cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra@unima.ac.id
Phone
+6282284463589
Journal Mail Official
jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi FIS UNIMA: Jl. Unima, Tounsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, 95619 Email: jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 27746984     DOI : https://doi.org/10.53682/jpjsre.v3i2
Core Subject : Education, Social,
We welcome research articles, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Learning, Teaching and Educational Development Social Change, Cultural, and Community Development Rural and Urban Ecological Societies Family, Gender Equality and Social Inclusion
Articles 546 Documents
Pengaruh Retail Service Quality terhadap Customer Loyalty pada Toko Retail Di Garut Nur Febianti, Adiesty; Ramadhani, Abdullah; Nurhasan, Rohimat
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/9nd4dw48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Retail Service Quality terhadap Customer Loyalty pada Toko Retail di Garut. Dalam menghadapi persaingan ritel yang semakin ketat, toko-toko lokal dituntut untuk memberikan pelayanan unggul sebagai strategi mempertahankan eksistensi dan menciptakan loyalitas pelanggan. Retail Service Quality dalam penelitian ini mencakup lima dimensi utama: aspek fisik, keandalan, interaksi personal, penyelesaian masalah, dan kebijakan toko. Sementara itu, loyalitas pelanggan diukur melalui tiga indikator yaitu repeat purchase, retention, dan referrals. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi Retail Service Quality berkontribusi positif terhadap pembentukan loyalitas pelanggan, dengan dimensi reliability dan problem solving sebagai yang paling dominan. Pelanggan cenderung tetap setia ketika mereka merasa layanan diberikan secara konsisten dan masalah ditangani dengan cepat dan tepat. Interaksi personal juga membangun keterikatan emosional, sementara kebijakan toko yang adil memperkuat rasa percaya pelanggan. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya seperti oleh Pratondo et al. (2024) Ramadhan & Asnawi (2020) dan Budiarno et al. (2022), yang menyatakan bahwa kualitas layanan merupakan determinan utama loyalitas pelanggan dalam sektor ritel. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha ritel lokal agar lebih memperhatikan pengalaman pelanggan sebagai investasi strategis untuk mempertahankan loyalitas jangka panjang.
Asesmen Autentik dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar: Praktik Tantangan dan Refleksi Guru Ahmad, Ahmad Hadi Pranoto; Savana, Oseolla; Abdullah, Shodiq; Raharjo, Raharjo
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/a2rb7s53

Abstract

Asesmen autentik merupakan pendekatan strategis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar karena mampu menilai keterampilan nyata siswa dalam menerapkan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik guru PAI dalam menerapkan asesmen autentik, tantangan yang dihadapi, serta bentuk refleksi yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen terhadap tujuh guru PAI di berbagai sekolah dasar, penelitian ini mengungkap bahwa asesmen autentik diterapkan melalui praktik ibadah, jurnal harian, proyek keagamaan, serta penilaian diri dan sebaya. Kendala utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, kesulitan dalam merancang instrumen yang sesuai usia siswa, beban administratif, serta ketimpangan pemahaman terhadap asesmen autentik. Meski belum merata, sebagian guru telah mengembangkan praktik refleksi individual dan kolaboratif sebagai upaya perbaikan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen autentik bukan hanya alat evaluatif, melainkan wahana transformatif dalam menanamkan nilai spiritual dan karakter islami. Oleh karena itu, guru PAI perlu diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan dan komunitas belajar, sedangkan sekolah dan pembuat kebijakan diharapkan memberikan dukungan struktural berupa fleksibilitas waktu, pengurangan beban administratif, serta kebijakan yang mendorong asesmen kontekstual agar implementasi asesmen autentik dapat berjalan lebih optimal dan bermakna.
Proses Coming Out Lesbian di Media Sosial X Anjani, Nina; Arsi, Antari Ayuning
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/xqgxzr57

Abstract

Coming out merupakan proses penting dalam kehidupan individu lesbian yang berkaitan dengan pengungkapan orientasi seksual kepada orang lain Di Indonesia di mana norma heteronormatif masih kuat dan stigma terhadap komunitas LGBT juga masih tinggi proses ini sering kali menjadi tantangan tersendiri Media sosial khususnya platform X menjadi ruang alternatif bagi individu lesbian untuk mengungkapkan identitas seksualnya secara lebih aman dan terkendali Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana individu lesbian memanfaatkan media sosial khususnya platform X sebagai ruang aman dalam proses coming out dan ekspresi identitas Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber penelitian ini dianalisis menggunakan teori dramaturgi dan teori stigma Erving Goffman Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial X memberikan keleluasaan bagi individu untuk membentuk identitas digital yang lebih autentik sekaligus menjadi panggung alternatif tempat mereka dapat mengekspresikan diri secara lebih terbuka tanpa tekanan sosial langsung Fitur fitur seperti akun anonim kontrol audiens serta keberadaan komunitas yang suportif memungkinkan narasumber menciptakan ruang aman safe space yang sulit mereka temukan dalam kehidupan nyata Proses coming out yang mereka jalani bersifat selektif penuh pertimbangan dan menjadi bentuk resistensi simbolik terhadap norma heteronormatif yang dominan di masyarakat Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial bukan sekadar alat komunikasi melainkan menjadi ruang sosial penting dalam dinamika identitas dan perlawanan terhadap stigma sosial < p>
Konstruksi Identitas Kolektif dalam Kultur Fandom: Studi tentang Dampak Korean-Pop terhadap Pola Perilaku Penggemar Enggar Maulia; Didi Pramono
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/n2a6sp06

Abstract

Ketertarikan penggemar dalam komunitas fandom terhadap budaya populer Korea (K-Pop) berdampak pada pembentukan identitas kolektif yang memengaruhi dan mengubah pola perilaku penggemar yang dapat diamati secara nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pembentukan identitas kolektif penggemar, mengidentifikasi pola perilaku yang terbentuk akibat keterlibatan mereka, serta mengkaji peran simbol dan bahasa dalam memperkuat identitas kolektif, khususnya Komunitas Engene Semarang. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Konstruksi Realitas Sosial yang dikemukakan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi identitas kolektif para anggota Komunitas Engene Semarang terbentuk melalui keterlibatan anggota komunitas dalam berbagai kegiatan seperti birthday event, fan gathering, dan aktivitas digital melalui tiga tahap yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi serta adanya peran significant others. Pola perilaku yang muncul meliputi perilaku konsumtif, perilaku konformitas, perilaku digital, dan perilaku ekspresif, yang tercermin dalam penggunaan simbol fandom, partisipasi sosial, serta keterikatan terhadap idola. Penggunaan simbol dan bahasa khas fandom, seperti photocard, produk bertema idol Enhypen, serta penggunaan bahasa seperti istilah perkenalan, turut memperkuat identitas kolektif penggemar. Simbol dan bahasa berfungsi sebagai penanda keanggotaan yang memperkuat rasa memiliki dalam komunitas fandom.
Pilihan Menanam Tebu dan Relasinya dengan Ekonomi Sosial Masyarakat Fatikasari, Nurfatin; Brata, Nugroho Trisnu
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/38tm8957

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika sosial ekonomi petani tebu di Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini mengeksplorasi alasan pemilihan tebu sebagai komoditas, akses terhadap pupuk bersubsidi dan modal, serta hubungan patron-klien dalam distribusi hasil panen. Isu-isu yang diangkat dalam studi ini meliputi keterbatasan akses lahan, distribusi subsidi pupuk yang tidak merata, dan ketergantungan petani terhadap pihak ketiga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani untuk menanam tebu, serta dampak ekonomi dan sosial yang timbul dari praktik pertanian ini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data seperti wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani memilih tebu karena mudah dirawat, tahan cuaca, dan memiliki potensi keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan tanaman lain. Namun, keterbatasan kepemilikan lahan membuat banyak petani harus menyewa lahan dan tidak dapat mengakses pupuk bersubsidi. Akibatnya, mereka harus membeli pupuk non-subsidi dengan harga yang lebih tinggi. Situasi ini mendorong petani untuk berutang kepada juragan, yang bertindak sebagai perantara dalam distribusi hasil panen. Hubungan patron-klien ini menempatkan petani pada posisi ketergantungan, sehingga mengurangi kemandirian ekonomi mereka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa usaha tani tebu di Desa Pandean tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh struktur sosial dan ekonomi yang memciptakan pola hubungan dan ketergantungan oleh petani.
Merokok Sebagai Identitas Pertemanan Solihin, Muhammad; Jumiati Marsa, Yummy
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/b4jxej12

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas tentang merokok sebagai identitas pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami serta melihat gambaran bagaimana merokok menjadi bagian dari identitas pertemanan di kalangan remaja. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pendukung. Yang terdiri dari 15 informan, yaitu informan utama, informan kunci dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merokok menjadi bagian identitas pertemanan karena berberapa alasan kuat, yaitu sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas, sebagai cara untuk menunjukkan kedewasaan dan kemandirian, dan sebagai sarana untuk mengurangi stres dan kecemasan. Penelitian ini juga menemukan bahwa identitas pertemanan yang terkait dengan merokok dapat mempengaruhi perilaku dan keputusan individu dalam kelompok. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana identitas pertemanan dapat mempengaruhi perilaku kesehatan, khususnya terkait dengan merokok. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dalam mengurangi kebiasaan merokok di kalangan remaja.
Pemberdayaan Pemulung melalui Ekowisata Sampah: Studi Sosiologis Bening Saguling Foundation Syarifuddin, Didin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/4fmvrx84

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pemberdayaan pemulung dalam pengelolaan sampah dan penguatan ekowisata, fokus pada strategi pemberdayaan, dinamika sosial, serta dampaknya terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan destinasi melalui tahapan penyadaran, peningkatan kapasitas, dan pendayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap penyadaran berhasil menggeser persepsi pemulung dari status marginal menjadi agen perubahan, pemahaman kritis atas nilai ekonomi dan ekologis sampah terbukti melalui partisipasi aktif dalam kegiatan bank sampah serta program edukasi. Peningkatan kapasitas menghasilkan kenaikan keterampilan teknis dan kewirausahaan, penguatan modal manusia dan modal sosial melalui kelompok kerja, koperasi, dan praktik produksi bernilai tambah seperti anyaman eceng gondok dan pengolahan kompos, yang berdampak pada diversifikasi pendapatan rumah tangga. Pendayaan menegaskan institusionalisasi manfaat melalui koperasi, Sekolah Alam yang memfasilitasi redistribusi manfaat, akses kredit, dan legitimasi sosial bagi pemulung. Dari perspektif sosiologis, proses ini merepresentasikan transformasi identitas dan struktur sosial yang meningkatkan integrasi komunitas, solidaritas, dan kemandirian ekonomi berbasis ekowisata. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan pemulung melalui dukungan pemerintah dan kolaborasi multi pihak agar pemberdayaan dan ekowisata berbasis sampah berkelanjutan dapat berkembang secara inklusif dan mandiri.
Pola Konsumsi Digital: Persepsi Mahasiswa FISIP Unsoed terhadap Praktik Akun Sharing Netflix dari Penjual Non resmi Loen, Haura Sabitta Zikra; Masrukin, Masrukin; Santoso, Joko
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/k5zvfc20

Abstract

Perkembangan teknologi menyebabkan meningkatnya permintaan dan keragaman konten digital. Salah satu perkembangan teknologi yang saat ini populer digunakan adalah aplikasi streaming. Aplikasi streaming berbasis langganan pada kenyataannya menimbulkan praktik ilegal, yaitu akun sharing di masyarakat terutama di kalangan generasi Z sebagai pengguna terbanyak aplikasi streaming. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengguna akun sharing ilegal aplikasi streaming Netflix di kalangan mahasiswa FISIP Unsoed. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara. Informan dipilih dengan menggunakan metode snow ball. Teori yang digunakan untuk menganalisis fenomena pengguna akun sharing aplikasi Netflix adalah teori interaksionisme simbolik dari Mead. Teori interaksionisme simbolik merupakan pendekatan sosiologis yang berfokus pada bagaimana individu menciptakan makna melalui interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dan lingkungan sosial terdekat seperti keluarga dan teman sebaya memiliki peran penting pada pembentukan pola konsumsi digital mahasiswa, termasuk dalam memperkenalkan dan menyebarluaskan penggunaan akun sharing aplikasi Netflix. Pengalaman mahasiswa menggunakan akun sharing aplikasi Netflix menunjukkan sebuah konsumsi digital yang tidak resmi memiliki struktur sosial dan logika perilaku yang kompleks. Fenomena penggunaan akun sharing aplikasi Netflix di kalangan mahasiswa menunjukkan bahwa norma kolektif dan logika sosial lebih dominan membentuk persepsi tindakan.
Pengembangan Buku Ajar Microteaching  Berbasis Gamification Untuk Meningkatkan Kreativitas Mengajar Mahasiswa Sebagai Calon Guru Rulyani, Ayu; Sitompul, Astrid; Sa‘diyah, Halimatus; Ramadhan, Taufiq; Putra, Mulhady; Siregar, Gabriel Josua Saputra
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/hnxj6c91

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas mengajar mahasiswa calon guru dalam mata kuliah microteaching yang ditunjukkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang variatif Minimnya inovasi dalam merancang pengalaman belajar menyebabkan mahasiswa belum mampu mengembangkan kemampuan pedagogik secara optimal Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar microteaching berbasis gamification guna meningkatkan kreativitas mengajar mahasiswa Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi Instrumen penelitian berupa tes kreativitas mengajar lembar validasi ahli dan angket respon mahasiswa Uji coba dilakukan pada mahasiswa calon guru program studi Pendidikan Antropologi Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar berbasis gamification yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kreativitas mengajar mahasiswa secara signifikan ditunjukkan oleh naiknya skor rata rata dari 64 pada pretest menjadi 79 pada posttest Perhitungan menggunakan rumus N Gain menghasilkan nilai 0 42 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan gamification dalam buku ajar microteaching dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kreativitas mengajar mahasiswa calon guru < p>
Respon Sosial terhadap Viralitas Media : Studi pada Pembentukan Persepsi Orang Tua dalam Kasus Video Guru dan Murid di Kota Gorontalo astuti, Febiola; Tanipu, Funco; Harold, Rudy
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pw64py13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana viralitas media berperan dalam membentuk respon sosial dan persepsi orang tua terhadap kasus video asusila antara guru dan murid di Kota Gorontalo Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus fenomenologis yang berfokus pada pengalaman sosial dan proses pembentukan makna di kalangan orang tua Informan utama penelitian ini ialah para ibu dari kelompok Beringin Rempong di Kelurahan Tuladenggi dengan anak anak mereka sebagai informan pendukung Data diperoleh melalui wawancara mendalam observasi dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa viralitas media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan persepsi dan respon sosial orang tua Kasus yang viral tidak hanya menimbulkan reaksi emosional seperti marah kaget dan prihatin tetapi juga mendorong refleksi moral dan perubahan sikap dalam pola pengasuhan anak Proses pembentukan makna sosial berlangsung melalui tiga tahapan konstruksi sosial menurut Berger dan Luckmann yaitu eksternalisasi ketika orang tua mengekspresikan pandangan dan reaksi melalui percakapan dan media sosial; objektivasi ketika makna bersama terbentuk dalam kelompok dan menjadi kesepahaman moral; serta internalisasi ketika nilai nilai tersebut dihayati dan diwujudkan dalam tindakan nyata seperti peningkatan pengawasan komunikasi dan bimbingan etika di keluarga Dengan demikian viralitas media sosial tidak hanya memengaruhi opini publik tetapi juga berperan sebagai sarana terbentuknya kesadaran sosial dan moral baru di lingkungan keluarga < p>