cover
Contact Name
Junita Yosephine Sinurat
Contact Email
junitasinurat@unja.ac.id
Phone
+6285297202192
Journal Mail Official
jurnalpendidikansejarah@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi - Muara Bulian No.KM. 15, Mendalo Darat, Kec. Jambi Luar Kota, Kab. Muaro Jambi, Jambi 36361
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jejak: Jurnal Pendidikan Sejarah Universitas Jambi
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 28089111     DOI : https://doi.org/10.22437/jejak
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sejarah dan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Jambi yang berkerja sama dengan Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI). Jurnal ini menerbitkan makalah penelitian asli, artikel konseptual, artikel review dan studi kasus. Fokus dan Cakupan jurnal ini terdiri dari Seluruh Spektrum Pembelajaran Sejarah Dan Pendidikan Sejarah yang meliputi: Sistem Pendidikan, Kurikulum, Nilai-Nilai Pendidikan, Peninggalan Sejarah Lokal Media Dan Sumber Pembelajaran Sejarah, Evaluasi Pembelajaran Sejarah Dan Topik Terkait Lainnya.
Articles 104 Documents
TIPOLOGI GERABAH SITUS BHRE KAHURIPAN DESA KLINTEREJO, KECAMATAN SOOKO, KABUPATEN MOJOKERTO, PROVINSI JAWA TIMUR Halizah, Erisa Nur; Zuraidah; Prawirajaya, Kadek Dedy
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 4 No. 2 (2024): Kesejarahan Lokal, Internasional, Serta Pembelajarannya
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v4i2.37053

Abstract

Kegiatan ekskavasi yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI pada tahun 2020 banyak ditemukan tinggalan arkeologi berupa struktur bangunan, sandaran arca (stela), serta fragmen gerabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan tipologi dan fungsi gerabah sehingga dapat diketahui penggunaan gerabah pada masa lalu. Data gerabah diperoleh menggunakan metode observasi, studi kepustakaan, dan wawancara. Setelah data terkumpul, kemudian diolah menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis tipologi. Simpulan dari penelitian ini terbentuk dengan mengaplikasikan teori tipologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipologi gerabah dibagi menjadi dua yaitu gerabah wadah dan non wadah. Gerabah wadah  terdiri dari jambangan, pasu, tempayan, kendi, mangkuk, dan periuk, sedangkan gerabah non wadah terdiri genting, ukel, bubungan, kemuncak, dan selubung tiang. Hasil penelitian di Situs Bhre Kahuripan menunjukkan gerabah terbagi menjadi 9 tipe bentuk. Bentuk-bentuk gerabah tersebut antara lain jambangan, pasu, tempayan, kendi, mangkuk, genting, ukel, bubungan, dan kemuncak.
IMPLEMENTASI GURU SEJARAH DALAM MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI SMAN 1 BAROS Tanpidiah, Epi; Nurhasanah, Ana; Nurhasanah, Apriyani; Munandar, Ajis; Putri, Kamelia; Hazra, Syakila Yuliana
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.30600

Abstract

Proses pembelajaran merupakan suatu aktivitas yang penting mengingat proses ini menjadi aktivitas pentransferan ilmu yang disampaikan oleh guru kepada peserta didik agar tercapai kompetensi yang diharapkan. Oleh sebab itu, di dalam proses pembelajaran diperlukan penyusunan perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru agar menjadi pedoman dan standar dalam usaha pencapaian tujuan. Adapun penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran di SMAN 1 Baros terkhusus dalam mata pelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan wawancara. Dalam melakukan implementasi penyusunan perencanaan pembelajaran sejarah yang dilakukan oleh guru pada kelas XII 2 Ini  memudahkan guru dalam melakukan aktivitas proses pembelajaran,  mengingat proses pembelajaran sudah dirancang sebelumnya. Dalam hal ini adanya   perencanaan pembelajaran yang baik akan membuat pelaksanaan pembelajaran berjalan baik pula. Namun tidak menutup kemungkinan proses pembelajaran yang sudah dirancang itu mengalami permasalahan ketika proses pembelajaran,  dan solusi yang dilakukan oleh guru ialah mengikuti alur yang ada, dengan menggunakan kompetensi guru baik melalui kompetensi pedagogik Kompetensi sosial kepribadian maupun Kompetensi profesional. 
PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN PRINGSEWU SEBAGAI SUMBER BELAJAR Triaristina, Aprilia; Rachmedita, Valensy; Agustina, Ema; Imanita, Mayristica
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.43863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai peninggalan-peninggalan sejarah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah. Peninggalan-peninggalan tersebut terletak di Kabupaten Pringsewu dan berasal dari masa kolonial Belanda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, studi literatur, wawancara, dan dokumentasi. Peninggalan-peninggalan irigasi yang berasal dari masa kolonial Belanda memiliki nilai-nilai historis yang penting dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah. Keberadaan sistem irigasi ini menjadi salah satu cikal bakal berdirinya Kabupaten Pringsewu yang merupakan hasil perluasan kolonisasi dari wilayah Bagelen. Pemanfaatan peninggalan sejarah ini dalam pembelajaran sejarah di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dapat dilakukan dengan mengajak peserta didik untuk mengunjungi langsung lokasi peninggalan melalui kegiatan karya wisata atau kunjungan edukatif bersama.
IMPLEMENTASI BENTUK TOLERANSI BERAGAMA ANTAR UMAT BUDDHA VIHARA AVALOKITESVARA DAN MASYARAKAT MUSLIM KAMPUNG PAMARICAN Ifasa, Nur Hanifa; Rustamana, Agus; Fauzan, Rikza
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.44002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi toleransi beragama antar umat Buddha Vihara Avalokitesvara dan masyarakat muslim sekitar pada masa Kesultanan Banten, juga terhadap masyarakat Kampung Pamarican di masa sekarang, serta bagaimana respon masyarakat Kampung Pamarican terhadap keberadaan Vihara Avalokitesvara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Melalui hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh informasi bahwasanya umat Buddha Vihara Avalokitesvara dan masyarakat muslim sekitarnya sudah berhasil menerapkan toleransi beragama sejak masa kesultanan terhadap masyarakat sekitarnya dan hal tersebut bertahan hingga sekarang melalui toleransi beragama antar umat Buddha vihara dan masyarakat Kampung Pamarican. Sehingga terwujudlah kerukunan beragama antar vihara dengan masyarakat sekitarnya. Fenomena toleransi beragama ini diperlihatkan melalui beberapa bentuk, seperti vihara yang mempekerjakan masyarakat Kampung Pamarican yang beragama muslim sebagai pengurus vihara, ikut berpartisipasi dalam perayaan keagamaan masing-masing, dan umat Buddha vihara memberikan donasi berkala serta menyediakan fasilitas klinik kesehatan bagi masyarakat muslim Kampung Pamarican. Hal-hal tersebut menunjukkan sikap dan interaksi antar Vihara Avalokitesvara dengan masyarakat Kampung Pamarican sudah terjalin dengan baik. Sehingga respon dari masyarakat Kampung Pamarican terhadap keberadaan Vihara Avalokitesvara adalah menerima dengan baik keberadaan vihara di tengah-tengah mereka dan secara terbuka menerima dan bersedia hidup berdampingan dengan mereka secara rukun dan damai.
PENGARUH NASKAH KUNO TERHADAP PERKEMBANGAN BUDAYA LOKAL DAN TRADISI SASTRA DI NUSANTARA Amelia, Siti; Kalsum, Nyimas Umi; Berkah, Ahmad
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.44381

Abstract

Artikel ini membahas peran penting naskah kuno sebagai sumber budaya dan pengetahuan dalam membentuk serta mempertahankan budaya lokal dan tradisi sastra di Nusantara. Melalui pendekatan kajian pustaka, penelitian ini menelusuri bagaimana naskah kuno tidak hanya mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, tetapi juga menjadi medium penting dalam pewarisan tradisi dan identitas kebudayaan. Pelestarian naskah kuno menjadi tantangan sekaligus kebutuhan mendesak di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Upaya pelestarian ini mencakup konservasi, restorasi, digitalisasi, dan katalogisasi, yang bertujuan menjaga keberlanjutan informasi dan fisik naskah sebagai warisan budaya bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa naskah kuno berfungsi sebagai media dokumentasi budaya yang kaya nilai historis dan edukatif, serta berkontribusi terhadap keberlanjutan tradisi sastra lokal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang terintegrasi agar naskah kuno tetap dapat diakses dan dipelajari oleh generasi masa kini dan mendatang.
KERETA API EENDAAGSCHE-EXPRESS BATAVIA-SURABAYA: MODERNISASI DI TANAH KOLONI Untarawati, Dewik
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.44489

Abstract

Layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya atau yang lebih dikenal dengan Eendaagsche-Express merupakan layanan yang dibangun oleh Perusahaan Kereta Api Negara (Staatsspoorwegen). Pengoperasian layanan Eendaagsche-Express Batavia-Surabaya mengalami banyak hambatan sejak perencanaan hingga awal pengoperasiannya. Namun, desakan terhadap kepentingan ekonomi yang meningkat membuat layanan ini berhasil dioperasikan pada 1 November 1929. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya Staatsspoorwegen  dalam mengoperasikan layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya, untuk mendeskripsikan tantangan dan hambatan dalam pengoperasian layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya, serta untuk mengnalisis perkembangan pengoperasian layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya sebagai manifestasi transportasi modern di Hindia Belanda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang diawali dengan heuristik, kritik  dan verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengoperasian layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya menghadapi hambatan berupa akses yang belum terhubung secara sempurna, kebijakan yang tidak tepat berkaitan dengan pemilihan stasiun pemberhentian, hingga depresi ekonomi.  Namun demikian, layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya menjadi simbol modernisasi melalui inovasi teknologi yang ditunjukan melalui penggunaan lokomotif, gerbong, tempat duduk, hingga peningkatan hospitality.  Modernisasi juga dilakukan melalui sistem pengelolaan layanan kereta api ekspres Batavia-Surabaya yang terinegrasi. Upaya peningkatan teknologi dan modernisasi melalui kebijakan yang dikelyarkan Staatsspoorwegen berdampak pada berkurangnya waktu tempuh secara signifikan dan miningkatnya aktivitas perekonomian.
TRADISI UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA TEMU MANTEN DI DESA KELUMPANG JAYA KECAMATAN NIBUNG KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Istiana, Sisy; Sarkowi; Isbandiyah
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.45984

Abstract

Tradisi temu manten merupakan bagian dari upacara pernikahan adat Jawa yang kaya akan simbol dan nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan tradisi temu manten di Desa Kelumpang Jaya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara, serta menelaah makna simbolik dan fungsi sosial-budayanya di tengah masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat penyederhanaan dalam pelaksanaannya, tradisi ini tetap mengandung nilai spiritual, etika sosial, dan pendidikan karakter yang kuat. Setiap elemen ritual, mulai dari balangan suruh, Wiji Dadi, Sinduran, hingga sungkeman, merepresentasikan filosofi kehidupan masyarakat Jawa yang menjunjung tinggi keharmonisan, tanggung jawab, dan penghormatan antar generasi. Tradisi ini terbukti menjadi instrumen penting dalam mempertahankan identitas budaya lokal serta membentuk ikatan sosial yang kohesif antar warga. Ditekankan pula pentingnya pelestarian tradisi ini melalui pendekatan edukatif dan regeneratif.
ANALISIS NILAI KARAKTER KEPEMIMPINAN PANGERAN ASIR DI RUPIT KAWEDANAN RAWAS TAHUN 1922–1942 Anjani, Tessa; Sarkowi; Sustianingsih, Ira Miyarni
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.46046

Abstract

Penelitian ini mengungkap nilai-nilai karakter kepemimpinan Pangeran Asir selama memimpin di Rupit Kawedanan Rawas pada tahun 1922–1942. Latar belakang penelitian ini berfokus pada peran pemimpin lokal dalam membentuk karakter masyarakat di masa penjajahan Belanda hingga menjelang kemerdekaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis, melalui analisis sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pangeran Asir memiliki integritas, keberanian, keadilan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap rakyat. Ia mampu menjaga kestabilan sosial dan ekonomi di tengah tekanan kolonial, serta mempertahankan nilai-nilai lokal. Karakter seperti kejujuran, empati, dan visi kepemimpinan yang kuat menjadikannya teladan bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sejarah lokal serta menjadi inspirasi bagi pemimpin masa kini dalam menerapkan nilai-nilai karakter dalam kepemimpinan.
STORY MAP DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SEBAGAI LITERASI GEOHISTORIS Warsani, Henki; Syahputra, Muhammad Afrillyan Dwi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.46070

Abstract

Sejarah merupakan pelajaran wajib di tingkat sekolah menengah atas yang mempelajari peristiwa masa lampau. Pembelajaran sejarah belum sepenuhnya efektif karena sejarah dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan dan umumnya karena metode pembelajaran yang tidak menarik seperti penggunaan metode konvensional, sehingga membawa dampak belum optimalnya kemampuan geohistoris peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan story map dalam pembelajaran sejarah sebagai literasi geohistoris peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dengan cara menganalisis berbagai sumber yang terkait dengan story map dan literasi geohistoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan story map dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan literasi geohistoris peserta didik. Penggunaan story map dapat memberikan pengetahuan yang mendalam pada peserta didik terkait bagaimana suatu lokasi, keadaan alam dan perilaku manusia serta perubahan ruang dapat menentukan perkembangan dan jalannya peristiwa sejarah. Selain itu, pemanfaatan story map dalam pembelajaran sejarah dinilai menarik dan interaktif karena bersifat kontekstual yang dipadukan dengan teknologi digital.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIP BUILDER PADA MATA KULIAH KAJIAN MASYARAKAT INDONESIA Negara, Chandra Perwira; Manurung, Lengsi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.46159

Abstract

Selama ini penggunaan bahan ajar cenderung menggunakan versi cetak. Masih jarang ditemukan bahan ajar dengan sentuhan inovasi dan teknologi. Flip Builder adalah aplikasi yang memungkinkan merubah modul cetak menjadi E-Modul (Elektronik Modul). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan pengembangan E-Modul Kajian Masyarakat Indonesia pada materi keberagaman budaya dan etnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan angket kepada mahasiswa. Adapun analisis data berfokus pada kondisi pembelajaran, kendala pembelajaran, analisis kurikulum, analisis materi dan analisis kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa mahasiswa membutuhkan E-Modul Kajian Masyarakat Indonesia sebagai sumber belajar untuk memahami dan mendalami materi keberagaman budaya dan etnis.

Page 9 of 11 | Total Record : 104