cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 358 Documents
Analisis Perkembangan Ekonomi Syariah Di Asia Tenggara Misbachudin; Riska Pramana Putri; Dewi Fatmasari; Aan Jaelani
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.934

Abstract

Perkembangan ekonomi syariah di kawasan ASEAN menunjukkan dinamika yang signifikan, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap sistem ekonomi berbasis prinsip-prinsip Islam serta dukungan regulasi dari pemerintah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekonomi syariah di empat negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, dengan menyoroti aspek regulasi, kelembagaan, industri keuangan syariah, serta kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, publikasi lembaga keuangan, serta dokumen kebijakan terkait ekonomi syariah di masing-masing negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Malaysia dan Brunei Darussalam memiliki sistem ekonomi syariah yang relatif mapan dengan dukungan regulasi yang komprehensif dan integrasi kelembagaan yang kuat. Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat didorong oleh kebijakan strategis pemerintah serta potensi pasar domestik yang besar, meskipun pangsa pasar keuangan syariahnya masih dalam tahap penguatan. Sementara itu, Singapura mengembangkan ekonomi syariah secara adaptif melalui pendekatan pasar dan kebijakan yang inklusif untuk menarik investasi global. Secara keseluruhan, perkembangan ekonomi syariah di negara-negara tersebut menunjukkan model yang beragam sesuai dengan karakteristik sosial, politik, dan ekonomi masing-masing negara, namun tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah yang universal.
Penggunaan Ninshou Daimeishi Danseigo oleh Tokoh Pria dalam Anime “Fairy Tail: Final Series” Episode 1-5 I Made Dwi Pranawa Wismaya; Irvina Restu Handayani; Ni Nengah Suartini
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.935

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi dan mendeskripsikan fungsi pronomina persona pronomina persona dalam ragam bahasa pria bahasa Jepang atau ninshou daimeishi danseigo yang digunakan oleh tokoh pria dalam anime Fairy Tail: Final Series episode 1-5. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat, serta instrumen penelitian berupa kartu data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori klasifikasi ninshou daimeishi danseigo atau pronomina persona dalam ragam bahasa pria dari Sudjianto (2007), Tjandra (2015), dan Inoue (2003). Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan 58 data tuturan terkait penggunaan pronomina persona dalam ragam bahasa pria yang terdiri dari 11 variasi berbeda, yaitu oretachi, boku, ore, warera, omae, omaera, kisamara, tem , wareware, kisama, dan tem ra. Hasil analisis terhadap variasi pronomina persona menunjukkan terdapat 12 fungsi penggunaan dalam tuturan oleh tokoh pria. Setiap fungsi penggunaan pronomina persona dalam ragam bahasa pria dipengaruhi oleh hubungan sosial, tingkat keformalan, situasi tutur, serta makna emosional yang ingin ditunjukkan oleh penutur. Fungsi yang paling dominan dalam penelitian ini adalah fungsi untuk menunjukkan ketegasan dan dominasi penutur dengan nuansa maskulin melalui penggunaan pronomina persona ore.
Peran Filantropi dalam Pengembangan Pendidikan: Peran Yayasan Peduli Kemanusiaan Ar-Risalah dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Sumatera Utara Syaiful Bahri Tanjung; M. Dimas Suhaimi Zein; M. Maulana; Solihah Titin Sumanti
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.939

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pembiayaan, belum meratanya akses pendidikan, serta kebutuhan peningkatan kualitas sarana, prasarana, dan sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, filantropi Islam melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf menjadi salah satu alternatif pendukung pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi filantropi Islam oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan Ar-Risalah dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam di Sumatera Utara, bentuk program yang dijalankan, serta kontribusinya terhadap pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña serta diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang berasal dari masyarakat lokal serta didukung oleh sedekah dan wakaf dari para masyaikh dan donatur Timur Tengah untuk menjalankan berbagai program pendidikan, meliputi beasiswa, subsidi pendidikan, penyediaan buku, pembangunan sarana dan prasarana, pembinaan guru, serta pengembangan Rumah Tahfiz. Program tersebut berkontribusi terhadap peningkatan akses pendidikan, penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan pendidikan keislaman di Sumatera Utara. Keberhasilan program didukung oleh kepercayaan masyarakat, keberlanjutan jaringan donatur, transparansi pengelolaan dana, dan kolaborasi kelembagaan, meskipun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pendanaan, sumber daya manusia, dan luasnya wilayah pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filantropi Islam yang dikelola secara profesional dan berorientasi pada pemberdayaan dapat menjadi strategi pengembangan pendidikan Islam yang berkelanjutan.
Strategi Komunikasi Da’i Muda Generasi Z dalam Aktivitas Dakwah di Rantauprapat Sumatera Utara Syaiful Iman Zuhri; Mohd. Rafiq
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.940

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi da’i muda Generasi Z dalam aktivitas dakwah di Rantauprapat. Fokus penelitian tidak hanya diarahkan pada penggunaan media digital, tetapi juga pada cara da’i muda merumuskan pesan, memilih gaya komunikasi, membangun kedekatan dengan mad’u, mengintegrasikan dakwah luring dan daring, serta menjaga kredibilitas religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap empat da’i muda di Rantauprapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi da’i muda Gen Z terbentuk melalui lima dimensi yang saling berkaitan, yaitu mengenali karakter mad’u, menyederhanakan pesan agama tanpa melemahkan substansi, menggunakan gaya santai, humoris, reflektif, akademis, dan komunikatif, memadukan media sosial dengan dakwah tatap muka, serta menjaga kredibilitas melalui adab, akhlak, keilmuan, keikhlasan, dan konsistensi perilaku. Strategi dakwah tersebut berakar pada prinsip komunikasi Islam seperti qaulan sadidan, qaulan baligha, qaulan layyinan, qaulan ma’rufa, dan qaulan maysura, serta metode dakwah bil hikmah, mau’izah hasanah, bil lisan, bil hal, dan bil qalam. Media sosial memperluas visibilitas dan akses dakwah, tetapi juga menuntut kontrol etis agar aktivitas dakwah tidak bergeser menjadi sekadar pencitraan diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi da’i muda Gen Z di Rantauprapat bersifat adaptif, dialogis, dan hibrid karena memadukan nilai Islam, legitimasi sosial lokal, budaya anak muda, dan budaya digital.
Optimalisasi Media Sosial Sebagai Strategi Penguatan Branding Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini: Sosialisasi di KB-RA Baitul Karim Surabaya Cynthia Eka Violita; Edita Rachma Kamila; Devika Cherly Putrihadiningrum
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.941

Abstract

Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu strategi penting bagi lembaga pendidikan dalam membangun citra, memperluas jangkauan informasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap layanan pendidikan. KB-RA Baitul Karim Surabaya menghadapi permasalahan berupa menurunnya jumlah pendaftar siswa baru, sementara media sosial yang telah dimiliki, seperti Instagram dan Facebook, belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada yayasan, guru, dan tenaga kependidikan mengenai pentingnya media sosial sebagai sarana branding lembaga pendidikan serta meningkatkan awareness masyarakat terhadap KB-RA Baitul Karim Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi luring pada 22 Mei 2026 dengan peserta sebanyak tujuh orang, terdiri atas enam guru/tenaga kependidikan dan satu perwakilan yayasan. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah mitra, penyusunan materi, pelaksanaan sosialisasi, diskusi, evaluasi, dan perencanaan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu memberikan pemahaman awal kepada peserta mengenai fungsi media sosial sebagai media komunikasi, branding, dan promosi lembaga pendidikan. Peserta juga diarahkan untuk memilih platform media sosial yang sesuai dengan target audiens, menjaga konsistensi identitas visual, dan menyiapkan tindak lanjut berupa pelatihan pembuatan konten. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa optimalisasi media sosial dapat menjadi strategi awal yang relevan untuk memperkuat branding lembaga pendidikan anak usia dini, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan dan evaluasi berbasis indikator digital agar dampaknya terhadap peningkatan awareness dan pendaftaran siswa baru dapat diukur secara lebih objektif.
Jin dalam Perspektif Al-Qur’an QS. Al-Jinn: 7-15 Muhammat Indra Nasution; Afif Fatahillah; Aulia Dinda Putri; Balqis Najwa; Fauziah Nur Ariza
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.944

Abstract

Jin, setan, dan iblis adalah entitas ciptaan Allah yang ada di alam gaib. Selain manusia, Allah telah menciptakan makhluk-makhluk ini sebagai bukti keberadaan entitas gaib yang mengamati tindakan mereka dari sudut pandang mana pun yang mereka pilih. Seluruh umat manusia meyakini keberadaan tiga entitas gaib tersebut. Keyakinan akan keberadaan entitas gaib adalah aspek fundamental iman yang penting bagi umat Islam. Telah diwahyukan bahwa di antara ciri-ciri individu yang memiliki rasa hormat yang mendalam kepada Tuhan adalah mereka yang meyakini apa yang tidak terlihat. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Baqarah, ayat 3, disebutkan: "Orang-orang yang beriman kepada yang gaib." Namun, meyakini entitas gaib tidak berarti kita harus memuja mereka atau menganggap mereka sebagai ilahi. Iman kepada makhluk gaib mencerminkan gagasan bahwa Tuhan memiliki kemampuan untuk mewujudkan apa pun yang diinginkan-Nya, sehingga menghasilkan keragaman yang luar biasa di antara entitas yang diciptakan-Nya. Semua ini berfungsi sebagai bukti keagungan Allah SWT.
Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Tahfiz Berbasis Metode Talaqqi untuk Mengoptimalisasi Hafalan Siswa Kelas V di SDI Mutiara Islam Al Ittiba’ Viera Setyani; Anjani Putri Belawati Pandiangan; Aham Mutasyarifin
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan strategi pembelajaran tahfiz berbasis metode talaqqi dalam mengoptimalkan hafalan siswa kelas V di SDI Mutiara Islam Al Ittiba’. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan koordinator Qur’an, guru tahfiz kelas V, dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran tahfiz berbasis metode talaqqi dilaksanakan secara sistematis meliputi perencanaan (pemetaan kemampuan dan penetapan target), pelaksanaan (talaqqi, pengulangan bacaan, dan bimbingan langsung), serta evaluasi melalui setoran hafalan dan muroja’ah rutin yang melibatkan orang tua. Metode talaqqi terbukti efektif meningkatkan ketepatan bacaan, kelancaran, dan ketahanan hafalan siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu setoran, kurangnya fokus siswa, dan rasa bosan saat menunggu giliran, yang diatasi melalui pembagian halaqah kecil, pemberian tugas produktif, dan penguatan kerjasama dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode talaqqi merupakan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan hafalan siswa sekolah dasar Islam apabila didukung manajemen kelas yang baik dan kolaborasi sekolah dengan orang tua.
Pengaruh Penggunaan Papan Tulis Digital Terhadap Keterlibatan Siswa dalam Proses Pembelajaran di MIN 1 Kutai Timur Ainun Zasha Khairunniza Reynaldy; Miftakhul Rizal Mubaidilla; Ismail Rahmat
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta besarnya pengaruh penggunaan papan tulis digital terhadap keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran di MIN 1 Kutai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa yang menggunakan papan tulis digital, dengan sampel sebanyak 64 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan papan tulis digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,645 yang menunjukkan hubungan pada kategori sedang hingga kuat serta hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi di bawah 0,05 sehingga hipotesis alternatif diterima. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 28,953 + 0,685X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan penggunaan papan tulis digital diikuti oleh peningkatan keterlibatan siswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,416 menunjukkan bahwa penggunaan papan tulis digital memberikan kontribusi sebesar 41,6% terhadap keterlibatan siswa, sedangkan 58,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, papan tulis digital terbukti menjadi media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif dan berkualitas di MIN 1 Kutai Timur.
Relevansi Nilai-nilai Istiqomah terhadap Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pendidikan Islam Nurdin Sahid Wijaksana; Saim Kurniawan; Ali Maulida
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.949

Abstract

Istiqomah merupakan salah satu nilai fundamental dalam akhlak Islam yang menekankan konsistensi dalam keimanan, ibadah, dan perilaku sehari-hari. Istiqomah tidak hanya dimaknai sebagai keteguhan dalam menjalankan perintah Allah subhanahu wa ta’ala, tetapi juga sebagai kemampuan mempertahankan integritas moral di tengah berbagai tantangan kehidupan. Dalam konteks akhlak Islam, istiqomah mencerminkan keselarasan antara hati, ucapan, dan tindakan yang dilandasi oleh nilai-nilai tauhid, kesabaran, dan keikhlasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai istiqomah dalam perspektif akhlak Islam serta relevansinya terhadap pembinaan kepribadian individu. Istiqomah mengandung makna bahwa kualitas keimanan tidak dinilai dari banyaknya amal saleh yang dilakukan dalam waktu tertentu, tetapi dari kemampuan seseorang untuk mempertahankan dan mengamalkan kebaikan tersebut secara berkelanjutan sepanjang hidupnya. Seorang muslim yang memiliki sikap istiqomah akan tetap teguh berpegang pada ajaran Islam serta senantiasa menjauhi segala larangan Allah Swt, dan tidak mudah goyah meskipun menghadapi cobaan yang berat. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi kepustakaan dengan pendekatan analisis isi dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap istiqomah dapat memberikan dampak yang baik terhadap pendidikan kepribadian seorang muslim. Istiqomah juga dapat menjadi wasilah seorang hamba mendapatkancinta dari Allah subhanahu wa ta’ala. Pelakunya akan dibalas dengan beragam kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. Penelitian ini menghasilkan sintesis konseptual mengenai model pembinaan kepribadian berbasis nilai istiqomah dalam pendidikan Islam.
Analisis Kompetensi Pedagogik Dosen Mata Kuliah Pengembangan Materi PAI dalam Perumusan RPS Berbasis OBE di UINSU Medan Muhammad Rafi; Siti Halimah; Nur Sa’adah Pulungan; Farhan Abdul Ghani
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik dosen mata kuliah Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam dalam perumusan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas dosen pengampu mata kuliah dan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen telah memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep dasar OBE yang tercermin pada keterkaitan antara CPL, CPMK, dan Sub-CPMK dalam RPS. Kompetensi pedagogik dosen juga terlihat dari kemampuan merancang tujuan, metode pembelajaran, dan aktivitas belajar yang berorientasi pada student-centered learning. Namun, masih ditemukan beberapa kelemahan dalam perumusan Sub-CPMK, terutama penggunaan kata kerja operasional yang belum sepenuhnya sesuai dengan Taksonomi Bloom Revisi serta belum optimalnya keselarasan antara Sub-CPMK, metode pembelajaran, dan sistem asesmen berdasarkan prinsip constructive alignment. Dosen telah melakukan berbagai upaya peningkatan kompetensi melalui workshop kurikulum, evaluasi RPS, dan pembelajaran mandiri mengenai OBE. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi pedagogik dosen berpengaruh terhadap kualitas penyusunan RPS berbasis OBE sehingga penguatan kompetensi pedagogik secara berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kualitas implementasi pembelajaran berbasis capaian di perguruan tinggi.