cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
Kemampuan Pemahaman Konsep Guru Mata Pelajaran Tingkat SD dan SMP Pada Workshop Pengembangkan Butir Higher Order Tinking Skills Wardani Rahayu; Erwin Sulaeman; Yunika Apriyani; Lisa Dwi Ningtyas; Candra Irawan; Mochamad Herlan; Asep Sutisna; Kacep Muslim; Ema Noviah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.881 KB)

Abstract

Abstract Higher Order Thinking Skills (HOTS) based learning aims to improve students' critical thinking skills and creative thinking skills. Teachers need to prepare integrated HOTS questions in learning. The ability to develop HOTS items is one of the abilities that teachers must-have. This study aims to develop teacher competence in compiling HOTS items for classroom learning. This activity is in the form of a workshop in the context of implementing Community Service for elementary and junior high school teachers in the DKI Jakarta area. The workshop participants were 146 teachers (Biology, Physics, Chemistry, and Mathematics). The ability to understand workshop material is carried out in self-assessment. The results of the self-assessment of the workshop participants showed that there was an increase in the ability of workshop participants to compile HOTS questions using real problems and to understand the development of open-ended questions from closed questions after the provision of material by the resource person and the practice of writing questions. Abstrak Pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir keratif siswa. Guru perlu menyiapkan soal-soal HOTS terintegarsi dalam pembelajaran. Kemampuan pengembangan butir soal HOTS merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh guru. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengembangkan kompetensi guru dalam menyusun butir HOTS untuk pembelajaran di kelas. Kegiatan ini berupa workshop dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat untuk guru SD dan guru SMP di wilayah DKI Jakarta. Peserta workshop sebanyak 146 orang guru (Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika). Kemampuan pemahaman materi workshop dilakukan dalam penilaian self assesment. Hasil self-assessment dari peserta workshop menunjukkan ada peningkatan kemampuan peserta workshop dalam menyusun soal HOTS dengan menggunakan masalah nyata, dan memahami pengembangan soal berbentuk open-ended dari soal berbentuk tertutup setelah pemberian materi oleh narasumber dan praktik penulisan butir soal.
PENDAMPINGAN GURU HOMESCHOOLING TALENTA JAKARTA TIMUR DALAM PEMBELAJARAN DARING INTERAKTIF, BERMAKNA DAN MENYENANGKAN DIMASA PANDEMI COVID 19 Karta Sasmita; Karnadi; Durotul Yatimah; Adi Irvansyah; Jaenal Mutakim; Adman; Chaidar Malisi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.441 KB)

Abstract

Abstract The emergence of Covid-19 to date, threatens human life in all fields including education. The purpose of this community service is to provide knowledge, attitudes and skills on how to manage online in Homeschooling Talenta to be interactive, meaningful and fun as an effort to optimize the learning process during the Covid 19 pandemic. This community service method is the online service learning method. Results and discussion. In order for online learning to be effective, teachers can refer to the following info (1). Strengthen the interaction between students and teachers (2). Plan several “interactive quizzes” that can be answered in real-time (3) Make use of the interactions between students namely (4) Invite students to participate. (5). Focus on content (6), Keep it simple (7). Link new content to old and provide examples. (8), Share new information in no time. (9.). Make online learning as interactive as possible. (10) Balance synchronous and asynchronous learning Conclusion In order for online learning to be effective in Talenta Homeschooling, namely facilitating interactions between students and teachers, there must also be an 'interactive quiz' that can be answered real-time. must take advantage of interaction, Share new information in no time. make online learning as interactive as possible and balance synchronous and asynchronous learning. Abstrak Kemunculan Covid-19 sampai dengan saat ini, mengancam kehidupan manusia di segala bidang termasuk pendidikan. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, sikap dan keterampilan bagaimana mengelola daring di Homeschooling Talenta agar interaktif, bermakna dan menyenangkan sebagai upaya optimalisasi proses pembelajaran masa pandemi covid 19. Metode pengabdian pada masyarakat ini adalah metode online service learning. Hasil dan pembahasan. Agar pembelajaran daring menjadi efektif, guru dapat mengacu pada info berikut ini (1). Menguatkan interaksi antara murid dan guru (2). Rencanakan beberapa ‘kuis interaktif’ yang dapat dijawab secara real-time(3) Memanfaatkan interaksi antar siswa yaitu (4) Ajak siswa untuk berpartisipasi. (5). Fokus pada konten (6), Tetap sederhana.(7). Hubungkan konten baru ke yang lama dan berikan contoh. (8), Bagikan informasi baru dalam waktu singkat. (9.). Jadikan pembelajaran online seinteraktif mungkin.(10). Seimbangkan pembelajaran sinkron dan asinkron. Kesimpulan Agar pembelajaran daring menjadi efektif di Homeschooling Talenta yaitu Pendamping menguatkan interaksi antara murid dan guru, juga harus ada ‘kuis interaktif’ yang dapat dijawab real-time. Selain itu harus memanfaatkan interaksi, bagikan informasi baru dalam waktu singkat. jadikan pembelajaran online seinteraktif mungkin dan seimbangkan pembelajaran sinkron dan asinkron.
PENDAMPINGAN PEMAHAMAN BERITA ANTI HOAX (SARA) BAGI GURU, PENGURUS KARANG TARUNA, DAN PEGAWAI KELURAHAN DI KAMPUNG SAWAH DENGAN METODE CRITICAL READING TEXT Asisda Wahyu Asri Putradi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.491 KB)

Abstract

Abstract Teachers, Karang Taruna administrators, and sub-district employees in Kampung Sawah have various problems related to the rampant hoax news on social media, especially regarding issues (ethnicity, religion, race, and class) SARA. These problems include the massive and continuous dissemination of news and the incorrect content of the news which is dangerous for those who do not have sufficient understanding to study it. This is useful for fortifying teachers, administrators of the Youth Organization, and sub-district and community employees from hoaxes that aim to divide the people who have been harmonious so far. One of the dangerous hoaxes is related to racial issues. This P2M activity aims to provide assistance in understanding the correct news about hoax issues (SARA) to teachers, administrators of the Youth Organization, and employees of sub-districts and communities in Kampung Sawah using the critical reading text method in order to improve the ability of teachers, Karang Taruna administrators, and village and village staff. the public is aware of the existence of hoax news (SARA), which results in an increase in the ability to understand news for students and the public. Abstrak Guru, pengurus Karang Taruna, dan pegawai kelurahan di Kampung Sawah memiliki berbagai masalah terkait dengan maraknya berita hoax di media sosial terutama menyangkut masalah (suku, agama, ras, dan golongan) SARA. Masalah-masalah tersebut di antaranya penyebaran berita yang massif dan berkelanjutan serta tidak benarnya isi berita tersebut sehingga membahayakan bagi mereka yang tidak memiliki pemahaman yang cukup untuk menelaahnya. Hal itu berguna untuk membentengi para guru, pengurus Karang Taruna, dan pegawai kelurahan dan masyarakat dari berita bohong (hoax) yang bertujuan untuk memecah belah masyarakat yang sudah rukun selama ini. hoax yang berbahaya salah satunya yang berhubungan dengan masalah SARA. Kegiatan P2M ini bertujuan untuk mengadakan pendampingan pemahaman berita yang benar tentang masalah hoax (SARA) kepada guru, pengurus Karang Taruna, dan pegawai kelurahan dan masyarakat di Kampung Sawah dengan metode critical reading text agar meningkatkan kemampuan guru, pengurus Karang Taruna, dan pegawai kelurahan dan masayarakat dalam mewaspadai adanya berita hoax (SARA) yang muaranya peningkatan kemampuan pemahaman berita bagi siswa dan masyarakat.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIS MEMBACA INFORMASI HUKUM DI MEDIA SOSIAL BAGI WARGA KAMPUNG SAWAH KELURAHAN JATIMURNI BEKASI Krisanjaya; Erfi Firmansyah; Aulia Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.935 KB)

Abstract

Abstract Kampung Sawah as one of the Betawi communities has its own uniqueness, namely that there are three places of worship close to each other, with Muslims, Christians, and Catholics who still have family relations and have existed long before Indonesia's independence. This harmony is believed to be formed and still lasting because of the same customs, the same culture, the same language, even though the religions are different. This harmony can change if the information technology tools controlled by the citizens are not accompanied by a wise attitude in their use. The solution method adopted is through legal information literacy training through social media accompanied by pretest and posttest as a measure of success. The results of the training show that residents in Kampung Sawah have been able to use this activity as a literacy guide with a wise attitude towards legal information, both when obtaining, managing, and communicating the results of social media that have legal information. The training participants understand how to behave in order to obtain legal electronic information through social media by prioritizing truth value rather than benefits for the recipient, distinguishing electronic information through social media with correct, incorrect, or questionable content. Practical instructions that are designed are very important to improve literacy in reading legal information through social media so that residents and officials of Kelurahan Jatimurni have a wise attitude in obtaining, managing, and communicating legal information in the form of electronic information. Abstrak Kampung Sawah sebagai salah satu komunitas masyarakat Betawi memiliki keunikan tersendiri yaitu terdapat tiga tempat ibadah yang berdekatan, dengan pemeluk agama Islam, Kristen, dan Katolik yang masih ada hubungan keluarga dan terjalin sejak dulu sebelum Indonesia merdeka. Keharmonisan tersebut diyakini terbentuk dan tetap langgeng karena adat-istiadat yang sama, budaya sama, bahasa sama, meskipun agama berbeda. Keharmonisan tersebut dapat berubah apabila alat teknologi informasi yang dikuasai warga tidak dibarengi sikap bijak dalam penggunaannya. Metode pemecahan yang ditempuh adalah melalui pelatihan literasi informasi hukum melalui media social diertai pretes dan postes sebagai takaran keberhasilan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa warga di Kampung Sawah telah dapat menjadikan kegiatan ini sebagai pedoman berliterasi dengan sikap bijak terhadap informasi hukum, baik pada saat memperoleh, mengelola, maupun mengomunikasikan hasil bermediasosial yang memiliki informasi hukum. Peserta pelatihan memahami bagaimana seharusnya bersikap agar mendapat informasi elektronik yang bermuatan hukum melalui media sosial dengan cara mengutamakan nilai kebenaran daripada manfaat bagi penerima, membedakan informasi elektronik melalui media sosial yang benar isinya, salah isinya, ataupun diragukan isinya. Petunjuk praktis yang dirancang sangat penting untuk meningkatkan literasi membaca informasi hukum melalui media social sehingga warga dan aparatur kelurahan Jatimurni memiliki sikap bijak dalam memperoleh, mengelola, maupun mengomunikasikan informasi hukum berupa informasi elektronik.
INFORMASI OLAHAN MAKANAN SEHAT GUNA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI MEDIA YOUTUBE DI ERA COVID-19 Nur Riska; Rusilanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.56 KB)

Abstract

Abstrak Masa pandemic COVID – 19 ini merupakan masa kritis yang dialami masyarakat Indonesia. Fasilitas kesehatan yang terbebani, rantai pasokan makanan terganggu, dan hilangnya pendapatan karena COVID-19 dapat menyebabkan peningkatan tajam jumlah anak-anak yang mengalami masalah gizi di Indonesia. Salah satu gizi buruk yang saat ini masih dialami anak Indonesia yaitu kasus stunting. Stunting di Indonesia masih mencapai 30,8%. Masalah stunting adalah salah satu permasalahan gizi yang menjadi fokus pemerintah Indonesia. Melihat fenomena tersebut perlu adanya informasi keterampilan melalui media online YouTube yang dapat diakses masyarakat. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah dapat memberikan pelatihan tentang olahan makanan sehat guna mencegah stunting melalui media YouTube. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan uji coba produk, perekaman video yang akan dishare link YouTube kepada masyarakat. Instrumennya adalah angket yang dikembangkan dari teori difusi inovasi Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon masyarakat terhadap video tutorial olahan makanan sehat melalui YouTube telah memperoleh skor 4,38 yang berarti sangat baik. Penilaian respons tersebut meliputi: keuntungan relatif yang bernilai 4,40 (sangat baik), kesesuaian yang bernilai 4,27 (sangat baik), kerumitan yang bernilai 4,47 (sangat baik), ketercobaan yang bernilai 4,19 (baik), dan keteramatan yang bernilai 4,56 (sangatbaik). Penilaian juga diperoleh bahwa 213 masyarakat umum telah menyaksikan video ini. Abstract The period of the COVID-19 pandemic in a critical period experienced by the Indonesian society. burdened health assistance, disrupted of food supply chains, and lost income due to COVID-19 could cause a sharp increase in the number of children experiencing malnutrition in Indonesia. One of malnutrition that is currently still experienced by Indonesian children in the case of stuting. Stunting in Indonesia still reaches 30.8%. The problem of stunting is one of the nutritional problems that is the focus on the indonesian government. Seeing this phenomenon, it os necessary to have skills information through online media YouTube that can be accessed by the public. The purpose of this community service is to be able to provide training on healthy food proccessing to prevent stunting through media of YouTube. The method of implementing this activity is conducting product trials, recording videos that will be shared with the YouTube link to the public. The instrument is questionnaire developed from Rogers’ diffusion theory of innovation. The result showed that the public’s response to the healthy food processing video tutorial via YouTube has obtained a score of 4.38 which means very good. The response assessments include: relative advantage whis is 4.40 (very good), suitability whis is 4.27 (very good), complexity whis valued 4.47 (very good), the tria; whis is valued 4.19 (good), and observability which is worth 4.56 (very good). The assessment was also obtained that 213 general public have watched this video.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BEBASIS TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN LOKAL SUKUN MENJADI FETTUCCINI Mahdiyah; Efrina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.658 KB)

Abstract

Abstract Fettuccini is a type of pasta, the process starts with mixing, roll press, steaming, roll press, forming and cutting. The ingredients for making Fettuccini pasta use semolina flour or use medium protein flour as imported food. The optimal use of local foodstuffs to substitute for imported food is a government program that we should appreciate. Breadfruit is a local food ingredient that is found in almost all regions of Indonesia. Breadfruit is a local food ingredient that is found in almost all regions of Indonesia. Breadfruit can be further processed into fettuccini by the community using science and technology through Community Service activities. The output of this activity is food diversification in the form of healthy food products in the form of fettuccini. The activities carried out consisted of stages 1) Delivery of material information; 2) Preparation and preparation of formulas; 3) Implementation of entrepreneurial training in the practice of making fettuccini; and 4) Product evaluation and discussion. The purpose of this community service activity (PKM) is community empowerment in developing local food products, processing breadfruit into fettucini as delicious and nutritious food, training an entrepreneurial spirit, so as to increase family economic income. The results of this PKM activity were assessed by the participants, especially the creative youth, that the way of delivery and the suitability of the material, the process of making Fettuccine, the duration generally described a positive value and gave a high level of satisfaction. So that there is a desire to do similar activities again. Abstrak Fettuccini merupakan jenis pasta, prosesnya dimulai dengan pencampuran, roll press, steaming, roll press, pembentukan dan pemotongan. Bahan pembuatan pasta Fettuccini menggunakan tepung semolina atau menggunakan tepung terigu berprotein sedang sebagai pangan import. Penggunaan bahan pangan lokal secara optimal untuk pengganti pangan import merupakan program pemerintah yang seharusnya kita apresiasi. Sukun merupakan salah satu bahan pangan lokal yang ditemui hampir di seluruh daerah Indonesia. Sukun merupakan salah satu bahan pangan lokal yang ditemui hampir di seluruh daerah Indonesia. Sukun dapat diolah lebih lanjut menjadi fettuccini oleh masyarakat menggunakan iptek melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Luaran kegiatan ini adalah diversifikasi pangan berupa produk pangan yang sehat berupa fettuccini. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari tahap 1) Penyampaian informasi materi; 2) Persiapan dan pembuatan formula; 3) Pelaksanaan pelatihan kewirausahaan praktik pembuatan fettuccini; dan 4) Evaluasi produk dan diskusi. PKM ini dilaksanakan secara online pada tanggal 7 Agustus 2020 sekaligus mengisi kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora-RI) dengan tema Pelatihan Kreativitas Pemuda Bidang Kuliner. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan produk pangan lokal, pengolahan sukun menjadi fettucini sebagai makanan enak dan bergizi, melatih jiwa kewirausahaan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan ekonomi keluarga. Hasil kegiatan PKM ini dinilai peserta terutama para pemuda kreatif, bahwa cara penyampaian dan kesesuaian materi, proses pembuatan Fettuccine, durasi secara umum menggambarkan nilai positif dan memberi tingkat kepuasan yang tinggi. Sehingga ada keinginan dilakukan kembali kegiatan sejenis.
PENGEMBANGAN KAPASITAS TEKNOLOGI INFORMASI PEGAWAI KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II MELALUI PELATIHAN MS. EXCEL TINGKAT DASAR Noni Juliasari; Rusdah; Dewi Kusumaningsih; Ratna Ujiandari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.671 KB)

Abstract

Abstract The achievement of company goals can be achieved optimally when employees have adequate competence in understanding their roles and responsibilities. Therefore, the agenda for developing employee capacity is also an important mission in increasing employee competence, one of which is through training activities. Computer training for Directorate General of Taxation employees is intended so that the absorption of Information Technology can contribute to increasing productivity and the quality of employee performance. Based on the operational data processing needs of their current jobs, the training was focused on using Microsoft Office programs, especially Microsoft Excel. It is hoped that through the Microsoft Office training program, especially the basic level of Microsoft Excel, for employees of the Directorate General of Taxes, Regional Office II, South Jakarta, can be a useful contribution to increasing the ability of employees so that their productivity and quality of performance increase. Abstrak Pencapaian tujuan perusahaan mampu dicapai secara optimal manakala para pegawai memiliki kompetensi yang memadai dalam memahami peran dan tanggungjawabnya. Oleh sebab itu, agenda pengembangan kapasitas pegawai juga merupakan misi penting dalam meningkatkan kompetensi pegawai salah satunya dengan kegiatan pelatihan. Pelatihan komputer bagi para pegawai Direktorat Jendral Pajak dimaksudkan agar penyerapan Teknologi Informasi dapat menjadi kontribusi peningkatan produktivitas dan kualitas kinerja para pegawai. Berdasarkan kebutuhan pengolahan data operasional pekerjaan mereka saat ini, maka pelatihan dipusatkan pada penggunaan program Microsoft Office terutama Microsoft Excel. Diharapkan melalui program pelatihan Microsoft Office terutama Microsoft Excel tingkat dasar bagi para pegawai Direktorat Jendral Pajak Kanwil II Jakarta Selatan dapat menjadi kontribusi yang bermanfaat untuk peningkatan kemampuan para pegawai agar produktifitas dan kualitan kinerja mereka meningkat.
Pelatihan Budidaya Pakcoy Dengan Sistem Hidroponik Rakit Apung Sebagai Upaya Memanfaatkan Pekarangan Sempit Di Rawamangun, Jakarta Timur Pinta Omas Pasaribu; Reni Indrayanti; Adisyahputra; Rizal Koen Asharo; Rizky Priambodo; Vina Rizkawati; Yulia Irnidayanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.456 KB)

Abstract

Abstract Until this day, the use of yard land is still not optimal, thus the development of various innovations related to home yards is also limited. The houses in the area of neighborhood (RT) 11 Hamlet (RW) 03 Rawamangun Urban Village East Jakarta have narrow yards. One alternative to increase limited space productivity is through the use of simple hydroponic techniques. The principle of floating raft hydroponics is growing plants with water as a medium while floating on a nutrient solution. Its simple implementation allows it to be applied to limited land space. The purpose of this community service is to convey information and training on the use of the floating raft hydroponic system which can be used as an alternative to increase the productivity of the pakcoy vegetable plant. Community service activities were carried out through lectures, discussions and direct demonstrations of cultivating pakcoy with a floating raft hydroponic system in the land of the residents of RT 11 RW 03. Presentations were carried out by explaining an easy and practical method to cultivate hydroponic pakcoy plants and provide an explanation of the benefits of hydroponic plants. The pakcoy cultivation consists of 4 stages, namely the stage of seeding, transfer to floating rafts, maintenance and harvesting. The implementation of the activity went smoothly and received very positive responses from the participants, seen from the number of questions received and the enthusiasm of the participants during the activity. The participants gave very positive response to the information provided. The activity ended with the provision of hydroponic pakcoy vegetables, floating raft kits, and transplanted seeds into floating rafts. Abstrak Pemanfaatan lahan pekarangan pada saat ini masih belum optimal, sehingga pengembangan berbagai inovasi yang terkait dengan lahan pekarangan juga terbatas. Wilayah Rt 11 Rw 03 Kelurahan Rawamangun, merupakan salah satu wilayah di Jakarta Timur yang memiliki lahan pekarangan yang sangat sempit. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan dalam meningkatkan produktivitas lahan yang terbatas yaitu melalui pemanfaatan teknik hidroponik yang sederhana. Hidroponik rakit apung memiliki prinsip menanam tanaman dengan media air dalam keadaan diapungkan di atas larutan nutrisi. Implementasinya yang sederhana sangat memungkinkan untuk diterapkan pada lahan yang terbatas. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menyampaikan informasi dan pelatihan penggunaan sistem hidroponik rakit apung yang dapat dijadikan sebagai alternative untuk meningkatkan produktivitas tanaman sayuran pakcoy. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui ceramah, diskusi dan demonstrasi langsung budidaya tanaman pakcoy dengan sistem hidroponik rakit apung di lahan pekarangan warga Rt 11 Rw 03. Kegiatan presentasi dilakukan dengan penjelasan cara budidaya tanaman pakcoy hidroponik yang mudah dan praktis serta penjelasan akan manfaat dari tanaman hidroponik. Pembuatan budidaya tanaman pakcoy terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap pembibitan, pemindahan ke bak rakit apung, perawatan dan panen. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapat tanggapan yang sangat positif dari para peserta, dilihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul serta antusiasme peserta selama kegiatan. Respon peserta terhadap informasi yang diberikan sangat baik. Kegiatan diakhiri dengan pemberian tanaman sayuran pakcoy hasil hidroponik, kit rakit apung, dan bibit yang sudah dipindah tanam kedalam bak rakit apung.
SOSIALISASI MODEL PERMAINAN UNTUK PEMANASAN PADA OLAHRAGA RUGBY Iwan Barata; Hartman Nugraha; Masnur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.916 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this service is to increase the variety of warm-up in the sport of rugby in the form of a game model that can be applied as a training tool for rugby athletes. This service was carried out for 2 months from August - September 2020 at the Faculty of Sports Science, State University of Jakarta, followed by 25 students and 3 students to support community service activities. The activity method uses a theoretical approach consisting of material exposure, discussion and question and answer as well as a practical approach consisting of a demonstration of a game model with indicators of success which is marked by the high motivation of the participants in participating in this socialization activity. The results obtained in carrying out this service activity are that seen from the level of desire of the participants to participate in the socialization of the game model for warm-up in rugby, it is very large, and the participants are generally interested in participating with the reason to add knowledge and new skills about the game model for warming up. in rugby. Based on the above results, it can be concluded that this community service activity is running well and has the benefit of increasing knowledge and skills of game models for warming up in rugby. Abstrak Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah bertambahnya variasi pemanasan dalam olahraga rugby dalam bentuk model permainan yang dapat diaplikasikan sebagai sarana latihan bagi atlet rugby. Pengabdian ini dilakukan selama 2 bulan dari Agustus – September 2020 bertempat di Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta dengan diikuti oleh 25 mahasiswa dan 3 mahasiswa penunjang kegiatan pengabdian. Metode kegiatan menggunakan pendekatan teoritis yang terdiri dari pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab serta pendekatan praktik yang terdiri dari demonstrasi model permainan dengan indikator keberhasilan yang ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Hasil yang didapat dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah bahwa dilihat dari tingkat keinginan peserta untuk mengikuti kegiatan sosialisasi model permainan untuk pemanasan pada olahraga rugby sangat besar, dan para peserta umumnya tertarik untuk mengikuti dengan alasan untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan baru tentang model permainan untuk pemanasan pada olahraga rugby. Berdasarkan hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan memiliki manfaat yaitu menambah pengetahuan dan keterampilan model permainan untuk pemanasan pada olahraga rugby.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MUSIKAL UNTUK GURU-GURU MUSIK DI YPAC SEMARANG DENGAN METODE BUILDING RITHME Hafid Zuhdan Bahtiar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.838 KB)

Abstract

Abstract Autistic disorder, is a form of mental disorder. The cause is still unknown. Disorders that occur up to 2 in 5 cases every 10,000 children under 12 years of age. Meanwhile, the medicine used to heal is through a therapeutic process with the aim of reducing the problems or illnesses being suffered. Types of therapy around the world number in the hundreds or even thousands with different methods. One of the therapies applied to healing is using music as a medium. Based on observations in several special autism schools, many have applied this method, one of which is the author's research site, namely SLB YPAC Semarang. This paper will provide examples of music training with media around us and can be used as a way to develop creativity in learning music. The results of observations and participatory observations in the field show that music is used as a means of strengthening memory (reinforcement) through a simple song repetition process. Music therapy that is applied provides opportunities for children with special needs to be more courageous to open up and be confident. Music also helps increase rhythmic sensitivity through percussive glass play. Simple song forms, one part song forms with figures that are easy to imitate or follow provide a greater opportunity to strengthen memory, increase focus and foster language development. Abstrak Gangguan autistik, merupakan suatu bentuk kelainan mental. Penyebabnya masih belum diketemukan. Gangguan yang terjadi hingga mencapai 2 dari 5 kasus setiap 10.000 anak usia di bawah 12 tahun. Sementara ini obat yang dipakai untuk menyembuhkan adalah melalui proses terapi dengan tujuan mengurangi permasalahan atau penyakit yang diderita. Jenis terapi di seluruh dunia berjumlah ratusan bahkan ribuan dengan metode yang berbeda-beda pula. Salah satu terapi yang diterapkan untuk penyembuhan adalah menggunakan media musik. Berdasarkan observasi di beberapa sekolah khusus autis, banyak yang sudah menerapkan metode tersebut, salah satunya dan yang menjadi tempat penelitian penulis yaitu di SLB YPAC Semarang. Tulisan ini akan memberikan contoh pelatihan musik dengan media yang ada disekitar kita dan dapat digunakan menjadi salah satu cara untuk mengembangan kreativitas dalam belajar musik. Hasil pengamatan dan observasi partisipatif di lapangan menunjukkan bahwa musik digunakan sebagai sarana memperkuat ingatan (reinforcement) melalui proses pengulangan lagu sederhana. Terapi musik yang diterapkan memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk lebih berani terbuka dan percaya diri. Musik juga membantu meningkatkan kepekaan ritmik melalui permainan gelas yang bersifat perkusif. Bentuk lagu sederhana, one part song form dengan figur yang mudah ditiru atau diikuti memberikan peluang lebih besar untuk memperkuat daya ingat, meningkatkan fokus dan membantu perkembangan bahasa.

Page 10 of 86 | Total Record : 855