cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,168 Documents
PENERAPAN HUKUM TERHADAP PERUNDUNGAN PADA ANAK DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Fikri, Mohammad Ali; Erander, Sari; Rosyada Pratiwi, Andina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4451

Abstract

Perundungan atau sering di kenal sebagai (bullying) dan biasanya terjadi pada anak di lingkungan sekolah dasar yang merupakan bentuk kekerasan sehingga berdampak serius terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Meskipun sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi siswa/siswi, berbagai kasus perundungan masih sering terjadi dan kerap tidak tertangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan hukum terhadap perundungan pada anak dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui telaah terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta regulasi pendidikan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia sebenarnya telah memberikan perlindungan yang jelas terhadap anak sebagai korban maupun pelaku perundungan. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti rendahnya kesadaran pihak sekolah, budaya permisif terhadap kekerasan, serta minimnya mekanisme pelaporan dan pendampingan. Perlindungan bagi korban seharusnya mencakup penanganan segera, dukungan psikologis, serta jaminan keamanan dari tindakan lanjutan. Sementara itu, penanganan terhadap pelaku yang juga masih berusia anak perlu mengedepankan prinsip keadilan restoratif dan pembinaan. Penelitian ini menegaskan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, serta bebas dari perundungan.
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN EKOSISTEM SAWAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V Agustina, Anjas Tri; Rahmadani, Dela; Masdiawan, Ruo; Sabila, Salsafa; Masruroh, Siti; Elfat, Sebrina Khumaer
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4455

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti ekosistem sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran ekosistem sawah terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 01 Sidowaras. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data motivasi belajar diperoleh melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata motivasi belajar siswa dari 63,33 pada pretest menjadi 86,19 pada posttest. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan video pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran ekosistem sawah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas V. Penggunaan media video disarankan sebagai alternatif media pembelajaran IPA yang kontekstual dan menarik untuk meningkatkan keterlibatan serta motivasi belajar siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATERI POLA KALIMAT DASAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Alayya, Elga; Adelia, Nazwa; Hidayati, Nur Shabrina; Romadhon, Tiara Novia; Putri, Tifanny Puspita; Fitriani, Andhin Dyas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4456

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami penggunaan pola kalimat dasar kelas IV serta keterbatasan bahan ajar interaktif yang menyajikan kegiatan-kegiatan untuk menuntun siswa dalam memahami pola kalimat dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pada materi pola kalimat dasar menggunakan metode Design and Development (D&D) dengan model PPE (Planning, Production, Evaluation). Tahap perencanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan dan penyusunan rancangan bahan ajar. Tahap produksi meliputi pengembangan bahan ajar berbasis digital menggunakan Canva dan ibisPaint. Tahap evaluasi dilakukan melalui validasi ahli materi dan ahli desain pembelajaran tanpa melibatkan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh persentase kelayakan sebesar 98,75% dari ahli materi dan 92,5% dari ahli desain, keduanya berada pada kategori “sangat layak”. Revisi dilakukan sesuai saran validator untuk menyempurnakan tampilan dan kualitas isi bahan ajar. Berdasarkan hasil validasi, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan telah memenuhi kelayakan secara teoritis dan berpotensi digunakan sebagai sumber pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap pola kalimat dasar. Produk ini juga direkomendasikan untuk ditindaklanjuti melalui uji coba lapangan pada penelitian berikutnya guna menguji efektivitasnya dalam praktik pembelajaran.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MATA PELAJARAN IPA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA Rokhmah, Fadhilah Nur; Anggraini, Intan Syifa; Valencia Ali, Maira Yollanda; Masruroh, Siti; Yani, Syela Fitri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4457

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPA, namun masih rendah akibat proses pembelajaran berpusat pada guru yang kurang mendorong eksperimen mandiri dan lebih menekankan penghafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis temuan penelitian sebelumnya mengenai efektivitas model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan data dari jurnal nasional dan internasional di Google Scholar. Kajian teori menjelaskan PBL sebagai pendekatan inovatif yang melibatkan siswa dalam proyek nyata untuk mengembangkan berpikir kreatif, kolaborasi, dan tanggung jawab, dengan langkah-langkah seperti orientasi masalah, penyelidikan, dan evaluasi. Hasil analisis dari 7 jurnal (2020-2024) menunjukkan PBL efektif meningkatkan kreativitas siswa SD melalui aktivitas praktis seperti eksperimen lilin menyerap air, identifikasi masalah, manajemen solusi, dan transformasi tantangan menjadi peluang, dengan partisipasi siswa mencapai 80% dan pemahaman konsep sains seperti kapilaritas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan PBL sebagai strategi inovatif untuk kurikulum abad ke-21, direkomendasikan bagi pendidik untuk menggantikan metode konvensional dan meningkatkan motivasi serta keterampilan siswa. Penelitian ini memberikan referensi bermanfaat untuk pengembangan pembelajaran IPA yang bermakna.
ANALISIS PENGAPLIKASIAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU KATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK DI SEKOLAH DASAR Alfiah, Alfiah; Winarti, Ari; Putri, Ariska Muhasyra; Ilmi, Citra Safrotul; Wulandari, Elsa Shanti; Rahmawati, Helen; Atussyafi’iah, Lukluk; Yanti, Tesa Nurfitri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4458

Abstract

Kemampuan membaca termasuk ke dalam salah satu keterampilan dasar yang tak bisa ditinggalkan dalam sebuah proses pembelajaran, khususnya pada anak di sekolah dasar. Berbagai penelitian terdahulu telah membuktikan bahwa pengaplikasian media ajar berupa kartu kata mampu mendukung siswa untuk mengenal abjad, suku kata, kata, serta meningkatkan pemahaman membaca. Penelitian ini merupakan studi literatur yang tujuannya untuk meninjau pengaruh dari pengaplikasian media pembelajaran kartu kata terhadap keterampilan membaca anak di sekolah dasar. Studi ini menganalisis sejumlah artikel ilmiah dan hasil penelitian yang relevan dari berbagai sumber terpercaya dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Berdasarkan hasil telaah, dengan pengaplikasian media kartu kata secara berkelanjutan dapat membantu menambah minat belajar, memperkuat daya ingat visual, serta mempermudah siswa dalam memahami struktur kata dan kalimat. Selain itu, aktif nya siswa pada pembelajaran dengan media tersebut berperan besar bagi perkembangan kemampuan membaca permulaan secara signifikan. Dengan demikian, media ajar kartu kata dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran sederhana, menyenangkan dan efektif untuk peningkatan kemampuan membaca pada anak di bangku sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MODEL WEBBED DAN PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA KEGIATAN PRAKTIK MENGAJAR SECARA PEER TEACHING DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Muthmainnah, Fitria; Assobiah, Haura Difa; Latip, Asep Ediana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4459

Abstract

Sebelum memasuki dunia pendidikan secara profesional, pengalaman mengajar merupakan tahapan penting dalam membekali calon pendidik dengan kemampuan pedagogis yang diperlukan. Pengajaran antar teman sebaya merupakan salah satu metode yang banyak diterapkan dalam Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Melalui penerapan Model Pembelajaran Berjaring (Webbed) dan Teknik Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam kegiatan pengajaran antar teman sebaya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penilaian praktik mengajar mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGMI yang mengikuti kegiatan praktik mengajar dengan menggunakan metode deskriptif komparatif. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar penilaian praktik mengajar yang diisi oleh rekan sejawat dan dosen pembimbing. Aspek yang dinilai meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, manajemen kelas, teknik bertanya, variasi pengajaran, penilaian, serta penarikan kesimpulan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Model Pembelajaran Webbed maupun Teknik Deep Learning menghasilkan skor penilaian praktik mengajar yang tinggi. Meskipun pendekatan Deep Learning lebih menonjol dalam meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa dan pemahaman materi pembelajaran, Model Webbed cenderung lebih unggul dalam mengintegrasikan konten antar mata kuliah. Dengan demikian, kedua strategi tersebut dinilai efektif untuk diterapkan dalam kegiatan pengajaran antar teman sebaya guna meningkatkan kualitas pengajaran mahasiswa PGMI.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BILANGAN DESIMAL Agustina, Silvia Lestari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam mengonversi bilangan desimal menjadi pecahan biasa maupun sebaliknya pada siswa kelas VI SDN 1 Surade. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 20 siswa dan satu siswa yang dipilih sebagai subjek utama melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang secara umum memiliki kemampuan matematika baik tetap mengalami hambatan pada materi konversi desimal dan pecahan. Kesulitan tersebut meliputi kesalahan transformasi, kesalahan proses penyederhanaan, serta kesalahan penulisan jawaban. Penyebab utama kesulitan berasal dari lemahnya pemahaman konsep nilai tempat, dominasi hafalan prosedur tanpa pemahaman mendalam, serta kecemasan matematika yang memengaruhi fokus dan kepercayaan diri siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pemahaman konsep melalui media konkret, pendekatan visual, serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan siswa pada materi bilangan desimal dan pecahan.
ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD TERHADAP MATA PELAJARAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MATERI SILA-SILA PANCASILA Maria, Ana; Wulandari, Elsa Shanti; Baroroh, Faiqotul; Amir, Laksamana Mufli Alfat; Maulidina, Melia; Farhansyah, Yulan Laras Ayu; Nuryanto, Nuryanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran PPKn materi sila-sila Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan pembelajaran PPKn yang masih bersifat konvensional sehingga siswa cenderung pasif dan memiliki pemahaman yang rendah terhadap nilai-nilai Pancasila. Model PJBL dipilih sebagai solusi karena menekankan keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus yang dilaksanakan di kelas IV MI Roudlatul Qur’an 2 Trimurjo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PJBL berdampak positif terhadap proses dan hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif, mampu bekerja sama, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap sila-sila Pancasila melalui pembuatan proyek berupa poster. Selain itu, terjadi pula perkembangan karakter positif seperti tanggung jawab, disiplin, gotong royong, serta kemampuan berkomunikasi. Hasil evaluasi belajar menunjukkan peningkatan pemahaman baik secara kognitif maupun afektif. Temuan ini menegaskan bahwa PJBL merupakan model pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn pada materi sila-sila Pancasila, serta sejalan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTU MEDIA PETA BUTA PADA SISWA KELAS 6 Nabila, Tsania Qisma; Gesela, Genny Gita; Rahmawati, Nadira; Nasywa, Rihadatul; Sunarya, Rita Alfiana; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada materi enam benua di dunia melalui penerapan model discovery learning berbantu media peta buta. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SD Negeri Kawungluwuk dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap Rencana Pelaksanaan/Modul Pembelajaran (RPM) dan praktik mengajar guru, serta tes evaluasi hasil belajar siswa, dengan analisis data menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa, ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 93% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II dengan rata-rata nilai meningkat dari 90,0 menjadi 97,1, serta peningkatan kualitas RPM dari 88% menjadi 96% dan praktik mengajar guru dari 86% menjadi 96%. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan model discovery learning berbantu media peta buta efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi enam benua di dunia di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI NILAI TOLERANSI DALAM PEMBENTUKKAN SIKAP KEBHINEKAAN GLOBAL SISWA SEKOLAH DASAR Doky, Aldy C. E.; Taneo, Silvester P.; Nawa, Netty E. A.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4467

Abstract

Penelitian dengan judul “Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Pembelajaran IPAS Tentang Bagian Tubuh Tumbuhan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Kelas IV SD GMIT Oebobo”. Rumusan masalah dalam penilitian ini Adalah bagaimana penerapan model problem based learning dalam pembelajaran IPAS tentang bagian tubuh tumbuhan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di sd GMIT Oebobo. Metode Penelitian yang digunakan Adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD GMIT Oebobo yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model PBL. Penelitian ini diadakan di SD GMIT Oebobo Kota Kupang: Dengan hasil Penelitian menunjukan bahwa, pada siklus 1 dari 18 peserta didik yang tuntas 5 peserta didik [27,77%] karena peserta didik aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan guru,memperhatikan penjelasan guru,dan mampu menyelesaikan saol tes dengan baik.Peserta didik  yang tidak tuntas yakni 13 peserta didik (72,23%), karena peserta didik kurang menyimak materi yang dijelaskan guru, Peserta didik kurang aktif memberikan pertanyaan kepada guru terkait materi yang dijelaskan, dan hasil belajar peserta didik belum mencapai ketuntasan yang ditentukan. Pada siklus II terjadi peningkatan dari 18 Peserta didik 16 Peserta didik tuntas (88,88%) karena peserta didik telah aktif dalam pembelajaran, tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran, dan presentase hasil belajar peserta didik telah mencapai kriteria ketuntasan. Sesuai hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning  dapat meningkatkan hasil belajar IPAS tentang Bagian Tubuh Tumbuhan di kelas IV SD GMIT Oebobo Kota Kupang.