cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
editor.jcm2019@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
editor.jcm2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27152901     EISSN : 2715291X     DOI : https://doi.org/10.56670/jcs.v1i1
Journal of Community Service (JCS) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of community service. Investigated the education, science and technology, soio-economy and bussiness, and cultural & society. Besides focusing on the service of studies issues of basic education, JCS covered the critical view, comprehensive mind in the community service and social education. Journal of Community Service (JCS) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-2901 and e-ISSN: 2715-291X since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
Rekayasa Pakan Kambing Berbasis Pemberdayaan Kelompok Ternak 'Berkah Indonesia' Melalui Pengembangan Mesin Pencacah di Desa Karanganyar, Probolinggo Hidayatullah, Syarif; Suprayitno, Didik; Yuniawan, Dani
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.257

Abstract

Peternakan kambing di Desa Karanganyar didominasi oleh peternakan rakyat skala kecil dengan kepemilikan 5-10 ekor per peternak. Jenis kambing yang dipelihara adalah Jawarandu, Kacang, dan hasil persilangan. Tujuan utama adalah produksi daging, susu, dan pembibitan. Namun, sistem pemeliharaan tradisional dengan kandang sederhana dan pemberian pakan ad-libitum menyebabkan produktivitas ternak belum optimal. Salah satu masalah utama adalah keterbatasan akses peternak terhadap mesin penghalus pakan modern dan efisien. Peternak umumnya memiliki keterbatasan modal dan pengetahuan untuk mengoperasikan dan merawat mesin tersebut. Dampaknya, proses pengolahan pakan menjadi kurang efektif, sehingga daya cerna ternak rendah dan produktivitas kambing tidak optimal. Upaya peningkatan akses peternak terhadap mesin penghalus pakan yang sesuai dan terjangkau, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak, sangat diperlukan. Intervensi pemerintah daerah dalam bentuk bantuan sarana, pelatihan, dan pendampingan teknis dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak di Desa Karanganyar.
Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Nelayan: Studi Kasus di Desa Pesisir Besuki, Kabupaten Situbondo Alamsyah, Agus Rahman; Rachmawati, Ike Kusdyah; Noercholis, Achmad
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.258

Abstract

Pengolahan ikan di Desa Pesisir berkembang sejak 2014. Salah satu pelaku usaha adalah Ibu Hosniah, yang merupakan ketua kelompok wanita nelayan. Ibu Hosniah menjalankan usaha pengolahan ikan kering dan mempekerjakan lima karyawan yang semuanya merupakan ibu-ibu warga desa setempat. Proses pencucian dan perebusan ikan dilakukan di halaman rumah, dan penjemuran ikan dilakukan di area terbuka, tetapi kondisi pemukiman yang padat seringkali menghambat proses tersebut. Terdapat kendala seperti adanya sisa ikan yang dijual dengan harga murah dan kurangnya pemanfaatan limbah ikan, yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai produk baru. keterbatasan peralatan yang digunakan dalam pengolahan ikan masih bersifat tradisional, dan meskipun rata-rata nelayan dapat mengolah 3-4 ton ikan basah setiap harinya, keterbatasan alat ini menjadi kendala dalam efisiensi produksi. Proses pengeringan ikan , memakan waktu 2-4 hari di musim hujan. dengan melibatkan 6-8 tenaga kerja. Hal ini berkontribusi pada tingginya biaya operasional dan mengurangi efisiensi waktu. Serta belum memiliki produk unggulan lainnya selain ikan asin. Permasalahan dalam Program PKM ini : 1)Kualitas dan kuantitas hasil produksi ikan tidak maksimal. Kapasitas Produksi yang dihasilkan selama ini masih terbatas. Hal ini disebabkan, peralatan yang digunakan masih sederhana/tradisional dan terbatas. 2)Belum ada perkembangan produk baru. Terbatasnya motivasi dalam mengembangkan produk baru menjadi hambatan utama mitra3)Produk yang dihasilkan hanya bahan baku utama berupa ikan asin saja. Padahal masih bisa memanfaatkan menjadi produk baru seperti terasi, udang rebon , rengginang dan kotil. 4) keterbatasan pengetahuan tentang manajemen usaha. 5)Skill yang terbatas karena kemampuan tenaga kerja dalam menggunakan peralatan atau alih teknologi.6) Belum ada produk baru bernilai ekonomi Program ini bertujuan untuk memdorong motivasi dan menumbuhkan ketrampilan alih teknologi . Urgensi yang diperlukan adalah inovasi teknologi agar dapat mengatasi persoalan dan kemandirian mitra. Luaran prioritas yang harus segera ditangani adalah bagaimana meningkatkan kapasitas hasil produksi pakan Melalui pengadaan peralatan proses produksi dan inovasi teknologi . Bantuan peralatan diharapkan dapat mempercepat waktu dan kualitas produksi menjadi lebih unggul. Dengan solusi ini maka persoalan kapasitas hasil produksi, serta peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa tercapai. Metode yang digunakan sosialisasi, Penyuluhan, Pelatihan, demonstrasi, praktek serta Pendampingan diharapkan dapat mengatasi permasalahan mitra. Solusi yakni : Pendampingan pembuatan inovasi produk baru berupa krupuk , kotil dan rengginang serta alat pengering ikan asin. Dengan memiliki alat bantu tersebut , masalah keterlambatan pengeringan ikan, teratasi dan biaya dapat ditekan .Pendekatan partisipatif digunakan agar berjalan sesuai dengan kebutuhan nyata dari mitra. Target program ini adalah tercapainya sinergi yang menguntungkan dan positif dalam meningkatkan kapasitas hasil produksi. Outcome program, mitra dapat memiliki ketrampilan sebagai modal dasar untuk ber-inovasi dan lebih mandiri. Dimana produk yang dihasilkan memiliki kualitas unggul serta terjadi peningkatan kapasitas produksi ikan kering dan olahan baru dari produk ikan.
INOVASI KELOMPOK TERNAK BAROKAH JAYA PROBOLINGGO: PENINGKATAN NILAI EKONOMI KOTORAN KAMBING MELALUI MESIN PENCACAH Rachmawati, Ike Kusdyah; Suprayitno, Didik; Noercholis, Achmad
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.260

Abstract

Pengolahan ikan di Desa Pesisir berkembang sejak 2014. Ibu Hosniah, ketua kelompok wanita nelayan, menjalankan usaha pengolahan ikan kering dengan 5 karyawan. Proses pengolahan dilakukan di halaman rumah, namun kondisi pemukiman yang padat menghambat proses. Terdapat kendala seperti sisa ikan yang dijual murah dan kurangnya pemanfaatan limbah. Peralatan yang digunakan masih tradisional, dan proses pengeringan memakan waktu 2-4 hari di musim hujan dengan 6-8 tenaga kerja, berkontribusi pada tingginya biaya operasional. Selain ikan asin, belum ada produk unggulan lainnya. Permasalahan dalam Program PKM ini : 1)Kualitas dan kuantitas hasil produksi ikan tidak maksimal. Kapasitas Produksi yang dihasilkan selama ini masih terbatas. Hal ini disebabkan, peralatan yang digunakan masih sederhana/tradisional dan terbatas. 2)Belum ada perkembangan produk baru. Terbatasnya motivasi dalam mengembangkan produk baru menjadi hambatan utama mitra3)Produk yang dihasilkan hanya bahan baku utama berupa ikan asin saja. Padahal masih bisa memanfaatkan menjadi produk baru seperti terasi, udang rebon , rengginang dan kotil. 4) keterbatasan pengetahuan tentang manajemen usaha. 5)Skill yang terbatas karena kemampuan tenaga kerja dalam menggunakan peralatan atau alih teknologi.6) Belum ada produk baru bernilai ekonomi
PEMANFAATAN PELEPAH DAUN SAWIT SEBAGAI SUMBER PAKAN TERNAK UNTUK MASYARAKAT PETERNAK DI KABUPATEN AGAM Nelvi Erizon; Mulyanti; Refdinal; Arfianti, Fina; Adri, Junil
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.273

Abstract

Kabupaten Agam memiliki potensi besar dalam sektor peternakan, namun ketersediaan pakan hijauan seringkali menjadi kendala utama bagi para peternak, terutama saat musim kemarau. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan pelepah daun sawit sebagai sumber pakan ternak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi peternak dalam menghadapi tantangan ketersediaan pakan hijauan dengan memanfaatkan limbah perkebunan sawit yang melimpah di daerah tersebut. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan teknis mengenai proses pengolahan pelepah daun sawit agar dapat dijadikan pakan ternak yang bernutrisi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelepah daun sawit yang diolah melalui proses pencacahan dan fermentasi dapat meningkatkan kualitas nutrisinya, sehingga layak sebagai alternatif pakan untuk ternak ruminansia. Selain itu, program ini juga mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengelola sumber daya lokal sebagai pakan ternak, yang berpotensi mengurangi biaya operasional dan meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan. Diharapkan dengan adanya program ini, kesejahteraan para peternak di Kabupaten Agam dapat meningkat melalui pemanfaatan pelepah daun sawit sebagai pakan ternak yang terjangkau dan berkelanjutan
MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN 6 APLIKASI PENCATATAN KEUANGAN GRATIS DI DESA SUNGAI BENGKUANG Jayusman, Hendra; Khotimah, Siti; Puwaningsih, Wahyu
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.277

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sungai Bengkuang menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan yang disebabkan oleh rendahnya literasi keuangan dan minimnya pemanfaatan teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan gratis. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penggunaan aplikasi keuangan digital, yang berkontribusi pada pengelolaan keuangan yang lebih baik. Meskipun ada hambatan seperti keterbatasan akses internet dan perubahan kebiasaan, peluang pengembangan melalui pendampingan berkala dan peningkatan infrastruktur internet diidentifikasi sebagai langkah penting untuk keberlanjutan program.
PEMERIKSAAN KESEHATAN HEWAN KURBAN DI KOTA BUKITTINGGI: UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS DAN KEAMANAN PRODUK HEWANI Widia Safitri; Rita Suzana; Fitria Susanti; Sedrisa Lidya Pertiwi; Nur Rahmi; Sucia Fadillah
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.284

Abstract

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan langkah krusial dalam menjamin kualitas dan keamanan produk hewani, khususnya di Kota Bukittinggi yang memiliki tradisi kurban tahunan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan fokus pada pemeriksaan kesehatan hewan kurban melalui prosedur antemortem dan postmortem. Pemeriksaan dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi kesehatan fisik hewan, mengedukasi masyarakat mengenai risiko penyakit zoonosis, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih hewan kurban yang sehat. Metode yang digunakan mencakup pemeriksaan langsung pada beberapa pasar hewan utama di Bukittinggi, melibatkan tim kesehatan hewan dan pendampingan bagi peternak dan pedagang. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar hewan kurban dalam kondisi baik dan layak konsumsi, tetapi ditemukan beberapa kasus parasit eksternal dan infeksi parasit cacing pita pada beberapa ekor sapi. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan komprehensif sebagai langkah pencegahan dalam menekan risiko penyebaran penyakit yang dapat membahayakan konsumen. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan dampak positif dalam menjaga kualitas dan keamanan produk hewani bagi kesehatan publik. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan kesehatan hewan di tingkat lokal, guna mendukung keamanan pangan di masa depan.
KOLABORASI PRODI BIOLOGI DAN KEDOKTERAN HEWAN UNP, SERTA DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KOTA PADANG DALAM VAKSINASI RABIES GRATIS Widia Safitri; Rita Suzana; Varhanno Khallifhatul Khanh; Riska Asria Sa’adatur Rahmi; Ibran Eka Putra
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.285

Abstract

Rabies adalah penyakit zoonosis yang serius dan fatal yang disebabkan oleh virus rabies, yang terutama ditularkan melalui gigitan dari hewan terinfeksi, khususnya anjing dan kucing. Sebagai negara dengan angka kejadian rabies yang tinggi, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan dan mencegah penyakit ini. Salah satu langkah efektif yang diakui secara global adalah vaksinasi pada hewan yang rentan. Penelitian ini menjelaskan program vaksinasi rabies gratis yang dilaksanakan oleh Program Studi Biologi dan Kedokteran Hewan Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Padang, bertepatan dengan peringatan Hari Rabies Internasional. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyediakan akses vaksinasi rabies bagi pemilik hewan peliharaan, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko rabies, serta mendorong kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Kegiatan ini berhasil memvaksinasi 200 ekor kucing, menunjukkan keterlibatan masyarakat yang kuat dan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan rabies. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, dengan 85% peserta mengungkapkan pemahaman yang lebih baik tentang rabies setelah mengikuti edukasi. Program ini merupakan contoh pendekatan multi-sektoral yang efektif dalam pengendalian rabies dan menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan untuk mempertahankan upaya vaksinasi di daerah yang kurang terlayani.
PEMANFAATAN LAHAN BUDIDAYA GREENHOUSE BUAH MELON HIDROPONIK PADA KARANG TARUNA AMUBA BERTANI KABUPATEN JOMBANG Alvianna, Stella; Estikowati, Estikowati; Haidar Fari Aditya; Syarif Hidayatullah
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.289

Abstract

Karang Taruna Amuba Bertani, didirikan pada tahun 2016 dengan beranggotakan 22 orang di Desa Megaluh, Kabupaten Jombang. Diketuai oleh Iqballudin A, organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan dengan mempunyai usaha lain selain pekerjaan keseharian. Pada tahun 2021, anggota karang taruna melakukan uji coba budidaya melon dengan sistem hidroponik di lahan seluas 50m2, menggunakan 50 bibit melon golden aroma. Hasil yang diperoleh mempunyai Tingkat keberhasilan 45%, hal ini mendorong anggota lain untuk mengembangkan budidaya serupa. Namun dalam perjalanannya anggota Karang taruna menemui beberapa kendala, seperti kebutuhan modal besar dan kelemahan dalam sistem substrait hidroponik, yang menyebabkan pelayuan tanaman cepat. Kendala lain muncul dari internal Karang taruna Amuba Bertani yaitu kurangnya jiwa kewirausahaan, minimnya keterampilan, dan tidak adanya jaringan penjualan yang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan penyediaan satu unit greenhouse lengkap dengan instalasi hidroponik, bibit, pupuk, serta melakukan pelatihan dan penyuluhan terkait dengan budidaya melon. Untuk dapat mencapai target peninglatan kapasitas produksi dan keterampilan anggota Karang taruna Amuba Bertani perlu digunakan pendekatan partisipasi
PENINGKATAN LITERASI AKUNTANSI PADA UMKM MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN SEDERHANA DI WILAYAH PEDESAAN Nopriyanto, Anjar
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.300

Abstract

UMKM di wilayah pedesaan menghadapi tantangan besar dalam mengelola keuangan secara efektif, yang seringkali berdampak pada keberlanjutan usaha mereka. Literasi akuntansi yang rendah menghambat kemampuan pelaku usaha kecil untuk memahami kondisi finansial, merencanakan keuangan, dan mengakses pembiayaan formal. Selain itu, hambatan sosial, budaya, dan infrastruktur di pedesaan memperparah keterbatasan dalam pengelolaan keuangan yang sederhana dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan literasi akuntansi melalui pelatihan pengelolaan keuangan sederhana pada UMKM di wilayah pedesaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dari studi terdahulu dan sumber relevan lainnya. Data yang terkumpul dianalisis secara sistematis untuk menghasilkan temuan yang aplikatif dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang sederhana dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi sumber daya dan menghadapi tantangan ekonomi dengan lebih baik. Literasi akuntansi juga memungkinkan pelaku UMKM menyusun laporan keuangan yang meningkatkan daya saing mereka di pasar. Dengan literasi yang baik, UMKM memiliki potensi untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di pedesaan. Strategi pelatihan yang sederhana, aplikatif, dan didukung oleh infrastruktur memadai diperlukan untuk mendukung keberlanjutan UMKM.
PELATIHAN STANDARD OPERATING PROCEDURES PENGGUNAAN DAN PERAWATAN PERALATAN DI KITCHEN BAGI SMK NEGERI 3 TANGERANG Jimmy M.H. Situmorang; Vasco A.H. Goeltom; V. Nonot Yuliantoro; Wulanmeiaya Wowor; Kayla Auriel Widjaja; Fellice Angela Putri Yasasu6; Pricilia Angelica
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.301

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat adalah program perguruan tinggi yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial akademik. SMK Negeri 3 Tangerang adalah salah satu sekolah menengah kejuruan negeri yang ada di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Indonesia yang memiliki jurusan tata boga. Sekolah ini memiliki tujuan memberikan akses pendidikan dan pelatihan kepada siswa, khususnya dalam bidang keterampilan kuliner. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini akan membawakan tema "Pelatihan Standard Operating Procedures Penggunaan dan Perawatan Peralatan di Lab Kitchen". Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai cara penggunaan dan perawatan beberapa peralatan kitchen. Melalui pelatihan praktik, peserta akan diajarkan mengenai teknik penggunaan pisau, grooming standard, serta penggunaan cutting board yang sesuai standar. program ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam pengelolaan dan penggunaan peralatan dapur secara profesional dan aman. Dengan mengadakan pelatihan ini, diharapkan dapat membantu para siswa SMK Negeri 3 Tangerang dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga mereka memiliki keunggulan kompetitif dan siap menghadapi tantangan di bidang kuliner.