cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 211 Documents
Aplikasi Asam Amino dalam Pembuatan Pupuk Hayati untuk Zat Aktivator Tanaman Padi pada Masa Vegetatif Maupun Generatif Masahid Masahid; Pujiati Pujiati; Danang Danang
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.666

Abstract

Produksi padi di Indonesia seringkali menurun bahkan menimbulkan kerugian akibat kurang sehatnya tanah persawahan. Hal ini disebabkan para petani kurang penggunaan pupuk hayati pada tanah persawahan, selain itu para petani yang menanam padi terus-menerus tanpa adanya perubahan pada pola jenis tanaman. Kondisi seperti ini akan menimbulkan tanah menjadi tidak sehat dan membuat kualitasnya menurun. Selain itu, penggunaan pupuk kimia secara berlebihan yang salah satu faktor rusaknya tanah. Kecamatan Sukosewu merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bojonegoro yang menjadi andalan di Provinsi Jawa Timur sebagai sentra penghasil padi. Solusi dalam yang dapat dilakukan adalah memberikan motivasi dan bimbingan pada gapoktan dan kelompok tani dalam penggunaan pupuk organik secara berkala dan sering supaya tanah persawahan kembali subur dan berkualitas baik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Sidorejo, Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Pengabdian ini dilakukan bersama bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat tentang pelatihan pemanfaatan asam amino untuk pembuatan pupuk hayati bagi tanaman dan tanah dari di Desa Sidorejo Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.
Pengembangan Literasi Anak Pasca-Banjir Melalui Metode Storytelling: Studi Pendampingan di Sekolah Darurat Siti Habsari Pratiwi; Veryawan Veryawan; Wahyuni Wahyuni; Fitrah Nabila Azzahra
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.669

Abstract

Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025 memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk terganggunya aktivitas pendidikan anak. Kondisi sekolah yang terdampak banjir menyebabkan proses belajar mengajar tidak berjalan optimal sehingga anak mengalami penurunan motivasi belajar dan keterbatasan akses literasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan literasi anak pasca-banjir melalui metode storytelling pada sekolah darurat. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 45 anak usia sekolah dasar di lokasi pengungsian dan sekolah darurat terdampak banjir. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan anak, penyusunan media cerita berbasis edukatif dan psikososial, pelaksanaan storytelling interaktif, pendampingan membaca dan menulis sederhana, serta evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode storytelling mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan menyimak, keberanian berbicara, serta partisipasi anak dalam aktivitas literasi. Selain itu, kegiatan storytelling membantu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung pemulihan psikologis anak pascabencana. Pendampingan sekolah darurat melalui storytelling menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak pada situasi darurat bencana banjir.
Program Pengalaman Lapangan Sebagai Sarana Pembentukan Profesionalisme Guru di Yayasan Aisyah Wardhani School Siti RahmaDewi Siregar; Nurbaiti Nasution; Fauziah Nasution
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.670

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui fungsi Program Pengalaman Lapangan (PPL) dalam membentuk profesionalisme guru serta meningkatkan kepercayaan diri calon pendidik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengalaman langsung di lapangan sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sebagai guru yang profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif reflektif dengan lokasi penelitian di TK Aisyiyah Wardhani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi yang melibatkan mahasiswa PPL, guru pamong, serta kegiatan pembelajaran di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PPL memberikan dampak positif terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengelola kelas, menyusun perangkat pembelajaran, berinteraksi dengan peserta didik, serta meningkatkan rasa percaya diri saat mengajar. Selain itu, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam memahami karakteristik anak usia dini, menjalin komunikasi yang baik dengan lingkungan sekolah, serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi. Proses pembelajaran di TK Aisyiyah Wardhani berlangsung secara aktif, menyenangkan, dan nyaman melalui pendekatan belajar sambil bermain. Dengan demikian, Program Pengalaman Lapangan (PPL) menjadi sarana efektif dalam membentuk calon guru yang profesional, kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.
Pendampingan Hukum Pro Bono oleh Penasihat Hukum dalam Perkara Pidana (Studi Kasus Pendampingan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan di Pengadilan Negeri Malang) Akbar Mahredy Novanda Putra; Anggi Kaswari; Shasa Satu Widharu; Tinuk Dwi Cahyani; Shinta Ayu Purnamawati
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.671

Abstract

Akses terhadap keadilan merupakan hak konstitusional setiap warga negara, termasuk bagi masyarakat kurang mampu yang berhadapan dengan proses hukum pidana. Namun dalam praktiknya, kelompok masyarakat rentan masih menghadapi berbagai hambatan untuk memperoleh pendampingan hukum yang layak akibat keterbatasan ekonomi, rendahnya literasi hukum, dan minimnya akses informasi mengenai bantuan hukum gratis. Kondisi tersebut tercermin dalam perkara pidana yang melibatkan terdakwa berinisial RST, seorang pemuda dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Malang yang didakwa melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan berdasarkan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pendampingan hukum oleh Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI Malang sebagai bentuk pengabdian masyarakat di bidang hukum sekaligus mengkaji peran bantuan hukum dalam mewujudkan access to justice bagi terdakwa tidak mampu. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan socio legal. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang undangan serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan hukum yang dilakukan oleh advokat dan paralegal PBH PERADI Malang tidak hanya berfungsi sebagai pembelaan litigasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi hukum bagi terdakwa dan keluarganya. Pendampingan tersebut memberikan pemahaman mengenai hak prosedural, memperkuat posisi terdakwa dalam proses persidangan, serta membantu mengurangi ketimpangan akses hukum yang dialami masyarakat kurang mampu. Penelitian ini menegaskan bahwa bantuan hukum memiliki fungsi strategis sebagai instrumen perlindungan hak asasi manusia sekaligus sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih adil, inklusif, dan humanis.
Perspektif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara Terhadap Isu Intoleransi di Media Sosial Dwi Dara Sonya Gracia Gracia; Nurul Islamidiyah; Jesica Sihotang; Laura Natalie Br. Tarigan; Sarah Syafika Siregar; Examy Aurora Siregar; Bisru Hafi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.672

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya jumlah pengguna media sosial dan memudahkan interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap isu intoleransi di media sosial di media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menilai intoleransi di media sosial sebagai permasalahan serius yang harus diperhatikan. Hal ini dapat dilihat dari maraknya komentar negatif, penyebaran hoax, serta perdebatan yang berujung konflik. Karena itu, Mahasiswa sebagai generasi muda yang aktif menggunakan media social harus memiliki pandangan penting dalam menyebarkan nilai toleransi agar tercipta ruang digital yang aman, damai, dan menghargai keberagaman.
Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Buahdua Azzahra Futri Fandiyani; Iis Aisyah; Amanda Puspanditaning Sejati
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.673

Abstract

Kejadian ISPA pada balita merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di negara berkembang, termasuk Indonesia. ISPA pada balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti karakteristik individu, kondisi lingkungan tempat tinggal, pola gaya hidup keluarga, akses pelayanan kesehatan, serta faktor genetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Buahdua, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 78 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase faktor risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling dominan berhubungan dengan kejadian ISPA adalah jenis kelamin, usia balita, asap rokok, pendidikan ibu, genetik, polusi udara, menggendong anak saat memasak, air eksklusif, malnutrisi, sirkulasi udara, sosial ekonomi, kepadatan hunian, status imunisasi, dan bahan bakar untuk memasak. Temuan ini mengindikasikan bahwa kejadian ISPA dapat dicegah melalui perbaikan lingkungan rumah, peningkatan cakupan imunisasi, serta edukasi mengenai pola asuh dan gaya hidup sehat. Oleh karena itu, upaya pencegahan ISPA pada balita perlu melibatkan peran aktif keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat secara luas dalam menciptakan lingkungan sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pada peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain analitik seperti studi case-control atau kohort agar hubungan kausal antarvariabel dapat dianalisis lebih mendalam.
Literature Review: Kemampuan Siswa dalam Menyusun Teks Laporan Penelitian pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Sarah Nadia; Nadia Fitriani Rambe; Nazwa Pasha; Yulia Armaini Siregar; Aurelia Septiandari; Saiba Oktania; Fitriani Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.675

Abstract

Menulis teks laporan penelitian adalah salah satu aspek terpenting dalam mempelajari bahasa Indonesia karena melibatkan pemikiran kritis, literasi, dan penyampaian informasi secara sistematis. Namun, pada kenyataannya, banyak siswa masih kesulitan menulis teks laporan penelitian yang sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai tantangan yang dihadapi siswa saat menulis teks laporan penelitian, penyebab mendasar dari tantangan-tantangan ini, peran yang dimainkan oleh guru dalam membantu siswa mengatasi tantangan-tantangan ini, dan strategi-strategi yang dapat digunakan untuk membantu siswa menjadi penulis yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (literature review) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui berbagai sumber pustaka dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan kemampuan menulis teks laporan penelitian. Untuk menemukan pola masalah yang berulang, data tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa terus mengalami kesulitan dalam memahami struktur laporan penelitian, menggunakan bahasa yang sesuai, pemilihan kosakata, menyusun kalimat yang efektif, dan membedakan antara fakta dan opini. Baik faktor internal maupun eksternal, seperti kurangnya bahan ajar dan metode pengajaran yang kurang beragam, mempengaruhi tantangan-tantangan ini, serta faktor internal termasuk minat baca yang rendah, kosakata yang terbatas, dan motivasi belajar yang rendah. Selain itu, diperkirakan bahwa penggunaan teknologi digital, strategi pembelajaran aktif, dan latihan menulis yang berkelanjutan dapat membantu meningkatkan kemampuan menulis siswa. Untuk menghasilkan pembelajaran yang mendorong pengembangan kemampuan menulis laporan penelitian, guru, siswa, dan lingkungan pendidikan harus bekerja sama.
Literasi Digital Anak Usia Dini: Peran Pendampingan Orang Tua di PAUD Bintang Kecil Cimone Marina Rospitasari; Gema Pertiwi; Dyah Ayu Kusuma Dewandaru; Lailatus Sholihah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.678

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang berlangsung dengan cepat telah memberikan dampak yang substansial terhadap pola komunikasi dan proses pembelajaran anak usia dini. Anak-anak kini tumbuh di lingkungan yang akrab dengan perangkat digital, sehingga kemampuan literasi digital perlu ditanamkan sejak dini. Literasi digital tidak terbatas pada kemampuan operasional dalam menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kesadaran dan pemahaman kritis terhadap prinsip etika, keamanan, serta tanggung jawab dalam setiap bentuk aktivitas di ruang digital. Penulisan ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 5 guru pengajar dan 15 orang tua serta pendidik di PAUD Bintang Kecil Cimone. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pendampingan orang tua memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk kemampuan anak memahami, menyeleksi, dan memanfaatkan media digital secara bijak. Terdapat tiga bentuk utama pendampingan yang teridentifikasi, yakni pendampingan teknis (pengenalan perangkat dan aplikasi), pendampingan edukatif (pemilihan konten yang sesuai usia dan mendidik), serta pendampingan moral-sosial (penanaman nilai etika, tanggung jawab, dan empati digital). Temuan ini menegaskan bahwa orang tua berperan sebagai fasilitator, pengarah, sekaligus teladan dalam proses pembentukan literasi digital anak usia dini. Dengan pendampingan yang konsisten dan berbasis nilai, literasi digital dapat menjadi sarana pengembangan potensi anak sekaligus perlindungan dari risiko negatif dunia digital.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perawatan Gigi Dan Mulut Anak Pra Sekolah Annisa Ziyah Febrianti; Iis Aisyah; Emi Lindayani
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.682

Abstract

Perawatan gigi dan mulut pada anak prasekolah sangat dipengaruhi oleh perilaku keluarga, terutama dukungan orang tua dalam membentuk kebiasaan sehat sejak dini. Dukungan keluarga yang tidak optimal dapat berdampak pada buruknya perilaku perawatangigi, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya karies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan gigi dan mulut pada anak prasekolah di Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 66 responden yang dipilihmenggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga dan perawatan gigi, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan perawatan gigi dan mulut (p = 0,033; r = 0,262). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga, semakin baik pula perilaku perawatan gigi dan mulut anak. Oleh karena itu, keterlibatan aktif keluarga, terutama orang tua, dalam memberikan edukasi, motivasi, dan teladan mengenai kebersihan gigi sangat penting dalam mencegah masalah kesehatan gigi sejak usia dini. Upaya promosi kesehatan yang melibatkan peran keluarga menjadi langkah kunci dalam meningkatkan status kesehatan gigi anak prasekolah.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Ketidakberhasilan Toilet Training Pada Anak Prasekolah Di PAUD Sumedang Ghina Nurilmiwati; Iis Aisyah; Heri Ridwan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.685

Abstract

Perlindungan hewan merupakan isu yang semakin penting dalam kehidupan masyarakat seiring meningkatnya kasus kekerasan, penelantaran, dan eksploitasi terhadap hewan yang masih sering terjadi di lingkungan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dan kesejahteraan hewan serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang mengatur perlindungan hewan di Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif berupa penyuluhan hukum, sosialisasi, diskusi interaktif, dan pemberian media edukasi kepada masyarakat mengenai bentuk perlakuan yang layak terhadap hewan dan konsekuensi hukum terhadap tindakan penganiayaan hewan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum, komunitas pecinta hewan, dan generasi muda sebagai sasaran utama edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesejahteraan hewan, tumbuhnya kesadaran hukum terkait larangan penganiayaan hewan, serta meningkatnya kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya perlindungan hewan di lingkungan sekitar. Edukasi perlindungan hewan juga terbukti mampu membangun sikap empati, tanggung jawab sosial, dan budaya hukum yang lebih humanis dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mengurangi tindakan kekerasan terhadap hewan melalui pendekatan edukasi dan kesadaran hukum masyarakat.