cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3 (2024)" : 83 Documents clear
Hubungan Efikasi Diri dengan Kedisiplinan Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V Sekolah Dasar Estiningtyas, Talitha Cahyawati; Nurhasanah, Nina; Maksum, Arifin
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7786

Abstract

Kedisiplinan belajar yang dimiliki oleh siswa terbentuk dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal, salah satu faktor internal yaitu keyakinan dalam hal ini adalah keyakinan pada kemampuan yang dimiliki (efikasi diri). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kedisiplinan belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional dengan sampel dalam penelitian yaitu siswa kelas VB SDN Pinang Ranti 09 sebanyak 28 siswa dengan menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner berskala likert dengan empat pilihan jawaban yaitu sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji korelasi pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan besar Sig. (2-tailed) yaitu 0,001<0,05, yang berarti terdapat hubungan antara variabel efikasi diri dengan kedisiplinan belajar. Lalu nilai Pearson Correlation pada dua variabel sebesar 0,574, yang berarti bahwa memiliki hubungan yang sedang dan juga positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kedisiplinan belajar pendidikan pancasila siswa kelas V sekolah dasar.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V Sekolah Dasar Lestari, Kadek Intan Dwi; Wahyuni, Kadek Ayu; Triarsitadewi, Ida Ayu Ina; Sartika, Kadek Helin Dwi; Setiawidiantari, Ketut Dian; Werang, Basilius Redan
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7794

Abstract

Berdasarkan hasil survei PISA menunjukkan betapa rendahnya tingkat literasi membaca siswa di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Gerakan Literasi Sekolah dan pengaruhnya terhadap pemahaman membaca siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan teknik kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi.  Pembuktian keabsahan data dengan memakai teknik ketekunan, triangulasi, dan penggunaan referensi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa di SD N 6 Banyuning terdapat peningkatan signifikan dari Gerakan Literasi Sekolah yang diterapkan dengan rincian peningkatan minat baca mencapai 42% dan peningkatan sebanyak 40% pada tingkat pemahaman siswa. Penerapan GLS secara berkesinambungan memberikan persentase akhir mencapai 72% anak dengan minat membaca dan 80% terhadap kemampuan memahami teks bacaan. Disimpulkan Gerakan Literasi Sekolah secara signifikan efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
Microteaching sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital Kanada, Rabial; Astuti, Mardiah; Suryana, Icha; Miranti, Mia; Andini, Amelia; Jannah, Miftahul; Sadina, Bunga
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7806

Abstract

Microteaching adalah metode pelatihan pengajaran yang melibatkan pengajaran dalam skala kecil dengan durasi yang singkat. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi potensi dan tantangan dari microteaching sebagai pusat sumber belajar di era digital. Metodologi penelitian dalam artikel ini, penulis menerapkan pendekatan studi literatur dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi microteaching di era digital telah menghadirkan berbagai perubahan signifikan dalam pendidikan. Integrasi teknologi seperti video recording, platform digital, dan aplikasi khusus telah meningkatkan realisme dan detail dalam simulasi pengajaran, serta mempercepat umpan balik yang relevan bagi calon guru. Teknologi juga memungkinkan personalisasi pembelajaran dan kolaborasi yang lebih dinamis antar peserta. Meskipun memberikan banyak manfaat, tantangan seperti akses teknologi yang tidak merata, kebutuhan akan pelatihan teknologi, dan isu privasi data tetap menjadi perhatian utama. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa microteaching sebagai pusat sumber belajar di era digital memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan platform bagi pendidik untuk menguji dan mengembangkan metode pengajaran dalam skala kecil, memungkinkan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa
Laboratorium sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital Febriyanti, Febriyanti; Suryana, Icha; Kanada, Rabial; Anggelina, Diana; Vitaloka, Rikke; Rina, Mesa; Ilhamsyah, Ilhamsyah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7808

Abstract

Laboratorium komputer memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar di era digital, khususnya dalam mendukung pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi laboratorium komputer sebagai sumber belajar siswa dalam proses pembelajaran TIK, serta mengidentifikasi keuntungan dan kekurangannya. Melalui pendekatan studi literatur, ditemukan bahwa laboratorium komputer dapat meningkatkan pemahaman materi, mengembangkan keterampilan teknologi, dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, tantangan seperti biaya tinggi, kesenjangan akses, dan masalah keamanan data perlu diatasi agar laboratorium komputer dapat berfungsi optimal
Pengembangan Media Pembelajaran Jojo Siaga untuk Menstimulasi Pemahaman Mitigasi Bencana Gempa Bumi pada Anak Usia 5-6 Tahun Ferinda, Sevita Martha; Kustiawan, Usep; Putra, Yudithia Dian; Samawi, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7822

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masalah kurangnya pemahaman mitigasi bencana dikalangan anak-anak karena kurangnya media pembelajaran yang memuat materi tentang mitigasi bencana gempa bumi mengingat Indonesia menjadi salah satu negara dengan riwayat gempa tertinggi berdasarkan letak geografisnya. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan media pembelajaran interaktif bernama Jojo Siaga yang mampu meningkatkan pemahaman anak tentang mitigasi bencana gempa bumi ditinjau dari aspek keefektifan, keefisienan, dan kemenarikan media. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE dengan tahap analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan pada proses validasi yaitu validasi ahli materi dengan persentase 97,5%, validasi ahli media 95%, validasi pengguna  92,46%. Hasil yang didapatkan pada uji coba kelompok kecil yaitu pada aspek keefektifan media 90%, aspek keefisienan 92,5%, dan aspek kemenarikan 97,5%. Hasil yang didapatkan pada uji coba kelompok besar yaitu pada aspek keefektifan 95,63%, aspek keefisienan 94,38%, dan aspek kemenarikan 98,75%. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah media Jojo Siaga dinyatakan sangat layak dan sangat valid untuk dapat digunakan pada anak usia 5-6 tahun dengan lingkup materi mitigasi bencana gempa bumi.
Analisis Kemampuan Bernalar Kritis pada Pembelajaran Ilmu Pendidikan Alam dan Sosial (IPAS) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Hayudinna, Hafidzah Ghany; Muzkiyah, Anis
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7825

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum pengganti yang dirancang untuk memperbaiki kulaitas pendidikan Indonesia yang sempat terpuruk akibat dari adanya pandemic Covid-19. Salah satu program pada kurikulum merdeka yaitu Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang didalamnya memuat enam elemen untuk mengembangkan kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan bernalar kritis yang terdapat pada pelajaran IPAS pada kurkulum merdeka di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi literatur yang dilaksanakan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan pada penelitian. Hasil kajian penelitian ini berupa pengembangan kemampuan bernalar kritis sesuai dengan prinsip kemampuan bernalar kritis pada siswa serta inovasi yang harus dilakukan guru dalam upaya pengembangan kemampuan bernalar kritis siswa. Jenjang pendidikan dasar merupakan jenjang awal yang mengharuskan guru mengembangkan kemampuan analisis siswa. Dengan kemampuan bernalar kritis, siswa dapat memecahkan masalah yang akan datang dalam kehidupannya. Kemampuan bernalar kritis membuat siswa menjadi mudah dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalahnya. Melalui pengembangan model pembelajaran serta media pembelajaran yang inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan bernalar kritis pada siswa sekolah dasar
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS di Kelas V Sekolah Dasar Nuku, Amirah A.S.; Aras, Nurul Fitriah; Firmansyah, Arif; Muchdar, Muchdar
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7827

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang mencakup berbagai ilmu-ilmu sosial yang diselenggarakan untuk program studi di sekolah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas V SD Inpres 3 Talise, dimana kelas VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Siswa VA dan VB seluruhnya berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari uji validitas,  uji normalitas, reliabilitas, uji homogenitas, dan uji t dengan dukungan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata angket motivasi belajar eksperimen di kelas sebesar 3,11 Kategori Sangat Baik Rata-rata angket motivasi belajar kelas kontrol sebesar 2,51% dengan kategori baik, nilai hasil belajar pretest kelas kontrol sebesar 0,33 dan nilai posttest sebesar 0,89. Pada kelas eksperimen nilai pretest sebesar 0,43 dan posttest sebesar 1,00 dengan kategori signifikansi tinggi pada  taraf 5% yaitu <0,000. Jika 0,05 maka Ho ditolak. Artinya model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar IPS
Peningkatan Keterampilan Menulis Deskripsi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan PBL di Sekolah Dasar Wardani, Galih Aditya; Sanoto, Herry
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7845

Abstract

Bahasa Indonesia sangat penting diajarkan di setiap jenjang pendidikan, terutama di sekolah dasar, untuk mengembangkan kemahiran berbahasa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas II SD Kristen 03 Eben Haezer Salatiga melalui model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart, yang melibatkan 23 siswa dan dilaksanakan dalam tiga siklus: prasiklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis deskripsi siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 9,91 pada prasiklus menjadi 14,04 pada siklus II. Ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 47,83% pada prasiklus menjadi 91,3% pada siklus II. Kesimpulannya, penggunaan model PBL secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengaruh Problem Based Learning terhadap Kemampuan Matematis Peserta Didik Tuti, Dewi Setyas; Usodo, Budi; Nugrohorini, Parwo
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7881

Abstract

Pendidikan Indonesia masih jauh dari ideal dikarenakan berdasarkan temuan PISA dan TIMSS, kemampuan matematis peserta didik Indonesia masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan matematis peserta didik yang akan berkembang oleh model pembelajaran Problem Based Learning. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur dengan pendekatan kualitatif. Kemampuan matematis peserta didik yang akan dibahas pada penelitian ini diantaranya kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan analisis terhadap artikel-artikel yang telah dijelaskan, diperoleh hasil penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya peserta didik dengan AQ tinggi. Berdasarkan dari berbagai hasil penelitian yang disajikan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Oleh katerna itu, temuan penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan matematis peserta didik diantaranya kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Guru dapat memanfaatkan model Problem Based Learning sebagai panduan pengajaran di kelas, dan peneliti dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana konsep tersebut mempengaruhi kemampuan matematis peserta didik lainnya
Cultural Literacy : Ondel-Ondel Betawi in Elementary School Textbooks Ummah, Wihdatul; Mudrika, Dadan; Fatmawati, Ayu Widya; Gumala, Yosi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7899

Abstract

This study aims to analyze the use of Betawi ondel-ondel in elementary school textbooks as a means of cultural literacy for students. The methodology used is a literature study that includes a review of elementary school textbooks that contain material about Betawi culture and the use of ondel-ondel in an educational context. The results showed that the use of ondel-ondel in elementary school textbooks made a positive contribution to students' understanding and appreciation of Betawi culture. Students not only gained knowledge about ondel-ondel, but also developed important cultural literacy skills. The conclusion of this study is the importance of integrating local cultural elements in the primary education curriculum to enhance students' understanding of their cultural heritage. The last recommendation from this study is the need for more research and development of teaching materials that utilize the potential of local culture as a means of learning in elementary schools

Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue