cover
Contact Name
Rini Setiati
Contact Email
rinisetiati@trisakti.ac.id
Phone
+628158848400
Journal Mail Official
jurnal.lemlit@trisakti.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Trisakti Gedung M Lantai 11, Jalan Kyai Tapa Grogol no. 1 Grogol, Jakarta 11440 Telp: 021-5663232(ext.8141)
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 08537720     EISSN : 25414275     DOI : https://doi.org/10.25105/pdk.v6i2.9522
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti berisi artikel hasil penelitian, pengembangan konseptual, tinjauan kritis yang berkaitan dengan berbagai bidang ilmu (multi disiplin) yang meliputi namun tidak terbatas pada sains, teknoogi, sosial humaniora, seni rupa dan desain, serta kedokteran dan kedokteran gigi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 366 Documents
PERAN PENANDA LC3 SEBAGAI FUNGSI AUTOFAGI PADA AGING Xavierees, Endrico; Yohana, Yohana; Faradilla, Meutia Atika; Yastani, Deasyka; Anastasya, Karina Shasri; Suweino, Suweino
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.21848

Abstract

Autofagi adalah proses kompleks yang masih perlu diteliti lebih dalam. Proses ini ditandai dengan adanya pembentukan membran oleh peran protein spesifik yang disebut LC3, yang memainkan peran penting dalam mekanisme autofagi. Autofagi adalah bagian penting dari proses metabolisme, karena melibatkan pergerakan organel dari limbah ke autofagosom. Proses ini difasilitasi oleh adanya fagofor dan isolasi membran, yang penting untuk pembentukan autofagosom. Autofagosom kemudian membentuk struktur kompleks dengan lisosom, yang kemudian diubah menjadi autolisosom dan bahan yang terdegradasi. Secara umum juga dikenal dengan makroautofagi namundapat ditemukan jenis lain seperti xenofagi, chaperon-mediated autofagi. Merupakan proses penting dalam menjaga keseimbangan organ-organ internal tubuh, Autofagi juga terlibat dalam pengaturan berbagai proses fisiologis, seperti sekresi insulin, pengaturan gula darah, dan respons imun. Aging mulai dihubungkan dengan autofagi dan masih memiliki banyak ruang yang perlu didalami. Memiliki peran penting dalam aging, kehamilan dan kasus kehamilan lain seperti hambatan pertumbuhan janin, kelahiran preterm, dan Diabetes Gestasional yang banyak ditemukan pada Wanita dengan usia lebih tinggi. Mulai banyak penelitian yang menghubungkan autofagi dengan bertambahnya usia. Hasil Penelitian sebelumnya menunjukkan hubungan erat sehingga mendorong penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan fungsi Autofagi pada aging.
DETERMINAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI PERKOTAAN Aurelia Putri Fayola; Silvi Zahra Rosita; Griffith, Griffith; Tarigan, Gita Handayani; Apriliano, Wendy Damar
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.21912

Abstract

Malnutrisi masih menjadi perhatian dunia karena angka prevalensinya yang tinggi. Menurut WHO, anak usia 5-19 tahun sebagian besar mengalami overweight, obesitas, dan gizi kurang (thinness), serta diprediksi stunting masih akan terjadi di 11 negara Asia Pasifik pada tahun 2030 termasuk Indonesia. Di Kecamatan Pesanggrahan, prevalensi malnutrisi pada anak sekolah dasar ditemukan masih tinggi, terutama di Kelurahan Petukangan Utara angka malnutrisi pada anak pada tahun 2023 sebesar 51,6%. Puskesmas Pesanggrahan melaksanakan program skrining kesehatan pada anak usia sekolah sebagai bentuk deteksi dini dan pencegahan masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan status gizi pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional, yang dilaksanakan pada bulan Maret-April 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 – 6 pada salah satu sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Pesanggrahan, yang memenuhi kriteria penelitian. Sebanyak 117 siswa menjadi responden penelitian ini. Uji Chi-square digunakan untuk analisis hubungan antar variabel menggunakan SPSS versi 29.0. Faktor determinan yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik dengan status gizi ditemukan pada variabel jenis kelamin (p = 0,001), pengetahuan terkait gizi (p=0,013), asupan makan (p= 0,000), pola asuh terkait pendampingan makan oleh orangtua (p= 0,002), frekuensi jajan (p = 0,006), dan jumlah uang saku (p= 0,017). Beberapa faktor determinan dari penelitian sebelumnya tidak ditemukan memiliki hubungan yang bermakna secara statistik pada penelitian ini. Faktor sosioekonomi sudah tidak relevan dengan status gizi anak sekolah terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Sementara asupan makan, pola asuh dan frekuensi jajan menjadi faktor determinan yang memainkan peranan penting.
PENENTUAN ZONA PROSPEK PANASPENENTUAN ZONA PROSPEK PANAS BUMI ‘‘AR‘‘ MENGGUNAKAN METODE DENSITAS SESAR DAN REKAHAN - DETERMINATION OF GEOTHERMAL PROSPECT ZONE ‘‘AR‘‘ USING FAULT AND FRACTURE DENSITY (FFD) METHOD Pramudito, Andaru; Hendrasto, Fajar; Setyorini, Dyah Ayu; Hariyadi, Nurkholis
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.21971

Abstract

Geothermal exploration requires efficient and reliable methods for assessment of surface conditions. One such method is the Fault and Fracture Density (FFD) method, which involves the analysis of faults and fractures intensity within a geothermal area. The FFD method is widely used in geothermal exploration as it provides important information about the structural properties of a geothermal field. This method allows for the delineation of fault and fracture zones, which are crucial components of a geothermal system. These fault and fracture zones correspond to the reservoir of geothermal systems, as they provide pathways for fluid flow and heat transfer. The FFD method is particularly useful in the early-stage exploration of geothermal resources as it provides an estimation of geothermal prospect area distribution. The method calculates the intensity of faults and fractures within a given area. The FFD contour delineation as a geothermal prospect zone is in the contour range of 2-4 km/km2, which is located in the southeast and center of the "AR" geothermal field. This area has a highest lineament density intensity. The Way Wejak Fault, Watuwater Fault and Atalojo Fault are found on an FFD contour of 2-4 km/km2, this confirms that these three faults act as permeable zones where geothermal fluids come out from below to the surface which is related to the presence of geothermal manifestations along the faults which shows that these three faults are directly connected to the reservoir zone.
ANALISIS DERAJAT KEASAMAN AIR TANAH DI KELURAHAN SUKMAJAYA, KECAMATAN SUKMAJAYA, DEPOK, JAWA BARAT Husein, Dewi Syavitri; Amri, Adimas; Suliestyah, Suliestyah; Sumarsih, Sumarsih; Lestari, Arini Dian
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i122070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat keasaman air tanah di daerah Kelurahan Sukmajaya, Depok. Penelitian ini merupakan penelitian lebih lanjut dari yang sudah ada dan menjadi perhatian karena berdasarkan penelitian sebelumnya di Kelurahan Cilodong yang terletak di sebelah Barat memiliki derajat keasaman di bawah standar di hampir seluruh lokasi pengamatan yang diamati. Metoda penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menganilisi pH air tanah sejumlah 8 buah yang tersebar di Kelurahan Sukmajaya yang dibawa oleh peserta pada saat melakukan Pengabdian kepada Masyarakat di Kantor Kelurahan Sukmajaya, Depok. Dari hasil PkM dengan menggunakan alat indikator sederhana diketahui bahwa seluruh air yang dibawa oleh warga ternyata juga memiliki derajat pH di bawah standar (asam). Selanjutnya sejumlah 8 sampel dilakukan uji laboratorium dan berdasarkan hasil uji tersebut diketahui hasilnya yaitu 8 sampel memiliki kualitas air tanah di bawah standar, yaitu 8 sampel memiliki pH asam, berkisar antara 4,3 sampai 5,8 dengan nilai rata-rata 4, 68; dan 2 sampel memiliki kadar Mangan di atas standar. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa di Kelurahan Sukmajaya memiliki derajat keasaman yang tidak memenuhi standar seperti di Kecamatan Cilodong yang terletak di selatannya. Dari hasil ini diinterpretasikan bahwa nilai pH meningkat dari Selatan ke utara, sehingga secara umum diperkirakan kontaminasi menurun ke arah Utara 
EVALUASI KINERJA SUCKER ROD PUMP (SRP) PADA SUMUR S-26 LAPANGAN A Syachbani, Bherickof Ralfh; Wibowo, Djunaedi Agus; Yasmaniar, Ghanima
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22103

Abstract

Penelitian ini berfokus pada evaluasi kinerja Sucker Rod Pump (SRP) pada sumur S-26 di lapangan A. Tujuan utama penelitian adalah menganalisa efisiensi volumetris dan menganalisa kemungkinan dilakukan peningkatan produksi pada sumur pompa. Metodologi yang digunakan diantaranya analisa data lapangan, perhitungan tekanan statis dan tekanan alir dasar sumur, serta penggunaan metode IPR Composite untuk menentukan laju produksi maksimum. Menghitung efisiensi volumetris adalah langkah berikutnya. Sumur S-26 menggunakan Sucker Rod Pump (SRP) tipe konvensional dengan panjang stroke (S) 64 inci, kecepatan pemompaan (N) 5 SPM, kedalaman sumur 2132,65 kaki, dan efisiensi volumetris sebesar 91,83%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sumur ini sudah efisien jika tingkat efisiensi pompa terpasang lebih dari 70%.
ANALISA PERENCANAAN TORSI DAN DRAG SUMUR TUM-143 RIG DARAT SANGA SANGA AREA Siregar, Binsar M.; Satiyawira, Bayu; Satiawati, Listiana
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22105

Abstract

Dalam pemboran berarah dihadapi tantangan yang dapat menghambat prosesnya antara lain torsi dan drag. Torsi merujuk pada gaya puntiran yang diperlukan untuk memutar rangkaian pipa bor sedangkan drag adalah gaya gesek antara pipa bor dan dinding lubang bor. Perhitungan beban torsi dan drag memiliki tujuan yang penting dalam meminimalisirkan masalah yang terjadi pada operasi pemboran. Kegagalan maupun kesalahan saat operasi pemboran seperti rangkaian yang tertekuk, dril pipe terputus, pipa terpuntir, dan masalah pemboran lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hasil actual torsi dan drag pada Sumur TUM-143 dengan membandingkan antara hasil perhitungan manual dan hasil perhitungan menggunakan software wellplan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pada perhitungan beban torsi dan drag kemudian kualitatif pada analisa beban torsi dan drag.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil antara perhitungan torsi dan drag menggunakan software wellplan dan perhitungan manual. Pada perhitungan menggunakan software wellplan didapatkan Torque rotating off bottom sebesar 4,5 klb-ft, Torque rotating on bottom sebesar 14,1 klb-ft, dan Pick Up Drag sebesar 19,8 klb dan slack off drag sebesar 16,6 klb. Sedangkan pada perhitungan manual didapatkan didapatkan Torque rotating off bottom sebesar 5 klb-ft, Torque rotating on bottom sebesar 16,3 klb-ft, dan Pick Up Drag sebesar 12 klb dan slack off drag sebesar 61,1 klb.
ANALISIS MECHANICAL PIPE STICKING MELALUI PERUBAHAN TORSI DAN DRAG PADA PROSES PENGEBORAN SUMUR PANAS BUMI Hutabarat, Rafhi Rio Abkas; Djumantara, Maman; Prima, Andry
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22149

Abstract

Industri minyak dan gas bumi merupakan sektor penting dalam memenuhi kebutuhan energi global, termasuk eksplorasi panas bumi. Salah satu tantangan utama dalam operasi pengeboran adalah masalah pipa tersangkut (pipe sticking), khususnya mechanical pipe sticking, yang dapat meningkatkan biaya dan risiko operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis torsi dan drag selama pengeboran trayek 12 ¼ sumur panas bumi RR menggunakan perangkat lunak Landmark. Metode meliputi pengumpulan data pengeboran, pemodelan sumur, simulasi operasional, dan analisis hasil. Simulasi menunjukkan nilai torsi rata-rata berkisar 8.7–24 lbf dan nilai drag berkisar 42–113 klbs, tetap berada di bawah batas aman rig. Analisis drill string pada berbagai operasi pengeboran menunjukkan tidak ada tekanan berlebih, stress failure, atau buckling. Hasil simulasi ini menunjukkan bahwa konfigurasi pengeboran yang digunakan aman, optimal, dan mampu mencegah permasalahan mekanis yang berpotensi muncul. Studi ini memberikan panduan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan pengeboran panas bumi di masa depan.
EVALUASI CEMENTING DENGAN METODE LOGGING CBL PADA PENYEMENAN CASING 13-3/8” SUMUR F LAPANGAN J Junistian, Figrah; Ginting, Mulia; Pramadika, Havidh
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22179

Abstract

Sumur F dilakukan penyemenan pada cementing 13-3/8” dan dievaluasi cement integrity-nya. Hasil interpretasi kualitatif CBL berdasarkan pada interval 10 -179 m dengan nilai average amplitudo sebesar 16 mV yang menunjukkan kualitas penyemenan yang buruk dan hasil plot pada chart attenuation yang rendah menunjukkan bahwa hasil penyemenannya dikategorikan channeling. Interval 180 – 359 m dengan nilai average amplitudo sebesar 4.1 mV menandakan bahwa nilai amplitudo menunjukkan penurunan tetapi masih tergolong belum sempurna dan hasil plot pada chat attenuation yang meningkat dari interval sebelumnya tetapi masih dalam kondisi transisi sehingga hasil penyemenan dikategorikan moderate. Interval kedalaman 360 – 885 m dengan rata – rata nilai amplitudo kurang lebih 1 mV dan hasil plot pada chart attenuation yang tergolong tinggi, maka hasil dikategorikan good cement.  Data kuantitatif dari nilai bond index kelima zona interval, interval 10 – 179 m merupakan rentang dengan kualitas penyemenan yang buruk karena memiliki rata-rata bond index kurang dari 0.5 yaitu 0.34. Interval 180 – 357 m memiliki kualitas penyemenan sedang ditinjau dari besar nilai rata-rata bond index nya yang lebih dari 0.5 dan kurang dari 0.8 yaitu sebesar 0.62. Berdasarkan rata-rata bond index yang dimiliki, baik interval kedalaman 360 – 537 m, interval 540 – 717 m, maupun rentang interval 720 – 885 m memiliki kualitas penyemenan yang dapat dikatakan baik karena memenuhi kriteria bond index (BI) yang lebih besar dari 0.8.
ANALISA LANDAIAN PRESSURE-TEMPERATURE DALAM PENENTUAN KARAKTERISTIK RESERVOIR PANAS BUMI LAPANGAN JW Williams, Jose; Ginting, Mulia; Wijayanti, Puri
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22180

Abstract

Karakteristik reservoir merupakan elemen penting dalam pengembangan suatu lapangan panas bumi. Salah satu kegiatan untuk mendapatkan karakteristik sumur adalah dengan melakukan well test. Serangkaian uji sumur telah dilakukan pada lima sumur yang ada pada masing-masing cluster dilapangan JW. Dengan analisa landaian pressure-temperatur karakteristik sumur dapat diketahui. Analisa dimulai dengan interpretasi landaian P-T akan didapatkan jenis reservoir, water level, temperatur dan tekanan. Setelah dilakukan interpretasi landaian P-T disimpulkan lapangan JW merupakan lapangan dengan jenis reservoir water dominated, water level pada sumur- sumur lapangan ini berada pada kedalaman 200 mMD, lapangan JW merupakan lapangan bersuhu tinggi >2250 deg C, dari lima sumur pada lapangan JW yang memilki zona reservoir hanya sumur yang terletak pada cluster W1 dan W5.
PERHITUNGAN TRAJEKTORI PADA SUMUR J-01 LAPANGAN JS MENGGUNAKAN COMPASS Ezenwune, Jose Andreas; Ginting, Mulia; Rosyidan, Cahaya
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22181

Abstract

Pemboran berarah adalah suatu teknik mengarahkan lubang bor mengikuti garis lintasan yang telah direncanakan untuk mencapai zona target yang ditentukan.Pada saat dilakukannya pemboran banyak terjadi penyimpangan atau perbedaan pada saat perhitungan secara manual dan menggunakan software. Oleh karena itu diperlukan adanya evaluasi lintasan pemboran agar mengetahui besarnya penyimpangan yang terjadi. Metode yang dipilih dalam perhitungan lintasan pemboran berarah ini ialah metode minimum of curvature. Sumur J-01 merupakan sumur pemboran berarah yang berada di wilayah Kawasan hutan lindung. Area Lapangan memiliki formasi yang berada dibawah kawasan hutan lindung sehingga sangat sulit memperoleh perizinan pembebasan lahan. Sesuai dalam aturan undang-undang migas bahwa area tersebut tidak dapat dilakukan pengeboran secara vertikal, maka dari itu dilakukan directional drilling. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rencana lintasan pemboran apakah sudah optimal serta meminimalisir potensi terjadinya tabrakan antar sumur. Pada penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode perhitungan manual dan metode minimum of curvature dengan menggunakan compass.