cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
editor.jcm2019@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
editor.jcm2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27152901     EISSN : 2715291X     DOI : https://doi.org/10.56670/jcs.v1i1
Journal of Community Service (JCS) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of community service. Investigated the education, science and technology, soio-economy and bussiness, and cultural & society. Besides focusing on the service of studies issues of basic education, JCS covered the critical view, comprehensive mind in the community service and social education. Journal of Community Service (JCS) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-2901 and e-ISSN: 2715-291X since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
PENGEMBANGAN KAPASITAS UMKM SIGARO MALAHA TERHADAP PENGOLAHAN IKAN TUNA MENJADI ABON IKAN SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DI KOTA TERNATE Marasabessy, Fachria Yamin; Umasugi, Mohbir; Adam, Muhammad Darsan Hi
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.243

Abstract

Tidak ada yang meragukan potensi sumber daya ikan (SDI) di perairan Maluku Utara, wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Filipina dan Samudera Pasifik yang memicu berlimpahnya segala jenis ikan dan keberagaman hayati laut. Sebagai pemilik potensi SDI yang sangat tinggi, perairan Maluku Utara juga dikenal luas sebagai penghasil komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang menjadi andalan Indonesia untuk ekspor, yaitu tuna, cakalang, dan tongkol. Lebih lanjut terdapat 8 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Maluku Utara, dari 10 kabupaten dan kota tersebut, Kota Ternate berada di urutan pertama dengan produsen perikanan dengan jumlah 55,8 ton di tahun 2022. Potensi besar ini harus di kelolah dengan baik, terdapat bermacam-macam cara pengolahan ikan, mulai dari cara tradisional sampai modern. Ini kemudian di manfaatkan oleh Ibu Hasna Halil melalui UMKM Sigaro Malaha yang melihat potensi sumber daya alam dari sektor perikanan untuk mengolah menjadi produk abon ikan tuna, namun ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh industri rumahtangga seperti belum mempunyai ijin layak di pasarkan melalui PIRT dari Dinas Kesehatan, kemudian belum memiliki kemasan yang baik sebagai nilai tambah dalam pemasaran, dan juga kukarangan peralatan lain yang berpengaruh pada pendapatan, untuk itu tim PkM Universitas Terbuka Daerah Ternate yang di ketuai oleh Dr. Fachria Yamin Marasabessy, M.Pd. merasa perlu untuk di intervensi untuk pengembangan kapasitasnya.
PKM FOR DEVELOPMENT OF SPORTS FACILITIES ON HANDAYANI STREET I, RW XIV Dian Wahyoni; Danyl Mallisza; Adrian Fadhli; Hardi Wijaya; Nazili, Nazili; Robby Hotter
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.244

Abstract

This Community Service Activity (PKM) was carried out by lecturers from the Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering and Planning, Ekasakti University, with the aim of building sports facilities on Handayani Street I, RW XIV. The project is designed to provide adequate sports facilities to support physical health and improve the social cohesion of the local community. Implementation methods include planning, coordination with related parties, technical implementation, as well as evaluation and monitoring. The results show that the sports facilities built meet quality standards and have been well used by the community, providing significant physical and social benefits. Active community involvement increases the sense of ownership and responsibility for the facility, supporting its sustainability. The success of this project emphasizes the importance of synergy between universities, government and society, and shows the need to consider social and cultural aspects in service projects. This activity strengthens the role of universities in sustainable community development.
PKM TRAINING AND EDUCATION FOR THE COMMUNITY "CONSTRUCTION SAFETY" IN PADANG Melda Fajra; Maha Putri; Julita Andrini; Helny Lalan; Edo Adi Saputra; Afra Eliza Eprizon; Hari Rantoso
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.245

Abstract

Construction safety is a crucial aspect in ensuring the continuity and quality of development projects. In Padang, there is still a gap in knowledge and awareness regarding work safety in the construction sector, especially among informal workers and the surrounding community. The Community Service Program (PKM) with the title "Training and Education for the 'Construction Safety' Community in Padang" aims to provide practical knowledge and skills regarding construction safety. This program involves several stages, including identification of training needs, preparation of materials, implementation of training, and monitoring and evaluation. The results of the implementation show a significant increase in awareness and application of work safety standards among participants, which is expected to reduce the number of work accidents and increase the efficiency and quality of construction projects in Padang
PKM SOCIALIZATION OF EARTHQUAKE AND TSUNAMI DISASTER EVACUATION IN THE MENTAWAI ISLANDS Elviyanti , Elviyanti; Armizoprades, Armizoprades; Elimarni, Elimarni; Hafiz Maulana; Al Azha; Zootan Ahmad; M Fauzi7; Ryan Dio Pratama; Delvi Novita
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.246

Abstract

This community service program aims to improve disaster preparedness and response in Bukit Pamewa Village, North Sipora District, Mentawai Islands Regency, which is an area prone to earthquakes and tsunamis. This activity includes outreach, training and disaster response simulations which aim to equip the community with knowledge and skills in dealing with potential natural disasters. Through socialization, the community gains an understanding of disaster risks and the preventive actions that must be taken. Emergency response training involves all levels of society, including the formation of a Village Disaster Response Team whose task is to lead evacuations and provide first aid in emergency situations. Disaster simulations were carried out to practice evacuation steps in real-time, which succeeded in showing increased community preparedness. The results of this activity show that the people of Bukit Pamewa Village now have better knowledge and skills in responding to disasters, including the ability to evacuate and use safety equipment. Apart from that, the formation of the Village Disaster Response Team is an important asset in increasing community preparedness. It is hoped that this program can become the basis for further development to make Bukit Pamewa Village a resilient community and ready to face future disasters.
PERAN KREATIVITAS DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DESA KUBU DI PASAR MELALUI KEMASAN PRODUK OLAHAN LAUT Setyorini, Winarti; Jayusman, Hendra
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.247

Abstract

Kreativitas dalam desain kemasan produk olahan laut memainkan peran krusial dalam meningkatkan daya saing Desa Kubu di pasar. Masalah yang teridentifikasi meliputi kemasan produk yang kurang menarik dan kesulitan dalam memperluas pemasaran, menyebabkan produk lokal seperti ikan kering, cencalu, dan udang papai sulit bersaing dengan produk sejenis yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dalam desain kemasan produk olahan laut sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing Desa Kubu di pasar lokal dan regional. Melalui pendekatan kreatif dalam desain kemasan, diharapkan produk olahan laut Desa Kubu dapat lebih menarik minat konsumen, membedakan diri dari pesaing, dan memperluas pangsa pasar. Penelitian ini menggali literatur terkait strategi pengembangan ekonomi lokal, analisis bauran pemasaran pada home industri, pengaruh inovasi produk terhadap kinerja penjualan, dan strategi pengembangan usaha home industry di berbagai daerah. Dengan mengintegrasikan temuan dari literatur tersebut, penelitian ini memberikan pandangan yang komprehensif dalam upaya meningkatkan daya saing Desa Kubu melalui kemasan produk olahan laut yang lebih kreatif dan inov.
PKM. OPTIMALISASI JIWA KEWIRAUSAHAAN BUDIDAYA BUAH MELON HYDROPONIK DENGAN SISTEM GREEN HOUSE PADA KARANG TARUNA “BHAKTI” DESA KEBOBANG GUNUNG KAWI KABUPATEN MALANG Irany Windhyastiti; Hidayatullah, Syarif; Rachmawati, Ike Kusdyah; Windhyastiti, Irany
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.262

Abstract

Karang taruna Bhakti berdiri tahun 2013 memiliki anggota 40. Berawal pemikiran dari Ketua pengurus karang taruna sdr. Wenedhy Pradipta untuk meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia khususnya generasi muda di lingkungan Karang taruna Bhakti di Dusun Lopawon, Gunung Kawi Kabupaten Malang. Pada tahun 2022 terdapat anggota karangtaruna yang melakukan uji coba budidaya buah melon dengan sistem hidroponik, dengan dibantu beberapa anggota karangtaruna lainnya awalnya mereka memanfaatkan luas tanah pekarangan 50M2 dan menggunakan 50 bibit melon golden aroma, Hasil yang diperoleh lumayan baik dimana tingkat keberhasilan produksi sebesar 45%. Dari uji coba dari anggota Karang taruna tersebut memotivasi anggota lainnya untuk mengembangkan budidaya buah melon dengan cara hydroponik.Namun dalam pelaksanaan budidaya yang dicoba masih terdapat kendala kendala seperti 1) Membutuhkan modal yang besar, 2) Pada kultur substrat, kapisitas memegang air media substrat lebih kecil dari pada media tanah sehingga akan menyebabkan pelayuan tanaman yang cepat dan stres yang serius. Selain itu ada kendala internal yang dialami oleh Karang Taruna Bhakti ini diantarnya : Belum tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan kader karang taruna, ketiadaan aktifitas sehingga kepengurusan tidak berjalan baik, minimnya ketrampilan dan akses usaha, belum memiliki ketrampilan dan pengetahuan manajemen usaha dalam budidaya, belum memiliki jaringan penjualan dan aspek modal.Luaran yang harus segera ditangani bagaimana meningkatkan kapasitas produksi melalui pengadaan peralatan proses produksi. Dengan bantuan memberikan bantuan satu unit green house lengkap dengan instalasi hydroponik termasuk bibit dan pupuknya. Dimana dengan model ini sistem pengendalian dan suhu serta kapasitas air dapat terkontrol dengan baik sesuai dengan standart yang dituntukan serta memberikan pelatihan dan penyuluhan sesuai dengan permasalahan yang ada. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipasi. Target yang hendak dicapai dalam program PKM ini adalah tercapainya kontribusi positif bagi mitra dalam meningkatkan kapasitas produksi dan peningkatan skills anggota Karang Taruna “Bhakti” yang memiliki nilai jual ekonomi.
OPTIMALISASI PENGERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MESIN PENGERING KERUPUK SAMILER BAGI KWT NGUDI RAHAYU, KABUPATEN MALANG Alvianna, Stella; estikowati; Hidayatullah, Syarif
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.268

Abstract

Musim yang terjadi sering menjadi permasalahan bagi beberapa kelompok, utamanya kelompok yang menghasilkan produk dengan menggantungkan pengeringan pada matahari. Pembuatan kerupuk samiler yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani Ngudi Rahayu yang masih mengandalkan panas matahari pada proses pengeringan menjadi masalah ketika musim penghujan. Adanya mesin pengering kerupuk samiler ini menjadi Solusi bagi Kelompok Wanita Tani ketika melakukan proses pengeringan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kuantitas produk kerupuk samiler yang di produksi oleh Kelompok Wanita Tani Ngudi Rahayu. Metode yang digunakan adalah dengan partisipatif, survey, praktik langsung, dan observasi langsung. Hasil dari pengabdian ini yaitu adanya peningkatan jumlah produksi yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani, dan juga adanya peningkatan pada omset penjualan. Luaran kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini adalah berupa: (1) bantuan peralatan mesin pengering samiler; (2) publikasi media massa; (3) publikasi video; (4) publikasi ilmiah.
HELP DESK DAN SOSIALISASI PERCEPATAN STATUS BADAN HUKUM PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA) SE-KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN Farida, Any; Wardana, Surya Kusuma; Ekaningsih, Lailasari; Ahmad, Ridho Sa’adillah; Esdarwati, Susila
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.272

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) adalah lembaga milik desa dengan fungsi penting untuk menunjang kemajuan desa sebagai salah satu sumber pendapatan asli desa dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat desa. Sebagai lembaga ekonomi dalam menjalankan usahanya menjadi sangat penting untuk memiliki status badan hukum, sehingga dengan leluasa untuk mengelola dan menjalin kemitraan dengan lembaga ekonomi dan keuangan yang lain. Oleh karenanya, percepatan status Badan Hukum ini harus segera dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan sosialisasi (ceramah dan dialog interaktif) juga help desk (konseling) terhadap pengurus BUMDesa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan status dokumen pengajuan statu badan hukum menjadi terverifikasi dan bagi BUMDesa yang belum mengajukan segera mengajukan secara virtual.
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN LATIHAN GULAT DENGAN SELF MANAGEMENT DI PANTI ASUHAN X Puspitasari Ambarwati; Carissa Ratu Nolanda; Syaila Rania Adisya; Monty P. Satiadarma
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.237

Abstract

Panti Asuhan memainkan peran krusial dalam mendidik dan membina anak-anak terlantar agar menjadi individu yang mandiri dan berkontribusi dalam pembagunan nasional. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang dihadapi anak-anak panti asuhan dalam mengikuti Latihan gulat sebagai bagian dari program peningkatan kedisiplinan melalui Teknik self-management. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta implementasi teknik self-management yang didasarkan pada teori belajar Albert Bandura. Penelitian dilakukan di Panti Asuhan X, yang memiliki 58 anak dengan rentang 4 hingga 22 tahun. Program ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan melalui latihan gulat, menggunakan papan evaluasi dengan stiker warna untuk menilai kehadiran dan partisipasi. Pada awal program, mayoritas stiker berwarna merah, menunjukan ketidakhadiran yang tinggi. Setelah intervensi dengan Teknik self-management dan psikoedukasi, terjadi peningkatan signifikan dalam kedisiplinan, yang terlihat dari meningkatnya jumlah stiker kuning yang menunjukan kehadiran. Hasil penelitian menunjukan bahwa banyak anak panti asuhan merasa terpaksa dan kurang termotivasi dalam mengikuti Latihan gulat. Melalui pendekatan self-management, anak-anak menunukan peningkatan dalam kedisiplinan, motivasi dan regulasi emosi. Peningkatan regulasi emosi ini dilihat memalui respon anak-anak ketika diminta untuk berlatih, yang sebelumnya sering marah kini menunjukan respons yang lebih tenang dan menurut. Keberhasilan intervensi ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis teori psikologi social dalam meningkatkan kedisiplinan dan regulasi emosi di lingkungan panti asuhan. Temuan ini memberikan rekomendasi kuat untuk penerapan Teknik self-management, teori modeling, dan pendekatan psikoedukasi serupa dalam program-program pengembangan anak di panti asuhan lainnya.
PELATIHAN TRAKTOR REMOTE CONTROL DAN CHARGING STATION SEBAGAI PENERAPAN SMART FARMING DI DESA TANAHBARU Akbar Rizki Priadi; Tyo Bima Pratama; Daffa Hibban Sya’bana; Desvita Elvira Anyeler; Regita Aulia Safitri; Muhammad Zaki Abdulah
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.249

Abstract

Luas dari hasil pertanian yang memiliki potensi di Indonesia mencapai 4,81 juta hektar, namun belum dilakukan pemanfaatan secara baik. Pertanian cerdas (smart farming) akan mendorong peningkatan pendapatan para petani dan mendukung keberlanjutan pertanian. Smart farming memiliki peranan penting dalam era Revolusi Industri 4.0. Desa Tanahbaru yang terletak di Kabupaten Karawang dengan luas ± 721 hektar, memiliki luas wilayah persawahan ± 573 hektar tanah sawah hampir 90% dari total wilayah desa. Menjadikan mata pencaharian utamanya adalah sebagai petani dan buruh tani. Dengan potensi yang dimiliki oleh Desa Tanahbaru, masih terdapat permasalahan mengenai biaya operasional yang tinggi, traktor konvensional untuk membantu membajak sawah, dan hasil bajakan yang kurang merata. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui program PPK Ormawa Himtel Unsika bertujuan memfasilitasi dan meningkatkan keterampilan petani dan buruh tani mengenai teknologi smart farming secara bertahap bagi masyarakat desa. Penerapan ini berupa memfasilitasi traktor remote control dan charging station panel surya. Maka, perlu diadakan pelatihan untuk penggunaan teknologi tersebut. Pelaksanaan dari pelatihan ini dilakukan dengan metode pemaparan materi, demonstrasi, praktik, dan diskusi dengan peserta. Pelatihan ini terbukti menjadi langkah yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat desa.