cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,168 Documents
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Shadila. S, Bella; Perdiansyah , Ferry; Puspita, Dayu Retno
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengembangan karakter siswa kelas empat melalui kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SDN Poris Pelawad 5, Kota Tangerang. Data penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan wawancara, observasi partisipan, dan catatan tertulis. Dengan model interaktif mereka, Miles dan Huberman mampu mereduksi data, menunjukkan fakta, dan menarik kesimpulan. Analisis data dilakukan menggunakan model ini. Penelitian menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan peninjauan operasi kepanduan merupakan tiga fase krusial. Kepala sekolah, pengawas, dan pelatih bekerja sama secara metodis selama tahap perencanaan untuk mengembangkan program kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan secara rutin setiap hari Sabtu dan dalam kegiatan tahunan berupa perkemahan, dengan materi yang disesuaikan dengan usia siswa dan menggunakan pendekatan aktif seperti permainan edukatif dan kerja tim. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi dan instrumen seperti SKU serta asesmen akhir semester, untuk menilai perkembangan karakter siswa dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, dan sikap sosial lainnya. Dengan demikian, kegiatan pramuka terbukti berperan penting dalam membentuk karakter positif siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA SMARTBOX BERBASIS MODEL TWO STAY TWO STRAY PADA PEMBELAJARAN MENYIMAK DI KELAS V SDN 104202 BANDAR SETIA Sianturi, Angel Alica Velesya; Gandamana, Apiek; Irsan, Irsan; Simanjuntak, Eva Betty; Ananda, Lala Jelita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevaliditasan, kepraktisan, dan keefektifitasan dari media pembelajaran Smartbox berbasis model Two Stay Two Stray pada pembelajaran menyimak di kelas V SDN 104202 Bandar Setia. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yaitu analysis, desaign, development, implementation, dan evaluation.Instrumen penelitian dan tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan angket validasi. Tehnik analisis data yang digunakan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penilaian oleh ahli validasi materi dengan perolehan sebesar 92,85% yang termasuk dalam kategori “sangat layak”, dan hasil penilaian oleh ahli validasi media dengan perolehansebesar 92,5% dengan kategori “sangat layak”. Penilaian oleh ahli praktisi pendidikan dengan perolehan sebesar 90,7% dengan kategori “sangat praktis”. Keefektifitasan media diukur melalui hasil perolehan pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain Score, dengan memperoleh persentase sebesar 74% dengan kategori “efektif”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Smartbox berbasis model Two Stay Two Stray pada pembelajaran menyimak dinyatakan sangat layak, sangat praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas.
IMPLEMENTASI PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN POTENSI DAN MINAT PESERTA DIDIK DI SDN BADEAN 1 BONDOWOSO Arifandi, Agus; Salsabila, Ayu; Devina, Neysa Rhea
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4248

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi pembinaan kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana strategis dalam mengembangkan potensi, minat, bakat, serta karakter siswa di SDN Badean 1 Bondowoso. Tujuan utama dari penelitian ini untuk menjelaskan secara komprehensif mengenai peran pembinaan ekstrakurikuler dalam mengoptimalkan kemampuan peserta didik dalam mewujudkan pendidikan dasar yang holistik, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan kepribadian, kemandirian, serta keterampilan sosial. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, studi dokumentasi, serta wawancara terstruktur yang dilakukan kepada kepala sekolah, guru pembina, dan siswa yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan melalui berbagai kegiatan di bidang olahraga, seni, keagamaan, literasi, serta lingkungan hidup. Pelaksanaan kegiatan tersebut mampu menumbuhkan motivasi belajar, memperkuat karakter, meningkatkan disiplin, kreativitas, dan kemampuan sosial siswa. Selain itu, dukungan kolaboratif antara guru, orang tua, serta lingkungan sekolah berperan signifikan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang positif dan kondusif bagi perkembangan potensi peserta didik.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DI SD NEGERI 064036 Harefa, Juwita Fransisca; Gandamana, Apiek; Angin, Laurensia Masri Perangin; Siregar, Waliyul Maulana; Nasution, Yusra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4249

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya variasi media pembelajaran, serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SD Negeri 064036. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental dengan desain One Group Pre-Test-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas seluruh populasi yang berjumlah 25 siswa kelas V, ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda yang diberikan sebagai pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata pretest sebesar 48,2 meningkat menjadi 74,6 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai  sebesar 16,554 dan  sebesar 2,064 pada taraf signifikansi α = 0,05 (df=24) dengan p-value sebesar 0,000 < α. Karena nilai  (16,554) >  (2,064) dan nilai p-value (0,000) < α (0,05),  maka  ditolak dan  diterima. Sehingga disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar pendidikan pancasila di SD Negeri 064036.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL POSTER BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN MENYIMAK PADA SISWA KELAS V SDS KRISTEN SUNGAI KEHIDUPAN Sitanggang, Hongli Adriana; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Simanjuntak, Eva Betty; Gandamana, Apiek; Faisal, Faisal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media digital poster bermuatan kearifan lokal berbasis canva yang valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi cerita rakyat bagi siswa kelas V SDS Kristen Sungai Kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk yang dikembangkan berupa media digital poster berbasis aplikasi Canva yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam materi cerita rakyat. Sebelum mengimplementasikan media pembelajaran dilakukan pengembangan media pembelajaran dan kemudian divalidasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli materi, lembar validasi desain bahan ajar, validasi rubrik penilaian, angket praktikalitas dari praktisi pendidikan, angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh penilaian 90% dari ahli materi dan 82% dari ahli desain, yang termasuk dalam kategori “sangat layak”. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa guru memberikan skor 95%, dan respon siswa dengan persentase 96,4 %.  Efektivitas media pembelajaran ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata nilai siswa dari “37, 35” (kategori belum tuntas) pada pretest menjadi “74,11” (kategori tuntas) pada posttest. Hasil perhitungan N-Gain menghasilkan nilai rata-rata 0,58 (58,44%), dengan kategori “cukup efektif”. Hal ini menunjukkan bahwa media digital poster bermuatan kearifan lokal mampu meningkatkan kemampuan menyimak siswa serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya daerah. Dengan demikian, media ini dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi cerita rakyat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI BUNYI DAN JENIS-JENIS ALAT MUSIK KELAS IV SD NEGERI 101776 SAMPALI Samosir, Diha Stephenia Borucky; Aulia, Sri Mustika; Winara, Winara; Nasution, Yusra; Afriadi, Putra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi bunyi dan jenis-jenis alat musik dalam pembelajaran seni musik kelas IV SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Game Based Learning. Nilai rata-rata kelas eksperimen pada saat pretest sebesar 62,03, dan pada saat posttest mengalami kenaikan menjadi 74,22. Sedangkan kelas kontrol yang awalnya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 59,84, pada saat posttest mencapai 70,47. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, model pembelajaran Game Based Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan kepada guru agar menerapkan model pembelajaran Game Based Learning dalam pembelajaran seni musik, khususnya pada materi bunyi dan jenis-jenis alat musik, guna menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik. Sekolah juga diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap penerapan model pembelajaran inovatif seperti Game Based Learning dengan cara menyediakan sarana dan fasilitas yang mendukung proses belajar. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini pada tingkat kelas atau satuan pendidikan yang berbeda, serta meninjau aspek lain seperti motivasi belajar, kreativitas, maupun keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TENTANG EKOSISTEM LAUT BERBASIS APLIKASI FILMORA UNTUK SISWA SD KELAS 5 Triyanti S, Evi Lioni; Fitriana, Aurelia; Setiadi, Hermawan Wahyu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4325

Abstract

Pada Pandemi tahun 2020 lalu kurang efektif dalam  belajar tema ekosistem tanpa penggunaan media pembelajaran, sehingga pada proses pembelajaran menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perancangan media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora pada judul ekosistem laut untuk siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model 4D, yang terdiri atas tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek penelitian ini adalah media pembelajaran, sedangkan objek pada penelitian ini adalah validitas media pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan instrumen rating scale berupa lembar penilaian. Data dianalisis menggunakan rumus mean untuk mendapatkan validitas. Pengembangan media ini dinyatakan valid apabila hasil validitas oleh ahli isi mata pelajaran sebesar 3, 86, hasil dari ahli media sebesar 3,97, dan hasil dari ahli desain sebesar 3,82 dengan keseluruhan mendapatkan kualifikasi sangat baik. Selain itu hasil validiitas dari respon guru dan siswa juga harus mendapatkan hasil sangat baik. Jadi media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora terutama pada tema ekosistem laut* layak digunakan dalam pembelajaran.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI KOLABORASI GURU PEMULA DAN GURU SENIOR DI SD Ummah, Wildatul; Fatmawati, Erma; Fauzi, Imron; Fauziah, Nahdiah Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4400

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar membutuhkan kesiapan pedagogik, kemampuan kolaborasi, serta pemahaman kurikulum yang baik dari seluruh pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kolaborasi antara guru pemula dan guru senior dapat mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka, serta menganalisis kontribusi masing-masing dalam perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru pemula, guru senior, dan kepala sekolah melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas generasi terbangun secara natural dalam kegiatan penyusunan modul ajar, perencanaan projek P5, pemanfaatan media digital, serta penguatan manajemen kelas. Guru pemula berperan memperkaya inovasi digital, kreativitas media, dan diferensiasi kegiatan belajar, sementara guru senior memperkuat ketepatan pedagogik, pemilihan strategi kelas, dan pemahaman karakter siswa. Sinergi keduanya terbukti meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, efektivitas praktik di kelas, dan konsistensi refleksi pembelajaran. Kesimpulannya, kolaborasi guru pemula dan guru senior menjadi strategi yang mampu mempercepat dan mengefektifkan implementasi Kurikulum Merdeka, sekaligus memperkuat budaya profesional dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan.
STUDI LITERTUR MENGENAI DAMPAK BULLYING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH DASAR Alkaifa, Farah Syafira; Indrawati, Risa; Khoerunnisa, Syifa; Fitriani, Andhin Dyas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak kurang lebih 30 artikel nasional dan internasional yang relevan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup studi mengenai bentuk bullying, karakteristik kepercayaan diri, serta hubungan antara keduanya pada siswa sekolah dasar. Analisis literatur menunjukkan bahwa bullying muncul dalam berbagai bentuk seperti fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying, yang dipengaruhi oleh faktor individu, keluarga, teman sebaya, sekolah, dan media. Dampak bullying terhadap kepercayaan diri terlihat pada penurunan harga diri, menarik diri dari lingkungan sosial, kesulitan akademik, serta gangguan emosional. Temuan literatur juga menunjukkan bahwa pelaku bullying sering kali memiliki kepercayaan diri semu yang tidak stabil dan didorong oleh kebutuhan dominasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian mengungkapkan adanya hubungan negatif yang konsisten antara intensitas bullying dan tingkat kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Faktor protektif seperti dukungan keluarga, relasi teman sebaya yang positif, serta peran guru dan lingkungan sekolah terbukti berkontribusi dalam memulihkan kepercayaan diri korban bullying. Penelitian ini menegaskan pentingnya upaya kolaboratif dalam pencegahan dan penanganan bullying guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan psikososial siswa.
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA SD Winarti, Ari; Putri, Ariska Muhasyra; Rahmawati, Helen; Atussyafi’iah, Lukluk; Rahmawati, Oktavia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SDN 04 Metro Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan P5 melalui kegiatan berbasis proyek seperti piket kelas, kewirausahaan, latihan mandiri untuk Gebyar P5, dan penyelesaian tugas tepat waktu secara efektif meningkatkan sikap disiplin dan tanggung jawab siswa. Pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna menjadikan siswa lebih mandiri, patuh pada aturan, serta memiliki kesadaran menjalankan tugas dan kewajibannya. Guru berperan sebagai pembimbing utama dalam pelaksanaan kegiatan, sementara orang tua turut berkontribusi melalui dukungan dalam berbagai program sekolah. Secara keseluruhan, P5 terbukti memberikan dampak signifikan dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model P5 berbasis teknologi untuk memperkuat implementasi dan menyesuaikannya dengan perkembangan digital pada peserta didik masa kini.