Jibrael; Dewi, Ni Putu Juliani Lestari
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.118

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: (1) Apa saja kesalahan yang paling sering dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris? (2) Bagaimana tingkat kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris? Berdasarkan pernyataan masalah yang dikemukakan di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang paling sering dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris, dan (2) Mendeskripsikan tingkat kompetensi mahasiswa dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Subjek penelitian ini adalah 20 orang mahasiswa. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode deskriptif. Metode ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Penulis memberikan sebuah teks bacaan berbahasa Indonesia kepada siswa dan siswa menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Jenis kesalahan tata bahasa dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris yang dibuat oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris berdasarkan penghilangan, penambahan, kesalahan urutan dan kesalahan pembentukan. Kesalahan tata bahasa yang paling banyak ditemukan dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris yang dibuat oleh mahasiswa adalah penghilangan sebanyak 98 kalimat. (2) Tingkat kompetensi, berada pada tingkat kurang. _________________________________________________________________________________ The study aimed to address the following research questions: (1) What are the most common errors made by students of the English Study Program when translating Indonesian texts into English? (2) What is the level of competence of these students in translating Indonesian texts into English? Based on these questions, the objectives of the study were: (1) To identify the most common errors made by English Study Program students in translating Indonesian texts into English, and (2) To describe the students’ levels of competence in translating Indonesian texts into English. The subjects of this study were 20 students. A qualitative method was used for data collection, focusing on describing the errors made by the students. The students were given Indonesian texts to translate into English. The results of the study are as follows: (1) Types of grammatical errors in translating Indonesian texts into English, made by the students, included omission, addition, mis-ordering, and mis-formation. The most common grammatical error was omission, with 98 sentences exhibiting this issue. (2) The overall level of competence among the students was assessed as poor.
Utilization of YouTube to Improve Learning Outcomes in Madrasah Boiman; Fanani, Ahmad Aziz; mashuri, Imam
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.120

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penggunaan YouTube sebagai platform pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa di Madrasah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas video pembelajaran interaktif dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam integrasi teknologi ini dalam kurikulum pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan YouTube sebagai alat bantu pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Video pembelajaran yang disajikan secara interaktif membantu siswa lebih memahami konsep-konsep pelajaran dengan lebih baik, sejalan dengan teori konstruktivisme. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan keterampilan teknologi bagi guru dan integrasi yang lebih sistematis dari platform digital dalam kurikulum pendidikan Islam untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan relevan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam literatur pendidikan digital, khususnya dalam konteks pendidikan agama, serta membuka peluang untuk penelitian lanjutan yang lebih komprehensif. ______________________________________________________________________________________ This research focuses on using YouTube as a learning platform to improve student learning outcomes in Madrasah. The main aim of this research is to evaluate the effectiveness of interactive learning videos in deepening students' understanding of the subject matter and identify challenges and opportunities in integrating this technology into the Islamic education curriculum. The research method used is a qualitative case study involving direct observation, in-depth interviews with five teachers and 2 students, and analysis of related documents. The research results show that using YouTube as a learning aid can increase student engagement and learning motivation. Learning videos presented interactively help students understand lesson concepts better, which is in line with constructivism theory. The implications of this research emphasize the importance of developing technological skills for teachers and more systematic integration of digital platforms in the Islamic education curriculum to support more effective and relevant learning. This research made a significant contribution to the literature on digital education, particularly in the context of religious education, and opens up opportunities for more comprehensive further research.
Narrative Review: Digital Media in English Language Learning Nugroho
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.122

Abstract

Media pembelajaran digital merupakan salah satu alat yang dapat dimanfaatkan sebagai perantara dalam proses pembelajaran untuk mengkomunikasikan informasi dari guru kepada siswa. Media pembelajaran digital sangat penting untuk meningkatkan kemampuan belajar bahasa Inggris siswa. Media pembelajaran digital mendorong partisipasi aktif dan merangsang rasa ingin tahu tentang apa yang diajarkan guru. Pandemi Covid-19 membuat peran media pembelajaran digital semakin nyata. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan naratif untuk mengidentifikasi dan merangkum artikel jurnal yang telah dipublikasikan sebelumnya. Data berupa artikel dikumpulkan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Data tersebut kemudian disortir berdasarkan kriteria yang ditentukan. Peneliti memperoleh 19 artikel yang layak untuk ditinjau. Peneliti meninjau dan menemukan bahwa jenis media pembelajaran digital yang paling umum digunakan dalam mata pelajaran bahasa Inggris SMA adalah Google Classroom, YouTube, Moodle dan Zoom, WhatsApp, Edmodo, Video Blog, dan Instagram. Platform ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan siswa, hasil belajar, dan kreativitas. Analisis komprehensif tentang penggunaan media pembelajaran digital dalam mata pelajaran bahasa Inggris SMA memberikan wawasan bagi para pendidik dan pembuat kebijakan, yang menekankan pentingnya mengintegrasikan platform ini ke dalam lingkungan belajar. Penelitian lebih lanjut dapat membahas penggunaan media digital dalam pembelajaran mata pelajaran lain seiring dengan perkembangan teknologi. _______________________________________________________________________________ Digital learning media is a tool that can be utilized as an intermediate in the learning process to communicate information from teachers to students. It is crucial to improve students' English language learning skills. It encourages active participation and stimulates curiosity about what teachers teach. The Covid-19 pandemic has made the role of digital learning media increasingly realistic. This study used a narrative review method to identify and summarize previously published journal articles. Data in the form of articles were collected using the Publish or Perish application. The data was then sorted according to the specified criteria. The researcher obtained 19 articles that were eligible for review. The researcher reviewed and found that the most common digital learning media types in high school English subjects were Google Classroom, YouTube, Moodle and Zoom, WhatsApp, Edmodo, Video Blog, and Instagram. These platforms have been shown to enhance student engagement, learning outcomes, and creativity. The comprehensive analysis of the use of digital learning media in high school English subjects provides insights for educators and policymakers, emphasizing the importance of integrating these platforms into the learning environment. Further research can discuss the use of digital media in learning other subjects along with technological developments.  
Pengembangan Media Permainan “Go Race” Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Bernalar Kritis Setiawan, Aldi; Hartatik, Sri; Rahayu, Dewi Widiana; Susanto, Rudi Umar
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan “go race” sebagai upaya peningkatan profil pelajar pancasila dimensi bernalar kritis pada peserta didik kelas V sekolah dasar yang berbasis teknologi dalam pembelajaran. Hal ini didasari pada hasil survei PISA terkait literasi pada tahun 2018 kemampuan profil pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis peserta didik sekolah dasar yang masih rendah. Rendahnya kemampuan  bernalar kritis ini disebabkan oleh kurangnya inovasi guru dalam melaksanakan pembelajaran, minimnya fasilitas yang dimiliki oleh sekolah serta kurangnya pengetahuan guru mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif. Alat pengumpul data pada analisis data kuantitatif yaitu tes dan alat pengumpul data kualitatif yaitu observasi dan juga wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa media permainan go race merupakan media yang sangat layak untuk dikembangkan serta berperan efektif dalam peningkatan kemampuan profil pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis bagi peserta didik kelas V sekolah dasar. Media permainan go race telah melalui uji validasi oleh ahli media dengan total nilai rata-rata 91,6% dan oleh ahli materi dengan total nilai rata-rata mencapai 94,59%. Diketahui dari hasil tersebut bahwa  media permainan go race masuk dalam kategori sangat layak untuk dikembangkan ______________________________________________________________________________________ This study aims to develop a game media “go race” as an effort to improve the profile of Pancasila students in the dimension of critical reasoning in grade V elementary school students based on technology in learning. Based on the results of the PISA survey related to literacy in 2018, the ability of the Pancasila learner profile in the critical reasoning dimension of elementary school students is still low. The low ability to reason critically is caused by the lack of teacher innovation in implementing learning, the lack of facilities owned by schools and the lack of teacher knowledge about the use of technology in learning. This type of research is research and development with the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The data analysis techniques used are quantitative and qualitative. Data collection tools in quantitative data analysis are tests and qualitative data collection tools are observation and interviews. The results showed that the go race game media is a media that is very feasible to develop and plays an effective role in improving the ability of Pancasila student profiles in the dimension of critical reasoning for fifth grade elementary school students. The go race game media has gone through a validation test by media experts with a total average score of 91.6% and by material experts with a total average score of 94.59%. It is known from these results that the go race game media is in the category of very feasible to be developed